JIKI
Didalam surat edaraan dirjen dikti tanggal 27 Januari 2012 no.152/E/T/2012 dikemukakan bahwa kelulusan Mahasiswa di Perguruan Tinggi setelah Agustus 2012 diberlakukan ketentuan bahwa untuk lulus program Sarjana Mahasiswa harus mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal ilmiah. Jurnal yang terbit dari Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sahid adalah Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) dengan No. p-ISSN1979-8261 (edisi cetak) dan e-ISSN 2657-0076 (edisi elektonik). Berdasarkan surat edaran diatas maka mahasiswa program Studi Ilmu Keperawatan diwajibkan mempublikasikan Jurnal (skripsi/ Penelitian) tersebut ke dalam e-Journal Universitas Sahid. Untuk itu mahasiswa wajib membuat naskah publikasi dengan panduan penulisan merujuk pada panduan dari Universitas dan akan diterbitkan dalam majalah ilmiah JIKI JIKI hanya menerima naskah asli yang belum diterbitkan di dalam maupun di luar negeri. JIKI memuat naskah ilmiah yang dapat memenuhi tujuan penerbitan jurnal ini, yaitu trend keperawatan terbaru, inovasi dalam bidang keperawatan serta issue dalam bidang keperawatan. Tulisan hendaknya memberi informasi baru, menarik minat dan memperluas wawasan perawat baik praktisi maupun akademisi.Untuk itu JIKI menerima naskah untuk umum yang berkaitan dengan keperawatan.
Articles
317 Documents
KUALITAS TIDUR BERHUBUNGAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PANTI WREDHA 'AISYIYAH SURAKARTA
Lepir, Margareta Niwa;
Astuti, Fitri Budi;
widiyono, widiyono
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i1.999
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemui diberbagai wilayah dan usia, terlebih pada usia lansia. Hipertensi pada lansia dapat disebabkan berbagai faktor, salah satu yang mempengaruhi peningkatan tekanan darah pada lansia adalah kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah pada lansia di Panti Wredha 'Aisyiyah Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah semua lansia di Panti Wredha 'Aisyiyah Surakarta yang berjumlah 31 lansia, sampel terambil 30 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Teknik analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan : (1) Kualitas tidur lansia paling banyak termasuk kategori buruk yaitu terdapat 20 lansia (66,7%). (2) Tekanan darah lansia paling banyak termasuk hipertensi tingkat 1 atau sebesar 15 lansia (50%). (3) Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan tekanan darah lansia di Panti Wredha 'Aisyiyah Surakarta (sig. = 0,0001). Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan tekanan darah lansia di Panti Wredha 'Aisyiyah Surakarta.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA PROFESI NERS SAAT MENGHADAPI UJIAN AKHIR STASE DI RSUD KARANGANYAR
Fajar Alam Putra;
Anik Suwarni;
Tulus Prasojo
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i1.1000
Kecemasan menghadapi tes penting adanya selama dalam intensitas yang wajar guna meningkatkan motivasi. Permasalahannya ketika kecemasan yang dialami individu terlalu tinggi dan bersifat negatif maka dapat mengganggu keadaan fisik dan psikologis mereka sehingga ujian tersebut tidak akan dapat terlewati dengan baik. Bagi mahasiswa ujian skill akhir stase adalah langkah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan yang mereka dapatkan selama ini, baik dari dosen maupun dari organisasi mahasiswa kampus bahkan organisasi dari luar. Selain itu, kurangnya kesadaran dari mahasiswa untuk mempelajari materi ujian di hari sebelum dilaksanakan ujian skill akhir stase, serta faktor dosen penguji yang paling mempengaruhi kecemasan mahasiswa saat menghadapi ujian skill akhir stase lalu pada saat didalam ruang ujian mereka mungkin cemas kalau nanti tidak bisa akan malu dengan pasien ataupun dosen penguji dan penguji klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa Program Profesi Ners saat menghadapi ujian akhir stase Program Profesi Ners di RSUD Karanganyar. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 mahasiswa/mahasiswi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil analisis multivariat didapatkan p-value 0,494 (p-value > 0,05) maka disimpulkan tidak ada pengaruh secara serempak (simultan) antara stres, kepercayaan diri, tingkat pengetahuan, dan dukungan keluarga terhadap tingkat kecemasan mahasiswa profesi ners saat menghadapi ujian akhir stase di RSUD Karanganyar. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh antara, tingkat pengetahuan, kepercayaan diri, dukungan keluarga, dan stres terhadap tingkat kecemasan mahasiswa profesi ners saat menghadapi ujian akhir stase di RSUD Karanganyar
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN COVID-19 DENGAN KEPATUHAN 3M PADA PASIEN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI RSUD KARANGANYAR
Erna Listyaningsih;
Anik Suwarni;
Indriyati Indriyati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 15 No 1 April 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i1.1001
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pengetahuan dan kepatuhan 3M pada pasien menjadi upaya dalam pencegahan penularan Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang covid-19 dengan kepatuhan 3M pada pasien dalam upaya pencegahan penularan Covid-19 di RSUD Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi, dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 76 responden pasien rawat inap dan sampelnya adalah 64 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan Covid-19 pada pasien di RSUD Karanganyar dengan kategori baik 59,4%, kategori cukup 20,3% dan kategori kurang 20,3%. Kepatuhan 3 M pada pasien di RSUD Karanganyar dengan kategori patuh 46,90%, kurang patuh 42,20% dan tidak patuh 10,90 %. Hasil analisis didapatkan nilai p-value sebesar 0,0001 (< 0,05) yang berarti ada hubungan antara pengetahuan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan pada pasien di RSUD Karanganyar. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan covid-19 dengan kepatuhan cuci tangan pada pasien di RSUD Karanganyar
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KECEMASAN MELAHIRKAN PADA IBU HAMIL ANAK PERTAMA (PRIMIGRAVIDA)
Millesia Sukma Christi;
Christiana Hari Soetjiningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1065
Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial keluarga terhadap kecemasan melahirkan pada ibu hamil anak pertama (primigravida). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi sebanyak 43 ibu hamil primigravida 3 bulan terakhir dari bulan Agustus sampai November 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala psikologi kecemasan dan dukungan sosial. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji hipotesis dengan teknik korelasi Pearson terdapat hubungan negatif signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan kecemasan melahirkan pada ibu hamil anak pertama (primigravida). Sumbangan efektif variabel dukungan sosial berpengaruh sebesar 51,1% terhadap variabel kecemasan, sedangkan 48,9% dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti kesehatan atau kondisi psikologis dan lingkungan seperti lingkungan keluarga dan masyarakat.
ANALISIS ASAP DAN EMISI GAS BUANG BUS BAGI KESEHATAN PETUGAS TICKETING HALTE
Yunita Primasanti;
Atik Aryani
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1071
Motor vehicles emit a wide variety of gases and particles including a variety of high molecular weight organic and inorganic compounds that can be inhaled directly through the nose. Several components of air pollutants as primary pollutants include most of the other air pollutants that can affect air quality and can be grouped into CO, NO2, SO2, HC, and others. Initial observations made at the ticketing bus stop officers found that the officers did not wear perfect personal protective equipment when doing their work. The terminal is a transit point for public transportation modes such as buses. Stop ticketing officers are workers who work in an environment that is prone to smoke pollution and motor vehicle gas emissions. The purpose of this study is to create a work environment, especially ticketing station attendants that are safe, comfortable and able to improve the health and productivity of ticketing bus stop officers and analyze CO and SO2 exposure to ticketing bus stop workers' diseases. The study took data from 20 respondents, all of whom were ticketing bus stop officers at the Sumberlawang terminal, Sragen. The method used in this study is multiple linear regression which functions to measure the relationship between variables and test the research hypothesis. Then the results showed that the effect of SO2 exposure on pain had no significant effect on the disease of ticketing bus stop officers, because the condition of the bus had no significant effect. Buses that stop briefly at the bus stop are the average new bus. has zero emissions and emits less SO2.
HUBUNGAN KELENGKAPAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PERAWAT DALAM MENANGANI PASIEN PADA MASA PANDEMI COVID-19
Fajar Alam Putra;
Anik Suwarni;
Atik Rahmawati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1085
Indonesia saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dengan jumlah kasus dan atau jumlah kematian semakin meningkat. Kondisi tersebut meningkatkan perubahan psikologis pada perawat seperti kecemasan dalam setiap melaksanakan asuhan keperawatan, untuk itu perawat dalam melakukan tugasnya memakai alat pelindung diri untuk mengantisipasi risiko terpapar berbagai virus termasuk Covid-19. Mengetahui Hubungan kelengkapan alat pelindung diri (APD) terhadap tingkat kecemasan perawat dalam menangani pasien pada masa pandemi Covid-19 di Ruang Ranap RSUI Kustati Surakarta. Penelitian ini adalah diskriptif korelatif dengan pendekatan cros sectional. Penelitian dilakukan di RSUI Kustati Surakarta pada bulan Maret sampai April 2021. Sampel penelitian adalah 55 orang perawat yang bekerja di Ruang Covid. Teknik sampel menggunakan tehnik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasional kelangkapan APD dan kuesioner kecemasan dari HRSA(Hamilton Ratting scale for Anxiety). Analisis data menggunakan uji Kendals tau. Sebanyak 39 responden (70,9%) menggunakan APD sangat lengkap, dan 16 responden (29,1%) menggunakan APD cukup lengkap. Sebanyak 5 responden (9,1%) tidak mengalami kecemasan, 23 responden (41,8%) dengan kecemasan ringan dan 27 responden (49,1%) dengan kecemasan sedang. dengan signifikansi p= 0,001 (p< 0,05). Ada Hubungan kelengkapan alat pelindung diri (APD) terrhadap tingkat kecemasan perawat dalam menangani pasien pada masa pandemi covid-19 di ruang ranap RSUI Kustati Surakarta.
KAITAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA REMAJA LAKI-LAKI
widiyono;
Indriyati Indriyati
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1086
Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 tercatat 4,2% dari remaja telah melakukan hubungan seks sebelum mereka menikah dan remaja melakukan seks untuk pertama kali dalam usia relatif muda. Meningkatnya minat seksual remaja mendorong bagi remaja itu sendiri untuk selalu berusaha mencari informasi dalam berbagai bentuk, terlepas benar tidaknya informasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini addalah mengetahui kaitan hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi laki-laki dengan perilaku seks pranikah remaja laki-laki. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Metode pendekatannya adalah cross sectional. Populasi disini adalah semua laki-laki yang belum menikah di kost Putra Darmadi Karangasem Surakarta sebanyak sejumlah 35 orang laki-laki pranikah. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Analisis data menggunakan Mann-Whitney. Didapatkan hasil penelitian bahwa : 1) Tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi laki-laki sebagian besar responden (51,4 %) memiliki tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi kategori cukup dan bagian yang terkecil responden (14,3 %) memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi kategori kurang, sedangkan yang kategori baik (34,3 %), dan 2) Perilaku seks pranikah ternyata sebagian besar responden (68,6 %) berperilaku seks pranikah baik dan bagian yang terkecil responden (31,4 %). Ada kaitan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan reproduksi laki-laki dengan perilaku seks pranikah remaja laki-laki
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI DISMENOREA
Sutrisno - -;
Vitri Dyah Herawati;
Wa Ode Adilla Putri Muna
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1087
Dysmenorrhea is a gynecological complaint due to an imbalance of the hormone progesterone in the blood, resulting in pain that most often occurs in women. One of the herbal products that are commonly consumed in the community is a sour turmeric drink. The content of sour turmeric can inhibit the occurrence of cyclooxygenase reactions so that it can inhibit and reduce inflammation and will reduce and inhibit uterine contractions that cause dysmenorrhea. The purpose of the study was to determine the effect of giving sour turmeric drink to decrease the pain scale of dysmenorrhea in adolescent girls. The type of research is pre-experiment using a one group pretest and posttest design. The sample of this study were 52 female adolescent respondents who experienced dysmenorrhea with purposive sampling technique. Data analysis was carried out by using univariate test and bivariate paired sample t-test. The measuring instrument used in this study was the VDS pain scale and the SOP for giving sour turmeric drink. The results showed that most of the young women during the study before consuming sour turmeric drinks regularly, experienced severe pain as much as 69.20%, moderate pain as much as 30.80%, After consuming sour turmeric drinks regularly there was a decrease in the pain scale, namely a mild scale and moderate as much as 50%. The results of the statistical test paired sample t-test obtained a value of 0.001 < 0.05, meaning that the turmeric drink has a significant effect on reducing pain. Keywords: Dysmenorrhea, sour turmeric drink, pain
PENGARUH PEMAHAMAN WELL BEING DALAM PENURUNAN KECEMASAN MAHASISWA PADA PEMBELAJARAN TATAP MUKA PASCA PANDEMI COVID-19
Dhian Riskiana Putri;
Sri Ernawati;
Anniez Rachmawati Musslifah;
Faqih Purnomosidi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1088
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep well-being terhadap penurunan kecemasan pada mahasiswa, semenjak dimulainya pembelajaran tatap muka pasca menurunnya situasi darurat Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperiment. Responden diambil menggunakan convenience sampling. Fokus penelitian ini adalah pada taraf kecemasan mahasiswa dalam pembelajaran tatap muka. Indikatornya mencakup: menyampaikan tujuan eksperimen, menyiapkan bahan eksperimen yaitu modul dan materi, pelaksanaan eksperimen dengan menggunakan pendekatan pemahaman Well-being, pencatatan dan pengukuran hasil eksperimen. Sasaran dan sekaligus subjek penelitian adalah Mahasiswa S1 Psikologi Universitas Sahid Surakarta berjumlah 7 subjek. Perlakuan diberikan menggunakan pendekatan pemahaman Well-being. Kecemasan diukur dengan menggunakan skala kecemasan yang diperoleh dari pretest dan posttest. Uji hipotesis digunakan statistic parametric dengan uji t-test, untuk data yang berdistribusi normal. Statistik non-parametric dengan tes kolomogrorov-sminov dua sampel, untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman well being tidak memiliki pengaruh terhadap penurunan kecemasan pada mahasiswa dalam menghadapi pembelajaran tatap muka. Kata kunci: Well-being, Kecemasan
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PEREMPUAN DENGAN PERAN GANDA
Ardea Sri Pramesti;
Felantika Klaudina;
Faqih Purnomosidi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Keperawatan Oktober 2022
Publisher : Universitas Sahid Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47942/jiki.v15i2.1089
Kesejahteraan psikologis adalah kemampuan individu untuk menerima dirinya dilihat dari norma yang berlaku di masyarakat, sehingga memungkinkan individu untuk menetapkan tujuan hidup dan memiliki keinginan untuk berkembang lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan kesejahteraan psikologis pada ibu rumah tangga dengan peran ganda. Dalam hal ini, peran yang dimaksud adalah peran perempuan yang memiliki karir di luar rumah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dalam pengumpulan datanya. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang, yaitu 2 guru, 2 buruh pabrik dan 3 wiraswata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh informan memperoleh kesejahteraan psikologis yang baik dalam menjalankan peran ganda mereka. Hal ini dapat diketahui dari aspek-aspek yang dimiliki para informan meliputi aspek penilaian positif terhadap diri sendiri, penguasaan lingkungan yang baik, memiliki tujuan dan makna hidup yang jelas, serta pribadi yang memiliki keinginan selalu berkembang.