cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Dampak E-Government pada Good Governance: Temuan Empiris dari Kota Jambi Karin Afriani; Fathul Wahid
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengukur dampak implementasi layanan e-government untuk dunia bisnisdilihat dari prinsip-prinsip good governance. Layanan e-government yang diselenggarakan oleh Kota Jambidijadikan sebagai kasus. Menggunakan data dari 80 pengusaha, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwaimplementasi e-government telah meningkatkan kualitas kepedulian pemerintah terhadap stakeholder,efektivitas dan efisiensi, tingkat partisipasi masyarakat, transparansi, and akuntabilitas.Kata kunci: e-government, Kota Jambi, good governance.
Identifikasi Respon Emosional Terhadap Rangsangan Suara Melalui Sinyal Elektroensephalogram Menggunakan Wavelet Dan Learning Vector Quantization Poppi Lodaya; Esmeralda C. Djamal; Agus Komarudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emosi merupakan suatu perasaan manusia, seperti senang, sedih, semangat, dan kecewa yang dipengaruhi beberapa faktor seperti cuaca, lingkungan, kesehatan, suara, film, dan video game. Beberapa orang mempunyai kesulitan dalam mengendalikan emosi, biasanya diakibatkan depresi ataupun mengalami gangguan pada syaraf otak. Oleh karena itu diperlukan terapi, yang salah satunya menggunakan rangsangan suara. Keberhasilan terapi ditentukan dari jenis rangsangan suara dan waktu. Oleh karena itu, dibutuhkan identifikasi respon emosional terhadap rangsangan suara secara real time. Salah satu instrumen yang dapat menangkap kondisi emosional adalah Elektroensephalogram (EEG), namun analisisnya tidaklah mudah. Beberapa penelitian terdahulu melakukan identifikasi kondisi rileks, kondisi mental, kewaspadaan, tingkat perhatian melaui sinyal EEG. Identifikasi emosional juga telah dilakukan di antaranya menggunakan Wavelet dan Backpropagation, Wavelet, Support Vector Machine (SVM), dan Frantal Dimension. Namun penelitian tersebut tidak dilakukan secara real time sehingga mempunyai kelemahan memperoleh waktu efektif pemberian terapi jika digunakan untuk evaluasi. Penelitian ini telah membuat sistem diimplementasikan dalam perangkat lunak identifikasi respon emosional secara real time terhadap rangsangan suara dengan segmentasi waktu per 10 detik dalam identifikasinya. Dalam proses akuisisi data dilakukan terhadap 10 naracoba dengan lima kali perulangan dengan 3 jenis respon yang berbeda yaitu respon semangat. rileks, dan sedih. Hasil pengujian dengan menggunakan seluruh data latih yang sebanyak 2400 menghasilkan akurasi sebesar 93%. Sistem telah diuji dengan menggunakan data baru yang menghasilkan akurasi sebanyak 75%, dan waktu respon 0.0041 detik. Waktu identifikasi cukup cepat dibandingkan waktu identifikasi 10 detik, sehingga dapat digunakan.
Keambiguan dalam Bahasa Alami Muhammad Erwin Ashari Haryono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis macam-macam keambiguan yang terjadi dalam pengolahan bahasa alami, terutama pada bahasa Indonesia. Manusia sangat sulit untuk membedakan makna yang terdapat ambiguitas di dalam suatu bahasa, terlebih suatu mesin yang hanya dapat mengenal logika komputasi saja. Proses bagaimana suatu bahasa alami dapat diterapkan pada komputer dan dimengerti menjadi suatu perintah kerja yang baik menjadi fokus pada penelitian kami. Untuk mengerti dan menerapkan perintah kerja manusia dalam mesin komputer, tidak saja harus mengerti makna leksikal, gramatikal, dan sintaktik saja, tetapi makna semantik lah yang harus lebih ditekankan dalam proses understanding di dalam nya. “All About Nature Technology” mencoba menerapkan kemampuan bahasa alami untuk interaksi manusia dan komputer ke depannya, termasuk adaptasi kolaborasi antara dua disiplin ilmu yang berbeda, yaitu ilmu komputer (computer science) dan ilmu kebahasaan (Linguistic), sehingga penggabungan kedua bidang ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa alami dalam komputer, terutama pada analisis ambiguitas.Kata kunci: ambigu, bahasa alami, komputer, linguistik, semantik
STRATEGI ADOPSI TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS CLOUD COMPUTING UNTUK USAHA KECIL DAN MENENGAH DI INDONESIA Adiska Fardani; Kridanto Surendro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cloud Computing merupakan inovasi yang memungkinkan penggunaan teknologi informasi berdasarkan utilitassecara on-demand. Teknologi ini dapat memberikan banyak manfaat bagi usaha kecil dan menengah yangmemiliki keterbatasan pada modal, sumber daya manusia, dan akses ke jaringan pemasaran. Suatu strategiyang tepat guna diperlukan untuk mengadopsi teknologi ini mengingat masih minimnya tingkat adopsi teknologiinformasi oleh UKM di Indonesia serta tantangan pada aspek keamanan dan keterbatasan bandwidth. ROCCAmerupakan salah satu roadmap yang dibangun sebagai panduan bagi organisasi yang akan mengadopsiteknologi cloud computing. Tulisan ini mejelaskan strategi adopsi cloud computing bagi UKM di Indonesia yangmengacu pada beberapa framework dengan tujuan agar seluruh proses adopsi dari mulai perencanaan hinggapemeliharaan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Implementasi Fuzzy Expert System untuk Analisa Penyakit dalam pada Manusia Leo Willyanto Santoso; Rolly Intan; Feky Sugianto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gejala merupakan suatu unsure penting dalam menentukan suatu pasien mengidap penyakit tertentu.Dalam kehidupan nyata, dokter akan menanyakan gejala-gejala pada pasiennya sebelum ia menentukanpenyakit pasiennya. Dibuatnya software ini mengambil cara kerja dokter dalam menganalisa pasiennya. Carakerja software menggunakan metode forward chaining dalam menentukan prediksi awal suatu penyakit setelahpasien memasukkan gejala yang dideritanya. Kemudian dari prediksi penyakit awal, software menggunakanmetode backward chaining dalam menanyakan gejala-gejala lain yang pasien belum masukkan.Software ini dibuat dengan menggunakan metode Fuzzy Set dalam mengolah data pada knowledge-basedsistem. Metode Fuzzy mengenal kebenaran secara parsial. Hal ini sangat berguna agar sistem yang dibuatmemiliki kecerdasan menyerupai manusia. Metode Fuzzy Set merupakan generalisasi dari crisp set dimanaelemen dalam suatu set mempunyai nilai interval 0 sampai dengan 1. knowledge-based system dipakai untukmenyimpan informasi dari pakar tentang hubungan antara gejala dengan suatu penyakit menurut intensitas danfrekuensi.Aplikasi dibuat dengan bahasa pemrograman Delphi 6.0 dan Microsoft Access sebagai mediapenyimpanan knowledge-base-nya. Pengujian software ini adalah dengan memasukkan beberapa gejalakemudian sejauh mana software mampu membuat kesimpulan penyakit yang mengandung gejala-gejalatersebut.Kata kunci: Gejala, penyakit, forward chaining, backward chaining, fuzzy set, fuzzy, knowledge based
Facebook atau Twitter? Studi Komparasi Tingkat Kebergunaan Situs Jejaring Sosial Almed Hamzah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facebook dan Twitter adalah dua raksasa situsjejaring sosial yang sangat populer karena memiliki jumlahpengguna terdaftar yang luar biasa besar dan tersebar diseluruh dunia. Banyak tipe pengguna, ada yang hanyamenggunakan salah satu, ada pula yang menggunakankeduanya. Paper ini membandingkan antara Facebook danTwitter dari segi tingkat kebergunaannya. Hal ini dapatmenjadi salah satu pertimbangan bagi calon pengguna untukmenggunakan salah satu atau keduanya. Melalui studi empiris,penelitian ini menemukan bahwa Facebook dan Twittermemiliki tingkat kebergunaan yang sama tinggi. Hal inimengkonfirmasi kepopuleran kedua situs jejaring sosial ini.Lebih lanjut, dalam satu aspek, customizability, ditemukanbahwa Twitter lebih baik dari pada Facebook. Namun begitu,keduanya memiliki aspek substitutivity yang rendah.
Penggunaan Operator Quantifier Guided Dominance Degree (QGDD) sebagai Certainty Factor pada Clinical Group Decision Support System (CGDSS) Sri Kusumadewi; Sri Hartati; Retantyo Wardoyo; Agus Harjoko
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan dalam Clinical Group Decision Support System (CDSS) adalah masalah dianosis. Apabila pada proses pengambilan keputusan, suatu CDSS membutuhkan dukungan dari beberapa orang pakar, maka perlu dibentuk suatu Clinical Group Decision Support System (CGDSS). Pada penelitian ini, akan dibangun suatu model basis pengetahuan berbasis aturan pada CGDSS dengan format preferensi yang diberikan oleh setiap pengambil keputusan berbentuk ordered vectors. Operator Ordered Weighted Averaging (OWA) digunakan untuk melakukan agregasi preferensi yang diberikan oleh setiap pengambil keputusan, dengan menggunakan quantifier fuzzy, ”most”. Konsistensi informasi pada matriks agregasi dilakukan sesuai dengan batasan-batasan yang diberikan pada relasi preferensi fuzzy. Proses perankingan untuk menentukan nilai kinerja setiap alternatif dilakukan dengan menggunakan operator Quantifier Guided Dominance Degree (QGDD). Hasil perankingan sebagai nilai kinerja alternatif akan digunakan sebagai certainty factor (CF) untuk setiap aturan pada basis pengetahuan.Kata kunci: Clinical Group Decision Support System, Ordered Weighted Averaging, Quantifier Guided Dominance Degree
IMPLEMENTATION OF IMK IN EDUCATIONAL MEASUREMENT Saifuddin Untung; Rahardja *; Siti Julaeha
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

     Science & Technology development is followed by the development of the age, demanding each student notonly has a good intellectual acumen, but also must have the discipline and dedication that is very high, not least,students also must be committed to the rule does not apply because when the student was sliding and eliminatedcompetition from the world of work. Unfortunately universities in general less attention to this problem. To date,the university is only a list value that contains the Cumulative Performance Index (IPK) as one of the studentsreceived in describing or determining success after 4 (four) year course in universities. To answer the challengesthe world of work, list the value of IMK must be side by side with a list of values in the GPA provides acomprehensive assessment of students. Therefore in this article presented some problems breaking methodology,including identifying at least have some problems with regard to the fundamental methods of assessment ofstudents a long time, defines the methods through the list of EQ assessment IMK value, design value IMKthrough the list of flowchart, and the last is to build a list of values through IMK Macromedia DreamweaverMX. The end result of this article, namely a draft assessment was born discipline students who we call the termIMK. IMK is the average value of the Index Quality Students (IMM) each semester. IMK that this is a role inmeasuring a student's EQ continuously for 4 (four) years which should capture the value in the form of a list ofIMK.Keywords: EQ, a list of values IMK, IMM, IPK
Sistem Informasi Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Backpropagation Didi Supriyadi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah salah satu masalah kesehatan utama dan endemik di beberapa Negara. Indonesia termasuk dalam kategori ―A‖ dalam stratifikasi DBD oleh WHO tahun 2001 yang mengindikasikan tingginya angka perawatan pada rumah sakit dan kematian akibat DBD. Tujuan penelitian ini untuk menginvestigasi kemampuan metode Jaringan syaraf tiruan Backpropagation untuk prediksi penyebaran penyakit demam berdarah pada suatu wilayah. Penelitian ini menggunakan enam variabel input yang merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi penyebaran penyakit demam berdarah, yaitu suhu rata – rata, curah hujan, jumlah hari hujan, kepadatan penduduk, ketinggian permukaan air laut, dan persentase angka bebas jentik. Arsitektur jaringan yang diterapkan jaringan dengan multilayer yang menggunakan sebuah input dengan 6 neuron, satu hidden layer dan sebuah output dengan jumlah neuron output adalah satu. Dari hasil pelatihan diperoleh arsitektur jaringan terbaik adalah dengan jumlah satu hidden layer dengan jumlah neuron sebanyak 110 neuron dan diperoleh sistem dapat mengenali seluruh data pelatihan. Algoritma pelatihan terbaik dengan menggunakan variabel pesat belajar sebesar 0,9 dan momentum sebesar 0,6 dengan MSE 0.000999879. pada proses pengujian menggunakan 17 data pengujian diperoleh tingkat akurasi jaringan sekitar 88,23% dan tingkat kesalahannya sekitar 11,77%.
Pendekatan Fuzzy Kriging pada Analisis Data Spasial Bambang Suharjo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini akan menunjukkan perluasan aplikasi logika Fuzzy pada data spasial pada tingkat pencemaranudara di Surabaya dengan melakukan modifikasi metoda kriging (Cressie, 1993). Data spasial dapat dipandangsebagai himpunan fuzzy dengan batasan yang tidak terbatas dengan tegas yang merefleksikan karakter asli.Himpunan Fuzzy digunakan untuk merepresentasikan data yang kurang pasti serta logika fuzzy untukmerepresentasikan alasan yang kurang eksak. Sehingga dapat diperoleh hasil analisis data spasial yang baikwalaupun ada data-data yang kabur.Kata Kunci: Fuzzy Kriging, Data Spasial

Page 22 of 142 | Total Record : 1420