Articles
1,838 Documents
KOMPETENSI LITERASI DIGITAL KEPALA SEKOLAH DI SD MUHAMMADIYAH RIMBO BUJANG DAN SD NEGERI 119/VIII KABUPATEN TEBO
Anjar Tri Pangesti;
Dian Hidayati
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (748.966 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9103
Aktifitas penguatan dalam hal literasi ialah sebuah program atau kegiatan yang bertujuan untuk melatih kepala sekolah dalam hal literasi digital. Dalam pengembangan untuk melakukan peningkatan kualitas kemampuan, literasi digital ialah bentuk usaha yang dilaksanakan di SD Negeri Tebo 119. Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik mengkaji bahasan mengenai Digital Literacy Competency Of Principals At Sd Muhammadiyah Rimbo Bujang And Sd Negeri 119/Viii Tebo Regency. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitiatif dengan pendekatan deskriptif. Pelaksanaan kompetensi literasi digital perlu dilakukan dengan langkah yang bersifat berulang dengan tujuan untuk menghadapi masalah pada era digital. Kompetensi literasi digital harus meliputi semua aspek akademik. Guru di SD Muhammadiyah Rimbo Bujang dan SD Negeri 119/VII Kabupaten Tebo kurang terampil dalam hal implementasi IPTEK serta dapat menggunakan seluurh software di dunia pendidikan, seperti micrsoft office, aplikasi editing, dan aplikasi edukasi. Perlunya pengembangan dalam sebuah gerakan literasi nasional di lakukan oleh pemerintah melalui perencanaan mengenai literasi digital sebagai salah satu bagian dari enam literasi nasional. Adanya literasi digital peru dan sangat penting dilakukan oleh kepala sekolah, dengan tujuan sebagai pengontrol informasi yang tersedia di media. Pelaksanaan kompetensi literasi digital perlu dilakukan dengan langkah yang bersifat berulang dengan tujuan untuk menghadapi masalah pada era digital.
PERAN INTERAKSI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) PANAM MULIA BAGI ANAK DI KELURAHAN TAMAN KARYA KECAMATAN TAMPAN SELAMA PANDEMI COVID-19
Achmad Hidir;
Resdati Resdati;
Alvin Brain Sinaga;
Fadhlan Arifin
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (698.387 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.9050
Orang tua adalah salah satu peran yang dimiliki anggota masyarakat, namun tidak semuanya orangtua memiliki anak dengan kondisi fisik yang sempurna, sebagian besar orang tua menyekolahkan anak yang berkebutuhan khusus tidak menempatkan mereka di sekolah umum melainkan di SLB atau yang biasa dikenal dengan Sekolah Luar Biasa. SLB merupakan sekolah khusus diperuntukkan bagi anak berkebutuhan khusus sehingga dapat melaksanakan ataupun bermain dengan teman sebaya di sekolah seperti pada sekolah umum lainnya. Penelitian ini diangkat dengan tujuan untuk dapat mengetahui peranan seberapa besar orang tua/wali murid dan beserta guru yang bersangkutan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran murid SLB Panam Mulia pada masa pandemi Covid-19. Metode Penelitian yang digunakan dengan pendekatan metode penelitian kualititatif deskriptif, dalam pengumpulan data tersebut disertakan dalam bentuk data kualittaif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini adalah orang tua atau wali murid yang bersangkutan tujuan digunakannya metode ini adalah bagaimana para orang tua/wali murid beserta guru yang bersangkutan memberikan informasi dalam mengatasi perubahan sistem pembelajaran pada SLB di masa Pandemi Covid-19 agar kegiatan belajar mengajar tetap efektif sehingga para murid SLB tetap mendapatkan pelayanan kualitas pembelajaran dengan baik sekaligus memberikan informasi analisis dampak sosial yang dirasakan seluruh pihak SLB mengenai perubahan sistematis pembelajaran selama pandemi Covid-19.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAJALAH PINTAR EDUKATIF IPS PADA PESERTA DIDIK KELAS IV
Windar Yanti;
M. Taufik;
Indhira Asih Vivi Yandari
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (801.423 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8500
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan media majalah pintar edukatif, bagaimana kelayakan media majalah pintar edukatif dan bagaimana respon peserta didik menggunakan majalah pintar edukatif pada peserta didik kelas IV MI Al-Khairiyah Pipitan. Metode penelitian ini menggunakan research and development (R&D) dengan model pengembangan 3D (Theree-D) yang terdiri dari tiga tahapan, tahap penetapan (define), tahap perangcangan (design) dan tahap pengembangan (Development). Untuk menguji kelayakan media pembelajaran ini, dilakukan uji coba validasi ahli. Validasi ahli dilakukan oleh validasi instrumen, ahli media, ahli materi dan bahasa dengan subjek penelitian yaitu 20 peserta didik kelas IV MI Al-Khairiyah. Dari data yang diperoleh, media majalah pintar edukatif ini mendapatkan rata-rata skor validasi ahli sebesar 92% sehingga mendapat kategori “sangat layak” dan mendapat rata-rata skor sebesar 90% dari respon siswa dan masuk dalam kategori “sangat layak”. Jadi dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran majalah pintar edukatif ini layak digunakan.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI METODE PERMAINAN DI KELAS V SDN 004 BELANTARAYA
Rosman Rosman
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (704.761 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9341
penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar siswa di SDN X, subjek dalam penelitian inin yaitu siswa SDN X yang berjumlah 26 orang dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 11 orang dan siswa perempuan sebanyak 15 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif yang mana metode ini menjelaskan atau menggambarkan suatu permasalahan yang factual sesuai denga yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode permainan dapat meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar matematika siswa, terbukti dari data Nilai rata-rata siswa sebelum adanya tindakan yaitu berjumlah 52, kemudian setelah adanya tindakan perbaikan oleh peneliti pada siklus I ulangan harian pertama ditemukan nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa berjumlah 76 meningkat sekitar 14,6% dibandingkan dengan data awal sebelum diberikan tindakan perbaikan. Kemudian pada siklus ke II ulangan harian yang kedua ditemukan nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan berjumlah 92 meningkat sekitar 17,6% dibandingkan dengan data awal sebelum diberikan tindakan perbaikan pembelajaran. berdasarkan dari data hasil belajar tersebut dapat dilihat bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan yang baik setelah diberikan tindakan perbaikan pembelajaran berupa penerapan metode permainan yang dapat membuat siswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam mengembangkan ide serta menyelasikan berbagai topik pembelajaran.
STRATEGI GURU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 170 PEKANBARU
Nurma Yunita;
Siti Quratul Ain
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (725.082 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9191
Strategi guru dalam meningkatkan motivasi siswa sangat diperlukan saat pembelajaran. Motivasi yang diberikan oleh guru akan membuatnya selalu bersemangat dalam mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana strategi guru kelas dan kendala guru kelas dalam memotivasi belajar pada siswa. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif dengan model penelitian lapangan. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini ialah guru telah memiliki strategi dalam memotivasi belajar siswa berupa penjelasan pencapaian tujuan, pembangkitan terhadap minat, menciptakan suasana senang dalam belajar, menggunakan penyajian metode yang menarik, memberikan pujian atas keberhasilan memberikan nilai tambahan selama proses pembelajaran. Adapun kendalanya ialah masih ada siswa yang malas belajar, membuat ribut di dalam kelas dan tidak mendengarkan guru berbicara, takut untuk mengeluarkan pendapat, tidak semua siswa suka dengan metode pembelajaran yang digunakan guru, malas menulis dan tidak mau mengikuti peraturan dikarenakan beberapa perbedaan karakter para siswa tersebut. Saran atau rekomdendasi penelitian ialah bagi guru agar selalu merubah metode atau strategi pembelajarannya dalam memotivasi siswa dilihat dari kondisi dan keadaan ketika belajar.
MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR TINGKAT TINGGI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS STEAM PADA SISWA SD
Siti Anisa Fatonah;
Khavisa Pranata
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (890.223 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9058
Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu teknik sampling jenuh dengan sumber data penelitian melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Pada penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SDS Sa’adatuddarain dengan jumlah 24 siswa terdiri dari 13 laki-laki dan 11 perempuan. Sampelpenelitian sebanyak 24 peserta didik, pemelihan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kreativitas berpikir tingkat tinggi menggunakan media audio visual berbasis STEAM di kelas 3 SDS Sa’adatuddarain. Hal tersebut dilihat dari jumlah siswa yang mendapat hasil ketuntasan membaca dalam kategori baik atau dengan skor ≥ 80 pada siklus 1 dan siklus 2. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada guru dan juga siswa di SDS Sa’adatuddarain untuk menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis STEAM ini.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA MINAT BELAJAR SAINS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 008 LANGGINI
Wahyu Andriani;
Ramdhan Witarsa;
Nurmalina Nurmalina
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (785.997 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9041
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya minat belajar sains siswa Sekolah Dasar Negeri 008 Langgini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Seklah Dasar Negeri 008 Langgini yang berjumlah 21 siswa. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi dan lembar wawancara sebagai data primer serta beberapa dokumentasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar sains siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 008 Langgini yaitu rasa senang siswa dalam mengikuti pembelajaran sains hanya 42,8% dan 57,1% siswa yang terlihat tidak ceria saat guru menyampaikan akan belajar sains. Perhatian siswa terhadap pembelajaran, terlihat dari siswa yang fokus dan tidak menghiraukan saat siswa-siswa lain berlalu-lalang di luar kelas hanya 14,2% dan 85,7% siswa tidak fokus pada saat pembelajaran sains berlangsung. Keterlibatan siswa yang dilihat dari siswa yang aktif bertanya jika tidak memahami pembelajaran yang disampaikan oleh guru hanya 19,0% dan 80,9% siswa tidak berkeinginan untuk bertanya jika ada materi pelajaran yang tidak dipahami. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar sains siswa kelas V SDN 008 Langgini meliputi faktor internal yaitu kurangnya rasa senang, perhatian dan kurangnya siswa terlibat terhadap pembelajaran sains. Faktor eksternal yaitu pembelajaran sains yang monoton, pembelajaran masih terfokus kepada guru, materi pembelajaran yang masih berupa hafalan dan sulit dipahami. Dengan demikian faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat belajar sains perlu diperhatikan lagi.
PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL KOMIK CELESTIAL OBJEK UNTUK MEMFASILITASI MINAT BACA SISWA KELAS VI SD
Nurhayatun Husna;
M. Jaya Adi Putra;
Jesi Alexander Alim
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (753.058 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.8618
Artikel ini melaporkan sebuah penelitian pengembangan komik digital materi mengenal benda-benda angkasa untuk memfasilitasi minat baca siswa kelas VI sekolah dasar. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan R&D (Research and Development), dengan menggunakan model ADDIE, Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Data diperoleh dengan menggunakan angket atau kuesioner. Subjek penelitian melibatkan siswa kleas VI SD Negeri 96 Pekanbaru. Hasil validasi yang dilakukan oleh validator terhadap media komik digital yang terdiri dari 6 aspek penilaian mendapatkan skor rata-rata 94,37% dengan kategori sangat valid. Hasil dari uji coba terbatas diperoleh skor rata-rata 93,16% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa komik digital materi mengenal benda-benda angkasa untuk memfasilitasi minat baca siswa kelas VI sekolah dasar layak digunakan untuk media pembelajaran di sekolah dasar.
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DI SDN 001 KEMPAS JAYA
Sumini Sumini
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (785.802 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.9076
TPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar melalui metode pembelajaran kooperatif tipe Make A Match. Model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match ini terdapat unsur permainan yang menyenangkan bagi siswa. Hal ini dapat menciptakan kegiatan belajar sambil bermain. Penelitian yang digunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 001 Kempas Jaya. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV (Empat), jumlah siswa sebanyak 26 siswa (18 Laki-laki, dan 8 Perempuan). Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif. Teknik pengumpulan data statistik deskriftif dilakukan juga observasi, wawancara dan Tes Evaluasi pada akhir siklus. Pada prasiklus kriteria aktivitas siswa 38.46%, setelah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Make A Match menunjukkan adanya peningkatan. Pada siklus I, kriteria aktivitas siswa 73.07% dan pada siklus II akivitas siswa 92.30%, aktif dalam mengikuti proses pembelajaran yang dilaksanakan. Hasil belajar pada pra siklus memperoleh ketuntasan siswa 42.30% dengan nilai rata-rata 68.84. Siklus I ketuntasan siswa sebesar 76.92% . Rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus I sebesar 75.57. Pada siklus II, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 92.30%. Rata-rata yang diperoleh siswa pada siklus II sebesar 82.50. Berdasarkan hasil penelitian aktivitas belajar siswa semakin meningkat setiap siklusnya.
ANALISIS KESULITAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINGKING SKILLS
Maryono Maryono;
Eka Sastrawati;
Hendra Budiono
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (606.442 KB)
|
DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9182
Penetitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan guru sekolah dasar dalam mengembangkan instrumen asesmen higher order thingking skills. Adanya penelitian ini akan menggambarkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru khususnya guru sekolah dasar dalam mengembangkan instrumen asesmen higher order thingking skills. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V SDN 018/V Kuala Tungkal yang berjumlah 3 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar dokumentasi. Hasil penelitian ini didapat beberapa point pokok yang menjadi kesulitan guru sekolah dasar dalam mengembangkan instrumen asesmen higher order thingking skills meliputi pemahaman guru terhadap kata kerja operasional yang termasuk dalam HOTS, penyesuaian kompetensi dasar dan indikator dalam penyusunan RPP, kesulitan guru dalam menyusun instrumen asesmen HOTS, dan pembagian waktu dalam menyusun instrumen asesmen. Kesulitan ini menyebabkan peserta didik tidak terbiasa untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah yang sesuai dengan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.