cover
Contact Name
Prof. Wimpy Santosa, Ph.D
Contact Email
wimpy@unpar.ac.id
Phone
+62222042004
Journal Mail Official
fstpt7@unpar.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit No. 94 Bandung 40141, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transportasi
ISSN : 14112442     EISSN : 26151146     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transportasi adalah jurnal ilmiah di bidang ilmu transportasi yang diterbitkan tiga kali setahun oleh Forum Studi Transportasi antar-Perguruan Tinggi (FSTPT). Makalah-makalah yang dimuat di jurnal ini merupakan makalah-makalah terbaik dari Simposium FSTPT yang diadakan setiap tahun. Selain sebagai wadah komunikasi ilmiah, penerbitan Jurnal Transportasi juga bertujuan untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi. Jurnal Transportasi terakreditasi yang kedua kali berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Nomor 51/DIKTI/ Kep/2010 tanggal 5 Juli 2010.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,071 Documents
Cover Kulit dan Daftar Isi 18-1 Isi, Cover Daftar
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2967.%p

Abstract

Cover Kulit dan Daftar Isi 18-1
FAKTOR PEMICU PERSEPSI DAN SIKAP TOLERAN PENGENDARA TERHADAP RISIKO KECELAKAAN da Costa, Don Gaspar Noesaku; Malkhamah, Siti; Suparma, Latif Budi
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.702 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2972.%p

Abstract

Abstract Impact speed was believed to be the factor that associated with fatal accident. On the other hand, a number of riders believe that their braking capabilities could reduce the risk. The perception should be studied deeply. Therefore, this paper was focused to identify variables influencing rider’s risk tolerance due to speeding behavior. The risk tolerance analysis was conducted based on the values of safety factor and margin of safety, due to the differences in braking capability. Safety factor was defined as the ratio of the available stopping sight distance to a minimum stopping sight distance; whilst the margin of safety was the different between safety factor and its optimum safety criteria. All the input data were collected from the result of literature review. The result showed that vehicle deceleration, due to engine brake force, influence the vehicle speed before braking significantly, and end up with a decreasing in impact speed. Since the risk might be reduced by increasing the braking capability, the awareness of it was indicated to be the triggering factor of an accident risk tolerance’s level. Keywords: braking capability, minimum margin of safety, risk tolerance, speeding behavior  Abstrak Impact speed diyakini merupakan faktor yang memengaruhi kecelakaan fatal. Di lain pihak, sejumlah pengendara meyakini bahwa kemampuan pengereman mereka dapat menurunkan tingkat risiko tersebut. Persepsi tersebut perlu dipelajari lebih mendalam. Penelitian ini difokuskan pada identifikasi variabel yang memengaruhi tingkat toleransi pengendara terhadap risiko yang ditimbulkan oleh perilaku speeding. Analisis toleransi terhadap risiko tersebut didasarkan pada nilai safety factor dan margin of safety akibat perbedaan kemampuan pengereman. Safety factor merupakan rasio antara jarak pandang henti tersedia dan jarak pandang henti minimum, sedangkan margin of safety merupakan selisih antara safety factor dan kriteria keselamatan optimumnya. Seluruh data input untuk studi ini diperoleh dari hasil kajian literatur. Hasil studi menunjukkan bahwa perlambatan kendaraan akibat tahanan mesin berdampak signifikan pada penurunan kecepatan kendaraan sesaat sebelum pengereman dan berujung pada penurunan impact speed. Karena risiko tersebut dapat dikurangi melalui peningkatan kemampuan pengereman, pemahaman akan hal ini terindikasi menjadi faktor pemicu tingkat toleransi terhadap risiko kecelakaan. Kata-kata kunci: kemampuan pengereman, margin keselamatan minimum, toleransi risiko, perilaku mempercepat
POLA PERGERAKAN PENUMPANG FERRY DI WILAYAH KEPULAUAN Kumalawati, Andi; Djakfar, Ludfi; Sulistio, Harnen; Wicaksono, Achmad
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.563 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2968.%p

Abstract

Abstract East Nusa Tenggara is an archipelago with a low population density and uneven distribution. Therefore, the identification of movement pattern characteristics for ferry passengers is very important to capture the initial step of supporting data used in planning of interisland transportation infrastructure. By using the method of Correspondence Analysis, the analysis shows that: (1) most passengers in Alor Island had a nearer distance from home to the port compared to those on Flores, Sumba, and Timor islands; (2) travel costs from home to the ports were categorized expensive; (3) travel time from home to the port was influenced by the distance between home and the port, the port location, and transport to the port type; (4) most passengers did not transfer from one ship to another during the trip from port of origin to port of destination; (5) the waiting time of ship in the ports is affected by delays due to weather and wave height; (6) the journey time of ship is affected by the length of track, weather conditions, and high waves. Keywords: ferry passenger, travel time, travel cost, waiting time  Abstrak Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan dengan kepadatan penduduk rendah dan sebaran tidak merata. Karena itu, identifikasi karakteristik pola pergerakan bagi penumpang ferry sangat penting untuk langkah awal menjaring data pendukung yang digunakan dalam perencanaan sarana dan prasarana transportasi penyeberangan. Dengan menggunakan Metode Correspondence Analysis, hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar penumpang di Pulau Alor memiliki jarak dari rumah ke pelabuhan yang lebih dekat dibandingkan dengan penumpang di Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor; (2) biaya perjalanan dari rumah ke pelabuhan dikategorikan mahal; (3) waktu perjalanan dari rumah ke pelabuhan, dipengaruhi oleh jarak dari rumah ke pelabuhan, lokasi pelabuhan, dan jenis angkutan yang digunakan ke pelabuhan; (4) sebagian besar penumpang mengatakan tidak pernah berpindah kapal selama perjalanan dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan; (5) waktu tunggu kapal di pelabuhan, dipengaruhi oleh keterlambatan kapal akibat cuaca dan tinggi gelombang; dan (6) waktu tempuh kapal dipengaruhi oleh panjang lintasan, kondisi cuaca, dan gelombang yang tinggi. Kata-kata kunci: penumpang ferry, waktu perjalanan, biaya perjalanan, waktu tunggu
KESELAMATAN LALU LINTAS SISWA SEKOLAH DASAR KARUWISI II KOTA MAKASSAR Lukmana, Andi; Ramli, Muhammad Isran; Hustim, Muralia
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.301 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2969.%p

Abstract

Abstract Projections made between 2000 and 2020 show that fatalities from traffic accidents will decline by 30% in high-income countries, but will increase in low- and medium-income countries. Without any real action, by 2020 traffic accidents will be the third leading cause of accidents and diseases in the world. This study analyzes students vulnerability in terms of student travel patterns from and to schools, knowledge of safety facilities, traffic habits, and traffic perceptions of primary school-aged children by taking case studies of Karuwisi II State Elementary School in Makassar City. Data were analyzed using nonparametric statistical test. The results show that students have a risk of traffic accidents, which is seen in the presence of knowledge facility gaps and perception gaps that indicate a difference. Keywords: traffic accidents, safety knowledge, perception, primary school students  Abstrak Proyeksi yang dilakukan antara tahun 2000 dan tahun 2020 menunjukkan bahwa kematian akibat kecelakaan lalu lintas akan menurun 30% di negara-negara dengan pendapatan tinggi, tetapi akan meningkat di negara dengan pendapatan rendah dan sedang. Tanpa adanya tindakan yang nyata, pada tahun 2020 kecelakaan lalu lintas akan menjadi penyebab kecelakaan dan penyakit nomor tiga di dunia. Pada studi ini dilakukan analisis tingkat kerawanan siswa ditinjau dari pola perjalanan siswa dari dan ke sekolah, pengetahuan tentang fasilitas keselamatan, kebiasaan berlalu lintas, dan persepsi lalu lintas pada anak usia sekolah dasar, dengan mengambil studi kasus Sekolah Dasar Negeri Karuwisi II di Kota Makassar. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistika nonparametrik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa siswa memiliki risiko terhadap kecelakaan lalu lintas, yang terlihat pada adanya kesenjangan pengetahuan fasilitas keselamatan dan kesenjangan persepsi yang menunjukkan adanya perbedaan. Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas, pengetahuan keselamatan, persepsi, siswa sekolah dasar
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN MUTU PELAKSANAAN PEKERJAAN LAPIS PONDASI AGREGAT PADA JALAN PROVINSI DI PROVINSI JAWA TENGAH ., Muballigh; Mulyono, Agus Taufik
Jurnal Transportasi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.709 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i2.3037.%p

Abstract

Abstract Road pavement is often damaged before the design life caused by the quality of the base layer material and the foundation layer density is not achieved. Work Instruction which refers to the general specifications of the Directorate General of Highways, which is prepared as a guide in monitoring the implementation of road construction work, is very necessary so that the construction work of provincial road aggregate base can be carried out according to the correct working method. The purpose of this study was to determine the implementation of the quality management system of aggregate base work and the achievement of the quality performance of its implementation. The data were analyzed on the level of importance of the implementation of aggregate base work based on the respondents answers, which consisted of parties directly involved in the implementation of provincial road construction work in Central Java Province. Analysis is performed using Structural Equation Modeling. The results obtained show that the contribution of weighting influence to the subcomponents of preparation, implementation, compaction, and compaction improvement was 70.5%, 50.6%, 76.0%, and 94.7% respectively. The assessment of the achievement of the quality performance of the implementation of aggregate base work is 82.49% and is included in the medium category. Keywords: base layer, quality management system, road construction, provincial roads  Abstrak Perkerasan jalan sering mengalami kerusakan sebelum umur rencana yang disebabkan oleh mutu material lapis pondasi rendah dan kepadatan lapis pondasi tidak tercapai. Instruksi Kerja yang mengacu pada spesifikasi umum Direktorat Jenderal Bina Marga, yang disusun sebagai panduan dalam pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan, sangat diperlukan agar pekerjaan konstruksi lapis pondasi agregat jalan provinsi dapat dilaksanakan sesuai metode kerja yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan sistem manajemen mutu pekerjaan lapis pondasi agregat dan capaian kinerja mutu pelaksanaannya. Data dianalisis terhadap tingkat kepentingan pelaksanaan pekerjaan lapis pondasi agregat berdasarkan jawaban responden, yang terdiri atas pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan provinsi di Provinsi Jawa Tengah. Analisis dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kontribusi bobot pengaruh untuk subkomponen persiapan, pelaksanaan, pemadatan, dan perbaikan pemadatan adalah 70,5%, 50,6%, 76,0%, dan 94,7% berturut-turut. Penilaian capaian kinerja mutu pelaksanaan pekerjaan lapis pondasi agregat adalah sebesar 82,49% dan termasuk dalam kategori medium. Kata-kata kunci: lapis pondasi, sistem manajemen mutu, konstruksi jalan, jalan provinsi
DURABILITAS CAMPURAN BETON ASPAL MEMAKAI AGREGAT KARANG GUNUNG DARI SABANG DENGAN BAHAN PENGIKAT ASPAL PEN 60/70 DAN RETONA BLEND 55 Saleh, Sofyan M.; ., Hermansyah; Anggraini, Renni; Salmannur, Alfi
Jurnal Transportasi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.467 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i2.3042.%p

Abstract

Abstract Durability of asphalt concrete wearing course mixtures affects road pavement construction performance, because it functions as a road surface cover. The high value of stability and durability indicates that the surface layer of the road is strong and resistant to the influence of weather and water. This study was conducted to determine the durability of asphalt concrete mixtures using mountain coral for wearing course asphalt concrete mixtures, using Retona Blend 55 asphalt and Asphalt Pen 60/70 as binders. The results indicate that the physical properties of aggregates are not significantly different when compared with the Bina Marga specification standards. The mixture combination that gives the best value for Marshall Stability, which is 1,373.93 kg, is a combination of 50% Asphalt Pen 60/70 and 50% Retona Blend 55. While the best durability value, which is 90.60%, is obtained by the mixture with Asphalt Pen 60/70 without Retona. Keywords: asphalt concrete, mountain coral, aspal, stability, durability  Abstrak Durabilitas campuran beton aspal lapis aus mempengaruhi kinerja kontruksi perkerasan jalan, karena berfungsi sebagai lapisan penutup permukaan jalan. Nilai stabilitas dan durabilitas yang tinggi memberikan indikasi bahwa lapis permukaan jalan tersebut kuat dan tahan terhadap pengaruh cuaca dan air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan campuran beton aspal yang menggunakan batu karang gunung untuk campuran beton aspal lapis aus, dengan menggunakan bahan pengikat aspal Retona Blend 55 dan Aspal Pen 60/70. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sifat-sifat fisis agregat tidak berbeda secara signifikan dengan bila dibandingkan dengan standar spesifikasi Bina Marga. Kombinasi campuran yang memberi nilai terbaik untuk Stabilitas Marshall, yaitu 1.373,93 kg, adalah kombinasi 50% Aspal Pen 60/70 dan 50% Retona Blend 55. Sementara nilai durabilitas terbaik, yaitu 90,60%, diperoleh untuk campuran dengan Aspal Pen 60/70 tanpa Retona. Kata-kata kunci: beton aspal, batu karang gunung, aspal, stabilitas, durabilitas
PERAN PERKERETAAPIAN DALAM MENUNJANG SISTEM LOGISTIK NASIONAL Dwiatmoko, Hermanto
Jurnal Transportasi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.485 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i2.3038.%p

Abstract

Abstract Indonesia is faced with an increasingly high level of international and interregional competition. This competition has shifted from competition between products and companies to competition between logistics networks and supply chains. The logistics process is basically directed to optimize production factors, namely to optimize the costs, time, and quality. The Government of the Republic of Indonesia plans to build 3,250 km of new railway lines during the 5 year administration, in the 2014-2019 period, by constructing the Trans Sumatra, Trans Sulawesi, and Trans Papua railway lines, as well as the double track railway lines in Java. Because rail transport is a mass transportation mode, it is hoped that this railway transportation can reduce national logistics costs. Therefore, railway infrastructure and facilities need to be developed, especially for transporting passengers and goods. Keywords: logistics network, supply chain, rail transportation, national logistics costs  Abstrak Indonesia dihadapkan pada tingkat persaingan antarnegara dan antarregional yang semakin tinggi. Persaingan ini telah bergeser dari persaingan antarproduk dan antarperusahaan ke persaingan antarjaringan logistik dan rantai pasok. Proses logistik pada dasarnya diarahkan untuk mengoptimalkan faktor produksi, yaitu untuk melakukan optimasi terhadap biaya, waktu, dan kualitas. Pemerintah Republik Indonesia mencanangkan akan membangun 3.250 km jalur kereta api baru selama 5 tahun pemerintahan, pada periode  2014-2019, dengan mewujudkan jalur kereta api Trans Sumatera, Trans Sulawesi, dan Trans Papua, serta jalur ganda kereta api di Pulau Jawa. Karena transportasi kereta api merupakan moda angkutan masal, diharapkan angkutan kereta api ini dapat menurunkan biaya logistik nasional. Oleh karena itu, prasarana dan sarana perkeretaapian perlu dikembangkan, khususnya untuk mengangkut penumpang dan barang. Kata-kata kunci: jaringan logistik, rantai pasok, angkutan kereta api, biaya logistik nasional
PENERAPAN MANAJEMEN LALU LINTAS DI KAWASAN PUSAT KOTA BANDAR LAMPUNG Sulistyorini, Rahayu; Putra, Sasana
Jurnal Transportasi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.726 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i2.3043.%p

Abstract

Abstract Activities in the shopping area cause attraction and generate trips. The number of vehicles entering and leaving the area affects the performance of the surrounding roads. The purpose of this study was to determine the factors that influence trip attraction and implement traffic management to reduce congestion. The results of this study show that the factors that influence the public trips attracted to the shopping area of Bandar Lampung are the number of people living in a house, the number of private vehicle ownership in each house, the completeness of the goods sold in the shopping area, and the price of goods sold. Traffic management that needs to be done is to reduce intersection conflicts and road weavings, by closing access to vehicles directly into the intersection and changing access to the shopping area. Keywords: trip generation, road performance, road weaving, traffic management  Abstrak Aktivitas di kawasan perbelanjaan menimbulkan tarikan dan bangkitan pergerakan. Banyaknya kendaraan yang masuk maupun keluar kawasan mempengaruhi kinerja jalan di sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tarikan pergerakan dan menerapkan manajemen lalu lintas untuk mengurangi kemacetan. Hasil studi ini memperlihatkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tarikan perjalanan masyarakat ke kawasan perdagangan Kota Bandar Lampung adalah jumlah orang yang tinggal di suatu rumah, jumlah kepemilikan kendaraan pribadi di setiap rumah, kelengkapan barang yang dijual di kawasan perdagangan, dan harga barang yang dijual. Manajemen lalu lintas yang perlu dilakukan adalah mengurangi konflik simpang dan jalinan jalan, dengan menutup akses kendaraan masuk langsung ke simpang serta mengubah akses masuk ke kawasan perbelanjaan tersebut. Kata-kata kunci: bangkitan pergerakan, kinerja jalan, jalinan jalan, manajemen lalu lintas
PENYELENGGARAAN PERIZINAN PEMANFAATAN BAGIAN-BAGIAN JALAN NASIONAL Hadi, Prayoga Luthfil; Wasanta, Tilaka; Santosa, Wimpy
Jurnal Transportasi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.064 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i2.3039.%p

Abstract

Abstract The road is a land transportation infrastructure that is generally managed by the government. Often the Right of Way of roads is also used by other parties. Utilization of road space components requires licensing from the road operator. This licensing process is often constrained by limited information about licensing and licensing submission procedures that still use conventional methods. The disadvantage of this conventional method is the long time duration needed for the licensing process and the distance that must be taken by the applicant to the place of the road operator offices. This study was conducted to design an informative, accurate, complete and up-to-date licensing system in the form of road and bridge permit licensing databases. Keywords: road, right of way of roads, licensing database  Abstrak Jalan merupakan infrastruktur transportasi darat yang umumnya dikelola pemerintah. Seringkali ruang milik jalan turut dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain. Pemanfaatan komponen ruang milik jalan tersebut memerlukan perizinan dari penyelenggara jalan. Proses perizinan ini seringkali terkendala oleh terbatasnya informasi mengenai perizinan serta prosedur pengajuan perizinan yang masih menggunakan metode konvensional. Kelemahan metode konvensional ini adalah lamanya proses perizinan dan jarak yang harus ditempuh oleh pemohon ke tempat penyelenggara jalan yang jauh. Pada studi ini dilakukan kajian untuk merancang suatu sistem penyelenggaraan perizinan yang informatif, akurat, lengkap, dan mutakhir, berupa basis data perizinan bidang jalan dan jembatan. Kata-kata kunci: jalan, ruang milik jalan, basis data perizinan
PENGEMBANGAN METODE PREDIKSI PROBABILITAS KECELAKAAN PADA SUATU RUAS JALAN ANTARKOTA BERDASARKAN KONDISI GEOMETRIK JALAN DAN KARAKTERISTIK LALU LINTAS Idalin, Fransiska; Malkhamah, Siti; Suparma, Latif Budi
Jurnal Transportasi Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.333 KB) | DOI: 10.26593/jt.v18i2.3044.%p

Abstract

Abstract Accident data is very important to figure out the number of accidents that occur on the road segment in some periods of time. If accident data is not available, another method is needed to determine the frequency of accidents, with the frequency of accidents replaced by a prediction of accident probability. Based on the literatures, it is found that the predictions of accident probabilities can be done based on the geometric conditions of the road and traffic characteristics. The probability values are obtained from the calculation of the percentage of the total score on the location of the road. The score is given based on the magnitude of the existing condition deficiency against the specified standard or criteria, with a score of 1 for conditions that are in accordance with the standard, while a score of 5 for the conditions that are not in accordance with the standards. Predictor parameters for 2 lane 2 ways undivided rural road are lane width (m), lane widening on curve, shoulder width, shoulder type, stopping sight distance, passing sight distance, radius of curve, maximum superelevation, tangent length between 2 curves, the present of transition curve, curve radius ratio of 2 adjacent curves, maximum length of tangent, grade (%), maximum length of grade, side slope, clear zones, hazards type, lighting, signings and markings, driveways density (number/km), proportion of heavy vehicles (%), volume of pedestrians (person/day), special alignment combinations and the differences between operating speed (V85) and speed limit (Vlimit). From this method would be generated 5 accident probabilities categories which are “very small”, “small”, “medium”, “big” and “very big”. Keywords: traffic accident, accidents frequency, accident probability, road geometric  Abstrak Data kecelakaan sangat penting untuk mengetahui jumlah kecelakaan yang terjadi pada segmen jalan untuk jangka waktu tertentu. Jika data kecelakaan tidak tersedia, diperlukan metode lain untuk mengetahui frekuensi kecelakaan, dengan frekuensi kecelakaan digantikan dengan perkiraan probabilitas kecelakaan. Berdasarkan literatur diperoleh bahwa prediksi probabilitas kecelakaan dapat dilakukan berdasarkan kondisi geometrik jalan dan karakteristik lalu lintas. Nilai probabilitas diperoleh dari hasil perhitungan persentase total skor pada lokasi ruas jalan. Pemberian skor dilakukan berdasarkan besarnya defisiensi kondisi eksisting terhadap standar atau kriteria yang ditentukan, dengan skor 1 untuk kondisi yang sesuai standar, sedangkan skor 5 untuk kondisi yang paling tidak sesuai standar. Parameter predictor adalah lebar lajur, pelebaran lajur pada tikungan, lebar bahu, tipe bahu, jarak pandang henti, jarak pandang mendahului, jari-jari tikungan, super-elevasi maksimum, panjang tangent di antara 2 tikungan, keberadaan lengkung peralihan, rasio jari-jari 2 tikungan berdekatan, panjang tangent maksimum, kelandaian (%), panjang landai, side slope, clear zone (m), jenis hazard, penerangan jalan, rambu dan marka jalan, driveways density (jumlah/km), proporsi kendaraan berat (%), volume pejalan kaki (orang/hari), kombinasi alinyemen khusus, serta selisih kecepatan operasional (V85)dari Vlimit. Dihasilkan 5 katagori probabilitas, yaitu “sangat kecil”, “kecil”, “sedang”, “besar”, dan “sangat besar”. Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas, frekuensi kecelakaan, probabilitas kecelakaan, geometrik jalan

Page 58 of 108 | Total Record : 1071


Filter by Year

2004 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 24 No. 3 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 3 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 2 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Transportasi Vol. 22 No. 3 (2022) Vol. 22 No. 2 (2022) Vol. 22 No. 1 (2022) Vol. 21 No. 3 (2021) Vol. 21 No. 2 (2021) Vol. 21 No. 1 (2021) Vol. 20 No. 3 (2020) Vol. 20 No. 2 (2020) Vol. 20 No. 1 (2020) Vol. 19 No. 3 (2019) Vol. 19 No. 2 (2019) Vol. 19 No. 1 (2019) Vol. 18 No. 3 (2018) Vol. 18 No. 2 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol. 18 No. 1 (2018) Vol 18, No 1 (2018) Vol. 17 No. 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 17, No 2 (2017) Vol. 17 No. 2 (2017) Vol. 17 No. 1 (2017) Vol 17, No 1 (2017) Vol 16, No 3 (2016) Vol. 16 No. 3 (2016) Vol 16, No 2 (2016) Vol. 16 No. 2 (2016) Vol. 16 No. 1 (2016) Vol 16, No 1 (2016) Vol. 15 No. 3 (2015) Vol 15, No 3 (2015) Vol 15, No 2 (2015) Vol. 15 No. 2 (2015) Vol 15, No 1 (2015) Vol. 15 No. 1 (2015) Vol 14, No 3 (2014) Vol. 14 No. 3 (2014) Vol 14, No 2 (2014) Vol. 14 No. 2 (2014) Vol 14, No 1 (2014) Vol. 14 No. 1 (2014) Vol. 13 No. 3 (2013) Vol 13, No 3 (2013) Vol. 13 No. 2 (2013) Vol 13, No 2 (2013) Vol. 13 No. 1 (2013) Vol 13, No 1 (2013) Vol 12, No 3 (2012) Vol. 12 No. 3 (2012) Vol. 12 No. 2 (2012) Vol 12, No 2 (2012) Vol 12, No 1 (2012) Vol. 12 No. 1 (2012) Vol 11, No 3 (2011) Vol. 11 No. 3 (2011) Vol. 11 No. 2 (2011) Vol 11, No 2 (2011) Vol 11, No 1 (2011) Vol. 11 No. 1 (2011) Vol 10, No 3 (2010) Vol. 10 No. 3 (2010) Vol. 10 No. 2 (2010) Vol 10, No 2 (2010) Vol. 10 No. 1 (2010) Vol 10, No 1 (2010) Vol 9, No 2 (2009) Vol. 9 No. 2 (2009) Vol 9, No 1 (2009) Vol. 9 No. 1 (2009) Vol 8, No 2 (2008) Vol. 8 No. 2 (2008) Vol 8, No 1 (2008) Vol. 8 No. 1 (2008) Vol. 7 No. 2 (2007) Vol 7, No 2 (2007) Vol 7, No 1 (2007) Vol. 7 No. 1 (2007) Vol. 6 No. 2 (2006) Vol 6, No 2 (2006) Vol. 6 No. 1 (2006) Vol 6, No 1 (2006) Vol 5, No 2 (2005) Vol. 5 No. 2 (2005) Vol 5, No 1 (2005) Vol. 5 No. 1 (2005) Vol. 4 No. 2 (2004) Vol 4, No 2 (2004) Vol 4, No 1 (2004) Vol. 4 No. 1 (2004) More Issue