cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PIJAR
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Merupakan jurnal dengan akses terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Jurusan PMIPA FKIP Universitas Mataram, memuat artikel ilmiah baik berupa: 1. HASIL PENELITIAN. 2. LAPORAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT,3. KAJIAN PUSTAKA.Terbit setiap 6 bulan sekali (Maret dan September), mencakup pengkajian ilmu dan pengajaran dalam bidang MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi). Redaksi menerima tulisan dalam bahasa Indonesia atau Inggris, baik dari kalangan universitas maupun dari luar universitas
Arjuna Subject : -
Articles 96 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNIVERSITAS MATARAM PADA MATAKULIAH BIOLOGI DASAR Raksun, Ahmad
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa semester satu Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram tahun akademik 2007/2008 pada mata kuliah biologi dasar. Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah bila tes hasil belajar mahasiswa  mencapai skor rata-rata 70,0.  Kriteria motivasi belajar sangat tinggi (skor motivasi 64 - 80), tinggi  (48 – 63), rendah (32 – 47) dan sangat rendah (20-31).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi pembelajaran kooperatif metode jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar  mahasiswa S1 Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram pada matakuliah biologi dasar. 48% mahasiswa memiliki motivasi belajar sangat tinggi , 52% mahasiswa memiliki motivasi tinggi dan 0% mahasiswa memiliki motivasi belajar rendah dan sangat rendah. (2) Implementasi pembelajaran kooperatif metode jigsaw dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa S1 Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram pada matakuliah biologi dasar. Hal ini dibuktikan dengan dicapainya rata-rata kelas dengan skor  73,60           Kata-kata kunci: Pembelajaran kooperatif, motivasi, hasil belajar
ASAM 5-METOKSISALISILAT DARI KAYU BATANG ARTOCARPUS SCORTECHINII KING HAKIM, ALIEFMAN
Jurnal PIJAR Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Artocarpus merupakan salah satu genus dari tumbuhan famili Moraceae. Tumbuhan dari genus ini terdiri dari 50 spesies dan 40 spesies diantaranya terdapat di Indonesia. Tumbuhan ini digunakan oleh masyarakat sebagai bahan bangunan (kayu batang), bahan makanan (buah) dan sebagai obat tradisional (kulit batang dan daun). Pada penelitian ini telah diisolasi kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada kayu batang Artocarpus scortechinii King yang tumbuh di Sumatera Barat. Satu senyawa murni telah berhasil diperoleh dan ditetapkan sebagai asam 5-metoksisalisilat. Penemuan asam 5-metoksisalisilat merupakan pertamakalinya pada genus Artocarpus. Struktur senyawa tersebut ditentukan berdasarkan data spektroskopi yang meliputi spektrum UV, IR dan 1H-NMR.Kata kunci: Artocarpus, Moraceae, dan asam 5-metoksisalisilat
BEBERAPA PERMASALAHAN MATEMATIKA PADA TAHUN PERTAMA BERSAMA BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN MIPA SARJANA, KETUT
Jurnal PIJAR Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mengajar di perguruan tinggi agak bebeda dengan pendidikan sebelumnya seperti di  sekolah-sekolah. Disini lebih menitik beratkan kepada pertanyaan bagaimana dan mengapa serta mengurangi pertanyaan berapa. Karena pertanyaan mengapa dan bagaimana  menuntut jawaban menganalisis  dan membutuhkan ketajaman berlogika. Tahun pertama bersama bagi mahasiswa Pendidikan MIPA merupakan masa peralihan prilaku dan pengetahuan  yang dibawa oleh mahasiswa dari Sekolah  belum terakumulasi dengan baik. Disadari bahwa cara belajar di sekolah berbeda dengan cara belajar di pendidikan tinggi. Khusus untuk matematika sekolah, belajar suatu konsep atau prinsip siswa tidak secara ketat dituntut dapat membuktikan secara formal, melainkan siswa diharapkan dapat memahami konsep atau prinsip disesuaikan dengan tahap perkembangan mereka dan diharapkan pula dapat menggunakan prinsip matematika yang ada. .           Memperhatikan kondisi ini, maka pengajaran Kalkulus pada tahun pertama bersama masih  menuntun, menyuruh cari tahu dalam rangka mengembangkan ketajaman pemahaman mereka. Pengajar sebaiknya mampu memberikan pelayanan akademik. Misalnya jika mahasiswa diberikan sebuah teorema, mahasiswa disuruh mencari contoh soal yang tidak memenuhi, mencari contoh penyangkal dari teorema tersebut. Disamping itu dapat juga dilakukan kegiatan bahwa apabila teorema yang diberikan berupa implikasi, mahasiswa disuruh untuk menentukan apakah kebalikan implikasi tadi masih tetap berlaku. Kata-kata Kunci : Tahun pertama bersama, Pengajaran Kalkulus.
PENGARUH TEMPERATUR KALSINASI DAN SUBSITUSI LOGAM NIKEL PADA PEMBENTUKAN FASA BARIUM M-HEXAFERRITTE (BAFE12-XNIXO19) MENGGUNAKAN FTIR (FOURIER TRANSFORM INFRA RED SPECTROSCOPY) Susilawati, Susilawati; Munib, Munib; Doyan, Aris
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis Barium M-Hexaferrite (BaFe12-xNixO19) doping logam nikel telah dilakukan dengan metode korpresipitasi dan efeknya terhadap perubahan temperatur dan subsitusi dopan. Bahan dasar yang digunakan dalam sintesis BaCO3, FeCl3.6H2O dan logam nikel. Dalam penelitian ini digunakan variasi temperatur kalsinasi 80, 400, 600 dan 800°C selama 4 jam dengan variasi dopan 0; 0,4; 0,7 dan 0,9. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan FTIR (Fourier Transform Infra Red Spectroscopy) merek Shimidzu tipe 8400 s. Hasil pembentuka fasa dari barium M-hexaferrite (BaFe12-xNixO19) diketahui melalui data FTIR seiring dengan meningkatkan temperatur kalsinasi yang digunakan diperoleh puncak yang muncul pada rentang bilangan gelombang 800 - 1650 cm-1 semakin sedikit, sehingga pembentukan fasa barium M-hexaferrite yang signifikan terbentuk pada temperatur kalsinasi 800 °C dan pada variasi dopan 0,7.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SAINS BERORIENTASI IMAN DAN TAQWA Wildan, H
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Meningkatkan IMTAQ selalu muncul pertama  sebagai tujuan pendidikan sains  dalam setiap kurikulum pada semua jenis dan jenjang pendidikan. Namun, upaya guru untuk mengembangkan pembelajaran yang berorientasi kepada IMTAQ masih sangat sedikit, buku-buku pelajaran sains yang mengkaitkan antara materi sains dengan aspek imtaq sangat sedikit,  kemampuan dan kemauan guru untuk mengembangkan pembelajaran berorientasi imtaq masih sangat kurang. Karena itu, guru dan/atau calon guru sains harus  membekali dirinya,  tidak hanya dengan penguasaan materi, pendekatan dan strategi pembelajaran yang cangkih, tetapi juga dengan menambah wawasan tentang pembelajaran (sains) yang berorientasi kepada  imtaq, dan yang paling utama adalah kesadaran bahwa guru adalah profesi nurani. Kata Kunci: Pembelajaran Sains, Imtaq
PERSEPSI SEKOLAH TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA PPL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA JURUSAN PMIPA FKIP UNIVERSITAS MATARAM DI SMP NEGERI SE-KOTA MATARAM Arjudin, Arjudin; Baidowi, Baidowi
Jurnal PIJAR Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas pembelajaran yang dilakukan mahasiswa PPL Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram di SMP Negeri se-Kota, serta untuk mengetahui aspek-aspek yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran yang dilakukan oleh mahasiswa PPL tersebut. Subyek penelitian adalah semua guru mata pelajaran Matematika SMP Negeri se-Kota Mataram yang pernah menjadi guru pamong Mahasiswa PPL Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram dalam 3 tahun terakhir. Banyaknya subyek penelitian adalah 64 orang yang tersebar di 20 SMP Negeri di Kota Mataram.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket, sedangkan teknik pengolahan data dilakukan dengan analisis deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan skor kualitas pembelajaran yang dilaksanakan mahasiswa PPL  Matematika rata-rata mencapai 57.36, yang termasuk berkategori baik.   Beberapa aspek pembelajaran yang masih perlu diperhatikan untuk ditingkatkan lebih baik adalah: kemampuan merancang dan melaksanakan pengelolaan kelas, keterampilan melaksanakan pembelajaran inovatif yang mengarah ke PAKEM, dan efektifitas pembelajaran terhadap penguasaan materi siswa. Kata-kata kunci: sekolah, kualitas pembelajaran, matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DENGAN PENDEKATAN BRAIN-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI POKOK STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR PADA SISWA KELAS X SMAN 1 KEDIRI Yulianti, Rina; Muntari, Muntari; Haris, Mukhtar
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan pendekatan brain-based learning terhadap hasil belajar kimia materi pokok struktur atom dan sistem periodik unsur pada siswa kelas X SMAN 1 Kediri. Penelitian ini merupakan quasi experimental, dengan bentuk non-equivalent control group design with proxy pretest. Sampel terdiri atas dua kelas yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Kelas XB sebagai kelas kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah dan diskusi kelompok) dan kelas XC sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan pendekatan brain-based learning. Posttest yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa berupa tes pilihan ganda. Berdasarkan hasil posttest pada kelas XB diperoleh nilai rata-rata 68 dengan ketuntasan klasikal 43,75% sedangkan pada kelas XC nilai rata-rata adalah 54 dengan ketuntasan klasikal 15,78%. Berdasarkan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikalnya, model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dengan pendekatan brain-based learning tidak memberikan pengaruh yang lebih baik daripada metode konvensional (ceramah dan diskusi) terhadap hasil belajar kimia materi pokok struktur atom dan sistem periodik unsur pada siswa kelas X SMAN 1 Kediri. Hal ini terjadi karena beberapa hal, yakni faktor internal dan fakor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar, baik berupa keseriusan, minat dan perhatian, maupun penguasan siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN VIDEO KARTUN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMAN 1 SIKUR TAHUN AJARAN 2014/2015 Jafar Al-idrus, Syayid Qosim M.; Hikmawati, Hikmawati; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dengan bantuan video kartun terhadap hasil belajar fisika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experimental. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 1 Sikur tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah 113 siswa. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan siswa kelas XI IPA 2 sebanyak 37 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI IPA 1 sebanyak 36 siswa sebagai kelas kontrol. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group design. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda yang sebelumnya dilakukan uji validitas, reliabilitas, analisis tingkat kesukaran, dan analisis daya beda soal. Data hasil tes akhir dianalisis menggunakan uji-t dua pihak dengan rumus pooled varians dan diperoleh thitung sebesar (5,318) dengan ttabel sebesar (1,996) pada taraf signifikansi 5%. Nilai thitung lebih besar dari ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berbantuan video kartun berpengaruh terhadap hasil belajar fisika siswa kelas XI SMAN 1 Sikur.
IMPLEMENTASI MODUL FISIKA SMP MATERI POKOK GERAK DENGAN MENERAPKAN MODEL PENGAJARAN LANGSUNG DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF Hikmawati, Hikmawati
Jurnal PIJAR Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berorientasi model 4-D dan mengetahui hasil implementasi modul Fisika materi pokok gerak dengan menerapkan model pengajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif, mendeskripsikan aktivitas siswa, keterlaksanaan KBM, respon siswa, hasil belajar siswa. Subjek dalam penelitian adalah siswa Kelas VII SMP Laboratorium Unesa, dengan Pre-test and Post-test Group Design. Analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi aktivitas siswa yang paling tinggi adalah komponen mendiskusikan tugas pada pertemuan 1 27,2%, pertemuan 2 22,9%, pertemuan 3, frekuensi tertinggi adalah melakukan pengamatan, percobaan, atau bekerja sebesar 26,2%. Rata-rata kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran cenderung berkategori baik, dan respon siswa dinilai baik serta hasil belajar tuntas. Simpulan penelitian, implementasi modul Fisika SMP materi pokok gerak dengan menerapkan model pengajaran langsung dan model pembelajaran kooperatif dapat dikategorikan baik dan dapat menuntaskan hasil belajar.Kata-kata kunci: modul, pengajaran langsung, pembelajaran kooperatif.
KEARIFAN LOKAL DAN PERANNYA TERHADAP UPAYAPELESTARIAN LINGKUNGAN: SUATU KAJIAN TERHADAP BUDAYA DAN MASYARAKAT JAWA Sukenti, Kurniasih
Jurnal PIJAR Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Manusia merupakan bagian dari lingkungan dimana ia tinggal, dan selalu terjadi interaksi terus-menerus di antara keduanya. Bentuk interaksi tersebut diantaranya telah banyak melahirkan kearifan-kearifan tadisional yang sangat beragam dalam masyarakat, terlebih pada negara multi-etnis seperti Indonesia. Tulisan ini merupakan kajian terhadap bentuk-bentuk kearifan lingkungan yang dimiliki oleh masyarakat tradisional Jawa, dengan harapan dapat menjadi bahan refleksi dan referensi bagi upaya pengelolaan lingkungan oleh masyarakat maupun pemerintah di masa mendatang.Kata kunci : kearifan lokal, pelestarian lingkungan, masyarakat Jawa

Page 6 of 10 | Total Record : 96