cover
Contact Name
Dessy Wardiah
Contact Email
jurnalwahanadidaktika@gmail.com
Phone
+6285380755167
Journal Mail Official
wahanadidaktika@univpgri-palembang.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. A. Yani Lr. Gotong Royong 9/10 Ulu Palembang Telp. (0711) 510043 Faks (0711) 514782
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Wahana Didaktika
ISSN : 18295614     EISSN : 26214075     DOI : http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika
Core Subject : Education,
Jurnal wahana didaktika terbit setiap Januari, mei dan september Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wahana didaktika termasuk hasil dari bidang penelitian kualitatif; konseptual; dan tinjauan literatur. Serangkaian penelitian yang meliputi Ilmu Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 441 Documents
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN DENGAN KETEPATAN HASIL SERVIS FOREHAND DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 2 KAYUAGUNG Widya Handayani
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i2.2052

Abstract

AbstrakMasalah dalam penelitian ini adalah adakah hubungan yang signifikan antara koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand dalam permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Kayuagung. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidak hubungan antara koordinasi mata tangan dan kekuata otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand dalam permainan bulutangkis pada peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 2 Kayuagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Variabel dalam penelitian ini adalah koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan sebagai variabel bebas dan ketepatan hasil servis forehand sebagai variabel terikat. Dimana yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Kayuagung yang berjumlah 12 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi ganda. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hubungan koordinasi mata tangan dan kekuatan otot lengan dengan ketepatan hasil servis forehand memiliki hubungan yang tergolong sangat kuat. Dari hasil analisis data yang menggunakan rumus korelasi ganda didapat nilai koefisien korelasinya adalah 0,89 dan hasil uji signifikan ternyata > dari yaitu 20>4,26. Kata Kunci : Koordinasi Mata Tangan, Kekuatan Otot Lengan, Hasil Servis Forehand THE RELATIONSHIP OF HAND EYE COORDINATION AND STRENGTH OF ARM MUSCLE WITH THE ACCURACY OF OREHAND SERVICES IN BULUTANGKIS GAME IN SMA NEGERI 2 KAYUAGUNGAbstract     The problem in this study is that there is a significant relationship between hand eye coordination and arm muscle strength with the accuracy of forehand service results in badminton games for extracurricular participants at SMA Negeri 2 Kayuagung. The purpose of this study was to find out there was no relationship between hand eye coordination and arm muscle strength with the accuracy of forehand service results in badminton games for extracurricular participants at SMA Negeri 2 Kayuagung. The method used in this study is the correlation method. The variables in this study were hand eye coordination and arm muscle strength as independent variables and the accuracy of the forehand service results as the dependent variable. Where the sample in this study were extracurricular participants of SMA Negeri 2 Kayuagung, amounting to 12 people. The data analysis technique used is multiple correlation. The results of the study can be concluded that the relationship of hand eye coordination and arm muscle strength with the accuracy of the results of the forehand service has a very strong relationship. From the results of data analysis using the multiple correlation formula obtained the correlation coefficient is 0.89 and the results of the significant test turned out to be F_ (count)> from F_ (table) which is 20> 4.26. Keywords: Hand Eye Coordination, Arm Muscle Strength, Forehand Service Results
CARA BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL APLIKASI INTEGRAL TERTENTU (VOLUME BENDA PUTAR) Marhamah Marhamah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i2.520

Abstract

AbstrakMateri integral sudah dipelajari siswa dari tngkat SMA, bahkan di Perguruan Tinggi(FKIP). Materi integral ini menjadi salah satu materi prasyarat bagi pembelajaran materi yanglain seperti pada mata kuliah kalkulus lanjutan dan persamaan differensial.Berdasarkan pengamatan kami di Program Studi Pendidikan Matematika FKIPUniversitas PGRI Palembang, pemahaman aplikasi integral tertentu tentang menghitung volumebenda putar belum dapat dipahami dengan baik oleh mahasiswa, yang mana kamiberkesimpulan bahwa mahasiswa masih merasa bingung dalam menyelesaikan soal-soal aplikasiintegral tertentu (volume benda putar) dan masih timbul keraguan dibenak mahasiswabagaimana bentuk partisinya, apakah horizontal atau vertikal.Dalam uraian ini kami kemukakan bagaimana cara berpikir dalam menyelesaikan soal-soal aplikasi integral tertentu (volume benda putar) sehingga mahasiswa mengetahui bagaimanabentuk partisinya sehingga bisa melakukan perhitungannya.Kata Kunci :1. Berpikir dengan Metode Cakram2. Berpikir dengan Metode Cincin3. Berpikir dengan Metode Kulit Tabung
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT MELAUI STRATEGI PEMBELAJARAN ACTIVE KNOWLEDGE SHARING PADA PESERTA DIDIK Toibah Toibah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i2.2655

Abstract

Masalah  penelitian ini adalah ”Bagaimanakah meningkatkan kemampuan menulis teks anekdot setelah diterapkannya Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing  peserta didik kelas XII IPA 2 SMA Negeri 8 Palembang?”. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan menulis teks anekdot setelah  diterapkannya Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing peserta didik kelas XII IPA 2 SMA Negeri 8 Palembang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing dapat meningkatkan kemampuan menulis anekdot dengan peningkatan ketuntasan belajar peserta didik dalam setiap siklus, yaitu pra siklus (43,59%,), siklus I (69,23%,), siklus II (97,44%) dan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang ditunjukan dengan hasil observasi serta peserta didik tertarik terhadap penggunaan Strategi pembelajaran Active Knowledge Sharing sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.Kata kunci: anekdot, Strategi Pembelajaran Active Knowledge Sharing, SMAN 8  Palembang
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN TEKNIK BRAINSTORM SHEET Ana Thereana
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i3.1084

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca cerpen dengan teknik brainstorm sheet siswa kelas VII. A SMP Muhamadyah 7 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII. A SMP Muhamadyah 7 Palembang  yang terlibat dalam proses pembelajaran membaca cerpen dengan menggunakan teknik brainstorm sheet. Objek penelitian ini adalah proses  pembelajaran membaca cerpen dengan teknik brainstorm sheet. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) teknik tes yang meliputi tes mengidentifikasi unsur intrinsik dan tes menceritakan kembali dan (2) teknik nontes yang meliputi observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kata Kunci: Membaca, Cerpen, Brainstorm Sheet
SENI REJUNG SEBAGAI BAHAN MATERI PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL PROVINSI SUMATERA SELATAN Fadhilah Hidayatullah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v18i2.3975

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan hasil penelitian tentang pengetahuan dan wawasan seni rejung. Hasil penelitiannya menghasilkan susunan materi yang dapat diterapkan pada pembelajaran muatan lokal provinsi Sumatera Selatan. Karena terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang patut dipelajari oleh peserta didik. Adapun materi yang dibahas pada artikel ini adalah teknik menembangkan seni rejung, cara pembawaan seni rejung, syair seni rejung, dan irama pada seni rejung.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BODY IMAGE (CITRA TUBUH) MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BONEKA MANUSIA Arwendis Wijayanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v15i3.1429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan body image melalui penggunaan media boneka manusia di RA Al-Mumtaaz Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan model Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B sebanyak 11 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari delapan kali pertemuan dalam setiap siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan body image anak kelompok B di RA Al-Mumtaaz mengalami peningkatan setelah penggunaan media boneka manusia. Skor kemampuan body image anak tercatat sebesar 26 pada tahap pra tindakan. Skor kemampuan body image meningkat menjadi 42 pada akhir siklus I dan terus mengalami peningkatan menjadi 57 pada akhir siklus II. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa penggunaan media boneka manusia dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan body image pada anak usia dini.  AbstractThis study aims to improve the ability of body image through the use of human puppet media in RA Al-Mumtaaz Karawang. The research method used is the action research model Kemmis and Mc Taggart which includes four stages of planning, action, observation and reflection. The subjects of the study were children of group B of 11 people. The study was conducted in two cycles consisting of eight meetings in each cycle. Technique of data collection is done through observation, interview and documentation study. Data analysis technique in this research is qualitative and quantitative data analysis. The results showed that the body image ability of group B children in RA Al-Mumtaaz increased after the use of human doll media. The child's body image capability score was 26 at the pre-action stage. Body image capability score increased to 42 at the end of cycle I and continues to increase to 57 at the end of cycle II. The results of the study imply that the use of human doll media can be used as one way to improve the ability of body image in early childhood. 
MERANCANG BAHAN AJAR KETERAMPILAN BERBICARA Sri Wahyu Indrawati
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i1.1932

Abstract

AbstrakPengembangan keterampilan komunikasi di dalam kelas bisa sangat dipengaruhi oleh jenis kegiatan bahasa lisan. Tugas-tugas komunikatif biasanya menggunakan bahasa secara transaksional (misalnya menyampaikan atau meminta informasi, mengasosiasikan makna, atau menyelesaikan sebuah masalah) secara berpasangan atau secara berkelompok, tapi selama ini tugas komunikatif biasanya jarang ada yang memungkinkan pembelajar untuk menggunakan bahasa untuk tujuan-tujuan interaksi nyata. Karenanya perlu diciptakan situasi belajar yang dapat meningkatkan kelancaran berbicara siswa. Siswa perlu diajari  dan diberi masukan tentang sejauhmana kemampuan mereka dapat menyampaikan makna dan mencapai tujuan komunikasi. Dalam pembelajaran dan pengajaran berbicara, permasalahan sering timbul pada saat siswa dituntut untuk memahami materi ajar. Walaupun demikian, guru masih melihat beberapa peserta didik yang dapat menguasai dan mempunyai kemampuan tingkat hafalan dan apresiasi  yang tinggi dalam menguasai wacana yang harus dipelajari, akan tetapisering kali  mereka masih belum dapat menguasai tugas hafalan dan apresiasi tinggi dalam mempelajari pengetahuan yang diberikan. Kata Kunci: Bahan Ajar, Keterampilan Berbicara DESIGNING SKILL SPEAKING MATERIALS Abstract          The development of communication skills in the classroom can be greatly influenced by the type of spoken language activity. Communicative tasks typically use language in a transactional way (eg convey or request information, associate meaning, or solve a problem) in pairs or in groups, but so far communicative tasks are rarely available that allow learners to use language for real interaction purposes . Therefore it is necessary to create a learning situation that can improve students' speaking fluency. Students need to be taught and given feedback about how well their ability can convey meaning and achieve communication goals.In learning and speaking teaching, problems often arise when students are required to understand teaching materials. Nevertheless, teachers still see some learners who can master and have the ability to memorize the level of memorization and high in the discourse that must be studied, but often they still can not master the task of memorization and high appreciation in learning the knowledge given.Keywords: Teaching Materials, Speech Skills
KEEFEKTIFAN METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE DALAM PENGAJARAN ACTION VERBS SISWA KELAS VIII SMP YAYASAN IBA PALEMBANG Asti Veto Mortini
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v13i1.279

Abstract

Abstrak            Metode mengajar selalu digunakan guru bahasa Inggris dalam mengajarkan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Metode-metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar mempengaruhi hasil belajar. Metode juga merupakan komponen penting dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Total physical response adalah salah satu metode yang bisa diterapkan dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Metode TPR memungkinkan guru atau tenaga pengajar lainnya dalam membangun kalimat-kalimat perintah yang sifatnya biasa dan lebih menarik ataupun  bisa bersifat lucu untuk menarik perhatian dan minat siswa. Tentu saja, guru harus menguasai kelas dengan baik sebelum menerapkannya. Dalam metode TPR, para siswa akan membangun bentuk pola aturan yang benar selama proses atau kegiatan di dalam kelas. Guru memberikan kalimat dalam bentuk perintah dan mempraktikannya dengan siswa. Oleh karena itu, keterampilan berbicara lebih disampingkan dan keterampilan pemahaman siswa lebih diterapkan.  Kata Kunci : Metode Total, Physical Response, Action Verbs
PROFIL TINGKAT KESEGARAN JASMANI MAHASISWA PENDIDIKAN OLAHRAGA FKIP UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG TAHUN AKADEMIK 2018-2019 M Taheri; Fery Hidayad
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v17i1.2282

Abstract

AbstrakMasalah penelitian adalah belum diketahuinya tingkat kesegaran jasmani mahasiswa Pendidikan Olahraga FKIP Universitas PGRI Palembang Tahun Akademik 2018-2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Kesegaran Jasmani Mahasiswa Pendidikan Olahraga FKIP Universitas PGRI Palembang Tahun Akademik 2018-2019. Subyek dari penelitian ini adalah mahasiswa semester I Pendidikan Olahraga berjumlah 73 orang. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes TKJI. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian menunjukan dari 73 mahasiswa pendidikan olahraga semester I setelah dianalisis menggunakan rumus presentase terdapat 3 mahasiswa masuk kategori baik sekali sebesar 4,11%, 9 mahasiswa masuk kategori Baik sebesar 12,33%, 50 mahasiswa masuk kategori Sedang sebesar 68,49%, 11 orang mahasiswa masuk kategori kurang sebesar 15,07%, dan kategori kurang sekali 0%. Kesimpulan adalah tingkat kesegaran jasmani mahasiswa Program Studi Pendidikan Olahraga semester I Universitas PGRI Palembang rata-rata masuk kedalam kategori Sedang sebesar 68,49%.  Kata kunci: Tingkat Kesegaran Jasmani, Mahasiswa Pendidikan Olahraga PROFILE OF PHYSICAL FITNESS LEVEL OF FKIP UNIVERSITY SPORTS EDUCATION STUDENTS AT PGRI PALEMBANG ACADEMIC YEAR 2018-2019 AbstractThe research problem is the lack of knowledge about the phsycal fitness level of FKIP Sports Education Students in the academic year 2018-2019. This study aims to find out the phsycal fitness level of FKIP Sports Education Students in the academic year OF Palembang 2018-2019. The subjects of this study were 73 first semester students in sport education. This research method uses quantitative descriptive method. Data collection techniques use tests, the instruments used in this study are TKJI tests. Data analysis techniques use a percentage formula. The results of the study showed that from 73 semester 1 sports education students after being analyzed using the percentage formula there werw 3 students in the excellent category 0f 4,11%, 9 students in the good category at 12,33%, 50 students in the moderate category at 68,49%, 11 students in the less category of 15,07% and the category is less than 0%. The conclusion is that the level of phsical fitness of students in the first semester sports education study program at FKIP University of PGRI Palembang is in the medium category of 68,49%. Keywords: Level of Phsical Fitness, Sports Education Students 
CEDERA PENGHAMBAT PRESTASI ATLET Nasrullah Nasrullah
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v14i2.640

Abstract

AbstrakArtikel ini berisikan tentang definisi, faktor penyebab, sampai tata laksana penanganan cedera olahraga sekaligus dilengkapi dengan cara pencegahan dan penyembuhan cedera olahraga. Cedera olahraga dapat dialami oleh siapa saja yang melakukan aktivitas olahraga sehari-harinya, cedera yang tidak mengenal siapa dan apa penyebabnya.Cedera olahraga merupakan faktor yang menghantui bagi kalangan pencinta olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi yang menjadikan olahraga sebagai sarana untuk mengembalikan kinerja. Atas dasar itulah penulis menginginkan suatu artikel yang dapat menjadikan sebuah penanganan yang serius dalam bidang penanganan cedera olahraga, sehingga diharapkan dalam penanganan terhadap cedera olahraga ditangani dengan serius dan professional, berdasarkan keilmuan dalam penatalaksanaan cedera olahraga. Kata Kunci: Cedera Olahraga, Definisi, Faktor Penyebab, Pencegahan, dan Penyembuhan Cedera

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 2 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 23 No. 1 (2025): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 2 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 1 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 3 (2023): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 2 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 21 No. 1 (2023): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 3 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 2 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 20 No. 1 (2022): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 3 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 2 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 19 No. 1 (2021): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 3 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 2 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 18 No. 1 (2020): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 3 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 17 No. 1 (2019): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 2 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 16 No. 1 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 3 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 1 (2017): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 3 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 2 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2016): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2015): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 3 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 2 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 3 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 11 No. 2 (2013): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan More Issue