cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
PREDIKSI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
PERANAN HUMAN RELATIONS TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN SANGKULIRANG KABUPATEN KUTAI TIMUR Susilawati, Susilawati
PREDIKSI Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.013 KB) | DOI: 10.31293/pd.v4i4.2116

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana Peranan Human Relations terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Sangkuirang Kabupaten Kutai Timur.Penelitian dilakukan terhadap Pegawai di Kantor tersebut melalui dua variabal, yakni Variabel Human Relations dengan indikator Hubungan Formal, Hubungan Non Formal, dan Pemberian Bimbingan dan Pengarahan. Sedang untuk Variabel Motivasi Kerja Pegawai dengan indikator Pemberian Insentif Kesempatan Mengikuti Pendidikan dan Kenaikan Pangkat. Penulis mengadakan penelitian dengan menggunakan kuisioner dan mengadakan uji hipotesis dengan menggunakan rumus Harga Relatif dan mendapatkan hasil bahwa Hubungan antar Pimpinan dan Pegawai berjalan dengan cukup baik.Untuk lebih meningkatkan Motivasi Kerja Pegawai di samping faktor Human Relations, maka faktor-faktor lain perlu mendapat perhatian sehingga Motivasi Kerja Pegawai yang sudah meningkat akan dapat dipertahankan. Dengan Human Relations yang ada di dalam Kantor ini diharapkan Hubungan kerja dapat terus meningkatkan hubungan yang ada.
PERANAN KOORDINASI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KERJA GURU PADA SDN 001 SEKOLAQ DARAT KABUPATEN KUTAI BARAT Torisiantho, Torisiantho
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.945 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2882

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui peranan koordinasi Kepala Sekolah terhadap Efektivitas kerja guru di SDN 001 Sekolaq DaratKabupatenKutai Barat, olehkarenaitumakapenelitimerumuskanhipotesa “DidugaKoordinasi Kepala Sekolah memiliki hubunganterhadap Efektivitas kerja guru di SDN 001 Sekolaq DaratKabupatenKutai Barat”.Waktu pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada bulanAkhir Desember tahun 2015 sampai dengan bulan April tahun 2016 selama 4 (empat) bulan.Metode penelitianpada penelitian ini adalah kuantitatif , data didapatkan melalui pengamatan langsung ke lapangan, wawancara dan menyebarkan kuisioner kepada para narasumberdenganjumlahsampelyaitu20 (dua puluh) responden.Berdasarkan perhitungan korelasi Pearson diketahui terdapat korelasi antara koordinasi kepala sekolah dengan efektivitas kerja guru dengan angka 0,658. Angka ini diinterpretasikan sebagai korelasi yang kuat antara koordinasi dengan efektivitas kerja guru.Sedangkan uji t menghasilkan angka t-test, didapat t-hitung = 3.703. dan t-tabel = 2,101. Dengan demikian t-hitung lebih besar dari t-tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti hipotesis yang diajukan diterima, karena terdapat signifikansi (keberartian) antara koordinasi kepala sekolah terhadap efektivitas kerja guru di SDN 001 Sekolaq Darat Kabupaten Kutai Barat. 
KINERJA OPERATOR PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN KUTAI BARAT Noor, M. Iswan
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.246 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2212

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: Mengetahui kinerja pada operator Program Keluarga Harapan pada Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat.  Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif.  Responden dipilih secara sensus yaitu 5 responden yang merupakan operator PKH pada Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa 1) Kinerja operator PKH pada Dinas Sosial Kabupaten Kutai Barat termasuk dalam kategori sedang.  2) Kinerja tertinggi terjadi pada indikator pengetahuan terhadap tugas, kerjasama, kreatifitas dan upaya pengembangan.  Artinya pegawai mengetahui dengan baik apa tugas yang diberikan kepada mereka.  Mereka juga mampu bekerjasama dengan baik sebagai sebuah tim yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, cukup kreatif dalam mengelola waktu dan memiliki kemauan untuk mengembangkan kemampuan diri. 
PENGARUH LINGKUNGAN FISIK TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DISPERINDAKKOP KABUPATEN KUTAI BARAT Ulinuha, Umrotin
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.384 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.1983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Lingkungan Fisik mempunyai pengaruh  yang positif terhadap Semangat Kerja Pegawai  Pada  Kantor  Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel Lingkungan Fisik dengan variabel Semangat Kerja Pegawai  pada Kantor Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Kutai Barat.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,682 yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan positif diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  4,523.  Hasil ini lebih bear jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,753.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan antara variabel Lingkungan Fisik terhadap Semangat Kerja Pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
PENGARUH PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PEGAWAI PADA KANTOR BAPPEDA KABUPATEN KUTAI BARAT Hendri, Yusuf
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.113 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengembangan sumber daya manusia mempunyai pengaruh yang positif terhadap kompetensi pegawai  pada  Kantor Bappeda Kabupaten Kutai Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel pengembangan sumber daya manusia dengan variabel kompetensi pegawai  pada  Kantor Bappeda Kabupaten Kutai Barat.  Hal ini dapat diketahui dari hasil uji statistik dimana koefisien korelasi (r) adalah sebesar 0,688 yang berarti terdapat hubungan yang kuat dan positif diantara kedua variabel.Sementara itu hasil uji t (t-test) menunjukkan bahwa t empiris yang dihasilkan adalah sebesar  3,873.  Hasil ini jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis t untuk n – 2 adalah 1,721.  Ini berarti terdapat pengaruh yg signifikan antara variabel pengembangan sumber daya manusia terhadap variabel kompetensi pegawai.  Dengan demikian maka dapat dikatakan pula bahwa tujuan penelitian ini dapat tercapai, permasalahan dapat terpecahkan dan hipotesis dapat dibuktikan.
PERAN KEPALA DESA DALAM UPAYA MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA DI DESA SINGA GEMBARA KABUPATEN KUTAI TIMUR Hangkel, Donald
PREDIKSI Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.659 KB) | DOI: 10.31293/pd.v4i4.2104

Abstract

                         Secara garis besar peran dari seorang Kepala Desa meliputi inisiator, motivator, fasilitator dan dinamisator. Namun, peran ini tidak berjalan sebagaimana mestinya yang diidikasikan dengan lambannnya pembangunan dan permasalahan-permasalahan yang dihadi masyarakat yang tidak terselesaikan sesuai dengan harapan.  Peningkatan daya nalar dan daya kritis masyarakat membuat masyarakat semakin berani untuk menyampaikan tuntutannya. Kondisi ini tentunya harus diimbagi oleh pemerintah dengan bersikap lebih responsif dan aspiratif terhadap berbagai tuntutan masyarakat.  Tujuan penelian adalah Mengetahui Peran Kepala Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Desa.  Penelitian ini berjenis ekporatif dengan menggunakan data kuantitatif.  Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian verifikatif  yang bersifat komperatif, yakni penelitian yang membandingkan variabel-variabel bebas.  Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) sebanyak 30 responden Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) sebanyak 30 responden.  Analisis data menggunakan uji Friedman (Friedman Two Way Anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa χ2 = 444.88 dan  χ2 Tabel = 6,251.  Bila dibandingkan dengan χ2, maka χ2 > χ2 Tabel, sehinga Ho ditolak, artinya bahwa Keempat macam peran Kepala Desa mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap Peningkatan Pembangunan Desa.
IMPLEMENTASI TENTANG PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN MUARA WAHAU KABUPATEN KUTAI TIMUR Munalisa, Acri
PREDIKSI Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.993 KB) | DOI: 10.31293/pd.v1i1.2786

Abstract

ABSTRAK ACRI MUNALISA. IMPLEMENTASI TENTANG PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN MUARA WAHAU KABUPATEN KUTAI TIMUR Pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintahan yang efektif dapat memperkuat demokrasi dan hak asasi manusia, mempromosikan kemakmuran ekonomi, mengurangi kemiskinan, meningkatkan perlindungan lingkungan, bijak dalam pemanfaatan sumber daya alam, memperdalam kepercayaan pada pemerintahan dan administrasi publik. Dengan demikian pemerintah Kecamatan dituntut untuk dapat melaksanakan pembangunan dengan dukungan organisasi/ kelembagaan yang handal dan dapat meningkatkan tuntutan masyarakat tersebut. Peningkatan efektifita pelayanan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kemampuan pemimpin, motivasi yang tinggi dari aparat atau pegawai, struktur organisasi yang jelas dan masih banyak faktor lainnya yang dianggap berperan dalam mempengaruhi kinerja aparat. Untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, berbagai sumberdaya baru, baik merupakan sumber daya manusia, sumberdaya financial, maupun sumber daya kelembagaan dalam upaya meningkatkan peranannya di dalam kegiatan social ekonomi. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat juga merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan mengoptimalkan kinerja dalam layanan public secara baik sehigga tidak akan terjadi diskiriminasi dan dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efektifitas pelayanan menjadi perhatian semua perusahaan maupun instansi pemerintahan, hal ini juga terjadi di Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur dalam memberikan pelayanan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan. Dalam rangka untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik dari para aparatur pemerintah, maka pemerintah menerbitkan Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik. Sebagai saran dalam pelaksanaan pelayanan publik Kantor Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur hendaknya benar-benar konsisten berdasarkan pada peraturan yang berlaku dan memberikan pelayanan yang memuaskan masyarakat melaksanakan tugas agar kinerja pelayanan dapat berjalan lebih baik. Kata kunci: Pelayanan publik, Implementasi ===================== ABSTRACT ACRI MUNALISA. IMPLEMENTASI TENTANG PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN MUARA WAHAU KABUPATEN KUTAI TIMUR Public services by effective government can strengthen democracy and human rights, promote economic prosperity, reduce poverty, improve environmental protection, be wise in the use of natural resources, deepen trust in government and public administration. Thus the Sub-district government is required to be able to implement Development with strong organizational / institutional support and can improve the community's demands. Increasing the effectiveness of this service is influenced by several factors, namely the ability of leaders, high motivation of officials or employees, clear organizational structure and many other factors that are considered to play a role in influencing the performance of the apparatus. To improve the welfare of the people, various new resources, both human resources, financial resources, and institutional resources in an effort to increase its role in social economic activities. Increasing service to the community is also an effort to improve the welfare of the community. By optimizing performance in public services well so there will be no discrimination and can be easily understood by the public. Based on the results of the study can be concluded that the effectiveness of the service to the attention of all companies and government agencies, it also happens in Muara Wahau District, East Kutai Regency, in providing services based on established procedures. In order to provide the best quality of service from government apparatus, the government fed the Law. 25 of 2009 concerning public services. As a suggestion in the implementation of public service Muara Wahau District Office of Kutai Timu Regency should be completely consistent based on the applicable regulations and provide satisfactory service of the community to carry out the tasks so that service performance can run better. Keywords: Public service, Implementation
PERANAN KEHADIRAN TERHADAP KEDISIPLINAN PEGAWAI DINAS KESEJAHTERAAN SOSIAL KABUPATEN KUTAI TIMUR Hariyati, Tati
PREDIKSI Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.219 KB) | DOI: 10.31293/pd.v4i4.2151

Abstract

The purpose of this study was to determine the role of presence in the attendance book to discipline members of Aceh in the Department of Social Welfare in the East Kutai Sangata meaning high and low employee discipline allegedly caused the attendance at attendance book that is applied in the office. Therefore, researchers hypothesized, namely "Presumably if the amount of attendance signed by an employee in the high attendance book also shows high employee discipline".Research carried out on employees with two variables, namely the presence of an employee with a proven presence as an independent variable and discipline as the dependent variable. To obtain the data used questionnaire technique presented to 20 employees who constitute the study population, because in this study did not use sampling for the study population or census.Based on statistical analysis with Pearson product moment correlation formula then known price r = 0.589 which is interpreted as a moderate correlation (enough), meaning that there is significance between attendance and discipline employees at the Social Welfare Office in East Kutai. To prove the truth of the hypothesis, the researchers tested the hypothesis by using t-test formula, the test results then know that the confidence level of 0.01 to test one side and 0.02 for two-sided tests turned out t table is = 2.528 while the value t-count = 14.370, which means bigger t-count of the t-table, so that it can be concluded that the hypothesis put forward is accepted or proven, in other words, the presence was instrumental to discipline an employee at the Social Welfare Office at the East Kutai Regency.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN PT.SAWIT KHATULISTIWAPLANTATION KECAMATAN TABANG KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Rigoris, Rigoris
PREDIKSI Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.472 KB) | DOI: 10.31293/pd.v3i3.2191

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan apakah terdapat pengaruh Motivasi Terhadap Semangat Kerja Karyawan PT. Sawit Khatulistiwa Plantation Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan analisis data yang digunakan adalah alat statistik koefisien korelasi  uji Product Moment (pearson) dengan menggunakan program SPSS 17,0 for windows. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah seluruh karyawan PT. Sawit Khatulistiwa Plantation di Kecamatan Damai Kabupaten Kutai Kartanegara berjumlah 196 orang karyawan, mengingat jumlah populasi terlalu besar maka penulis mengambil 50% dari jumlah populasi sebesar 98 orang karyawan. Teknik penarikan sampel dilakukan secara acak dengan memberikan kesempatan (peluang) kepada semua pegawai untuk dijadikan responden penelitian atau dengan kata lain teknik penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hasil analisa data dengan menggunakan uji product Moment dapat diketahui nilai koefisien korelasi r sebesar = 0,549. Selanjutnya  nilai tersebut dicocokakan pada tabel interpretasi menurut ukuran yang konservatif.  Berdasarkan pada tabel interpretasi nilai  (r)  sebesar 0,594 terletak antara 0,400 sampai dengan 0,500 yang termasuk dalam kategori korelasi sedang. Dengan demikian hipotesis kerja (hi) diterima kebenarannya dan menolak hipotesis nol (ho). Hal ini berarti bahrwa terdapat  hubungan atau pengaruh  antara motivasi dengan  semangat  kerja karyawan PT. Sawit Khatulistiwa Plantation di Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil perhitungan yang diperoleh  harga r hitung sebesar 0,549 kemudian dibandingkan dengan harga kritik pada tabel r Produk Moment pada N = 98 dengan taraf signifikansi 95 %  diperoleh harga kritik = 0,202. Hal ini  terbukti dengan : r hitung = 0,549 > r tabel = 0,202  pada σ = 95 %, Dengan demikian dapat dinyatakan  terdapat pengaruh positif antara motivasi  terhadap semangat  kerja  karyawan PT. Sawit Khatulistiwa Plantation di Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara.
ANALISIS SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA BADAN NARKOTIKA KABUPATEN KUTAI TIMUR Hidayat, Sarwono
PREDIKSI Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.336 KB) | DOI: 10.31293/pd.v4i4.1974

Abstract

This study aims to determine and describe the level of employee morale at East Kutai County Narcotics Agency. The approach used in this study is a qualitative descriptive approach. The results showed that all indicators morale has an average value of a good percentage, where the attendance rate of 79.8%, amounting to 86.4% of cooperation, discipline amounted to 82.5%, amounting to 86.7% responsibility and accuracy of 82%. This means that all indicators of morale are in either category. The results showed also that the average value of a variable percentage of morale is 83.5%. Thus it can be concluded that the level of Employee Morale on Narcotics Agency of East Kutai Regency is 83.5% and is included in both categories. This means that the formulation of the problems that exist in this study can be missed.Â