cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 235 Documents
TINDAK KEKERASAN TERHADAP TOKOH FIRDAUS DALAM NOVEL PEREMPUAN DI TITIK NOL KARYA NAWAL EL-SAADAWI Hastuti, Septia Meza
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya tindak kekerasan yang dialami tokoh utama yaitu Firdaus dalam novel Perempuan di Titik Nol karya Nawal El-Saadawi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak kekerasan pada tokoh Firdaus, yakni bentuk-bentuk, penyebab, dan dampak tindak kekerasan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa tindak kekerasan yang dialami tokoh Firdaus adalah (1) bentuk-bentuk tindak kekerasan terdiri dari kekerasan fisik yaitu dipukul, dipotong, ditampar, dan ditinju; Kekerasan psikis yaitu dihina, dimarahi, diancam, dihardik, dipaksa; Kekerasan seksual yaitu bersetubuh secara paksa. (2) Penyebab tindak kekerasan terhadap Firdaus yaitu faktor internal dan eksternal. (3) Dampak tindak kekerasan pada Firdaus adalah kerugian immateriil dan penderitaan jangka pendek dan jangka panjang. Penderitaan jangka pendek yaitu memar, bengkak, darah keluar dari hidung dan telinga, menangis kelaparan, tidak sadarkan diri, dan emosi, sedangkan penderitaan jangka panjang yaitu trauma, sakit hati, mudah tersinggung, dan tidak mau bicara.
HUBUNGANKEMAMWUANMENY KLEGENDATERHADAPKEMAMPUAN MENULISKAN KEMBALI LEGENDA YANG DIP.ERDENGARKAN PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 DANAU KEMBAR KABUPATEN SOlOK Muslimah, Silviki -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diltarbelakangi oleh permasalahan berikut ini: ( 1) siswa belum optimal memahami keterampilan menyimak legenda yang diperdengarkan (2) siswa belum mampu berkosentrasi dalam menyimak legenda yang diperdengarkan (3) siswa kurang  mampu dalam menyampaikan idenya di dalam menuliskan kembali legenda yang diperdengarkan dan(4) guru jarang menggunakan media dalam melaksanakan proses pembelajaran. Penelitian inibertujuan   untuk   mendeskripsikan   hubungan   kemampuan   menyimak   legenda  terhadap kemampuan menuliskan kembali legenda yang diperdengarkan siswa kelas X SMA Negeri I Danau Kembar Kabupaten  Solok. Jenis penelitian  ini adalah penelitian  kuantitatif  dengan menggunakan  metode  deskriptif.  Populasi  adalah  siswa  kelas  X  SMA  Negeri  I  Danau Kembar  tahun ajaran 2012/2013. Sampei penelitian ini berjumlah 27 orang dengan teknik proportional   random  sampling.  Data  penelitian  adalah  hasii  tes  kemampuan  menyimak legenda  dan  hasii  tes  kemampuan  menuliskan  kembali  legenda  yang  diperdengarkan. Berdasarkan analisis data menunjukkan  bahwa hasil penelitian  ini adalah sebagai berikut. Pertama,  kemampuan  menyimak  legenda  siswa kelas  X  SMA Negeri  I  Danau  Kembar berada pada kualifikasi baik sekali. Kedua, kemampuan menuliskan kembali legenda yang diperdengarkan siswa keias X SMA Negeri  I  Danau Kembar berada pada kualifikasi baik. Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan menyimak  legenda terhadap kemampuan menuliskan kembali Iegenda yang diperdengarkan siswa kelas X SMA Negeri I Danau Kembar Kabupaten Solok. Hal ini dibuktikan dengan t hitung > t tabel (0,743> 0,388).  
PEGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS (THINK PAIR SHARE) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS X SMAN 1 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Seksiona, Tesa -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh (1) metode mengajar yang  digunakan guru kurang menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. (2) metode mengajar kurang variatif. (3) siswa kurang terlibat secara aktif dalam belajar. (4) siswa jarang dilatih untuk menulis. Berdasarkan observasi awal terlihat bahwa kurangnya kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi sugestif, terlihat pada hasil karangan siswa sebelum diberikan model pembelajaran tipe TPS berada pada kualifikasi kurang. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS terhadap Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas X SMAN 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman ditinjau dari segi alur, latar, dan penokohan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini siswa kelas X SMAN 1 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman yang betjurnlah 108. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik proposional random sampling, yaitu 27 orang siswa. Data dikurnpulkan dengan menggunakan tes unjuk ketja dalam menulis paragraf narasi sugestif . Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut Pertama, keterampilan menulis karangan narasi sugestif sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPS memperoleh rata-rata 42,7. Kedua, keterampilan menulis karangan narasi sugestif sesudah diberikan model pembelajaran yakni model pembelajaran kooperatif tipe TPS, diperoleh rata-rata 82,64. Ketiga, model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada keterampilan menulis karangan narasi sugestif sebelum TPS dan sesudah TPS terdapat pengaruh secara signifikan. Hal tersebut diketahui bahwa keterampilan menulis karangan narasi sugestif sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatiftipe TPS lebih baik hasilnya jika dibandingkan dengan keterampilan menulis karangan narasi sugestif sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatiftipe TPS.
Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas X SMA N I Painan dengan Menggunakan Teknik Konstruktivisme ANGGRAINI, VERA -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh teknik yang diterapkan guru tidak bervariasi. Selanjutnya kurangnya penguasaan kosakata siswa dan kurangnya referensi yang menunjang pembelajaran menulis cerpen. Selain itu kurangnya minat siswa dalam menulis cerpen sehingga siswa kesulitan dalam menuangkan ide serta imajinasi dalam tulisan seperti cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA N I Painan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N I Painan berjumlah 271 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu Purposional Random Sampling (memilih sampel secara acak). Instrumen penelitian ini adalah menggunakan tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA N I Painan dengan menggunakan teknik konstruktivisme untuk keseluruhan indikator tergolong baik (B) dengan rata-rata yaitu 78 berada pada rentangan 76 — 85%.
Keterampilan Menulis Paragraf Narasi Siswa Kelas X Negeri 2 Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan Menggunakan Media Peta Konsep Gunawan, Wentri -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah berikut pertama, siswa sulit menentukan jenis tulisan paragraf narasi. Kedua, kemampuan menulis siswa masih rendah. Ketiga, kurangnya media dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan keterampilan menulis paragraf narasi siswa kelas X SMA Negeri 2 Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan menggunakan media peta konsep.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 2 Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai yang terdaftar pada tahun 2014. Jumlah siswa kelas X keseluruhan adalah 203 siswa yang terdiri atas tujuh kelas. Mengingat jumlah populasi lebih dari 100 siswa, perlu adanya teknik penarikan sampel penelitian. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling, yaitu penarikan sampel berdasarkan proporsi jumlah siswa per kelas.Berdasarkan hasil analisis data, dapat diketahui bahwa kualifikasi perolehan nilai rata-rata keterampilan menulis paragraf narasi siswa kelas X SMA Negeri 2 Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan menggunakan media peta konsep, dapat dilihat dari indikator 1 (berupa cerita tentang peristiwa dan pengalaman manusia) dengan nilai rata-rata (mean) 83,67 dengan kualifikasi “baik”, dilihat dari indikator 2 (berdasarkan konflik) dengan nilai rata-rata (mean) 63,33 dengan kualifikasi “lebih dari cukup”, dilihat dari indikator 3 (disampaikan dengan kronologis) dengan nilai rata-rata (mean) 94,45 dengan kualifikasi “baik sekali”, dilihat dari indikator 4 (latar tempat dan waktu) dengan nilai rata-rata (mean) 98,89 dengan kualifikasi “sempurna”. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis paragraf narasi siswa kelas X SMA Negeri 2 Sipora Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan menggunakan media peta konsep memperoleh nilai 84,67 berada pada kualifikasi ”baik”.
PENYIMPANGAN MORAL TOKOH UTAMA DALAM NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE Reski, Ahmad -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by moral portrayed in literature. Foreign Novel on the Edge TereLiye work discusses the main character of moral aberrations, namely Thomas. The purpose of this study was to describe the main character in the moral perversion of State on the Edge novel works TereLiye. The moral aberrations associated with: (1) conscience, (2) freedom and responsibility, (3) values and norms, (4) the rights and obligations. This study is a qualitative study using descriptive methods. The result of this research is the discovery of the main character of moral aberration related to: (1) conscience, can be seen in the attitude of Thomas who pretend and declare statements are not honest when Thomas did an international conference in Hong Kong, (2) freedom and responsibility , can be seen from the attitude of Thomas who escaped from prison, (3) values and norms, can be seen in the attitude of Thomas who did the bribery case to launch his political actions.
KEMAMPUAN MEMBACAKAN TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BATANG KAPAS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MEMBACA BERGANTIAN Risnayenti, Yani -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pennasalahan yang ditemui pada pembelajaran membaca. Pennasalahan tersebut antara lain: (I) rendahnya minat siswa dalam membaca, (2) siswa sering mengeluh bila diperintah untuk membaca alasannya, bacaannya kurang menarik serta pengajaran membaca teks berita kurang menarik, (3) iswa kurang percaya diri tampil membacakan teks berita di depan kelas Selain itu, (4) kondisi ruang kelasjuga kurang mendukung siswa dalam belajar sehingga membuat siswa merasa tidak konsentrasi dalam belajar. Jenis penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membacakan teks berita siswa SMP Negeri 2 Batang Kapas dengan menggunakan teknik membaca bergantian. Ditinjau dari aspek (I) intonasi, (3) lafal, (3) volume suara,(4) sikap. Sampel dalam penelitian ini betjumlah 24 orang. Hasil kemampuan membacakan teks berita siswa berada pada kualifikasi baik (B) dengan rata-rata 78. 
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 KELAS X SMA ADABIAH PADANG -, Annisa -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah sebagai berikut ini: (1) Pertama, guru SMAAdabiah membuat soal ujian akhir semester sendiri (buatan guru sendiri/teacher made test). (2)guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Adabiah belum pernah melakukan analisis terhadaptingkat kesukaran soal. (3) guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Adabiah belum pernahmelakukan analisis terhadap daya pembeda soal. (4) guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMAAdabiah Padang belum pernah melakukan analisis pada analisis pengecoh. (5) guru atau pihaksekolah belum memiliki bank soal. (6) banyak nilai siswa yang tidak tuntas. Tujuan penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan tingkat kesukaran, daya pembeda, dan analisis distraktor soal ujianakhir semester ganjil bahasa Indonesia tahun ajaran 2013/2014 SMA Adabiah Padang. Jenispenelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Adabiah Padang.Sampel penelitian ini berjumlah 70 orang siswa kelas X SMA. Data dikumpulkan melalui langkahlangkahberikut, pertama, mengetahui hasil analisa skoring perkelas yang didapatkan dari pihakSMA Adabiah Padang. Kedua, Menyusun skor testi, mulai dari skor yang paling tinggi sampaiskor testi yang paling rendah. Ketiga, mencari tingkat kesukaran, daya pembeda, dan analisisdistraktor soal. Hasil penelitian ini menemukan dari 40 buah item soal ujian akhir semester ganjilbahasa Indonesia tahun ajaran 2013/2014 kelas X SMA Adabiah Padang terdapat 15 butir soalmudah, 14 butir soal sedang, dan 11 butir soal sukar. Daya pembeda soal dari 40 soal ujian akhirsemester ganjil bahasa Indonesia tahun ajaran 2013/2014 kelas X SMA Adabiah Padang terdapat18 butir soal yang memiliki daya pembeda jelek, 13 butir soal dengan daya pembeda cukup, 4butir soal dengan daya pembeda baik, 5 butir soal dengan daya pembeda negatif. Analisisdistraktor dari 40 butir soal ujian akhir semester ganjil bahasa Indonesia tahun ajaran 2013/2014kelas X SMA Adabiah Padang terdapat 35 butir soal ditulis kembali karena kurang baik dan 5butir soal ditolak atau dibuang karena tidak baik.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 PADANG Nacia, Yolanda -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana efektifitas penggunaan media gambar terhadap pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang. Skripsi ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterampilan menulis puisi tanpa media gambar siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang dilihat dari diksi, citraan dan majas. (2) mendeskripsikan keterampilan menulis puisi dengan menggunakan media gambar siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Negeri sPadang dilihat diksi, citraan dan majas. (3) mengetahui sejauh mana efektivitas penggunaan media gambar terhadap siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang dalam pembelajaran menulis puisi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang yang terdaftar pada tahun 2013/2014 sebanyak 206 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Data penelitian nilai keterampilan menulis puisi tanpa media gambar dan menggunakan media gambar dalam pemembelajaran menulis puisi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diteliti Pertama, keterampilan puisi tanpa media gambar siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang berada pada kualifikasi cukup (c) dengan rata-rata nilai 65,33. Kedua, keterampilan menulis puisi dengan menggunakan media gambar berada pada kualifikasi baik (b) dengan nilai rata-rata 85,78. Ketiga, dari hasil uji-t terdapat pengaruh penggunaan media gambar terhadap pembelajaran menulis puisi siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang. Dengan thitung > ttabel yang menunjukan H1 diterima. Keterampilan menulis puisi dengan media gambar lebih baik dari pada yang tanpa menggunakan media gambar siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Padang.
PENGGUNAAN KONJUNGTOR ANTARKALIMA T DALAM PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1BAYANG UTARA KABUPATEN PESISIR SELATAN Asnita, Desi -
Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2014): Juranl Wisuda ke-49 Mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Pendidikan Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Analisis data pada penelitian ini adalah penggunaan konjungtor dalam paragraf deskripsi  yang ditulis siswa Kelas X SMA Negeri I Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah-langkah : (1) meneliti semua tulisan siswa; (2) menentukan konjungtor yang digunakan siswa; (3) menentukan fungsi konjungtor dalam paragraf deskripsi  siswa Instrument  penelitian  ini  adalah peneliti  sendiri  dengan menggunakan  format  inventarisasi  datakonjungtor  antarkalimat dalam paragraf  deskripsi  siswa  Jenis  konjungtor  yang ditemukan  yaitu konjungtor walaupun demikan. konjungtor kemudian, konjungtor setelah itu, konjungtor selain itu,konjungtor bahkan, konjungtor namun, dan konjungtor oleh karena itu. Konjungtor yang cenderung digunakan yaitu konjungtor bahkan, konjungtor selain itu dan konjungtor kemudian. Berdasarkan fungsinya, penggunaan konjungtor antarkalimat yang  terdapat  dalam  peragraf deskripsi siswa SMA Negeri I Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan adalah (I) menyatakan pertentangan, (2) menyatakan kelanjutan, (3)  menyatakan adanya hal atau peristiwa,  (4) menyatakan menguatkan keadaan. (5) menyatakan  pertentangan dengan keadaan sebelumnya. dan (6)menyatakan akibat.