cover
Contact Name
jumani
Contact Email
jumaniani@gmail.com
Phone
+628125875659
Journal Mail Official
jumaniani@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Agriculture and Forestry Faculty of Agriculture of University 17 August 1945 Samarinda, East Kalimantan. Jl. Ir. H. Juanda No.80 Samarinda, East Kalimantan. Phone 0541 743390. Email:agrifor@untag-smd.ac.id; jumaniani@gmail.com, URL:http://ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan
ISSN : 14126885     EISSN : 25034960     DOI : https://doi.org/10.31293/af.v18i2
Core Subject : Agriculture,
Agrifor Journal is a scientific journal that contains writings in the form of research results, book review, conceptual studies, and scientific works in the field of Agriculture and Forestry concerning relevant cultivation.
Articles 561 Documents
PERAN UNSUR HARA MAKRO TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L.) Dian Triadiawarman; Dhani Aryanto; Joko Krisbiyantoro
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5795

Abstract

Peran unsur hara makro terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium cepa L.). penelitian ini dilakukan pada bulan Juli – September 2020 di Kebun Percobaan Program Studi Agroteknologi STIPER Kutai Timur. Penelitian menggunakan metode survei dengan mengambil sampel tanah pada masing-masing titik sampling untuk dilakukan analisis unsur hara makro tanah di laboratorium. Analisis data menggunakan regresi linier berganda ditujukan untuk mengidentifikasi unsur hara makro tanah yang paling erat hubungannya dengan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, serta mencari bentuk hubungan antara peubah unsur hara makro tanah tersebut dengan peubah pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi dan berat umbi). Hasi penelitian menunjukan bahwa unsur hara pada lokasi penelitian memiliki kandungan N-total sangat rendah-tinggi, P-tersedia tinggi-sangat tinggi dan K-tersedia sangat rendah. Unsur hara N memberikan hubungan yang negatif terhadap semua parameter, kandungan unsur N yang rendah tidak dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif.  unsur P memberikan hubungan positif hanya pada jumlah anakan, kandungan P dalam tanah mempercepat pertumbuhan akar dan jumlah anakan. Unsur K memberikan hubungan positif terhadap semua parameter. Unsur K dalam tanah yang cukup membantu dalam metabolisme pertumbuhan tanaman.
PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans poir) SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING Faisal Ansyari
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5931

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dengan teman sebayanya. Stunting dipengaruhi oleh rendahnya kualitas gizi yang diberikan kepada anak. Dalam pemenuhan gizi diperlukan sayuran yang bermutu, salah satu solusinya yaitu menanam sayuran kangkung secara organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung sebagai pencegahan stunting di Desa Alue Ambang Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan metode (RAK) rancangan acak kelompok non faktorial terdiri dari 1 faktor 5 kombinan masing-masing diulang 8 kali. faktor yang diuji adalah pupuk kompos dengan taraf (KO) 100%, tanah /8 kg (K1) 2 kg kompos, (K2) 4 kg kompos, (K3) 6x6 kompos dan (K4) 8 kg kompos. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kompos dengan dosis yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 10, 15, 20 dan 25 HST. Berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun umur 10, 15, 20 dan 25 HST. Namun berpengaruh tidak nyata pada umur 10 HST. Berpengaruh sangat nyata terhadap panjang daun, luas daun dan berat berangkasan basah umur 25 HST.
PENGARUH PUPUK NPK DAN BOKASHI DAUN GAMAL TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L) Iin Arsensi; Markus Y Yopi Boy; Tutik Nugrahini
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5846

Abstract

Pertumbuhan bibit kakao yang baik di pembibitan sangat ditentukan oleh ketersediaan pupuk. Pemupukan dapat menggunakan pupuk organik maupun anorganik. Penggabungan kedua jenis pupuk tersebut diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kakao. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk NPK dan bokashi daun gamal terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan analisis Faktorial 4x4 = 16 kombinasi dengan ulangan sebanyak 3 kali. Faktor  pertama adalah bokashi daun gamal (G)  terdiri dari 4 taraf, yaitu : B0 : tanpa perlakuan ( kontrol ), B1 : 75 g/polybag, B2 : 100 g/polybag, B3 : 125 g/polybag. Faktor kedua adalah pupuk NPK Mutiara (F) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : M0 : tanpa perlakuan (kontrol), M1 : 4 g/polybag, M2 : 8 g/polybag, M3 : 12 g/polybag. Interaksi kedua perlakuan yaitu bokashi daun gamal dan NPK Mutiara memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman dan diameter batang dengan perlakuan terbaik yaitu B2M3 100 g/polybag dan 12 g/polybag sedangkan jumlah daun dengan perlakuan terbaik yaituB3M3 120 g/polybag dan 12 g/polybag
KERAGAMAN NEMATODA PADA LAHAN REKLAMASI PASCA TAMBANG BATU BARA DI DESA BANGUN REJO KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG NEMATODE DIVERSITY IN POST-COAL MINING RECLAMATION LAND IN BANGUN REJO VILLAGE, TENGGARONG SEBERANG DISTRICT sofian sofian; Sopialena Sopialena; Suyadi Suyadi; Haris Rudiyanto
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5951

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui status keragaman nematoda pada lahan reklamasi pasca tambang batubara dan hutan sekunder (pembanding). Penelitian ini dilakukan di Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman selama 4(empat) bulan. Pengambilan sampel tanah dilaksanakan di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur. Dilanjutkan dengan ekstraksi nematoda menggunakan metode Baermann yang dimodifikasi, dan identifikasi nematoda yang didapatkan sampai tingkat genus berdasarkan ciri morfologinya. Pengamatan nematoda dilakukan di laboratorium Ilmu Hama Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 14 genera nematoda, terdiri dari 6 genera nematoda non-paasit dan 8 genera parasit tumbuhan. Genus nematoda yang dominan secara berturut-turut adalah sebagai berikut: Apelenchus, Cephalobus, Dorylaimus, Pratylenchus, dan Rhabditis. Kepadatan populasi nematoda berkisar 30-206 individu 100 gram-1 tanah. Keanekaragaman nematoda pada lahan reklamasi tergolong sedang dengan indeks Shannon-Wienner berkisar 1,22-3,09, sedangkan pada lahan pembanding (hutan sekunder) tergolong tinggi dengan indeks Shannon-Wienner berkisar 3,06 – 3,49. Kata kunci : Lahan Reklamasi Pasca Tambang Batu bara, Keragaman Nematoda, Indikator Biologi.
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN PADA LAHAN TANAMAN CENGKEH DAN KAKAO MENUJU PERTANIAN BERKELANJUTAN Nia Rulinggar Putri M; Eko Setiyo Wawan; Robithotul Ummah; Sri Wiyatiningsih
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5926

Abstract

The research purposed to know the land capability class and study the Sustainable Agricultural Management with Agroforestry systems on the land of PT. Fructi Agri Sejati Dusun Komboh, Sambirejo Village, Kec. Wonosalam, Kab. Jombang. One of the ways to manage sustainable agricultural land is by utilizing land according to the land capability class. Land use must be balanced between land use and conservation efforts to maintain the balance of the ecosystem and the preservation of the physical condition the land. The application of agroforestry systems have included one way of the sustainable agricultural systems. The results showed that the land capability class for Clove and Cocoa was class VI with limiting factor is the slope. Land use based on land capability class for clove and cocoa plants, are: 1) Nature Reserve, 2) Forestry, 3) Limited grass, and 4) Fairly good grass. The land use is sought to be as close as possible to the characteristics of the nature reserve and to adjust the slope level, by mechanical and vegetative conservation.
ANALISIS PEMASARAN MARNING JAGUNG YOVI DI KELURAHAN DUSUN BANGKO KECAMATAN BANGKO KABUPATEN MERANGIN (Study Kasus Home Industri Pak Sapryamin) Fikriman Fikriman; Alex Julianta; Asminar Asminar
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5803

Abstract

Marning jagung merupakan jenis makanan yang terbuat dari olahan dari jagung yang di jadikan makanan (snack) yang dikonsumsi setelah melalui proses pengolahan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mngetahui saluran pemasaran dan fungsi-fungsi pemsaran yang dilakukan pada tiap lembaga pemasaran Marning Jagung dan menganalisis tingkat efsiensi pemasaran yang diterima masing-masing lembaga pemasaran Marning jagung Yovi di Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin.Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode study kasus (Case Study) dimana penelitian hanya dipusatkan pada objek tertentu dan kesimpulan diambil hanya akan akan berlaku pada objek yang diteliti yaitu tempat industri Marning jagung Yovi di Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin. Sedangkan untuk mengetahui lembaga pemasaran yang terlibat pada pemasaran marning jagung yaitu dengan menggunkan snowball sampling. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis saluran pemasaran, fungsi-fungsi pemasaran dan efisiensi pemasaran.Hasil penelitian menunjukan Saluran pemasaran marning jagung Yovi di Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin terdiri dari 3 saluran yaitu dimana saluran I: Produsen → Konsumen, saluran II: Produsen→ Pedagang Pengecer → Konsumen dan pada saluran III:  Produsen → Pedagang Grosir → Pedagang Pengecer → Konsumen. Pada fungsi pemasaran yang dilakukan oleh setiap lembaga pemasaran marning jagung Yovi meliputi fungsi pertkaran, fungsi fisik dan fasilitas. Ketiga saluran pemasaran Marning Jagung Yovi Di Kelurahan Dusun Bangko Kecamatan Bangko Kabupaten Merangin sudah efisienkarena pada saluran pemasaran I bersifat efisen dengan nilai EP 0%, Saluran pemasara II bersifat efisien dengan nilai EP 3,07% , dan pada saluran III juga bersifat efisien dengan nilai EP 7,23%.
APLIKASI DECANTER SOLID DAN PUPUK SP 36 TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) UMUR 1 BULAN Mahdalena Mahdalena; Nurcholis Majid
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5930

Abstract

Research on application of solid decanter and SP 36 fertilizer on vegetative growth of palm oil seeds (Elaeis guineensis Jacq) age 1 month.  The study was conducted for 12 weeks (3 months) from May - August 2021. The research was carried out in the Agrotechnology Experimental Garden at Widya Gama Mahakam University Samarinda. This research uses The research method used a Randomized Block Design (RAK) with a 4 x 4 factorial experiment consisting of 3 replications. The first factor is P0 = No Treatment (Control), P1 = 75g/polybag, P2 = 100g/polybag, P3 = 125g/polybag. While the second factor is SP-36 fertilizer with: S0 = No Treatment (Control), S1 = 1.5g/polybag, S2 = 2.5g/polybag, S3 = 3.5g/polybag. The expected output is to provide information about the best dose of solid decanter for vegetative growth of falm oil for the community. Provide information about the best SP 36 fertilizer for the vegetative growth of palm oil for the community.
PERANAN HARGA CRUDE PALM OIL PADA KONVERSI HUTAN PRODUKSI DI INDONESIA Adisti Pridananti; vid adrison
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5891

Abstract

Pembukaan hutan untuk perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu latar belakang alih fungsi hutan di Indonesia , khususnya pada hutan produksi konversi (HPK). Tingginya pembukaan hutan untuk perkebunan sawit diindikasikan memberikan dampak negatif terhadap fungsi dan kondisi hutan di Indonesia. Alih fungsi lahan hutan melalui proses pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan sawit menjadi tujuan penelitian dengan menggunakan variabel independen yang mempengaruhi permintaan lahan untuk sawit yaitu harga CPO, tingkat suku bunga, nilai tukar, serta besarnya share industri pengolahan dalam Produk Domestik Bruto (PDB), dan Gross Domestic Product (GDP) dunia. Pelepasan kawasan hutan diestimasi menggunakan model tobit dengan left-ccensored (0) dengan menggunakan data pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan sawit di tingkat provinsi tahun 1995 sampai tahun 2017. Hasil empiris menujukkan bahwa tingkat harga pada lag tertentu secara signifikan mempengaruhi peningkatan  pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan sawit, demikian juga dengan  luas HPK, serta tingkat suku bunga internasional , pertumbuhan ekonomi dunia, dan share indutri dalam PDB secara positif dan signifikan mempengaruhi peningkatan pelepasan kawasan hutan untuk perkebunan sawit. Hasil dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat suku bunga dan nilai tukar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap konversi hutan untuk perkebunan sawit di Indonesia.
ESTIMASI ERODIBILITAS TANAH DAN IDENTIFIKASI JENIS EROSI DI WILAYAH PASCA TAMBANG BATUBARA Sri Sarminah; Uli Artha Gultom; Syamad Ramayana
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5790

Abstract

Teknik penambangan terbuka memiliki banyak dampak negatif yaitu berubahnya kondisi suatu lingkungan dengan penurunan produktivitas tanah, pemadatan tanah, erosi dan sedimentasi, serta terjadinya gerakan tanah atau longsoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harian (sensitivitas tanah terhadap erosi) dan mengidentifikasi jenis erosi di area pasca tambang batubara. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan efektif, pada areal bekas tambang batubara pada land revegetasi tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan metode purposive sampling, Menentukan titik pengamatan sebanyak 10 titik pengamatan. Kemudian observasi dan pencatatan data di lapangan dan analisis laboratorium. Pendugaan erodibilitas tanah dilakukan dengan cara pengambilan contoh tanah, penentuan struktur tanah, permeabilitas tanah pada saat dilapangan, serta penentuan tekstur tanah dan bahan organik untuk dianalisis di laboratorium. Identifikasi erosi dengan mengambil dokumentasi jenis erosi yang mengacu pada referensi dan fakta yang ditemukan pada saat di lapangan. Untuk mengetahui nilai erodibilitas (kepekaan tanah terhadap erosi) menggunakan nomograph (erosibilitas tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai erodibilitas pada land revegetasi tahun 2017 di PT Mahakam Sumber Jaya berkisar antara 0,17-0,26 masuk ke kelas rendah-sedang, hasil identifikasi erosi ditemukan ada 5 jenis erosi yaitu erosi parit, erosi percikan, erosi lembaran, erosi nyata, dan longsor.
UJI EFEKTIVITAS JAMUR Metarhizium anisoplae DAN Beauveria bassiana Bals LOKAL DAN KOMERISIAL TERHADAP HAMA KUTU DAUN (Aphis craccivora) PADA TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Sopialena Sopialena; Abdul sahid; Juita hutajulu
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 21, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v21i1.5939

Abstract

Kutu daun dapat menurunkan kualitas dan kuantitas produk kacang panjang. Penelitian bertujuan untuk melihat efektifitas beberapa jamur entomopatogen (jamur Metarhizium anisopliae lokal, Beauveria bassiana Bals lokal, Metarhizium anisopliae komersial dan Beauveria bassiana Bals komersial) dalam mengendalikan kutu daun Aphis craccivora C.L. Koch.Untuk membandingkan efektivitas jamur entomopatogen  (jamur Metarhizium anisopliae dan Beauveria bassiana Bals) isolat lokal Kalimantan Timur dan isolat komersial.Penelitian dilakukan di lapangan dan di Laboratorium Hama Penyakit Tumbuhan  Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima perlakuan san lima ulangan. Perlakuan yang dingunakan yaitu dengan aplikasi Isolat Beauveria bassiana Bals lokal, Metarhizium anisopliae lokal, Beauveria bassiana Bals komersial, Metarhizium anisopliae komersial. Hasil penelitian menunjukan bahwa jamur entomopatogen (jamur Metarhizium anisopliae lokal, Beauveria bassiana Bals lokal, Metarhizium anisopliae komersial dan Beauveria bassiana Bals komersial) efektif dalam mengendalikan populasi Hama Kutu Aphis craccivora C.L. Koch. dan efektivitas jamur entomopatogen (jamur Metarhizium anisopliae dan Beauveria bassiana Bals) isolat lokal Kalimantan Timur dan isolat komersial tidak berbeda nyata dalam menekan populasi hama Kutu Daun Aphis craccivora C.L. Koch.