cover
Contact Name
Dwi Sukma Donoriyanto
Contact Email
dwisukama.ti@upnjatim.ac.id
Phone
+6289672577797
Journal Mail Official
tekmapro@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Rungkut Madya no. 1 Gunung Anyar
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management
ISSN : 19075146     EISSN : 26566109     DOI : https://doi.org/10.33005/tekmapro.v19i2
Journal of Industrial Engineering and Management, National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the publication of this journal on Industrial Engineering and Management research includes: · Reverse Logistics Management · Global Supply Chain Management · Human Factors Engineering/Industrial Ergonomics · Risk Management · Operation Research/Optimization/Metaheuristics · Production Planning and Scheduling · Sustainable Manufacturing Systems · Management of Technology and Innovation · Quality Control and Management · Product Design and Development · Service Design and Management · Healt and Safety management · Cost Analysis Management/Financial Engineering · Business Process Engineering · Facility Design and Layout · Transportation Management · Information Management and Technology · Warehouse Management · Customer Relation Management
Articles 334 Documents
ANALISA RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) MESIN SABLON DIGITAL Adi Candra
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.294

Abstract

Produktifitas dan efektifitas merupakan suatu hal yang sangat diperlukan pada setiap perusahaan, hal ini dibutuhkan karena akan menghasilakn tingkat keuntungan bagi perusahan. Produktifitas yang tinggi dapat di dukung dari salah satu faktor yaitu keandalan sebuah mesin, dimana mesin ini merupakan faktor penunjang suatu keberhasilan jalanya aktifitas produksi. Akibat dari produktfitas tinggi terjadi downtime pada mesin, pada penelitian ini obyek penelitian berfokus pada mesin sablon digital. Adapun tujuan dari penelitian ini penulis bermaksud menganlisaefektifitas mesin digital sablon. Salah satu metode yang sering digunakan yaitu Reliability Centered Maintenance (RCM). Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti terdapat hasil nilai tertinggi dalam nilai RPN pada mesin sablon digital yaitu pada komponen Tube Tinta dan Komponen Tinfta Kapsul Filter sebesar 156 dan 52. Kemudian penelitian di lanjutkan kidentifikasi interval waktu pemeliharaan pada komponen- komponen tersebut agar diketahui berapa lama jarak waktu pemeliharaan, dan berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan pada komponen Tube Tinta yaitu 19.325 Jam serta mengamai kegagalan sebanyak 12 kali untuk 6 bulan. Kemudian untuk komponen Kapsul Penyaring Tinta didapatkan hasil inter-val pemelihraan dan breakdown yaitu 20,740 jam dan juga 4 kali dalam 6 bulan
ANALISIS MANAJEMEN INVENTORY SPARE PARTS ALAT BERAT PELABUHAN MODEL CONSIGNMENT STOCK GUNA MEMINIMUMKAN TOTAL INVENTORY COST (TIC) DI PT. XYZ Rista Dwi Kusumahati; Wiwin Widiasih
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.313

Abstract

PT.. XYZ merupakan perusahaan jasa yang menyediakan jasa perawatan dan rekonstruksi alat berat pelabuhan serta pengadaan suku cadang alat berat pelabuhan. Tidak lama setelah itu PT. XYZ melayani sektor sipil yaitu perawatan dermaga, perawatan aksesoris pelabuhan, pembangunan struktur dan reklamasi lahan. Dalam perusahaan jasa maintenance dan penyediaan suku cadang alat berat Pelabuhan maka inventory perusahaan harus terjamin. disetiap site PT XYZ khususnya PT X memiliki gudang yang terbatas, sehingga harus memaksimalkan inventory perusahaan. Pada kondisi eksisting perusahaan jumlah amount inventory masih melebihi jumlah permintaan user yang secara tidak sengaja akan memenuhi gudang mereka dan akan membengkaknya Total Inventory Cost (TIC). Dengan adanya permasalahan tersebut akan dilakukan penyusutan TIC dengan kebijakan periodic riview (R,s,S) dan kebijakan periodic riview dengan system inventory consignment stock. Berdasarka metode di atas dihasiilkan yang semula TIC berjumlah Rp 43.063.451 dengan metode periodic riview TIC berjumlah Rp. 38.318.736 atau menyusut sebesar 11% dan jika menggunakan metode periodic riview dengan system inventory consignment stock TIC berjumlah Rp 36.987.546 atau menyusut sebesar 13%.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RITEL MODERN DENGAN PENDEKATAN RETAIL SERVICE QUALITY SCALE (RSQS) DIKOMBINASIKAN DENGAN CUSTOMER SATISFACTION INDEX (CSI)” Ayuning Tias; Yudi Sukmono; Suwardi Gunawan
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.315

Abstract

Indomaret Trikora merupakan salah satu cabang Indomaret yang terletak di wilayah Kota Samarinda tepatnya di Kecamatan Palaran. Indomaret cabang ini terus mengalami penurunan performance setiap bulannya dalam hal omset dan profit yang didapatkan. Belum pernah dilakukannya penelitian serupa dan banyaknya keluhan yang masih muncul membuat penelitian terkait tingkat kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan menggunakan metode Retail Service Quality Scale (RSQS) dan Customer Satisfaction Index (CSI) penting untuk dilakukan. Penelitian ini membahas mengenai pengaruh signifikan variabel kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kualitas pelayanan pada Indomaret Trikora sudah cukup baik meskipun masih terdapat dua atribut yang bernilai gap negatif. Masing-masing pada atribut ke-5 dimensi reliability dengan nilai gap yaitu -0,6 dan pada atribut ke-2 dimensi kebijakan dengan nilai gap yaitu -0,38. Hasil uji Wilcoxon diketahui bahwa dari semua variabel H0 ditolak sehingga menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara persepsi dan harapan. Selain itu, didapatkan pula nilai CSI sebesar 80,171% yang berarti pelanggan sudah puas dengan layanan yang diberikan. Tingkat kepuasan pelanggan terendah terdapat pada dimensi reliabilitas yakni sebesar 70,120% dan tingkat kepuasan tertinggi terdapat pada dimensi interaksi personal sebesar 72,724%. Interaksi personal dengan koefisien korelasi spearman 0,653 merupakan dimensi yang paling berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DALAM PENGUKURAN KUALITAS LAYANAN SISTEM INFORMASI CUSTOMER MARKETING Nugroho Setyo Wibowo; Avisenna Harkat; Vigo Dewangga
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.298

Abstract

Pemanfaatan sistem informasi dalam suatu perusahaan menjadi sangat penting karena dapat membantu dalam memberikan informasi dan keputusan yang akan dibuat sehingga dengan dapat memberikan dampak positif bagi aktivitas perusahaan. Keberadaan perusahaan bidang pembiayaan konsumen berperan penting bagi dunia usaha khususnya usaha jasa transportasi karena akan mempermudah konsumen dalam mengajukan permohonan pembiayaan untuk dapat memiliki alat transportasinya. Saat ini perusahaan menerapkan suatu aplikasi Sistem Informasi Customer Marketing untuk meningkatkan layanan kepada konsumen. Dengan sistem informasi ini akan membantu pihak perusahaan dalam pengambilan sebuah keputusan. Dalam rangka untuk mengukur dan mengevaluasi layanan yang ada pada perusahaan khususnya layanan dari sistem informasi yang dimilikinya, maka perlu dilakukan suatu pengukuran kualitas layanan dari sistem informasi yang digunakan saat ini. Penggunaan metode Quality Function Deployment dalam mengukur kualitas layanan sistem informasi ini dilakukan agar pihak perusahaan mengetahui kekurangan dan kelebihan dari sistem informasi Customer Marketing yang digunakan sehingga dengan pengukuran kualitas sistem informasi ini dapat dilakukan pembenahan dan perbaikan terhadap sistem informasi perusahaan. Penelitian ini dilakukan terhadap pengguna dari layanan Sistem Informasi Customer Marketing PT. Armada Finance yang berjumlah 5 orang, yaitu karyawan bagian Loan admin., Teller, Cashier, Customer Service, dan A/R control serta melibatkan pakar dari Sistem Informasi Customer Marketing berjumlah 2 orang yaitu Branch Manager yang merangkap sebagai Credit Investigations and Marketing Head dan Operation and Marketing Head.
MANAJEMEN RISIKO K3 DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) UNTUK MENGIDENTIFIKASI POTENSI DAN PENYEBAB KECELAKAAN KERJA (Studi Kasus: Tahap II Pembangunan Gedung Laboratorium DLH Banyuwangi) Harliwanti Prisilia.; Dimas Aji Purnomo
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.299

Abstract

Suatu proyek bidang infrastruktur tentu mempunyai sasaran durasi pengerjaan yang wajib dilaksanakan dengan cepat serta tepat. Tetapi, pada faktanya selalu terdapat kendala yang membatasi pengerjaan proyek tersebut, salah satu pemicu terbentuknya keterlambatan dalam proyek bidang infrastruktur adanya kecelakan kerja. Pelaksanaan proyek pembangunan Gedung Laboratorium DLH Banyuwangi tahap II pada pekerjaan struktur terjadi beberapa kasus kecelakaan kerja yaitu tertinjak benda tajam yang dengan presentase kejadian 23%, kejatuhan barang dari atas dengan presentase kejadian 24%, jatuh terpeleset/tersandung dengan presentase kejadian 16%, terbentur barang keras dengan presentase kejadian 21%, terkena runtuhan bangunan 11%, dan terjatuh dari ketinggian dengan presentase kejadian 5% yang menyebabkan beberapa risiko. Kemudian dilakukan minimalisir dengan menerapkan manajemen risiko bidang kesehatan dan keselamatan kerja (K3) menggunakan metode FMEA dan FTA. Saat menerapkan metode FMEA ditemukan bahwa menginjak benda tajam merupakan mode kegagalan dengan hasil RPN paling tinggi, yaitu 36. Saat menerapkan FTA ditemukan 2 top event, 4 intermediete event, dan 5 basic event. Adapun upaya perbaikan yang dilakukan, yaitu dilakukannya briefing SOP kepada seluruh pekerja yang berada dilokasi, menerapkan aturan kerja, dan pengawasan rutin.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TAHU DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA Moh. Ririn Rosyidi; Anik Rufaidah
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.293

Abstract

Indonesia masih kuat dan tidak mengalami penyusutan apalagi di saat krisis global yang melanda di seluruh penjuru dunia, yang diakibatkan Covid-19 ini membuat pengusaha agar bisa mempertahankan/megendalikan kualitas produk yang hendak dipasarkan, disaat wabah Covid-19 yang menjadikan perekonomian bisa mengakibatkan penurunan. CV. Sumber Rejeki terdapat di Kec. Pangkah, Kab. Gresik timur, salah satu pabrik yang melakukan proses pengolahan pembuatan tahu. Tahu yang dibuat pada industri tersebut ialah tahu putih. Proses pengolahan tahu dicoba mengenakan tenaga kerja dengan mempraktikkan social distancing pada disaat proses penciptaan dan sebagian mesin skala industri kecil. Pada proses penciptaan di CV. Sumber Rejeki masih mengenakan peralatan konvensional sehingga buat kualitas sangat rentan hadapi kecacatan. pada 15 Maret 2020 sampai dengan 15 April 2020, dalam grafik tersebut pada pengamtan ke- 7 sebesar 23 cacat tahu, kebalikannya yang terendah pada pengamatan ke- 31 yakni sebesar 6 cacat tahu. Pada masa covid- 19 ini, dengan memakai six sigma kalau nilai DPMO merupakan 5. 000. 00 diperoleh dari nilai CTQ 4, jumlah penciptaan 300, jumlah produk cacat 28 produk ketahui hingga miliki nilai sigma dari penciptaan ketahui sebesar 3, 88 pada dikala covid- 19, sedangakan factor penyebabnya ialah CV. Sumber Rejeki dirasa kurang ataupun belum penuhi kebutuhan serta kepuasan konsumen, dengan demikian butuh revisi pada aspek yang dominan menimbulkan kecacatan yakni tekstur lembek, terdapat kotoran, salah potong, berlubang.
ANALISA SKENARIO KEBIJAKAN PENINGKATAN CUSTOMER MELALUI PEMANFAATAN LAYANAN PESAN ANTAR MAKANAN SELAMA PANDEMI COVID-19 MENGGUNAKAN SISTEM DINAMIS PADA UMKM. XYZ Almas Afifah; Dwi Sukma Donoriyanto; Nur Rahmawati
Tekmapro Vol. 17 No. 2 (2022): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v17i2.260

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat pemerintah membuat kebijakan adanya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) untuk seluruh Indonesia dan tagar dirumah saja menjadi motivasi untuk menekan jumlah positif Covid-19 di Indonesia.UMKM XYZ merupakan salah satu UMKM di Magelang yang merasakan dampak karena adanya Covid-19, dimana penjualan pada dine in, takeaway, maupun pada layanan pesan antar menurun drastis. Pandemi Covid-19 menyebabkan adanya pergeseran dan perubahan cara pembelian konsumen. Sehingga banyak konsumen yang menggunakan jasa layanan pesan antar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, tidak sedikit masyarakat yang tidak tertarik menggunakan jasa layanan pesan antar dikarenakan adanya beberapa faktor. Maka dari itu, UMKM XYZ harus meningkatkan penjualan dengan pemanfaatan layanan pesan antar makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan model simulasi dan menentukan skenario kebijakan terbaik untuk meningkatkan layanan pesan antar makanan selama pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simulasi sistem dinamis yang dapat membuat model simulasi sesuai kondisi nyata dan formulasi model matematis, sehingga didapatkan desain skenario kebijakan yang akan dipilih untuk mencapai tujuan. Hasil penelitian yang telah dilakukan berupa skenario yang dapat meningkatkan jumlah customer pada layanan pesan antar di UMKM XYZ melalui peningkatan potential market pada UMKM XYZ antara lain memberikan potongan biaya ongkos kirim sebesar 10% dan memberikan potongan harga sebesar 20% dengan minimum pembelian Rp150000. Simulasi yang dilakukan menghasilkan jumlah customer yang membeli produk UMKM XYZ dari bulan pertama hingga bulan ke-12 mengalami peningkatan. Kata Kunci: Layanan Pesan Antar, UMKM, Simulasi, Sistem Dinamis.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT KEBERHASILAN IMPLEMENTASI REVERSE LOGISTIC (CASE STUDI: CONSTRUCTION COMPANY) Farida Pulansari; Nur Rahmawati; Isna Nugraha
Tekmapro Vol. 18 No. 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.333

Abstract

Reverse logistics saat ini telah menjadi isu hangat di beberapa perusahaan di seluruh dunia. Beberapa perusahaan bahkan sangat baik dalam menerapkan reverse logistics yang ditandai dengan tingkat implementasi yang sudah dikategorikan pada level tinggi. Namun, tidak sedikit perusahaan yang masih menerapkannya pada tahap awal. PT. X adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang konstruksi kayu yang berlokasi di Lawang. Saat ini, mengacu pada kerangka maturitas reverse logistics yang telah disusun sebelumnya, perusahaan telah menerapkan reverse logistics pada tingkat pengembangan. Namun pada kondisi sebenarnya masih banyak faktor yang menjadi penghambat keberhasilan implementasinya. Dalam penelitian ini, metode SWOT akan digunakan untuk memetakan kekuatan, kelemahan, hambatan, dan tantangan yang dihadapi perusahaan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan reverse logistics di industri konstruksi antara lain rumitnya alur daur ulang, kurangnya pasar yang mau menerima produk daur ulang, kurangnya dukungan dari manajemen, dan juga tren desain produk yang tidak memperhatikan pengurangan limbah.
PERAMALAN PERMINTAAN PETI NO. ABC PADA INDUSTRI PERTAHANAN DI INDONESIA Nicko Nur Rakhmaddian; Riza Akhsani Setyo Prayoga; Muhammad Farhan Abdillah Sholeh; Yayu Melani Safitri Karoho
Tekmapro Vol. 18 No. 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.330

Abstract

Perusahaan PT. X adalah perusahaan yang bergerak di industri pertahanan yang memproduksi Peti No. ABC. Biaya simpan pada Peti No. ABC di tahun 2020 dan tahun 2021 mengalami peningkatan karena peramalan jumlah produk yang terealisasi tidak sesuai dengan permintaan aktual. peramalan permintaan yang lalu memiliki tingkat kesalahan atau error yang lebihh besar dibandingkan data permintaan aktual. Sehingga tujuan dari penelitian ini menentukan metode peramalan permintaan yang memiliki tingkat error terkecil. Metode yang digunakan pada peramalan permintaan adalah Simple Moving Average, Centered Moving Average, weighted Moving Average, dan Simple Exponential Smoothing. Setelah melakukan peramalan dan pengecekan tingkat error dengan metode MAD, MSE, TC, dan grafik didapatkan metode Centered Moving Average yang memiliki tingkat error paling rendah. Kesimpulan dari penelitian ini metode peramalan yang sesuai untuk Peti No. ABC di PT. X adalah metode peramalan Time series Centered Moving Average.
ANALISA DESAIN KEMASAN BERAS MERAH DESA TELUK PANDAN MELALUI METODE FUNCTION ANALYSIS SYTEM TECHNIQUE Etwin Fibrianie Soeprapto; Dita Andansari
Tekmapro Vol. 18 No. 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.341

Abstract

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Desa Teluk Pandan Kutai Timur selama ini belum memiliki brand identity produk beras merah yang dihasilkan. UMKM membutuhkan strategi penjualan produk berupa brand identity agar produknya mempunyai ciri khas juga secara psikologis lebih menarik perhatian pembeli sehingga berdampak pada meningkatkan penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah secara praktis membantu UMKM mengembangkan desain kemasan beras merah yang menarik secara tampilan dan promosinya. Analisa desain kemasan menggunakan metode FAST (Function Analysis System Technique) guna memetakan fungsi kemasan dengan atributnya. Metode FAST merupakan pengembangan dari metode VE (Value Engineering) dalam mendapatkan nilai keefisienan proses produksi kemasan. Analisa diagram FAST menunjukkan kemasan A sesuai dengan atribut kebutuhan dan fungsinya kemasan dan analiasa VE menghasilkan biaya produksi yang murah dan sesuai kelasnya yakni Rp.1.800 untuk kemasan 5 kg, dan harga Rp.6.000 untuk kemasan 1 kg.