cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Aplikasi Message Center: Modul antar Muka antara Handphone dengan Komputer Budi Laksono Putro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMS (Short Message Service) merupakan sebuah fitur aplikasi GSM (Global System For MobileCommunication), yang dikembangkan dan distandardisasi oleh ETSI (European Telecommunication StandardsInstitute). Meskipun sudah banyak fitur dari GSM seperti:MMS (Multimedia Message Service) dan GPRS(General Packet Radio Service), tetapi keberadaan jasa dan industri yang menggunakan SMS semakin lamasemakin banyak dijumpai karena biayanya relatif murah. Hal tersebut didukung oleh faktor hardware yangsemakin terjangkau. Adapun, jasa atau servis yang menggunakan SMS antara lain perbankan, seperti SMSBanking. Pada industri TI (Teknologi Informasi), data center yang memanfaatkan SMS untuk mengawasi kinerjadari server. Masih banyak lagi jasa dan industri yang menggunakan media ini.Adapun yang permasalah pada penelitian ini yaitu bagaimana membuat interface antara Komputer denganHP (Hand Phone) sehingga bisa mengirim dan menerima SMS dengan GSM modem atau HP pada komputeryang kemudian dikenal dengan message center. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah adalahmembuat antar muka message center antara HandPhone GSM dengan komputer yang nantinya bisa diterapkanuntuk suatu aplikasi (tergantung pada pemanfaatan end user).Kata Kunci: SMS (Short Message Service, GSM (Global System For Mobile Communication), ETSI (EuropeanTelecommunication Standards Institute), MMS (Multimedia Message Service), GPRS (General Packet RadioService), GSM Modem, Message Center
PERBANDINGAN KOMPILATOR SILANG UNTUK PAKET TARBALL GUNA DITANAM PADA PDA DENGAN SISTEM OPERASI LINUX FAMILIAR DI QEMU Abdi Wahab; Abdusy Syarif
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    Pada penelitian ini, kami melakukan perbandingan antara beberaoa aplikasi (tools) kompilator silang,seperti monmotha, arm-linux-gcc, dan gcc cross-compiler. Adapun paket yang diujicoba untuk dikompilasisilang adalah paket berekstensi tar.gz dan ditanam pada Personal Digital Assistance (PDA) atau Pocket-PCyang menggunakan siistem operasi Linux Familiar. Dari ketiga kompilator silang tersebut, hanya gcc cross-compiler yang melakukan kompilasi silang, baik kompilasi di komputer asal (host) atau di komputer target(tujuan). Sedangkan untuk monmotha dan arm-linux-gcc hanya mampu mengkompilasi di komputer host saja,sedangkan eksekusi di komputer target gagal. Hal ini disebabkan karena arsitektur mesin yang dipakai LinuxFamiliar yang diinstal di emulator berbeda dengan arsitektur mesin tujuan kompilator tersebut.Kata Kunci: Kompilasi silang, paket tarball
Identitas Diri Remaja Pengguna Game Online: Point Blank Studi Fenomenologi pada Remaja Kota Masamba Arman Marwing; Nur Ilman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahamidinamika identitas diri remaja pengguna game online pointblank dengan mengungkap faktor-faktor pembentukidentitas diri, proses pembentukan identitas diri,aktualisasi diri serta perasaan subjek pemangku identitasdiri. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif denganpendekatan fenomenologi. Hasil temuan penelitian iniadalah terdapat faktor pembentuk identitas diri padasubjek yang bersifat intrinsik, yaitu perilaku bermainpoint blank sebagai bentuk kompensasi, aktivitas yangmenyenangkan dan upaya pengatasan masalah.Sementara faktor atau deteminan yang bersifat eksternalberupa desain gim atau stickiness serta aspek sosial danlingkungan. Proses pembentukan identitas diri padaremaja pengguna point blank melalui tahapan tertentudiantaranya identity crisis, identity diffusion, kesamaannilai dengan model, Identifikasi, proses penguatanidentifikasi, pembentukan identitas diri melalui solidaritashingga terbentuknya identitas diri dalam point blank.Aktualisasi identitas diri ditunjukkan melalui saranapendukung yang bersifat dalam jaringan (on line) ataupundiluar jaringan. Sementara konsekuensi psikologis padaaspek afeksi pemangku identitas diri tidak hanyabergantung pada tingkatan pangkat tetapi juga padaatribusi subjek dalam merekonstruksi perasaan atasidentitas dirinya tersebut.
Aplikasi Pembayaran Jalan Tol dengan Smart Card Menggunakan Algoritma Enkripsi Idea dan 3Des: Studi Kasus pada PT.Citra Marga Nusaphala Persada Elidjen Elidjen; Hendy Budianto; Lilyawati Yohanes; Novianto Wibowo Nugroho
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu usaha pemerintah untuk mengatasi kemacetan adalah dengan membuatjalan tol, namun cara ini kurang efektif karena kemacetan masih terjadi akibat antrian yangpanjang pada gerbang tol. Oleh sebab itu, penulis berusaha mencari solusi untuk membuatsistem baru yaitu dengan penggunaan smart card. Penggunaan smart card yang memilikitingkat integritas, reliabilitas, dan keamanan yang tinggi diharapkan dapat dijadikan solusiuntuk memecahkan semua masalah tersebut. Dalam penggunaan smart card ini, jugadiperhatikan proses enkripsi pada penyimpanan data tersebut. Proses enkripsi ini bertujuanagar data yang tersimpan dalam smart card tersebut tidak dapat dimanipulasi oleh orangyang tidak bertanggung jawab. Sehingga dengan digunakannya sistem ini, selain dapatmeminimalkan antrian dalam pembayaran tol, juga dapat menjaga data yang tersimpandalam smartcard tersebut. Penulis membatasi ruang lingkupnya, yaitu data yang akandisimpan dalam smart card adalah nilai saldo, tanggal isi ulang, dan lokasi gerbang masuktol untuk sistem tertutup. Semua data yang tersimpan dalam smart card tersebut akandienkripsi. Aplikasi ini hanya digunakan untuk kartu pembayaran tol. Penulis tidakmembahas masalah pengenalan golongan kendaraan. Sedangkan metodologi penelitian yangdigunakan adalah dengan menganalisis sistem yang sudah ada, menyebarkan kuesionare,dan merancang sistem yang baru.Kata kunci: enkripsi, IDEA, DES, smart card, jalan tol.
Analisis Korelasi Kualitas Web Terhadap Kepuasaan Mahasiswa pada Salah Satu Perguruan Tinggi Swasta di Kopertis Wilayah Tiga Sri Nawangsari; Toto Sugiarato; Diah Natalisa; Dina Amalia; Eri Prasetyo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi swasta adalah salah satu perguruan tinggi alternatif untuk menghadapi peningkatan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pendidikan dewasa ini. Perguruan tinggi harus berusaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja agar dapat menjamin kelangsungan aktivitasnya. Sebuah pelayanan dinilai memuaskan bila pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan mahasiswa. Pengukuran kepuasan mahasiswa merupakan elemen penting dalam menyediakan pelayanan yang lebih baik, lebih efisien dan lebih efektif. Kepuasan mahasiswa merupakan prasyarat dalam menjaga loyalitas mahasiswa. Kemunculan Popularitas teknologi Web dan aplikasinya telah membuat peluang yang luas untuk organisasi, termasuk lembaga pendidikan tinggi, untuk melebarkan pelanggan lebih luas dan membuat hubungan jaringan yang lebih lebar. Penelitian ini dilakukan melalui survei, yaitu penelitian yang mengambil sampel secara langsung dari populasi, dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Penelitian dilakukan disalah satu perguruan tinggi swasta di kopertis wilayah III, yang masuk 100 besar peringkat webometric nasional. Usia responden dikelompokkan menjadi enam bagian. Berdasarkan pengelompokan tersebut, mahasiswa pada usia 18 dan 19 tahun mendominasi pada penelitian ini. didapat hasil sebesar 22% dan 25%. Kelompok responden yang berada pada posisi tengah adalah mahaiswa yang berusia 20, 21 dan 22 tahun yang besaranya adalah 18%, 13% dan 14%. Sedangkan kelompok usia responden yang paling sedikit dalam penelitian ini adalah kelompok usia 23 tahun yaitu sebesar 8%. Pemodelan dilakukan dengan alat bantu program SEM (Structural Equation Model). Hasil analisis pada pengujian hipotesis, menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas X merasa puas dan menjadi loyal dengan kualitas website yang terdapat pada kampus mereka.Kata kunci—Kepuasan; loyalitas; kopertis; webometric; website
Sintesa Modulator BPSK pada Logika Perangkat Keras yang dapat Diprogram Ulang Tole Sutikno
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada paper ini akan dijelaskan sintesa modulator digital BPSK pada logika perangkat keras yang dapatdiprogram ulang. Perangkat lunak MAX+Plus II 10.2 Baseline digunakan sebagai alat bantu perancangan dansimulasi hasil sintesa. Pada sintesa ini, diasumsikan bahwa modulator BPSK akan diimplementasikan secaraperangkat keras pada FPGA Altera ACEX1K. Berdasarkan hasil simulasi dan informasi report project,rancangan yang telah dibuat telah menghasilkan keluaran sinyal BPSK yang benar (dalam wujud digital) danmemerlukan 2% LC dari keseluruhan resource yang tersedia pada EP1K50TC144-3 (EVBU ACEX1K yangdigunakan).Kata kunci: Modulator, BPSK, MAX+Plus, FPGA.
APLIKASI SPEECH APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (SAPI) 5.1 SEBAGAI PERINTAH UNTUK PENGOPERASIAN APLIKASI BERBASIS WINDOWS Abdusy Syarif; Tri Daryanto; M. Zaenal Arifin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penelitian pengenalan ucapan yang terkenal adalah yang dilakukan oleh Microsoft Corporation yang dikembangkan untuk sistem operasi Windows. Microsoft mengembangkan standar untuk mesin pengenalan ucapan, yaitu SAPI (Speech Application Programming Interface). SAPI memberikan kemampuan workstation untuk mengenali ucapan manusia sebagai masukan, dan membuat audio keluaran seperti suara manusia dari teks tertulis. Kemampuan ini menambahkan dimensi baru interaksi manusia dan komputer. Layanan pengenalan ucapan dapat digunakan untuk memperluas penggunaan komputer bagi mereka yang menemui bahwa mengetik terlalu sulit karena keterbatasan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Perintah Suarauntuk mengoperasikan aplikasi berbasis Windows guna memudahkan pengguna yang mempunyai keterbatasan fisik. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah model waterfall. Penjelasan rinci tentang algoritma pengenalan ucapan berada di luar cakupan makalah ini.
Penerapan Metode Left Corner Parsing dalam Aplikasi Terjemahan Bahasa Indonesia ke Bahasa Bima Esty Istiqamah; Dewi Soyusiawaty
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Bima adalah bahasa daerah yang digunakan sebagi alat komunikasi oleh suku mbojo di kota Bima – Dompu, pulau Sumbawa, provinsi Nusa Tenggara Barat. Bahasa Bima susah untuk dipahami dan sudah memudar dikalangan remaja karena jarangnya mata pelajaran bahasa daerah yang diajarkan dan terbatasannya kamus bahasa Bima. Pada terjemahan bahasa dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat mempermudah dalam mengartikan bahasa Indonesia ke bahasa Bima sesuai dengan struktur kalimat dengan metode yang digunakan yaitu dengan metode left corner parsing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan, interview dan browsing. Analisis data untuk kebutuhan sistem berupa kata dan CFG. Perancangan sistem dilakukan dengan perancangan proses, perancangan LCP, perancangan kamus, perancangan SRP dan perancangan interface. Aplikasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, sedangkan basis data menggunakan Mysql. Untuk pengujian aplikasi dilakukan menggunakan 2 metode yaitu pengujian black box test dan alpha test. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi penerjemah bahasa Indonesia ke bahasa Bima Nusa Tenggara Barat yang proses penerjemahan kalimat ada dalam kamus dengan menggunakan metode Left Corner Parsing.
Developing Algorithms of Ternary Grid Technique for Optimizing Expert System’s Knowledge Base Yuliadi Erdani
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quality and the error possibility of knowledge in the expert system’s knowledge base depend directly on the knowledge acquisition process from the expert. Knowledge acquisition is therefore still the most difficult and error-prone task for knowledge engineer while building an expert system. The Ternary Grid technique has potentiality to achieve the above mentioned performance. It is a new technique for knowledge elicitation/acquisition. The Ternary Grid knowledge acquisition is convenient for improving the knowledge performance.To realize the concepts and to bring its influences into the knowledge base optimization, some algorithms of the Ternary Grid technique have been developed. This paper describes the optimization process of knowledge base and the development process of mentioned algorithms.Keywords: technic, intelligence systems, expert system, knowledge acquisition
ANALISIS PERFORMANSI PADA JARINGAN GSM 900/1800 DI AREA PURWOKERTO Alfin Hikmaturokhman; Ali Muayyadi; Irwan Susanto; Andi Ulva T Wello
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan telekomunikasi bergerak seluler GSM menuntut adanya optimasi performansi dalam usahameningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu indikator mutu pelayanan yang baik adalah penyediaan kebutuhankapasitas yang cukup untuk dapat mendukung kesuksesan panggilan dan pada gilirannya kualitas performansitercapai. Beberapa ukuran acuan baik buruknya kualitas satu jaringan GSM dilihat pada parameter-parameterperformansi GSM antara lain Trafficc Channel (TCH) Assign Success Rate, Call Success Rate, Drop Call Rate,dan Perceive Congestion Rate. Dimana Standar performansi PT.XXX adalah Trafficc Channel (TCH) AssignSuccess Rate > 97 %, Call Success Rate .97 %, Drop Call Rate 1.2 %, dan Perceive Congestion Rate 1.1 %.Apabila nilai dari masing-masing parameter tidak mencapai target maka dikategorikan dalam kondisi kurangBaik. Pada penelitian ini dihasilkan nilai rata-rata TCH Assign Success Rate=98,11% . Call SuccessRate=91,55% , Drop Call Rate=1.24% dan Perceive Congestion Rate=1.09%. Artinya performansi di PT XXXmasih dalam keadaan baik.Kata Kunci : GSM 900/1800, Success Rate, Call Success Rate, Drop Call Rate, Perceive Congestion Rate

Page 63 of 142 | Total Record : 1420