cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 23 No 1 (2020): JUNE" : 15 Documents clear
DESCRIPTION OF STRUCTURAL OFFICERS STIFIn TEST RESULTS OF UIN ALAUDDIN MAKASSAR Muhammad Amri; Ulfiani Rahman
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i1

Abstract

Abstract:One's leadership is usually influenced by intelligence and personality types that can be obtained through tests. The STIFIn test can describe an individual's intelligence directly as well as someone's personality types. Therefore, this study aims to identify the personality types possessed by structural officers (bureaucracy) at UIN Alauddin Makassar, the characteristics of each STIFIn personality type and the ratio of the number of male and female leaders. The research instrument used was in the form of STIFIn intelligence test. Data were analyzed by quantitative descriptive analysis. The results showed that of the 20 respondents tested, 4 of the 5 STIFIn personialty types were identified namely Thinking, Intuiting, Feeling and Instinct, and none of them were Sensing type. They consisted of 17 men and 3 women. Moreover each type of intelligence and personality has different characteristics. Abstrak:Kepemimpinan seseorang biasanya dipengaruhi oleh kecerdasan dan tipe kepribadian yang dapat diperoleh melalui tes. Tes STIFIn dapat memetakan kecerdasan individu secara langsung sekaligus menjadi tipe kepribadian sesorang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipe-tipe kepribadian yang dimiliki oleh pejabat struktural di UIN Alauddin Makassar, karakteristik dari masing-masing tipe kepribadian STIFIn, serta rasio jumlah pemimpin laki-laki dan perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan, yakni dalam bentuk tes kecerdasan STIFIn. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden yang diuji, diidentifikasi menjadi 4 dari 5 jenis kepribadian STIFIn yaitu Thinking, Intuiting, Feeling dan Insting, dan tidak ada yang bertipe Sensing. Mereka terdiri dari 17 pria dan 3 wanita. Kemudian setiap jenis kecerdasan dan kepribadiaan memiliki karakteristik yang berbeda.
STUDENTS’ INTEREST IN PURSUING EDUCATION: EVIDENCE FROM THE PERSPECTIVE OF LEARNING MOTIVATION AND PARENTS’ SOCIO-ECONOMIC STATUS Mohamad Muspawi; Lusi Anesa
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i13

Abstract

Abstract:This research aimed to find out the effect of learning motivation and parents' socio-economic status on the students’ interest to continue study in master degree at Education Administration Study Program in Jambi University. This research used quantitative approach with survey research design. The population was the students of Education Administration Study Program batch 2015 and 2016 in Jambi University which consisted of 71 students. This study used the entire population as sample to obtain more accurate and reliable data. Closed questionnaire using Likert scale was the instrument of collecting data. The data analysis technique used was descriptive statistical analysis. The findings indicated that there was influence of learning motivation on the students’ interest to continue study in master degree, there was influence of parents' socioeconomic status on the students’ interest to continue study in master degree, and there was influence of learning motivation and parents' socioeconomic status toward the students’ interest to continue study in master degree.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat belajar siswa untuk melanjutkan studi S2 di Program Studi Administrasi Pendidikan Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Administrasi Pendidikan angkatan 2015 and 2016 di Universitas Jambi yang terdiri dari 71 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel untuk mendapatkan data yang lebih akurat dan dapat diandalkan. Kuesioner tertutup menggunakan skala Likert adalah instrumen pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa ada pengaruh motivasi belajar terhadap minat siswa untuk melanjutkan studi di tingkat magister, ada pengaruh status sosial ekonomi orang tua terhadap minat siswa untuk melanjutkan studi di tingkat magister, dan ada pengaruh motivasi belajar dan status sosial ekonomi orang tua terhadap minat siswa untuk melanjutkan studi di tingkat master.
CONTEMPORARY EDUCATION IN AUSTRALIA: WELLBEING EDUCATION AT BALCOMBE GRAMMAR SCHOOL MOUNT MARTHA VICTORIA Lis Safitri
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i4

Abstract

Abstract:Australian schools paid a great attention to the students’ wellbeing at school. This study aimed to explain wellbeing education in Australia with Balcombe Grammar School as a sample of the study. This research was qualitative research using descriptive method. The primary data had been collected through interview, documentation, and observation at Balcombe Grammar School (BGS) Mount Martha, Victoria in 2017. The data had been analyzed using Miles and Huberman framework. The result showed that wellbeing education in Australia was instructed by the Australian Government, organized by the school, and helped by independent institutions named KidsMatter, MindMatters, and CASEL. Balcombe Grammar School had some programs on wellbeing education, such as the golden time, circle time, faith and wellbeing classes, pastoral care classes, and health classes. These programs were not only conducted as part of BGS curriculum but also integrated into the teaching instruction in all of the subjects and daily life at school.Abstrak:Sekolah-sekolah di Australia telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pendidikan wellbeing para siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pendidikan wellbeing di Australia dengan mengambil Balcombe Grammar School sebagai sampel penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilaksanakan dengan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi di Balcombe Grammar School (BGS) Mount Martha, Victoria pada tahun 2017. Data dianalisis dengan model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan wellbeing di Australia diatur oleh Pemerintah Federal Australia, dijalankan oleh masing-masing sekolah, dan dibantu oleh lembaga independen yang bernama KidsMatter, MindMatters, dan CASEL. Balcommbe Grammar School memiliki beberapa program dalam mengembangkan pendidikan wellbeing di sekolah, misalnya golden time, circle time, faith and wellbeing classes, pastoral care classes, dan health classes. Program-program tersebut tidak berjalan secara parsial melainkan terintegrasi di kelas dalam pelajaran lain serta dalam kehidupan keseharian selama jam sekolah berlangsung.
THE EFFECT OF MATHEMATICAL SELF-EFFICACY ON THE STUDENTS' LEARNING OUTCOMES OF TEACHING PRACTICE PLACEMENT (PPL) Sri Sulasteri; Fitriani Nur; Suharti Suharti
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i9

Abstract

Abstract:This study aimed to investigates the effect of Mathematical self-efficacy on the students’ learning outcomes of Teaching Practice Placement (PPL). This research used ex-post-facto with simple paradigm design. The population were 80 students’ Department of Mathematics Education. Sampling technique used was saturated sample so that all the members of the population selected. The instruments used were questionnaire and documentation. The data were analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis. The findings indicate that the average of the students' self-efficacy is 95.66 which is categorized as ‘fair’, the students’ learning outcomes of teaching practice placement is 3.87 which is categorized as ‘A’, and the regression gained through regression testwas Y = 2.359 + 0.016X. Thus, there is significant effect of self-efficacy on the students’ learning outcomes of Teaching Practice Placement.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek self-efficacy matematika pada hasil belajar mahasiswa dari Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Jenis penelitian ini menggunakan ex-post-facto dengan desain paradigma sederhana. Populasi terdiri dari 80 mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh, sehingga semua anggota populasi dipilih. Instrumen yang digunakan terdiri dari kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata self-efficacy siswa adalah 95.66 dengan kategori 'sedang', hasil belajar siswa dari penempatan praktik mengajar adalah 3.87 dengan kategori 'A', dan persamaan regresi diperoleh melalui uji regresi, yaitu Y = 2.359 + 0.016X. Dengan demikian, ada pengaruh yang signifikan dari self-efficacy terhadap hasil belajar mahasiswa dari Praktek Pengalaman Lapangan.
THE USE OF ACTIVE LEARNING METHODS IN LEARNING FIQH SUBJECTAT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Firman Mansir; Tumin Tumin; Halim Purnomo
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i14

Abstract

Abstract:This study discussed about the use of active learning methods in Fiqh learning in Islamic Boarding School. This research used qualitative approach by collecting data through library research. The primary data was articles about active learning methods. Data collection procedures were carried out by collecting various books, articles, theses, and dissertations that discussed about Fiqh subject and Islamic education in Islamic boarding school (pesantren). Research data were analyzed through deductive and inductive process. The result indicated that Active Learning method could be used to teach Fiqh subject in the Islamic Boarding School. The material taught should be appropriated with the Active Learning Method used. By using active learning method, it was expected that the students of Islamic boarding school were engaged, motivated, and interested to learn Fiqh subject.Abstrak:Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode pembelajaran aktif dalam pembelajaran Fiqh di Pondok Pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui penelitian kepustakaan. Data primer adalah artikel tentang metode pembelajaran aktif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan berbagai buku, artikel, tesis, dan disertasi yang membahas tentang mata pelajaran Fiqh dan pendidikan Islam di pondok pesantren. Data penelitian dianalisis melalui proses deduktif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Pembelajaran Aktif dapat digunakan untuk mengajar mata pelajaran Fiqh di Pondok Pesantren. Materi yang diajarkan harus disesuaikan dengan Metode Pembelajaran Aktif yang digunakan. Dengan menggunakan metode pembelajaran aktif, diharapkan para siswa pondok pesantren terlibat, termotivasi, dan tertarik untuk belajar mata pelajaran Fiqh.
IMPROVING COGNITIVE LEARNING OUTCOMES BY USING E-MODULES Dyah Aniza Kismiati
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i5

Abstract

Abstract:This study aims to determine the effect of the use of e-modules in improving student cognitive learning outcomes. This type of research is a Research and Development study with ADDIE model with a nonequivalent pretest-posttest control group design. This product was validated by experts and was also limited to 21 class XI students. The research sample is 2 classes based on purposivesampling technique, class X MIPA 5 as a control class and class X MIPA 1 as an experimental class. The instrument used: a matter of cognitive learning outcomes. Data were analyzed through Independent Sample T-Test and Normalized Gain Score (N-Gain Score). The results showed that the developed E-module had a significant effect on students' cognitive learning outcomes as evidenced by the significance value of 0,000 <α 0.05 and the category of height increase from the N-Gain Score calculation of 0.846.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan e-modul dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan model ADDIE dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Produk ini divalidasi oleh para ahli dan juga diujicobakan secara terbatas pada 21 siswa kelas XI. Sampel penelitian yaitu 2 kelas berdasarkan teknik purposive sampling, kelas X MIPA 5  sebagai kelas kontrol dan kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah soal hasil belajar kognitif. Data dianalisis melalui Independent Sample T-Test dan Normalized Gain Score (N-Gain Score). Hasil  penelitian menunjukkan bahwa E-modul yang dikembangkan berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa yang dibuktikan dengan nilai signifikansi 0.000 <α 0.05 dan kategori peningkatan tinggi dari hasil penghitungan N-Gain Score sebesar 0.846.
CHARACTER-BASED LEARNING AND SELF-DEVELOPMENT TO IMPROVE THE STUDENTS’ CHARACTER EDUCATION Samsinar Samsinar; Fitriani Fitriani
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i10

Abstract

Abstract:This study aimed to describe character-based learning, to identify self-development forms, to find out the application of character education, and to find out whether there was a significant influence between character-based learning and self-development in improving the students’ character education at Islamic Junior High School in Bone Regency. The method used was mixed-method. The sample of this research consisted of 50 students. The instruments used were questionnaire, observation guidelines, interview and document. The findings indicated that the implementation of character education was carried out through inculcating values, exemplary values, facilitation, academic activities, social, and religious activities. The application of self-development activities was done through routine, spontaneous, exemplary, programmed activities and conditioning. The character education was carried out through the application of class-based character education, school culture, and community-based character education activities. Therefore, there was a significant influence between the character-based learning process and self-development activities on improving the students’ character.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran berbasis karakter, mengidentifikasi bentuk-bentuk pengembangan diri, mengetahui penerapan pendidikan karakter, dan mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan antara pembelajaran berbasis karakter dan pengembangan diri dalam meningkatkan pendidikan karakter siswa pada SMP Islam di Kabupaten Bone. Kombinasi metode penelitian kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini terdiri dari 50 siswa. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, pedoman observasi, wawancara dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan melalui penanaman nilai-nilai keteladanan, fasilitasi, dan kegiatan pengembangan akademik, sosial dan keagamaan pada SMP Islam di Kabupaten Bone. Penerapan kegiatan pengembangan diri melalui kegiatan rutin, spontan, keteladanan, kegiatan terprogram dan pengkondisian. Pendidikan karakter dilakukan melalui penerapan pendidikan karakter berbasis kelas, budaya sekolah, dan kegiatan pendidikan karakter berbasis masyarakat. Oleh karena itu, terdapat pengaruh yang signifikan antara proses pembelajaran berbasis karakter dan kegiatan pengembangan diri pada peningkatan karakter siswa.
أنماط تطوير المناهج الدراسية وتنفيذها في التربية الدينية الإسلامية في المدرسة المتوسطة المحمدية 1 ديفوك يوكياكرتا M Sayyidul Abrori; Moh. Solikul Hadi; Abdul Kahfi Amrulloh
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i15

Abstract

ملخص:يهدف هذا البحث الى بحث معين عن أنماط تطوير المناهج وتنفيذها في التربية الدينية الإسلامية في المدرسة المتوسطة المحمدية 1 ديفوك يوكياكرتا. الطريقة المستخدمة في هذا البحث الطريقة الكيفية التي تقع في المدرسة المتوسطة المحمدية 1 ديفوك يوكياكرتا. وطريقة جمع البيانات هي الملاحظة الحزبية والتوثيق والمقابلة مع نائب رئيس المدرسة قسم المناهج المدرسية ومدرس التربية الدينية الإسلامية. وتم تحليل البيانات عن طريق تخفيضها وعروضها وتحقيقها. ونتائج البحث تدل على: الأول، قد أهل تطويرُ المناهج الدراسية في  المدرسة المتوسطة المحمدية 1 ديفوك يوكياكرتا بترتيب تطويرها وورط جميع أعضاء المدرسة. الثاني، معرفة نجاح تطوير هذه المناهج أتاحت لنا فرصة للتعرف على استعداد المدرس فيها. وقد رجع تطويرها إلى ثلاثة جوانب في تطوير المناهج الدراسية : التخطيط والتنفيذ والتقويم التعليمي.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pengembangan kurikulum dan implementasinya dalam Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan mengambil lokasi di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta. Metode pengumpulan data (yang digunakan) adalah observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dan guru Pendidikan Agama Islam. Data dianalisis dengan cara mereduksi, menyajikan, dan memverifikasi/menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, pengembangan kurikulum SMP Muhammadiyah 1 Depok Yogyakarta telah sesuai dengan langkah-langkah atau urutan dalam pembuatan kurikulum dan juga melibatkan semua stakeholder sekolah tersebut. Kedua, mengetahui keberhasilan pengembangan kurikulum tersebut memberi kesempatan bagi kita untuk belajar tentang kesiapan guru. Pengembangan kurikulum tersebut mencakup tiga aspek, yaitu: perencanaan, implementasi, dan evaluasi pendidikan.
THE CORRELATION OF THE LECTURERS’ TEACHING METHODS AND COMPETENCIES TO THE STUDENTS’ LEARNING ACHIEVEMENT Mindani Mindani; Zulvia Trinova; Afni Lindra; Alimir Alimir
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i6

Abstract

Abstract: The lecturers' teaching methods and competencies vary at IAIN Bukittinggi so that it is important to know the correlation of the lecturers’ teaching methods and competencies to the students’ learning achievement at IAIN Bukittinggi. The method used of this research was quantitative method with ex post facto design. This research involved all lecturers and students of IAIN Bukittinggi as population and the sample was consisted of 40 people. The instrument used to collect the data was closed-questionnaire. The data were processed by scoring and inferential analyzing. The finding indicated that most of the lecturers at IAIN Bukittinggi applied lecture, question-answer, discussion, assignment, and problem solving methods. It was also found that the correlation of the lecturers’ teaching methods and competencies to the students’ achievement was only 2.8%. Therefore, there was low correlation of the lecturers’ teaching methods and competencies to the students’ achievement in IAIN Bukittinggi.Abstrak: Metode dan kompetensi mengajar dosen bervariasi di IAIN Bukittinggi sehingga penting untuk mengetahui hubungan antara metode pengajaran dan kompetensi dosen dengan prestasi belajar mahasiswa di IAIN Bukittinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain ex post facto. Penelitian ini melibatkan semua dosen dan mahasiswa IAIN Bukittinggi sebagai populasi dan sampel terdiri dari 40 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner tertutup. Data diproses dengan penilaian dan analisis inferensial. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar dosen di IAIN Bukittinggi menerapkan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan, dan pemecahan masalah. Ditemukan juga bahwa korelasi antara metode pengajaran dan kompetensi dosen dengan prestasi belajar siswa hanya 2,8%. Oleh karena itu, ada korelasi yang rendah antara metode pengajaran dan kompetensi dosen dengan prestasi siswa di IAIN Bukittinggi.
THE IMPLEMENTATION OF CHARACTER EDUCATION IN ISLAMIC BOARDING SCHOOL Nur Hidayat; Dian Andesta Bujuri
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 23 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2020v23n1i11

Abstract

Abstract:The aim of this research was to find out the implementation of character education in Islamic boarding school (Ponpes) of Ibnul Qoyyim in Yogyakarta and Al-Hidayah in Jambi. The method used of this research was qualitative method with case study approach. The data were obtained through interview, observation, and documentation. The research subjects were selected using purposive sampling. Data analysis technique used referred to Miles and Huberman model, namely reducing data, displaying data, and concluding. The findings indicated that there were similar methods applied to teach character education in both Ponpes. Both of them integrated vision, mission, and all activities program into character education values through co-curricular, intracurricular, extracurricular, and habituation. Islamic students (Santri) practiced the values such as religious, politeness, discipline, honest, hard work, independent, responsible, mutual help, tolerant, caring the social environment in daily activities. The minimum control was able to give opportunity for Santri to avoid negative behavior. The character education which was programmed and integrated to all activities in those Ponpes was quite effective to build Islamic students’ character which needed intensive collaboration between parents and society to educate and to control Santri when they were outside Ponpes area.Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pelaksanaan pendidikan karakter di pesantren Ibnul Qoyyim di Yogyakarta dan Al-Hidayah di Jambi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles dan Huberman, yaitu mereduksi data, menampilkan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan metode yang digunakan kedua Ponpes tersebut. Keduanya mengintegrasikan visi, misi, dan program kegiatan ke dalam nilai-nilai pendidikan karakter melalui ko-kurikuler, intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan habituasi. Santri mempraktikkan nilai-nilai seperti agama, kesopanan, disiplin, jujur, kerja keras, mandiri, bertanggung jawab, saling membantu, toleran, peduli terhadap lingkungan sosial dalam kehidupan sehari-hari. Kontrol minimum mampu memberi kesempatan bagi Santri untuk menghindari perilaku negatif. Pendidikan karakter yang diprogramkan dan terintegrasi ke semua kegiatan di Ponpes cukup efektif untuk membangun karakter Santri yang membutuhkan kolaborasi intensif antara orang tua dan masyarakat untuk mendidik dan mengontrol Santri ketika mereka berada di luar wilayah Ponpes.

Page 1 of 2 | Total Record : 15