cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
NILAI MORALDALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENINGKARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZYDAN SKENARIO PEMBELAJARANNYADI KELAS XII SMK Beni Cahyo Hartono; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.262 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik, (2) nilai moral, dan (3) skenario pemebelajaran sastra dalam novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy di kelas XII SMK. Sumber data diperoleh dari novel Bidadari Bermata Bening Karya Habiburrahman El Shirazy. Fokus penelitian ini berupa nilai moral yang terdapat pada novel Bidadari Bermata Bening Karya Habibburrahman El Shirazy. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Dalam penyajian hasil digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik meliputi: (a) tema mayor: ketabahan seorang gadis; dan tema minor: masalah fitnah, masalah perjodohan, dan Masalah keluarga; (b) tokoh dan penokohan, tokoh utama: Ayna berwatak: cerdas, kuat, tanggung jawab, dan religius; yang di dukung oleh beberapa tokoh tokoh tambahan meliputi: Bu Nyai Fauziah, Gus Asif, Mba Ningrum, Zulfa, Atikah, Pak Kusmono, Neneng, Aripah, Bu Rosidah, dan Pak Kyai Sobron; (c) alur maju-mundur; (d) latar: tempat meliputi Yogyakarta, hotel UGM, rumah Ayna, rumah Bu Rosidah, pesantren, masjid, pasar pahing secang, bait ibni sabil, Stasiun Balapan Solo, dan Bandara Ahmad Yani, waktu meliputi: pagi, siang, sore, dan malam, suasana: tegang, bahagia, dan sedih, sosial: kehidupan di pesantren dan kehidupan anak jalanan; (e) sudut pandang: persona ketiga tunggal jamak; (f) amanat: bersabar adalah kunci kesuksesan dan selalu menjaga tali silaturahmi; (2) nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi: berdoa, bersyukur, ibadah, taat, dan tawakal (b) hubungan manusia dengan manusia lain meliputi: dermawan, menasehati, peduli, dan membangun ukhuwah (c) hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi: menjaga lingkungan (d) hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi: istiqomah, jujur, rela berkorban, dan tanggung jawab; dan (3) Skenario pembelajaran novel dilaksanakan dengan materi nilai moral pada novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy berfokus pada aspek membaca. Dilakukan dengan model kooperatife tipe group investigation berbasis saintifik dan menggunakan metode pembelajaran: ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan pemberian tugas. Kata kunci : nilai moral, novel, skenario pembelajaran SMK
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN EKSPRESIF PADA NOVEL PESAWAT KERTAS TERAKHIR KARYA AGNES DAVONAR DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Desi Priyatni; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.232 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) tindak tutur direktif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar, (2) tindak tutur ekspresif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar, dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif di kelas XII SMA. Sumber data penelitian ini novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar, objek penelitian berupa tindak tutur direktif dan ekspresif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi (pengamatan), instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti itu sendiri dibantu dengan kartu pencatat data, teknik analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif, dan teknik penyajian hasil analisis data dilakukan dengan teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) tindak tutur direktif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar meliputi: (a) fungsi memesan, (b) fungsi memerintah, (c) fungsi memohon, (d) fungsi menasihati, (e) fungsi merekomendasi, (2) tindak tutur ekspresif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar meliputi: (a) fungsi memuji, (b) fungsi mengucapkan terima kasih, (c) fungsi meminta maaf, (d) fungsi menyalahkan, (e) fungsi mengucapkan selamat, (f) fungsi berbelasungkawa, dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif pada novel Pesawat Kertas Terakhir karya Agnes Davonar menggunakan metode pembelajaran dua tinggal dua tamu pada KD 4.1 Menginterpretasi makna teks novel baik secara lisan maupun tulisan.  Langkah-langkah pembelajaran ini meliputi: (a) guru membuka pelajaran, memberikan motivasi, menyampaikan tujuan pembelajaran dan membagi kelompok dengan anggota 4 peserta didik, (b) guru memberikan lembar kegiatan yang berisi penggalan percakapan novel untuk di analisis besama kelompok, (c) peserta didik memecahkan masalah dengan cara mereka masing-masing kemudian 2 dari 4 anggota kelompok bertamu ke kelompok lain untuk mencari informasi, (d) peserta didik mendapatkan informasi dari kelompok lain dan kembali ke kelompok ma­sing-masing, (e) salah satu kelompok mem­presentasikan hasil diskusi kelompok­nya untuk dikomunikasikan dengan kelom­pok lain, (f) guru mengulas kembali pelajaran, memberikan kuis, memberikan reward un­tuk kelompok yang paling aktif dan paling benar jawabannya, dan menutup pembelajaran. Kata kunci: Tindak tutur direktif, ekspresif, skenario pembelajaran.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DAN EKSPRESIF DALAM DIALOG FILM TAUSIYAH CINTASUTRADARA HUMAR HADI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Dewi Purwati; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.628 KB)

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) bentuk tindak tutur direktif; (2) bentuk tindak tutur ekspresif dialog film Tausiyah Cinta sutradara Humar Hadi; dan (3)  skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif dalam dialog film Tausiyah Cinta sutradara Humar Hadi di kelas XI SMA. Objek penelitian ini berupa tindak tutur direktif dan ekspresif dalam film Tusiyah Cinta sutradara Humar Hadi. Penelitian ini difokuskan pada analisis tindak tutur direktif dan ekspresif dalam film Tausiyah Cinta sutradara Humar Hadi dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data dalam penelitian ini adalah film Tausiyah Cinta. Dalam pengumpulan data digunakan teknik simak dan catat.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dibantu dengan kartu pencatat. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah teknik daya pilah pragmatis.Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) bentuk tindak tutur direktif yang terdapat dalam dialog film Tausiyah Cinta meliputi lima bentuk, yaitu lima tindak tutur direktif mengajak, tiga tindak tutur direktif meminta, enam tindak tutur direktif menyuruh, enam tindak tutur direktif memohon, dan empat tindak tutur direktif menyaranan; (2) bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam dialog film Tausiyah Cinta sutradara Humar Hadi meliputi enam bentuk, yaitu tiga tindak tutur ekspresif memuji, tiga tindak tutur ekspresif menyalahkan, dua tindak tutur ekspresif mengucapkan selamat, 26 tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih, tiga tindak tutur ekspresif mengkritik, dan dua tindak tutur ekspresif mengeluh; dan (3) skenario pembelajaran tindak tutur direktif dan ekspresif dalam dialog film Tausiyah Cintadi kelas XI SMAberdasarkan KD. 3.19 menganalisis isi dan kebahasaan drama/film yang dibaca atau ditonton dengan menggunakan model Jigsaw. Langkah-langkah pembelajarannya meliputi (a) guru memberi materi; (b) guru menanyangkan Film Tausiyah Cinta; (c) guru memberi penjelasan model pembelajaran Jigsaw; (d) peserta didik dibagi kelompok menjadi dua, kelompok asal dan ahli; (e) setiap kelompok ahli  mendiskusikan pertanyaan yang diberikan oleh guru; (f) setiap kelompok ahli kembali ke kelompok asalnya masing-masing dan mendiskusikan semua jawaban yang telah didapat di kelompok ahli; (g) peserta didik mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas.   Kata Kunci: tindak tutur direktif dan ekspresif,film, skenario pembelajaran
ANALISIS NILAI RELIGIUS PADA NOVEL JODOH TERBAIK KARYA HANA NURAINI KHAIRUNNISA DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Isni Laelasari; Mohammad Fakhrudin; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.397 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik; (2) nilai religius; (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai religius dalam novel novel Jodoh Terbaik karya Hana Nuraini Khairunnisa di Kelas XII SMA. Pene­litian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat. Penyajian data dilakukan dengan informal. Berdasarkan hasil analisis data, (1) unsur intrinsik yang ter­dapat dalam novel yaitu, (a) tema: perjuangan cinta karena perjohan, (b) tokoh utama: Azzam dan Naifa, dan tokoh tambahan: Alfath, Nada, Nadia, Agnes, Aisyah, Pak Rama, Bu Ratih Bu Puri, dan Pak Andre, (c) alur: maju, (d) latar tempat: ruang makan, apartemen, ruang tamu, rumah sakit, kamar tidur, kampus, dan kantor; latar wak­tu: pagi, siang, sore, dan malam; latar suasana: bahagia, ramai, tegang, marah, dan kecewa, dan (e) amanat: selalu berpera­sangka baiklah pada Allah Swt. karena Dia adalah perencana terbaik. (2) terdapat 19 nilai religius dalam novel Jodoh Terbaik, yaitu 3 unsur akidah: percaya adanya Allah Swt., membaca Alquran dan pasrah; 6 unsur syariat: melaksanakan salat, berdoa, berpuasa, menikah, mencari nafkah, dan menuntut ilmu; dan 11 unsur akhlak: bersyukur, bersabar, tolong-me­nolong, jujur, saling memaafkan, hormat pada orang tua, menutup aurat, tidak ber­sentuhan dengan lawan jenis, memuliakan tamu, menepati janji, dan mengu­cap­kan salam. (3) Skenario pembe­lajaran novel Jodoh Terbaik karya Hana Nuraini Khairunnisa di kelas XII SMA dilakukan setelah sebulan sebelumnya siswa diberitahu untuk membaca dan membuat sinopsis novel tersebut. Skenario tersebut dilaksanakan dengan ta­hap awal, yaitu guru mengon­disikan keadaan siswa agar siap untuk melak­sa­na­kan kegiatan pem­be­lajaran. Pada tahap inti siswa dibagi kedalam beberapa ke­lom­pok kemudian guru meminta para siswa untuk mendiskusikan unsur intrin­sik dan nilai religius yang terdapat dalam novel. Selanjutnya, pada tahap penutup sis­wa dan guru bersama menyimpulkan materi yang dipelajari.   Kata kunci: religius, nilai religius novel, skenario pembelajaran.
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL WANITA PENDAMBA SURGA KARYA RISMA EL JUNDI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE KOOPERATIF DI KELAS XII SMK Maretta Nastidanela; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.08 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; (2) kebahasaan novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; (3) aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi; dan (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi dengan metode kooperatif di kelas XII SMK. Sumber data berupa novel berjudul Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi. Objek penelitian ini yaitu aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi. Penelitian ini difokuskan pada unsur intrinsik novel, kebahasaan novel, aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi, dan rencana pelaksanaan pembelajaran novel dengan metode kooperatif di kelas XII SMK. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi mencakup enam poin, yaitu: a) tema: sebuah kisah cinta dan perselingkuhan; b) tokoh dan penokohan terbagi dua, yaitu: 1) tokoh utama: Akasma dan Baris; 2) tokoh tambahan: Sarila, Ibu dan Halil; c) latar novel dibagi menjadi empat, yaitu: 1) latar tempat: kamar apartemen, lobi, Masjid Biru, gedung KBRI di Turki, stasiun bawah tanah, Lacivert, Bosphorus, dan rumah Ibu; 2) latar waktu: pagi hari, sianghari, sore hari, malam hari, Sabtu sore, musim semi, dan musim panas; 3) latar situasi: sedih, tegang, bahagia, dan ramai; 4) latar sosial dan budaya: kehidupan orang-orang yang berkecukupan, dan budaya masyarakat yang taat beragama; d) alur menurut waktu yang digunakan novel tersebut  adalah alur campuran; dan (e) sudut pandang: orang pertama pelaku utama; (f) amanat yang dapat diambil dari novel tersebut adalah kita harus menjadi orang berpendirian, tegas, dan bijaksana dalam mengambil sebuah keputusan. (2) kebahasaan novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi, di antaranya: a) gaya bahasa: perumpamaan (simile), personifikasi, hiperbola, sinekdoce, ironi, paradoks, dan metonimia; dan b) pengimajian atau citraan: pengelihatan, pendengaran, dan peraba. (3) Aspek psikologi kepribadian tokoh utama novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi dibagi menjadi empat, yaitu:  a) qalb: 1) tokoh Akasma memiliki keinginan bepergian, keinginan makan, dan keinginan menikah; 2) tokoh Baris memiliki keinginan menikahi Akasma, dan keinginan meminta maaf; b) fuad: 1) tokoh Akasma merasa sedih, gelisah, dan bimbang; 2) tokoh Baris merasa bersalah; c) ego: 1) tokoh Akasma mengalihkan kesedihan dengan bekerja; 2) tokoh Baris mendekati Akasma dengan membantu saat liputan, dan membohongi Akasma bila dirinya telah menikah; d) tingkah laku: 1) tokoh Akasma memiliki tingkah laku normal karena ia menghindari sifat zalim kepada Sarila; 2) tokoh Baris memiliki tingkah laku tidak normal karena berperilaku kufur dengan nikmat yang telah diberikan Allah Swt. (4) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Wanita Pendamba Surga karya Risma el Jundi di kelas XII SMK dilaksanakan dengan Kompetensi Dasar 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan novel dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Kata kunci: psikologi sastra, novel Wanita Pendamba Surga, RPP, kooperatif
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN METODE SIMPAN PINJAM PADA KELAS X SMA NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN AJARAN2013/2014 Reza Atiqotus Syarifah; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.015 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan:(1) pelaksanaan pembelajaran dalam upaya peningkatan kemampuan menulis puisi menggunakan metode simpan pinjam pada siswa kelas X SMA Negeri 4 Purworejo tahun ajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan metode simpan pinjam dalam peningkatan kemampuan menulis puisi pada siswa; (3) peningkatan kemampuan menulis puisi dengan metode simpan pinjam pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahap penelitian, yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA 4 Purworejo tahun ajaran 2013/2014. Dalam pengumpulan data ini menggunakan tehnik tes dan nontes. Untuk analisi digunakan tehnik kualitatif dan kuantitatif.  Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) langkah-langkah proses pembelajaran menulis puisi  dengan Metode simpan pinjamadalah mengamati atau membaca puisi  dari kartu kata-kata, mengidentifikasi unsur-unsur instrinsik dalam puisi , berdiskusi unsur instrinsik puisi , dan mengembangkan puisi  sesuai dengan ide atau gagasan dari kartu kata kemudian merubah penyelesaian ceritanya. (b) Pengaruh Metode simpan pinjam terhadap aktivitas belajar siswa menjadi lebih bagus. Hal ini terbukti dengan meningkatnya presentase kesiapan (93,75%), keaktifan bertanya (87,5%), antusias siswa (93,75%), keaktifan membaca (81,25%), dan keaktifan berdiskusi (93,75%). (c) Berdasarkan analisis data penelitian peningkatan Kemampuan menulis puisi. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa, pada tahap prasiklus mencapai 62,29 kemudian siklus I meningkat menjadi 74,22. Pada siklus II, nilai rata-rata menjadi 76,96. Kata kunci: kemampuan menulis puisi, metode simpan pinjam.
ANALISIS INTERTEKSTUAL NOVEL HUJAN KARYA TE¬RE LIYE DENGAN NOVEL CINTA DALAM IKHLAS KARYA KANG ABAY DAN SKENARIO PEMBE¬LAJARANNYA DI KELAS XII SMA Siti Raokhatul Khasani; Mohammad Fakhrudin; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.192 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik; (2) persamaan dan perbedaan; (3) hipogram dan transformasi; (4) skenario pembelajaran membandingkan karya sastra novel Hujan karya Tere Liye dengan novel Cinta dalam Ikhlas karya Kang Abay di kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Teknik penyajian hasil analisis data meng­gunakan teknik penyajian informal. Dari  pembahasan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Unsur intrinsik novel Hujan dan novel Cinta dalam Ikhlas terdiri dari (a) tema, (b) tokoh dan penokohan, (c) alur, (d) latar, (e) sudut pandang, dan (f) amanat. (2) Persamaan novel Hujan dan novel Cinta dalam Ikhlas yaitu pada tema, alur, latar (waktu), dan amanat, sedangkan perbedaannya yaitu pada tokoh dan penokohan, latar (tempat dan sosial), dan sudut pandang. (3) Hipogram novel Hujan dan novel Cinta dalam Ikhlas meliputi ekspansi, konversi, modifikasi, dan eksperp. Sementara itu, trans­formasi novel Hujan dan novel Cinta dalam Ikhlas meliputi pengubahan, penyesuian, perbaikan, dan per­lengkapan (4) Skenario pem­belajaran menggunakan metode kooperatif dan model tim ahli dengan langkah-langkah berikut (a) peserta didik menerima penjelasan mengenai tujuan dan materi pem­belajaran; (b) peserta didik dibagi menjadi 6 kelompok berisi 5 peserta didik kemudian peserta didik mendalami ma­teri. (c) Selanjutnya, pendidik memilih salah satu peserta didik menjadi tim ahli yang berputar bertamu kepada kelompok lain; (d) peserta didik diberi kesempatan untuk mem­presentasikan yang sudah dipresentasikan tim ahli; dan (e) pendidik memberikan apresiasi kepada peserta didik.   Kata kunci : intertekstual, novel, skenario pembelajaran.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DIALOG FILM CINTA LAKI-LAKI BIASA SUTRADARA GUNTUR SOEHARJANTO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Tri Liawati; Bagiya Bagiya; Umi Faizah
SURYA BAHTERA Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.42 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto; (2) skenario pembelajaran tindak tutur direktif pada dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah tindak tutur direktif dalam dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto. Sumber data penelitian ini adalah dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai peneliti yang dibantu dengan alat pencatat data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto; (2) skenario pembelajaran tindak tutur direktif pada dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto di kelas XI SMA berdasarkan kurikulum 2013 dengan membuat rencana pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran menggunakan model discovery learning. Skenario pembelajaran tersebut meliputi: (a) pendidik menyampaikan materi tindak tutur direktif; (b) peserta didik menonton film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto; (c) peserta didik mendiskusikan jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto; (d) peserta didik mempresentasikan hasil diskusi mengenai jenis tindak tutur direktif yang terdapat dalam dialog film Cinta Laki-laki Biasa sutradara Guntur Soeharjanto. Kata kunci: tindak tutur direktif, film, skenario pembelajaran.
ANALISIS KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA LAKI-LAKI DALAM NOVEL I DO MENCINTAIMU BENAR ATAU SALAH KARYA MOAMMAR EMKA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE QUANTUM LEARNING DI SMA Aliffah Winarti; Sukirno Sukirno; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.034 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka; (2) kepribadian tokoh utama novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka; (3) rencana pelaksaan pembelajaran novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka dengan Metode Quantum Learning di SMA. Sumber data primer penelitian ini adalah novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah Karya Moammar Emka, dan sumber data sekunder penelitian ini adalah buku-buku sebagai acuan penelitian dan internet. Objek penelitian ini adalah kepribadian tokoh utama, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Fokus penelitian ini, yaitu: unsur intrinsik (tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, dan amanat), kepribadian tokoh utama meliputi id, ego, dan superego, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik pustaka, baca, dan catat. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sebagai instrumen utama dibantu dengan kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik analisis data penelitian ini adalah dengan content analysis (analisis isi). Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel ini, meliputi (a) tema: perjuangan tokoh utama dalam mewujud­kan segala angan-angan dan impiannya untuk mendapatkan cinta yang tulus serta patut untuk diperjuangkan; (b) tokoh dan penokohan, meliputi tokoh uta­ma Bumi (pemaaf, bijaksana, setia, religius, dan sabar); (c) alur: alur campuran, meliputi alur mundur (flashback) dan alur maju; (d) latar: waktu (pagi, sore, malam, bulan November, bulan Desember, dan tahun 2012), tempat (kafe, taman Menteng, jalanan Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, pantai, dan salon), suasana (bahagia, sedih, bimbang, dan sunyi); (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (f) amanat: secara eksplisit (untuk tidak menyia-nyiakan sesuatu yang berharga dan kesabaran adalah jalan keluar terbaik dalam menghadapi suatu masalah), secara implisit (menyadari bahwa harus berulang kali untuk memahami isi hati orang lain); (2) kepribadian tokoh utama ini yaitu perjuangan untuk mendapatkan dan mencari cinta seseorang yang tulus dan patut untuk diperjuangkan, dari Sigmund Freud yang membahas id, ego, dan superego tokoh utama lebih menonjol pada superego, yaitu ketika tokoh utama ingin mendapatkan cinta yang sesungguhnya, ego memilih untuk teguh akan pendiriannya tetap bersama dengan seseorang yang benar-benar tokoh utama percaya dan hasilnya superego yang baik atau positif; dan (4) rencana pelaksaan pembelajaran novel ini dengan menggunakan metode Quantum Learning. Langkah-langkah dalam metode ini yaitu, guru menggunakan proses tumbuhkan, alami, demonstrasi, ulangi, dan rayakan. Kata kunci : unsur intrinsik, kepribadian tokoh utama, novel I DO Mencintaimu Benar atau Salah
INTERFERENSI GRAMATIKAL BAHASA JAWA DALAM BAHASA INDONESIA PADA KARANGAN SISWA KELAS XII SMK YPE SAWUNGGALIH KUTOARJO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 DAN RENCANA PELAKSANAAN PEBELAJARANNYA DI KELAS XII SMK Anis Mata’at Hasanah; Bagiya Bagiya; Kadaryati Kadaryati
SURYA BAHTERA Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.984 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk-bentuk interferensi gramatikal bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia pada karangan siswa kelas XII SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, (2) rencana pelaksanaan pembelajaran interferensi gramatikal bahasa Jawa dalam bahasa Indonesia pada karangan siswa kelas XII SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo di kelas XII SMK. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah karangan siswa kelas XII SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo tahun pelajaran 2017/2018. Objek penelitian ini adalah interferensi gramatikal dalam karangan bahasa Indonesia siswa kelas XII SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo tahun pelajaran 2017/2018. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument). Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode simak dan teknik catat. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode padan sebagai teknik analisis data. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) kesalahan peluluhan kata dasar fonem yang tidak tepat terdapat 1 kesalahan, (2) kesalaha pembentukan kata dengan prefiks meng- yang berkombinasi dengan alomorf /m-/, /n-/, /ny-/, dan /ng-/ terdapat 7 kesalahan, (3) kesalahan pembentukan kata dengan konfiks ke-an terdapat 1 kesalahan, (4) kesalahan pembentukan kata dengan ater-ater {O} = zero terdapat 3 kesalahan, (5) kesalahan penggunaan bentuk –nya terdapat 11 kesalahan, (6) kesalahan penggunaan preposisi terdapat 2 kesalahan, (7) kesalahan penggunaan atributif KB + sendiri terdapat 3 kesalahan, dan (8) kesalahan penggunaan kata hubung terdapat 2 kesalahan. (9) rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XII SMK menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi dengan langkah-langkah kegiatan pembelajaran antara lain, pendahuluan, tahap inti, dan penutup. Kata kunci: interferensi gramatikal, karangan, rencana pelaksanaan pembelajarannya.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue