cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL LELAKI YANG MENGGENGGAM AYAT-AYAT TUHAN KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY Susilawati, Karmi; Chan, Wirsal; Marni, Silvia
Pendidikan Bahasa Indonesia No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The central issue of this research is directive speech acts in a novel Lelaki yang menggenggam Ayat-ayat Tuhan  by  Taufiqurrahman Al-Azizy. This study aimed to describe the directive speech acts in the novel  Lelaki yang menggenggam Ayat-ayat Tuhan by  Taufiqurrahman Al-Azizy.  This research is a qualitative research method is descriptive content analysis. These results indicate a directive speech acts can be seen from the figures of speech in the novel  Lelaki  yang menggenggam  Ayat-ayat Tuhan  by  Taufiqurrahman Al-Azizy. Type of directive speech acts contained in the novel include speech acts ordered,  pleaded speech acts,  speech acts advising, challenging speech acts and speech act suggests.  Through a directive speech act character in the novel  Lelaki yang menggenggam Ayat-ayat Tuhan  by  Taufiqurrahman Al-Azizy we could take a lesson about the purpose of our life in Gods power. Because this novel is a novel reflection soul.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI EKSPOSITORIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK KERANGKA KARANGAN Yullanda, Syafri; Mana, Lira Hayu Afdetis; Afrinda, Putri Dian
Pendidikan Bahasa Indonesia No 1 (2014): Jurnal Wisuda Ke 48 Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan dengan menggunakan teknik kerangka karangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi ekspositoris siswa kelas X SMA Negeri 1 Ranah Pseisir Kabupaten Pesisir Selatan dengan menggunakan teknik kerangka karangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Ranah Pesisir tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang dengan teknik proportional random sampling. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa. Pertama, kemampuan siswa dalam memperluas pengetahuan diperoleh mean (M) 98.33 pada rentangan 96—100% berada pada kualifikasi sempurna. Kedua,  kemampuan siswa dalam menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian secara kronologis memperoleh mean (M) sebesar 90.83  pada rentangan 86—95% berada pada kualifikasi baik sekali. Ketiga, kemampuan siswa dalam penalaran untuk mencapai kesepakatan rasional memperoleh mean (M) sebesar  81.66 pada rentangan 76—85% berada pada kualifikasi baik. Keempat, kemampuan siswa dalam  menggunakan bahasa yang  informatif  memperoleh mean (M) sebesar  90.83 pada rentangan 86—95% berada pada kualifikasi baik sekali.
EMANSIPASI WANITA DALAM PENDIDIKAN NOVEL SEPENGGAL BULAN UNTUKMU KARYA ZHAENAL FANANI Situmorang, Arnita -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah menurunnya mutu pendidikan yang terdapat dalam novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan emansipasi wanita dalam pendidikan yang terdapat dalam novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif. Data penelitian ini adalah teks dalam novel Sepenggal Bulan Untukmu yang berbentuk dialog, monolog, yang menggambarkan masalah emansipasi wanita dalam novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa emansipasi wanita dalam novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani berkaitan dengan emansipasi wanita. Emansipasi wanita tersebut terdapat pada tokoh Khotimah dan tokoh Tumirah.
KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMAN 1 SITIUNG KABUPATEN DHARMASAYA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BAGAN Rizal, Yosep -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan (1) penyampaian materi pelajaran cara ceramah yang menyebabkan siswa pasif dan kurang berpartisipasi dalam proses pembelajaran; (2) media untuk pembelajaran mengarang relatif kurang khususnya untuk menulis karangan narasi; (3) siswa apabila ditugaskan menulis karangan kebanyakkan ribut, karena siswa kurang mengerti bagaimana cara memulai menulis karangan; dan (4) siswa kurang termotivasi mengikuti pelajaran menulis karangan narasi karena sering kekurangan ide dalam menulis karangan narasi.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Sitiung Kabupaten Dharmasraya yang terdaftar pada tahun 2013/2014. Jumlah siswa kelas X tersebut adalah 274 siswa yang tersebar dalam sembilan kelas. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah proportion random sampling. Sampel penelitian ini diambil sebanyak sebanyak 44 orang.Bardasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas X SMAN 1 Sitiung Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan media bagan, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis narasi berada pada taraf kualifikasi baik sekali (BS) dengan nilai rata-rata 88.63 berada pada rentangan 86—95%. Indikator 1 diperoleh mean (M) 98.48% berada pada rentangan 96—100%. Berada pada kualifikasi Sempurna. Pada indikator 2 memperoleh mean (M) sebesar 97.72% berada pada rentangan 96—100%. Berada pada kualifikasi Sempurna. Pada indikator 3 memperoleh mean (M) sebesar 92.42% berada pada rentangan 96—100%. Berada pada kualifikasi Sempurna.
KETERAMPILAN BERTELEPON DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 13 PADANG Gusmanto, Dedi -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan teknik pembelajaran yang tidak tepat dalam pembelajaran bertelepon yang mengakibatkan waktu praktik bertelepon lebih sedikit, sehingga siswa kurang berminat dalam pembelajaran bertelepon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan bertelepon dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas VII SMP Negeri 13 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 13 Padang tahun pelajaran 2013/2014. Jumlah siswa kelas VII SMP Negeri 13 Padang tahun pelajaran 2013/2014 adalah 225 orang yang tersebar dalam tujuh kelas. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik penyampelan secara acak (proposional random sampling), yaitu 10% dari populasi, sehingga sampel berjumlah 22 orang siswa. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1) indikator ketepatan ucapan tergolong baik (B), dengan rata-rata 83, (2) indikator keefektifan kalimat tergolong baik sekali (BS), dengan rata-rata 88, (3) indikator kesantunan berbahasa tergolong sempurna (S), dengan rata-rata 100, dan (4) indikator kelancaran berbicara tergolong baik (B), dengan rata-rata 98. Jadi, dapat disimpulkan bahwa keterampilan bertelepon dengan menggunakan teknik pemodelan siswa kelas VII SMP Negeri 13 Padang untuk keempat indikator tergolong baik sekali (BS), dengan rata-rata 92.
KETERAMPILAN BERPIDATO SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 V KOTO KAMPUNG DALAM KABUPATEN PADANG PARIAMAN Rahmi, Yulinda -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan berikut: (1) kurangnya minat siswa terhadap pembelajaran berpidato, (2) pembelajaran berpidato jarang dilatihkan kepada siswa, (3) siswa kurang percaya diri ketika berbicara di depan kelas, (4) kurangnya variasi metode pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran berpidato. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpidato siswa kelas IX SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman ditinjau dari: struktur pidato, ketepatan ucapan, gerak-gerik dan mimik.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman tahun pelajaran 2013-2014. Sampel penelitian ini berjumlah 18 orang dengan teknik proporsional randomsampling. Data penelitian adalah hasil tes berpidato berdasarkan tiga indikator yaitu struktur pidato, ketepatan ucapan, gerak-gerik dan mimik.Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa, Pertama, keterampilan berpidato siswa kelas IX SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman untuk indikator struktur pidato tergolong baik sekali (BS) dengan means 93 yang terdapat pada rentangan 86-95%. Kedua,Keterampilan berpidato siswa kelas IX SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman untuk indikator ketepatan ucapan tergolong lebih dari cukup (LDC) dengan means 74 yang terdapat pada rentangan 66-75%. Ketiga, keterampilan berpidato siswa kelas IX SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariamanuntuk indikator gerak-gerik dan mimik tergolong lebih dari cukup (LDC) dengan means 68 yang terdapat pada rentangan 66-75%.Keempat, keterampilan berpidato siswa kelas IX SMP Negeri 1 V Koto Kampung Dalam Kabupaten Padang Pariaman untuk ketiga indikator tergolong lebih dari cukup (LDC) dengan means 75 yang terdapat pada rentangan 66-75%.
INTERTEKSTUALITAS DALAM NOVEL SANG PEMIMPI KARYA ANDREA HIRATA DENGAN NOVEL RANAH 3 WARNA KARYA A FUADI Fitriani, Delvina -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persamaan inti cerita yang dituliskanoleh pengarang. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan intertekstualitas yangterdapat dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dengan novel Ranah 3 Warnakarya A Fuadi dari aspek ekspansi, konversi, modifikasi dan ekserp. Jenis penelitian iniadalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dengan novel Ranah 3 Warnakarya A Fuadi terdapat intertekstualitas dari aspek: (1) ekspansi, terdapat perluasan didalam novel Ranah 3 Warna karya A Fuadi dari novel Sang Pemimpi karya AndreaHirata yaitu pada peristiwa mengenai tokoh utama dalam meraih impian ke luar negeri;(2) konversi, terdapat pemutarbalikkan keadaan di dalam novel Ranah 3 Warna karya AFuadi dari novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata yaitu mengenai tokoh-tokoh yangdekat dengan tokoh utama dan peristiwa; (3) modifikasi, terdapat pengembangan didalam novel Ranah 3 Warna karya A Fuadi dari novel Sang Pemimpi karya AndreaHirata yaitu mengenai peristiwa yang berkaitan dengan tokoh utama; dan (4) ekserp,terdapat penyadapan inti dari novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata di dalam novelRanah 3 Warna karya A Fuadi yaitu kesamaan tema yang diangkat oleh pengarang.
KEMAMPUAN SISWA KELAS XI SMAN 2 KOTO XI TARUSAN MENULIS RESENSI NOVEL MENGGUNAKAN TEKNIK PEER EDITING Ariani, Desi -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian adalah bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI SMAN 2 Koto XITarusan menulis resensi novel menggunakan teknik peer editing. Penelitian bertujuan untukmendeskripsikan kemampuan siswa kelas XI SMAN 2 Koto XI Tarusan menulis resensi novelmenggunakan teknik peer editing. Jenis penelitian kuantitatif dengan mentode deskriptif. Hasilpenelitian pertama, kemampuan siswa kelas XI SMAN 2 Koto XI Tarusan menulis resensi novelmenggunakan teknik peer editing berdasarkan indikator 1 tergolong baik sekali (BS) rata-rata 94,8rentangan 86--95%. Kedua, kemampuan siswa kelas XI SMAN 2 Koto XI Tarusan menulis resensinovel menggunakan teknik peer editing untuk indikator 2 tergolong cukup (C) rata-rata 63,57rentangan 56--65%. Ketiga, kemampuan siswa kelas XI SMAN 2 Koto XI Tarusan menulisresensi novel menggunakan teknik peer editing untuk indikator 3 tergolong baik sekali (BS) ratarata95,83 rentangan 86--95%. Keempat, kemampuan siswa kelas XI SMAN 2 Koto XI Tarusanmenulis resensi novel menggunakan teknik peer editing berdasarkan ketiga indikator tergolongbaik (B) rata-rata 84,73 rentangan 76--85 %.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X SMA NEGERI 14 PADANG DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Mawarni, Destri -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan berikut ini: kurangngnya minat siswa dalam menulis cerpen, kurangnya motivasi yang diberikan guru dalam menulis cerpen, kurangnya penguasaan kosakata yang dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 14 Padang dengan menggunakan media audio visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 14 Padang dengan menggunakan media audio visua, dilihat dari aspek pelaku berada pada kualifikasi baik sekali. Kedua, kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 14 Padang dengan menggunakan media audio visua, dilihat dari aspek alur berada pada kualifikasi baik sekali. Ketiga, kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Negeri 14 Padang dengan menggunakan media audio visua, dilihat dari aspek latar berada pada kualifikasi baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X SMA Negeri 14 Padang sudah mampu dalam menulis cerpen dengan menggunakan media audio visual secara keseluruhanberada pada kualifikasi baik karena Meanya berada pada penguasaan 76-85% dengan rata-rata hitung 84.
SKEMAMPUAN MEMBEDAKAN PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF SISWA KELAS XI SMA ADABIAH 2 PADANG MELALUI KEGIATAN MEMBACA PEMAHAMAN Putri, Diniati -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membedakan paragraf deduktif dan induktif merupakan salah satu keterampilan membaca yang harus diajarkan di sekolah. Dalam KTSP, pembelajaran membaca terdapat dalam Standar Kompetensi (SK) yaitu “Memahami ragam wacana tulis dengan membaca intensif dan membaca nyaring”, dengan Kompetensi Dasarnya (3.1), yaitu “Menemukan perbedaan paragraf deduktif dan induktif melalui kegiatan membaca intensif”. Masalah penelitian ini dibatasi pada kemampuan membedakan paragraf deduktif dan induktif siswa kelas XI SMA Adabiah 2 Padang melalui kegiatan membaca pemahaman yang terdiri dari dua indikator (1) menentukan paragraf deduktif, (2) menentukan paragraf induktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian data perindikator adalah sebagai berikut. (1) indikator menentukan paragraf deduktif dengan presentase 89,2% tergolong baik sekali (Bs), (2) indikator menentukan paragraf induktif dengan presentase 88,46% tergolong baik sekali (Bs). Jadi kemampuan membedakan paragraf deduktif dan induktif siswa kelas XI SMA Adabiah 2 Padang melalui kegiatan membaca pemahaman tergolong baik sekali (Bs) dengan presentase 88,75%

Page 11 of 24 | Total Record : 235