cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Tomalebbi
ISSN : 23556439     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Pemikiran, Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Memuat Tulisan yang Menyangkut Pemikiran atau Gagasan Hasil Penelitian Hukum dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 12, Nomor 3 (September 2025)" : 8 Documents clear
ANALISIS HUKUM PEMENUHAN HAK MENDAPATKAN PENDIDIKAN BAGI ANAK DIDIK PEMASYARAKATAN (STUDI LPKA KELAS II MAROS) Amaliah, Rizqah; Umar, Firman; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaturan hukum yang mengatur pemenuhan hak mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros (2) faktor penghambat dan pendukung terjaminnya pemenuhan hak pendidikan yang layak bagi anak didik pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi, validasi data yang digunakan adalah triangulasi sumber (data). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengaturan hukum pemenuhan hak mendapatkan pendidikan yang layak bagi anak didik pemasyarakatan sesuai dengan :Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2023 Tentang Pemasyarakatan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1999 Tentang Syarat dan Pembinaan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-03.OT.02.02 Tahun 2014 Tentang Pedoman Perlakuan Anak di Balai Pemasyarakatan (BAPAS), Lembaga Penempatan Anak Sementara (LPAS), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Lingkungan Kementrian Hukum dan HAM , telah terimplementasi di LAPAS Kelas 2 Maros. (2) Faktor Penghambat Dan Pendukung Terjaminnya Pemenuhan Hak Pendidikan Yang Layak Bagi Anak Didik Pemasyarakatan di LPKA Kelas II Maros, yaitu faktor penghambat berupa kurangnya tenaga pendidik, kurangnya dukungan orang tua, pihak sekolah tidak kooperatif, minimnya minat atau atusias anak didik pemasyarakatan. Sedangkan faktor pendukung berupa kolaborasi dengan pihak eksternal serta sarana dan prasarana.
TINJAUAN SOSIO-YURIDIS TERHADAP “PAK OGAH” DI DAERAH KOTA MAKASSAR Sjarif, Nurfadila; Umar, Firman; Heri, Ririn Nurfaathirany
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Socio-juridical Review of Mr. Ogahin Makassar City Area. Thesis Faculty of Social Sciences and Law, Study ProgramPancasila and Citizenship Education Study Program. Supervised by Firman Umar and Ririn Nurfaathirany. Research This study aims to determine 1) the position of Pak Ogah in the Makassar City Regional Regulation,2) Supervision and Handling System of Mr. Ogah in Makassar City, 3) sanctions for Mr. Ogah's activities in Makassar City.pak ogah who are active in Makassar city. Approach qualitative approach is descriptive research and tends to use inductive method analysis.tends to use analysis with the inductive method. The results of this study indicate that The existence of Mr. Ogah is still reaping pros and cons as a result of the absence of a clear traffic management system from the authorities. clear traffic management system from the authorities. they remain illegal and cannot be legally illegal and cannot be said to be legitimate. The position of Mr. Ogah in the government is regulated in the Makassar City Regional Regulation No. 7 of 2021 concerning public order, tranquility, and protection of the community. a person then chooses Mr. Ogah as an alternative profession because of related to economic factors or poverty, low education level, inadequate work experience. low level of education, inadequate work experience. Monitoring and handling system carried out by stakeholders in accordance with the governing regulations. Threat of sanctions for pak ogah who continue their activities are regulated in article 41 paragraph (2) and (3) Makassar City Regional Regulation on Peace, Order and Community Protection.Keywords: Local Regulation, Mr. Ogah, Sanctions
BUDAYA SANTRI DALAM MENERAPKAN NILAI-NILAI PERSATUAN DI PONDOK PESANTREN ASSALAM TIMBUSENG KABUPATEN TAKALAR Febrianti, Febi; Mustaring, Mustaring; Suyitno, Imam
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK, “Budaya Santri dalam Menerapkan Nilai-Nilai Persatuan dipondok Pesantren Assalam Timbuseng” Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Muh Sudirman selaku Pembimbing I dan Imam Suyitno selaku pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) penerapan nilai-nilai persatuan dipondok pesantren assalam timbuseng. 2) kendala santri dalam menerapkan nilai-nilai persatuan. 3) Upaya santri mengatasi kendala yang di alami dalam menerapkan nilai-nilai persatuan dipondok pesantren assalam timbuseng. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan pendekatan deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder dalam rangka mencapai tjuan tersebut, maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang diperoleh dari hasil reduksi kata, penyajian data kemudian penarikan Kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah Pembina, guru, dan santri pondok pesantren assalam timbuseng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Penerapan nilai-nilai persatuan dipondok pesantren assalam timbuseng dilakukan dengan ranah Pendidikan baik formal maupun non-formal dan melalui kegiatan-kegiatan yang membentuk stivitas santri. 2. Kendala santri dalam menerapkan nilai-nilai persatuan terdapat pada diri sendiri dan di asrama, karena kurangnya intensif dan juga pengaruh dari orang lain. 3. Upaya santri dalam mengatasi kendala yang dialami dalam menerapkan nilai-nilai persatuan yaitu dengan membimbing, menuntun dan mengajak santri dalam perkembangannya dengan memberikan jalan lingkungan dan arahan sesuai dengan tujuan Pendidikan.
PENDEKATAN REHABILITATIF BAGI NARAPIDANA PEREMPUAN LANJUT USIA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A SUNGGUMINASA Lumba Rego, Geby; Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine: (1) To find out how the implementation of the rehabilitative approach to elderly female prisoners at Class II A Sungguminasa Penitentiary. (2) To find out what are the challenges in implementing the rehabilitative approach for elderly female prisoners at Class II A Sungguminasa Penitentiary. This type of research is a case study research using a descriptive approach. Data collection techniques used include: observation, interviews, and documentation. The data obtained from the research results were processed using descriptive qualitative data analysis. The results of this study indicate that: (1) The implementation of the rehabilitative approach for elderly female prisoners is a psychosocial approach that aims to improve the psychological and social aspects of prisoners, the implementation includes screening and initial assessment, social rehabilitation services, and final assessment. Then regarding the guidance that has referred to the regulations for prisoner guidance in force in Indonesia, the guidance that applies in Correctional Institutions is personality and independence guidance. However, in the implementation of this guidance, it is adjusted to the conditions and abilities of the elderly prisoners themselves. (2) the challenges faced in the implementation of the rehabilitation program for the elderly, namely physical limitations are one of the main challenges faced in the rehabilitation program, many prisoners have difficulty following programs that require more intense physical activity or require extra energy. Limited infrastructure and facilities are also one of the challenges in rehabilitation, although they are adequate, but the limitations of overcrowding (excess residents) cause some facilities to not be fully adjusted to the needs of elderly prisoners.
IMPLIKASI PESTA KEMATIAN (RAMBU SOLO’) TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK DI SEKOLAH KECAMATAN KESU’ KABUPATEN TORAJA UTARA Ramadan, Thesya Girl; Rifdan, Rifdan; Mustari, Mustari
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan pesta Rambu Solo’ dalam kehidupan masyarakat Toraja, (2) Implikasi Pesta Rambu Solo’ Terhadap Kedisiplinan Anak Di Kelurahan Tadongkon Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Dari data penelitian yang telah dikumpulkan dan diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui pelaksanaan dan Implikasi Pesta Rambu Solo’ terhadap Kedisiplinan Anak Di Sekolah Kecamatan Kesu’ Kabupaten Toraja Utara.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan pesta Rambu Solo’menyimpan nilai-nilai pendidikan karakter seperti gotong-royong, solidaritas sosial, penghormatan terhadap leluhur, serta keseimbangan spiritual dan alam yang tercermin dalam konsep. Namun seiring modernisasi dan dinamika sosial seperti gengsi budaya dan tekanan ekonomi makna asli tradisi ini mengalami pergeseran, yang terkadang menimbulkan beban terhadap keluarga terutama di masa persiapan upacara. (2) Implikasi Rambu Solo’ terhadap kedisiplinan anak di sekolah menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter dari tradisi Rambu Solo’ dapat meningkatkan kedisiplinan siswa dalam bentuk kerja sama, tanggung jawab sosial, dan saling menolong di sekolah, selama proses upacara dikelola secara komunal, tidak membebani keluarga secara berlebihan, dan melibatkan partisipasi komunitas luas. Namun, jika biaya dan ekspektasi sosial (misalnya jumlah hewan kurban) terlalu tinggi, dampaknya berupa menurunnya kedisiplinan anak ditandai dengan sering bolos, keterlambatan, dan menurunnya motivasi belajar.
OPTIMALISASI TUGAS DAN FUNGSI PEMERINTAH DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA: STUDI DI DESA BONTO SALLUANG, KECAMATAN BISSAPPU, KABUPATEN BANTAENG Haerad, Iswatul; Tahir, Heri; Kasmawati, Andi
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) menganalisis proses perencanaan dalam pengelolaan dana desa, (2) menganalisis proses pelaksanaan program dana desa, (3) menganalisis pertanggungjawaban pemerintah desa atas pengelolaan dana desa yang telah dilaksanakan, (4) menganalisis evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah desa terhadap pengelolaan dana desa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini melibatkan kepala desa, sekretaris, bendahara, dan anggota masyarakat sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan dimulai dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) yang melibatkan semua elemen masyarakat, dan hasilnya dirumuskan menjadi Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes). (2) Pelaksanaan program dana desa dilakukan melalui tim swakelola masyarakat yang bekerja sama dengan pemerintah desa, dengan pengawasan ketat dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat. (3) Pertanggungjawaban atas pengelolaan dana desa dilakukan melalui laporan keuangan yang disampaikan kepada masyarakat dan rapat keterangan publik yang diadakan setiap tahun. (4) Evaluasi terhadap pengelolaan dana desa dilakukan secara berkala, dengan melibatkan masyarakat dalam proses penilaian untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.Kata Kunci: Pengelolaan Dana Desa, Pemerintah Desa.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 3 TAKALAR Hidayanti, Nurul; Bakhtiar, Bakhtiar; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media sosial Tiktok dalam meningkatkan wawasan kebangsaan peserta didik di SMP Negeri 3 Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penggunaan media sosial Tiktok oleh peserta didik; (2) Mengetahui pemahaman peserta didik terhadap konten di media sosial Tiktok yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan; serta (3) Mengetahui dampak penggunaan media sosial Tiktok terhadap wawasan kebangsaan peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peserta didik tergolong aktif dalam menggunakan media soail Tiktok ,dengan durasi penggunaan yang bervariasi.peserta didik tidak hanya memanfaatkan Tiktok sebagai media hiburan,tetapi  juga sebagai sumber informasi,edukasi dan komunikasi.(2) Peserta didik menunjukkan pemahaman yang cukup baik terhadap konten yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan di media sosial Tiktok, (3).Media sosial Tiktok memberikan dampak positif terhadap peningkatan wawasan kebangsaan peserta didik.konten-konten yang relevan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air,kebanggaan sebagai warga negara indonesia,serta mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan yang mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan.
PERANAN GURU PPKn DALAM MENINGKATKAN SIKAP NASIONALISME PESERTA DIDIK DI MAN 2 BARRU KABUPATEN BARRU Natasya, Ira; Sudirman, Muh.; Sara Nur, Restu Mayang
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui bentuk aktivitas guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik di MAN 2 Barru Kabupaten Barru (2) mengetahui kendala yang dihadapi guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik di MAN 2 Barru Kabupaten Barru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk aktivitas guru PPKn di MAN 2 Barru sebagai pengarah dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik dengan mendorong partisipasi dan keterlibatan peserta didik untuk mengambil bagian dalam kegiatan upacara bendera baik sebagai petugas maupun sebagai peserta upacara. Selanjutnya memberikan contoh dengan menggunakan produk dalam negeri seperti menggunakan pakaian batik, menggunakan tas lokal sehingga menjadi teladan bagi peserta didik serta mengarahkannya menyanyikan lagu-lagu nasional. Sebagai pengajar dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik, dapat dilihat dari kemampuan guru dalam mengajarkan materi dengan mengaitkan dan mengembangkan materi nasionalisme dengan diskusi kelompok. Namun, tidak dibarengi dengan konsistensi guru yang terkadang hanya memberikan tugas, tidak memberikan penjelasan, pendampingan dan pengawasan yang baik sehingga proses pembelajaran terbilang monoton. Sehingga peranan guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik kurang optimal begitupun dengan ilmu yang diperoleh peserta didik. (2) Kendala yang dihadapi guru PPKn dalam meningkatkan sikap nasionalisme peserta didik di MAN 2 Barru yaitu, kurang memperbaharui ilmu pengetahuan dan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam pembelajaran serta rendahnya partisipasi peserta didik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8