cover
Contact Name
Eddy Noviana
Contact Email
eddy.noviana@lecturer.unri.ac.id
Phone
+6281365426537
Journal Mail Official
primary@ejournal.unri.ac.id.
Editorial Address
Gedung B1, FKIP Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Panam Pekanbaru Riau Indonesia 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Published by Universitas Riau
ISSN : 23031514     EISSN : 25985949     DOI : 10.33578
Core Subject : Education,
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Primary: Journal of Elementary Teacher Education) is a peer-reviewed journal on education and teacher training. This journal encompasses original research articles and review articles.
Articles 1,838 Documents
HUBUNGAN SELF REGULATE LEARNING DENGAN HASIL BELAJAR SISWA MI DI OKU TIMUR Siti Nurjanah; Nasikhotun Nadiroh; Naila Rohmaniyah; Elina Cahyanti
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.62 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9218

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh oleh rendahnya hasil belajar siswa MI Subulussalam 02 Sriwangi dan kurangnya kesadaran siswa untuk berperan aktif dalam pencapaian tujuan pembelajaran, sehingga masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengatur waktu belajarnya. Penelitian ini bermaksud untuk mencari hubungan antara self regualate learning dengan hasil belajar pada siswa. Self regualate learning sebagai variabel bebas (variabel yang mempengaruhui) dan hasil belajar sebagai variabel terikat (variabel yang dipengaruhi). Metode yang diapai dalam penelitian ini yaitu kuantitatif.Hasil dari analisis dalam penelitian ini yaitu terdapat korelasi antara self regualate learning dengan hasil belajar pada siswa dengan nilai signifikansi 0,003<0,05. Diperoleh nilai minimum 115 dan maksimum 140 pada variabel self regualate learning, pada hasil belajar diperoleh nilai minimum sebesar 58 dan maksimum 84. Nilai r hitung yang diperoleh yaitu sebesar 594, menunjukkan keeratan hubungan self regualate learning dengan hasil belajar kedalam tingkat sedang atau cukup. Nilai r hitung -,594 menunjukkan angka negatif yang berarti terdapat korelasi kedua variabel tersebut bersifat berlawanan. 
MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SDN DEWI SARTIKA CBM KOTA SUKABUMI Suharyanto H Soro; Sri Handayani; Nana Mulyana; Rahmat Mulyana; Tantan Hadian
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.338 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen supervise akademik dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di SDN Dewi Sartika CBM Kota Sukabumi, dengan menggunakan metode penelitian deskriftif kualitatif. Studi dilakukan dengan menganalisis tahapan Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan penilaian yang dilaksanakan di sekolah. Penelitian diawali dengan melakukan wawancara dan observasi lapangan. Dengan indicator perencanaan sebagai berikut: 1) mengidentifikasi perencanaan supervise, 2) merumuskan tujuan dan kriteria output supervise akademik, 3) menyusun jadwal supervise akademik, 4) menelaah instrument supervise akademik. Indicator pengorganisasian: 1) menentukan pelaksanaan supervise, 2) menentukan guru yang akan disupervisi. Indicator pelaksanaan: 1) menelaah administrasi perangkat pembelajaran, 2) menelaah rencana pelaksanaan pembeajaran, 3) melaksanakan supervise pelaksanaan proses pembelajaran, 4) melaksanakan supervise penilaian hasil belajar. Sedangkan indicator penilaian meliputi: 1) observasi supervise penilaian hasil belajar, 2) melakukan analisis hasil pengamatan pelaksanaan pembelajaran, 3) analisis data supervise akademik, 4) menentukan tindak lanjut supervise akademik. Manajemen supervise akademik ini dirasakan sangat perlu untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru terutama pendampingan guru di kegiatan pembelajaran implementasi kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi lapangan ditemukan ketercapaian sekitar 74,38% dengan kriteria cukup dalam kompetensi pedagogic guru membuat perencanaan, melaksanakan pembelajaran dan penilaian pembelajaran.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) TERINTEGRASI WEB PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Tisrin Maulina Dewi; Fitria Meilina
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.609 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)  Berbasis HOTS Terintegrasi Web pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Produk LKPD yang dikembangkan ini berisi ringkasan materi serta soal-soal latihan HOTS yang dilengkapi dengan akses web agar bisa digunakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menghasilkan produk berupa LKPD. Metode penelitian  ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan subjek penelitian meliputi: a) 2 orang ahli desain; b) 2 orang ahli materi; c) 6 orang guru SD dan d) 36 orang peserta didik SD. Data kualitatif diperoleh dari observasi, wawancara, serta masukan dari validator, untuk data kuantitatif diperoleh dari kuisioner yang diberikan kepada validator dan subjek pengguna. Kuisioner penelitian yang diberikan berupa pernyataan yang terdiri dari kelayakan desain tampilan media dan kelayakan materi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi dari tim ahli desain dan tim ahli materi secara berturut memperoleh skor 84% dan 85% dengan kategori sangat layak dan (2) hasil respon guru dan respon ujicoba peserta didik memperoleh skor 84% dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa produk LKPD yang dikembangkan telah layak dan dapat digunakan sebagai alternatif tambahan bahan ajar dalam proses pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PRODUK DALAM RANGKA MENYIAPKAN LULUSAN YANG INOVATIF PADA MAHASISWA PGMI UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA kustiarini kustiarini
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.977 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.8801

Abstract

AbstrakPembelajaran merupakan proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik (Guru) dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pada kegiatan pembelajaran guru dituntut untuk inovatif dalam mengasilkan produk yang dapat menunjang kelancaran proses pembelajaran. Media pembelajaran tematik memiliki peran penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di lingkungan SD/MI, oleh sebab itu di perguruan tinggi diharapkan mampu membekali calon pendidik dengan keterampilan menghasilkan produk media pembelajaran tematik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran berbasis produk dalam rangka menyiapkan lulusan yang inovatif pada mahasiswa PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskritif. Adapun hasil dari penelitian ini ialah: 1) Tahap perencanaan meliputi penyusunan RPS Perkuliahan Perencanaan Sistem Pembelajaran MI dan Penyususnan materi pembelajaran; 2) Tahap pelaksanaan meliputi penyampaian materi  tentang media pembelajaran tematik dan pengembangannya, menganalisis Kompetersi Dasar, Indikator dan tujuan pembelajaran tematik, mendesain media pembelajaran tematik, dan pelaksanaan pengembangan media pembelajaran tematik: 3) Tahap Evaluasi meliputi kegiatan uji coba penggunaan media pembelajaran tematik, pemberian kritik dan saran terkait kelebihan dan kekurangan produk media pembelajaran tematik yang dihasilkan.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Produk, Mahasiswa, Inovatif Implementasi Pembelajaran Berbasis Produk dalam Rangka Menyiapkan Lulusan yang Inovatif pada Mahasiswa PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta KustiariniProdi PGMI, FIT UIN Raden Mas Said Surakarta, IndonesiaKorespondensi. Email: kustiarini1990@gmail.com AbstractLearning is a process of interaction between students and educators (teachers) and learning resources in a learning environment. In learning activities, teachers are required to be innovative in producing products that can support the smooth learning process. Thematic learning media have an important role in supporting teaching and learning activities in the elementary school environment, therefore, universities are expected to be able to equip prospective educators with the skills to produce thematic learning media products. The purpose of this study was to find out how the implementation of product-based learning in order to prepare innovative graduates for the students of PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta. This research is a descriptive qualitative research. The results of this research are: 1) The planning stage includes the preparation of RPS Lectures, MI Learning System Planning and Preparation of learning materials; 2) The implementation phase includes the delivery of material about thematic learning media and their development, Analyzing Basic Competencies, thematic learning indicators and objectives, Designing thematic learning media, and  implementing the development of thematic learning media: 3) The evaluation stage includes the activities of testing the use of thematic learning media, providing criticism and suggestions regarding the advantages and disadvantages of the thematic learning media products produced.Keywords: Product-Based Learning, Students, innovative 
THE EFFECT OF GAME-BASED LEARNING MODEL ASSISTED BY A BAMBOOZLE ON THE MULTIPLICATION OPERATION SKILLS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Irma Retno Rahayu; Diki Rukmana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.308 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.9000

Abstract

Skills in solving multiplication operations are categorized as very low for second-grade elementary school students. The purpose of the research in this article is to determine the effect of the game-based learning model assisted by "Bamboozle" on the multiplication operation skills of elementary school students at Islamic Elementary School of Al Hidayah in the academic year 2021/2002. The research used experimental quantitative research with a One Group Pretest-Posttest design. The research used a saturated sample as a sampling technique and a test as a data collection method. The results showed that the pre-treatment mean score was 63.33 lower than the post-treatment mean score of 91.90. By using the Wilcoxon test data analysis method, based on 21 study samples all of them have increased from pre-test to post-test with an average score of 11.00. In addition, by looking at the Asymp value. Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05, it could be concluded that there was a significant effect of the implementation of the game-based learning model assisted by the "Bamboozle" on the multiplication operation skills for the second-grade students of SD Islam Al-Hidayah in the academic year 2021/2022. 
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS VII 2 SMPN 1 TELUK KUANTAN Nurmiana Nurmiana
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.673 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9240

Abstract

Tujuan penelitian ini menerapkan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar. Layanan bimbingan kelompok merupakan upaya bantuan untuk memecahkan masalah siswa dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Apabila dinamika kelompok dapat terwujud dengan baik maka anggota kelompok akan saling menolong, menerima dan berempati dengan tulus, motivasi adalah proses memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah dan bertahan lama. Motivasi inilah yang mendorong seseorang melakukan sebuah pekerjaan maupun kegiatan seperti halnya belajar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart, dilaksanakan di SMPN 1 Teluk Kuantan. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa, 13 Laki-laki, dan 14 Perempuan. Gambaran umum motivasi belajar siswa pada siklus I hanya 7 orang dari 27 siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dengan presentase 25.92%. Sedangkan gambaran umum motivasi belajar siswa pada siklus II meningkat signifikan yaitu siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi dengan presentase 33.33% dengan jumlah 9 orang. Aktivitas maupun peningkatan hasil motivasi belajar pada siklus I presentase dengan skor 65 hanya 59.25%, sedangkan pada siklus II presentase dengan skor 65 mencapai peningkatan signifikan menjadi 81.48%. Hal ini membuktikan adanya peningkatan sebesar 22.23% dari siklus I ke siklus II.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP CALON GURU SEKOLAH DASAR PADA KONSEP PENCERNAAN Andayani Andayani; Rif&#039;at Shafwatul Anam; Monika Handayani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.252 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai pemahaman dari calon guru Sekolah Dasar (SD) mengenai konsep pencernaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan tipe survei yang diberikan kepada 105 calon guru SD. Instrumen yang disebarkan dalam penelitian ini dilakukan secara online berbentuk pilihan ganda yang berkaitan dengan konsep pencernaan dan kuesioner terkait dengan pengalaman belajar mereka mengenai konsep pencernaan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pada umumnya jawaban yang diberikan oleh calon guru belum sesuai dengan harapan hal ini dibuktikan dengan persentase rata-rata jawaban benar adalah sebesar 45.12% yang termasuk ke dalam kategori “Kurang”. Selain itu pengalaman belajar mengenai konsep pencernaan dari responden sebagian besar bersumber dari buku yang kurang interaktif, visualisasi, dan pengemasan konsep yang dianggap belum sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. Hasil tersebut dapat diartikan bahwa perlunya sebuah pengembangan bahan/media ajar yang dapat memudahkan guru dalam memahami konsep pencernaan. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan media Augmented Reality (AR), Media tersebut adalah Augmented Reality (AR), media ini merupakan kombinasi dari teknologi yang dapat menghadirkan konten yang dipelajari pada gadget di atas lingkungan dunia nyata. Selain itu dalam pembuatannya diperlukan diperhatikan aspek pedagoginya agar konsep yang diberikan dalam media ini mudah untuk dipelajari oleh pengguna.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS INVINITY CUBE MATERI PERPINDAHAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS V DI SD NEGERI II PASINDANGAN Siska Milawati; Nana Hendracipta; Ahmad Syachruroji
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.304 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i4.8588

Abstract

Penelitian  yang  dilakukan  oleh  peneliti dilatar  belakangi dari hasil analisis kebutuhan yaitu dari observasi dan wawancara dengan guru, di salah satu Sekolah Negeri yang berada di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.  Penelitian ini bertujuan  untuk: 1) Mengetahui  cara mengembangkan media pembelajaran  berbasis Invinity Cube materi perpindahan kalor untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V  2) Mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis invinity cube materi perpindahan kalor untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V. 3) Mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis invinity cube materi perpindahan kalor untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas V. Jenis penelitian yang di gunakan mengacu pada metode pengembangan Research and Development. Berdasarkan dari hasil penelitian dari hasil validasi ahli materi memperoleh skor rata-rata dari dua ahli dengan  presentase 87% kategori sangat layak, uji ahli media memperoleh skor rata-rata dari kedua ahli media memperoleh presentase 80% kategori  sangat layak. Media invinity cube di uji coba pada siswa kelas V dengan sampel  24 orang siswa,  Uji coba lapangan dari respon siswa dari setiap aspek isi materi, kualitas tampilan media dan kebermaknaan media mendapatkan skor 91,3% kategori sangat Layak.  Adapun hasil belajar siswa sebelum menggunakan media dan setelah menggunakan media  observasi ke dua dari perolehan hasil pengamatan observasi setelah dilakukan proses pembelajaran IPA materi perpindahan kalor menggunakan media invinity cube mengalami peningkatan di lihat dari hasil analisis data observasi keaktifan ke I dan ke II dari 50% (kategori cukup) pada observasi ke II menjadi 90% (kategori tinggi) jadi dengan menggunakan media peserta didik terlihat lebih aktif dan termotivasi dalam belajar. Rekomendasi pada penelitian ini yaitu : 1) Guru dalam penggunaan media harus  lebih memperhatikan  agar pembelajaran lebih menyenangkan sehingga dapat mengaktifkan maka pembelajaran tidak terkesan monoton. 2) Peserta didik dengan adanya media peserta didik lebih memahami apa yang dijelaskan  dan lebih termotivasi dalam belajar. 3) Sekolah, fasilitas  sekolah perlu lagi memberikan fasilitas-fasilitas yang lebih baik untuk menunjang proses belajar dan prestasi-prestasi peserta didik dalam belajar. 4)Peneliti, dengan melakukan penelitian  selain mengembangkan media pembelajaran invinity cube, peneliti ketika terjun di Sekolah dapat mengembangkan lagi untuk bahan tindak lanjut dalam penggunaan media pembelajaran untuk mengajar. 
PENINGKATAN PRESTASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN PBL, SR, DAN QOD Herti Prastitasari; Melinda Fitria; Jumadi Jumadi; Sunarno Sunarno; Muhsinah Annisa; Yogi Prihandoko
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 6 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.94 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i6.9250

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi matematika siswa. Hal ini disebabkan oleh minimnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini bagaimana pelaksanaan aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model PBL, SR, dan QOD hingga berdampak pada peningkatan prestasi belajar matematika siswa khususnya pada materi kubus dan balok. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Muhammadiyah 6 Banjarmasin. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran serta prestasi matematika siswa yang diperoleh dari soal yang diberikan pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru terlaksana berdasarkan langkah-langkah pembelajaran dengan kategori sangat baik, aktivitas siswa memperoleh kategori sangat aktif dan hampir seluruh siswa sangat aktif di kelas, dan prestasi matematika siswa secara individu maupun kelompok telah memenuhi ketuntasan minimal yang telah ditetapkan yaitu 70 > 82%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran PBL, SR, dan QOD pada muatan matematika materi bangun ruang kubus dan balok mampu terlaksana dengan baik sesuai dengan langkah pembelajaran yang dibuat sehingga meningkatkan aktivitas dan prestasi matematika siswa. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi dalam meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran matematika. 
KESULITAN BELAJAR OPERASI HITUNG PEMBAGIAN PADA SISWA KELAS IV SDN 84 PEKANBARU Rika Amelia; Dea Mustika
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.646 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i5.9193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesulitan Belajar Operasi Hitung Pembagian Pada Siswa Kelas IV SDN 84 Pekanbaru dan solusi untuk mengatasi kesulitan operasi hitung pembagian pada siswa kelas IV. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang didapatkan dalam penelitian ini berasal dari 5 orang siswa kelas IV. Dalam penelitian ini Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini digunakan uji keabsahan data triangulasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di SDN 84 Pekanbaru .. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa terdapat beberapa siswa yang kurang memahami konsep pembagian sebagai pengurangan berulang, kurang memahami keterampilan berhitung pembagian bersusun kebawah, serta sulitnya memahami operasi hitung pembagian dalam bentuk soal cerita.

Page 68 of 184 | Total Record : 1838


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 6 (2025): December Vol. 14 No. 5 (2025): October Vol. 14 No. 4 (2025): August Vol. 14 No. 3 (2025): June Vol. 14 No. 2 (2025): April Vol. 14 No. 1 (2025): February Vol. 13 No. 6 (2024): December Vol. 13 No. 5 (2024): October Vol. 13 No. 4 (2024): August Vol. 13 No. 3 (2024): June Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol 13, No 1 (2024) Vol. 13 No. 1 (2024): February Vol. 12 No. 6 (2023): December Vol 12, No 6 (2023) Vol 12, No 5 (2023) Vol. 12 No. 5 (2023): October Vol. 12 No. 4 (2023): August Vol 12, No 4 (2023) Vol. 12 No. 3 (2023): June Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 1 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): February Vol. 11 No. 6 (2022): December Vol 11, No 6 (2022) Vol 11, No 5 (2022) Vol. 11 No. 5 (2022): October Vol 11, No 4 (2022) Vol. 11 No. 4 (2022): August Vol. 11 No. 3 (2022): June Vol 11, No 3 (2022) Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): April Vol 11, No 1 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): February Vol 10, No 6 (2021) Vol. 10 No. 6 (2021): December Vol 10, No 5 (2021) Vol. 10 No. 5 (2021): October Vol. 10 No. 4 (2021): August Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 3 (2021): June Vol. 10 No. 2 (2021): April Vol 10, No 2 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): February Vol 10, No 1 (2021) Vol. 9 No. 6 (2020): December Vol 9, No 6 (2020) Vol 9, No 5 (2020) Vol. 9 No. 5 (2020): October Vol 9, No 4 (2020) Vol. 9 No. 4 (2020): August Vol. 9 No. 3 (2020): June Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): April Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): February Vol 9, No 1 (2020) Vol 8, No 2 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019): October Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): April Vol 7, No 2 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): October Vol. 7 No. 1 (2018): April Vol 7, No 1 (2018) Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): October Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): April Vol 5, No 3 (2016): EDISI KHUSUS HUT PGRI KE-71 Vol. 5 No. 3 (2016): EDISI HUT PGRI KE-71 Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): October Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): April Vol. 4 No. 2 (2015): October Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): April Vol. 3 No. 2 (2014): October Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): April Vol. 2 No. 2 (2013): October Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): April Vol 2, No 1 (2013) More Issue