Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
591 Documents
LINEARITAS PENDIDIKAN GURU BIDANG STUDI DAN PROSES PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 KAJUARA
Fajar Fatwa;
Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.794 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12065
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; 1) Proses pembelajaran mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara dan 2) Hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan lata rbelakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling.Jumlah informan sebanyak 8 orang guru, 10 orang siswa dari kelas XI IPA 1 dan kelas XI IPS 1. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi.Teknik analisis data melalui 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Proses pembelajaran mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara yaitu (a) proses pembelajaran oleh guru yang linear dengan latar belakang pendidikanny aadalah mengkombinasikan penggunaan metode ceramah, metode diskusi dan metode demonstrasi, melakukan evaluasi dan penguatan materi, menggunakan media pembelajaran, dan siswa antusias mengikuti pelajaran; (b) proses pembelajaran oleh guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya adalah menggunakan metode ceramah, mengandalkan sumber referensi dari buku, dan siswa kurang aktif dalam proses belajar dan 2) Hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear dan guru yang tidak linear dengan latar belakang pendidikannya di SMA Negeri 1 Kajuara yaitu (a) hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang linear adalah kreatifitas siswa meningkat, daya serap siswa yang baik dan kemampuan mengaplikasikan materi ajar dalam lingkungan sekitarnya; (b) hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran yang diajarkan oleh guru yang tidak linear adalah kurangnya minat belajar siswa dan kurangnya percaya diri yang dimiliki oleh siswa.
ADAPTASI SOSIAL ANAK KAJANG DALAM DI MAN 1 BULUKUMBA
Wahyuni Wahyuni;
Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.193 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12916
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Cara anak kajang dalam untuk beradaptasi. 2) Faktor yang menghambat anak kajang dalam untuk beradaptasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun jumlah informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun informan pada penelitian ini terdiri dari 8 orang informan, dengan kriteria yaitu 1) Anak kajang dalam yang bersekolah di MAN 1 Bulukumba. 2) Siswa yang memiliki prestasi di MAN 1 Bulukumba. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dan temuan menggunakan member chek dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Cara beradaptasi anak kajang dalam yaitu, a) Bersikap ramah, b) Sopan santun, dan c) Saling menghargai antara satu sama lain. 2) Faktor yang menghambat anak kajang dalam yaitu: a) Bahasa, menggunakan bahasa sendiri yang tidak dipahami oleh orang lain, b) Stereotip karena mereka hanya menilai dari satu sisi saja tanpa tau yang sebenarnya, c) Perasaan malu, mereka memiliki penampilan yang sederhana sehingga malu untuk bergabung dengan anak yang lainnya yang berpenampilan lebih menarik.
PERAN WALI KELAS DALAM PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR SISWA DI SMA NEGERI 1 PINRANG
Kusuma wardhani, A. Musfirah Nurul;
Agustang, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (472.676 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12129
Penelititan ini bertujuan untuk mengetahui peran wali kelas dalam penyelesaian konflik siswa dalam kelas di SMA Negeri 1 Pinrang dan peran wali kelas dalam penyelesaian konflik siswa antar kelas di SMA Negeri 1 Pinrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, memperoleh gambaran tentang peran wali kelas dalam penyelesaian konflik siswa. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 16 orang. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria wali kelas yang siswanya berkonflik, siswa berkonflik, dan guru BK. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data malalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peran wali kelas dalam penyelesaian konflik siswa dalam kelas di SMA Negeri 1 Pinrang yaitu: 1) Sebagai pendengar dan pemberi nasehat, 2). Sebagai agen penerima dan perujuk siswa, 3) Sebagai fasilitator hubungan siswa dan 4) Sebagai pendukung program bimbingan dan konseling. Sedangkan peran wali kelas dalam penyelesaian siswa antar kelas di SMA Negeri 1 Pinrang yaitu: 1) Sebagai pendengar dan pemberi nasehat, 2) Sebagai agen penerima dan perujuk siswa, 3). Sebagai fasilitator hubungan siswa dan 4). Sebagai pendukung program bimbingan dan konseling. Perbedaan peran wali kelas dalam penyelesaian konflik siswa dalam kelas dengan peran wali kelas dalam penyelesaian konflik siswa antar kelas adalah bentuk kerjasama yang dilakukan wali kelas. Dalam penyelesaian konflik siswa dalam kelas yaitu wali kelas bekerjasama dengan guru BK. Sedangkan penyelesaian konflik siswa antar kelas yaitu wali kelas bekerja sama antara wali kelas yang berkonflik dan guru BK.
IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI KITAB SUCI SEBAGAI PENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA NEGERI 11 ENREKANG
Abd Hafid;
M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.92 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13344
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Faktor pendukung dan penghambat implementasi program literasi kitab suci sebagai penunjang pendidikan karakter di SMA Negeri 11 Enrekang. 2) Dampak implementasi program literasi kitab suci terhadap peserta didik di SMA Negeri 11 Enrekang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa kelas XI yang telah mengikuti program literasi kitab suci minimal 6 bulan, guru pendamping program literasi kitab suci, ketua komite, dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Faktor pendukung implementasi program literasi kitab suci sebagai penunjang pendidikan karakter adalah adanya kerjasama antara guru-guru dalam mendampingi pelaksanaan literasi kitab suci, keaktifan pengurus OSIS, kesadaran peserta didik membawa Al-Quran dan dukungan orangtua peserta didik, sedangkan faktor penghambatnya adalah peserta didik yang tidak membawa Al-Qu’ran dan tempat terbatas dan kurangnya Al-Qur’an. 2) Dampak implementasi program literasi kitab suci terhadap peserta didik di SMA Negeri 11 Enrekang adalah perilaku keagamaan peserta didik membaik dan pelanggaran tata tertib berkurang.
PERAN PENGAWAS SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SOSIOLOGI SMA NEGERI 1 WATAMPONE
Hasriati Hasriati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (300.972 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3124
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Supervisi akademik pengawas terhadap peningkatan kompetensi guru sosiologi SMA Negeri 1 Watampone. 2) Supervisi manajerial pengawas terhadap peningkatan kompetensi guru sosiologi SMA Negeri 1 Watampone. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini sebanyak 14 orang. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan wawancara. Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Selanjutnya, teknik keabsahan data dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari 1) Supervisi akademik pengawas belum efektif karena masih banyak indikator yang belum dijalankan oleh pengawas seperti membina, memantau, dan membimbing guru belum berjalan sedangkan menilai kinerja guru sudah berjalan. Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru dibidang akademik belum efektif. 2) Supervisi manajerial pengawas belum efektif karena masih banyak indikator yang belum dijalankam oleh pengawas seperti membina, memantau, dan membimbing kepala sekolah belum berjalan sedangkan menilai kinerja kepala sekolah sudah berjalan. Hal tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi guru dibidang manajerial belum efektif. Kata Kunci : Pengawas sekolah
DAMPAK PEMBERIAN HUKUMAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 SEGERI KABUPATEN PANGKEP)
Harnita .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (416.64 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i1.2314
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui penerapan pemberian hukuman pada siswa SMA Negeri 1 Segeri Kabupaten Pangkep, (2) Untuk mengetahui dampak pemberian hukuman terhadap motivasi belajar siswa SMA Negeri 1 Segeri Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemberian hukuman atau punishment yang diterapkan di SMA Negeri 1 Segeri Kabupaten Pangkep dalam bentuk pemberian poin yang akan diakumulasikan dan diperhitungkan dalam jangka satu tahun. Selain itu, hasil penelitian mengenai dampak positif pemberian hukuman terhadap motivasi belajar siswa yaitu memberikan dampak jerah bagi siswa sehingga mereka tidak mau lagi untuk mengulangi perbuatannya dan membuat mereka rajin belajar dan lebih aktif dalam pembelajaran, merasa senang dalam mengikuti proses pembelajaran dan hukuman yang diberikan juga dianggap perhatian. Sedangkan hasil penelitian mengenai dampak pemberian hukuman pada siswa menimbulkan juga dampak negatif seperti siswa jadi membangkang dengan cara tidak mau mendengar perintah guru bahkan ada yang tidak mau mengikuti proses pembelajaran ketika guru yang pernah melaporkan pelanggarannya yang mengajar, siswa menjadi pendendam dan siswa jadi agresif.Kata kunci: Dampak, Hukuman, Motivasi Siswa
DEGRADASI MORAL DI KALANGAN PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PINRANG
Sulheri Garizing
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.234 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3167
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) gambaran moralitas peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang 2) faktor penyebab terjadinya degradasi moral pada peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jumlah informan terdiri dari 15 informan yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan temuan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) gambaran moralitas peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang masih tergolong tidak baik yang ditandai dengan a) tidak disiplin yang ditunjukkan dengan mereka sering melakukan berbagai pelanggaran dalam hal tata tertib, b) keterikatan dalam kelompok yang ditunjukkan dengan mereka melakukan pelanggaran karena salah satu anggota dari kelompok mereka melanggar, dan c) otonomi yang ditunjukkan dengan pelanggaran yang mereka lakukan berdasarkan dari hati nurani tanpa paksaan. 2) faktor penyebab terjadinya degradasi moral pada peserta didik di SMA Negeri 1 Pinrang yaitu kurangnya nilai agama serta suka bohong, faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya, kurangnya pengetahuan tentang pendidikan moral dari keluarga, dan teknologi yang semakin canggih. Kata Kunci: Degradasi Moral dan Peserta Didik
PERILAKU AKADEMIK AKTIVIS ( STUDI KASUS PADA MAHASISWA FIS UNM YANG AKTIF DI ORGANISASI DAERAH )
Wildana, Aan;
Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.472 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12340
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Faktor yang mempegaruhi perilaku akademik aktivis mahasiswa FIS UNM yang bergabung di organisasi daerah. 2) Dampak organisasi daerah terhadap perilaku akademik mahasiswa FIS UNM yang aktif di organisasi daerah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria mahasiswa yaitu mahasiswa fakultas ilmu sosial semester 3 keatas, masih aktif sebagai mahasiswa di Universitas Negeri Makassar, mahasiswa yang sementara aktif atau pernah aktif di dalam organisasi daerah.Jumlah informan sebanyak 13 Orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Faktor yang mempengaruhi perilaku akademik aktivis mahasiswa FIS UNM yang aktif di organisasi daerah adalah a) pengaruh kondisi fisik yang tidak stabil, b) pengaruh pengaruh teman sebaya maupun senior, dan c) pengaruh tanggung jawab yang di emban. 2) Dampak organisasi daerah terhadap perilaku akademik mahasiswa FIS UNM yang bergabung di organisasi daerah adalah a) dampak positif, mendapat skill baru seperti public speaking, manajemen konflik dan tehnik lobi, bisa menambah teman dan memperluas jaringan, dan juga sebagai sarana belajar selain di bangku kuliah b) dampak negatifnya yaitu mahasiswa lebih mementingkan organisasi daerah dibanding dengan perkuliahan dan kegiatan lainnya yang ada di kampus, jarang berinteraksi dengan teman kampus, penurunan IPK, sulit membagi waktu antara kuliah dan organisasi.
PERSEPSI KELUARGA PETANI MENGENAI PENDIDIKAN DI DESA LALABATA RIAJA KECAMATAN DONRI-DONRI KABUPATEN SOPPENG
Erlin Musrah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (335.909 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2366
Penelitian bertujuan untuk mengetahui persepsi keluarga petani melihat pentingnya pendidikan bagi anak-anak dan juga untuk mengetahui kaitan antara persepsi orang tua dengan rendahnya motivasi anak terhadap pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Studi Kasus, yaitu metode untuk menghimpun dan menganalisis data berkenaan dengan suatu kasus. Informan penelitian adalah beberapa keluarga petani yang bermukim didesa Lalabata Riaja, dengan teknik pengambilan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah mereduksi data, kemudian mendisplay sehingga mudah dipahami kemudian menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap pentingnya pendidikan berbeda beda yaitu sebagian menilai bahwa pendidikan sangat penting untuk peningkatan taraf hidup seseorang sehingga mengupayakan pendidikan anaknya sampai kejenjang perguruan tinggi, sebaliknya sebagian lagi petani beranggapan bahwa pendidikan hanya sebagai sesuatu yang membuang waktu karena pendidikan dianggap cara untuk mendapatkan pekerjaan, padahal pekerjaan bisa didapat dengan cara ikut membantu orang tua bekerja, sebagian lagi petani kurang peduli terhadap pendidikan anak, dalam artian tidak melarang dan juga tidak mendorong anaknya untuk melanjutkan pendidikan karena mereka menganggap bahwa pendidikan tidak membawa pengaruh bagi masa depan anaknya.Kata Kunci: Keluarga Petani Dan Pendidikan
STRATEGI SISWA KURANG MAMPU DALAM MEMPERTAHANKAN PRESTASI DI SMA NEGERI 1 BUNGORO KABUPATEN PANGKEP
Ruslan Ruslan;
Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.931 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11804
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Strategi siswa kurang mampu dalam mempertahankan prestasi di SMA Negeri 1 Bungoro Kabupaten pangkep. 2) Apa saja kendala-kendala yang di hadapi siswa kurang mampu dalam mempertahankan prestasi belajar di SMA Negeri 1 Bungoro Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa kurang mampu dan berprestasi. Teknik pengumpulan data yang di lakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, sebanyak 15 orang. Teknik analisis data deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa startegi siswa kurang mampu dalam mempertahankan prestasi di SMA Negeri 1 Bungoro Kabupaten Pangkep yaitu 1) Rajin bertanya kepada guru terhadap materi yang kurang di pahami, 2) Mengerjakan pekerjaan rumah yang telah di berikan oleh guru di sekolah, 3) Banyak membaca buku agar dapat menambah dan memperluas wawasan, 4) Mengulang kembali pelajaran setelah pulang sekolah agar tidak mudah melupakan pelajaran, 5) Belajar kelompok dengan mengerjakan tugas dan soal bersama, 6) perencanaan belajar yang baik, seperti dengan menyiapkan buku pelajaran dan alat tulis sebelum berangkat sekolah dan belajar. Adapun kendala yang dihadapi siswa kurang mampu dalam mempertahankan prestasi di SMA Negeri 1 Bungoro Kabupaten Pangkep yaitu; 1) Rasa malas yang kerap datang 2) banyak tugas dari sekolah, 3) pengaruh teman sebaya, dimana teman sebaya yang kebanyakan tidak sekolah dan malas belajar yang sering mengajak untuk bermain dan jalan-jalan, 4) Kurangnya alat belajar yang menunjang seperti laptop dan buku pelajaran.