cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MEDIA POWERPOINT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TALKING STICK DI KELAS IV SDN 149 PALEMBANG SISKA OKTAVERA
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i1.1125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui Media Power Point dengan menggunakan model talking stick pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri 149 Palembang. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVF SDN 149 Palembang pada semester genap tahun ajaran 2012/2013 berjumlah 50 siswa, dengan rincian 23 perempuan, 27 laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus meliputi tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil tes evaluasi pada siklus I diperoleh siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar 33 siswa (66%), rata-rata 17,6 dengan kategori tinggi. Hasil evaluasi pada siklus II yaitu siswa yang tuntas berjumlah 44 siswa (88%), rata-rata 84,5 dengan kategori sangat tinggi. Setelah melaksanakan penelitian tindakan kelas ini dapat diambil kesimpulan bahwa melalui media PowerPoint dengan menggunakan model talking stick dapat meningkatkan hasil belajar, oleh karena itu disarankan untuk para guru pada umumnya agar menggunakan media Power Point  sebagai alternatif media yang bermakna dalam pembelajaran IPS.Kata kunci :   Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, Media Power Point, Model  Talking Stick.
PERSEPSI GURU PAMONG TERHADAP KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PRAKTEK LAPANGAN MATA PELAJARAN PENJASORKES DI SMA NEGERI KOTA PADANG Mikkey Anggara Suganda
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i3.59

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi guru pamong terhadap keterampilan mengajar mahasiswa praktek lapangan mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan di SMA Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriftive. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pamong mata pelajaran penjasorkes yang ada di SMA Negeri Kota Padang. Sampel yang diambil dengan teknik total sampling, sebanyak 24 orang guru pamong. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa sub variabel kegiatan awal dalam pembelajaran penjasorkes diperoleh tingkat capaian sebesar 81% pada kategori “baik sekali”, dan untuk sub variabel kegiatan inti diperoleh tingkat capaian sebesar 85% berada pada kategori “baik sekali”, sedangkan untuk sub variabel akhir diperoleh tingkat capaian sebesar 83% berada pada kategori “baik sekali”, artinya secara keseluruhan persepsi guru pamong SMA Negeri Kota Padang baik sekali terhadap mahasiswa praktek lapangan dalam pembelajaran penjasorkes. Disarankan kepada guru pamong dan mahasiswa dalam pembelajaran lebih ditingkatkan. Kata Kunci: Persepsi Guru Pamong, Keterampilan Mengajar Mahasiswa PPL
PENGELOLAAN MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH : STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI SMA NEGERI 2 LUBUKLINGGAU Yeni Asmara
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i1.105

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertolak dari kerisauan penulis terhadap kurangnya penggunaan dan pengelolaan media pembelajaran Sejarah di SMA Negeri Kota Lubuklinggau. Penelitian deskriptif menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah guru Sejarah dan siswa serta kepala sekolah SMA Negeri 2 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data dengan tiga cara yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil orientasi menunjukkan bahwa Pertama, pengelolaan media pembelajaran guru sejarah di SMA Negeri 2 Lubuklinggau belum dilaksanakan secara optimal.  Kedua, keadaan media pembelajaran Sejarah masih sangat terbatas.  Ketiga, belum adanya perencanaan media pembelajaran yang dibuat oleh guru secara tertulis dan sistematis, melalui tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Keempat, kurangnya kreativitas guru Sejarah dalam mendesain media pembelajaran sendiri. Kelima, dampak yang dihasilkan dari kurangnya penggunaan media pembelajaran sejarah adalah siswa merasa bosan, pembelajaran sejarah tidak menarik dan kering akan makna, serta image pembelajaran sejarah itu sendiri menjadi buruk dan dianggap tidak berarti sama sekali bahkan dianggap menjadi pelajaran pelengkap saja. Kata Kunci: Manajemen, Media Pembelajaran, Guru Sejarah
PENERAPAN MODEL VISUALIZATION AUDITORY KINESTETIC (VAK) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Isnania Lestari
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2107

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membuktikan proses pembelajaran menggunakan model visualization auditory kinestetic (VAK) dan peningkatan hasil belajar siswa pada materi menu dan ikon perangkat lunak pengolah kata melalui model visualization auditory kinestetic (VAK) di kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas atau yang dikenal dengan istilah classroom action research dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kolaboratif. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian pra siklus, siklus I, dan siklus II dapat disimpulkan sebagai berikut: proses pembelajaran TIK di kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung menggunakan model visualization auditory kinestetic meningkat dengan baik, hasil pengamatan terhadap guru dan siswa diantaranya siklus I pada lembar penilaian IPKG memperolah rata-rata 3,70 dan observasi siswa memperolah rata-rata skor 2,93, dan siklus II pada lembar penilaian IPKG memperolah rata-rata 3,97 dan observasi siswa memperolah rata-rata skor 3,38. Terdapat Peningkatan hasil belajar siswa pada materi menu dan ikon perangkat lunak pengolah kata di kelas VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung, hasil tersebut diantaranya pada pra siklus mendapat nilai rata-rata 67,58 dengan ketuntasan klasikal 56,25%, siklus I dengan nilai rata-rata 72,01 dan hasil persentase ketuntasan klasikal 68,75%, dan siklus II dengan nilai rata-rata 78,07 dan hasil persentase ketuntasan klasikal 84,38%. Kata Kunci: Visualization Auditory Kinestetic, Hasil Belajar  APPLICATION OF VISUALIZATION AUDITORY KINESTETIC (VAK) MODEL TO INCREASE STUDENT LEARNING RESULT AbstractThis study aims to prove the learning process using kinesthetic visualization auditory (VAK) model and improving student learning outcomes on menu materials and icons of word processing software through visualization auditory kinestetic (VAK) model in Grade VIII of SMP Negeri 1 Sungai Betung. The method used in this research is classroom action research method or known as classroom action research with Kemmis and Mc Taggart model. The form of research used in this research is collaborative action research. Data analysis technique that is used is descriptive qualitative analysis. Based on the results of pre-cycle research, cycle I, and cycle II can be summarized as follows: ICT learning process in grade VIII SMP Negeri 1 Sungai Betung using visualization auditory kinestetic model improved well, the observation of teachers and students such as cycle I on the IPKG assessment sheet average of 3.70 and student observation obtained average score of 2.93, and cycle II on the scoring IPKG score average 3.97 and student observations average score 3.38. There are improvements in student learning results in menu materials and icons word processing software in grade VIII of SMP 1 Sungai Betung, the results of which in the pre cycle gets an average score of 67.58 with 56.25% classical completeness, the first cycle with an average value 72.01 and the percentage of classical completeness 68.75%, and cycle II with an average value of 78.07 and the percentage of classical completeness 84.38%. Keywords: Visualization Auditory Kinestetic, learning outcomes
PEMBELAJARAN APRESIASI DRAMA DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING MAHASISWA Liza Murniviyanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i1.568

Abstract

AbstrakPembelajaran apresiasi drama dengan model project based learning dimana proyek yang dihasilkan oleh mahasiswa berupa pentas drama, dan belajar secara mandiri. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk mental dan kepribadian mahasiswa yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, dan percaya diri. Mahasiswa tidak belajar secara teoritis dengan model project based learning ini mahasiswa diajak untuk langsung mengapresiasi drama dalam wujud pementasan. Naskah drama berjudul “Jamila dan Sang Presiden” dan media audio visual yaitu pentas kelas pada pembelajaran sebelumnya yang berjudul “Anting”. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan model project based learning meliputi banyak hal, antara lain sarana dan prasarana yang dimiliki universitas dan 6 komponen pembelajaran.  Kata Kunci: Apresiasi Drama, Model Project Based Learning
MINAT MAHASISWI MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL M. Taheri Akhbar
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i01.3696

Abstract

Masalah penelitian adalah rendahnya minat mahasiswi dalam mengikuti ekstrakurikuler Futsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat mahasiswi dalam mengikuti ekstrakurikuler futsal. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswi angkatan 2019 sebanyak 20 orang sedangkan sampel pada penelitian ini adalah seluruh anggota populasi dijadikan sampel berjumlah 20 orang mahasiswi. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa Angket. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian ini adalah yang mendapat nilai Sangat Tinggi berjumlah 3 orang (15%), nilai Tinggi berjumlah 10 (50%), nilai Sedang berjumlah 2 orang (5%), nilai Rendah berjumlah 2 orang (5%), nilai sangat Rendah berjumlah 4 orang (20%), secara keseluruhan dapat di tarik kesimpulan bahwa minat mahasiswi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal masuk dalam kategori nilai tinggi sebesar 50%.
PENGARUH TEKNIK CERITA PEMULA DISKUSI (DISCCUSION STARTER STORY ) DALAM MENULIS LAPORAN PENGAMATAN MAHASISWA DIAN NUZULIA ARMARIENA
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i1.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh teknik cerita pemula diskusi (disccusion starter story) dalam menulis laporan pengamatan mahasiswa. Metode penelitian mengunakan adalah metode eksprimen one-group pretest-posttes-design. Sampel penelitian adalah kelas VIc yang berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menulis laporan pengamatan dengan tema “kegiatan di luar kelas“. Simpulan penelitian ini adalah teknik cerita pemula diskusi (disccusion starter story) berpengaruh dalam menulis laporan pengamatan mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan dengan uji “t“ pada kelompok eksperimen menunjukan bahwa , harga t 10,56 > 1,994  (t hitunga n > t tabel). Nilai 10,56 adalah harga thitung  untuk tes pada kelompok eksperimen dan nilai 1,994 adalah harga ttabel  pada taraf  signifikasi 5%. Kelompok eksperimen telah mengalami perubahan dalam keberhasilan untuk menulis laporan pengamatan. Hal ini dapat dilihat dari nilai rerata mahasiswa pada tes akhir (posttes) sebesar 84,81 telah berhasil 75% mencapai lebih dari kreateria ketuntasan minimal ( >70 ).Kata Kunci: Teknik Cerita Pemula Diskusi, Menulis Laporan Pengamatan
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMA NEGERI 2 TUNGKAL JAYA Setiyani Setiyani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i2.4348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan adakah pengaruh model experiential learning terhadap kemampuan menulis puisi pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 2 Tungkal Jaya Kabupaten Musi Banyuasin sebanyak113. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik simple random sampling sehingga terpilih kelas X.1 yang berjumlah 27 siswa sebagai kelas eksperimen dan X.2 yang berjumlah 27 siswa sebagai kelas kontrol. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data tes menulis puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil tes (kelas eksperimen) yang menggunakan model experiential learning dalam kemampuan menulis puisi adalah 82,22 lebih tinggi dibandingkan (kelas kontrol) yang tidak menggunakan model experiential learning dalam pembelajaran menulis puisi dengan nilai rata-rata hasil tes adalah 77,48. Sehingga Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan pembelajaran model experiential learning.
PENINGKATAN ARAH PERENCANAAN KARIR SISWA MELALUI LAYANAN INFORMASI Ramtia Darma Putri
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i3.1438

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada arah perencanaan karir siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen yang menggunakan desain Quasi Experimental. Bentuk Quasi Experimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest Posttest One Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMK Nasional Padang kelas X. Pelaksanaan perlakuan layanan informasi dilakukan pada siswa kelas X Akuntansi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Instrumen Arah Perencanaan Karier Siswa dengan model Skala Likert dengan nilai validitas 0.436 dan reliabilitas 0.935. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diuji dengan teknik Paired Samples t-test dengan bantuan SPSS versi 17.00. Temuan dalam penelitian ini mengungkapkan terdapat perbedaan yang signifikan pada arah perencanaan karier siswa sebelum dan sesudah diberi layanan informasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi bagi pihak terkait terutama personil sekolah dalam meningkatkan arah perencanaan karir siswa di sekolah. Kata Kunci: Arah Perencanaan Karir Siswa, Layanan Informasi AbstractThis study aims to determine the significant differences in the direction of career planning students before and after being given information services. This research is a quantitative research with experimental research method using Quasi Experimental design. The Quasi Experimental form used in this research is Pretest Posttest One Group Design. Subjects in this study were students of SMK National Padang class X. Implementation of information service treatment conducted on students of class X Akuntansi. The research instrument used an Instrumen Arah Perencanaan Karier Siswa with Likert Scale model with validity value 0.436 and reliability of 0.935. The data were then analyzed and tested by Paired Samples t-test with SPSS version 17.00. The findings in this study revealed that there was a significant difference in the direction of career planning students before and after being given information services. The results of this study are expected to contribute to related parties, especially school personnel in improving direction of career planning student in schools. 
REFLEKSI KRITIS ARAH KEBIJAKAN PENDIDIKAN DI INDONESIA: SEBUAH KAJIAN IDEOLOGI PENDIDIKAN Ahdi Riyono
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v12i1.96

Abstract

Abstrak            Arah sebuah kebijakan publik khususnya dalam  pendidikan adalah penentu masa depan sebuah bangsa. Apabila arah ini tidak jelas, maka berakibat pada kekacauan kompetensi dan perilaku apa yang harus diajarkan kepada generasi penerus bangsa agar mampu menghadapi masa depan sesuai dengan arah yang ditetapkan. Kekacauan tersebut menyebabkan muatan materi pengajaran akan berlebihan dan membuat beban belajar anak semakin berat. Padahal subtansi pendidikan itu berawal dari arah dan konsep yang jelas, hal ini juga pernah dikemukakan oleh Budiono dalam artikelnya di Kompas (Senin, 27 Agustus 2012) lalu. Ketidakjelasan konsep disebabkan ketidakjelasan ideologi yang kita terapkan. Ideologi Pancasila masih kekadar nama, tetapi pada kenyataannya Pancasila yang disakralkan ternyata dicampakkan dalam pembuatan setiap kebijakan negara, termasuk kebijakan pendidikan oleh pemerintah. Kata Kunci: Refleksi kritis, Kebijakan Pendidikan, dan Ideologi Pendidikan

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue