cover
Contact Name
Muhammad Nur Hidayat
Contact Email
jiip@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6281342363639
Journal Mail Official
jiip@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Department of Animal Science, Faculty of Science and Technology of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Jl. HM. Yasin Limpo 36 Samata, Gowa Regency, South Sulawesi, Indonesia. 92113
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan
ISSN : 23550732     EISSN : 27162222     DOI : 10.24252/jiip
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan is a published journal by the Department of Animal Science, Faculty of Science and Technology, Alauddin Islamic University (UIN) Makassar since December 2013. Publish twice a year in June and December, containing the results of research and review of fields of Animal Product Safety, Feed Nutrition and Technology, Livestock Production, Animal Health, Livestock Product Technology, and Livestock Socio-Economic
Articles 186 Documents
Mortalitas Induk dan Anak Sapi Saat Partus Pada Program Inseminasi Buatan (Studi Kasus Program Inseminasi Buatan di Kecamatan Sinjai Barat) Jumriah Syam; Zulfah Nur; Junaidi Junaidi
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.997 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i2.9861

Abstract

Program Inseminasi Buatan (IB) berdampak positip terhadap peningkatan performa sapi lokal. Namun, pemilihan penggunaan straw sapi donor yang tidak memperhatikan kondisi induk sapi lokal, berisiko pada mortalitas induk dan anak sapi saat melahirkan (partus). Penelitian ini bertujuan menemukan bagaimana  tingkat mortalitas induk dan anak sapi saat partus pada Program Inseminasi Buatan (IB) serta penggunaan jenis straw yang menyebabkan mortalitas saat melahirkan (partus). Penelitian menggunakan metode survey studi kasus pada pelaksanaan Program Inseminasi Buata (IB) tahun 2016 -2017 di Kelurahan Tassililu Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai. Populasi penelitian berdasarkan angka Conception Rate (CR) sebanyak 213 ekor, dengan jumlah  sampel 199 ekor. Hasil penelitian menemukan,  tingkat mortalitas induk sapi saat melahirkan (partus) pada tahun 2016 sebesar 9.09 % dan tahun 2017 sebesar 5,61 %, sedangkan kematian anak pada tahun 2016 sebesar 3,63 % dan tahun 2017 sebesar 2,24 %.  Mortalitas induk saat melahirkan (partus) lebih tinggi pada penggunaan straw sapi subtopis, yaitu pada penggunaan straw sapi Limousin dan sapi Simental. Pemilihan dan penggunaan  straw donor yang dideposisikan pada sapi lokal, hendaknya memperhatikan kondisi induk serta pentingnya manajemen pemeliharaan untuk menghindari terjadinya distoskia yang mengakibatkan mortalitas saat melahirkan (partus)
Peran Masyarakat Terhadap Adopsi Inovasi Teknologi dalam Perencanaan Pembangunan Peternakan di Desa Watang Pulu, Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan Khaifah khaifah
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 1 (2018): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.059 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana peranan masyarakat dalam perencanaan pembangunan peternakan menyangkut adopsi teknologi di Desa Watang Pulu Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif  dengan proses FGD (Focus Group Discussion) secara mendalam dengan ketua kelompok tani/ternak dan anggotanya serta tokoh masyarakat dengan membahas tentang masalah yang ada dalam perencanaan peembangunan peternakan yang menyangkut adopsi inovasi teknologi di Desa Watang Pulu Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masalah yang sering melanda peternak yaitu penyakit, kurangnya nutrisi pakan, populasi ternak tinggi sementara tenaga kerja kecil dan fungsi lembaga berwenang yang kurang efektif.  Dari masalah tersebut peneliti memberikan solusi adopsi inovasi teknologi yang berkaitan dengan masalah yang di hadapi peternak di desa tersebut 
Evaluasi Biosecurity Terhadap Kelengkapan Rumah Potong Hewan Tamangapa Kota Makassar Berdasarkan Standar Operasional Prosedur Kesehatan Masyarakat Veterainer Mursidin Mursidin; Jumriah Syam; Astati Astati; Andi Suarda
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 1 (2018): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.016 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biosecurity terhadap kelengkapan Rumah Potong Hewan (RPH/TPH) Tamangapa Kota Makassar berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Rumah Potong Hewan menurut Kesehatan Masyarakat Veterainer (KESMAVET). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, instrumen penelitian yang digunakan berupa kusioner dengan pertanyaan tertutup, wawancara dan pengamatan. Indikator yang digunakan dalam pembuatan kuesioner berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Kesehatan Masyarakat Veterainer. Hasil yang diperoleh dari penelitian tentang evaluasi Biosecurity terhadap kelengkapan Rumah Potong Hewan (RPH/TPH) Tamangapa berada pada tingkat Tidak Terpenuhi (490,1 - 700) dengan  bobot  637 dengan indikator pengukuran yaitu peralatan pemotongan, peralatan penggerek dan penggantung karkas, air bersih dan pakaian kerja lapangan (PKL). Hal ini dapat dilihat dari tidak tersedianya alat penggerek dan penggantung karkas dalam proses pemotongan sehingga tidak menjamin kebersihan dan kontaminasi mikroba terhadap daging yang di produksi, maka hal tersebut sangat tidak sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dalam pencegahan penularan penyakit sehingga seharusnya pihak Rumah Potong Hewan (RPH/TPH) melakukan pengadaan penggantung karkas agar pemotongan daging tidak dilakukan lagi dilantai dan mampu menjamin daging tidak terkontaminasi oleh bakteri patogen yang dapat membahayakan konsumen atau masyarakat yang mengkomsumsinya.
Analisisis Pengaruh Berbagai Variabel Terhadap Kewirausahaan Anggota Kelompok Ternak Binaan Putkati di Sulawesi Selatan Andi Mulia; Andi Suarda
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 5 No 1 (2019): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.5 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v5i1.11256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kompentensi pengaruh berbagai variabel terhadap Kewirausahaan Anggota kelompok Ternak Binaan Putkati di Sul-Sel, dengan  menganalysis dan mengetahui: pengaruh bantuan ternak, pendampingan serta budaya kebersamaan  terhadap perilaku anggota. Penelitian ini dilaksanakan  pada 4 Kabupaten di sulawesi Selatan yaitu Kab. bulukumba, Kab. Polmas, Kab. Mamuju dan Kab. Luwu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dengan menggunakan kuesoiner dan wawancara langsung  80 kelompok ternak atau sebanyak 320 petani peternak binaan Proyek Putkati di Sulsel sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsional sesuai dengan banyaknya jenis kelompok ternakpada setiap kabupaten, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel acak sederhana di 4 kabupaten sebagai lokasi proyek dan sekaligus lokasi penelitian.  Data dianalysis dengan menggunakan Statistik Path Analysis untuk mengetahui besarnya pengaruh  masing-masing  variabel dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa;  bantuan ternak, pendampingan dan budaya kebersamaan berpengaruh terhadap kewirausahaan anggota kelompok ternak binaan Putkati di Sulawesi Selatan. Sedangkan kontribusi terbesar pada pendampingan sebesar 23,5 %.
Uji Organoleptik Bakso Daging Ayam Dengan Filler Tepung Sagu (Metroxylon sago rottb) pada Konsentrasi Berbeda Irmawaty Irmawaty
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 3 No 3 (2017): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.485 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v3i3.9238

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penambahan filler tepung sagu dapat mempengaruhi kualiatas bakso daging ayam dan untuk mengetahui berapa persentasefiller tepung sagu yang paling baik untuk meningkatkan kualitas bakso daging ayam. Penelitian ini menggunakan persentase tepung sagu yang berbeda yaitu 20%, 40% dan 60%. Ujiorganoleptik dilakukan terhadap warna dan tekstur. Data dianalisis dengan menggunakan ujikruskal wilis. Hasil analisis kruskal wilis menunjukkan bahwa penambahan tepung sagu 40 %memberikan pengaruh yang sangat nyata pada taraf (P<0,01) terhadaop warna dan teksturbakso daging ayam.
Peran Stratifikasi Sosial Masyarakat Pedesaan Terhadap Usaha Ternak Sapi Potong (Studi Kasus Di Desa Lompo Tengah Kec. Tanete Riaja Kab. Barru) Mursidin Mursidin; Jumriah Syam
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.44 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i2.9857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana Peran Stratifikasi Sosial Masyarakat Perdesaan Terhadap Usaha Ternak Sapi Potong yang ada di Desa Lompo Tengah Kec. Tanete Riaja Kab. Barru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah FGD (Focus Group Discussion) dimana dalam FGD ini dilakukan proses wawancara secara langsung terhadap masyarakat sekitar serta instansi dan tokoh adat daerah penelitian dengan menggunakan alat interview guide (panduan wawancara). Hasil yang dicapai pada penelitian ini adalah stratifikasi sosial di Desa Lompo Tengah memiliki peranan yang berkaitan dengan harga diri yang merupakan hak yang dimiliki oleh setiap individu karena kedudukannya pada sebuah strata. Salah satu peternak berpendapat bahwa kondisi tentang peran stratifikasi sosial di Desa Lompo Tengah terbilang baik sebab hubungan antara pemimpin dan warga masyarakat khususnya peternak tetap dalam kondisi saling menghargai satu sama lain bahkan dari segi hak-hak yang telah dipenuhi terdistribusi secara merata tanpa melihat derajat dan statusnya. Sedangkan lain hal dengan pendapat pak Yendre, salah satu anggota kelompok tani/ternak di Desa Lompoh Tengah bahwa kelompoknnya kurang menjalin kerjasama, hanya di waktu tertentu saja seperti acara adat dsb. Namun dalam hal peternakan dan pertanian sangat kental bekerja secara induvidu meski mereka dalam sebuah kelompok seperti halnya dalam pemberian sapi potong betina produktif dan bantuan vaksin oleh pemerintah yang jarang didapatkan, hanya yang mendapatkan keluarga dari pemimpin adat atau yang sangat akrab dengan pemimpin adat.
Pengetahuan Peternak Tentang Analisis Finansial Usaha Pembibitan dan Pengelolaan Kotoran Sapi Potong Berbasis Pendampingan Pelatihan di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat Tanrigiling Rasyid; Amrullah T; Sofyan Kasim
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 1 (2018): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.017 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9813

Abstract

Penelitian ini berkontribusi mendeskrepsikan pengetahuan peternak tentang analysis finansial usaha pembibitan, pengelolaan kotoran  ternak sapi menjadi pupuk, dan perpaduan keduanya, sebelum dan sesudah pendampingan pelatihan.Juga menggambarkan tingkat keuntungan dari kedua usaha tersebut yang dikelola oleh peternak. Sampel Penelitian ini menggunakan 10 orang peternak. Data dikumpulkan secara pre-test sebelum pendampingan pelatihan melalui pengisian angket, dan setelah pendampingan pelatihan dilakukan lagi post-test dengan mengisi angket. Nilai tingkat pengetahuan peternak adalah perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan usaha pembibitan dengan pengelolaan pupuk sangat diminati  oleh peternak. Kemudian ketiga usaha yang diteliti menguntungkan baik usaha tunggal maupun usaha perpaduan. 
Profil Malondialdehyde (MDA) dan Kreatinin Itik Fase Layer yang Diberi Minyak Atsiri Garlic Dalam Kondisi Cekaman Panas Andi Mushawwir; N Suwarno; A A Yulianti
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 5 No 1 (2019): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.268 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v5i1.11098

Abstract

Cekaman panas menyebabkan peningkatan radikal bebas. Radikal bebas mampu mengoksidasi PUFA sehingga kadar MDA bertambah serta menyebabkan pemanfatan sumber energy yaitu kreatin fosfat, untuk mendukung kontraksi otot-otot jantung dan otot terkait respirasi dalam mengevaporasikan panas tubuh itik. Kondisi ini berdampak negatif bagi ternak itik. Untuk itu telah dilakukan penelitian untuk mengetahui efek pemberian minyak atsiri untuk menanggulangi sintesis MDA dan kreatinin pada itik. Empat puluh empat ekor itik cihateup berjenis kelamin betina, berumur 25 bulan telah digunakan, dibagi dua kelompok, masing-masing 22 ekor tidak diberi minyak atsiri dan 22 ekor lainnya diberi minyak atsiri 0.5 mL/kg BB per 2 hari. Itik dipelihara selama 2 bulan. Pemberian pakan diatur  215 g/ekor perhari selama penelitian.  Isolasi minyak atsiri dilakukan dengan menggunakan metode penguapan distilasi. Sampel darah dari tiap-tiap ternak dikoleksi pada akhir penelitian, menggunakan tabung venojette ber-EDTA 5 mL. Sampel segera dicentrifuge untuk untuk memperoleh plasma dan hemolisat sel-sel darahnya. Plasma digunakan untuk menganalisis kadar kreatinnya, menggunakan teknik spektrofotometrik mengikuti prosedur kit BIOLABO, France. Hemolisat digunakan untuk menganalisis kadar MDA sampel, dengan teknik spektrofotometrik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa minyak atsiri mampu menghambat sintesis malondialdehyde (MDA) dan kreatinin itik cihateup yang mengalami cekaman panas.
Analisis Pengaruh Penambahan Tepung Isi Rumen Sapi Dalam Ransum Ayam Layer Terhadap Kualitas Putih Telur Andi Suarda; Andi Mulia
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 2 (2018): DESEMBER
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.013 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i2.9834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran sampai sejauh mana pengaruh penambahan tepung isi rumen sapi dalam ransum ayam petelur terhadap kualitas putih telur. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam petelur fase produksi berjumlah 48 ekor, berumur Sembilan bulan, dan strain” super Harco C.P 306” yang berasal dari PT.Charoen Pokhpan Jaya Farm, Jakarta.Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 4 × 2 dengan tiga kali ulangan (Steel and Torrie, 1980). Factor pertama adalah jenis ransom, yang terdiri dari R-1 yaitu ransum  tanpa menggunakan tepung isi rumen sapi, R-2 adalah ransum yang mengandung 2,5 % tepung isi rumen sapi, R-3 adalah ransom yang mengandung 5 % tepung isi rumen sapi, R-4 adalah ransom yang mengandung 7,5 % tepung isi rumen sapi. Sedangkan faktor kedua adalah jenis alas kandang yang terdiri dari Sekam Padi dan Slat. Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah ketebalan kerabang, berat kerabang. Hasil menunjukkan bahwa : 1) penggunaan tepung isi  rumen sapi sampai tingkat 7,5 % didalam ransum ayam petelur tidak memperlihatkan pengaruh yang nyata terhadap berat albumen (putih telur), 2) Interaksi antara jenis ransum dan alas kandang yang digunakan tidak memperlihatkan pengaruh yang nyata terhadap berat albumen (putih telur).
Tingkat Penerapan Biosekuriti Pada Peternakan Ayam Petelur Di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidrap Rasyidah Mappanganro; Jumriah Syam; Chaedar Ali
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan Vol 4 No 1 (2018): JUNI
Publisher : State Islamic University (UIN) Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.681 KB) | DOI: 10.24252/jiip.v4i1.9809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan biosecuriti pada paternakan ayam petelur di Kec. Panca Rijang Kab. Sidrap. Penelitian ini adalah field research(penelitian lapangan), menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey yang fokus pada metode sampel, pengamatan serta wawancara untuk melengkapi data survey. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret - April 2018 di Kec. Panca Rijang Kab. Sidrap.  Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Guttman yaitu untuk mengetahui respon responden yang tegas terhadap dua alternatif.  Komponen biosecuriti yang dinilai meliputi penarapan isolasi, sanitasi dan pengawasan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan isolasi sebesar 61,24%, penerapan sanitasi sebesar77,38%,  dan penerapan pengawasan lalu lintas sebesar 77,06%. 

Page 9 of 19 | Total Record : 186