cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
ANALISIS KONJUNGSI PADA KOLOM TAJUK RENCANA KEDAULATAN RAKYAT EDISI OKTOBER 2022 SEBAGAI BAHAN AJAR DI KELAS XII SMA Octaviani, Lisa; Sholeh, Khabib; Purwanto, Joko
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolom tajuk rencana yang terdapat pada Kedaulatan Rakyat edisi Oktober 2022 mengulas informasi yang relevan dengan kepentingan masyarakat. Dalam penggunaan bahasa pada kolom tajuk rencana akan dijumpai pemanfaatan pemilihan kata, ejaan, dan konjungsi yang digunakan tidak sesuai dengan konteks. Penggunaan konjungsi merupakan yang terpenting dalam kalimat karena konjungsi yang kurang tepat dapat mengubah makna kalimat yang disampaikan. Meskipun penggunaan konjungsi dalam suatu kalimat terdapat kekurangan juga tidak menutup kemungkinan apabila belum banyak yang mengetahui jenis-jenis konjungsi yang digunakan. Beberapa penelitian mendeskripsikan tentang bentuk-bentuk kesalahan konjungsi dan tidak membahas tentang penggunaan konjungsi yang tepat. Berdasarkan kesenjangan tersebut, maka peneliti tidak hanya menganalisis kesalahannya saja tetapi juga menganalisis penggunaan konjungsi yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) jenis-jenis konjungsi yang digunakan dalam teks editorial pada kolom Kedaulatan Rakyat edisi Oktober 2022; (2) bahan ajar konjungsi dalam teks editorial di kelas XII SMA. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah surat kabar Kedaulatan Rakyat edisi Oktober 2022 yang difokuskan pada kalimat-kalimat yang mengandung konjungsi yakni konjungsi koordinatif, korelatif, subordinatif, dan antarkalimat. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini berupa peneliti sendiri, kartu pencatat data dengan teknik analisis kualitatif yaitu memahami isi keseluruhan tajuk, mengidentifikasi penggunaan konjungsi, menganalisis konjungsi. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan berupa teknik informal yaitu dengan kata-kata biasa tanpa menggunakan tanda atau lambang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) jenis-jenis konjungsi meliputi: (a) koordinatif: penambahan, pemilihan, pendampingan, pertentangan, dan perlawanan (b) korelatif: perbandingan dan penjumlahan (c) subordinatif: atributif, cara, pembandingan, tujuan, sebab, waktu, hasil, akibat, isi, dan syarat (d) antarkalimat: kronologis (2) bahan ajar konjungsi di kelas XII SMA menggunakan kurikulum 2013 dan sesuai dengan kompetensi dasar 3.6 memahami struktur dan kebahasaan dalam teks editorial dengan model pembelajaran discovery learning yaitu peserta didik secara mandiri belajar berkelompok untuk berdiskusi menemukan dan membahas jawaban. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan konjungsi memainkan krusial dalam kolom tajuk rencana sehingga melalui bahan ajar ini dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konjungsi.
ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA FILM LAYLA MAJNUN SUTRADARA MONTY TIWA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MODUL AJAR KELAS XI SMA Cahyani, Dwika Wuri; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film bukan sekedar hiburan tetapi penggambaran kehidupan di masyarakat yang mengandung konflik secara internal atau konflik batin. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konflik batin yang terdapat pada karya sastra adalah id, ego, dan superego, tetapi belum diketahui dengan kebutuhan tersebut. Hal ini yang mendasari peneliti untuk menganalisis konflik batin pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dan relevansi modul ajar di kelas XI SMA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek konflik batin tokoh utama pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dan relevansi modul ajar di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang digunakan oleh penulis ialah analisis konflik batin tokoh utama film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dengan relevansi modul ajar kelas XI SMA. Sumber data berasal dari kutipan-kutipan pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dengan langkah meliputi: menonton film dan mencatat kutipan pada dialog menjadi dokumen. Instrumen penelitian adalah orang atau human instrument yaitu peneliti itu sendiri dibantu dengan kartu pencatat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian hasil analisis informal berupa kata-kata. Hasil penelitian ini berupa (a) analisis konflik batin tokoh utama menggunakan pendekatan teori psikoanalisis berupa Id, Ego, dan Superego dan (b) relevansi modul ajar kelas XI di SMA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan tambahan terkait analisis konflik batin menggunakan media film dan relevansi modul ajar pembelajaran drama sehingga dapat dipahami ketika menganalisis drama.
DIKSI PADA ANTOLOGI PUISI JEJAK TREMBESI KARYA NORA SEPTI ARINI: ANALISIS STILISTIKA DAN MODUL AJAR KELAS VIII SMP Ayuningtyas, Ananda Dewi; Kadaryati, Kadaryati; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi adalah bagian dari seni sastra karena puisi memancarkan keindahan sebagai sebuah cita seni. Pada dasarnya puisi menggambarkan suasana hati, pikiran, dan imajinasi pengarang. Pengarang sering menyampaikan pesan dalam karyanya melalui bahasa yang indah. Puisi akan lebih menarik jika penggunaan kata berbeda dengan kata yang biasa digunakan dalam sehari-hari. Keberhasilan dari puisi adalah bagaimana penulis memilih dan menggabungkan kata untuk menciptakan efek estetis dan mengandung makna yang mendalam. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan diksi pada antologi puisi Jejak Trembesi karya Nora Septi Arini dan modul ajar kelas VIII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dan sumber penelitian ini adalah antologi puisi Jejak Trembesi karya Nora Septi Arini. Objek dan fokus penelitian ini adalah empat puisi yang terdapat dalam antologi puisi Jejak Trembesi karya Nora Septi Arini dan diksi serta modul ajar antologi puisi Jejak Trembesi karya Nora Septi Arini. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri yang dibantu kartu pencatat data. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dengan aktivitas, meliputi data reduction, data display, dan conclusion drawing/verivication. Hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa (1) terdapat temuan diksi (makna konotatif, dan kata konkret), (2) Modul ajar kelas VIII SMP antologi puisi Jejak Trembesi karya Nora Septi Arini yang dilaksanakan menggunakan model pembelajaran STAD (Student Team Achievment Division). Kata kunci: puisi, antologi puisi, diksi, modul ajar, STAD.
KESALAHAN KALIMAT PADA TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI KARYA SISWA KELAS X SMK NEGERI 1 PURWOREJO DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Delmart, Fiona
SURYA BAHTERA Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks laporan hasil observasi, sehingga terjadi kesalahan kalimat. Kesalahan kalimat sering terjadi karena kurangnya pemahaman aturan tatabahasa, banyak siswa yang mungkin tidak memahami secara mendalam aturan tatabahasa dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kesalahan kalimat berupa pengacauan induk kalimat dan anak kalimat, (2) kesalahan kalimat berupa kalimat tanpa subjek, (3) kesalahan kalimat berupa kalimat tidak logis, (4) relevansinya dalam pembelajaran menulis pada teks laporan hasil observasi karya siswa kelas X SMK Negeri 1 Purworejo Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan objek penelitian teks laporan hasil observasi karya siswa kelas X DPIB-A SMK Negeri 1 Purworejo. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kartu pencatat data dan penulis sendiri. Dalam pengumpulan data digunakan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode agih. Dari hasil penelitian ini ditemukan antara lain: (1) pada pengacauan induk kalimat dan anak kalimat memiliki jumlah kesalahan 32 kalimat, (2) pada kalimat tanpa subjek memiliki jumlah kesalahan 4 kalimat, (3) pada kalimat tidak logis memiliki jumlah kesalahan sebanyak 5 kalimat, (4) relevansi dalam pembelajaran menulis dengan Tujuan Pembelajaran (TP) 3.3 siswa mampu menganalisis isi dan aspek kebahasaan dari minimal dua teks laporan hasil observasi.  Kata Kunci: kesalahan kalimat, teks laporan hasil observasi, relevansi pembelajaran menulis
MENELUSURI MAKNA PUISI BERSAMA HENDRA GUNAWAN KE TRUNYAN KARYA WARIH WISATSANA: ANALISIS SEMIOTIK DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN DIKSI DI SMA KELAS X Utami, Finta Lisa; Kadaryati, Kadaryati Kadaryati; Purwanto, Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puisi Bersama Hendra Gunawan ke Trunyan karya Warih Wisatsana merupakan karya sastra yang memperlihatkan kompleksitas dalam penggunaan simbol dan tanda-tanda dalam proses komunikasi. Puisi ini menggambarkan perjalanan seseorang bersama sahabatnya bernama Hendra Gunawan ke Trunyan, suatu tempat sarat dengan simbol dan makna budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) analisis semiotik puisi Bersama Hendra Gunawan ke Trunyan; dan (2) relevansinya sebagai materi pembelajaran diksi di SMA kelas X. Sumber data penelitian ini berupa baris-baris dalam puisi Bersama Hendra Gunawan ke Trunyan. Pengumpulan data menggunakan teknik teknik simak dan catat. Instrumen dalam penelitian ini yakni kartu pencatat data yang digunakan untuk mencatat data-data semiotik. Penyajian hasil analisis dilakukan dengan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) analisis semiotik puisi Bersama Hendra Gunawan ke Trunyan mencakup: (a) kode hermeneutik meliputi: tempat apa yang dikunjungi, dan apa tujuan berkunjung?; (b) kode semik (konotasi) meliputi: menggambarkan keadaan atau suasana tempat; (c) kode simbolik meliputi: menyimbolkan keunikan dan adat istiadat, simbol kematian; (d) kode proaretik meliputi: tindakan melompat, dan bertanya; (e) kode gnomik meliputi: budaya Hindu; dan (2) relevansinya sebagai materi pembelajaran diksi di SMA kelas X pada TP (Tujuan Pembelajaran) memahami diksi dalam teks puisi yang dibacakan dengan kritis dan reflektif.
KAJIAN KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM OPINI SURAT KABAR TEMPO ONLINE EDISI SEPTEMBER DAN OKTOBER 2022 Rahayu, Septiyana Dwi; Kadaryati, Kadaryati; Purwanto, Joko
SURYA BAHTERA Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan informasi yaitu surat kabar. Kalangan media terus berlomba untuk memberikan informasi terbaik. Berdasarkan penelitian penulis, pada saat ini masih terdapat surat kabar yang menggunakan kalimat tidak efektif. Penggunaan kalimat efektif dalam surat kabar sangatlah penting. Oleh sebab itu, perlu adanya kajian keefektifan kalimat untuk memudahkan penulis menyampaikan maksud dari tulisanya kepada pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keefektifan kalimat dalam opini surat kabar Tempo online edisi September dan Oktober 2022; (2) perbaikan pelanggaran ciri keefektifan kalimat dalam opini surat kabar Tempo online edisi September dan Oktober 2022. Objek penelitian ini adalah kalimat pada opini surat kabar Tempo online. Pengumpulan data menggunakan metode simak disertai dengan teknik catat. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dalam opini surat kabar Tempo online edisi September dan Oktober 2022 terdapat 113 kalimat yang melanggar ciri keefektifan kalimat yaitu 26 ciri kesepadanan, 17 ciri kepararelan, 27 ciri ketegasan, 20 ciri kehematan, 13 ciri kecermatan, 3 ciri kepaduan, dan 7 ciri kelogisan. Berdasarkan pengamatan peneliti, pelanggaran yang paling banyak adalah pelanggaran ciri kesepadanan, sedangkan pelanggaran yang paling sedikit adalah pelanggaran ciri kepaduan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman penulisan agar kalimat yang ditulis mudah dipahami oleh pembaca.
ASPEK STILISTIKA DALAM ANTOLOGI PUISI SEPOTONG HATI DI ANGKRINGAN KARYA JOKO PINURBO Pratiwi, Meylina Dwi; Kadaryati, Kadaryati; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat masyarakat sekarang cenderung memilih puisi yang hanya menarik dari luarnya saja seperti bentuk fisik bukunya dan terkenal atau tidaknya pengarangnya. Terkadang masyarakat juga masih kurang memperhatikan bagaimana aspek stilistika yang terdapat puisinya sehingga kurang memahami betul puisi yang dibaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek stilistika yang terdapat dalam antologi puisi Sepotong Hati di Angkringan karya Joko Pinurbo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, studi pustaka, dan simak catat. Hasil penelitiannya meliputi: (a) unsur bunyi asonansi; (b) bahasa figuratif personifikasi; (c) sarana retorika terdiri atas anafora dan hiperbola, serta (d) citraan terdiri atas citraan gerak atau kinestetik dan citraan pendengaran atau auditif. Penelitian ini diharapkan menjadi informasi atau wawasan tambahan mengenai stilistika dalam puisi sehingga dapat dipahami lebih baik lagi ketika membaca puisi.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI TK MUSLIMAT NU 08 TARBIYATUL MASYITOH BIDANG MORFOLOGI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X Rahmayanti, Lina Agustina; Bagiya, Bagiya; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kemampuan bahasa pada anak usia 3-4 tahun merupakan fase kritis dalam proses pendidikan di TK Muslimat NU 08 Tarbiyatul Masyitoh. Namun, belum ada penelitian yang secara khusus mengidentifikasi perbedaan pemerolehan bahasa anak usia dini di lingkungan pendidikan islam tersebut. Dalam upaya untuk mengisi kekosongan pengetahuan ini, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perkembangan bahasa anak di TK Muslimat NU 08 Tarbiyatul Masyitoh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah anak usia 3-4 tahun. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Dalam analisis data pada penelitian ini digunakan metode agih. Hasil dari analisis data disajikan menggunakan teknik informal. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3-4 Tahun di TK Muslimat Nu 08 Tarbiyatul Masyitoh dalam bidang morfologi berperan penting dalam pembelajaran bahasa di SMA kelas X. Kemampuan mereka dalam memperluas kosa kata, pembentuk kata, keterampilan berbicara dan pemahaman frasa dan kalimat membentuk dasar yang kuat untuk mengembangkan kemampuan bahasa yang lebih menjadi di tingkat SMA.
ANALISIS KESALAHAN KEBAHASAAN TEKS ARGUMENTASI KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH PURWODADI DAN RELEVANSINYA PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN MODUL AJAR TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Taufik, Prima; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan kebahasaan merupakan kaidah linguistik yang menarik diteliti. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kesalahan kebahasaan teks argumentasi terdiri dari kesalahan fonologi, morfologi, dan sintaksis. Namun, berdasarkan beberapa penelitian tersebut, hasil analisisnya belum spesifik. Oleh karena itu, untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini membahas analisis kesalahan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi. Penelitian ini ertujuan mendeskripsikan: (1) kesalahan fonologi dalam teks argumentasi, (2) kesalahan morfologi dalam teks argumentasi, (3) kesalahan sintaksis dalam teks argumentasi, dan (4) relevansinya pembelajaran menulis dengan modul ajar. Fokus penelitian pada kesalahan kebahasaan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, dan relevansi pembelajaran menulis dengan modul ajar. Dalam pengumpulan data digunakan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik agih dan penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan: (1) Kesalahan fonologi terdiri dari kesalahan huruf kapital pada awal kalimat berjumlah 13 dan kesalahan huruf kapital pada nama geografi berjumlah 2, (2) Kesalahan morfologi terdiri dari kesalahan afiksasi jumlah 13 dan kesalahan reduplikasi berjumlah 2, (3) Kesalahan sintaksis terdiri dari kesalahan kalimat tanpa subjek berjumlah 3 dan kesalahan konjungsi yang berlebihan berjumlah 2, (4) Relevansi pembelajaran menulis dengan modul ajar dengan analisis kesalahan kebahasaan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi dapat dikaitkan Capaian Pembelajaran (CP) elemen menulis yaitu,10.1 Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, dan pengetahuan metakognisi untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. Tujuan Pembelajaran (TP) adalah 1.1 membuat/merancang teks argumentasi dengan memperhatikan unsur pembentuknya berdasarkan fenomena yang sedang trending di media cetak atau media sosial.
ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF PADA RETORIKA DAKWAH USTAZ HANAN ATTAKI EDISI MELAWAN EGOIS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Sutejo, Putu Asprila; Bagiya, Bagiya; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) bentuk dan fungsi tindak tutur direktif yang digunakan pada retorika dakwah ustaz Hanan Attaki edisi Melawan Egois; dan 2) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah tuturan pada retorika dakwah ustaz Hanan Attaki edisi Melawan Egois, dengan fokus penelitian tindak tutur direktif pada retorika dakwah ustaz Hanan Attaki edisi Melawan Egois yang terdiri dari jenis dan fungsi tindak tutur direktif dan rencana pembelajarannya di kelas XI SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan metode padan. Teknik penyajian data yang digunakan adalah teknik analisis formal. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 1) jenis tindak tutur direktif pada retorika dakwah ustaz Hanan Attaki edisi Melawan Egois terdiri dari: a) bentuk permintaan, b) bentuk pertanyaan, c) bentuk perintah, d) bentuk larangan, e) bentuk pemberian izin, dan f) bentuk nasihat; 2) fungsi tindak tutur direktif pada dakwah ustaz Hanan Attaki edisi Melawan Egois terdiri dari: a) fungsi tindak tutur permintaan meliputi fungsi meminta, fungsi berdoa, dan fungsi mengajak; b) fungsi tindak tutur pertanyaan memiliki fungsi bertanya; c) fungsi tindak tutur perintah memiliki fungsi memerintah; d) fungsi tindak tutur direktif larangan memiliki fungsi melarang; e) fungsi tindak tutur direktif pemberian izin memiliki fungsi memberikan izin; dan f) tindak tutur nasihat memiliki fungsi nasihat; 3) rencana pembelajaran dilakukan dengan menggunakan acuan kurikulum 2013, KD 3.6 menganalisis isi, struktur dan kebahasaan dalam ceramah. Metode pembelajaran yang digunakan adalah diskusi dan unjuk kerja. Penilaian dilakukan menggunakan penilaian afektif, kognitif, dan psikomotorik. Kata kunci : tindak tutur direktif, retorika dakwah, rencana pembelajaran.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue