cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IMAJI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893892     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892) ini adalah sebuah terbitan berkala yang bertujuan untuk mewadahi dan mendokumentasikan kreatifitas karya ilmiah desain dalam bidang arsitektur, terutama dosen dan mahasiswa dari lingkungan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
APARTEMEN DI SEMARANG Nurina Ramadhiny
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.422 KB)

Abstract

Kota metropolitan umumnya dipadati oleh kegiatan perekonomian yang menjadi sumber kehidupan masyarakatnya. Di samping itu masyarakat dituntut untuk lebih efektif dalam penyelesaian jarak tempuh, waktu tempuh, kepadatan lalu lintas, serta biaya. Dengan demikian, manusia mempunyai kecenderungan untuk tinggal dalam jarak yang relatif dekat dengan pusat kegiatan atau tempat kerja. Namun semakin terbatas dan mahalnya lahan yang digunakan untuk pembangunan di pusat kota sehingga kita dituntut untuk dapat memanfaatkan lahan dengan seefisien dan seefektif mungkin. Sebagai wujud suatu solusi hunian bagi masyarakat modern di Semarang, apartemen di pusat kota dirasa tepat untuk efektifitas jarak tempuh, waktu tempuh, kepadatan lalu lintas, serta biaya, yang dapat memenuhi kebutuhan penghuninya. Kajian diawali dengan mempelajari tinjauan mengenai Apartemen, meliputi pengertian, keterkaitan dengan apartemen, sejarah dan perkembangan, jenis ruang, dan sistem pengelolaan. Selanjutnya tinjauan mengenai Kota Semarang dan Kawasan Segitiga Emas, meliputi data fisik dan non fisik, potensi, dan kebijakan tata ruang wilayah, serta perkembangan Kondominium di Kota Semarang. Data studi banding yang diperoleh dari sejumlah Apartemen di Semarang juga dikaji untuk memperoleh standar jumlah dan luasan unit hunian. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan parameter konsep arsitektur modern. Selain itu, dilakukan juga pendekatan kontekstual, fungsional, teknis, dan kinerja untuk menghitung kebutuhan dan kapasitas ruang serta mewujudkan citra bangunan hunian yang modern, eksklusif, nyaman, serta ramah lingkungan. Pemilihan tapak dilakukan pada beberapa alternatif tapak dengan scoring menggunakan matriks pembobotan. Selanjutnya dilakukan tahap eksplorasi desain dan sebagai kesimpulan, diperoleh luasan program ruang yang diperlukan pada Apartemen serta ilustrasi desain berupa gambar grafis 2 dimensi dan 3 dimensi.
HOTEL RESORT DI KAWASAN WISATA ISTANO BASA PAGARUYUNG DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR yolanda fransiska; wijayanti wijayanti; bambang murtomo
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.381 KB)

Abstract

Kabupaten Tanah Datar adalah daerah destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawankarena ditunjang oleh alamnya yang indah dan keluhuran budayanya. Beragam pilihan objekwisata  ada di  daerah ini  salah satunya Istano  Basa Pagaruyung. Dengan objek  wisata  yangmasih banyak  di  setiap kecamatan mestinya menjadi  daya tarik  yang cukup kuat  untukpengembangan kegiatan kepariwisataan di daerah ini, namun nampaknya masih belum digarapdengan baik.Menyadari akan hal ini maka perlu dipikirkan sarana akomodasi yang dapat menarik sertamendukung sektor pariwisata di kawasan wisata Istano Basa Pagaruyung. Hotel resort sebagaitempat penginapan sangat  dibutuhkan di kawasan wisata  Istano  Basa  Pagaruyung,  karenadengan memanfaatkan potensi alam yang ada dan memberikan kemanjaan kepada pengunjungdengan beberapa fasilitas tambahan, akan memberikan kepuasan dan nilai jual yang tinggi bagihotel atau penginapan lainnya.Kabupaten Tanah Datar adalah daerah destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawankarena ditunjang oleh alamnya yang indah dan keluhuran budayanya. Beragam pilihan objekwisata  ada di  daerah ini  salah satunya Istano  Basa Pagaruyung. Dengan objek  wisata  yangmasih banyak  di  setiap kecamatan mestinya menjadi  daya tarik  yang cukup kuat  untukpengembangan kegiatan kepariwisataan di daerah ini, namun nampaknya masih belum digarapdengan baik.Menyadari akan hal ini maka perlu dipikirkan sarana akomodasi yang dapat menarik sertamendukung sektor pariwisata di kawasan wisata Istano Basa Pagaruyung. Hotel resort sebagaitempat penginapan sangat  dibutuhkan di kawasan wisata  Istano  Basa  Pagaruyung,  karenadengan memanfaatkan potensi alam yang ada dan memberikan kemanjaan kepada pengunjungdengan beberapa fasilitas tambahan, akan memberikan kepuasan dan nilai jual yang tinggi bagihotel atau penginapan lainnya.
GALERI FOTOGRAFI TERPADU DI SEMARANG dandy armando; Dhanoe iswanto; djoko indrosaptono
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.075 KB)

Abstract

Perkembangan fotografi di Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan yang baik dari segi industri maupun komunitasnya serta makin majunya teknologi fotografi baik dari peralatan maupun perlengkapannya. Perkembangan fotografi di Indonesia berhubungan erat dengan Kota Semarang karena dari segi historis, Semarang menjadi tempat diadakannya kongres pertama GAPERFI (Gabungan Perhimpunan Seni Foto Indonesia) pada tahun 1955, yang sekarang berubah nama menjadi FPSI (Federasi Perhimpunan Senifoto Indonesia). Selain itu juga semarang mempunyai banyak komunitas – komunitas pecinta fotografi, toko – toko yang menjual alat – alat fotografi dan memiliki banyak Spot Hunting. Namun dari banyak potensi di bidang fotografi, di Semarang belum terdapat Galeri Fotografi Terpadu sebagai sarana untuk memamerkan hasil karya para fotogragfer di Semarang dan mewadahi aktifitas fotografi. Galeri Fotografi Terpadu merupakan solusi terkini agar para pecinta fotografi di Semarang mempunyai tempat yang pasti untuk memamerkan kerya fotonya, dan sebagai tempat sharing dan gathering sehingga mampu meningkatkan kualitas fotografer tersebut untuk menjadi lebih profesional.
STADION AKUATIK DI BANDUNG ichsan ahmadi; eddy prianto; bambang setioko
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1746.48 KB)

Abstract

Prestasi Indonesia di bidang olahraga air yang semakin meningkat, namun terdapat kekurangan dalam perkembangan proses pembibitan dan pelatihan bagi atlet-atlet renang Indonesia untuk generasi yang akan datang. Salah satu faktor kekurangannya dikarenakan oleh fasilitas-fasilitas olahraga renang yang belum memadai, melainkan hanya terdapat satu stadion olahraga renang yang sesuai dengan standar kompetisi dengan vanue yang memadai baik skala nasional maupun internasional yaitu Jakabaring Aquatic Stadium di Palembang. Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan ajang pentas olahraga paling megah di Indonesia yang diselenggarakan setiap empat tahun. Sebagai ibukota Jawa Barat, Bandung terpilih sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016. Salah satu tanggapan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat yaitu pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membangun kolam renang bertaraf nasional maupun internasional sebagai persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2016.
APARTEMEN MAHASISWA TERPADU DI TEMBALANG jumratul akbar; eddy prianto; erni setyowati
IMAJI Vol 2, No 1 (2013): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.789 KB)

Abstract

Remaja  ini  apartemen  menjadi  pilihan  masyarakat  modern  di  kota-kota  besar  sebagai tempat hunian yang memberikan kepraktisan dan efisiensi waktu,  dimana kultur waktu yang cepat menjadi sangat penting. Tidak hanya kalangan masyarakat yang sudah berkeluarga, Mahasiswa pun pada  umumnya  perlu  tempat  tinggal  yang  dapat  memberikan  kenyamanan  dalam  proses  belajar, tidur  dan  melakukan  aktifitas  lainnya.  Saat  ini,  daerah  Tembalang,  Semarang  mengalami peningkatan  dalam  bidang  bisnis  real  estate,  dan  perumahan.  Sejauh  ini,  masalah  hunian  bagi mahasiswa  hanya  diselesaikan  dengan  adanya  kamar-kamar  sewa  (kost),  tetapi  dikarenakan banyaknya  rumah  yang  berdiri  maka  kawasan  sekitar  Kampus  menjadi  kurang  tertata.  Seiring dengan  pertumbuhan  mahasiswa  yang  cukup  pesat  di  kecamatan  Tembalang,  Semarang.  Maka apartemen adalah salah satu alternatif hunian yang dapat mewadahi mahasiswa. Kajian  diawali  dengan  mempelajari  tinjauan  mengenai  apartemen  atau  rumah  susun, meliputi  definisi  apartemen,  jenis  ruang,  dan  sistem  pengelolaan.  Selanjutnya  tinjauan  mengenai Kota Semarang umumnya dan Kecamatan Tembalang khususnya, meliputi data fisik dan non fisik, potensi, dan kebijakan tata ruang wilayah, serta perkembangan apartemen di Kota Semarang. Data studi  banding  yang  diperoleh  dari  apartemen  di  Kota  Depok  dan  Surabaya  juga  dikaji  untuk memperoleh standar jumlah dan luasan unit hunian. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan  parameter  konsep  desain  bioklimatik  dalam  upaya  menyelaraskan  dan  menyesuaikan dengan  iklim  yang  ada  di  kota  semarang.  Selain  itu,  dilakukan  juga  pendekatan  kontekstual, fungsional, teknis, dan kinerja untuk menghitung kebutuhan dan kapasitas ruang serta mewujudkan citra  bangunan  hunian  yang  modern,  nyaman,  terpadu  serta  ramah  lingkungan.  Pemilihan  tapak dilakukan pada beberapa alternatif tapak dengan scoring menggunakan matriks pembobotan.Selanjutnya  dilakukan  tahap  eksplorasi  desain.  Dan  sebagai  kesimpulan,  diperoleh  luasan program  ruang  yang  diperlukan  pada  apartemen  serta  ilustrasi  desain  berupa  gambar  grafis  2dimensi dan 3 dimensi.
MALL DI KABUPATEN TANGERANG DENGAN KONSEP CITY WALK teguh budianto; edward pandelaki; edi purwanto
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.772 KB)

Abstract

Pusat perbelanjaan merupakan suatu wadah pemenuh kebutuhan gaya hidup masyarakat di kota besar. Pada awalnya pusat perbelanjaan diperuntukan untuk berbelanja. Namun seiring perkembangan zaman, fungsi pusat perbelanjaan tidak lagi sebagai tempat berbelanja, tetapi sudah merupakan tempat rekreasi. Pusat perbelanjaan yang menyediakan fasilitas lengkap untuk melakukan kegiatan berbelanja sekaligus berekreasi tidak lagi disebut dengan pusat perbelanjaan, saat ini masyarakat lebih mengenal dengan sebutan Mall. Selama populasi di kota besar tumbuh, maka pembangunan mall akan mengikuti pertumbuhan populasi tersebut. Saat ini banyak mall-mall yang bersaing untuk memberikan pelayanan yang maksimal untuk memanjakan pengunjungnya. Pengelola mall memberikan konsep-konsep yang menarik agar dapat menarik pengunjung sebanyak-banyaknya. Maka pembangunan suatu pusat perbelanjaan saat ini tidak hanya menyediakan unit toko yang lengkap, melainkan juga harus dapat memberi kesan yang menyenangkan dan menarik dari segi arsitektur interior dan eksteriornya. Mall dengan konsep city walk merupakan sebuah konsep baru yang belum banyak diaplikasikan pada mall di Indonesia. Dengan terdapatnya mall yang berkonsep city walk membuat kesan baru pada pengunjung dimana pengunjung akan merasakan hal berbeda karena pengunjung dapat berbelanja sekaligus berekreasi di taman yang terdapat di tengah kota.
KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KAB. BANJARNEGARA Ika Frilia
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1728.837 KB)

Abstract

Dalam perkembangannya, pemerintah daerah Kab.Banjarnegara akan mulai menata beberapa kawasan menjadi suatu kawasan perkantoran supaya dinamika pembangunan fisik kawasan kota Banjarnegara dapat berkembang secara terencana. Dalam rangka mengkonsepkan kantor pelayanan publik yang terpadu, sehingga diperlukan suatu perencanaan dan perancangan perkantoran yang strategis dan ideal untuk kebutuhan publik itu sendiri, maka di sediakan lahan milik pemerintah daerah yang berada dalam lingkungan pengembangan untuk perkantoran pemerintah Banjarnegara. Salah satu kantor yang akan di bangun yaitu Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang kantor, pengertian dan standar-standar mengenai kantor dinas pemertintahan, , serta studi banding beberapa kantor dinas yang telah ada. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep kontekstual dengan lingkungan di indonesia yaitu tropis.. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
MUSEUM BATIK INDONESIA DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR KONTEMPORER DI TMII luthfan alfarizi; titin murtini; r. siti Rukayah
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.256 KB)

Abstract

Museum  merupakan suatu  tempat untuk memamerkan ,menyimpan, merawat danmelindungi benda-benda bernilai sejarah manusia dan alam dengan tujuan sebagai saranapendidikan  dan  kebudayaan.  Perkembangan museum  di  Indonesia mengalami  kemajuanyang cukup pesat beberapa tahun belakangan ini.  Dalam  rangka  mendukung kemajuantersebut, beberapa museum unggulan perlu dibangun.Batik merupakan salah satu  warisan budaya  bangsa Indonesia yang  telah diakui  olehUNESCO. Batik Indonesia sendiri mempunyai berbagai macam motif dan warna dari setiapdaerah di  Indonesia.  Oleh  karena itu  perlu adanya  tindak lanjut dari hal -hal  tersebut.Pembangunan museum yang semakin pesat di Indonesia dirasa cocok untuk menjadi wadahyang tepat dalam melestarikan batik-batik Indonesia. Pada tahun 2014,  DirektoratPelestarian Cagar  Budaya dan Permuseuman akan  melakukan  kajian,  menyusun Masterplan,  dan  membuat DED Museum  Batik  yang akan dilanjutkan  dengan pembangunannyapada tahun 2015 di Taman Mini Indonesia Indah Museum  merupakan suatu  tempat untuk memamerkan ,menyimpan, merawat danmelindungi benda-benda bernilai sejarah manusia dan alam dengan tujuan sebagai saranapendidikan  dan  kebudayaan.  Perkembangan museum  di  Indonesia mengalami  kemajuanyang cukup pesat beberapa tahun belakangan ini.  Dalam  rangka  mendukung kemajuantersebut, beberapa museum unggulan perlu dibangun.Batik merupakan salah satu  warisan budaya  bangsa Indonesia yang  telah diakui  olehUNESCO. Batik Indonesia sendiri mempunyai berbagai macam motif dan warna dari setiapdaerah di  Indonesia.  Oleh  karena itu  perlu adanya  tindak lanjut dari hal -hal  tersebut.Pembangunan museum yang semakin pesat di Indonesia dirasa cocok untuk menjadi wadahyang tepat dalam melestarikan batik-batik Indonesia. Pada tahun 2014,  DirektoratPelestarian Cagar  Budaya dan Permuseuman akan  melakukan  kajian,  menyusun Masterplan,  dan  membuat DED Museum  Batik  yang akan dilanjutkan  dengan pembangunannyapada tahun 2015 di Taman Mini Indonesia Indah
CONVENTION AND EXHIBITION CENTRE SEMARANG DENGAN PENEKANAN DESAIN ADVANCED STRUCTURE ardyawan mahendra; septana pribadi; sahid indraswara
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.458 KB)

Abstract

Convention dan Exhibition Centre merupakan fasilitas gedung yang menjadi salah satu syarat pada suatu kota untuk menjadikannya sebagai kota MICE. Tidak hanya event Nasional atau Internasional saja bangunan ini akan bermanfaat. Event – event lokal seperti acara seminar, konser musik, acara pernikahan menjadi event – event yang biasanya di selenggarakan di gedung ini. Industri MICE sendiri merupakan industri yang bergerak di bidang jasa akomodasi untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition. Industri ini dalam beberapa tahun terakhir sangat menguntungkan dunia dengan tercatat tahun 2006 saja menurut United Nation World Tourism Organization (UNWTO) pemasukan sektor pariwisata mencapai U$ 733 Miliar dengan wisatawan dunia mencapai 800 juta wisatawan. Industri ini juga menguntungkan di Indonesia dengan pemasukan di sektor pariwisata mencapai 255 Miliar rupiah menurut Data Satelit Pariwisata Nasional.
SEMARANG ELECTRONIC TRADE CENTER Candra Wirawan Budipermana; Yulanda Rifan; Totok Rusmanto
IMAJI Vol 1, No 2 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1531.386 KB)

Abstract

Semarang, ibukota Propinsi Jawa Tengah, terletak di sebelah utara Propinsi Jawa Tengah di mana juga terletak antara jalur utama Pantura yang tentunya menghubungkan kota-kota di Propinsi Jawa Barat dengan kota-kota di Propinsi Jawa Timur. Semarang kini telah menjadi kota metropolitan di mana masyarakatnya tentu juga memiliki kebutuhan yang tinggi. Namun sayangnya di kota ini perkembangan teknologi belum didukung dengan fasilitas informasi mengenai produk-produk elektronik beserta fasilitas penjualannya yang memadai. Atas dasar itulah dibutuhkan suatu wadah untuk pusat penjualan dan informasi barang-barang elektronik di Semarang untuk mengatasi segala kendala yang ada.Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai Trade Center, standar-standar mengenai tata ruang dalam pusat perdagangan elektronik, studi banding beberapa pusat perbelanjaan dan perdagangan elektronik di Yogyakarta yaitu Jogjatronik dan Bandung Electronic Center yang berada di Kota Bandung. Selain itu pembahasan konsep perancangan dengan penekanan desain Arsitektur Post Modern. Tapak yang digunakan terletak di Jalan Pandanaran, Semarang. Selain itu juga dibahas mengenai tata massa dan ruang bangunan, penampilan bangunan, struktur, serta utilitas yang dipakai dalam perancangan “Semarang Electronic Trade Center”.Konsep perancangan ditekankan desain Arsitektur Post Modern, yaitu aliran Semiotic Form yang berarti penampilan bangunan lebih mudah dipahami, karena bentuk-bentuk bangunan yang vertical yang menyiratkan makna tertentu. Lahan terbatas di daerah Semarang bawah disisasati melalui pengolahan lahan dengan tetap mempertimbangkan peraturan bangunan setempat. Untuk bangunan SETC sendiri, dirancang dengan konsep ide dari komponen elektronik yakni bentuk IC dan resistor.