cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Fakultas Pertanian
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agricultural Science Journal – ASJ atau disebut juga Jurnal Fakultas Pertanian adalah jurnal yang menampung artikel-artikel ilmiah yang relevan dengan bidang ilmu yang sedang ditekuni yang merupakan bagian dari Skripsi, Tesis maupun Disertasi sebagai penulis utama. Jurnal ini menerbitkan 4 volume dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI DAN DOSIS PUPUK N, P, K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Purwanti, Lutfi
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati dan dosis pupuk N, P, K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis kultivar Talenta. Percobaan dilaksanakan dari bulan Maret hingga Mei 2014 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang dengan ketinggian tempat ± 750 m di atas permukaan laut. Percobaan dilakukan menggunakan metode percobaan di lapangan dengan rancangan acak kelompok yang terdiri dari tujuh perlakuan dan diulang empat kali yaitu: 1 dosis pupuk N, P, K; 1 kali konsentrasi  pupuk hayati; 2 kali konsentrasi pupuk hayati; 1 kali konsentrasi pupuk hayati + ½ dosis pupuk N, P, K; 1 kali konsentrasi pupuk hayati + 1 dosis pupuk N, P, K; 2 kali konsentrasi pupuk hayati + ½ dosis pupuk N, P, K; 2 kali konsentrasi pupuk hayati + 1 dosis pupuk N, P, K. Hasil percobaan menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk hayati dengan dosis pupuk N, P, K berpengaruh terhadap tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, hasil tanaman, indeks panen dan total padatan terlarut. Berdasarkan pertimbangan dari segi ekologis dan ekonomis kombinasi 1 kali konsentrasi pupuk hayati dan ½ dosis pupuk N, P, K mampu memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, serta memiliki produktivitas yang setara dengan perlakuan 1 dosis pupuk N, P, K yaitu sebesar 14,11 ton/ha.
Pengaruh Benzyl Amino Purine dan Coumarin terhadap Pertumbuhan dan Hasil Benih Kentang (Solanum tuberosum L.) G2 Kultivar Granola Nurjanah, Siti
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara pemberian Benzyl Amino Purine dan Coumarin terhadap pertumbuhan dan hasil benih kentang G2 kultivar Granola. Percobaan dilakukan dari bulan Maret 2014 hingga Juni 2014 di Rumah Plastik Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor, dengan ketinggian tempat ±853 m dpl. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana yang terdiri dari 16 perlakuan kombinasi BAP dan Coumarin sebanyak 3 kali. Konsentrasi BAP yang digunakan yaitu 0 ppm, 25 ppm, 50 ppm, 75 ppm dan konsentrasi coumarin yang digunakan yaitu 0 ppm, 100 ppm, 125 ppm, 150 ppm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi BAP dan coumarin memberikan pengaruh nyata terhadap terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, kandungan klorofil, jumlah buku, bobot kering tanaman, jumlah ubi per tanaman dan jumlah ubi kelas SS, namun tidak berpengaruh nyata terhadap persentase stolon yang membentuk ubi, bobot ubi per tanaman dan jumlah ubi kelas S, M dan L. Pemberian konsentrasi BAP tanpa coumarin (25 ppm : 0 ppm) mampu meningkatkan tinggi tanaman. Akan tetapi pemberian BAP dengan konsentrasi coumarin yang lebih tinggi (25 ppm : 150 ppm) menghasilkan jumlah ubi lebih banyak bila dibandingkan dengan konsentrasi BAP tanpa coumarin (75 ppm : 0 ppm).
Pengaruh Komposisi Media Tanam terhadap pH, KTK, K-dd, dan Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao l.) Somatic Embryogenesis (SE) Rismanto, Nandang
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

ABSTRAKMedia tanam mempunyai peranan penting dalam memberikan lingkungan tumbuh yang sesuai untuk pertumbuhan bibit tanaman. Bahan tanaman berupa bibit yang baik dapat diperoleh dari media tanam yang mampu menyediakan unsur hara, air, dan udara yang cukup bagi perakaran sehingga didapatkan media tanam yang optimal untuk meningkatkan pertumbuhan bibit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam terhadap pH, KTK, K-dd, dan pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) somatic embryogenesis (SE). Percobaan ini telah dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Juli 2014 di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor Sumedang dengan ketinggian tempat ± 835 m di atas permukaan laut (dpl). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan dengan tiga kali ulangan, setiap ulangan terdiri dari tiga tanaman. Perlakuan yang diberikan yaitu: Kontrol (Tanah : Pupuk Kandang Domba 2:1 ditambah urea 1 g/2 minggu), Tanah : Pupuk Organik Padat Granul (POPG), Tanah : Kompos Kulit Buah Kakao, dan Tanah: Pupuk Kandang Domba dengan perbandingan berturut-turut 1:1, 2:1,3:1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi media tanam memberikan pengaruh yang nyata terhadap pH, KTK, K-dd dengan komposisi tanah dan pupuk kandang domba 1:1 lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya serta tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit kakao SE.Kata kunci: bibit kakao, kompos kulit buah kakao, komposisi media tanam, POPG, pupuk kandang domba, Somatic Embryogenesis.
PENGUATAN “PRIVATE LABEL” PRODUK GULA PADA RITEL MODERN : BERDASARKAN PERILAKU DAN PREFERENSI KONSUMEN (Studi Kasus pada Lotte Mart Festival Citylink) Syamsiah, Siti Tari
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi mengenai deskripsi pemasaran produk gula private label dan  mengetahui perilaku dan preferensi konsumen mengenai produk gula private label pada LotteMart Festival CityLink. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi kasus. Responden yang diambil adalah pengunjung yang datang membeli dan menggunakan produk gula private label dan Divisi Manager Food. Rancangan analisis data dengan menggunakan analisis model Miles and Huberman dan analisis tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memilih tempat berbelanja dipengaruhi oleh lokasi yang dekat dengan beberapa perumahan dan letak Lotte Mart yang berada didalam pusat perbelanjaan Festival City Link, responden membeli gula dengan frekuensi sebanyak 1-2kali dalam satu bulan dengan jumlah pembelian sebanyak 1-2 kemasan, ukuran yang paling ideal menurut para responden adalah ukuran gula sebesar 1kg, Atribut harga dan kemudahan dalam memperoleh produk merupakan faktor utama konsumen membeli produk gula ini.Kata kunci : Perilaku Konsumen, Preferensi Konsumen, Private Label
Pengaruh Komposisi Subsoil dengan Pupuk Kandang Ayam serta Konsentrasi Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Robusta (Coffea robusta L.) asal Sidikalang Sitopu, Melfa Fitriani
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh komposisi subsoil dengan pupuk kandang ayam serta konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) yang berpengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta asal Sidikalang. Percobaan dilaksanakan mulai bulan Februari 2014 sampai dengan bulan Mei 2014 di kebun percobaan Ciparanje Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat dengan ketinggian tempat 754 m dpl. Tipe curah hujan berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Fergusson (1951) adalah tipe C. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola sederhana yang terdiri dari 10 perlakuan dan diulang 3 kali. Perlakuannya adalah sebagai berikut : topsoil (100 %); subsoil + Urea 1 g/bibit, KCl 2 g/bibit, SP36 2 g/bibit; subsoil : pupuk kandang ayam (1:1); subsoil : pupuk kandang ayam (2:1); subsoil : POC 2,0 mL/L air; subsoil : POC 4,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (1:1) + POC 2,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (2:1) + POC 2,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (1:1) + POC 4,0 mL/L air; subsoil : pupuk kandang ayam (2:1) + POC 4,0 mL/L air. Hasil percobaan menunjukkan bahwa, komposisi subsoil dan pupuk kandang ayam serta POC memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta asal Sidikalang. Komposisi subsoil : pupuk kandang ayam (1:1) memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi bibit umur 4 sampai 12 MST, diameter batang bibit umur 8 sampai 12 MST, luas daun, panjang akar, volume akar dan bobot kering bibit umur 12 MST.Kata Kunci :    Kopi Sidikalang, Pupuk Kandang Ayam, Pupuk Organik Cair, Subsoil
Keefektifan Konsorsium Mikroba Agens Antagonis dan Pupuk Hayati untuk Menekan Penyakit Rebah Semai (Rhizoctonia solani) pada cabai Melawati, Ai; Istifadah, Noor
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Mikroba antagonis dan pupuk hayati merupakan mikroba yang menguntungkan tanaman. Kombinasi antara mikroba tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuannya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman dan menekan penyakit. Penelitian yang didiskusikan dalam artikel ini bertujuan menguji kombinasi isolat-isolat mikroba antagonis dan pupuk hayati yang bersifat kompatibel untuk meningkatkan pertumbuhan bibit cabai dan menekan penyakit damping off atau rebah semai pada cabai. Hasil penelitian menujukkan bahwa mikroba antagonis Bacillus substilis, Papulaspora, Trichoderma harzianum dan mikroba pupuk hayati yaitu bakteri penambat N Azotobacter chroococcum dan bakteri pelarut P, Pseudomonas cepacea bersifat kompatibel dan dapat menghambat pertumbuhan secara in vitro Rhizoctonia solani sebesar 52,0 % - 79,5. Kombinasi mikroba antagonis dengan pupuk hayati dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai serta menekan penyakit damping off  sebesar 67,4 - 91,8 % .Kata Kunci : biopestisida, pupuk hayati, formulasi, penyakit tular tanah, cabai
Pengaruh Kadar Air Awal Benih dan Jenis Kemasan terhadap Populasi Hama Callosobruchus maculatus F., Viabilitas dan Vigor Benih Kedelai (Glycine max L. Merr.) setelah Penyimpanan Tiga Bulan Hastuti, Dwi; Sumadi, Sumadi; Suminar, Erni
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan salah satu palawija yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena nilai gizinya yang tinggi dan sering dijadikan sebagai bahan pangan, namun banyak permasalahan yang terjadi dalam pengadaan benih kedelai tersebut yaitu mutu fisiologis benih kedelai mudah rusak selama penyimpanan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti kadar air benih saat disimpan tinggi, penggunaan jenis kemasan yang kurang tepat atau serangan hama gudang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pengaruh interaksi kadar air awal dan jenis kemasan terhadap populasi hama Callosobruchus maculatus F., viabilitas dan vigor benih kedelai. Percobaan dilakukan dari bulan April 2014 hingga Juli 2014 di Laboratorium Teknologi Benih, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan empat ulangan. Faktor pertama adalah kadar air awal yang terdiri dari kadar air awal ≤ 11 % dan > 11 %. Faktor ke dua adalah jenis kemasan yang terdiri dari kemasan alumunium foil, botol kaca, plastik polietilen dan karung terigu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh interaksi antara kadar air awal dan jenis kemasan terhadap kadar air benih 1 bulan setelah penyimpanan (BSP) tetapi tidak terdapat pengaruh interaksi terhadap variabel lain yang diamati. Kadar air awal 10,20 % dan jenis kemasan alumunium foil serta botol kaca memberikan hasil yang baik terhadap peubah daya berkecambah dan indeks vigor benih meskipun terjadi peningkatan populasi hama Callosobruchus maculatus F., kerusakan benih dan kadar air benih kedelai (Glycine max (L.) Merr.) setelah penyimpanan tiga bulan dibandingkan dengan kadar air awal 12,56 % dan jenis kemasan plastik polietilen serta kain terigu.Kata kunci     : Hama Callosobruchus maculatus F., Jenis Kemasan, Kadar Air Awal, Kedelai.
Evaluasi Karakter Tahan Wereng Cokelat, Aromatik, dan Kegenjahan Pada Genotip Padi Hasil Piramidisasi Menggunakan Marka Molekuler dan Marka Fenotipik Utami, Riski Gusri; Carsono, Nono; Wicaksana, Noladhi
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Padi yang tahan wereng cokelat, aromatik, dan umur genjah saat ini menjadi target piramidisasi di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh individu hasil piramidisasi yang terpaut dengan ketiga karakter tersebut berdasarkan analisis marka molekuler dan marka fenotipik. Penelitian dilakukan pada bulan Mei hingga September 2014 di Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Rumah Kaca Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisis molekuler menggunakan marka SSR RM586, RM589, RM8213, marka Bradbury, primer RM7601 dan RM19414. Selain itu juga menggunakan analisis karakter penting secara fenotipik yaitu dengan pengamatan kandungan klorofil, konduktan stomata, kerapatan trikoma, uji sensori, dan umur keluar malai. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh 7 genotip (#2, #3, #4, #5, #6, #10, #11) yang memiliki karakter tahan wereng cokelat, aromatik, dan umur genjah berdasarkan analisis marka molekuler. Genotip #1, #2, #4, #6 dan #11 merupakan genotip yang hampir mirip dengan tetua-tetua piramidisasi (PTB, PW, Kitaake) berdasarkan analisis karakter penting secara fenotipik. Melalui program piramidisasi berbasis marka molekuler dan marka fenotipik sudah memungkinkan untuk menggabungkan tiga karakter unggul pada padi. Persilangan sendiri, seleksi, dan pengujian melalui bioassay sangat dibutuhkan pada penelitian lanjutan untuk mendapatkan generasi fiksasi hasil akhir program piramidisasi. 
Pertumbuhan Tanaman Tomat Transgenik Miraculin dan Non Transgenik Miraculin Kultivar Moneymaker di Fasilitas Uji Terbatas Desiana, Nia
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Tomat kultivar Moneymaker telah disisipi gen miraculin yang dapat mengubah rasa asam menjadi manis di lidah disebut tomat transgenik miraculin. Pengujian sifat agronomis harus dilakukan untuk memastikan karakter agronomisnya sebagai bagian dari pengujian keamanan hayati. Percobaan ini bertujuan untuk membandingkan pertumbuhan tanaman tomat transgenik miraculin cv. Moneymaker dan tanaman tomat non transgenik miraculin cv. Moneymaker. Percobaan ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Juli 2014 di Fasilitas Uji Terbatas, Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB-Biogen), Bogor yang terdiri dari dua faktor dan empat ulangan. Data dianalisis menggunakan uji t-student. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tanaman tomat transgenik miraculin cv. Moneymaker memiliki variabel pertumbuhan seperti tinggi tanaman, diameter batang, Indeks Luas Daun, waktu munculnya bunga, dan umur panen pertama yang sama dengan tanaman tomat non transgenik miraculin cv. Moneymaker. Secara keseluruhan, pengujian sifat agronomis tidak menunjukkan banyak perbedaan antara tanaman tomat transgenik miraculin cv. Moneymaker dan tanaman tomat non transgenik miraculin cv. Moneymaker berdasarkan uji t-student.Kata kunci: Miraculin, Pertumbuhan, Tomat, Transgenik 
Pengaruh Berbagai Pengaturan Jarak Tanam dan Konsentrasi Giberelin (GA3) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) Kultivar Dewata di Dataran Medium Jatinangor Ariani, Efrida; Irwan, Aep Wawan; Wicaksono, Fiky Yulianto
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara jarak tanam dengan konsentrasi giberelin yang dapat memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum di dataran medium. Percobaan dilakukan sejak Mei 2014 hingga September 2014 di Kebun Percobaan Ciparanje, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, dengan ketinggian tempat yaitu ± 750 meter di atas permukaan laut. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor perlakuan, masing-masing terdiri dari 3 taraf faktor, yang diulang tiga kali. Faktor pertama adalah jarak tanam, terdiri dari taraf jarak tanam larikan (25 x 0 cm), jarak tanam legowo 2 : 1 (25 x 12,5 x 25 cm) dan jarak tanam persegi (25 x 25 cm). Faktor kedua adalah konsentrasi giberelin (GA3) terdiri dari taraf konsentrasi 250 ppm, 500 ppm dan 750 ppm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan jarak tanam dan konsentrasi giberelin terhadap indeks luas daun (ILD), jumlah gabah isi, bobot biji per malai, bobot biji per tanaman dan bobot biji per petak. Jarak tanam larikan dan konsentrasi giberelin 750 ppm menunjukkan indeks luas daun tertinggi (ILD). Jumlah gabah isi menunjukkan hasil tertinggi pada taraf jarak tanam legowo 2 : 1 dan taraf konsentrasi giberelin 250 ppm. Perlakuan jarak tanam legowo 2 : 1 dengan konsentrasi giberelin 250 ppm menghasilkan bobot biji per malai tertinggi namun tidak menunjukkan perbedaan dengan jarak tanam legowo 2 : 1 dengan konsentrasi giberelin 500 ppm. Bobot biji per tanaman tertinggi pada taraf jarak tanam legowo 2 : 1 dengan konsentrasi giberelin 250 ppm. Bobot biji per petak pada taraf jarak tanam larikan dengan konsentrasi giberelin taraf 250 ppm menunjukkan hasil yang tidak berbeda dengan taraf jarak tanam legowo 2 : 1 dan konsentrasi giberelin taraf 250 ppm. Kata Kunci : giberelin, jarak tanam, pertumbuhan dan hasil, tanaman gandum

Filter by Year

2014 2015