cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Hidayat
Contact Email
rifqifebi@uin-antasari.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yuliahafizah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi
ISSN : 19793804     EISSN : 25489941     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi:This journal is published twice a year in June and December with a focus on economics and the like with the same science
Arjuna Subject : -
Articles 435 Documents
MELAWAN PENGANGURAN: PEMIKIRAN EKONOMI AL-SHAYBANI HIKAM, MUHAMMAD
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/taradhi.v6i2.720

Abstract

Abstract: This paper seeks to show that government policies that restrict intervention or no intervention at all in the unemployment rate become a-historical view and even irrational. The Postulat is in historical data that occurs at the time of al-Amin and al-Ma'mun and "initiation al-Shayban?" -if not be called "theory of al-Shayban?". In line with the context of the economic crisis at the time of al-Amin, the initiation of al-Shaybani which isimplemented by al-Ma'mun may be referred to unemployment"stabilization policy". The idea of al-Shaybani on social security establishedthe coherence with contractual policy which is substantively has six features: (1) share work and early retirement. (2) A policy in favor of the cost of labor turnover. (3) Pro?t sharing. (4) Low wages subsidy and a reduction in payroll taxes. (5) Subsidy ofrecruitment of new workers. (6) The transfer of pro?ts. This contractual policy is voiced by Lindbeck and Snower (1988), M. Weitzman (1984).
SUKUK DAN PEMBANGUNAN NEGARA Fitrianto, Fitrianto
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v10i1.2644

Abstract

Abstract: This article describes the contribution of sukuk to development in Indonesia. Sukuk are bonds based on sharia principles. Retail Sukuk is a sharia investment product offered by the government to individual Indonesian citizens, as an investment instrument that is safe, easy, affordable and profitable. Sukuk has a very important contribution in infrastructure development in Indonesia. The Indonesian government issues sukuk, which aims to finance project development, including infrastructure development. The accumulation of SBSN issuance up to February 27, 2019 reached Rp. 1,044.71 T, while the accumulation of 2013 - 2019 Project Financing Sukuk reached Rp. 90.79 T. For more than a decade SBSN has become one of the important financing and Islamic investment instruments in development in Indonesia.Keywords: Sukuk, Investments, Development, InfrastructureAbstrak: Artikel ini menjelaskan kontribusi sukuk terhadap pembangunan di Indonesia. Sukuk adalah obligasi berdasarkan prinsip syariah. Sukuk Ritel adalah produk investasi syariah yang ditawarkan oleh pemerintah kepada individu Warga Negara Indonesia, sebagai instrumen investasi yang aman, mudah, terjangkau, dan menguntungkan.. Sukuk memiliki kontribusi yang sangat penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Pemerintah Indonesia menerbitkan sukuk, yang bertujuan untuk membiayai pengembangan proyek, termasuk pembangunan infrastruktur. Akumulasi penerbitan SBSN sampai dengan 27 Februari 2019 mencapai Rp. 1.044,71 T, sedangkan akumulasi Project Financing Sukuk 2013 ? 2019 mencapai Rp. 90,79 T. Selama lebih dari satu dekade SBSN telah menjadi salah satu instrumen pembiayaan dan investasi syariah yang penting dalam pembangunan di Indonesia.Kata Kunci: Sukuk, Investasi, Pembangunan, Insfrastruktur.
AQIQAH SETELAH DEWASA (STUDI SANAD DAN MATAN HADIS) RAHMI, NISPAN
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 4, No 2 (2013): JURNAL STUDI EKONOMI
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/taradhi.v13i2.183

Abstract

Al-Baihaky and al-Bazzar has narrated the hadith about "'Aqiqah after Adult." This hadith is not only famous among the scholars of hadith, but also on the part of Muslim society to exist among those who practice it, there are allow and do aqiqqah after adults, but some are rejected because they do not correspond to the meaning aqiqah itself. Aqiqah is the hair that grows on the head of the baby when born. Aqiqah also means the name of the slaughter of animals slaughtered for the newborn child. in terms the quality sanad of hadith is dlaif (weak). Then, why some jurists use these traditions to legitimize the permissibility of carrying out aqiqah as an adult? Or maybe the hadith hasan or even authentic quality. This question inspires the author to examine the hadith, whether authentic or dlaif? The findings of this study indicate that the quality is very dlaif and matan (the text of the report) contained irregularities..
ADDED VALUE KOMODITAS PADI OLEH PARA ISTRI PETANI DI DESA ANJIR PASAR LAMA KEC. ANJIR KAB. BARITO KUALA BAGI PENINGKATAN EKONOMI KELUARGA Shapiah, Shapiah; Adji, Waluyo Satrio
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v7i2.2011

Abstract

AbstrakPenduduk desa Anjir Pasar Lama terdiri dari suku Melayu Banjar, beragama Islam dengan mata pencaharian bertani serta bersawah/ladang. Namun kurangnya kesadaran untuk mempraktekkan keterampilan para ibu-ibu dalam melakukan berbagai aneka olahan berbahan dasar komoditas pertanian menjadi produk makanan yang berorientasi pasar (siap jual), kalaupun ada olahan yang lain, maka nilai jualnya relatif rendah, sedangkan bahan baku sudah siap tersedia di lingkungan sekitar lingkungan mereka.Dengan demikian perlu untuk memberdayakan warga Desa Anjir Pasar Lama yang merupakan daerah perbatasan agar berusaha meningkatkan kesejahteraan keluarga. Adapun program pelatihan pengolahan kue berbahan dasar beras dan ketan berupa materi kewirausahaan, pembuatan kue dengan berbagai variasinya, pengemasan, serta menganalisis dari sisi ekonomi. Pembuatan kue mungkin sudah menjadi kebiasaan masyarakat terutama para ibu, tetapi masih belum berorientasi jual yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan penanganan untuk pelatihan pengolahan yang selanjutnya dijadikan produk makanan, yang siap dijual sehingga masyarakat sekitar dapat memiliki pendapatan tambahan. Pelatihan pembuatan kue ini dilakukan dengan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberdayaan secara maksimal melalui kelompok wanita/ isteri-isteri petani. Penetapan prioritas kegiatan ini dilakukan melalui diskusi kelompok dengan berbagai pihak terkait. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR). Metode PAR diterapkan dalam kegiatan pemberdayaan yang mencakup: pendidikan, pembelajaran, pelatihan, pemberdayaan, pengorganisasian, pedampingan, dan pembinaan. Jenis luaran dari kegiatan tersebut meliputi: (a) pengetahuan dan keterampilan wanita istri petani dalam usaha produksi makanan olahan berbahan komoditas pertanian seperti tepung beras dan tepung ketan, (b) Kelengkapan sarana/ alat produksi pembuatan kue (c) terbentuknya unit usaha baru yang bergerak dalam kue berbahan dasar komoditas padi dan ketan pada khususnya. Kata Kunci : Nilai Tambah, Pemberdayaan Istri PetaniAbstractAnjir Pasar Lama Villagers consists of Malay Banjar. The population is Moslem with subsistence farming and having felds. However, the lack of awareness to practice the skills of the women in performing a variety of different preparations made from agricultural commodities into food products market-oriented (ready for sale), if any processed else, then the resale value is relatively low, while the raw materials readily available in the environment their neighborhood. Therefore, it is necessary for the handling of the subsequent training to be a food product, ready for sale so that the surrounding community may have additional income. Training baking is done with the approach used in these activities is maximized through the empowerment of groups of women or wives of farmers. Prioritization of these activities are done through group discussions with various stakeholders. The method used is Participatory Action Research (PAR). PAR methods applied in empowerment activities that include: education, learning, training, empowerment, organizing, mentoring, and coaching. Type outcomes of these activities include: (a) the knowledge and skills of women or wives of farmers in the business of production of processed food made from agricultural commodities such as rice four and glutinous rice four, (b) Completeness of facilities / production equipment baking (c) the establishment of a new business unit that moves in a cake made from glutinous rice commodities and in particular
ANALISIS KESHAHIHAN KESATUAN NISHAB DENGAN EMAS A. Sarjan, A. Sarjan
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 3, No 1 (2012): JURNAL STUDI EKONOMI
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/taradhi.v3i1.575

Abstract

Nishab is a concept in Islamic law about the minimum wealth that will make its ownerhaving an obligation to pay the compulsory alms (zakat). A standard for nishab emerges becausethe monetary values of wealth items, whose nishabs have been specified by Sharia, exist. There-fore, the idea to have a unified nishab standard is a product of ijtihad (legal thinking) that regardsthat knowing the rationality behind the obligation to give alms is possible. Islamic legal scholarshave now motivated to conclude that our textually understanding on nishab needs to be reconsid-ered. The present article focuses on the idea of nishab standard and the validity of the use of gold insetting that standard.
ETOS KERJA ALUMNI JURUSAN EKONOMI ISLAM FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM IAIN ANTASARI BANJARMASIN Muharramah, Nauriatul
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v7i1.988

Abstract

Etos kerja alumni Jurusan Ekonomi Islam dilihat dari indikator-indikator sebagai berikut: yaitu evisien, rajin/ teratur, disiplin/ tepat waktu, hemat, jujur dan teliti, rasional dalam mengambil keputusan, bersedia menerima perubahan, gesit dalam memanfaatkan waktu, enerjik, ketulusan dan percaya diri, mampu bekerjasama, dan mempunyai visi jauh kedepan. Selain 13 sifat dan indikator ini penulis juga menemukan fakta dari penyajian data tersebut  bahwa sifat dan indikator memiliki jiwa kepemimpinan sangat mempengaruhi terhadap etos kerja AB dan AG. Dari penyajian data dan analisis yaitu diantara enam orang respoden diketahui lima orang memiliki etos kerja tinggi, dan satu orang etos kerjanya sedang. Etos kerja seseorang dikatakan rendah apabila memiliki sifat <6, >6-8 etos kerjanya sedang, dan 9-13 etos kerjanya tinggi.   Faktor-faktor yang mempengaruhi etos kerja adalah faktor mekanis, faktor kimiawi, faktor fisis, faktor biologis, faktor fisiologis, faktor mental psikologis, dan faktor ekonomi dan kultural. Selain itu, penulis menemukan faktor agama juga banyak mempengaruhi semangat bekerja alumni Jurusan Ekonomi Islam.
AKAD MURABAHAH PADA BANK SYARIAH Pitaloka, Anjar Adrias
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/taradhi.v6i2.715

Abstract

Abstract: The emergence of Islamic Banking is triggered by the support of banking expert and Islamic economics and Muslims in the country and abroad which requires that banks practice in accordance with the Quran and Hadith and do not allow usury. In Indonesia, SyariahBank is known since 1992, while in Egypt there have already loan banks with pro?t-sharing system since 1963. In giving ?nancing to customers, most of SyariahBank use Murabahah or commonly called bai al-murabaha. The Akad contains a number of rights and obligations for the parties, namely the Syariah Bank and the customer as the applicant of Murabahah Financing Agreement. The ?nancing required by the customer to purchase goods from a supplier and then sell it to customers by adding the advantagecost (cost plus pro?t) andthis is done through prior negotiations between the bank and the customer concerned.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ABDUL RIVAI TANJUNG REDEB Rahmatullah, Rahmatullah
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v8i2.2531

Abstract

Penelitian dengan judul Analisis Tingkat Pelayanan pada Ruang Rawat Inap RSUD dr. Abdul Rivai Tanjung Redeb memiliki tujuan, yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan dan harapan pasien rawat inap RSUD dr. Abdul Rivai Tanjung Redeb terhadap kinerja pelayanan dilihat dari dimensi kualitas jasa yang terdiri dari dimensi reliability, responsiveness, assurance, emphaty, dan tangible.Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 87 kuesioner yang dirancang disesuaikan dengan SERVQUAL menggunakan skala Likert dari responden yang diambil menggunakan metode random sampling. Sedangkan sebagai alat uji hipotesis digunakan Uji Kesesuaian (Goodness of Fit), Uji t-Test, Uji Chi Square dan dianalisis dengan Importance ? Performance AnalysisData yang diperoleh menghasilkan nilai validitas antara 0,435 samai 0,720 dengan cronbach alpha sebesar 0,86. Dari beberapa uji hipotesis, diperoleh hasil bahwa ?2hitung (48,25) > ?2tabel (36,74), thitung > ttabel sehingga Ho diterima dan dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan (gap) antara kinerja dengan kepuasan pelanggan.Berdasarkan pada analisa diagram kartesius, dari 10 atribut yang dinilai maka dengan mengambil rata-rata kinerja sebesar 3,583 sebagai sumbu-x dan rata-rata kepentingan sebesar 4,252 sebagai sumbu-y maka jumlah atribut yang berada pada kuadran A sebanyak 2 atribut, kuadran B sebanyak 2 atribut, kuadran C sebanyak 4 atribut dan kuadran D sebanyak 2 atribut
ANALISIS FIQH KEUANGAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (STUDI TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL) Syantoso, Arie
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v7i1.1979

Abstract

Abstract: MUI statement in ?Ijtima Ulama Komisi Fatwa Se Indonesia V? concerning National Strategic Issue (Masail Asasiyah Wathaniyah) in 2015 at Pesantren at-Taihidiyah on 7-10 June 2015. The aims of this research is to know about at-takmin at-ta?awunity (insurance) concept in Islamic fnancial fqh and examine the result of MUI fatwa mentioned above on Law No 24 of 2011 about BPJS considered incompatible with the Islamic principles. Thus, the method used is qualitative research with descriptive approach. Social security in Islam consists of two kinds: First, Traditional Social Security, namely responsibility of the nation to guarantee the basic needs of its people through philanthropy instruments such as zakat, infaq, shadaqah, waqf and tax. The last one is social security in the form of social insurance (at-takmin al-ta?awuniy). In this concept, all people are required to pay premiums affordable. Abstrak: Pernyataan MUI dalam ?Ijtima Ulama Komisi Fatwa Se Indonesia V Tentang Masalah Strategis Kebangsaan (Masail Asasiyah Wathaniyah)?tahun 2015 di Pesantren at-Tauhidiyah pada 7-10 Juni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep at-takmin at-ta?awuniy (asuransi) dalam fqh keuangan syariah dan mengkaji lebih dalam hasil fatwa MUI tersebut di atas tentang Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip syari`ah. Dengan melihat permasalahan penelitian, maka metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Ada dua jenis jaminan sosial dalam studi Islam : Pertama. Jaminan sosial tradisional, yaitu tanggung jawab negara untuk menjamin kebutuhan dasar rakyatnya melalui Instrumen-instrumen flantropi seperti zakat, infak, sedekah, wakaf dan bahkan termasuk pajak. Kedua, Jaminan sosial yang berbentuk asuransi sosial (at-takmin al-ta?awuniy). Konsep jaminan sosial ini seluruh rakyat diwajibkan untuk membayar premi secara terjangkau.Kata Kunci : asuransi, JKN, BPJS, halal, haram.
PENGARUH CURRENT RATIO DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP RETURN OF EQUITY PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DALAM JAKARTA ISLAMIC INDEX (STUDI DI SUB-SEKTOR TELEKOMUNIKASI PERIODE 2013-2017) Rahmah, Siti; Asnawi, Haris Faulidi
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v10i2.3285

Abstract

This study aims to examine the effect of the current ratio, debt to equity ratio and return on equity for companies listed on the Jakarta Islamic Index. The method of research by the author in this quantitative descriptive study is to discuss the problems faced by the company in terms of funding. Data analysis is to use secondary data analysis of multiple linear descriptions of the results regarding the effect of the current ratio (X1) and debt equity ratio (X2) with return on equity clean (Y). Based on the test results and based on the assumption of this study, it was found that the current ratio did not affect ROE indicated by a significant value 0.365 t> 0.05. While the capital debt ratio shows significant value not seen 0.006 <0.05. Current ratio and debt capital ratio simultaneously affect the return on equity, this is indicated by a significant value of f 0.000 <0.05.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh current ratio (rasio lancar), debt equity ratio (rasio utang terhadap ekuitas) dan return on equity (ROE) yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Penulis menggunakan metode penelitian dalam deskriptif kuantitatif untuk membahas permasalahan yang dihadapi oleh keuangan perusahaan. Analisis data dijelaskan penggunaan hasil beberapa analisis sub-data yang linear mengenai current ratio (rasio lancar) (X1) dan debt to equity ratio (rasio utang terhadap ekuitas) (X2) dengan return on equity (ROE) (Y). Berdasarkan hasil tes dan berdasarkan asumsi penelitian ini, ditemukan bahwa rasio lancar tidak mempengaruhi return on equity yang menunjukkan nilai t signifikan 0,365 > 0,05. Sementara rasio utang terhadap ekuitas menunjukkan nilai yang signifikan 0,006 <0,05. Rasio lancar dan rasio utang terhadap modal secara bersamaan mempengaruhi return on equity, seperti yang ditunjukkan oleh nilai signifikan sebesar f 0,000<0,05.