cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IMAJI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893892     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892) ini adalah sebuah terbitan berkala yang bertujuan untuk mewadahi dan mendokumentasikan kreatifitas karya ilmiah desain dalam bidang arsitektur, terutama dosen dan mahasiswa dari lingkungan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
REDESIGN OF REST AREA 43. 592. 01 GAS STATION REMBANG PENEKANAN DESAIN EKOWISATA hasliza marshalita; indriastjario indriastjario; budi sudarwanto
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1573.476 KB)

Abstract

Transportasi merupakan suatu kebutuhan yang hampir setiap harinya tidak dapat ditinggalkan oleh manusia. Pada jaman modern ini, semua orang membutuhkan alat transportasi untuk berpindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Baik transportasi darat, air, maupun udara, ketiganya mempunyai peranan penting dalam mendukung kegiatan manusia. Jawa Tengah, sebagai salah satu provinsi yang ada di Pulau Jawa, memiliki peranan penting dalam pembangunan nasional Indonesia. Letaknya yang berada di tengah Pulau Jawa membuat Jawa Tengah menjadi titik penting yang menghubungkan daerah-daerah di timur maupun barat Jawa melalui jalur darat. Jalur Pantura merupakan jalan arteri primer yang menjadi perhatian utama transportasi darat yang ada di Jawa Tengah. Minimnya tempat peristirahatan (rest area) bagi pengemudi kendaraan membuat pengguna jalan harus berhenti beberapa kali untuk mencapai fasilitas- fasilitas yang berbeda- beda baik fasilitas untuk kebutuhan pengendara maupun kebutuhan kendaraan. Rest area dengan penekanan desain ekowisata menjadi upaya terkini sejalan dengan pengembangan potensi pariwisata setempat untuk mendukung kebutuhan para pengguna jalan akan tempat istirahat yang nyaman dan menarik.
REDESAIN SMKN 11 SEMARANG muhammad fatoni; septana bagus pribadi; indriastjario indriastjario
IMAJI Vol 1, No 3 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.912 KB)

Abstract

Pada tahun 2007 Depdiknas menargetkan perbandingan atau porsi antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 70% dan Sekolah Menengah Umum (SMA) sebesar 30%. SMKN 11 Semarang merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang di proyeksikan kedalam sekolah bertaraf internasional, karena itu SMKN 11 Semarang perlu berbenah dalam kurikulum maupun dari segi sarana prasarana pendidikan.Oleh karena itu diperlukan desain sekolah yang memenuhi sekolah bertarap internasional dalam hal ini SMKN 11 Semarang untuk membantu keberlangsungan proses belajar mengajar untuk mencapai visi, misi dan tujuan yang diharapkan sekolah khususnya dan tujuan pendidikan nasional pada umumnya.Redesain ini diawalai dengan kajian mengenai standar-standar kebutuhan Sekolah Betaraf Internasional (SBI), studi banding beberapa sekolah beraraf Internasional khususnya SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), Tinjauan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11 Semarang, studi ruang mengenai kebutuhan sekolah bertaraf Internasional, Analisa Tapak yang dilakukan pada tapak existing yaitu tapak SMKN 11 Semarang yang terletak di Jalan Grafika. Selain itu juga dibahas mengenai tata massa dan ruang bangunan, penampilan bangunan, struktur, sirkulasi, serta utilitas yang dipakai dalam perancangan “Redesain SMKN 11 Semarang”.Konsep perancangan yang digunakan adalah konsep arsitektur Neoverkaular, yaitu aliran yang suatu paham dari aliran Arsitektur Post-Modern yang lahir sebagai respon dan kritik atas modernisme yang mengutamakan nilai rasionalisme dan fungsionalisme yang dipengaruhi perkembangan teknologi industri. Karena bangunan SMKN 11 merupakan bangunan sekolah yang bersifat resmi, maka wujud desain yang ditampakkkan adalah desain dengan kesan formal dengan mempertimbangkan kriteria-kriteria desain sekolah
KANTOR PUSAT JASA RAHARJA DI JAKARTA shabrina yusri; eddy hermanto; hendro trilistyo
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.756 KB)

Abstract

Sebagai Negara berkembang Indonesia terus mengalami perkembangan dalam berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pembangunan. Pembangunan menandakan majunya suatu Negara, kota, maupun daerah. Hal ini dikarenakan kebutuhan perkembangan kota yang di dasari dengan pertumbuhan penduduk beserta aktivitas dan kegiatan yang dilakukannya. Jakarta merupakan tempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing. Kota ini juga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan dan kantor secretariat ASEAN. Salah satu BUMN yang akan di kembangkan kembali yaitu, Kantor Pusat Jasa Raharja di Jakarta. Kajian diawalidengan mempelajari tentang pengertian tentang kantor, pengertian tentang kantor sewa, klasifikasi gedung perkantoran, tata ruang. Pendekatan perancangan arsitektural menggunakan pendekatan arsitektural post-modern. Selain itu dilakukan kantorpendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan kontektual.
RESORT HOTEL TEBING BEKAH Gantang Wijaya
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.238 KB)

Abstract

DIY merupakan daerah yang menjadi tujuan wisata baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, seiring pertumbuhan wisatawan di DIY juga berpengaruh akan kebutuhan fasilitas akomodasi, terutama di daerah wisata pantai yang berada di kabupaten gunung kidul yang merupakan pusat wisata pantai di DIY. Kajian diawali dengan mempelajari pengertian tentang hotel secara umum dan khususnya resort hotel serta studi banding beberapa resort hotel yang memmiliki karakteristik mirip dengan proyek yang akan di rencanakan. Dilakukan juga tinjauan menegnai kabupaten gunungkidul, jumlah wisatawan yang mengunakan fasilitas akomodasi dan tinjauan mengenai tebing bekah. Pendekatan perancangan mengunakan arsitektur modern, slain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstektual. Pemilihan tapak disesuaikan dengan judul, yaitu tebing bekah.. Sebagai kesimpulan, besaran program ruang yang diperlikan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.
CITY HOTEL BINTANG TIGA SEMARANG imantaka muncar; sukawi sukawi; septana pribadi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.561 KB)

Abstract

Kota Semarang sebagai  salah satu kota besar di Propinsi Jawa Tengah merupakanpusat segala kegiatan aktifitas baik ekonomi, perdagangan, jasa dan industri serta menjadikota sentral wilayah Jawa Tengah . Kota Semarang dapat berperan langsung dalam lingkupinternational.  Semakin banyak diadakan hubungan dengan  negara lain akan membukapeluang masuknya wisatawan asing yang bertujuan untuk berbisnis maupun menanamkanmodal di Kota Semarang mengingat berkembang pesatnya perekonomian di wilayah sekitar.Untuk mengantisipasi  kedatangan wisatawan dalam  negeri  maupun asing keSemarang  untuk kegiatan berbisnis, maka Semarang memerlukan  fasilitas  pendukungseperti  akomodasi  untuk tempat menginap,  salah  satunya adalah  hotel  bintang yangmenyediakan fasilitas lengkap untuk pertemuan bisnis sekaligus untuk tempat rekreasi.Akhir – akhir ini  bisnis  perhotelan di  Semarang menunjukkan prospek  yangcenderung meningkat,  hal  ini  ditunjukkan  dengan meningkatnya  jumlah wisatawan  yangmenginap  dihotel,  khususnya di hotel  bintang. Selama beberapa  tahun terahir ini,  tingkathunian  hotel  berbintang terhitung  tertinggi. Salah satu  penyebabnya adalah banyaknyakegiatan  konvensi  seperti  rapat dan seminar  yang  dilakukan  oleh  instansi – instansipemerintah dan swasta baik dalam tingkat local maupun nasional yang diselenggarakan diKota Semarang dan  juga  dengan diberlakukannya visit Jawa Tengah dan  Ayo  Wisata KeSemarang  yang memang  bertujuan untuk menarik wisatawan  sebanyak-banyaknya keSemarang.Dari aktualita dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Kota Semarang saat inimasih  membutuhkan dibangunnya hotel  baru,  khususnya city hotel  berbintang.  Sebagaisuatu  sarana  akomodasi  untuk memenuhi  kebutuhan wisatawan-wisatawan  baik yangberorientasi bisnis maupun yang orientasinya hanyalah rekreasi belaka, untuk itu dalam haltempat menginap harus juga juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan ber bisnisseperti  ruang pertemuan.  Selain  itu  juga  sebagai  tempat menginapnya wisatawan yangmemiliki tujuan utama berekreasi di Kota Semarang dan sekitarnya.Kota Semarang sebagai  salah satu kota besar di Propinsi Jawa Tengah merupakanpusat segala kegiatan aktifitas baik ekonomi, perdagangan, jasa dan industri serta menjadikota sentral wilayah Jawa Tengah . Kota Semarang dapat berperan langsung dalam lingkupinternational.  Semakin banyak diadakan hubungan dengan  negara lain akan membukapeluang masuknya wisatawan asing yang bertujuan untuk berbisnis maupun menanamkanmodal di Kota Semarang mengingat berkembang pesatnya perekonomian di wilayah sekitar.Untuk mengantisipasi  kedatangan wisatawan dalam  negeri  maupun asing keSemarang  untuk kegiatan berbisnis, maka Semarang memerlukan  fasilitas  pendukungseperti  akomodasi  untuk tempat menginap,  salah  satunya adalah  hotel  bintang yangmenyediakan fasilitas lengkap untuk pertemuan bisnis sekaligus untuk tempat rekreasi.Akhir – akhir ini  bisnis  perhotelan di  Semarang menunjukkan prospek  yangcenderung meningkat,  hal  ini  ditunjukkan  dengan meningkatnya  jumlah wisatawan  yangmenginap  dihotel,  khususnya di hotel  bintang. Selama beberapa  tahun terahir ini,  tingkathunian  hotel  berbintang terhitung  tertinggi. Salah satu  penyebabnya adalah banyaknyakegiatan  konvensi  seperti  rapat dan seminar  yang  dilakukan  oleh  instansi – instansipemerintah dan swasta baik dalam tingkat local maupun nasional yang diselenggarakan diKota Semarang dan  juga  dengan diberlakukannya visit Jawa Tengah dan  Ayo  Wisata KeSemarang  yang memang  bertujuan untuk menarik wisatawan  sebanyak-banyaknya keSemarang.Dari aktualita dan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa Kota Semarang saat inimasih  membutuhkan dibangunnya hotel  baru,  khususnya city hotel  berbintang.  Sebagaisuatu  sarana  akomodasi  untuk memenuhi  kebutuhan wisatawan-wisatawan  baik yangberorientasi bisnis maupun yang orientasinya hanyalah rekreasi belaka, untuk itu dalam haltempat menginap harus juga juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kegiatan ber bisnisseperti  ruang pertemuan.  Selain  itu  juga  sebagai  tempat menginapnya wisatawan yangmemiliki tujuan utama berekreasi di Kota Semarang dan sekitarnya.
SURAKARTA BATIK CENTER DENGAN PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR POST-MODERN anna wahidati; edi purwanto; atik suprapti
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2427.981 KB)

Abstract

Kota Surakarta adalah sebuah kota kecil yang diapit oleh Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo dan Boyolali. Meskipun begitu, Kota Surakarta menjadi kota yang dinamis selalu memberikan dampak yang amat besar terhadap Provinsi Jawa Tengah serta menjadi kawasan terpadu dengan daerah sekitarnya. Kota Surakarta sebagai kota budaya memiliki kekayaan seni budaya yang melimpah salah satunya berupa seni batik tradisional yang merupakan peninggalan budaya bangsa Indonesia yang menjadi salah satu potensi yang memberi warna dan ciri khas Kota Surakarta. Batik merupakan salah satu peninggalan yang mengandung unsur sejarah dan makna filosofi yang juga merupakan salah satu cinderamata khas Kota Surakarta. Dari tahun ketahun jumlah pengrajin batik di Kota Surakarta semakin meningkat. Potensi batik dimasa yang akan datang masih sangat luas, belum lagi jika mempertimbangkan aspek pengembangan industri kreatif di Indonesia. Batik adalah seni kriya tradisional yang sampai sekarang masih bertahan dan diharapkan akan terus bertahan. Dengan berjalannya waktu akan timbul pembaharuan sehingga jumlah motif batik akan terus bertambah. Buku teknik dan ragam hias batik ini dapat dipakai sebagai panduan dan semoga dapat memberikan dukungan untuk pertumbuhan kreatifitas seni kriya batik dibidang batik maupun lainnya.Melestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia adalah hal yang sangat penting. Berbagai macam koleksi batik kuno ada diberbagai wilayah indonesia. Akan tetapi semua itu masih kurang menarik perhatian generasi muda indonesia untuk melestarikan batik sebagai warisan budaya indonesia karena rasa cinta masyarakat kepada produk batik tanah air minim.
SOLO CONVENTION HALL Ayudia Kanthi Lestari; Budi Sudarwanto; Erni Setyowati
IMAJI Vol 1, No 2 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1405.079 KB)

Abstract

Jawa Tengah memiliki daya tarik tersendiri yang dapat dijadikan tujuan dari agenda MICE (meeting,incentive, convention, exhibition) tetapi hal tersebut tidak didukung dengan fasilitas konvensi yangberkapasitas ribuan orang. Kota Solo berpotensi dalam sektor bisnis, perdagangan, dan potensi seni budayalokal. Hal ini dapat mendukung potensi Kota Solo sebagai kota tujuan MICE. Akhir-akhir ini juga bisnisperhotelan di Kota Solo mengalami penurunan, karena sedikitnya pertemuan-pertemuan akbar yang digelar diKota Solo. Hal ini yerjadi karena di Kota Solo belum terdapat fasilitas gedung konvensi yang berkapasitasribuan orang, sehingga saat pemilihan tuang rumah kegiatan konvensi, Kota Solo pasti dikesampingkan.Sekarang sedang dilakukan pengembangan potensi Kota Solo, saat ini merupakan saat yang tepat untukmerealisasikan dibangunnya sebuah bangunan konvensi yang berstandar internasional di Kota Solo. Kajian diawali dengan mempelajari pengertiandan hal-hal mendasar tentang gedung konvensi,standar-standar mengenai tata ruang di dalam gedung konensi, studi banding beberapa gedung konvensi diIndonesia. Dilakukan juga tinjauan mengenai lokasi gedung Solo Convention Hall dan pembahasan konsepperancangan dengan penekanan desain Arsitektur Neo-Vernakular. Selain itu juga dibahas mengenai tataruang bangunan, penampilan bangunan, struktur, serta utilitas yang dipakai dalam perancangan “SoloConvention Hall”. Konsep perancangan ditekankan Arsitektur Neo-Vernakular, yaitu konsep transformasi identitas KotaSurakarta ke dalam konsep modern, karena bangunan konvensi merupakan bangunan umum yang digunakanoleh berbagai kalangan dan unutk aktivitas modern. Konsep ini sesuai dengan spirit Kota Surakarta “Solo’s Pastas Solo’s Future”, yaitu spirit pembangunan Kota Surakarta yang tidak meninggalkan identitas masa lampaudan menjadikan karakter budaya lokal sebagai dasar pengembangan modernitas Kota Surakarta. Padabangunan ini mengambil konsep dari pendapa yang fungsinya juga sebagai tempat pertemuan bagi orangJawa. Pendapa yang berbentuk joglo merupakan bangunan dengan dominasi atap, hal tersebut menyiratkanbahwa orang Jawa mementingkan bagian kepala yaitu akal dan pikiran. Karena dengan akal dan pikiran,manusia dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya sebelum bertemu Tuhan (mati).
GOR BASKET DI KAMPUS UNDIP SEMARANG endi burhan; bharoto bharoto; abdul malik
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1760.497 KB)

Abstract

Universitas Diponegoro sebagai salah satu institusi pendidikan Tinggi terkemuka di Indonesia memiliki peranan dan fungsi yang cukup penting dalam perkembangan dan peningkatan mutu pendidikan di Semarang khususnya dan Jawa Tengah Pada umumnya. Selain itu, keberadaan Universitas Diponegoro dapat dijadikan tolak ukur perkembangan dan mutu Pendidikan TInggi di Semarang. Untuk itu, agar dapat mengembangkan kemampuan mahasiswanya baik dalam bidang akademik (sesuai dengan jurusan dan kompetensi yang dipilih) maupun di bidang lain, dalam hal ini kemampuan pengembangan diri diluar kegiatan belajar mengajar, Universitas Diponnegoro menyelenggarakan dan mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti berbagai kegiatan Pengembangan diri, mulai dari kegiatan Organisasi, maupun kegiatan lain yang diwadahi oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dari unit terkecil di tiap jurusan hingga tingkat Universitas. Dalam perkembangannya, kegiatan – kegiatan yang diwadahi UKM di tiap Universitas dipertemukan dalam sebuah pertemuan maupun kompetisi, untuk mengukur seberapa tinggi kemampuan Universitas tersebut dalam mengelola dan mengembangkan kemampuan mahasiswanya melalui kegiatan UKM. Sehingga untuk itu diperlukan fasisilitas yang mampu meningkatkan maupun meraih prestasi yagn diharapkan dari UKM tersebut, yang dapat dianggap sebagai Representasi dari sebuah Universitas. Salah satu UKM yang berprestasi bagi Universitas Diponegoro adalah UKM Bola Basket, prestasi yang pernah diraih diantaranya adalah tim putra mendapatkan juara pertama kompetisi LA Campus League 2011 Regional Jateng dan tim putri yang menjadi runner-up pada kompetisi yang sama di tahun 2012. Namun, prestasi yang cukup baik ini tidak dibarengi dengan pemenuhan fasilitas untuk pengembangan prestasi secara signifikan, untuk itulah diperlukan adanya sebuah fasilitas yang diharapkan mampu mempertahankan dan memenuhi kebutuhan kegiatan UKM Bola Basket Universitas Diponegoro.
RUMAH SUSUN SEWA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Kartika Pudji Lestari; Edward Endrianto Pandelaki
IMAJI Vol 1, No 3 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1465.9 KB)

Abstract

Pengembangan Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) kini tengah digencarkan oleh pemerintah tepatnya Kementerian Perumahan Rakyat. Pembangunan Rusunawa termasuk Rusunawa Mahasiswa di seluruh Indonesia masuk kedalam salah satu program pemerintah pusat yang di kenal dengan nama “Program Seribu Tower”. Program ini merupakan salah satu kebijakan strategis yang dianggap tepat karena melihat pertumbuhan penduduk Indonesia yang cukup pesat pertahunnya. Diketahui rata – rata pertumbuhan penduduk Indonesia adalah 2,5 % per-tahun maka sampai tahun 2025 menurut ahli demografi jumlah penduduk Indonesia akan mencapai dua kalilipat dari jumlah sekarang. Karena itu diperlukan suatu perencanaan jangka panjang kedepan untuk mengantasipasi kebutuhan penduduk akan permukiman atau hunian.Adanya Rusunawa mahasiswa yang dibangun di setiap kampus selain sebagai fasilitas tempat tinggal yang layak dan dekat dengan lingkungan kampus, bagi mahasiswa tahun pertama, juga bisa menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiwa tinggal di hunian vertikal. Dengan tinggal di Rusunawa, mahasiswa secara tuntas dapat menyelesaikan masa transisi perkembangan hidup dan mengenal sosio-budaya perguruan tinggi dan masyarakat kampus.Rusunawa selain sebagai rumah tinggal yang nyaman bagi mahasiswa sekaligus sebagai tempat pembinaan mahasiswa sehingga memiliki kualitas intelektual, sosial, emosional, dan spiritual yang memadai.
PUSAT BAHASA UNIVERSITAS DIPONEGORO ratih hanifah; totok roesmanto; hendro trilistyo
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.573 KB)

Abstract

Dalam menghadapi tantangan global, manusia modern dituntut untuk dapat menjalin jaringan seluas-luasnya baik di dalam maupun luar negeri. Kemudian bahasa menjadi hal terpenting bagi manusia dalam berkomunikasi. Indonesia sebagai salah satu negara anggota ASEAN akan turut melaksanakan AFTA (ASEAN Free Trade Area) pada tahun 2015. Untuk itu Indonesia perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam program tersebut maupun tantangan global lainnya. Universitas Diponegoro sebagai perguruan tinggi negeri terbesar di Jawa Tengah memiliki peran besar dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap terjun ke masyarakat. Kerja sama dengan universitas-universitas luar negeri semakin ditingkatkan untuk menyerap berbagai informasi dari seluruh dunia. Pusat Bahasa Universitas Diponegoro menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam hal kemampuan berbahasa asing.