cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM FILM CAHAYA CINTA PESANTREN SUTRADARA RAYMOND HANDAYA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Dewi Damayanti; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.809 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Cahaya Cinta Pesantren sutradara Raymond Handaya; (2) bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam film Cahaya Cinta Pesantren sutradara Raymond Handaya; dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif dalam film Cahaya Cinta Pesantren sutradara Raymond Handaya di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Film Cahaya Cinta Pesantren. Objek penelitian ini berupa tindak tutur direktif dan ekspresif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data adalah metode padan. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) bentuk-bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Cahaya Cinta Pesantren meliputi: memerintah, memohon, menyarankan, mengajak, memesan, dan menasihati; (2) bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam film Cahaya Cinta Pesantren meliputi: memuji, megucapkan terima kasih, mengeluh, dan menyalahkan; dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif dalam film Cahaya Cinta Pesantren di kelas XI SMA diawali dengan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan model pembelajaran Discovery Based Learning. Adapun rician skenario pembelajaran tersebut meliputi: pendidik menjelaskan tujuan pembelajaran, pendidik menyampaikan materi tindak tutur direktif dan ekspresif, peserta didik berkelompok, peserta didik berdiskusi dan menganalisis mengenai tindak tutur direktif dan ekspresif pada film Cahaya Cinta Pesantren, peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok, peserta didik menanggapi dan menilai hasil presentasi kelompok, pendidik dan peserta didik menyimpulkan hasil pembelajaran. Kata Kunci : Tindak tutur direktif dan ekspresif, film, Skenario pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS X SMK BATIK SAKTI 1 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Endang Purnamasari; Khabib Sholeh; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.364 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsi: 1) penerapan pembelajaran menulis puisi menggunakan metode picture and picture pada siswa X SMK Batik Sakti 1 Kebumen tahun pelajaran 2016/2017, 2) pengaruh metode picture and picture terhadap motovasi belajar menulis puisi pada siswa kelas X SMK Batik Sakti 1 Kebumen, 3) peningkatan keterampilan menulis puisi menggunakan metode picture and picture pada siswa kelas X SMK Batik Sakti 1 Kebumen tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yaitu proses tindakan kelas dengan siklus I dan siklus II. Pada setiap siklus dilakukan empat tahap sebagai berikut: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dengan teknik tes dan nontes. Data dianalisis dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Pembelajaran menulis puisi menggunakan metode picture and picture yaitu, 1) guru melakukan apersepsi; 2) guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan KD yang akan dicapai; 3) guru menayangkan gambar; 4) siswa mengidentifikasi struktur fisik dan struktur batin puisi; 5) siswa mengidentifikasi struktur fisik dan struktur batin; 6) siswa diminta membuat puisi  berdasarkan gambar yang ditayangkan dengan memperhatikan struktur fisik dan struktur batin puisi; dan 7) guru menyuruh salah satu siswa untuk membacakan puisinya di depan kelas; dan 8) siswa guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari. Pengaruh pembelajaran menulis puisi menggunakan metode picture and picture terhadap minat siswa menjadi lebih baik, pada prasiklus rata-rata minat belajar siswa adalah 47,22%. Sementara itu pada siklus I, rata-rata minat belajar siswa menjad 83,33%, dan siklus II rata-rata menjadi 88,89%. Peningkatan kemampuan menulis puisi menggunakan metode picture and picture juga meningkat terlihat pada meningkatnya jumlah siswa yang mencapai KKM 75. Jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM pada prasiklus 2,78% atau 1 siswa, pada siklus I 22,22%  atau 8 siswa, dan pada siklus II 95,45% atau 30 siswa.   Kata Kunci: Kemampuan Menulis Puisi, Metode Picture and Picture.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS BERITA MENGGUNAKAN MEDIA TAJUK RENCANA PADA SISWA KELAS VIII SMP PGRI BAGELEN TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Endang Susilowati; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.06 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan pembelajaran menulis berita menggunakan media tajuk rencana pada siswa kelas VIII SMP PGRI Bagelen tahun pelajaran 2015/2016; (2) pengaruh penggunaan media tajuk rencana terhadap minat dan aktivitas siswa dalam menulis berita pada siswa kelas VIII SMP PGRI Bagelen tahun pelajaran 2015/2016; (3) peningkatan keterampilan menulis berita menggunakan media tajuk renacana pada siswa kelas VIII SMP PGRI Bagelen tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP PGRI Bagelen tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 32 siswa. Pelaksanaan pembelajaran menulis berita terdiri dari tiga tahap yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes digunakan untukmengetahui hasil menulis berita, sedangkan teknik nontes digunakan untuk observasi, angket, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa, pelaksanaan pembelajaran menulis berita dengan media tajuk rencana dilakukan mulai dari siklus I, dan siklus II. Langkah-langkahpenerapan media tajuk rencana dalam penulisan berita antara lain: (1) siswa membaca tajuk rencana yang telah disiapkan guru; (2) guru memandu siswa untuk menuliskan pokok-pokok penting yang terdapat dalam tajuk rencana, yakni 5W + 1H; (3) siswa mengembangkan pokok-pokok penting menjadi teks berita yang singkat, padat, dan jelas. Pengaruh penggunaan media tajuk rencana terhadap minat dan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis berita terdapat perubahan positif (senang, bersemangat) terhadap perilaku siswa  dalam menulis berita dari siklus I dan siklus II. Skor rata-rata prasiklus sebelum dari tindakan adalah 61,86  mengalami peningkatan menjadi 71,09.pada siklus I, sedangkan siklus II memperoleh skor rata-rata 80,01.   Kata Kunci: keterampilan menulis, berita, dan media tajuk rencana.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL MISTERI PATUNG GARAM KARYA RUWI MEITA DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Kurnia Eka Saputri; Bagiya Bagiya; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.388 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) jenis-jenis tuturan dari bentuk tindak tutur direktif dalam novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita, dan (2) rencana pembelajaran pada novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita. Pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik simak dan teknik catat. Dalam analisis data penelitian ini digunakan metode padan. Teknik yang digunakan peneliti untuk  menyajikan hasil  analisis adalah teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: 1) bentuk tindak tutur direktif dalam novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita terdapat enam bentuk tuturan, yaitu (a) perintah, terdapat 24 tuturan, (b) permintaan,  terdapat 7 tuturan, (c) ajakan, terdapat 10 tuturan, ( d) nasihat, terdapat 7 tuturan, (e) kritikan, terdapat 5 tuturan dan, (f) larangan, hanya terdapat satu tuturan; 2) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita dilaksanakan di kelas XII SMA didasarkan pada KD 1.2 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi dalam memahami, menerapkan, dan menganalisis informasi lisan dan tulis melalui teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan novel. Model pembelajaran yang digunakan adalah model Think Talk Write (TTW). Langkah-langkah pembelajaran model TTW terdiri dari, (a) siswa membaca novel Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita dan membuat catatan mengenai unsur intrinsik novel secara individual (think), untuk di bawa ke forum diskusi, (b) siswa berinteraksi dan berkolaborasi dengan teman satu kelompok untuk membahas isi catatan  (talk), (c) siswa mengonstruksi sendiri pengetahuan yang memuat pemahaman dan komunikasi dari hasil diskusi dalam bentuk tulisan (write), dan (d) kegiatan akhir pembelajaran adalah memuat refleksi dan kesimpulan atas materi yang dipelajari.   Kata kunci: tindak tutur direktif, novel, dan model think talk write.
ANALISIS KOHESI WACANA BERITA LINE TODAY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Lisvita Lidiyaningsih; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.734 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) aspek kohesi gramatikal, (2) aspek kohesi leksikal, dan (3) skenario pembelajaran kohesi pada wacana berita Line Today yang diintegrasikan dalam pembelajaran teks eksposisi bagi siswa kelas X SMA. Objek penelitian ini adalah kohesi wacana berita Line Today. Fokus penelitian ini adalah kohesi gramatikal dan kohesi leksikal, dan skenario pembelajaran di kelas X SMA. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kartu pencatat data. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi. Teknik analisis data yang digunakandalam penelitian ini adalahmetode agih. Teknik yang digunakan penulis untuk menyajikan hasil analisis adalah teknik informal.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1)kohesi gramatikal meliputi 3 aspek, yaitu a) pengacuan (referensi) terdiri dari: pengacuan persona orang pertama: kita, saya, aku, dan kami; pengacuan persona orang kedua: anda dan -mu; pengacuan persona orang ketiga: ku, ia, dia, -nya; pengacuan demonstratif waktu: sekarang, saat ini, kemudian, kini, pukul 09.19, dulu, dan nanti; pengacuan demonstratif tempat: itu, sana, situ, Bandung, Bekasi;b) pelesapan (elipsis); c) perangkaian (konjungsi) terdiri dari: konjungsi koordinatif: tapi, seharusnya, dan, atau; konjungsi subordinatif: dengan, hingga, bahwa, maka, setelah, sebelum; konjungsi antarkalimat: bahkan, namun, oleh karena itu, setelah itu, lalu, kemudian; (2) kohesi leksikal meliputi 6 aspek, yaitu a) sinonimi; b) antonimi; c) repetisi; d) hiponimi; e) kolokasi; dan f) ekuivalensi, dan (3) skenario pembelajaran bahasa di kelas X SMA dilaksanakan model pembelajaran inkuiri, adapun lagkah-langkah pembelajaran inkuiri, yaitu guru mengajukan pertanyaan/permasalahan, peserta didik merumuskan masalah, mengumpulkan data, menganalisis data, dan membuat kesimpulan.   Kata kunci: kohesi, wacana berita Line Today, skenario pembelajaran.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL GERANIUM BLOSSOM KARYA WYLVERA WINDAYANA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Muhammad Febriansyah Qodri; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.923 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Geranium Blosom; (2) nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Geranium Blosom; (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajarannya di Kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Geranium Blosom. Objek adalah nilai-nilai pendidikan karakter, penelitian difokuskan pada unsur intrinsik dan nilai-nilai pendidikan karakter dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di Kelas XII SMA. Dalam pengumpulan data ini digunakan teknik pustaka. Dalam menganalisis data digunakan teknik analisis isi, dan dalam penyajian hasil analisis ini digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan: (1) unsur intrinsik dalam novel Geranium Blosom yang meliputi (a) tema minor dan tema mayor, tema mayor perjuangan mencapai cita-cita, tema minor persaingan desainer fesyen, masalah percintaan, dan kenangan manis, (b) tokoh utama: Dian Amira berwatak sabar, dan tidak mudah menyerah, tokoh tambahan: Wily Hermawan, Rafli Kurniawan, Sita Adila, Papa, Mama, Nina, dan Kay, (c) latar tempat: Dian’s Boutique, hotel, gedung pagelaran, dapur, Medan, kamar, mobil, bandara, Switzerland, Zurch, Bern, dan Interlaken, latar waktu: pagi, siang, sore, dan malam, latar suasana: menegangkan, mengagetkan, keributan, menyedihkan,  (d) alur yang digunakan dalam novel menggunakan alur maju.(e) sudut pandang: orang pertama serba tahu, (f) amanat jika kita mempunyai cita-cita sebaiknya kita mengejarnya hingga tercapai dan kita tidak boleh menyerah dan putus asa; (2) nilai-nilai pendidikan karakter: religius, jujur,  toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, tanggung jawab; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran: (a) kompetensi inti: KI 1, menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya, KI 2, memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, koseptual, prosedural, dan metakognitif, KI 3, memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi, KI 4, menalar, mengolah, menyaji, dan mencipta terkait dengan pengembangan yang dipelajari; (b) kompetensi dasar dan indikator: 1.1, mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia, 2.1, menunjukkan perilaku jujur, responsif, dan imajinatif, 3.1, memahami struktur dan kaidah teks novel, 4.1, menginterpretasikan teks novel; (c) indikator, 1.1 mensyukuri anugerah Tuhan, 2.1 menunjukkan perilaku jujur, responsif, dan imajinatif, 3.1 memahami unsur intrinsik dan pendidikan karakter dalam novel. (c) tujuan pembelajaran, peserta didik dapat mengerti jalan cerita novel, menemukan unsur intrinsik, dan nilai pendidikan karakter; (d) materi pembelajaran: menemukan unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter dalam novel; (e) metode pembelajaran: jigsaw, (f) alat: LCD, laptop, dan alat tulis; sumber belajar: buku cetak bahasa Indonesia, dan buku pelengkap materi.   Kata kunci: nilai pendidikan karakter, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran.
PENGARUH METODE QUANTUM LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERITA RAKYAT SISWA KELAS X SMK MA’ARIF 4 KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Nur Khikmah; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.744 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai: (1) pengaruh metode quantum learning terhadap motivasi; (2) pengaruh metode quantum learning terhadap kemampuan menulis cerita rakyat siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen Tahun Pelajaran 2017/2018; (3) nilai kemampuan menulis cerita rakyat siswa kelas X SMK Ma’arif 4 Kebumen Tahun Pelajaran 2017/2018 yang diajar menggunakan metode quantum learning lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan metode konvensional.Subjek penelitian diperoleh melalui teknik purposive sampling yang terdiri dari 28 siswa kelas X TAV A (kelas eksperimen) dan 20 siswa kelas X TAV B (kelas kontrol) di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Pengumpulan data didapat dari tes dan nontes.Koefisien reliabilitas soal sebesar 0,29 dan reliabilitas instrumen adalah 0,52. Teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan statistik.Penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal.Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa siswa lebih termotivasi dalam menulis cerita rakyat setelah mendapat perlakuan dengan metode quantum learning.Hal ini dibuktikan dengan keempat aspek dalam motivasi belajar berubah yang sebelumnya rata-rata berada pada skala 3 (ragu-ragu) menjadi skala 4 (setuju). Nilai rata-rata menulis cerita rakyat sebelum menggunakan metode quantum learning (70,07) meningkat menjadi (78,96) (thitung (-16,688) < -ttabel (-2.05). Nilai yang didapat dari prates dan pascates kelas eksperimen dengan nilai Sig. 0,274 dan 0,075, sedangkan prates dan pascates kelas kontrol Sig. 0,593 dan 0,581 terdistribusi normal (nilai Sig > 0,05). Nilai rata-rata pascates kelas eksperimen yang diajar dengan metode quantum learning (78,96) lebih baik dibandingkan rata-rata nilai menulis cerita rakyat yang diajar menggunakan metode konvensional (76,55) (thitung (-3,996) < ttable (2,05). Berdasarkan data tersebut, dapat dibuktikan bahwa nilai menulis cerita rakyat siswa yang diajar menggunakan metode quantum learning lebih baik daripada siswa yang diajar menggunakan metode konvensional.   Kata kunci: pengaruh metode qauntum learning, menulis cerita rakyat siswa SMK.
ANALISIS NILAI RELIGIUS KUMPULAN CERPEN BEGITU YA BEGITU TAPI MBOK JANGAN BEGITU KARYA DANARTO DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMA Prafitri Dayasri; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.136 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) unsur intrinsik dalam cerpen Takhayul dan Pameran Dosa karya Danarto , (2) nilai-nilai religius dalam cerpen, dan (3) implementasi unsur intrinsik dan nilai-nilai religius dalam cerpen Takhayul dan Pameran Dosa pada pembelajaran memahami struktur dan kaidah teks cerpen pada siswa kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, unsur intrinsik cerpen Takhayuldan Pameran Dosa karya Danarto  yaitu tema : masalah kasih sayang sesama makhluk ciptaan Tuhan, tokoh utama : saya dan kyai syukur dan penokohan, alur : maju, latar : waktu, tempat, dan latar sosial, sudut pandang : orang pertama. Nilai religius dalam kedua cerpen ini, terdiri dari hubungan manusia dengan Tuhan : keyakinan terhadap tuhan, berserah diri, bersyukur, mengingat Allah, hubungan manusia dengan manusia dan alam : rasa perhatian terhadap guru, memberi nasihat dalam kebaikan. Implementasi pembelajaran memahami struktur dan kaidah teks cerpen melalui cerpen Takhayul dan Pameran Dosa karya Danarto di SMA tahapan-tahapan penerapannya meliputi: (a) mengidentifikasi topik dan mengorganisasikan siswa dalam kelompoknya masing-masing, (b) merencanakan tugas bersama-sama oleh para siswa dalam kelompoknya masing-masing, (c) melaksanakan investigasi mencari informasi, menganalisis data dan membuat laporan, (d) menyiapkan laporan terakhir, (e) mempresentasikan laporan terakhir, dan (f) evaluasi.   Kata kunci: nilai religius, kumpulan cerpen, implementasi pembelajaran.
ANALISIS STRUKTURAL NOVEL LOVE SPARKS IN KOREA KARYA ASMA NADIA DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA FIKSI DALAM NOVEL DI KELAS XII SMK Ria Safitri; Khabib Sholeh; Suci Rizkiana
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.53 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) struktur yang membangun novel Love Sparks in Korea karya Asma Nadia dan hubungan antar unsur, (2) mendeskripsikan penerapan analisis struktural novel Love Sparks in Korea karya Asma Nadia dalam pembelajaran teks cerita fiksi pada siswa kelas XII SMK Tahun Pelajaran 2016/2017. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah  pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, simak, dan catat.  Prosedur analisis data pada penelitian ini menitikberatkan pada pengkajian unsur tokoh, alur, dan latar dalam novel Love Sparks in Korea. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa tema: petualangan, tokoh dan penokohan: Rania.Hyun Geun, Ilhan, Mama dan Papa Rania, novel berlatar Kathmandu, Nepal, India (Nepal). Hubungan tema dengan tokoh adalah  kaitannya tampak pada kalimat menerbangkan Rania lebih jauh ke negara-negara. Langkah-langkah penerapannya dalam pembelajaran teks cerita fiksi : (a) membaca teks model cerita fiksi dalam novel dengan cermat, (b) membahas tentang struktur teks cerita fiksi, (c) berdiskusi tentang struktur teks cerita fiksi dalam novel. Kata kunci: analisis struktural, teks cerita fiksi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DALAM MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 PURING KABUPATEN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2017/2018 Riris Saniati; Khabib Sholeh; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.32 KB)

Abstract

Abstrak: Pengaruh Model Pembelajaran Picture And Picture dalam Menulis Cerpen pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Puring Kabupaten Kebumen Tahun Ajaran 2017/2018. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap motivasi belajar menulis dalam menulis cerpen pada siswa kelas XI, (2) pengaruh model pembelajaran picture and picture teradap menulis cerpen pada siswa kelas XI SMK, (3) perbandingan  kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis cerpen pada kelas XI SMK yang diajar dengan model pembelajaran picture and picture dengan siswa yang diajar dengan model konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitiannnya adalah siswa kelas XI SMK Negeri 1 Puring dengan jumlah 68 siswa. Product Moment digunakan untuk menguji validitas instrument penelitian dan Alpha Cronbach untuk menguji reliabilitas instrumen. Hasil dari tujuan tersebut sebaai berikut: (1) pengaruh positif dalam menggunakan model pembelajaran picture and picture terhadap motivasi dan penilaian siswa dalam pembelajaran menulis cerpen dari segi orientasi keberhasilan peningkatan 4%, antisipasi kegagalan 5%, inovasi mengalami peningkatan 6% dan, tanggung jawab meningkat sebesar 3%; (2) pengaruh positif teradap  hasil belajar dari nilai 71,79 menjadi 78,62; (3) hasil uji hipotesis dengan uji t dua pihak yang dicari pada α=0,05 diperoleh ttabel sebesar 1,694 dan Sig. (0,000) < α (0,05). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh model  picture and picture pada kelas eksperimen. Kemudian, nilai thitung adalah 9,683. Tabel distribusi distribusi t dicari pada α=0,05 (two tail test) diperoleh ttabel sebesar 1,694. Nilai thitung berada pada  thitung (9,683) > ttabel (1,694) sehingga thitung berada pada daerah penolakan Ho. Dengan demikian, pengujian hipotesis dengan uji t pihak kanan membuktikan adanya perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan model Picture and Picture dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Picture and Picture motivasi belajar, hasil belajar.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue