cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
SMARTPHONE ADDICTION PADA MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Irnawaty, Irnawaty; Agustang, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.276 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan smartphone pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM, faktor penyebab terjadinya smartphone addiction pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM, serta dampak yang ditimbulkan dari smartphone addiction pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan dipilih secara purposive sampling dengan informan berjumlah 12 orang dengan kriteria yaitu mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM angkatan 2015-2018 yang berstatus aktif kuliah, mahasiswa yang memiliki smartphone dan menggunakannya lebih dari 6 jam per hari, serta mahasiswa yang mengeluarkan biaya paket data lebih dari Rp50.000,00 per bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM menggunakan smartphone sebagai alat komunikasi, media hiburan, dan untuk mencari informasi atau ilmu. 2) Faktor yang menyebabkan mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM mengalami smartphone addiction terdiri atas faktor internal, faktor situasional, faktor sosial, dan faktor eksternal. 3) Dampak yang ditimbulkan dari smartphone addiction pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM, terdiri atas dampak positif dan dampak negatif. Adapun dampak positifnya, yaitu memudahkan untuk berkomunikasi dengan orang banyak melalui fitur media sosial yang ada. Sedangkan, dampak negatif dari smartphone addiction, yaitu berdampak buruk terhadap perilaku konsumtif, psikologis, fisik, dan akademis atau pekerjaan.
PENGARUH MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN BELAJAR SOSIOLOGI DI SMAN 1 WATANSOPPENG Elvirawaty .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh faktor sosial dan non sosial secara bersama-sama terhadap tingkat keberhasilan belajar sosiologi di SMAN 1 Watansoppeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan XI IPS SMAN 1 Watansoppeng dan sampelnya adalah 15% dari jumlah populasi atau sebesar 70  siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner, dokumentasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dikumpulkan dan diolah dengan menggunakan SPSS 20 dengan analisis uji validitas dan realibilitas, uji normalitas, uji homogenitas, regresi linier sederhana, korelasi, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Berdasarkan koefisien korelasi nilai (r) sebesar 0,701. Hal ini berarti motivasi belajar ekstrinsik mempunyai pengaruh yang kuat terhadap tingkat keberhasilan belajar sosiologi di SMAN 1 Watansoppeng. Dan koefisien determinasi atau R-square ( ) sebesar 0,492 atau 49,2% yang berarti pengaruh motivasi belajar ekstrinsik sebagai variabel bebas (X) terdapat tingkat keberhasilan belajar sosiologi sebagai variabel (Y) adalah sebesar 49,2 persen dan sisanya 50,8 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci : Motivasi Ekstrinsik dan Tingkat Keberhasilan Belajar
PENDIDIKAN SEKS BAGI ANAK REMAJA (STUDI PADA ORANGTUA BERPENDIDIKAN MENENGAH DI KELURAHAN KARUWISI KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR Nurhidayah, Ika; Agustang, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.229 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, persepsi orangtua berpendidikan menengah terhadap pendidikan seks, bentuk pendidikan seks yang pernah diberikan kepada anak usia remaja, dan kesulitan yang dihadapi orangtua dalam memberikan pengajaran mengenai pendidikan seks pada anak usia remaja. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria orangtua yang pendidikan terakhirnya hanya tamatan sekolah menengah pertama dan menengah atas, serta memiliki anak usia remaja umur 11-18 tahun. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi waktu dan triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seks pada orangtua berpendidikan menengah di kelurahan Karuwisi tidak berjalan dengan baik 1) persepsi orangtua mengenai pendidikan seks pada anak remaja sangat perlu diberikan tapi pengetahuannya akan hal itu sangat kurang, maka dari itu para orangtua lebih percaya kepada guru di sekolah untuk mengajarkan pendidikan seks. 2) Bentuk pendidikan seks yang pernah diberikan oleh orangtua kepada anak remaja berupa wejangan, diskusi, dan ceramah. Ketiga bentuk tersebut sama-sama memberikan seorang anak sebuah nasihat, petuah, agar anak remajanya bisa menjaga diri dari pergaulan bebas. 3) Kesulitan yang didapatkan oleh orangtua dalam mengajarkan pendidikan seks kepada anaknya ialah anak yang cenderung tertutup untuk membahas hal seperti itu dan merasa nyaman membicarakannya bersama dengan temannya, dan waktu bersama orangtua yang tidak banyak karena anak remaja lebih banyak menghabiskan waktu berkegiatan di luar rumah.
PERBANDINGAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI YANG DIAJAR OLEH LULUSAN SOSIOLOGI DAN BUKAN LULUSAN SOSIOLOGI DI KABUPATEN MAMASA Lilis Novia Pangallo; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.35 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Gambaran pengajaran guru sosiologi yang diajar oleh guru lulusan sosiologi dan bukan lulusan sosiologi, 2) Perbedaan pemahaman siswa pada mata pelajaran sosiologi yang diajar oleh lulusan sosiologi dan bukan lulusan sosiologi di Kabupaten Mamasa. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah diduga terdapat perbedaan dalam pengajaran sosiologi yang diajar oleh lulusan sosiologi dan bukan lulusan sosiologi di Kabupaten Mamasa. Jenis penelitian yang penulis gunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah komparatif-kuantitatif dengan pengambilan data menggunakan angket. Populasi penelitian adalah lima sekolah negeri di Kabupaten Mamasa dengan total populasi sebanyak 652 orang dan mengambil sampel sebanyak 20% dari total populasi, sehingga total sampel sebanyak 130 orang. Teknik pengolaan data menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Cara mengajar guru lulusan non-sosiologi lebih baik dibandingkan guru lulusan sosiologi. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil perhitungan persentase angket guru lulusan sosiologi sebesar 82,10% dan guru lulusan sosiologi sebesar 83,48% sehingga, pencapaian persentase guru lulusan non-sosiologi unggul 1,38% dibandingkan guru lulusan sosiologi. Namun secara umum, guru pengajar mata pelajaran sosiologi di Kabaputen Mamasa memiliki cara mengajar yang sangat baik pada bidang pedagogic, kepribadian, profesi, sosial dan beberapa topik lainnya karena lebih dari 25% responden mendapatkan poin 4 dan poin 3 pada setiap indikatornya. 2) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam pengajaran sosiologi yang diajar oleh guru lulusan sosiologi dan guru yang bukan lulusan sosiologi di Kabupaten Mamasa karena hasil perhitungan yang diperoleh melalui aplikasi SPSS menunjukkan bahwa nilai p-value 0,447> 0,05 dan 0,449> 0,05 dengan kata lain H0 dalam penelitanini diterima sedangkan H1 ditolak
INTEGRASI NASIONAL SEBAGAI SALAH SATU PARAMETER PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA NEGARA REPUBLIK INDONESIA Andi Aco Agus
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.389 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3115

Abstract

Integrasi nasional adalah suatu proses penyatuan atau pembauran berbagai aspek  sosial budaya, etimisitas, latar belakang ekonomi ke dalam kesatuan wilayah dan pembentukan bangsa yang harus dapat menjamin terwujudnya keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam mencapai tujuan bersama sebagai suatu bangsa. Faktor pendorong integrasi nasional yaitu faklim sejarah yang menimbulkan rasa senasib seperjuangan, keinginan untuk bersatu rasa cinta tanah air dikalangan Bangsa Indonesia, rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Sedangkan faktor yang  heleragan, wilayah negara yang begitu luas adanya ancaman, tantangan, hambatan, gangguan dari luar negeri, lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat pengaruh budaya asing. Pengembangan integrasi nasional dapat dilakukan melalui strategi dan pendekatan yaitu gaya politik kepemimpin kekuatan lembaga-lembaga politik idiologi nasional dan kesempatan pembangunan ekonomi. Kata Kunci : Integrasi Nasional
PELAKSANAAN PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN RUMPUN IPS DI SMA NEGERI 11 PANGKEP Poetry MZ, Adhe; Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.79 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan Pengelolaan kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 11 Pangkep. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 11 Pangkep. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yaitu guru mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 11 Pangkep. Jumlah informan sebanyak 7 orang guru yang mengajar mata pelajaran rumpun IPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan pengelolaan kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 11 Pangkep terdiri dari dua kegiatan utama yakni (a) kegiatan pengaturan peserta didik yang terdiri dari pengaturan tingkah laku, minat/perhatian, gairah belajar dan dinamika kelompok, (b) kegiatan pengaturan fasilitas yang terdiri pengaturan ventilasi, pencahayaan dan letak duduk peserta didik. Adapun pelaksanaan pengelolaan kelas ini dilakukan dengan menerapkan pendekatan interaksi dengan perilaku integratif yang memposisikan guru sebagai sumber motivasional dan insiprasi bagi peserta didik. 2) Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pengelolaan kelas guru mata pelajaran rumpun IPS di SMA Negeri 11 Pangkep dikelompokkan  menjadi tiga kondisi yaitu: (a) kondisi lingkungan fisik, (b) kondisi sosio-emosional dan (c) kondisi peserta didik. Kondisi-kondisi tersebut dapat menjadi faktor pendukung atau faktor penghambat tergantung bagaimana cara guru dalam menyikapinya.
PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) CORDIAL DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR (SD) DI KABUPATEN BARRU Sri Rahayu
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Barru, dan untuk mengetahui peranan dan faktor-faktor yang mendorong peranan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cordial dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Barru, meliputi evaluasi diri sekolah, mengadakan komplain survey, menyusun RKS dan RKAS yang keseluruhannya melibatkan komite sekolah, staf, guru dan orang tua siswa. (2) Peranan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cordial, meliputi pemberian pelatihan, seminar dan lokakarya para kepala sekolah, komite sekolah dan guru, pemberian bantuan dari proses perencanaan sampai dalam bentuk dokumen dan membantu sekolah untuk mengadakan Complain Survei, (3) Faktor yang mendorong peranan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Cordial dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) pada tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Barru, yaitu sebagai upaya peningkatan kapasitas kepala sekolah dan komite sekolah, upaya untuk mensosialisasikan program pendidikan yang ditetapkan pemerintah, personal yang diterjunkan ke lapangan adalah orang yang berkompeten, donor dari USAID sebagai mitra kinerja dengan pemberian dana dan buku panduan.Kata kunci: Peranan, LSM Cordial, Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
POLA PERILAKU ETNIS TIONGHOA DALAM MEMBANGUN SOLIDARITAS DI SMA KATOLIK CENDRAWASIH Andi Nursyahraeni; Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.8774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola perilaku peserta didik etnis Tionghoa dalam membangun solidaritas di sekolah, 2) Upaya yang dilakukan pihak sekolah atau guru dalam membangkitkan rasa solidaritas etnis Tionghoa di Sekolah. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik sampling purposive dengan kriteria yaitu siswa Tionghoa dan Guru yang mengajarkan tentang solidaritas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitumember check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pola perilaku peserta didik etnis Tionghoa dalam membangun solidaritas di sekolah memiliki kesamaan dengan peserta didik pada umumnya yaitu (a) ramah (b) Toleransi (c) membangun kerjasama, (d) tidak melakukan diskriminasi (e) mengikuti kegiatan ekstrakurikuler 2) Upaya yang dilakukan pihak sekolah atau guru dalam membangkitkan rasa solidaritas etnis Tionghoa di sekolah yaitu: (a) memberikan contoh nyata, (b) menerapkan metode pembelajaran kerja kelompok, (c) melakukan pendekatan emosional. Kata kunci: Pola Perilaku, Etnis Tionghoa, Solidaritas
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (STUDI PADA SMA DI KECAMATAN POLEWALI) Yana, Asti; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.021 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMA di Kecamatan Polewali,2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kepala sekolah dalam melaksanakan strategi peningkatkan mutu pendidikan di SMA di Kecamatan Polewali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif.Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan kriteria yang digunakan yaitu kepala SMA Negeri di Kecamatan Polewali dan guru yang mengajar di SMA Negeri di Kecamatan Polewali.Jumlah informan yaitu sebanyak 4 kepala sekolahdan 4 guru.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data yaitu menggunakan teknik Triangulasi Sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan yaitu melakukan pemenuhan sarana dan prasarana sekolah, pemberian arahan kepada guru, meningkatkan profesionalisme guru, melakukan pembinaan khusus bagi peserta didik serta melakukan pendekatan kekeluargaan. 2) Faktor yang mempengaruhi kepala sekolah dalam melaksanakan strategi peningkatkan mutu pendidikan yaitu: motivasi kerja, lingkungan sosial dan partisipasi masyarakat serta persepsi masyarakat.
POLA ASUH PANTI ASUHAN SETIA KARYA DI KELURAHAN MANNURUKI KECAMATAN TAMALATE KOTA MAKASSAR Muh. Chaidir Mansyur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.902 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh yang diterapkan di panti asuhan Setia Karya Kelurahan Mannuruki Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu pembina yang terlibat dalam pola asuh anak dan para anak-anak yang ada di panti asuhan Setia Karya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, disiplay data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pola asuh yang diterapkan oleh panti asuhan Setia Karya adalah pola asuh demokratis, memberi kebebasan kepada anak sesuai aturan yang ada. 2) Faktor pendukung pola asuh anak di panti asuhan Setia Karya yaitu adanya bantuan, keterbukaan dalam panti asuhan, dan adanya rasa tanggung jawab sosial dan pendidikan dalam diri pengasuh panti asuhan. Sedangkan faktor penghambat pola asuh itu sendiri adalah keterbatasan dana, keterbatasan waktu anak-anak panti asuhan yang bersekolah, dan kondisi psikologis anak.Kata Kunci: Pola Asuh dan Anak