cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,071 Documents
ANALISIS KEANDALAN PENGGUNAAN CONCRETE LEVEL CROSSING UNTUK LALU LINTAS PADA PERLINTASAN SEBIDANG JPL 317 LINTAS LAMONGAN-BABAT Andriyani, Sherly Regita; Nurhadi, Muhamad; Dewi, Puspita
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i2.8986.%p

Abstract

JPL 317 Lamongan menggunakan rel bekas yang dipasang secara terbalik dalam perlintasannya, hal ini berisiko terjadinya kecelakaan. Solusi alternatifnya adalah penggunaan Concrete Level Crossing produk PT WIKA Beton yang disesuaikan dengan desain kondisi lengkung di JPL 317. Analisis  diperhitungkan dengan Finite Element Method (FEM) menggunakan aplikasi Ansys. Perhitungan passing tonage sebesar 13,342 juta ton/tahun arah hilir dan hulu, sedangkan jalan raya sebesar 154,18 juta ton/tahun. . Evaluasi SK Dirjen Hubdat 550/2005 menemukan beberapa parameter yang perlu perbaikan, termasuk gradien yang melebihi 2%, lebar perlintasan yang melebihi 7 meter per lajur, dan sudut perpotongan jalan rel kurang dari 90⁰. Mempertimbangkan beban yang diterima dan penyesuaian desain pelat beton, hasil analisis menunjukkan nilai deformasi maksimum pada pelat S1 sebesar 1,0403 mm, pelat S2 0,20457 mm, dan pelat P 0,010677 mm. Masa layan pelat beton S1 diperkirakan mengalami cracking pada 56,987 tahun, pelat S2 15,720 tahun, dan pelat P 130 hari.
PERENCANAAN GEOMETRI JALUR KERETA API KECEPATAN TINGGI LINTAS CIREBON-SEMARANG FASEI(CIREBON-BREBES)MENGGUNAKANAUTOCAD CIVIL 3D Muhammad Suriadilaga; Adhya Aghastya; Riska Sasanti Danartini
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i2.8987.159-168

Abstract

Jalur kereta api kecepatan tinggi memiliki potensi besar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilaluinya terutama wilayah yang menjadi tempat transit atau pemberhentian. Sesuai dengan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNAS) pembangunan jalur kereta api kecepatan tinggi di Indonesia akan berlanjut sampai ke Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk merencanakan jalur kereta api kecepatan tinggi lintas Cirebon-Semarang Fase I (Cirebon-Semarang) dengan acuan titik awal penelitian dari penelitian terdahulu. Data yang dibutuhkan yaitu survei lapangan sebagai data primer dan data topografi sebagai data sekunder. Penelitian ini dibagi menjadi 3 tahap, antara lain perencanaan geometri, desain trase menggunakan Autodesk Civil 3D, dan animasi trase menggunakan Autodesk Infraworks. Jalur direncanakan memiliki 7 lengkung SCS menggunakan radius 3000 m sebagai radius terkecil dan radius 11000 m sebagai radius terbesar serta direncanakan memiliki 8 lengkung vertikal menggunakan radius 25000 m sebagai radius terkecil dan radius 28000 m sebagai radius terbesar serta dengan kelandaian maksimum 1,41%.
STUDI PERBANDINGAN KARAKTERISIK MARSHALL ASPAL PG70 DAN PEN 60/70 CAMPUR SERBUK BAN KARET PADA CAMPURAN BETON ASPAL Widhiatmoko, Giri; Abdul Hadi, Muhamad
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i2.8999.113-123

Abstract

Seiring pertumbuhan lalu lintas yang semakin tinggi, maka dibutuhkan lapis perkerasan yang handal. Disisi lain limbah karet bekas ban mobil juga mengalami kenaikan seiring pertumbuhan kebutuhan untuk mobilitas. Salah satu upaya untuk memanfaatkan limbah dan mengembangkan kualitas campuran beraspal, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan aspal modifikasi polimer dari pada menggunakan aspal minyak. Tujuan penelitian ini mengetahui perbandingan campuran beraspal yang menggunakan aspal PG70 dengan aspal PEN 60/70 dan penambahan serbuk ban karet berdasarkan karakteristik Marshall. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa, penggunaan bahan tambah serbuk ban karet dalam campuran AC-WC pada aspal PG dan aspal PEN 60/70 akan meningkatkan nilai stabilitas namun mengurangi nilai flow. Nilai stabilitas dan flow akan menurun jika kadar serbuk ban karet terus ditambahkan. Nilai maksimum stabilitas berada pada penambahan serbuk ban karet sebesar 4% untuk masing-masing jenis aspal, yaitu sebesar 923,11 kg pada aspal PG dan 903,09 kg pada aspal PEN 60/70. Jadi dapat disimpulkan bahwa penambahan serbuk ban karet memberikan dampak kenaikan pada nilai stabilitas.
PEMODELAN FREIGHT TRIP GENERATION BERBASIS ZONA DENGAN MODA KAPAL STUDI KASUS: KEPULAUAN SERIBU Nashwa, Devita Yoselyn; Nahry; Soedhono, Sutanto; Burhan, Helen
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.8847.241-250

Abstract

Indonesia, sebagai salah satu negara kepulauan terbesar, memerlukan logistik maritim yang efektif. Studi ini berfokus pada pemodelan bangkitan perjalanan barang dengan moda kapal di salah satu wilayah kepulauan Indonesia, yaitu Kepulauan Seribu di Provinsi DKI Jakarta. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi bangkitan dan tarikan perjalanan kapal terkait pergerakan barang. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah jumlah perjalanan kapal, sementara variabel bebasnya meliputi luas wilayah pulau, jumlah penduduk, dan jarak terdekat ke pelabuhan di Pulau Jawa. Temuan menunjukkan bahwa jumlah penduduk dan jarak terdekat ke pelabuhan adalah faktor yang paling berpengaruh. Hasil ini dapat membantu perencana transportasi dalam memperkirakan perjalanan barang di wilayah kepulauan kecil di masa mendatang, memberikan wawasan penting untuk perencanaan infrastruktur dan fasilitas pendukung transportasi laut.
PENERAPAN SISTEM BERBAGI SEPEDA LISTRIK DI KAWASAN KAMPUS Jonathan, Matthew; Joewono, Tri Basuki
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.8850.230-240

Abstract

Penerapan sistem transportasi berkelanjutan menjadi sebuah urgensi dan priortias dalam rangka mengurangi gas buang CO2. Sebagai bentuk implementasi dari transportasi berkelanjutan, dapat dilakukan dengan cara menerapkan sistem berbagi sepeda listrik di kawasan kampus. Untuk mengetahui preferensi mahasiswa dalam menggunakan sistem ini, diperlukan studi yang dapat memodelkan tingkat keberhasilan dari penerapan sistem berbagi sepeda listrik dengan mempertimbangkan beberapa atribut yang dapat mempengaruhi keputusan mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk mengindetifikasi antusiasme dan nominal yang bersedia dibayarkan mahasiswa terhadap penerapan sistem berbagi sepeda listrik di kawasan kampus. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah biaya, durasi perjalanan, kecepatan maksimal, dan tempat penyimpanan sepeda. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner yang dibuat menggunakan metode stated preference. Data dianalisis dengan menggunakan model multinomial logit (MNL). Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa antusias dengan adanya penerapan sistem berbagi sepeda listrik. Nominal yang bersedia dibayarkan oleh mahasiswa adalah sebesar Rp 25.083 per jam.
MODEL INTEGRASI SISTEM QR CODE PERIZINAN KENDARAAN TRAVEL SEBAGAI UPAYA MITIGASI PENERTIBAN KENDARAAN TRAVEL ILEGAL Prayoga, Ananda; Ananda Mas Putra, I Gede Listiawan; Iqbal, Muhammad; Dwipayana, Arif Devi
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.8857.251-259

Abstract

Penertiban kendaraan travel ilegal adalah tantangan utama dalam transportasi umum, karena sering mengabaikan standar keselamatan berkendaran, khususnya bagi korban apabila terjadi kecelakaan dikarenakan penggunaannya akan menjadikan asuransi kecelakaan menjadi tidak aktif sehingga akan sangat merugikan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Penelitian ini mengembangkan model integrasi sistem QR Code sebagai solusi untuk memitigasi kendaraan travel illegal. Sistem ini dirancang untuk memfasilitasi proses perizinan yang efisien dan transparan oleh pihak berwenang. Melalui sistem ini, kendaraan travel yang telah mendapatkan izin resmi akan diberikan QR Code yang mengandung informasi izin operasional. QR Code dapat dengan mudah diverifikasi melalui perangkat seluler, sehingga memungkinkan penegakan hukum yang efektif. Hasilnya, sistem QR Code dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, mengurangi jumlah travel ilegal, memberikan kepastian hukum bagi operator resmi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan layanan. Dengan demikian, model integrasi sistem QR Code perizinan ini diharapkan menjadi langkah inovatif dalam upaya mitigasi penertiban travel ilegal.
PENERAPAN UJI LAIK FUNGSI JALAN DENGAN METODE PEMERINGKATAN BINTANG DI KOTA SEMARANG Indriastuti, Amelia Kusuma; Oktafiana, Syifaa Nur Halizah; Arryani, Priskilla Diah
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.8971.190-198

Abstract

Keselamatan jalan merupakan elemen penting dalam pembangunan berkelanjutan, sebagaimana diakui oleh Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030. Jalan Prof. Dr. Hamka di Kota Semarang dipilih untuk studi kelaikan menggunakan pemeringkatan bintang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi peningkatan keselamatan jalan berdasarkan hasil uji laik fungsi jalan. Metode penelitian meliputi studi literatur, survei lapangan, pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis hasil survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jalan Prof. Dr. Hamka secara keseluruhan memenuhi standar keselamatan dengan peringkat bintang 3, namun beberapa segmen memerlukan perbaikan untuk meningkatkan keselamatan.
ANALISIS PERGERAKAN DAN KORELASI KOMODITAS KOPI DI SUMATERA SELATAN Ghania, Amelia Aura; Ramdani , Dandi; Akbarudin, Juang; Wulansari , Dwi Novi
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.8988.261-270

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditi unggulan perkebunan yang memiliki pangsa pasar secara luas, nasional serta internasional. Indonesia memiliki banyak wilayah penghasil kopi, salah satunya Sumatera Selatan dengan hasil produksi sebesar 26,72% dari total produksi kopi di seluruh Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pergerakan dan korelasi komoditas kopi di Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan mengkaji lima kabupaten/kota sebagai penghasil kopi terbesar yang ada di Sumatera Selatan dengan menggunakan metode analisis data deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, analisis korelasi menunjukkan bahwa luas lahan adalah variabel independen yang paling mempengaruhi produksi kopi. Analisis regresi tipe 1 mengidentifikasi luas lahan dan PDRB sebagai faktor dominan dengan didapatkan hasil Y = 4542,216452+ 0,543022168 X1 + 0,000709158 X3. Nilai koefisien dari data tarikan serta data bangkitan bernilai positif hampir mendekati nilai 1. Uji ANOVA dan t-test menunjukkan kondisi teknis tidak mempengaruhi PDRB kopi. Proyeksi produksi menunjukkan peningkatan signifikan dalam 10 dan 20 tahun ke depan. Analisis sistem distribusi menggunakan metode UCGR memperlihatkan biaya operasional kendaraan dan pergerakan komoditas kopi antar zona. Simulasi komputasi Visum menunjukkan pola pergerakan komoditas terbesar di zona Empat Lawang dan Ogan Komering Ulu.
RANCANG BANGUN ”MUNDUR BANG” SEBAGAI PROTOTIPE ALAT PENDETEKSI PELANGGARAN MARKA STOPLINE BERBASIS ARDUINO UNO Azzahra , Amelia Febri; Mukti, Suci Sekar; Hadiansyah, Noor Alif; Anindita, Reza Yoga
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.9000.209-218

Abstract

Prototipe pendeteksi pelanggaran marka stopline sebagai wujud Aksi Keselamatan Jalan Indonesia. Sensor yang dipilih adalah proximity sebagai pembeda dengan alat pendeteksi pelanggaran marka jalan yang telah ditemukan. Sensor proximity akan mengirimkan informasi hingga menghasilkan output berupa LCD dan suara teguran. MUNDUR BANG dikembangkan melalui metode System Development Life Cycle (SDLC) yang dianggap sebagai dasar pengembangan sistem prototipe. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan prototipe alat pendeteksi pelanggaran marka stop line dengan sensor proximity dan Arduino Uno sebagai microcontroler melalui pengujian kinerja alat dan perancangan skenario penempatan alat di lapangan. Keberhasilan kinerja alat dalam mendeteksi terjadi pelanggaran marka stop line menunjukkan sistem dapat berjalan dengan baik dan diharapkan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
INVESTIGASI PENGARUH ZONA LARANGAN PADA GRADASI SUPERPAVE TERHADAP STANDAR MARSHALL Asrorunniam, Ahmad Farhan; Hadi, Muhamad Abdul; Apriliyanti , Humnah Rizqi
Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jtrans.v24i3.9105.199-208

Abstract

Gradasi Superpave dalam desain campuran aspal seringkali memicu perdebatan mengenai keberadaan zona larangan dalam gradasinya. Penelitian ini betujuan untuk mengeksplorasi masalah tersebut dengan mengevaluasi pengaruh batas gradasi atas, tengah, dan bawah terhadap kinerja campuran aspal, khususnya stabilitas, kelelehan, dan nilai kepadatan. Metode eksperimen yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan Metode Marshall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gradasi atas memberikan stabilitas, kelelehan, dan kepadatan yang tertinggi sehingga menjadikannya pilihan yang optimum untuk kondisi lalu lintas berat. Namun, gradasi tengah juga menunjukkan performa baik walaupun gradasi atas tetap menjadi pilihan terbaik. Gradasi tengah dapat digunakan sebagai alternatif yang memadai dimana memiliki perbedaan 10,66% untuk nilai stabilitas, 3,03% untuk nilai kelelehan, dan 7,25% untuk nilai kepadatan dibandingkan dengan gradasi bawah. Penelitian ini berkontribusi pada penyempurnaan metode desain campuran aspal Superpave, memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk desain campuran aspal optimum.

Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol 17, No 3 (2017) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol 15, No 3 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol 10, No 3 (2010) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol 7, No 2 (2007) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) Vol 4, No 1 (2004) More Issue