cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTASIDENGAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAHPADA SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 2 MANYARANTAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Anita Wahyu Siswati; Khabib Sholeh; Suci Rizkiana
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.7 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan pembelajaran menulis argumentasi dengan metode pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Manyaran tahun pelajaran 2016/2017; (2) mengetahui perubahan minat siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Manyaran setelah dilaksanakan pembelajaran menulis argumentasi dengan metode pembelajaran berbasis masalah; (3) mengetahui peningkatan keterampilan menulis argumentasi dengan metode pembelajaran berbasis masalah pada siswa kelas X SMA Muhammadiyah 2 Manyaran.Pengumpulan data penelitian menggunakan teknik tes dan nontes.Hasil analisis disajikan dengan metode informal. Analisis data dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini disimpulkan: (1) proses pembelajaran menulis argumentasi menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah. (2) pembelajaran menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran. Pengaruh metode pembelajaran berbasis masalah terhadap minat belajar siswa dapat dilihat pada siklus II siswa mampu menyelesaikan tugas dari guru terdapat 16 siswa atau 61,53% , siswa aktif bertanya kepada guru dan berani mempresentasikan hasil diskusi terdapat 18 siswa atau 69,23%, keantusiasan siswa terhadap proses pembelajaran sebesar 17 siswa atau 65,38%. Peningkatan hasil keterampilan menulis argumentasi dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa dari prasiklus ke siklus I sebesar 11,74 poin. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 81,53 atau mengalami peningkatan sebesar 6,03 poin.   Kata kunci:menulisargumentasidan metode berbasis masalah.
NILAI RELIGUS PADA NOVEL SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2 KARYA ASMA NADIA DAN RENCANA PELAKSNAAN PEMBELAJARANNYA PADA KELAS XI SMA Arif Rifai; Mohammad Fakhrudin; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.247 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai religius, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran unsur intrinsik novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia pada kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah unsur intrinsik novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia. Fokus penelitian ini adalah nilai religius novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik catat. Instrumen penelitian ini adalah penulis selaku peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan kartu pencatat data dan alat tulis. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 karya Asma Nadia, meliputi (a) tema masalah keikhlasan, percintaan, dan penyakit; (b) tokoh dan penokohan Arini (sabar, ikhlas, penyayang), Mei Rose (pengertian), Pras (baik, penyayang  dan suka menolong), Sheila (baik dan cekatan), Sita (pemarah), Lia (emosional), Nadia (baik pendongeng), Hartono (tidak bisa ), Arman (playboy) Syarief Kristof (sabar dan santun), dan Panji ( baik dan humoris) ; (c) alur maju; (d) latar tempat: bandara, kamar Nadia, kota Szentendre, apartemen, dan rumah Mei Rose, latar waktu; pagi hari, siang hari, dan malam hari, latar sosial; kehidupan penulis, seorang Agen, seorang Guide, seorang pasien, dan seorang Dokter; (e) sudut pandang orang pertama pelaku utama; (2) nilai religius meliputi (a) hubungan manusia dengan Tuhan: salat berjamaah, salat, memuji Tuhan, berdoa, ikhlas, sabar menerima cobaan, menutup aurat, bersyukur, menikah, tobat, dan takwa, (b) hubungan manusia dengan manusia lain tolong-menolong, memberi semangat, memberi salam, pemaaf, dan bersikap adil, (c) hubungan manusia dengan diri sendiri: sikap pantang menyerah, bersikap bijak, amanah, dan syaja’ah; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel di kelas XI SMA dilakukan dengan metode inquiri dengan langkah-langkah siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, yang terdiri dari dua sampai enam orang, siswa diberi kesempatan mencari materi sesuai dengan kompetensi dasar pembelajaran yang berupa teori unsur intrinsik dan aspek nilai religius novel, kemudian siswa mendiskusikan hasil pencarian materinya. Kata kunci : nilai religius, rencana pelaksanaan pembelajaran, metode inquiri
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL HARI TAK SELAMANYA MALAM KARYA SURYAWAN W.P DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Bayu Aji Wibowo; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.632 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan peneitian ini, yaitu mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P; (2) fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia pengarang novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P; dan (3) rencana pembelajaran strukturalisme genetik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P di Kelas XII SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini, yakni novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P. Objek penelitian ini, yakni strukturalisme genetik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik pustaka dan teknik wawancara. Instrument utama penelitian ini, yakni peneliti sendiri dan dibantu dengan kertas pencatat data. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis isi. Teknik penyajian data penelitian ini menggunakan teknik informal. Hasil peneitian ini adalah (1) unsur intrinsik, yakni tema: cinta kasih untuk ibu; alur: maju tokoh dan penokohan, yakni tokoh utama: Kalyana, tokoh tambahan: Radite, Bapak, ibu, Kartina, dr. Saka, Delano, Mbak Astrid, Mbok Sum, Ares Mulyana, dan Deliza; sudut pandang: orang ketiga serba tahu; pemajasan: perbandingan, perulangan, sindiran, pertentangan, dan penegasan; latar: tempat: kota Semarang, rumah, kota Magelang, kantor, rumah sakit jiwa Prof. dr. Soerojo, pantai Anyer, rumah Ares Mulyana, dan kota Yogyakarta, waktu: pagi, siang, sore, malam, situasi: takut, bahagia, sedih, kecewa, sepi. dan marah, sosial: kehidupan rumah sakit jiwa; amanat: bersyukur adalah kunci untuk bahagia. (2) fakta kemanusiaan penelitian ini membahas tentang aktivitas kultural pengarang dan aktivitas sosial rumah sakit jiwa Prof. Dr. Soerojo; subjek kolektif penelitian ini membahas tentang pertentangan antara keturunan normal dengan keturunan penyandang penyakit jiwa; pandangan dunia Suryawan W.P, yakni memanusiakan manusia. (3) rencana pembelajaran strukturalisme genetik novel Hari Tak Selamanya Malam karya Suryawan W.P di Kelas XII SMA dilakukan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adapun langkah-langkah pembelajarannya meliputi: peserta didik dikelompokan dengan anggota 4 sampai 6 orang; setiap peserta didik dalam tim diberi materi dan tugas berbeda; anggota dari tim yang berbeda dengan penugasan yang sama membentuk kelompok baru (kelompok ahli); setelah kelompok ahli berdiskusi, tiap anggota kembali ke kelompok asal dan menjelaskan kepada anggota kelompok tentang subbab yang mereka kuasai; tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi; pembahasan; dan penutup.   Kata kunci:  strukturalisme genetik, novel, rencana pembelajaran
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KARANGANYAR KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Dwi Nugroho; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.175 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai: (1) pengaruh  model Pembelajaran Picture and Pictureterhadap motivasi peserta didik kelas XI MIA yang termasuk kelas eksperimen di SMA Negeri 1 Karanganyar Kebumen; (2) pengaruh model Pembelajaran Picture and Picture terhadap kemampuan menulis Teks Prosedur Kompleks pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Karanganyar Kebumen; (3) perbandingan keterampilan siswa dalam menulis teks prosedur yang diajar dengan model pembelajaran Picture and Picture dengan siswa yang tidak diajar dengan model pembelajaran Picture and Picture. Subjek penelitian didapatkan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 32 peserta didik kelas XI MIA 4 (kelas eksperimen) dan 34 peserta didik kelas XI MIA 5 (kelas kontrol) di SMA Negeri 1 Karanganyar Kebumen. Nilai rata-rata menulis teks prosedur kompleks peserta didik sebelum menggunakan model pembelajaran Picture and Picture (80,81) meningkat setelah menggunakan model pembelajaran Picture and Picture (82,34) (thitung (-1.323) < -ttabel (-0,349). Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Picture and Picture berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks prosedur kompleks. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran Picture and Picture (82,34) lebih baik dibandingkan rata-rata nilai menulis teks prosedur kompleks yang diajar menggunakan metode konvensional (80,00) (thitung (-2.345) > ttabel (-0,339). Hal tersebut membuktikan bahwa nilai kemampuan membaca pemahaman peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan metode konvensional.     Kata kunci: Pembelajaran picture and picture, menulis teks prosedur kompleks
ANALISIS TINDAK TUTUR DEKLARATIF DAN KOMISIF DALAM NOVEL ANTARA CINTA DAN RIDHA UMMI KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Ersa Fitriana; Bagiya Bagiya; Suryo Daru Santoso
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.906 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kategori tindak tutur deklaratif, (2) kategori tindak tutur komisif, (3) skenario pembelajaran tindak tutur deklaratif dan komisif dalam novel Antara Cinta dan Ridha Ummi pada siswa kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Antara Cinta dan Ridha Ummi. Obyek penelitian ini berupa tindak tutur deklaratif dan tindak tutur komisif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan teknik catat. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode analisis padan. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah teknik informal. Berdasarkan data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa (1) kategori tindak tutur deklaratif yang terdapat pada novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia terdiri dari 4 deklaratif menunjuk, 13 deklaratif melarang, 3 deklaratif memutuskan, dan 2 deklaratif memaafkan; (2) kategori tindak tutur komisif yang terdapat pada novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia terdiri dari 6 komisif berjanji, 4 komisif bersumpah, 7 komisif menyatakan kesanggupan, 3 komisif mengancam, dan 5 komisif memanjatkan doa; (3) skenario pembelajaran analisis tindak tutur deklaratif dan komisif yang terdapat pada novel Antara Cinta dan Ridha Ummi karya Asma Nadia di kelas XII SMA disesuaikan pada KD 4.1 menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan, terdiri dari kegiatan stimulation (identifikasi masalah), datta collection (pengumpulan data), datta processing (pengolahan data), verification (pembuktian), dan generalization (menarik simpulan).     Kata kunci : tindak tutur deklaratif, tindak tutur komisif, skenario pembelajaran
PENGARUH MODEL VISUAL, AUDITORY, KINESTETHIC (VAK) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS ANEKDOT PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 PEJAGOAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Femelia Arlin Fianti; Khabib Sholeh; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.924 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) pengaruh model Visual, Auditory, Kinestethic (VAK) terhadap aktivitas siswa dalam menulis teks anekdot pada kelas X SMA Negeri 1 Pejagoan tahun pelajaran 2017/2018; (2) pengaruh model Visual, Auditory, Kinestethic (VAK) terhadap keterampilan menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Pejagoan tahun pelajaran 2017/2018; (3) perbandingan keterampilan siswa dalam menulis teks anekdot yang diajar dengan model Visual, Auditory, Kinestethic (VAK) dengan siswa yang diajar dengan model konvensional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental research). Desain yang digunakan adalah Nonequivalent Group Pretest Posttest Design. Subjek penelitiannnya adalah kelas X IPS 4 sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 32 siswa dan kelas X IPS 5 sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 30 siswa. Penyajian data menggunakan teknik informal. Pengumpulan data didapat dari tes (tes awal dan tes akhir) dan nontes (kuesioner dan wawancara). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) hasil kuesioner menunjukkan bahwa presentase aktivitas belajar siswa meningkat setelah mendapat perlakuan menggunakan model Visual, Auditory, Kinestethic (VAK), yaitu dengan presentase: (a) motivasi sebesar 14,56%, (b) perhatian sebesar 6%, (c) keaktifan sebesar 17,22% dan, (d) keberanian sebesar 12,89%, (e) kemandirian sebesar 13,33%, (f) apersepsi sebesar 14,66%; (2) nilai yang didapat tes awal dan tes akhir kelompok eksperimen (0,473 dan 0,220) dan tes awal dan akhir kelompok kontrol (0,903 dan 0,544). Berdistribusi normal. Hasil thitung (-22.501) < ttabel (-1,697) menunjukkan bahwa model Visual, Auditory, Kinestethic (VAK) berpengaruh terhadap keterampilan menulis siswa kelompok eksperimen; (3) hasil thitung (-3,916) > ttabel (1,697) membuktikan bahwa nilai keterampilan menulis  teks anekdot siswa yang diajar dengan model Visual, Auditory, Kinestethic (VAK) lebih tinggi daripada siswa yang diajar dengan model konvensional. Kata kunci: Visual, Auditory, Kinestethic (VAK), keterampilan menulis, teks anekdot.
KAJIAN FEMINISME: PERJUANGAN TOKOH UTAMA WANITA NOVEL CINTA 2 KODI KARYA ASMA NADIA DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI SMA Insan Dewi; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.752 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perjuangan tokoh utama wanita novel Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia; (2) citra tokoh utama wanita novel Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia; (3) skenario pembelajaran novel Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Objek penelitian ini berupa kutipan berkaitan dengan perjuangan dan citra wanita novel Cinta 2 Kodi. Sumber data dalam penelitian ini novel Cinta 2 Kodi karya Asma Nadia. Dalam pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik observasi. Instrumen yang digunakan adalah peneliti dan kertas pencatat. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) perjuangan tokoh utama wanita, Kartika berjuang dalam melawan ketidakadilan gender yang dilakukan oleh ayahnya (2) citra tokoh utama wanita novel Cinta 2 Kodi meliputi (a) citra diri: aspek fisik: memiliki wajah cantik berbentuk bulat, rambut bergelombang, berkulit halus berwarna kuning langsat, yang mengenakan hijab dan aspek psikis: wanita dewasa yang siap bekerja, selalu ingin mengembangkan diri, pantang menyerah, dan tegar. Citra sosial keluarga: sebagai seorang ibu rumah tangga merangkap menjadi wanita karier yang awalnya hanya mementingkan karier kemudian dia mampu menyeimbangkannya dan citra sosial masyarakat: seorang wanita yang ramah dan mampu memberikan lapangan pekerjaan pada masyarakat, (3) skenario pembelajaran novel Cinta 2 Kodi karya digunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan. Pendekatan saintifik KD. 3.3 Kata kunci: feminisme, perjuangan, citra wanita, novel, skenario pembelajaran.
NILAI RELIGIUS KUMPULAN CERPEN GERGASI KARYA DANARTO: TINJAUAN SEMIOTIK DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN MENGINTERPRETASI MAKNA TEKS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMA Kartika Purnaningsih; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.896 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) unsur intrinsik dalam cerpen Semak Belukar dan Kolam Merah karya Danarto , (2) nilai-nilai religius dalam cerpen tinjauan semiotik, dan (3) implementasi unsur intrinsik dan nilai-nilai religius tinjauan semiotik dalam cerpen  pada pembelajaran interpretasi makna teks cerpen pada siswa kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, unsur intrinsik cerpen Semak Belukar dan Kolam Merah karya Danarto  yaitu tema : rasa peduli, tokoh : aku dan kakek dan penokohan, alur : maju, latar : rumah, sudut pandang : orang pertama. Nilai religius dalam kedua cerpen ini, terdiri dari hubungan manusia dengan Tuhan : beribadah, berdoa, hubungan manusia dengan manusia : tolong menolong, hubungan manusia dengan alam : peduli terhadap hewan. Implementasi pembelajaran menginterpretasi makna teks cerpen melalui cerpen Semak Belukar dan Kolam Merah karya Danarto di SMA tahapan-tahapan penerapannya meliputi: (a) guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok, (b) siswa berdiskusi menentukan unsur intrinsik dan nilai religius tinjauan semiotik , (c) siswa menyiapkan laporan terakhir, (e) siswa dan kelompok mempresentasikan laporan terakhir, (f) evaluasi.     Kata kunci: nilai religius, tinjauan semiotik, kumpulan cerpen.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM BIDADARI-BIDADARI SURGA SUTRADARA SONY GAOKASAK DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Khusnul Fatimah; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.13 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) bentuk tindak tutur direktif dalam film Bidadari-Bidadari Surga sutradara Sony Gaokasak; (2) fungsi tindak tutur direktif dalam film Bidadari-Bidadari Surga sutradara Sony Gaokasak; dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dalam film Bidadari-Bidadari Surga sutradara Sony Gaokasak dengan pembelajaran menyimak di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah film Bidadari-Bidadari Surga sutradara Sony Gaokasak. Objek penelitian berupa tindak tutur direktif dalam tuturan para tokoh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Metode padan digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan data dan pembahasannya, disimpulkan bahwa (1) bentuk tindak tutur direktif pada film Bidadari-Bidadari Surga terdiri dari bentuk: permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin, dan nasihat; (2) fungsi tindak tutur direktif pada film Bidadari-Bidadari Surga terdiri dari: (a) permintaan meliputi fungsi meminta, mengajak, menawarkan, menekan, dan berdoa, (b) pertanyaan meliputi fungsi bertanya dan menginterogasi, (c) perintah meliputi fungsi memerintah, meng-hendaki, mensyaratkan, menginstruksi, menyuruh, dan menyilakan, (d) larangan meliputi fungsi melarang, (e) pemberian izin meliputi fungsi membolehkan dan menyetujui, dan (f) nasihat meliputi fungsi menasihati, menganjurkan, menyaran-kan, memperingatkan, dan mengingatkan; dan (3) skenario pembelajaran ke-terampilan menyimak di kelas XI SMA dilaksanakan dengan model pembelajaran Discovery Learning. Langkah-langkah pembelajaran diantaranya: pendidik menyampaikan materi, pendidik menyediakan film Bidadari-Bidadari Surga untuk disaksikan, peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis tindak tutur direktif, peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dan kelompok lain menanggapi, pendidik memberikan penguatan, kesimpulan, dan evaluasi.   Kata Kunci: Tindak tutur direktif, film, skenario pembelajaran.
ANALISIS STRUKTURALISME GENETIK NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Ranna Ranna; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.632 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur Intrinsik dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; (2) strukturalisme Genetik novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy; dan (3) skenario pembelajaran novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel, buku sastra, kutipan langsung dan tidak langsung. Objek penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode teknik studi pustaka. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis isi. Hasil penelitian ini adalah (1) unsur intrinsik novel Bidadari Bermata Bening karya habiburrahman El Shirazy terdiri dari: (a) tema: berusaha mempertahankan komitmen dan martabat; (b) tokoh utama: Ayna berwatak pandai dan tegas; tokoh tambahan: Bu Nyai Njur Fauziyah, Kyai Sabron, dan pakde Darsun; (c) alur: maju; (d) latar tempat: Pesantren Kanzul Ulum; latar waktu: siang, sore, dan tahun 1948; latar sosial: kebudayaan Jawa yang meliputi adat istiadat dan pandangan hidup; (2) strukturalisme genetik novel Bidadari Bermata Bening terdiri dari (a) fakta kemanusiaan: fakta kemanusiaan kreasi kultural, fakta kemanusiaan aktivitas sosial, fakta kemanusiaan aktivitas politik; (b) subjek kolektif: perbedaan kelompok priyayi dan kelompok orang biasa (orang kecil) dan orang kaya dengan orang yang sederhana/orang bawah; (c) pandangan dunia pengarang: pandangan agama Islam dalam sebuah pesantren; (3) skenario pembelajaran novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy sesuai kompetensi dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik novel; model pembelajaran yang digunakan adalah model kooperatif Group Investigation; metode yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas; langkah-langkah pembelajaran terdiri dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup.   Kata kunci: strukturalisme genetik, skenario pembelajaran

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue