cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA NOVEL AYAH KARYA ANDREA HIRATA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Arifka Rizki Amalia; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.499 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik pada novel Ayah; (2) kepribadian tokoh utama novel Ayah; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Ayah pada siswa kelas XII SMA. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Ayah Karya Andrea Hirata. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi dan dibantu dengan teknik studi pustaka. Instrumen penelitian yang paling utama adalah penulis dan dibantu dengan nota pencatat, buku-buku teori sastra, dan buku psikologis sastra. Analisis data menggunakan metode analisi isi (Content analysis). Teknik penyajian data menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa  (1) unsur intrinsik novel Ayah Karya Andrea Hirata terdiri dari (a) tema mayor adalah kasih sayang seorang ayah kepada anaknya, tema minor dalam novel ini adalah cinta kasih seorang laki-laki kepada seorang perempuan, masalah mengikuti seleksi masuk SMA, dan persahabatan; (b) tokoh dan penokohan meliputi: tokoh utama, tokoh tambahan andalan dan tokoh tambahan bawahan; (c) alur yang digunakan adalah alur campuran; (d) latar tempat: (rumah Sabari, Markas Pertemuan Buruh (MPB), SMA, stasiun radio, pabrik batako, taman balai kota, pasar ikan, dan pelabuhan, latar waktu (pagi, siang, sore dan malam hari), latar sosial dalam novel ini yaitu kehidupan menengah ke bawah dan berjiwa sosial tinggi di Kampung Belantik; dan (e) amanat novel ini adalah selalu bertawakal kepada Tuhan, selalu berperasangka baik terhadap semua kedaan hidup yang telah digariskan Tuhan dan jangan mudah berputus asa serta harus selalu berusaha, (2) kepribadian tokoh utama novel Ayah Karya Andrea Hirata mencakup tiga aspek yaitu (a) Id yang mencakup tentang: Jatuh cinta, cinta kasih seorang ayah, keinginan untuk berpuisi, pandai, dan sabar; (b) Ego yang mencakup tentang: kesedihan, kegelisahan, sakit hati, marah, dan bahagia; (c) Superego yang mencakup tentang: menyesal, menentukan pilihan, tolong menolong, mempertimbangkan, dan lapang dada, (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Ayah karya Andrea Hirata menggunakan KD 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel, menggunakan metode pembelajaran diskusi dan tanya jawab dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).   Kata kunci: kepribadian tokoh utama, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran      
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI FENOMENA SOSIAL MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PERISTIWA PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Eka Sari M Mantiq; Khabib Sholeh; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.377 KB)

Abstract

ABSTRAK :Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) proses pembelajaran menulisteks eksplanasi (2) perubahan perilaku belajar (3) peningkatan kemampuan menulis teks eksplanasi  setelah  menggunakan media gambar  fenomana soaial  siswa kelas XI SMK Negeri 2 Kebumen tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Kebumen.Instrumen penelitian berupa lembar observasi, angket dan soal. Hasil penelitian menunjukkan: (1)langkah-langkah yang diterapkan dalam pembelajaran menulis teks eksplanasi menggunakan media gambar peristiswa adalah (1) siswa mengamati gambar dan menemukan ide awal untuk menulis teks eksplanasi, (2) guru memandu siswa memahami unsur-unsur teks eksplanasi sesuai dengan gambar yang ditampilkan, dan (3) siswa mengembangkannya menjadi teks eksplanasi. Pengaruh media gambar peristiwa  terhadap sikap dan minat siswa dalam pembelajaran teks eksplanasi menunjukkan adanya perubahan semakin positif.  Pada pra siklus siswa yang siap menerima pembelajaran baru mencapai 47,22% dengan kategori kurang, pada siklus I  meningkat menjadi 61,1%  dan pada siklus II menjadi 80,56% kategori baik. Keaktifkan siswa pra siklus hanya mencapai 47,22%, meningkat menjadi lebih baik  77,78% pada siklus I,  dan pada siklus II meningkat menjadi 86,11%. Penggunaan media gambar peristiwa dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa.Pada tes awal rata-rata yang dicapai adalah 71,56 dengan ketuntasan 25,0%. Kemudian pada siklus I rata-rata kemampuan menulis teks ekslanasi mencapai 75,47. Pada siklus II rata-rata kemampuan menulis teks eksplanasi meningkat menjadi 78,56 dengan ketuntasan 80,56%.   Kata-kata kunci :Kemampuan Menulis, Teks Eksplanasi, Media Gambar Peristiwa
PENGARUH PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA PADA SISWA KELAS VIII SMP NURUL MUTTAQIN KEMIRI Fajar Purnama Adji; Khabib Sholeh; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.521 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh media audio visual terhadap aktivitas belajar siswa kelas VIII SMP Nurul Muttaqin Kemiri dalam menulis teks berita; (2) pengaruh penerapan media audio visual terhadap kemampuan menulis teks berita pada siswa kelas VIII SMP Nurul Muttaqin Kemiri; (3) perbandingan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Nurul Muttaqin Kemiri yang diajar dengan menggunakan media audio visual dengan siswa yang diajar dengan media berbasis cetakan. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa mengalami perubahan yang positif setelah mendapat perlakuan dengan menggunakan media audio visual. Hal tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya aktivitas memperhatikan pembelajaran sebesar 12,8%, bertanya dan menanggapi dalam proses pembelajaran meningkat sebesar 11,07%, mengerjakan tugas meningkat sebesar 16,66%, dan sikap dalam pembelajaran meningkat sebesar 3,34%. Selain itu, hasil uji hipotesis dengan uji t dua pihak pada signifikansi a = 0,05 diperoleh nilai thitung = -8.745, nilai ttabel = 1,70 dan Sig. (0,000) < a (0,05). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh media audio visual pada kelas eksperimen. Kemudian, perhitungan uji statistik menggunakan Independet Samples Test diperoleh thitung = -2.294 dan ttabel = 1,70. Nilai thitung jauh pada penerimaan ttabel yakni thitung (2.294) > ttabel (1.70) atau thitung (-2.294) < -ttabel (-1.70) sehingga thitung berada pada daerah penolakan Ho. Oleh karena itu, dapat dikemukakan bahwa kemampuan menulis teks berita yang diajar dengan menggunakan media audio visual lebih baik daripada yang diajar menggunakan media berbasis cetakan. Kata kunci: media audio visual, aktivitas belajar siswa, kemampuan menulis teks berita. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN MEDIA POSTERPADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 24TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Luthvi Ulviyana Rizqi; Khabib Sholeh; Suci Rizqiana
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.255 KB)

Abstract

  ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1)pembelajaranketerampilan menulispuisi menggunakan media poster; (2)pengaruhpenggunaan media poster terhadapminatsiswadalampembelajaranmenulispuisi; dan(3) peningkatanketerampilanmenulispuisi setelah diadakan pembelajaran dengan menggunakan media poster pada siswa kelas VII  SMP Negeri 24 Purworejo. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Hasil penelitian ini disimpulkan: (1) proses pembelajaran menulis puisi menggunakan media poster meliputi siswa memperhatikan media poster keindahan alam Indonesia, menggunakan kata kunci dari poster sebagaidasaratau ide untukmenulis, mengembangkan ide menjadisebuahpuisidengan menggunakandiksi yang baik, gayabahasa,kesesuaianjuduldantemadenganisipuisi, persajakandanmakna; (2) pembelajaran menggunakan media poster mampu meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran. Pengaruh media poster terhadap minat belajar siswa dapat dilihat pada siklus II menunjukkan bahwa siswa mengikuti pembelajaran dengan tertib 88,46%, siswa tidak berbicara sendiri saat proses pembelajaran 84,62%, siswa tidak terganggu oleh keadaan 76,92%, dan siswa tidak malas 84,62%. Peningkatan hasil keterampilan menulis puisi dapat dilihat dari nilai rata-rata keterampilan menulis yaitu 67,15 pada prasiklus, meningkat menjadi 73,23 pada siklus I, dan 77,92 pada siklus II.   Kata Kunci: Keterampilan Menulis Puisi, Media Poster.
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Mari’ah Mari’ah; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.692 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Pesantren Impian karya Asma Nadia, (2) nilai religius dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia, (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai religius dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Fokus penelitiannya adalah nilai religius dalam novel Pesantren Impian dan skenario pembelajarannya di kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini novel Pesantren Impian karya  Asma Nadia. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian data dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik  novel Pesantren Impian, yaitu (a) tema mayor: bertaubat dari dosa dimasa lalu, tema minor: cinta kasih, teka teki, dan kematian, (b) tokoh utamanya adalah Gadis, sedangkan tokoh tambahannya adalah Teungku Umar, Teungku Hasan, Butet, Rini, Eni, dan Bagus, (c) alur: sorot balik, (d) latar dibagi menjadi 3, yaitu latar tempat, waktu: dan latar suasana.(e) amanat yang disampaikannya adalah bertaubat dari dosa-dosa dan kesalahan dimasa lalu dan tidak mendekati narkoba; (2) nilai religius dalam novel Pesantren Impian meliputi (a) hubungan manusia dengan Tuhan: melaksanakan salat fardu, salat jamaah, membaca Quran, menutup aurat, mengaji/menuntut ilmu, berdoa, bersyukur, bertaubat, dan jujur, (b) hubungan manusia dengan sesama manusia: tolong menolong, peduli sesama, silaturrahim, musyawarah, menikah, dan tanggung jawab, (c) hubungan manusia dengan lingkungan:  menjaga kelestarian alam dan memanfaatkannya sebagai bentuk rasa syukur; (3) skenario pembelajaran novel Pesantren Impian di kelas XII SMA disesuaikan dengan kurikulum 2013 yang terdiri dari lima langkah,yakni mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomuikasikan.   Kata kunci: nilai religius, novel, dan  skenario pembelajaran sastra
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL RASUK KARYA RISA SARASWATI DAN RENCANA PELAKASANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Nadya Nur Salim; Sukirno Sukirno
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.472 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik unsur-unsur intrinsik dalam novel Rasuk karya Risa Saraswati, (2) aspek-aspek sosiologi dalam novel Rasuk karya Risa Saraswati, (3) hubungan antaraspek sosial dalam novel Rasuk karya Risa Saraswati, (4) rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode analisis isi dan penyajian informal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) unsur-unsur intrinsikmeliputi: penokohan watak tokoh-tokoh dalam cerita dominan baik dan saling peduli. Latar tempat: di kamar, pegunungan di Jawa Tengah, sanggar tari, rumah Lintang Kasih, jalan Laras Pelog nomor 10, Karma Ranjani, villa Rosala, rumah Fransisca Inggrid, dan ruang ICU; latar waktu: siang hari, sore hari, pagi hari, dan malam hari; latar suasana: suasana sedih, suasana tegang, suasana cemas, dan suasana terharu. alur: alur campuran; sudut pandang: orang ketiga serba tahu “Dia-an”; tema dibagi atas tema mayor, yaitu: kesadaran dan penyesalan seorang anak atas rasa irinya, dan tema minor, yaitu: masalah cinta kasih, masalah kehidupan, masalah moral, dan masalah ekonomi. Amanat: rasa iri yang tertanam pada diri manusia hanya akan menimbulkan keburukan pada diri sendiri. (2) aspek sosial meliputi: aspek cinta kasih, aspek kekerabatan, aspek pendidikan, aspek moral, aspek ekonomi. (3) hubungan antaraspek meliputi: aspek pendidikan dengan aspek moral, aspek cinta kasih dengan aspek ekonomi, aspek moral dengan aspek kekerabatan, aspek kekerabatan dengan aspek cinta kasih, dan aspek pendidikan dengan aspek kekerabatan. (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Rasuk karya Risa Saraswati di SMA,  menggunakan model STAD (Student Team Achievement Division) dengan langkah-langkah: guru menerangkan materi tentang unsur intrinsik, aspek sosial novel, dan pembelajaran menggunakan model STAD (Student Team Achievement Division), guru membagi 4-5 siswa menjadi beberapa kelompok heterogen, guru memberikan kuis atau  tes untuk masing-masing siswa, guru memberikan penskoran dan memberikan penghargaan. Kata kunci: analisis sosiologi sastra, novel Rasuk karya Risa Saraswati, rpp
Universitas Muhammadiyah Purworejo PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK AKROSTIK PADA SISWA KELAS VIII MTS MA’ARIF NU CANDIRENGGO KARANGGAYAM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nanik Pujiasih; Bagiya Bagiya; Suci Rizkiana
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.451 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) proses pembelajaran menulis puisi dengan teknik akrostik, 2) minat belajar siswa dalam pembelajaran menulis puisi dengan teknik akrostik, dan 3) peningkatan kemampuan menulis puisidengan teknik akrostik pada siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Candirenggo Karanggayam. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga tahap penelitian, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Imstrumen yang digunakan, yaitu instrumen tes dan nontes. Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini berupa langkah-langkah pembelajaran kemampuan menulis puisipada siswa kelas VIII MTs Ma’arif NU Candirenggo Karanggayamdengan teknik akrostik, yaitu siswa (a) guru menjelaskan pengertian puisi dan unsur-unsur pembangun puisi, (b) guru menjelaskan materi menulis puisi dengan teknik akrostik, (c) guru memberikan contoh puisi dengan teknik akrostik, (d) guru dan siswa melakukan tanya jawab seputar menulis puisi dengan teknik akrostik, (e) guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat puisi dengan teknik akrostik, dan (f) siswa mengumpulkan hasil menulis puisi dengan teknik akrostik kepada guru. Pengaruh teknik akrostik terhadap minat belajar siswa dapat dilihat pada prasiklus sebesar 29,41%, siklus 58,82%, dan siklus II menjadi 88,23%. Peningkatan hasil kemampuan menulis puisi dapat dilihat dari nilai rata-rata yaitu, 63,82 pada prasiklus, meningkat menjadi 73,24 pada siklus I, dan 80,88 pada siklus II.   Kata Kunci: menulis puisi, teknik akrostik, dan MTs.  
NILAI RELIGIUS NOVEL LOVE SPARKS IN KOREA KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA PADA SISWA KELAS XII SMA Reni Listya Cristiyanti; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.989 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Love Spaks In Kora; (2) nilai religius pada novel Love Sparks In Korea karya Asma Nadia; dan (3) skenariopembelajaran novel Love Sparks In Korea karya Asma Nadia pada siswa kelas XII SMA.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah nilai religius dalam novel Love Sparks In Korea karya asma Nadia. Sumber data penelitian ini adalah seluruh data dalam novel.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka.Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi.Hasil analisis disajikan dengan teknik informal.Hasil penelitian ini disimpulkan (1) unsur instrinsik: (a) tema; perjalanan hidup seorang wanita dalam mendapatkan cinta; (b) tokoh utama: Rania dan Hyun Geun, tokoh pembantu: Papah, Mama, Ilhan, Chin Sun; (c) Alur: campuran; (d) latar latar tempat: Bukit Hwangryeson, Paris, pasar  Jagalchi, Kathamandu, Sarangkot, danau Phewa, Korea, Nami Island,. Latar waktu; pagi, sore, malam. Latar sosial; cara mengucap salam dan kebiasaan masyarakat Korea; (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (2) nilai religius pada novel Love SparksIn Korea: (a) hubungan manusia dengan Tuhannya: berdoa, bersholawat, percaya pada Allah, bersyukur, dakwah, sholat, mengucap salam, dan memakai jilbab; (b)hubungan manusia dengan manusia: bersikap ramah dan sopan, setia, tanggung jawab, kasih sayang, tolong menolong, dan sedekah; (c)hubungan manusia dengan alam sekitar: menikmati keindahan alam dan merawat tumbuhan; (3) Skenario pembelajaran novel Love Sparks In Korea karya Asma Nadia menggunakan metode Think, Talk, write (TTW). Tugas siswamenganalisis unsur instrinsik dan nilai religi dalam novel  secara berkelompok. Kata kunci: nilai religius,novel, skenario pembelajaran
PENGARUH PENERAPAN MEDIA FILM PENDEK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KLIRONG Nurul Fauziah; Khabib Sholeh; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.692 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) pengaruh penerapan media film pendek terhadap aktivitas belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Klirong; (2) pengaruh penerapan media film pendek terhadap kemampuan menulis naskah drama pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Klirong; (3) perbandingan kemampuan menulis naskah drama siswa kelas XI SMA Negeri 1 Klirong yang diajar dengan media film pendek dan yang diajar dengan media berbasis cetakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa meningkat setelah mendapat perlakuan dengan media film pendek. Siswa lebih aktif dalam belajar yang ditunjukkan dengan aktivitas memperhatikan pembelajaran meningkat sebesar 16,37%, bertanya dan menanggapi meningkat sebesar 11,96%, mengerjakan tugas meningkat sebesar 17,56%, dan sikap dalam pembelajaran meningkat sebesar 1,34%. Selain itu, hasil uji hipotesis dengan uji t dua pihak pada signifikansi a = 0,05 diperoleh nilai thitung = -9,461, nilai ttabel = 1,70 dan Sig. (0,000) < a (0,05). Dengan demikian, pengujian hipotesis membuktikan bahwa terdapat pengaruh penerapan media film pendek terhadap kemampuan siswa dalam menulis naskah drama. Kemudian, perhitungan uji statistik menggunakan Independet Samples Test diperoleh thitung = -3,154 dan ttabel =  1,70. Nilai thitung jauh pada penerimaan ttabel yakni thitung (3,154) > ttabel (1,70) atau thitung (-3,154) < -ttabel (-1,70) sehingga thitung berada pada daerah penolakan Ho. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa perbandingan kemampuan menulis naskah drama siswa yang diajar dengan media film pendek lebih baik daripada kemampuan menulis siswa yang diajar dengan media berbasis cetakan. Kata Kunci: media film pendek, aktivitas belajar siswa, kemampuan menulis   drama
ANALIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Agung Prasetyo; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.793 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik kumpulan cerpen Senyum Karyaminmeliputi: tema,tokoh, alur, latar,dan sudut pandang, mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan kumpulan cerpen Senyum Karyaminmeliputi; nilai pendidikan agama, nilai pendidikan moral, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan budaya dan skenario Pembelajaran di kelas X SMA. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model Jigsaw. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitudengan menggunakan kartu pencatat data dari hasil membaca kumpulan cerpen Senyum Karyamin. Dari analisis unsur intrinsik, nilai-nilai pendidikan dan skenario pembelajaran di SMA diperoleh unsur intrinsik yang meliputi tema yang terdiri dari beberapa masalah,yaitu masalah impian dan masalah ekonomi, persoalan sosial, dan cina kasih sayang terhadap sesama, penokohan dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin banyak menggunakan nama tokoh yang identik nama orang desa,latar dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin dalam kesehariannya terjadi di daerah pedesaan,alur dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin banyak menggunakan alur maju, kumpulan cerpen Senyum Karyamin banyak menggunakan sudut pandang menggunakan orang ketiga serba tahu, dannilai pendididikan meliputi: (a) nilai pendidikan agama terdiri atas beribadah, berdoa, bersyukur, dan sabar; (b) nilai pendidikan moral terdiri atas pantang menyerah, kerja keras, mampu mengendalikan diri, dan rasa ingin tahu; (c) nilai pendidikan sosial terdiri atas tolong menolong, kasih sayang, memberi semangat, dermawan, rela berkorban, dan solidaritas; (d) nilai pendidikan budayaterdiri atas adat istiadat, kebiasaan dalam masyarakat jawa. Kumpulan cerpen Senyum Karyamindapat diterapkan dalam pembelajaran di SMA karena dalam cerpen tersebut banyak nilai pendidikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Kata kunci: nilai pendidikan, kumpulan cerpen Senyum Karyamin,skenario pembelajaran ANALIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue