cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
NILAI RELIGIUS ANTOLOGI CERPEN LUKISAN KALIGRAFI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMP KELAS VII Akhmad Alwi Subhan; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.766 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai religius, dan (3) skenario pembelajaran antologi cerpen Lukisan Kaligrafi karya Ahmad Mustofa Bisri di SMP kelas VII. Sumber data penelitian ini adalah antologi cerpen Lukisan Kaligrafi (2003). Objek penelitian pada unsur intrinsik, nilai religius, dan skenario pembelajaran antologi cerpen Lukisan Kaligrafi di SMP Kelas VII. Teknik cuplikan (sampling) menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mencatat teks yang tersurat dan tersirat dengan peneliti sebagai human instrument yang dibantu kartu data. Validitas data menggunakan theoretical triangulation. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan hasil penelitian dipaparkan menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini: (1) cerpen-cerpen dalam antologi cerpen Lukisan Kaligrafi terbangun dari unsur intrinsik yang padu dan mendukung tema religius-islami; (2) nilai religius berupa takwa kepada Allah, ridla terhadap ketentuan Allah, dan berdoa hanya kepada Allah, bermanfaat bagi sesama, introspeksi diri, berbaik sangka, ikhtiar, dan berbuat yang terbaik; (3) skenario pembelajaran terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Pembelajaran dapat dilaksanakan dengan metode quantum learning yang terdiri dari enam langkah pokok, yakni tanamkan, alami, namai, demonstrasikan, dan rayakan.   Kata kunci: unsur intrinsik, nilai religius, cerpen Lukisan Kaligrafi, quantum learning
ANALISIS STRUKTURAL DAN NILAI MORAL DALAM NOVEL 5 CM KARYA DONNY DHIRGANTORO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Joko Wahyudiyanto; bagiya bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.99 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur pembangun novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro (2) nilai moral, dan (3) skenario pembelajarannya di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) struktur pembangun yangg terdapat dalam novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro meliputi: abstrak novel ini adalah keyakinan tentang cita-cita, harapan, dan angan-angan. Orientasi novel ini meliputi: latar tempat, latar waktu, dan latar suasana. Komplikasi novel ini meliputi: pemunculan masalah dan puncak masalah. Evaluasi terjadi ketika Arial ingin berhenti dan Ian yang pingsan. Resolusi dalam novel ini terjadi ketika Arial yang melanjutkan pendakian dan Ian yang siuman. Koda dalam novel ini terjadi setelah pendakian, mereka meyakini tentang keyakinan. (2) nilai moral yang terdapat dalam novel 5 Cm meliputi hubungan manusia dengan Tuhan yang meliputi: berdoa, memuji kebesaran Tuhan, percaya adanya Tuhan, dan bersyukur; hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: bijaksana, berpendirian, prasangka baik, ramah, introspeksi diri, taat peraturan, berpikir cerdas, kerja keras, sabar, percaya diri, tanggung jawab, semangat, takut, dan bangga; hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: tolong menolong, berbakti kepada orang tua, kerja sama, memuji, persahabatan, menasihati, dan kekeluargaan. Hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi: memuji keindahan alam. (3) skenario pembelajaran novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro di SMA dengan model active lerning (belajar aktif).   Kata kunci:Struktur Pembangun, Nilai Moral, dan Skenario Pembelajarannya di SMA.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS WACANA NARASI SUGESTIF DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIRED STORY TELLING PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 3 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Khusnul Khotimah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.455 KB)

Abstract

ABSTRAK:penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan (1) penerapan model pembelajaran kooperatif  tipe Paired Story Telling, (2) pengaruh sikap dan minat belajar siswa, dan (3) peningkatan keterampilan menulis wacana narasi sugestif siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Paired Story Telling.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Alat untuk mengumpulkan data, yaitu soal tes, lembar observasi, wawancara, dokumentasi,  lembar kuesioner dan catatan lapangan. Teknik analisis data digunakan teknik kualitatif dan kuantitaif. Penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Selanjutnya, pengujian keabsahan data penelitian digunakan teknik triangulasi.Minat dan sikap belajar siswa terhadap pembelajaran menulis narasi sugestif dalam bentuk cerpen dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Paired Story Telling menjadi lebih baik.Keterampilan menulis wacana narasi sugestif siswa pada tahap prasiklus diperoleh rata-rata 65,77 (cukup). Setelah dilaksanakan penelitian tindakan  pada siklus I, siklus II, dan siklus III dengan model pembelajaran Kooperatif tipe Paired Story Telling nilai rata-ratayang diperoleh peserta didik mengalami peningkatan mencapai 77,35(baik) pada siklus I, 80,39 (baik)pada siklus II, dan pada siklus III nilai rata-rata yang dicapai 85,81 (sangat baik). Kata kunci: menulis, wacana narasi sugestif,  paired story telling
ANALISIS TOKOH UTAMA DAN NILAI MORAL DALAM NOVEL CANTING KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI SMK Mochammad Yusuf; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.84 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan dalam penelitian ini untukmendeskripsi (1) karakter atau watak tokoh utama yang terdapat dalam novel Canting karya Arswendo Atmowiloto;(2) nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Canting karya Arswendo Atmowiloto;dan (3) skenario pembelajarannovel Canting karya Arswendo Atmowiloto di SMK.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti, kartu pencatat data dan alat tulisnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis isi. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis adalah teknik penyajian informal.Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1)karakter tokoh utama (Pak Bei) yang terdapat di dalam novel Canting karya Arswendo Atmiwilotomeliputi bijaksana, dermawan, pemberani, berpengalaman luas, penolong juga tanggung jawab;(2) wujud nilai moral yang terdapat dalam novel Canting karya Arswendo Atmiwiloto meliputi nilai moral agama, sosial, dan individu;(3) pembelajaran novelCanting karya Arswendo Atmiwiloto didasarkan pada standar kompetensi 3.berkomunikasi dengan bahasa Indonesia sastra tingkat unggul dan kompetensi dasar 3.2 mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana. Langkah-langkah pembelajarannya adalah: (a) peserta didik dikelompokan 4-6 siswa dalam satu tim; (b) setiap kelompok diberi materi subtopik yang berbeda; (c) membentuk kelompok ahli. Kelompok ahli terbentuk diambil dari salah satu orang dari kelompok asal, dan tim ahli mendiskusikan subtopik yang telah dibagikan; (d) setelah selesai, sebagai tim ahli tiap anggota kelompok kembali ke kelompok asal dan berdiskusi dengan teman satu tim asal.   Kata kunci :tokoh utama, nilai moral,dan skenario pembelajaran  
Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Dengan Media Film Dokumenter Indonesia Terkini Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 27 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 Mutmainah Larasati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.909 KB)

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan media film dokumenter Indonesia Terkini pada siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 dalam pembelajaran menulis puisi, (2) pengaruh media film dokumenter Indonesia Terkini pada aktivitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 dalam pembelajaran menulis puisi, (3) peningkatan keterampilan menulis puisi pada siswa SMP Negeri 27 purworejo tahun pelajaran 2013/2014 dengan media film dokumenter Indonesia Terkini. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan, bahwa: (1) langkah-langkah penerapan media film dokumenter Indonesia Terkini, antara lain: (a) guru menayangkan film dokumenter berjudul Indonesia Terkini; membimbing siswa menemukan tema apa saja yang dapat diambil dari tayangan film dokumenter berjudul Indonesia Terkini; (b) guru membimbing siswa mendata tema-tema yang disebutkan oleh siswa dipapan tulis agar membantu siswa memilih tema yang mereka suka; (c) siswa memilih tema yang berkaitan dengan film dokumenter berjudul Indonesia Terkini; (d) siswa menuliskan kerangka dari kata-kata yang muncul saat melihat tayangan film dokumenter; (e) mengembangkan apa yang dilihat, dirasakan, dan apa yang ingin diungkapkan; (f) siswa menyusun kata-kata yang dicatat menjadi sebuah karya puisi; (g) guru menyuruh siswa untuk memoles dan mengasah bentuk puisi; (2) pembelajaran menulis puisi dengan media film dokumenter Indonesia Terkini dapat memberikan pengaruh positif terhadap aktivitas belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014; (3) peningkatan keterampilan menulis puisi dengan media film dokumenter Indonesia Terkinimengalami peningkatan dengan hasil rata-rata prasiklus sebesar 60,58, siklus I sebesar 68,38, dan siklus IImeningkat menjadi78,61. Kata kunci: menulis puisi, media film dokumenter
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL PENGANTIN SURGA KARYA NIZAMI GANJAVI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Pariyati Pariyati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.525 KB)

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter dalam novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi dan scenario pembelajarannya di SMA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Data yang digunakan berupa kutipan langsung dan tidak langsung. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulisnya. Analisis data dilakukan dengan metode analisisis. Penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) unsur instrinsik novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi meliputi, tema: kisah cinta yang abadi hingga akhir menutup mata. Tokoh utama: Majnun/qays, Layla, dan Syed Omri, tokoh tambahan: ayah Layla, Ibu Majnun, Nawfal, Salim, Ibnu Salam. Alur: flashback. Latar tempat: Goa, Arab, Hutan, Istana, dan padang pasir. Latar waktu: pagi hari, siang hari, sore hari dan malam hari. Sudutpandang yang digunakanadalahsudutpandang persona pertama dan ketiga.(2) Aspek-aspek sosiologi sastra novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi ada empat, yaitu (a) aspek cinta kasih meliputi: rasa cinta dan sayang yang ditujukan untuk keluarga, teman, orang lain, dan kekasih; (b) aspek kekerabatan meliputi: rasa saling membantu antara seorang teman dan saudara; (c) aspek ekonomi meliputi: kekayaan, harta, dan tahta; (e) aspek pendidikan meliputi: sekolah dan belajar untuk menuntut ilmu. (3) Hubunganantaraspeksosiologisastradalamnovel Pengantin Surga meliputi hubungan antar cinta kasih dengan pendidikan, cinta kasih dan kekerabatan. (4) skenario pembelajaran novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi di SMA, dengan langkah-langkah: (a) menyampaikan indikator; (b) guru memberikan persepsi; (c) menyajikan informasi kepada siswa; (d) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya; (e) menciptakan masyarakat belajar, seperti kegiatan kelompok, berdiskusi, Tanyajawab, dan sebagainya; (g) guru dan siswa melakukan refleksi; (h) melakukan penilaian secara objektif.Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Pengantin Surga, Skenario Pembelajaran
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA NOVEL MEMANG JODOH KARYA MARAH RUSLI DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Putut Hasanudin; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.909 KB)

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pandangan dunia pengarang dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli; (2) sosial budaya dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli; (3) nilai pendidikan dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli; dan (4) pembelajaran novel Memang Jodoh di SMA. Objek penelitian penelitian ini adalah novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Fokus penelitian ini adalah pandangan dunia pengarang, sosial budaya, nilai pendidikan, dan pembelajaran novel di SMA. Sumber data penelitian ini adalah kutipan dan dialog dalam novel. pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, observasi, dan catat. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) pandangan dunia pengarang dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rulsi dapat ditinjau dari tiga hal yang meliputi pandangan dunia pengarang ditinjau dari penokohan tokoh utama, pandnagan dunia pengarang ditinjau dari latar sosial pengarang, dan pandangan dunia pengarang ditinjau dari latar belakang penciptaan novel; (2) sosial budaya yang terdapat dalam novel adalah kepercayaan, adat istiadat, status sosial, kebiasaan hidaup, hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain, serta hubungan manusia dengan masyarakat; (3) nilai pendidikan dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli ada empat nilai, yaitu (a) nilai pendidikan religius, (b) nilai pendidikan sosial, (c) nilai pendidikan budaya, dan (4) nilai pendidikan sosial; (a) nilai pendidikan religius terdiri dari berdoa, tawakal, dan bersyukur; (b) nilai pendidikan moral terdiri dari berbakti kepada orang tua, kasih sayang, tekad kuat, kerja keras, mampu mengendalikan diri, tanggung jawab, rela berkorban, dan prasangka baik; (c) nilai pendidikan budaya terdiri dari melestarikan budaya berpantun; (d) nilai pendidikan sosial terdiri dari tolong menolong, persahabatan, memberi semangat, dermawan, dan musyawarah; (4) pembelajaran novel Memang Jodoh karya Marah Rusli di SMA sesuai dengan Standar Kompetensi memahami berbagai hikayat, novel Indonesia/terjemahan dan Kompetensi Dasar menganalisis unsur ekstrinsik novel Memang Jodoh.   Kata Kunci: sosiologi sastra, novel, pembelajaran
NILAI PENDIDIKAN NOVEL BUTIRAN DEBU KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Umi Hanik; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.639 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik novelButiran Debu meliputi; tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan novelButiran Debu meliputi; nilai pendidikan agama, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, dan skenario Pembelajaran di kelas XI SMA. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model Jigsaw. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif pada novelButiran Debukarya Taufiqurrahman Al-Azizy. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri, yang dibantu oleh kertas pencatat data dan alat tulis. Dari analisis unsur intrinsik, nilai-nilai pendidikan dan skenario pembelajaran di SMA diperoleh unsur intrinsik yang meliputi tema yang terdiri dari beberapa masalah,yaitu masalah impian, masalah ekonomi, dan  masalah cinta, tokoh yang terdiri dari tokoh utama yaitu Iwan, dan tokoh tambahan yaitu  Siti, Rohana, Rustam, Pemilik ladang, Bu Haji, Lelaki muda, Gadis berjilbab, H. Tatang, Hj. Juju, Mas Boy, Rohman, Bu Nining, Ratih, Pak Karnaen Kurniawan (lurah Tajur), alurnya campuran, latar yang terdiri dari latar tempat terjadi di Kali Cihideung (Jembatan Cidua), Bogor Trade Mall (BTM), Dalam Bis, Rumah Bu Nining, dan Jakarta, latar waktu yang terjadi pagi hari, siang hari, senja, malam hari, waktu ashar, dan waktu maghrib, sudut pandang menggunakan orang ketiga serba tahu, dan amanat seperti jangan mudah putus asa dan jadilah orang yang jujur, dannilai pendididkan meliputi (a) nilai pendidikan agama terdiri atas: beribadah, berdoa, bersyukur, dan sabar, (b) nilai pendidikan moral terdiri atas: pantang menyerah, sungguh-sungguh, kerja keras, mampu mengendalikan diri, rajin belajar, dan rasa ingin tahu, (c) nilai pendidikan sosial terdiri atas tolong menolong, berbakti kepada orang tua, kasih sayang, memberi semangat, dermawan, rela berkorban, solidaritas, dan memberi nasihat.NovelButiran Debu dapat diterapkan dalam pembelajaran di SMA karena dalam novel tersebut banyak nilai pendidikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.   Kata kunci:Nilai Pendidikan, novelButiran Debudan Skenario Pembelajaran di Kelas XI SMA
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL SISWA KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH KEBUMEN TAHUN AJARAN 2013/2014 Dedeh Candra Kirana; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.492 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan(1) penerapan media audio visual dalam pembelajaran membaca pemahaman dan (2) peningkatan kemampuan membaca siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kebumen tahun ajaran 2013/2014 setelah digunakan media audio visual.Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus melalui tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Muhammadiyah Kebumen yang berjumlah 150 orang dan sampel berjumlah 26 orang, yakni seluruh siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kebumen tahun ajaran 2013/2014. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan jurnal siswa. Analisis data menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Adapun teknik penyajian menggunakan teknik informal.Hasil penelitian ini: (1) penerapan media audio visual dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Kebumen tahun ajaran 2013/2014 secara umum meliputi: berisi apersepsi, motivasi, dan penyampaian tujuan pembelajaran (kegiatan awal); penayangan tutorial teknik membaca yang tepat melalui media audio visual, membahas dan menyimpulkan materi audio visual, membentuk kelompok belajar, pembagian wacana, kegiatan membaca, diskusi kelompok mengenai isi wacana, dan tes pemahaman (kegiatan inti), penyimpulan hasil belajar, saran dan pesan moral kepada siswa berkaitan dengan wacana yang telah dibaca (kegiatan akhir); (2) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Kebumen tahun ajaran 2013/2014 meningkat atau menjadi lebih baik setelah dilakukan pembelajaran dengan media audio visual. Nilai rata-rata kelas pada prasiklus adalah 58,89 (kategori kurang) dan pada siklus I meningkat sebesar 11,55 menjadi 70,14 (kategori cukup). Pada siklus II, nilai rerata siswa meningkat lagi sebesar 13,54 menjadi 83,68 (kategori baik) dengan ketuntasan hasil belajar mencapai 88,47%.   Kata kunci: membaca pemahaman, media audio visual, kelas XI SMA
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Intani Nurkasanah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.537 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata mencakup lima aspek, yaitu: tema, tokoh penokohan, alur, latar, dan sudut pandang, (2) wujud nilai pendidikan karakter novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata mencakup tiga aspek yaitu: (a) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: pantang menyerah, tegar, tulus, tegas, disiplin, percaya diri, rendah hati dan peduli, (b) hubungan manusia dengan manusia lainnya meliputi: penyayang, setia kawan, tolong menolong, ikhlas, tegas, menghargai, dan perhatian, (c) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: pasrah kepada Tuhan, mengaji, dan beriman, (3) skenario pembelajaran novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata disesuaikan dengan kompetensi dasar, yaitu menganalisis unsur-unsur intrinsik novel. Pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis (content analysis) yang dilaksanakan dengan tahap: (a) memberikan pemahaman cara menganalisis nilai pendidikan karakter, (b) membagi siswa dalam beberapa kelompok dengan metode analisis (content analysis), (c) menyuruh peserta didik untuk membaca bagian dari novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan secara berkelompok menganalisis nilai pendidikan karakter sesuai dengan aspek-aspek yang telah ditentukan.   Kata kunci: Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Skenario Pembelajaran.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue