cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
RESILIENSI REMAJA YANG MEMILIKI ORANGTUA BERCERAI DI KELURAHAN TOLO SELATAN KECAMATAN KELARA KABUPATEN JENEPONTO Arfanti, Fifi; Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.097 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Strategi resiliensi pada remaja yang memiliki orangtua bercerai di Kelurahan Tolo Selatan Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto, dan 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi remaja yang memiliki orangtua bercerai di Kelurahan Tolo Selatan Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan dipilih secara purposive sampling dengan informan berjumlah 7 orang dengan kriteria yaitu informan dalam penelitian ini berada pada masa remaja yaitu berusia 13 tahun sampai 20 tahun, serta informan dalam penelitian ini orangtuanya telah bercerai minimal 1 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Strategi resiliensi pada remaja yang memiliki orangtua bercerai di Kelurahan Tolo Selatan Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto yaitu strategi succumbing (mengalah), survival (bertahan), recovery (pemulihan), thriving (berkembang dengan pesat). 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi pada remaja yang memiliki orangtua bercerai di Kelurahan Tolo Selatan Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto terdiri atas faktor individual, faktor keluarga, dan faktor komunitas.
STUDI KOMPARASI PENGUASAAN KOMPETENSI PROFESIONAL ANTARA GURU BERLATAR PENDIDIKAN SARJANA (S1) DENGAN MAGISTER (S2) DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Andi Nurwahida Razak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 2, Edisi 2, Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.154 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v2i2.2553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan penguasaan komopetensi profesional antara  guru berlatar pendidikan sarjana (S1) dengan magister (S2) di SMA Negeri 11 Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SMA Negeri 11 Makassar  yang bejumlah 63 orang dan sampel penelitian ini terdiri dari 32 orang, 16 diantaranya guru dengan tingkat pendidikan sarjana (S1) dan 16 guru dengan tingkat pendidikan magister (S2). Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang positif dan signifikan penguasaan kompetensi profesional antara guru berlatar pendidikan sarjana (S1) dengan magister (S2) di SMA Negeri 11 Makassar. Hal tersebut ditunjukkan pada hasil analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh nilai t hitung sebesar -7,648 dan t tabel sebesar 2,13 yang dapat dijelaskan oleh variabel kompetensi profesional antara guru berlatar pendidikan sarjana (S1) dengan magister (S2). Kata Kunci: Tingkat Pendidikan dan Kompetensi Profesional Guru  
POLA ASUH ANAK PADA GURU (STUDI PADA SMA NEGERI 1 BAJENG) Nur Fajar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.325 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pola asuh yang dilakukan guru pada anaknya di SMA Negeri 1 Bajeng, 2) Strategi guru membagi waktu dalam memberikan pengasuhan pada anak di SMA Negeri 1 Bajeng. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualiatatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu guru (ibu siswa) dan siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Bajeng. Informan penelitian ini 8 orang guru (ibu siswa) dan 8 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data deskriptif kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pola asuh yang dilakukan guru pada anaknya di SMA Negeri 1 Bajeng yaitu (a) memberikan kebebasan untuk mengemukakan pendapat, (b) mendukung partisipasi anak dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, (c) menjalin hubungan dan komunikasi yang intens dengan anak, (d) menanamkan pendidikan agama sejak kecil, (e) menerapkan norma-norma dasar pada anak dirumah. 2) Strategi guru membagi waktu dalam memberikan pengasuhan pada anak di SMA Negeri 1 Bajeng yaitu (a) berkumpul bersama pada saat makan malam, (b) bincang-bincang sore, (c) mengajak rekreasi di akhir pekan.Kata Kunci: Pola Asuh, Guru
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE DI SMAN 18 MAKASASAR Soesanto, Soesanto; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.982 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12217

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran word square pada mata pelajaran sosiologi pokok bahasan Pembentukan kelompok sosial  siswa kelas XI IS 1 SMAN 18 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui empat tahapan yaitu, perencanan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IS 1 sebanyak 33 siswa yang terdiri dari 15 laki-laki dan 18 perempuan, pada tahun pelajaran 2016/2017 semester genap mata pelajaran sosiologi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes hasil belajar, ,observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan melalui teknik presentase hasil belajar siswa sebagai salah satu indikator untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, tes siklus I rata-rata nilai yang di peroleh siswa 77,79% dengan nilai ketuntasan hasil 65%, karena belum mencapai ketuntasan hasil belajar yang di tetapkan sebesar 85% maka di lanjutkan pada siklus II. Hasil tes siklus II menunjukkan rata-rata nilai yang di peroleh siswa 87,76 dengan nilai ketuntasan klasikal mencapai 100%. Oleh karena itu dapat  di katakan bahwa H1 diterima yaitu jika menggunakan model pembelajaran word square dalam proses pembelajaran sosiologi, pada pokok bahasan berbagai bentuk dan jenis kelompok sosial, dan karekteristik khusus atau partikularisme dan ekslusivisme, maka hasil belajar siswa kelas XI IS 1 SMAN 18 Makassar meningkat.
DAMPAK PEMANFAATAN BEASISWA BIDIKMISI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Ayu Septian; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Vol 7, Nomor 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.836 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Pemanfaatan beasiswa bidikmisi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar. 2) Dampak pemanfaatan beasiswa bidikmisi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan adalah purposive sampling, dengan informan berjumlah 12 orang dengan kriteria yaitu mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNM penerima beasiswa bidikmisi angkatan 2015-2018 yang berstatus aktif kuliah, mahasiswa yang nilai IPKnya meningkat, dan mahasiswa yang nilai IPKnya menurun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan tahapan kondensasi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UNM penerima beasiswa bidikmisi memanfaatkan beasiswa bidikmisinya untuk memenuhi (a) kebutuhan akademik seperti kebutuhan sarana pembelajaran misalnya membeli buku, alat tulis, laptop, serta biaya print dan foto copy, (b) kebutuhan non akademik seperti kebutuhan sehari-hari, fashion, membeli handphone, traktir teman, transportasi dan pulsa/paket data. 2) Dampak dari pemanfaatan beasiswa bidikmisi terhadap mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi UNM terdiri atas dampak positif dan negatif. Adapun dampak positifnya, yaitu meningkatkan motivasi belajar. Sedangkan dampak negatifnya yaitu nilai IPK menurun dan perilaku konsumtif meningkat. 
DAMPAK PROGRAM INDONESIA PINTAR TERHADAP SISWA MISKIN DI SMA NEGERI 1 MASALLE KABUPATEN ENREKANG Nurmiati R Nurmiati R
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.08 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) pelaksanaan program indonesia pintar di SMA Negeri 1 Masalle Kabupaten Enrekang; 2) dampak program indonesia pintar terhadap siswa miskin di SMA Negeri 1 Masalle Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pemilihan informan dengan teknik purposive sampling. 12 informan dengan kriteria pihak sekolah pengelolah Program Indonesia Pintar, Siswa penerima Program Indonesia Pintar (siswa kurang mampu berprestasi dan tidak berptestasi), dan orang tua siswa penerima Program Indonesia Pintar. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Tahap pengabsahan data dengan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan Program Indonesia Pintar di SMA Negeri 1 Masalle Kabupaten Enrekang telah sesuai dengan petunjuk teknis PIP mulai dari sosialisasi, pengusulan berkas, penyeleksian sampai kepada pemberian dana bantuan.2) Dampak Program Indonesia Pintar terhadap siswa miskin di SMA Negeri 1 Masalle Kabupaten Enrekang yaitu dampak positif; hal  ini sangat membantu penerimanya dalam memenuhi kebutuhan sekolahnya agar menunjang proses belajar sehingga dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajarnya, kedisiplinan serta kerajinannya untuk tetap bersekolah. Dampak negatif; adanya penyalagunaan dana yang dilakukan oleh beberapa penerima serta ada kecemburuan sosial antara siswa yang menerima bantuan dengan yang tidak menerima bantuan.Kata kunci:Program Indonesia Pintar, siswa miskin
HABITUS BELAJAR SISWA BERPRESTASI DI SMA NEGERI 12 MAKASSAR Nuraeni LH Nuraeni LH; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.847 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  1) Habitus belajar yang digunakan siswa berprestasi kelas XI IPA dan IPS di SMA Negeri 12 Makassar, 2) Faktor apa saja yang mempengaruhi habitus belajar siswa berprestasi kelas XI IPA dan IPS di SMA Negeri  12 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, memperoleh gambaran tentang habitus belajar yang digunakan siswa berprestasi. Jumlah informan sebanyak 18 orang yang terdiri dari 14 orang siswa dan 4 orang guru. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu siswa SMA Negeri 12 Makassar, siswa yang memperoleh peringkat I-VII dalam bidang akademik kelas XI IPA dan IPS. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member chek.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa habitus belajar yang digunakan oleh siswa berprestasi di SMA Negeri 12 Makassar adalah; 1) habitus belajar di sekolah meliputi; konsentrasi, mendengarkan guru, aktif bertanya dan menjawab serta membaca dan membuat catatan, 2) habitus belajar di rumah yang meliputi; habitus pembuatan jadwal dan pelaksanaannya, pengaturan jangka waktu belajar, mengulang bahan pelajaran, mengerjakan tugas (PR), dan menghafal pelajaran. Sedangkan faktor yang mempengaruhi habitus belajar siswa berprestasi adalah; 1) faktor internal (dari dalam diri siswa) meliputi: kesehatan, minat, motivasi, mood belajar, cita-cita, dan rajin. 2) faktor eksternal (dari luar diri siswa) meliputi; fasilitas belajar, semangat belajar, bersaing dengan teman, lingkungan belajar yang didalamnya termasuk lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.
DAMPAK PEMBERIAN REMEDIAL TERHADAP HASIL BELAJAR SOSIOLOGI SISWA SMA DI KABUPATEN POLEWALIMANDAR Siti Umrah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.267 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2353

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan remedial terhadap hasil belajar sosisologi siswa SMA dikabupaten polewali mandar. Jenis penelitian ini tipe deskriptif kualitatif dengan penentuan informan Purposive Sampling yaitu sekolah yang melaksanakan program remedial minimal 3 kali dalam satu semester, guru yang memberikan remedial minimal tiga kali dalam satu semester, dan siswa(i) yang remedial pada mata pelajaran sosiologi dan minimal 2 pada mata pelajaran lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi, Wawancara, Dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Bentuk-bentuk remedial yang dilaksanakan oleh guru adalah bentuk remedial dengan mengajarkan kembali, penugasan, bimbingan secara individu atau kelompok serta menyuruh siswa membaca referensi yang sama. 2). Faktor pendukung dalam melaksanakan remedial adalah sarana dan prasarana, dukungan dari guru serta kesiapan siswa yang ikut dalam pelaksanaan pembelajaran remedial. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu hambatan dalam memilih metode atau strategi yang tepat pada saat akan melaksanakan pengajaran remedial, kesulitan mengatur waktu karena dari siswa, siswa malas mengikuti remedial dilihat pada saat remedial akan dilaksanakan masih saja terdapat siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan remedial sehingga guru harus mengatur jadwal kembali. 3). Dampak yang ditimbulkan dalam melaksanakan remedial terbagi atas dua yaitu dampak positif dan dampak negatif. dampak positifnya yaitu peningkatan dalam hasil belajar siswa, adanya kesadaran siswa untuk memperbaiki cara belajarnya, serta motivasi siswa untuk belajar lebih giat, dan dilihat dari pemahaman siswa tentang materi lebih mendalam. Sedangkan dampak negatifnya yaitu kurangnya motivasi siswa untuk belajar seperti rasa malas dan bosan dalam melaksanaan remedial, merasa waktu istirahatnya berkurang, tidak hanya itu remedial juga berdampak pada kondisi psikologi siswa seperti siswa merasa menjadi orang yang paling bodoh diantara teman- temannya, timbulnya rasa kecemburuan sosial serta perasaan malu yang dirasakan oleh peserta didik karena harus mengikuti remedial.Kata Kunci: Remedial dan Hasil Belajar
FAKTOR PENYEBAB KETIDAKAKTIFAN SISWA KELAS XI IPAS 4 DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMA NEGERI 12 MAKASSAR Lita Sasmita; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.251 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Faktor Penyebab ketidakaktifan siswa XI IPS 4 dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Makassar, 2) Dampak Ketidakaktifan siswa XI IPS 4 dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa yang tidak aktif dalam proses belajar mengajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, penyajian data dan penarikekan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab ketidakaktifan siswa XI IPS 4 dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Makassar, ialah faktor internal yaitu; a) siswa malas dalam belajar b) tidak percaya diri. Sedangkan faktor eksternal diakibatkan oleh; a) sarana dan fasilitas yang belum lengkap b) metode mengajar guru yang membosankan c) lingkungan kelas yang tidak nyaman. 2) Dampak ketidakaktifan siswa  XI IPS 4 dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Makassar yaitu; a) siswa tidak memahami materi pelajaran b) Tidak mampu menjawab pertanyaan guru c) menyontek saat ulangan. 
PERSEPSI TENTANG PERGURUAN TINGGI DI MAKASSAR PADA KALANGAN REMAJA DI DESA BALLE KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE A. Novianti, A. Novianti; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.488 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persepsi tentang perguruan tinggi di Makassar pada kalangan remaja yang tidak lanjut ke perguruan tinggi di Desa Balle Kecamatan Kahu Kabupaten Bone. 2) Persepsi tentang perguruan tinggi di Makassar pada kalangan remaja yang lanjut ke perguruan tinggi di Desa Balle Kecamatan Kahu Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu anak yang tamat SMA paling lama 2 tahun, anak yang lanjut dan tidak lanjut ke perguruan tinggi, anak yang menetap tinggal bersama keluarga, anak yang berusia 17-21 tahun. Jumlah informan sebanyak 14 remaja yang tidak lanjut ke perguruan tinggi dan remaja yang lanjut ke perguruan tinggi sebanyak 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kualitatif yaitu mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member chek.  Hasil penelitian menjelaskan bahwa: 1) Persepsi tentang perguruan tinggi di Makassar pada kalangan remaja di Desa Balle Kecamatan Kahu Kabupaten Bone yang tidak lanjut ke perguruan tinggi adalah: a) Kurangnya pemahaman tentang perguruan tinggi di Makassar, b) perguruan tinggi sering melakukan demo, aksi, dan bentrok, c) Perguruan Tinggi dapat merugikan, membuang banyak waktu dan biaya, d) Perguruan Tinggi tidak menjamin masa depan dan cita-cita. 2) Persepsi tentang perguruan tinggi di Makassar pada kalangan remaja di Desa Balle Kecamatan Kahu Kabupaten Bone yang lanjut ke perguruan tinggi adalah: a) Perguruan tinggi tempat menambah ilmu dan wawasan yang luas, serta menambah pengalaman, b) Mengembangkan ilmu, bakat, serta karakter, c) Perguruan tinggi sangat penting dan banyak manfaatnya, dan d) Menentukan masa depan dan cita-cita.