cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 734 Documents
HUBUNGAN PEMANFAATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOTANA WERU KOTA MANADO Lanoh, Merry; Sarimin, Sisfiani; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8176

Abstract

ABSTRAK: Posyandu merupakan sebuah wadah yang didirikan untuk melayani kesehatan masyarakat khususnya balita. Salah satu tujuan didirikan posyandu adalah untuk memantau status gizi balita, agar terhindar dari masalah gizi kurang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. Desain Penelitian ini menggunakan Cross Sectional (studi potong lintang). Sampel yang diambil adalah 57 balita, dengan menggunakan desain Non Probability Sampling dengan pendekatan Purposive Sampling. Data penelitian ini diuji dengan menggunakan program komputer dengan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (<0,05). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa balita yang tidak memanfaatkan posyandu dan status gizinya baik 10 orang (43,5%), balita yang tidak memanfaatkan posyandu dan gizinya kurang berjumlah 13 orang (56,5%), balita yang memanfaatkan posyandu dan status gizinya baik 27 orang (77,4%) dan balita yang memanfaatkan posyandu dan gizinya kurang berjumlah 7 orang (20,6), dengan nilai p value = 0,12. Dengan demikian, hasil penelitian ini terdapat hubungan antara pemanfaatan posyandu dengan status gizi balita. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kegiatan posyandu sangat penting dalam mengontrol perkembangan sang balita terutama dalam hal status gizi balita. Saran dalam penelitian ini adalah, agar para ibu dapat lebih aktif lagi dalam memanfaatkan kegiatan posyandu.Kata Kunci: Posyandu, Status Gizi, Balita
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS RANOTANA WERU KOTA MANADO Junga, Ministi Ratri; Pondaag, Linnie; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14690

Abstract

Abstract: The high prevalence of maternal and infant mortality is still a problem that cannot be solved. An effort to reduce MMR and IMR is to perform antenatal examination regularly. Antenatal care is one of an intervention to prevent maternal mortality by early detecting of high risk pregnancy. The purpose of this study was to determine the factors associated with the regularity of antenatal care of pregnant women in the third trimester Ranotana Weru Manado City Health Center. Design research is a descriptive study with cross sectional approach. It was done at Ranotana Weru Manado on 8th – 24 nd November 2016. Sampling technique, that is by accidental sampling and sample number as many as 44 people. The research instrument used questionnaire, and maternal health card book. Data were analyzed with Chi Square test in 95% of confidence rate (α<0,05). The results of the research obtained variables related to the regularity of antenatal care is education (p = 0.041), and parity (p = 0.040). While that is not related to the regularity of antenatal care age (p = 0.105), the support of her husband (p = 0.087), earnings (p = 0.157). Conclusion This research is no relationship of education and parity with regularity antenatal care at the health center Weru Ranotana Manado. Key words : Antenatal care, pregnant women Abstrak: Tingginya prevalensi kematian ibu dan bayi sampai saat ini masih merupakan masalah yang belum dapat ditanggulangi. Salah satu upaya untuk menurunkan AKI dan AKB adalah dengan melakukan pemeriksaan antenatal secara teratur. Antenatal care merupakan salah satu upaya mencegah kematian ibu dengan mendeteksi lebih dini terjadinya resiko tinggi kehamilan. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keteraturan pemeriksaan antenatal care ibu hamil trimester III di Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. Desain Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado pada 8 November – 24 November 2016. Teknik Sampling, yaitu dengan cara Accidental Sampling dan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner, dan buku kartu menuju sehat ibu. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α < 0,05). Hasil penelitian di peroleh variabel yang berhubungan dengan keteraturan pemeriksaan antenatal care adalah pendidikan (p = 0,041), dan paritas (p = 0,040). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan keteraturan pemeriksaan antenatal care umur (p = 0,105), dukungan suami (p = 0,087), penghasilan (p=0,157). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan pendidikan dan paritas dengan keteraturan pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. Kata Kunci : Antenatal care, ibu hamil
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA KADER POSYANDU BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS ONDONG KABUPATEN SITARO Katuuk, Mario; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.25226

Abstract

Abstract Motivation is a psychological process that reflects the interaction between attitudes, needs, perceptions, and decisions that occur in a person to behave in order to meet perceived needs. Performance of cadres can be seen from the strata Posyandu has been achieved, to improve cadre performance hence the ability of cadres must be developed.Research Purpose to analyze the relationship of motivation with the performance of posyandu cadres under five in the work area of Ondong Puskesmas Sitaro regency. Samples were taken with the technique of sampling saturated, which amounted to 49 people. Design The research used was analytic survey using cross sectional approach and data were collected using questionnaire sheet. The result of chi-square test is obtained p 0.000 or ≤ value α 0.05. Conclusion There is a significant relationship between the motivation with the performance of the cadres of Pasyandu toddlers in the work area of Ondong Health Center of Sitaro.Keywords: Motivation, Performance of Posyandu Toddler CadresAbstrak Motivasi adalah suatu proses psikologi yang mencerminkan interaksi antara sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang untuk bertingkah laku dalam rangka memenuhi kebutuhan yang dirasakan. Kinerja kader dapat dilihat dari strata Posyandu yang telah dicapai, untuk meningkatkan kinerja kader maka kemampuan kader harus terus dikembangkan..Tujuan penelitian menganalisis hubungan motivasi dengan kinerja kader posyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Ondong Kabupaten Sitaro. Sampel di ambil dengan teknik pengambilan sampel jenuh, yaitu berjumlah 49 orang.Desain Penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar kuisioner. Hasil penelitian uji chi-square di dapatkan p 0.000 atau ≤ nilai α 0.05.Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dengan kinerja kader pasyandu balita di wilayah kerja Puskesmas Ondong Kabupaten Sitaro. Kata Kunci: Motivasi, Kinerja Kader Posyandu Balita
GAMBARAN TAHAPAN KEHILANGAN DAN BERDUKA PASCA BANJIR PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN PERKAMIL KOTA MANADO Laluyan, Mega Maria; Kanine, Esrom; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5267

Abstract

Abstract: Loss and grieving is an integral part of life. Lost is a state of the individual part with something that previously existed, then there is no case, either in part or its entirety and grieving is the emotional response is expressed against loss manifested the feelings of sadness, anxiety, shortness of breath, insomnia and others. description of the stages of loss and grieving after the floods on communities in the Village Perkamil Manado City. This research uses descriptive survey method with cross sectional approach. Respondents in the study were neighbourhood 1 Perkamil village residents as much as 20 respondents. The result of the respondents have a positive response amounted to 63 people (67,7%) while the respondents have a negative response amounted to a 30 person (32,3%). Keywords: Loss and Grief, Perkamil, description. Abstrak: Kehilangan dan berduka merupakan bagian integral dari kehidupan.Kehilangan adalah suatu keadaan individu berpisah dengan sesuatu yang sebelumnya ada, kemudian menjadi tidak ada, baik terjadi sebagian atau keseluruhan dan berduka adalah respon emosi yang diekspresikan terhadap kehilangan yang dimanifestasikan adanya perasaan sedih, cemas, sesak nafas, susah tidur dan lain-lain. gambaran tahapan kehilangan dan berduka pasca banjir pada masyarakat di Kelurahan Perkamil Kota Manado. penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Responden pada penelitian merupakan warga kelurahan Perkamil lingkungan 1 sebanyak 93 responden. Hasilnya responden memiliki tanggapan positif berjumlah 63 orang (67,7%), sedangkan responden yang memiliki tanggapan negatif berjumlah 30 orang (32,%). Kata Kunci: Kehilangan dan Berduka, Perkamil, gambaran.
HUBUNGAN PERILAKU PERAWAT DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI CARDIOVASKULAR AND BRAIN CENTER RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Mangole, Josua Edison; Rompas, Sefty; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9594

Abstract

Incomplete documentation can degrade the quality of nursing care. This research was knownto conduct relations with the documentation of nursing care nurse. The study design was adescriptive study Analytical approach Cross Sectional. Total number of samples using asampling technique is a way of collecting a sample based on the overall population of 40respondents. The results show that good behavior with complete documentation is 20 (66%)and respondents who have good behavior with the documentation is not complete as many as10 people (33.3%), the behavior is less well with the complete documentation as much as 2people (20%) and documentation is not complete as many as 8 people (80%). Based on theresults of statistical tests, the chi-square p value = 0.025. And with OR 8.000. Conclusionsthere is a significant relationship with the nurses conduct nursing care documentation.Picture of the behavior of the nurses in the department of CVBC BLU Prof. Dr. R.D KandouManado .. Recommendation researchers that the nurses have to make the practice of nursingcare documentation, as consideration for improving the appearance of the nurses in the faceof the demands of the development of services.Keywords: Documentation of Nursing, nurses BehaviorABSTRAK: Dokumentasi merupakan tanggung jawab dan tugas perawat setelah melakukanintervensi keperawatan. Pendokumentasian yang tidak lengkap dapat menurunkan mutupelayanan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan perilaku perawatdengan pendokumentasian asuhan keperawatan. Desain penelitian ini merupakan penelitianDeskriptif Analitik melalui pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel menggunakanteknik Total sampling yaitu cara pengumpulan sampel berdasarkan keseluruhan populasi 40responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku yang baik denganpendokumentasian lengkap adalah 20 orang (66%) dan responden yang memiliki perilakubaik dengan pendokumentasian tidak lengkap sebanyak 10 orang (33,3%), perilaku kurangbaik dengan pendokumentasian lengkap sebanyak 2 orang (20%) dan pendokumentasian yangtidak lengkap sebanyak 8 orang (80%). Berdasarkan hasil uji statistik chi-square makadidapatkan nilai p = 0,025 dan dengan OR 8,000. Simpulan ada hubungan signifikan perilakuperawat dengan pendokumentasian asuhan keperawatan. Gambaran perilaku perawat diCVBC BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado.. Rekomendasi peneliti yaitu paraperawat harus menjadikan praktek pendokumentasian asuhan keperawatan, sebagai bahanpertimbangan untuk memperbaiki penampilan kerja perawat dalam menghadapi tuntutanperkembangan pelayanan.Kata Kunci : Dokumentasi Asuhan Keperawatan, Perilaku perawat,
HUBUNGAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA SEKOLAH DI SD GMIM LELEMA KECAMATAN TUMPAAN KABUPATEN MINAHASA SELATAN Suoth, Regina Mega; Ismanto, Amatus Yudi; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19487

Abstract

Abstract : The essence of self becomes an important aspect in human life. Children who haveconfidence will able and able to learn and positively relate to others. Children talking aboutshelf -confidence can make serios problems in children’s schools caused by many things thatuse computers because of lack of communication. The purpose of the research is to knowrelation of commucation patterns with self confidencein in SD GMIM Lelema, The design ofthis study with cross sectional. Samples in this study approach of this method of total samplingof 47 students. The Result of the Research show functional communication pattern 40respondent with good self confidence respondent. Chi -square test result show relation patternof family communication with trust self-aged V-VI school age children in SD GMIM Lelemawhere p value = 0,000 is less than (α= 0,05), the family should be able to commicateappropriately to children and families further improve the development and growth of theschool-age children.Keywords: Family communication pattern, Confidence, School age childrenAbstrak : Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia. Anak yangmemiliki kepercayaan diri akan bisa dan mampu belajar serta bersikap positif berhubungandengan orang lain. Kepercayan diri dapat dilatih sejak dini didalam keluarga melaluihubungan komunikasi antar anggota keluarga. Anak yang mengalami krisis terhadapkepercayaan diri hal ini dapat menjadikan problem yang serius dikalangan anak sekolah yangdipengaruhi oleh banyak hal salah satunya situasi didalam keluarga karena komunikasi yangkurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola komunikasi dengankepercayaan diri anak di SD GMIM Lelema. Desain penelitian ini dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini total sampling 47 siswa. Hasil penelitian menunjukanpola komunikasi fungsional 40 responden dengan kepercayaan diri baik 40 responden. Hasiluji Chi-square menunjukan ada hubungan pola komunikasi keluarga dengan kepercayaan dirianak usia sekolah kelas V-VI di SD GMIM Lelema dimana nilai p value = 0,000 lebih kecildari α= 0,05. Simpulan penelitian ini keluarga harus mampu melakukan komunikasi secaratepat kepada anak-anak dan keluarga lebih meningkatkan perkembangan dan pertumbuhananak usia sekolah.Kata Kunci: Pola komunikasi keluarga, Kepercayaan diri anak usia sekolah
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS TENTANG PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI PUSKESMAS ULU KECAMATAN SIAU TIMUR KABUPATEN KEPULAUAN SITARO Papona, Novita; Laoh, Joice; Palandeng, Henry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2219

Abstract

Abstract: Mother's Milk (ASI) since time immemorial in the trust as the only major nutrient for the newborn, breastfeeding because it must be done in full, ie starting with exclusive breastfeeding and continue breastfeeding until the child is 2 years as well and right as well as the child gets immunity naturally. Breastfeeding until now there has been as expected there are many mothers who give mother's milk substitute (PASI). Roesli (2008), suggests that the things that cause postpartum mothers did not give colostrum to the baby right away due to fear of cold, tired, colostrum does not immediately exit or an inadequate amount, as well as the perception that colostrum is harmful to the baby. The purpose of this study in order to determine and analyze the relationship between postpartum maternal knowledge and attitudes about giving colostrum to the newborn at Puskesmas Ulu Siau Kecamatan Siau Timur. This research was conducted with the statistical test Spearman rho correlation test which is able to determine the correlation between variables with a significance level of P <0.01. Keywords: Postpartum Mother Knowledge, Attitude and Giving Mother Postpartum Newborn Colostrum In Abstrak: Air Susu Ibu (ASI) sejak dahulu kala di percaya sebagai satu-satunya nutrisi utama bagi bayi baru lahir, karena itu pemberian ASI harus dilakukan secara penuh, yaitu di mulai dengan pemberian ASI ekslusif dan meneruskan pemberian ASI sampai anak umur 2 tahun secara baik dan benar serta anak mendapat kekebalan tubuh secara alami. Pemberian ASI sampai saat ini belum seperti yang diharapkan masih banyak Ibu-ibu yang memberikan pengganti air susu Ibu (PASI). Roesli (2008), mengemukakan bahwa hal-hal yang menyebabkan ibu post partum tidak memberikan kolostrum dengan segera disebabkan karena takut bayi kedinginan, lelah, kolostrum tidak segera keluar atau jumlah yang tidak memadai, serta persepsi bahwa kolostrum berbahaya bagi bayi. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar dapat mengetahui dan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas tentang pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Puskesmas Ulu Kecamatan Siau Timur Kabupaten Kepulauan Sitaro. Penelitian ini dilakukan dengan uji statistik yaitu sperman rho yang merupakan uji korelasi yang dapat mengetahui korelasi antar variabel dengan tingkat kemaknaan P<0,01. Kata Kunci : Pengetahuan Ibu Nifas, Sikap Ibu Nifas dan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir.
HUBUNGAN SIKAP CARING PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN ORAL HYGIENE PADA PASIEN TOTAL CARE DI RSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO Wowor, Erdianti; Pondaag, Linnie; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14857

Abstract

Abstrack Oral hygiene is the practice of cle aning and refreshing the mouth, teeth and gums. Factors that cause poor oral hygiene include the nurse’s lack of knowledge on mouth hygiene. The purpose of the research is to find the relationship between the caring attitude of nurses with the practice of oral hygiene on total care patients at RSU Pancaran Kasih, GMIM Manado. The method of research used is analytical descriptive with a cross sectional design. The technique of sample gathering is by using total sampling (saturation sampling) with 36 samples. The results of the research is based on a based on chi-square test with a level of significance of 95% (α ≤ 0,05) with a value p = 0,000 which is less than α (0,05), with Ho being rejected and Ha accepted. The conclusion is that there is a relationship between the caring attitude of the nurse and the practice of oral hygiene on total care patients at RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. We suggest that nurses at RSU Pancaran Kasih GMIM Manado seek more knowledge and increase the caring attitudes concerning teeth and oral hygiene. Key words: nurse caring attitude, oral hygiene. Abstrak Oral hygiene merupakan tindakan untuk membersihkan dan menyegarkan mulut, gigi dan gusi. Faktor yang menyebabkan tindakan oral hygiene yang buruk diantaranya kurangnya pengetahuan perawat terhadap kebersihan mulut.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan sikap caring perawat dengan pelaksanaan oral hygiene pada pasien total care di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross secsional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan total sampling dengan jumlah 36 sampel. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95 % (α ≤ 0,05) diperoleh nilai p = 0,000 yakni lebih kecil dibandingkan α (0,05) Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan sikap caring perawat dengan pelaksanaan oral hygiene pada pasien total care di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Saran Perawat yang ada di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado untuk lebih meningkatkan pengetahuan serta sikap caring dan oral hygiene. Kata Kunci : Sikap Caring Perawat, Oral Hygiene
HUBUNGAN SPOUSELESS DENGAN SELF ESTEEM PADA LANSIA DI DESA RITEY KECAMATAN AMURANGTIMUR KABUPATEN MINAHASA SELATAN Assa, Riska K; Hutauruk, Minar; Natalia, Adriani
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i2.32323

Abstract

Abstract : The elderly are a group of people aged 60 years and over. Advanced age is said to be the final stage of development in the human life cycle. Loss is a situation that can be experienced by individuals when there is a change in life or parting with something that previously existed.  Spouseless is one of the biggest sources of stress in the elderly. Self-esteem is a person’s evaluation of himself is positive or negative. The purpose of this study was to determine the spouseless with self esteem in the elderly in Ritey village of East Amurang district of South Minahasa regency. The research method that was used correlative study design with cross sectional study. The sample research used the purposive sampling of 36 respondents. The research instrument used the Rosenberg Self-Esteem scale. The analysis conducted was univariate analysis used frequency distribution and bivariate used Fisher’s Exact Test with SPSS program version 25.0. Conclusion the results showed Spouseless with self esteem in the elderly in Ritey village of East Amurang district of South Minahasa regency with p value = 0,019 < α =0,05.Keyword : Elderly, Spouseless, self esteem  Abstrak : Lanjut usia adalah kelompok manusia yang berusia 60 tahun keatas. Usia lanjut dikatakan sebagai tahap akhir perkembangan pada daur kehidupan manusia. Kehilangan adalah suatu situasi yang dapat dialami individu ketika adanya perubahan dalam kehidupan atau berpisah dengan sesuatu yang sebelumnya ada. Kehilangan pasangan merupakan salah satu sumber stres terbesar pada lansia. Harga diri merupakan evaluasi seseorang terhadap dirinya sendiri bersifat positif atau negatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kehilangan pasangan dengan harga diri pada lansia di Desa Ritey Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian correlative study dengan pendekatan cross sectional study. Sampel penelitian diambil dengan cara purposive sampling sebanyak 36 responden. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner Rosenberg Self-Esteem scale. Analisa yang dilakukan adalah analisa univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara kehilangan pasangan dengan harga diri pada lansia di Desa Ritey Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan dengan nilai p value = 0,019 < α =0,05.Kata kunci : Lanjut usia, kehilangan pasangan, harga diri
HUBUNGAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA SEMESTER V (LIMA) PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Wulandari, Amelia; Kepel, Billy J.; Rompas, Sefty S.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6685

Abstract

Abstract : Acne vulgaris is a skin disease that become problem for adolescents and teenagers. Many risk factors that may affect the incidence of this disease, such as genetic factors, hormonal, stress, microorganisms Propionibacterium acnes, and other environmental factors. Sleep patterns is considered to be one of the cause of acne vulgaris by some of skin beauty blogs and some general community. This research aimed to analyze the relationship between sleep patterns with the incidence of acne vulgaris.This is an analytic research with case control design. This research using simple random sampling technique amounted to 36 respondents were done on the fifth semester students of Nursing Science Medical Faculty University of Sam Ratulangi on December 2014. The data were collected by distributing questionnaires and observations. Data analysis using chi square test, at the 95% significance level (α 0.05). From this research was found that 18 (50.0%), of the respondents suffered from acne vulgaris and most of the students had a good sleep pattern as much as 19 respondents (52.8%). The statistical test for sleep patterns and incidence of acne vulgaris shows the p value is 1.000. There is no relationship between sleep patterns with the incidence of acne vulgaris in the fifth semester students of Nursing Science Medical Faculty University of Sam Ratulangi. Suggestions for further research are expected to examine broader risk factors that can cause the incidence of acne vulgaris. Keywords : Sleep patterns, acne vulgaris Abstrak : Acne vulgaris adalah salah satu penyakit kulit yang sering menjadi masalah bagi remaja dan dewasa muda. Banyak faktor resiko yang dapat mempengaruhi timbulnya penyakit ini, seperti faktor genetik, hormonal, stres, mikroorganisme Propionibacterium acnes, dan faktor lingkungan lainnya. Peranan tidur mulai dianggap berpengaruh terhadap timbulnya acne vulgaris oleh beberapa blog kecantikan dan sebagian masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola tidur dengan kejadian acne vulgaris.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain case control. Penelitian menggunakan tehnik simple random sampling berjumlah 36 responden yang dilakukan pada mahasiswa semester lima Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado pada Desember tahun 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji chi square, pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Dari penelitian didapati bahwa 18 orang (50,0%), dari responden menderita acne vulgaris dan sebagian besar mahasiswa memiliki pola tidur yang baik sebanyak 19 responden (52,8%). Uji statistika dari pola tidur dan kejadian acne vulgaris mendapati p-value sebesar 1,000. Tidak ada hubungan signifikan antara pola tidur dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester V (Lima) Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Kata kunci : Pola tidur, acne vulgari

Page 11 of 74 | Total Record : 734