cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 591 Documents
PERAN POST TEST TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Nurul Hikmah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) bagaimana peran post-test terhadap motivasi belajar pada mata pelajaran sosiologi siswa 2) kendala apa yang dihadapi pada peran post-test terhadap motivasi belajar  pada mata pelajaran sosiologi siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purpose sampling dengan karakteristik informan guru yaitu yang mengajar mata pelajaran sosiologi dan guru yang menggunakan post-test di SMA Negeri 11 Makassar. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi/penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peran post test terhadap motivasi belajar sosiologi siswa di SMA Negeri 11 Makassar terbagi atas dua yaitu post-test sebagai sarana mendorong siswa agar lebih giat belajar, dan post-test sebagai tolak ukur keberhasilan program pembelajaran. 2) kendala yang dihadapi pada peran post-test dalam memotivasi belajar siswa di SMA Negeri 11 Makassar dikarenakan oleh konsentrasi siswa dalam proses belajar, alokasi waktu yang direncanakan guru untuk melakukan post-test tidak sesuai, dan tidak adanya reward/ganjaran baik yang bersifat positif maupun negative (berupa sanksi atau lainnya) ketika selesai melakukan post test. Kata kunci : Post-test, Motivasi Belajar
DAMPAK PENGGUNAAN SITUS JEJARING SOSIAL TERHADAP PERILAKU MENYIMPANG SISWA SMA NEGERI 3 MAKASSAR Syukur Rahmadani
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Penggunaan Situs Jejaring Sosial Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa SMA Negeri 3 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria Siswa yang menggunakan Situs Jejaring Sosial selama 5 tahun di SMA Negeri 3 Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan siswa SMA Negeri 3 Makassar yang menggunakan Situs jejaring social ke hal-hal yang negatif sehingga dapat menimbulkan perilaku menyimpang namun di sisi lain ada juga beberapa siswa yang menggunakan situs jejaring social ke hal-hal yang postif. Setiap hal tentunya tidak lepas dari berbagai dampak baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif dari penggunaan situs jejaring sosial ini antara lain : memperluas pergaulan (menambah teman), mempermudah interaksi jarak jauh, mempercepat penyebaran arus informasi, menjadi tempat atau media untuk proses pembelajaran, sebagai media promosi untuk menawarkan produk dan jasa, dan lain-lain. Selain itu, dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan situs jejaring sosial antara lain : membuat kecanduan sehingga menghabiskan waktunya di depan komputer, berkurangnya waktu belajar, tidak peduli dengan lingkungan sekitar, berkurangnya sosialisasi, kurangnya interaksi dengan dunia luar yang menyebabkan anti sosial, tersebarnya data pribadi, penyalahgunaan data, penipuan, pornografi, menghabiskan biaya, dan lain-lain.Kata Kunci: Perilku Menyimpang
DAMPAK DIKLAT TERHADAP KOMPETENSI GURU SOSIOLOGI DALAM MENGAJAR DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KABUPATEN TAKALAR Muh. Nasrun; Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Dampak diklat terhadap kompetensi guru sosiologi dalam mengajar di SMA Negeri di Kabupaten Takalar.  2) Bentuk-bentuk diklat yang pernah diikuti guru sosiologi di SMA Negeri di Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling jumlah informan 7 orang. Adapun bentuk teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dampak diklat terhadap kompetensi guru sosiologi dalam mengajar di SMA Negeri di Kabupaten Takalar yaitu: (a) Menambah wawasan guru, (b) Guru lebih kreatif dan (c) Meningkatkan proses pembelajaran. 2) Bentuk-bentuk diklat yang pernah diikuti guru sosiologi di SMA Negeri di Kabupaten Takalar yaitu: (a) Pelatihan pembelajaran Kurikulum 2013 (K13), (b)  Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG), dan (c) Pelatihan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). 
PENGARUH DUKUNGAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMA NEGERI 1 ALLA KABUPATEN ENREKANG Riska .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 1, Edisi 1, Juli 2014
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i1.2534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh dukungan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Alla Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini adalah dekskriftif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPS SMA Negeri 1 Alla dan sampelnya adalah 25% dari populasi yaitu sebesar 34 siswa. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif  yaitu persentase dan analisis statistik inferensial yaitu uji normalitas, uji korelasi dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh dukungan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Alla Kabupaten Enrekang dengan pencapaian nilai korelasi (r) sebesar 0,430 yang  berada pada Kategori Sedang. Untuk uji normalitas, diperoleh data yang menunjukkan bahwa dukungan orang tua sebesar 0,499 dan prestasi belajar sebesar 0,385. Karena kedua variabel tersebut lebih besar dari 0,05 maka data tersebut dinyatakan normal. Untuk menguji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan orang tua terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 1 Alla Kabupaten Enrekang.Kata kunci : Dukungan Orang Tua, dan Prestasi Belajar 
PERANAN GURU SOSIOLOGI DALAM MENANAMKAN SOLIDARITAS KEBANGSAAN PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 11 BULUKUMBA KECAMATAN BONTO TIRO KABUPATEN BULUKUMBA Indra Faizal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peranan guru sosiologi dalam menanamkan solidaritas kebangsaan pada peserta didik di SMA Negeri 11 Bulukumba Kecamatan Bonto Tiro Kabupaten Bulukumba, 2) Faktor yang menghambat guru sosiologi dalam menanamkan solidaritas kebangsaan pada peserta didik di SMA Negeri 11 Bulukumba Kecamatan Bonto Tiro Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu guru sosiologi, dan siswa kelas X dan XI IPS. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member chek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peranan guru sosiologi dalam menanamkan solidarits kebangsaan pada peserta didik di SMA Negeri 11 Bulukumba Kecamatan Bonto Tiro Kabupaten Bulukumba yaitu: (a) Melakukan karyawisata yang menekankan aspek kerjasama (b) Menggunakan bahasa indonesia dalam interaksi pembelajaran, dan (c) Pengintegrasian materi pelajaran sosiologi. 2) Faktor yang menghambat peranan guru sosiologi dalam menanamkan solidaritas kebangsaan pada peserta didik di SMA Negeri 11 Bulukumba Kecamatan Bonto Tiro Kabupaten Bulukumba yaitu: (a) Kemajuan teknologi, (b) Adanya kelompok kecil dalam kelas (klik), (c) Perbedaan suku dan budaya,  (d) Lingkungan siswa, dan (e) Kemampuan guru. Keywords: peran guru,  solidaritas kebangsaan
PERKAWINAN DIBAWAH UMUR DAN PUTUS SEKOLAH (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN MARIORIAWA KABUPATEN SOPPENG) Maulidha Putri Ratdika
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perkawinan dibawah umur, dampak perkawinan dibawah umur, serta perkawinan dibawah umur sebagai pemicu putus sekolahpada masyarakat di Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive samplingdengan kriteria yaitu anak yang melakukan perkawinan dibawah umur. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yaitu: reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Pengabsahan data yang digunakan yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penyebab perkawinan dibawah umur pada masyarakat yaitu disebabkan oleh dua faktor, yaitu: faktor internal atau atas dasar kemauan pribadi untuk melakukan perkawinan dibawah umur. Selain faktor internal, faktor eksternal juga memengaruhi terjadinya perkawinan dibawah umur. Faktor eksternal yang menyebabkan perkawinan dibawah umur antara lain faktor latar belakang pendidikan dimana semua responden perkawinan dibawah umur hanya lulusan SD kemudiandiperparah dengan kesulitan ekonomi keluarga sehingga memaksa anak untuk putus sekolah,faktor tradisidan faktor pergaulan bebas remaja juga menyebabkan perkawinan dibawah umur. 2) Dampak perkawinan dibawah umur terbagi atas tiga, yaitu: dampak sosial, dampak psikologis dan dampak kesehatan. 3) perkawinan dibawah umur sebagai pemicu putus sekolah karena perkawinan dibawah umur.Kata Kunci: Perkawinan Dibawah Umur dan Putus Sekolah
PERIAKU ANOMI (STUDI PADA SISWA DI SMP NEGERI 21 MAKASSAR) Aswan Aswan; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa siswa SMP Negeri 21 Makassar berperilaku menyimpang, apa dampak  yang ditimbulkan dari perilaku menyimpang bagi siswa SMP Negeri 21 Makassar, dan Bagaimana cara menanggulangi perilaku menyimpang siswa SMP Negeri 21 Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan kriteria siswa yang berperilaku menyimpang berstatus siswa SMP Negeri 21 Makassar sebanyak enam orang, guru Bimbingan Konseling (BK) satu orang, dan Wakasek Kesiswaan satu orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member chek. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa siswa berperilaku menyimpang dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekolah dan faktor teman sebaya. Dampak yang ditimbulkan dari perilaku menyimpang bagi siswa di SMP Negeri 21 Makassar adalah dampak negatif seperti; merasa malu, membatasi pergaulan, mendapatkan hinaan, nilai tidak tuntas, scorsing, dipindahkan. Kemudian dampak Positif seperti; merasa terkenal di antara guru dan siswa-siswi di SMP Negeri 21 Makassar, banyak teman, menguatkan solidaritas antar teman sebaya atau geng yang berperilaku sama atau menyimpang, disegani sehingga mudah untuk memerintah siswa lain. Adapun tindakan yang dilakukan pihak sekolah dalam menanggulangi perilaku menyimpang siswa SMP Negeri 21 Makassar yakni tindakan preventif; sosialisasi tata tertib saat masa MOS siswa, Pemeriksahan rutin atau swiping, penyuluhan setiap upacara pagi dan apel, melakukan koordinasi dengan BIMAS (kepolisisan), kelurahan, dan masyarakat, menugaskan pegawai honor sebagai intelejen. Adapun tahapan selanjutnya yaitu tindakan represif, diantara tindakan yang diambil yaitu; teguran langsung dan pemberian hukuman oleh guru atau wali kelas, kemudian di rujuk ke BK untuk tindakan lanjutan, pemangilan orang tua,  dan kunjungan rumah.
KONTROL SOSIAL GURU PADA PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 2 WATANSOPPENG Suriana Suriana
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3 edisi 3 November 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3139

Abstract

Penelitian bertujuan untuk megetahui kontrol sosial guru pada pelanggaran tata tertib siswa di SMA Negeri 2 Watansoppeng. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI, guru SMA Negeri 2 Watansoppeng. Adapun jumlah informan sebanyak 15 orang.  Teknik dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang digunakan yaitu 10 siswa yang pernah melakukan pelanggaran tata tertib di sekolah, 2 guru bimbingan konseling dan 3 wali kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik  pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kontrol sosial guru pada pelanggaran tata tertib siswa ialah dengan cara memberikan nasehat atau wejangan seperti jangan diulangi lagi, membuatkan surat atau perjanjian, memanggil yang bersangkutan bersama orang tuanya agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi yang diperbuatnya dan diberikan sanksi yang berat seperti dikeluarkan dari sekolah. 2) Faktor penyebab pelanggaan tata tertib siswa di sekolah adalah dari faktor yang berasal dari diri siswa ialah rasa malas dan bosan yang timbul dari dalam diri sendiri. Dari faktor lingkungan sekolah sering ikut-ikutan seperti ikut-ikutan sama temannya terlambat dan tidak ke sekolah, pelampiasan rasa kecewa dan faktor kendaraan. 3) Dampak kontrol sosial guru pada perilaku menyimpang siswa ialah dampak positif, siswa lebih dekat pada guru, sadarnya akan tanggung jawab siswa  dan dampak negatif, siswa semakin melakukan pelanggaran karena kontrol sosial guru dia anggap tekanan.   Kata kunci : Kontrol sosial, tata tertib.
Interaksi Sosial Anak Dengan Orang Tua Dalam Pembelajaran Daring di Dusun Kampung Desa Kaloran Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Ester Iisetyati; Sri Suwartiningsih; Elly Esra Kudubun
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 3, November 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v8i0.24464

Abstract

Interaksi sosial anak dengan orang tua dalam pembelajaran daring di Dusun Kampung Desa Kaloran Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung, dengan rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana interaksi sosial anak dengan orang tua dalam pembelajaran daring di Dusun Kampung Desa Kaloran Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung. Latar belakang dari penelitian ini yaitu dengan adanya pademi virus covid-19 tatanan dalam bidang pendidikan menjadi berubah yang awalnya secara tatap muka, namun dengan adanya pandemi ini anak-anak belajar secara daring di rumah. Hal itulah yang mengubah pola interaksi sosial dalam proses pembelajaran, di sekolah anak berinteraksi sosial dengan guru, namun di rumah anak berinteraksi sosial dengan orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan interaksi sosial anak dengan orang tua dalam pembelajaran daring. Narasumber dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar yang berusia 8 tahun- 10 tahun dan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskrptif, dengan teknik yang digunakan adalah observasi dan wawancara sebagai pengumpulan data. Teori yang digunakan adalah teori interaksi sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang didalamnya terjadi hubungan timbal dan saling mempengaruhi, mengubah, atau memperbaiki perilaku. Hasil penelitian secara umum dapat dijelaskan mengenai interaksi sosial antara anak dan orang tua dalam pembelajaran daring. Terjadi interaksi sosial yang harmonis antara anak dengan orang tua saat orang tua memberikan perhatian pada saat anak belajar secara daring. Terjadi juga interaksi sosial yang tidak harmonis antara anak dengan orang tua saat orang tua tidak memberikan perhatian pada saat anak belajar secara daring.    
Tinjauan Sosiologis Penanganan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga Menurut UU PKDRT Oleh Pengadilan Negeri Pangkep Masni Masni; Shermina Oruh; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 8, Nomor 3, November 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v8i0.25701

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dan merupakan penelitian deskriptif. Tujuanya adalah (1) untuk mengetahui bentuk-bentuk apa saja terjadi yang diselesaikan oleh Pengadilan Negeri Pangkep, (2) Untuk mengetahui bagaimana bentuk penyelesaian oleh hakim terhadap KDRT di Pengadialan Negeri Pangkep. Variabel Penelitian ini adalah Bentuk-bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan langkah penyelesaiannya dalam Sistem Peradilan. Sampel peneltian menggunakan teknik total sampling dengan Hakim yang menangani kasus perkara KDRT maupun staf yang berjumlah 5 orang. Teknik Pengumpulan yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan (1) Bahwa Implementasi UU No 23 Tahun 2004 pada Pengadilan Negeri Pangkep Kabupaten Pangkep dengan bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang telah ditangani dan diputuskan oleh Pengadilan Negeri Pangkep yakni kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual telah sesuai dengan aturan yang mengacu pada UU NO 23 tahun 2004 dimana bentuk penyelesaian kekerasan fisik, kekerasan psikis dan kekerasan seksual harus ada alat bukti yaitu ada saksi yang melihat juga ada visum dari pihak rumah sakit walupun itu bukan penunjang utama. (2) Bentuk Penyelesaian terhadap kasus KDRT oleh Hakim di Pengadilan Negeri Pangkep selalu dimulai dengan upaya damai kepada pihak yang bersengketa walaupun dalam UU perceraian menerangkan pasti ada dampak yang mendorong timbulnya keinginan untuk berrcerai dari pihak suami maupun isteri. Sikap yang ditunjukkan Hakim terhadap pelapor maupun terlapor selalu mengedepankan prinsip keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan dimana selalu diawali dengan upaya penyelesaian secara mufakat atau berdamai oleh pihak suami isteri, juga perdamaian tersebut bisa diterima oleh pengadilan bila mana pihak suami berjanji tidak akan melakukan perbuatanya lagi dan apabila diulangi maka akan dikenakan sanksi pidana denda atau pidana penjara sesuai dengan tindakan dan atau kerugian yang dialami oleh korban.