cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 583 Documents
PEROKOK (STUDI SISWA KALANGAN EKONOMI RENDAH DI SMP NEGERI 18 MAKASSAR) Nurnajmi Nurnajmi; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.07 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui faktor penyebab siswa perokok kalangan ekonomi rendah di SMP Negeri 18 Makassar, 2) Dampak sosial perilaku merokok, 3) Upaya pihak sekolah menanggulangi masalah siswa perokok kalangan ekonomi rendah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dengan cara purposive sampling dengan kriteria siswa perokok berjenis kelamin laki-laki yang berstatus siswa SMP Negeri 18 Makassar serta dari kalangan ekonomi rendah, kalangan ekonomi rendah sebanyak enam orang, siswa kalangan ekonomi atas sebanyak dua orang, dan guru Bimbingan Konseling (BK) sebanyak dua orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab siswa perokok kalangan ekonomi rendah di SMP Negeri 18 Makassar yaitu a) Kepribadian siswa, b) Lingkungan tempat tinggal. c) Jumlah uang saku (jajan), d) Hubungan keluarga, e) Kebebasan teman pergaulan, 2) Dampak sosial yang dialami siswa yaitu dampak positif seperti percaya diri, bertambah jumlah teman, adanya musuh bersama, pergaulan yang semakin luas, dan meningkatnya solidaritas antarsesama siswa perokok, serta dampak negatif seperti dijauhi, merasa malu (canggung), dihukum oleh guru, mendapat ejekan, dilabel siswa nakal, dan berkurang kepercayaan guru terhadap siswa perokok, 3) Upaya pihak sekolah: a) Upaya preventif meliputi sosialisasi bahaya rokok perkelas, memaksimalkan pemberian sanksi, sosialisasi bahaya rokok dan konsekuensi pelanggaran, dan mengadakan kegiatan sekolah yang melibatkan orangtua murid, b) Upaya represif meliputi interogasi, memberikan sanksi, mengeluarkan surat panggilan orangtua, skorsing, dan dipindahkan atau dikeluarkan.
PERSEPSI TENAGA HONOR MENGENAI ATURAN PAKAIAN HONORER (STUDI KASUS GURU HONORER DI DESA ULAWENG CINNONG KECAMATAN ULAWENG KABUPATEN BONE) Rahma Wildana; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 3, November 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.863 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Persepsi guru honor mengenai aturan pakaian honorer di Desa Ulaweng Cinnong Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone. 2) Dampak sosial yang dialami oleh guru honorer selama diterapkannya aturan pakaian honorer di Desa Ulaweng Cinnong Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu guru hononer yang telah menjalani profesinya selama 6 tahun, yang merasakan perubahan seragam kerja dari mengenakan pakaian dinas harian yang sama dengan PNS hingga mengenakan pakaian putih bawahan hitam sesuai dengan aturan. Jumlah informan sebanyak 11 guru honorer. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Persepsi guru honor mengenai aturan pakaian honorer di Desa Ulaweng Cinnong melahirkan persepsi pro maupun kontra dikalangan honorer itu sendiri. Persepsi guru honorer yang setuju terhadap aturan pakaian beralasan dengan adanya aturan berpakaian terhadap honorer diharapkan mampu menjadi pembeda bagi guru honorer tersebut sehingga kinerjanya dapat lebih di nilai baik di lingkungan kerjanya. Adapun persepsi guru honorer lainnya yang tidak setuju dengan aturan pakaian karena beranggapan perlunya memakai seragam selayaknya guru PNS yang pada dasarnya perannya sama dengan seorang guru yang digaji oleh Negara. 2) Dampak sosial yang dialami oleh guru honorer selama diterapkannya aturan pakaian honorer dibedakan menjadi dampak dalam aspek fungsional dan aspek disfungsional. Dampak dalam aspek fungsional yaitu honorer dan PNS secara cepat lebih mudah dibedakan, memudahkan pengawasan kinerja honorer dan PNS dan memudahkan pengawasan disiplin kerja honorer dan PNS. Adapun dampak dalam aspek disfungsional adalah semangat kerja honorer berkurang dan kurangnya kepercayaan diri honorer.
PERAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 SINJAI TENGAH Kamal, Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.315 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.3151

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui keterampilan guru dalam  menciptakan dan pemeliharaan iklim pembelajaran. 2) Untuk mengetahui keterampilan guru dalam mengendaliakan kondisi belajar yang optimal. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu; guru SMA Negeri 1 Sinjai Tengah, guru pemula, guru berpengalaman. penggunaan metode mengajar, antusias dari guru, guru pemula dan guru berpengalaman. Jumlah informan adalah sebanyak 10 orang guru. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui empat tahap yaitu pengumpulan data, mereduksi data, men-display data, dan menarik kesimpulan dari verifikasi. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan teknik member chek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)  penciptaan iklim belajar yang dilakukan guru di SMA Negeri 1 Sinjai Tengah tergolong optimal dan cukup efektif yang ditandai dengan kompetensi guru dalam mengambil inisiatif, menunjukkan sikap tanggap terhadap kegiatan siswa dalam kelas, membagi perhatian kepada beberapa kegiatan dalam waktu yang sama, memusatkan perhatian kelompok dengan menyiapkan siswa dalam pembelajaran, pemberian petunjuk yang jelas, pemberian teguran yang secara bijaksana dan memberikan penguatan ketika diperlukan. 2) keterampilan pengendalian kondisi belajar yang dilakukan guru di SMA Negeri 1 Sinjai Tengah untuk menjaga kondisi yang nyaman bagi siswa telah optimal. Hal ini ditunjukkan dengan tanggapan guru terhadap gangguan siswa yang berkelanjutan dengan cara yaitu; memodifikasi perilaku siswa dengan mengajarkan perilaku baru dengan contoh pembiasaan serta meningkatkan perilaku baik melalui penguatan, pemecahan masalah kelompok dengan peningkatan kerjasama dan keterlibatan siswa, kemudian menemukan dan mengatasi perilaku siswa yang menimbulkan masalah. Kata kunci: Pengelolaan Kelas, Motivasi Belajar Siswa
INTERAKSI SOSIAL SISWA DIFABEL DI SLB-C YPPLB CENDRAWASIH MAKASSAR Islamiah dewi Syamrah; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 2, Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.123 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Interaksi sosial antara sesama siswa difabel dan guru. 2) kendala-kendala dalam melakukan interaksi sosial antara sesama siswa difabel dan guru. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan kriteria yaitu guru yang mengajar di SMPLB/ SMALB minimal 10 tahun dengan jumlah informan sebanyak 8 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa difabel melakukan interaksi sosial dengan sesama siswa difabel dalam bentuk assosiatif dan dissosiatif. Adapun bentuk assosiatif seperti melakukan kerjasama saat praktek membedakan benda padat dan benda cair, kerjasama dalam membersihkan hasil karya pada mata pelajaran keterampilan, kerjasama dalam permainan futsal dan bentuk dissosiatif seperti persaingan dalam mengerjakan ujian dengan cepat dan memenangkan pertandingan dalam praktek pembelajaran olahraga. Proses akomodasi dilakukan oleh guru yaitu memberi tugas tambahan, memanggil nama siswa yang ribut dan menegur siswa yang mengganggu temannya. Adapun beberapa hambatan dalam melakukan interaksi sosial diantara sesama siswa difabel dan guru yaitu sulit memahami/ memaknai, belajar atau merespon tergantung suasana hati, harus menggunakan bahasa sederhana, harus berbicara dengan singkat dan jelas, sering bertikai antara perempuan dan laki-laki dalm hal saling mengejek yang menyebabkan perempuan kadang ngambek dan diam, mereka hanya mendengarkan orang-orang yang terbiasa dengannya seperti orang tua, guru yang mengajar dikelasnya dan kepala sekolah.
POLA KONFLIK ANTAR PELAJAR DI SMP NEGERI 24 MAKASSAR B, Muthmainnah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.704 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i1.2342

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pola konflik dan faktor-faktor penyebab terjadinya konflik antar pelajar di SMP Negeri 24 Makassar.Jenispenelitian yaitu penelitian kualitatif Dengan penentuan informan melalui teknik purposive samplingdengan kriteria yaitu siswa yang pernah terlibat konflik sebanyak 10 orang. Teknikpengumpulan data yang digunakanyaitu observasi, wawancara dandokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data danpenarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwakonflik yang terjadi di SMP Negeri 24 Makassar adalah konflik individu dan konflik kelompok dimana Pola konflik antar individu ialah konflik terbuka dimana seorang pelajar yang melakukan suatu perkelahian dalam bentuk yang sangat nyata sehingga membutuhkan berbagai tindakan untuk mengatasi penyebab konflik antar individu agar tidak menimbulkan berbagai macam dampak negatif sedangkan Pola konflik antar kelompok yaitu konflik terbuka dan konflik yang berada dipermukaan maksudnya konflik pelajar kelompok tersebut tidak berakar atau berlarut dan muncul karena adanya kesalahpahaman tentang suatu hal yang dapat diatasi dan dapat diselesaikan dengan komunikasi.Faktorpenyebab terjadinya konflik antar pelajar adalah faktor internal atau diri siswa ialah siswa mudah tersinggung, cepat emosi, dan tidak ingin remehkan oleh temannya atau kelompok pelajar lainnya. Faktor lingkungan sekolah tempat dan kondisi sekolah yang menjadi peluang melakukan perkelahian serta pengawasan pihak sekolah masih kurang. Faktor lingkungan pergaulan siswa rasa solidaritas yang tinggi diantara pelajar serta siswa sering bergaul dengan kelompokyang melakukan suatu tindakan yang menyimpang seperti tawuran.Kata Kunci: Konflik Pelajar
MEDIA SOSIAL DAN KEHARMONISAN HUBUNGAN MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI ANGKATAN 2015 FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSTAS NEGERI MAKASSAR Hidayatullah, Amin; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 edisi 2 Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.262 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.8773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kondisi harmonisasi interaksi mahasiswa Pendidikan Sosiologi angkatan 2015 dengan hadirnya media sosial. 2) Dampak media sosial terhadap keharmonisan hubungan mahasiswa Pendidikan Sosiologi angkatan 2015. Jenis penelitian merupakan jenis penelitian kualitatif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa Pendidikan Sosiologi angkatan 2015 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar, menggunakan smartphone android/ios dan menggunakan minimal empat media sosial dengan jumlah 110 informan yang terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kondisi harmonisasi interaksi mahasiswa Pendidikan Sosiologi angkatan 2015 dengan hadirnya media sosial yaitu: a) adanya media sosial dapat memperlancar dan mempermudah komunikasi, b) meningkatkan keakraban dan hubungan emosional serta c) menciptakan kekompakan sesama mahasiswa angkatan 2015 Pendidikan Sosiologi. 2) Dampak media sosial terhadap keharmonisan hubungan mahasiswa pendidikan sosiologi angkatan 2015 yaitu a) positif yakni mempermudah dalam berkomunikasi dan mendapatkan informasi tanpa mengeluarkan biaya yang berlebihan. b)  negatif yaitu terdapat kesalahpahaman dalam pemaknaan kata atau kalimat, berkurangnya hubungan emosional antar sesama karena kurangnya interaksi secara langsung dan juga kurang peduli terhadap sesama teman ketika sedang bersama-sama serta mengurangi kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dalam artian sibuk dengan media sosialnya masing-masing. Kata Kunci: Media Sosial, Hubungan, Mahasiswa
KESETARAAN GENDER DALAM PROSES PEMBELAJARAN SOSIOLOGI SISWA DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Asrina Asrina; Musdaliah Mustadjar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.606 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk kesetaraan gender dalam proses pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11Makassar, 2) Faktor yang mempengaruhi kesetaraan gender dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11 Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk kesetaraan gender dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11Makassar, yaitu a) Persamaan eksistensi kognitif, b) Persamaan Keaktifan Dalam Pembelajaran, c) Distribusi Peran Dalam Kelas. 2) Faktor yang mempengaruhi kesetaraan gender dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11 Makassar yaitu a) faktor pendorong berupa metode pembelajaran dan perubahan nilai kearah modern, b) Faktor penghambat yaitu kurangnya rasa percaya diri dan sosialisasi kuat.
PROBLEMATIKA GURU SOSIOLOGI DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 PADA SMA NEGERI 3 TAKALAR Dewi, Minarwati
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.192 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2375

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Mengidentifikasi kesulitan yang dialami guru Sosiologi dalam proses pembelajaran Sosiologi berdasarkan Kurikulum 2013, 2) Mengidentifikasi upaya guru Sosiologi dalam mengatasi kesulitan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar Sosiologi. Penelitian ini bersifat deskriptif, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru Sosiologi SMA Negeri 3 Takalar sebanyak 4 orang. Analisis data yang digunakan adalah mendeskripsikan hal-hal berdasarkan hasil pengumpulan data.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Beberapa hal penting yang menjadi akar persoalan pelaksanaan K13 dapat diketahui melalui beragam sumber informasi yang dihimpun sebagai berikut : Pada pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran, guru belum mengerti dengan penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013, terutama dalam pemilihan metode pembelajaran. Indikasi ketidakmampuan para guru melaksanakan tugas profesional mereka bisa dilihat dari banyaknya perangkat pembelajaran yang dimiliki guru adalah bukan hasil dari karya mereka. Pada pelaksanaan pembelajaran yang menjadi masalah yaitu guru Sosiologi belum bisa menerapkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan RPP yang di buat. Guru mengakui sudah terbiasa dengan metode lama yang di gunakan.Dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran, guru harus menggunakan pendekatan autentik yang belum bisa diterapkan dengan baik. Guru menganggap penilaian autentik terlalu rumit dan menyusahkan karena banyaknya tuntutan penilaian yang harus di kerjakan guru, ditambahnya banyaknya siswa dalam satu kelas. 2) Upaya mengatasi kesulitan pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran adalah mengikuti pelatihan dan mencari informasi ke teman guru tentang pelaksanaan Kurikulum 2013.Kata Kunci: Problematika guru Sosiologi dan Kurikulum 2013
KETERLAMBATAN PENYELESAIAN MASA STUDI STUDI KASUS MAHASISWA PECINTA ALAM DI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Fahriana Syamsuddin; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.723 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) cara mahasiswa pecinta alam membagi waktu antara kuliah dan organisasi, serta 2) Penyebab banyaknya jumlah mahasiswa pecinta alam yang mengalami keterlambatan dalam penyelesaian masa studi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun pemilihan informan penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria adalah  mahasiswa  aktif  angkatan 2010, 2011, dan 2012 yang merupakan anggota  mapala  dari organisasi pecinta alam yang ada di universitas negeri Makassar, baik tingkat fakultas maupun tingkat Universitas. Jumlah informan adalah 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi.  Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahawa: 1) alokasi waktu mahasiswa pecinta alam di Universitas Negeri Makassar antara kuliah dan organisasi cukup baik dikarenakan (a) mampu meperioritaskan kegiatan perkuliahan (menghadiri kelas perkuliahan) dengan kegiatan organisasi dan (b) kegiatan organisasi mahasiswa pecinta alam sangat jarang bertabrakan dengan jadwal perkuliahan. 2) faktor penyebab keterlambatan penyelesaian studi mahasiswa pecinta alam lebih disebabkan karena faktor internal dibanding faktor eksternal. Faktor internalnya adalah (a) motivasi dan (b) emosional. Sementara untuk faktor eksternalnya yaitu lebih disebabkan oleh faktor nonsosial, seperti keadaan (a) cuaca dan (b)letak kampus.
EFEKTIFITAS PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN OLEH SISWA DI SMA NEGERI 1 SIDRAP Wahyuni Wahyuni; Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 1, Maret 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.186 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui pemanfaatan perpustakaan oleh siswa di SMA Negeri 1 Sidrap, (2) Untuk mengetahui kendala yang dihadapi sehingga perpustakaan tidak digunakan secara efektif oleh siswa di SMA Negeri 1 Sidrap, (3) Untuk mengetahui apa solusi yang dapat dilakukan oleh pihak sekolah dalam upaya mengeefektifkan pemanfaatan di SMA Negeri 1 Sidrap. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 15 orang yang ditentukan melalui teknik Purposive sampling dengan kriteria pengelola perpustakaan SMA Negeri 1 Sidrap dan siswa yang terdaftar sebagai siswa SMA Negeri 1 Sidrap tahun 2017-2018. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pemanfaatan perpustakaan oleh siswa di SMA Negeri 1 Sidrap tidak berjalan dengan baik, hal tersebut dapat dilihat dari kurangnya minat baca siswa serta kurangnya minat siswa untuk meminjam buku dan mencopy yang disebabkan karena ketergantungan siswa terhadap gadget mereka. (2) Kendala yang dihadapi sehingga perpustakaan tidak digunakan secara efektif yaitu waktu, kurangnya koleksi buku, sarana dan prasarana yang belum memadai serta tata tertib perpustakaan yang kurang diperhatikan. (3) Solusi yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam upaya mengeefektifkan pemanfaaatan perpustakaan di SMA Negeri 1 Sidrap adalah berusaha untuk menambah koleksi buku serta melengkapi sarana dan prasarana perpustakaan. 

Page 8 of 59 | Total Record : 583