cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KONSEP DIRI PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR PROGRAM REGULER DENGAN STRESSOR MENGHADAPI UJIAN SKRIPSI DI UNIVERSITAS SAM RATULANGI FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN Rantung, Rikky; Bidjuni, Hendro; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8193

Abstract

ABSTRAK: Mekanisme koping merupakan cara yang di lakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dari perubahan, serta respon terhadap situasi yang mengancam. Konsep diri merupakan semua ide pikiran, dan kepercayaan dan pendirian yang di ketahui individu tentang dirinya dan mempengaruhi individu dalam berhubungan dengan orang lain, termasuk persepsi individu akan sifat dan kemampuannya, interaksi dengan orang lain dan lingkungan, nilai-nilai yang berkaitan dengan pengalaman dan obyek, tujuan dan keinginannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mekanisme koping pada mahasiswa dihubungkan dengan konsep diri pada mahasiswa semester akhir dalam menghadapi ujian skripsi. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan menggunakan porposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 34 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan uji chi square di dapatkan nilai p = 0.024 < α = 0,05. Kesimpulan hasil menunjukan adanya hubungan antara mekanisme koping dengan konsep diri pada mahasiswa semester akhir program reguler dengan stressor menghadapi ujian skripsi di Universitas Sam Ratulangi Fakultas Kedokteran Program Studi Ilmu Keperawatan.Kata Kunci : Mekanisme koping, Konsep diri mahasiswa
HUBUNGAN KEMUNDURAN FISIOLOGIS DENGAN TINGKAT STRES PADA LANJUT USIA DI PUSKESMAS KAKASKASEN KECAMATAN TOMOHON UTARA Katuuk, Mario; Wowor, Mona
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25181

Abstract

Elderly are someone who has entered the age of 60 years and above. The increasing age of changes in the physical condition of the elderly will decrease from cell level to all organ systems. One of them is psychosocial change that is stress. Stress is the body's reaction to situations that cause stress, change, and emotional tension. Purpose of analyzing the relation of physiological deterioration with stress level in elderly in Puskesmas Kakaskasen Sub Tomohon Utara. Design research in this study using descriptive analytic research, using Cross Sectional approach. Sample as many as 54 respondents by using total sampling technique. Statistical Test Results Chi-Square relationship of physiological deterioration with stress level in elderly 95% (α = <0,05) and result obtained p value 0,011. Conclusion that there is a significant relationship between physiological degeneration and stress level in elderly in puskesmas kakaskasen tomohon north. Suggestion of this research is expected to provide reference for the development and study of education science in the field of gerontik community. Keywords: Physiological Departement, Elderly Stress LevelLanjut usia adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Semakin bertambahnya usia perubahan kondisi fisik pada lanjut usia akan terjadi penurunan dari tingkat sel sampai ke semua sistem organ tubuh. Salah satunya perubahan psikososial yaitu stres. Stres adalah reaksi tubuh terhadap situasi yang menimbulkan tekanan, perubahan, dan ketegangan emosi. Tujuan penelitian yaitu hubungan kemunduran fisiologis dengan tingkat stress pada lanjut usia di Puskesmas Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara. Desain Penelitian dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 54 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil Uji Statistik Chi-Square hubungan kemunduran fisiologis dengan tingkat stres pada lanjut usia 95% (α= <0,05) dan hasil diperoleh p value 0,011. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan signifikan antara kemunduran fisiologis dengan tingkat stres pada lanjut usia di puskesmas kakaskasen kecamatan tomohon utara. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi perkembangan dan kajian ilmu pendidikan dibidang komunitas gerontik.Kata Kunci: Fisiologis, Tingkat Stres Lanjut Usia.
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN SISWA KELAS XI TENTANG PENYAKIT HIV/AIDS DI SMU NEGERI 2 KOTA MANADO Tubagus, Indriani; Pangemanan, Damajanty H.C.; Untu, Frenly Muntu
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2192

Abstract

Abstract: Background. Knowledge, attitudes and actions related youth about HIV / AIDS is very important. But a large proportion unclear studied. Purpose get an overview of the knowledge, attitudes and actions of students on HIV / AIDS. Method. This is a descriptive observational study on 138 respondents who met the criteria, data collection using questionnaire and were tested with frequency distributions are presented in tabular form. Results. Of the 138 respondents overall level of knowledge about HIV / AIDS both at 87.68%, 73.91% for both attitude, good action at 81.88%. Conclusion. Knowledge, attitude and action on HIV / AIDS in SMU Negeri 2 Manado obtained good results. Suggestions. It is expected the program by the City Health Department officials Manado or health center to provide counseling on HIV / AIDS in schools in the city of Manado regularly and continuously. Key words : knowledge, attitude and action HIV / AIDS Abstrak: Latar belakang. Pengetahuan, sikap dan tindakan remaja terkait tentang penyakit HIV/AIDS sangat penting. Tetapi sebagian besar proporsi belum jelas diteliti. Tujuan. Mendapatkan gambaran pengetahuan, sikap dan tindakan siswa tentang penyakit HIV/AIDS. Metode. Penelitian ini adalah deskriptif observasional pada 138 responden yang memenuhi kriteria, pengambilan data menggunakan kuesioner dan diuji dengan distribusi frekuensi disajikan dalam bentuk tabel. Hasil. Dari 138 responden secara keseluruhan tingkat pengetahuan tentang penyakit HIV/AIDS baik sebesar 87,68%, sikap baik sebesar 73,91%, tindakan baik sebesar 81,88%. Simpulan. Pengetahuan, sikap dan tindakan tentang penyakit HIV/AIDS di SMU Negeri 2 Kota Manado didapatkan hasil yang baik. Saran. Diharapkan adanya program oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Manado atau Puskesmas untuk memberikan penyuluhan tentang penyakit HIV/AIDS di sekolah-sekolah yang ada di kota manado secara berkala dan berkesinambungan. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap dan Tindakan HIV/AIDS
PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT PACARAN KASIH GMIM MANADO Katuuk, Mario E.; Mulyadi, Ns
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25150

Abstract

Abstract : Diabetes Mellitus (DM) is a degenerative disease that prevalence rate continues to increase, characterized by hyperglycemia due to impaired insulin secretion, work of insulin, or both. Management of Diabetes Mellitus ineffectifve leads to complications such as Peripheral Arterial Disease (PAD).The examination that can be performed to determine the condition of the blood vessels of the lower extremity is Ankle Brachial Index (ABI). Interpretation of the value of ABI can be used as an effective indicator to successful treatment. Attempts to tertiary prevention such as diabetic foot exercise can improve blood circulation in the legs. Purpose is determine the effect of diabetic foot exercise to Ankle Brachial Index value in patients with Diabetes Mellitus Type II at Pancaran Kasih GMIM hospital Manado. Design Research use quasi-experimental. Sampel using the formula quasi-experimental research design with pre and posttest without control with a sample 30 people. Result of Statistic Wilcoxon Sign Rank test with a confidence level of 95% (α = 0.05) and obtained 0,000 p value <0.05. Conclusion result of this research there is effect of diabetic foot exercise to Ankle Brachial Index value in patients with Diabetes Mellitus Type II at Pancaran Kasih GMIM hospital Manado.Keyword : Diabetic foot exercise, ABI value, DM type IIAbstrak : Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit degeneratif dengan jumlah pasien yang meningkat ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kinerja insulin, atau keduanya. Penatalaksanaan yang tidak efektif dalam menangani penyakit DM akan mengakibatkan komplikasi seperti Penyakit Arteri Perifer (PAP). Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui kondisi pembuluh darah ekstremitas bawah yaitu Ankle Brachial Index (ABI). Intepretasi dari nilai ABI dapat digunakan sebagai indikator penanganan yang efektif bagi pasien DM. Salah satu pencegahan tersier yaitu senam diabetes. Tujuan Penelitian ini adalah diketahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap nilai Ankle Bracial Index pada Ppasien Diabetes Melitus tipe II di Rumah Sakit Pacaran Kasih GMIM Manado. Desain Penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment). Teknik pengambilan Sampel menggunakan rumus untuk penelitian kuasi eksperimen dengan desain pre and post test without control dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil Uji Statistik Wilcoxon Sign Rank test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat pengaruh senam kaki diabetes terhadap nilai Ankle Brachial Index pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado.Kata Kunci : Senam Kaki Diabetes, Nilai ABI, dan DM tipe II
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DIWILAYAH PUSKESMAS TAGULANDANG KABUPATEN SITARO Karimang, Sriwulan; Abeng, T.D. E.; Silolonga, Wico N.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28407

Abstract

Abstract: 3-month KB injection is a hormonal contraceptive method that contains etherogens.  This contraception works by preventing egg release so that there will be no fertilization of the egg by sperm.  One injection is given every three months and the injection is very effective if routinely given in a timely manner. Method: This study used a cross sectional study design with a population of all mothers who used 3-month injection contraception in the Tagulandang Health Center, Sitaro District. Sampling was done by non-probability sampling with pruposive sampling technique.  The number of samples is 38 respondents. Data is presented in the form of Frequency Tables. Data analysis used is univariate and bivariate analysis using the chi-square analysis method.  The results of the study: based on the characteristics showed that most respondents chose the use of 3-month injection contraception, respondents aged 20-35 years received support from husbands with good incomes.  From the chi-square test results obtained ρ value for age ρ = 0.02 less than α = 0.05, ρ value for husband support ρ = 0.04 less than α = 0.05, ρ value for income ρ = 0  .01 is smaller than α = 0.05. In conclusion, the results of this study indicate that there is a significant relationship between age, husband support, income and injecting contraceptive use in 3-month injection contraception in the Tagulandang Community Health Center, Sitaro Regency. Keywords: Age, Husband Support, Income.Abstrak: Suntik KB 3 bulan adalah metode kontrasepsi hormonal yang mengandung eterogen. Kontrasepsi ini bekerja dengan mencegah pengeluaran sel telur sehinggah tidak akan terjadi  pembuahan sel telur oleh sperma. Satu suntikan di berikan setiap tiga bulan dan suntikan tersebut sangat efektif apabila rutin di berikan secara tepat waktu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cros sectional dengan populasi seluruh ibu yang menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan diwilayah Puskesmas Tagulandang Kabupaten Sitaro. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan teknik pruposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 38 responden. Data disajikan dalam bentuk Frequency Table, Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan metode analisis chi-square. Hasil penelitian: Berdasarkan karakteristik menunjukkan sebagian besar responden memilih penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan, responden memiliki usia 20-35 tahun mendapat dukungan dari suami dengan pendapatan yang baik. Dari hasil uji chi-square didapatkan hasil nilai ρ untuk usia ρ = 0,02 lebih kecil dari α = 0,05, nilai ρ untuk dukungan suami ρ = 0.04 lebih kecil dari α = 0,05, nilai ρ untuk pendapatan ρ = 0,01 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara Usia, Dukungan suami, Pendapatan dengan Penggunaan  Kontrasepsi Suntik 3 bulan di Wilayah Puskesmas Tagulandang Kabupaten Sitaro.Kata Kunci: Usia, Dukungan Suami, Pendapatan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Kumajas, Fisella Wilfin; Warouw, Herman; Bawotong, Jeavery
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5304

Abstract

Abstract: Nurse performance is an ability or learning that has been received for completing nursing education programs to provide services and are responsible for health improvement, disease prevention and patient care. Nurse performances can be affected by the individual characteristic of nurses themselves. The purpose of this study was to determine the correlation of the characteristic of individuals with the performance of nurses in the inpatient room RSUD Datoe Binangkang Bolaang Mongondow. The design of this study using analytic surveywith cross sectional approach. The population are all nurses who work in the inpatient room RSUD Datoe Binangkang Bolaang Mongondow and the sample using total sampling. The results of this study showed a significant correlation of each individual characteristics such as age, education, length of employment, and marital status with the performance of nurses. Conclusions, there is a correlation between characteristics of individuals with the performance of nurses in the inpatient room RSUD Datoe Binangkang Bolaang Mongondow. Suggestions for the hospital to be able to pay attention to the quality of performance of nurses. Keywords: individual characteristics, the performance of nurses Abstrak: Kinerja perawat merupakan aplikasi kemampuan atau pembelajaran yang telah diterima selama menyelesaikan program pendidikan keperawatan untuk memberikan pelayanan dan bertanggung jawab dalam peningkatan kesehatan, dan pencegahan penyakit serta pelayanan terhadap pasien. Kinerja perawat dapat dipengaruhi oleh karakteristik individu dari perawat itu sendiri. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan karakteristik individu dengan kinerja perawat di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. Desain penelitian adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat hubungan yang signifikan dari masing-masing karakteristik individu yaitu umur, pendidikan, masa kerja, dan status pernikahan dengan kinerja perawat. Kesimpulan ada hubungan antara karakteristik individu dengan kinerja perawat di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. Saran Bagi pihak rumah sakit untuk dapat memperhatikan kualitas kinerja perawat yang ada. Kata kunci: karakteristik individu, kinerja perawat
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DALAM PENERAPAN STANDAR ASUAHAN KEPERAWATAN DIRUANGAN RAWAT INAP INTERNA RSUD DATOE BHINANGKANG Achmadi, Lutfiani D.L.; Pondaag, Linnie; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.10375

Abstract

ABSTRACT : Quality nursing care is strongly influenced by the quality of health care and often becomes one of the determining factors palayanan institution's image in the public eye. To assess the quality of nursing care required for a standard of nursing practice guidelines for nurses in performing nursing care are realized in the form of either the nursing process of assessment to evaluation. Knowledge is one of the factors that close relation to the effectiveness of the implementation of nursing care. The purpose of this study was to obtain a picture of the level of knowledge of nurses on the implementation of standards of nursing care diruangan inpatient hospital interna Datoe Bhinangkang Kotamobagu. This research is descriptive. Berjumlan sample of 44 respondents were determined by purposive sampling method. Data was collected by interviewing and distributing questionnaires, then collected data included in a frequency distribution table and performed univariate test. Results showed a good level of knowledge respondents with as many as 35 respondents, or 77.8%, and respondents with less knowledge there were 10 respondents, or as much as 22.2%, further classified based on the application of nursing care either category. Conclusions overview of the level of knowledge of nurses on the implementation of standards of nursing care diruangan inpatient hospital interna Datoe Bhinangkang Kotamobagu quite good this is in line with the implementation of good nursing care.Keywords: Knowledge, Nurses, NursingABSTRAK : Mutu asuhan keperawatan sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan kesehatan dan bahkan sering menjadi salah satu faktor penentu citra institusi palayanan di mata masyarakat. Untuk menilai kualitas pelayanan keperawatan diperlukan adanya standar praktik keperawatan yang merupakan pedoman bagi perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan yang diwujudkan dalam bentuk proses keperawatan baik dari pengkajian sampai evaluasi. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang erat kaitanya dengan efektifitas penerapan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh Gambaran tingkat pengetahuan perawat tentang penerapan standar asuhan keperawatan diruangan rawat inap interna RSUD Datoe Bhinangkang Kotamobagu. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Sampel berjumlan 44 responden yang ditentukan dengan metode Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan interview dan membagikan kuesioner, selanjutnya data yang telah terkumpul dimasukan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dilakukan uji univariat. Hasil Penelitian menunjukan responden dengan tingkat pengetahuan baik ada sebanyak 35 reponden atau 77,8% dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang ada sebanyak 10 responden atau sebanyak 22,2%, selanjutnya berdasarkan penerapan asuhan keperawatan tergolong kategori baik. Kesimpulan gambaran tingkat pengetahuan perawat tentang penerapan standar asuhan keperawatan diruangan rawat inap interna RSUD Datoe Bhinangkang Kotamobagu tergolong baik hal ini sejalan dengan penerapan asuhan keperawatan yang baik.Kata Kunci : Pengetahuan, Perawat, Asuhan Keperawatan
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM MENGHINDARI DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK DENGAN PERILAKU ANAK DALAM PENGGUNAAN GADGET DI DESA KIAWA 2 BARAT KECAMATAN KAWANGKOAN UTARA Palar, Jordan Efraim; Onibala, Franly; Oroh, Wenda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.20646

Abstract

Abstract: Gadgets are a very popular technology nowadays, adults and children are usinggadgets. Where many of the gadget products that make children their target market andchildren have now become an active consumer of gadget. Gadgets have a major influence onhuman life, as well as against children. If the childhood is already addicted and negativelyaffected by the gadget, then the development of the child will be hampered. The Purpose of theStudy: This study to determine the role of families in avoiding the negative impact of the use ofgadgets in children with children's behavior in the use of gadgets. Research method: usingdescriptive analytic method with cross sectional study approach. Sample: using total samplingmethod that is 34 families who have children with age 12-14 years. This study usedquestionnaire and data analysis using Chi-Square test. Result of research: based on Chi-Square test show result of relation between two variables with value p = 0,000 less than α =0,05. Conclusion: From this research is there is relationship between family role in avoidingnegative impact of usage of gadget in child with child behavior in usage of gadget.Keyword: Family Roles, Child Behavior, Gadgets.Abstrak: Gadget merupakan teknologi yang sangat populer sekarang ini, orang dewasa maupunanak-anak menggunakan gadget. Dimana banyak produk-produk gadget yang menjadikananak-anak sebagai target pasar mereka dan anak-anak kini telah menjadi konsumen aktifpengguna gadget. Gadget memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan manusia, demikian pulaterhadap anak-anak. Jika masa kanak-kanak sudah tercandu dan terkena dampak negatif olehgadget, maka perkembangan anakpun akan terhambat. Tujuan Penelitian: penelitian ini untukmengetahui peran keluarga dalam menghindari dampak negatif penggunaan gadget pada anakdengan perilaku anak dalam penggunaan gadget. Metode penelitian: menggunakan metodedeskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel: menggunakan metodepengambilan total sampling yaitu 34 keluarga yang memiliki anak dengan umur 12-14 tahun.Penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner dan analisa data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian: berdasarkan uji Chi-Square menunjukan hasil adanya hubunganantara kedua variabel dengan nilai p=0,000 kurang dari α=0,05. Kesimpulan: dari penelitianini adalah ada hubungan antara peran keluarga dalam menghindari dampak negatif penggunaangadget pada anak dengan perilaku anak dalam penggunaan gadget.Kata Kunci : Peran Keluarga, Perilaku Anak, Gadget.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN PELAKSANAAAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI RUANG RAWAT INAP RSUD LIUN KENDAGE TAHUNA Bawelle, Selleya C.; Sinolungan, J. S. V.; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2237

Abstract

Abstract: Knowledge and attitude are result from know based on sensory perception to certain object an social interaction until person action formed. Patient safety is free from accidental injury or try so avoid injury at patient on medical treatment consequences and therapy error. Objective. This study aims to find out relationship between knowledge and nurses attitude with patient safety at Room Care of Liun Kendage Tahuna Hospital. Methods. This research method was cross sectional study with purposive sampling, and amount of respondent are 65. Obtained data was processing SPSS and analyzing by using chi-square (x2) test for probability of 95% (α 0.05). Statistic analyses showed that there are relationship between knowledge and nurses attitude with patient safety at Room Care of Liun Kendage Hospital in Tahuna, p=0.014 (α<0.05). There are relationship between nurses attitude with patient safety at Room Care of Liun Kendage Hospital in Tahuna, p=0.000 (α<0.05). Device for hospital is increasing quality of nursing care which is related to patient safety according to hospital national escort. Keywords: Knowledge, attitude, patient safetyAbstrak: Pengetahuan dan sikap merupakan hasil dari tahu melalui penginderaan terhadap suatu objek tertentu dan interaksi sosial sehingga terbentuknya tindakan seseorang. Patient safety adalah bebas dari cidera aksidental atau menghindarkan cidera pada pasien akibat perawatan medis dan kesalahan pengobatan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (Patient Safety) di ruang rawat inap RSUD Liun Kendage Tahuna. Desain Penelitian adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Pemilihan sampel dengan purposive sampling sebanyak 65 responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan program komputerisasi dengan menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaaan 95% (α 0,05). Analisis statistik menunjukan hasil bahwa ada hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di Ruang Rawat Inap RSUD Liun Kendage Tahuna, p=0,014 (α<0,05). Ada hubungan sikap perawat dengan pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di Ruang Rawat Inap RSUD Liun Kendage Tahuna, p=0,000 (α<0,05). Saran bagi rumah sakit dapat lebih meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang berkaitan dengan keselamatan pasien (patient safety) sesuai dengan panduan nasional keselamatan pasien rumah sakit. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Pelaksanaan Keselamatan Pasien (patient safety)
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP KATOLIKST. FRANSISKUS PINELENG Rampisela, Deisa Iriani; Rompas, Sefti; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14895

Abstract

Abstract : Learning is a process of change within the human personality, and the change Showed in the form of improved quality and quantity of behavior. Many people things that IQ is important for the people success, but anothers intelligence for make sure people success it`s SQ and EQ Emotional intelligence and Intelligence research Purposes of determine the correlation of emotional intelligence and spiritual intelligence with student achievement. This research method using cross sectional study design, with a sample of 48 students. a sampling technique that uses total sampling. the research instrument used are questionnaires and observation sheets. analysis of data on emotional intelligence was performed using chisquare test was obtained P-Value 0.011. This means that the p-value is smaller than α (0.05) and analysis of data on spiritual intelligence is done using Chi-Square test was obtained PValue 0,000, this means the p-value is smaller than α (0.05). Conclusions are emotional and spiritual intelligence correlation with student achievement. Keywords : Emotional Intelligence, Spiritual Intelligence, Learning Achievement Abstrak : Belajar adalah suatu proses perubahan didalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku. Banyak orang berpendapat bahwa IQ merupakan penentu untuk kesuksesan padahal terdapat kecerdasan yang lain yang menentukan kesusksesan yaitu kecerdasan emosional EQ dan kecerdasan spiritual SQ. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan prestasi belajar siswa. Metode Penelitian menggunakan desain penelitian cross sectional study, denganjumlah sampel 48 siswa. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Total Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar observasi. Analisa data pada kecerdasan emosional dilakukan menggunakan uji chi-square diperoleh P-Value 0,011. Hal ini berarti nilai p lebih kecil dari α (0,05) dan Analisa data pada kecerdasan spiritual dilakukan menggunakan uji Chi-Square diperoleh P-Value 0,000, Hal ini berarti nilai p lebih kecil dari α (0,05). Kesimpulan Terdapat Hubungan kecerdasan Emosional dan spiritual dengan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spritual, Prestasi Belajar

Page 9 of 73 | Total Record : 724