cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017)" : 25 Documents clear
PERANCANGAN SWITCH OPERATION MODE RECTENNA BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega328 PADA RADIO FM 88 – 108MHz n/a Gunawarman; Rudy Yuwono; Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanen energi atau biasa dikenal dengan sebutan energy harvesting merupakan sebuah alternatif pemanfaatan sumber energi gelombang elektromagnet. Dengan menggabungkan dua perangkat yaitu rectifier dan antenna yang biasa disebut rectenna sebagai perangkat energy harvesting. Pada penelitian ini dirancang satu buah rectenna dan sebuah switch berbasis mikrokontroler ATmega328. Kerja mikrokontroler pada sistem ini adalah sebagai pengendali atau switch otomatis, yang akan menghubungkan antenna pada rectifier ketika radio dimatikan dan menghubungkan antenna pada radio ketika radio dinyalakan.  Rectifier ini dirancang dengan menggunakan 4 buah dioda 1N60 dan 1 buah kapasitor SMD C1206. Antenna yang digunakan pada penelitian ini adalah antenna monopole alumunium yang umumnya digunakan pada radio. Pada switch menggunakan relay module 1 channel yang dikontrol oleh mikrokontroler ATmega328. Kata Kunci:  rectenna, switching, energi elektromagnetik.
PENGARUH BEBAN NONLINIER RUMAH TANGGA TERHADAP TEGANGAN KELUARAN GENERATOR SINKRON SATU FASA PENGUAT SENDIRI Mokhammad Wildan Dahlan; Hery Purnomo; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan generator sinkron satu fasa pada rumah tangga mulai banyak ditemui. Salah satu jenis generator yang sering digunakan adalah generator sinkron satu fasa penguat sendiri. Tegangan generator yang tidak terpantau dan terdistorsi melebihi standar yang telah ditetapkan oleh IEEE 519-1992 dapat membayakan peralatan yang terhubung pada jaringan. Ditambah lagi keberadaan beban nonlinier pada rumah tangga yang dapat memperburuk kualitas tegangan tersebut. Pada penelitian ini dilakukan pengujian tanpa beban untuk mengetahui kualitas tegangan yang dihasilkan oleh generator sinkron satu fasa penguat sendiri. Hasilnya, generator sinkron satu fasa penguat sendiri tanpa filter pasif pada kumparan medan tidak layak digunakan karena telah memiliki THDv sebesar 11,727% dan IHDv terbesar berada pada harmonisa urutan ke-5 sebesar 30,9417%, jauh melebihi standar IEEE 519-1992 dimana batas THDv maksimum adalah 5% dan IHDv maksimum 3%. Pengaruh beban nonlinier terhadap tegangan generator perlu diketahui lebih lanjut. Beban nonlinier yang digunakan adalah motor induksi, lampu hemat energi dan SMPS yang merepresentasikan beban rumah tangga. Hasil dari pengujian beban nonlinier akan dibandingkan dengan beban linier yang diwakili oleh resistor variabel dengan arus beban yang sebanding. Beban linier memperburuk kualitas tegangan, semakin besar arus beban linier semakin tinggi nilai THDv. Beban motor induksi merupakan beban nonlinier yang dapat memperbaiki kualitas tegangan, dapat dilihat dari turunnya THDv menjadi 10,822%. Beban lampu hemat energi merupakan beban nonlinier paling buruk karena menyebabkan THDv naik menjadi 18,221%. Kata kunci: generator sinkron satu fasa penguat sendiri, kualitas tegangan, beban nonlinier
PENGARUH PENGGUNAAN BELITAN TERSIER PADA TRANSFORMATOR HUBUNGAN Y-Y DALAM MENGURANGI HARMONISA Andre Prasetya; Hery Purnomo; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator merupakan peralatan listrik yang sangat berpengaruh besar pada sistem ketenagalistrikan. Transformator dirancang untuk menyalurkan energi dengan rugi-rugi sekecil mungkin. Namun, apabila pada sistem tenaga listrik terdapat harmonisa, maka akan sangat berdampak buruk bagi transformator dan alat-alat listrik lainnya. Pada Gardu Induk, biasanya digunakan transformator hubungan Y-Y dengan penambahan belitan tersier yang terhubung Δ. Belitan tersebut digunakan dengan maksud agar harmonisa pada sistem berkurang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh belitan tersier dalam mengurangi harmonisa baik pada beban seimbang maupun beban tidak seimbang. Pada pengujian yang dilakukan di Laboratorium Mesin Elektrik, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya digunakan motor induksi tiga fasa dan dikopel dengan generator DC shunt sebagai pembebanan seimbang, dan digunakan lampu pijar serta lampu LED yang tersusun paralel dan dihubung Y sebagai pembebanan tidak seimbang. Dari hasil pengujian dan analisis didapatkan bahwa transformator hubungan Y-Y dengan penambahan belitan tersier yang terhubung Δ dapat memperbaiki tegangan tidak seimbang dan mengurangi harmonisa. Untuk keadaan beban seimbang tegangan harmonisa berkurang hingga 4,87 V dan arus harmonisa hingga 0,29 mA, sedangkan pada keadaan beban tidak seimbang tegangan harmonisa berkurang hingga 1,69 V dan arus harmonisa hingga 0,16 mA. Kata kunci: transformator tiga belitan, belitan tersier, harmonisa.
RANCANG BANGUN ROBOT OMNI WHEEL PENGIKUT DINDING Brian Reza Kawalta Tarigan S.; Ponco Siwindarto; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontes Robot Pemadam Api Indonesia merupakan divisi dimana robot memiliki misi mencari dan memadamkan api di arena lapangan berbentuk simulasi interior suatu rumah. Robot yang berhasil menemukan dan memadamkan api tercepat dinyatakan sebagai pemenang. Sehingga diperlukan sebuah mekanik yang dapat bermanuver dan bernavigasi dengan cepat. Dalam penelitian ini robot  Omni Wheel yang diciptakan menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560 dengan spesifikasi dimensi robot yakni panjang 21 centimeter, lebar 23 centimeter, dan tinggi 17 centimeter dengan menggunakan roda sebagai penggeraknya. Roda yang digunakan adalah jenis Omni Wheel dengan platform segitiga dimana pemasangan antar omni wheel berjarak 120o dengan menggunakan motor DC brushed sehingga Robot dapat bergerak ke segala arah tanpa memutar badan robot terlebih dahulu. Pengujian ini dilakukan hanya dengan bernavigasi lurus sejauh 7 meter sehingga Sistem Navigasi yang digunakan yakni metode Wall Following dengan penggunaan sensor ultrasonik PING))) sebagai pembacaan jarak. Hasil pengujian jarak sensor ultrasonik PING))) memiliki rata-rata kesalahan pengukuran sebesar 0,568 cm. Untuk hasil pengujian keseluruhan sistem dimana waktu rata-rata dari 40 kali percobaan mengikuti dinding sepanjang 7 meter adalah 13,7225 detik dengan rata-rata keseluruhan osilasi sebesar 15,572 cm. Kata kunci : Arduino Mega 2560, Platform Omni Wheel, PING))), Wall Following
PERENCANAAN LAMPU PENERANGAN JALAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA Ahmad Fajar Robiyanto; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu penerangan jalan adalah lampu penerangan yang bersifat publik dan biasanya sengaja dipasang diruas jalan maupun tempat-tempat tertentu seperti taman dan tempat umum lainnya. Fungsi dari penerangan jalan adalah menghasilkan kekontrasan antara obyek dan permukaan jalan, sebagai alat bantu navigasi pengguna jalan, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari serta memberikan keindahan lingkungan. Beberapa jalan di Universitas Brawijaya masih belum memiliki lampu penerangan jalan umum yang sesuai dengan standar SNI yang telah ditetapkan. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu perencanaan penerangan jalan umum di lingkungan Universitas Brawijaya. Dari hasil perhitungan, maka tinggi tiang untuk jalan lokal adalah 7 meter dengan sudut kemiringan stang ornamen 19,65˚ dan jenis lampu LED 70 watt sebanyak 106 unit. Pada beberapa titik menggunakan panel surya sebagai sumber listrik dengan menggunakan lampu LED 50 watt 2 baterai 100 AH dan 3 panel surya (2 penel surya 200Wp dan 1 panel surya 100 Wp) untuk setiap lampu yang menggunakan panel surya. Panel surya tidak dapat digunakan pada semua LPJU karena gedung-gedung di Universitas yang setiap tahunnya mengalami perkembangan. Sehingga panel surya hanya di tempatkan pada tempat-tempat yang mendapatkan cahaya matahari secara maksimal. Kata Kunci - lampu penerangan jalan, panel surya, daya
PERANCANGAN SISTEM ELECTROMYOGRAPHY (EMG) SEBAGAI PENGGERAK JARI ROBOT Rizki Firmansyah; Ponco Siwindarto; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan untuk dapat hidup normal dengan memiliki anggota badan yang lengkap adalah kebutuhan semua manusia. Namun tidak semuanya beruntung memiliki karunia tersebut. Tidak sedikit diantara kita yang terlahir tidak sempurna atau dalam hidupnya mengalami kejadian yang menyebabkan kehilangan anggota badan. Jari adalah salah satu anggota badan yang memiliki peranan vital untuk melakukan tugas-tugas dasar seperti menggenggam, makan, menulis, dll. Otot penggerak jari-jari tangan manusia adalah otot flexor digitorum superficialis yang terletak pada bagian lengan atas. Meskipun sudah kehilangan jari-jari, namun otak kita masih mampu melakukan gerakan kontraksi dan relaksasi pada jaringan otot tersebut. Alat ini bekerja atas teori tersebut. Dengan membaca sinyal otot flexor digitorum superficialis yang kemudian dikondisikan agar dapat diproses oleh mikrokontroler untuk menggerkkan jari-jari robot. Dari pengujian yang dilakukan, sinyal otot yang dibaca sudah dapat diterjemahkan menjadi gerakan jari-jari robot dengan tingkat keberhasilan 100%. Rerata waktu respon untuk kondisi kontraksi sebesar 0,28 detik dan untuk kondisi relaksasi sebesar 0,79 detik. Kata kunci: Electromyography, Flexor digitorum superficialis, Jari-jari robot.
Rancang Bangun Buck-Boost Converter Sebagai Konverter Perbaikan Faktor Daya M. Dhia Ul Falah; n/a Soeprapto; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar sumber listrik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari sumber jala-jala PLN. Sumber jala-jala listrik ini digunakan untuk mencatu beban listrik yang beraneka ragam. Karena beban yang bermacam-macam yang ditanggung oleh sumber jala-jala, maka faktor daya yang dihasilkan akan menjadi rendah. Untuk mengatasi faktor daya yang rendah, perlu dilakukan suatu upaya perbaikan faktor daya. Pada umumnya, perbaikan faktor daya dilakukan dengan menggunakan kapasitor bank yang dipasang secara paralel dengan beban. Namun seiring berkembangnya konverter elektronika daya, maka perbaikan faktor daya dapat dilakukan dengan menggunakan konverter elektronika daya. Salah satu konverter elektronika daya yang dapat digunakan untuk perbaikan faktor daya yaitu buck-boost converter. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat membuat buck-boost converter yang dapat digunakan untuk perbaikan faktor daya sehingga faktor daya yang dihasilkan menjadi lebih tinggi. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian keseluruhan sistem sebanyak dua kali. Pengujian yang pertama yaitu pengujian tanpa menggunakan buck-boost converter dan pengujian yang kedua yaitu pengujian dengan menggunakan buck-boost converter. Hasil kedua pengujian tersebut akan dibandingkan dan selanjutnya akan dianalisis serta diambil kesimpulan dari kedua pengujian tersebut. Dari hasil pengujian, didapatkan perbaikan faktor daya sebesar 0,14 dan kompensasi daya reaktif sebesar 27,4014 VAR. Kata kunci— daya, faktor daya, perbaikan faktor daya, buck-boost converter
PENGENDALIAN SUHU TUBUH PADA SLEEPING BAG MENGGUNAKAN KENDALI PID M. Hadafi Maulana I.; Erni Yudaningtyas; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia yang merupakan mekanisme untuk memulihkan tubuh dan fungsinya, memelihara energi dan kesehatan, memiliki manfaat untuk memulihkan tubuh baik secara fisik maupun emosional serta diperlukan untuk bertahan hidup. Karena pentingnya fungsi tidur manusia perlu memperhatikan faktor yang mempengaruhi kualitas tidur. Dan faktor yang paling berpengaruh pada kualitas tidur adalah suhu ruangan . Suhu ruangan berpengaruh pada kualitas dan kenyamanan tidur. Karena Suhu ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin seringkali menyebabkan seseorang gelisah Keadaan ini akan mengganggu tidur seseorang. Apalagi saat tidur di alam terbuka,suhu yang terlalu dingin dapat menyebabkan seseorang terkena Hipotermia dan kualitas tidur terganggu. Hipotermia adalah suatu kondisi dimana mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan untuk mengatasi tekanan suhu dingin.Sesorang dapat dikatakan hipotermia jika suhu tubuh di bawah 34 oC. Pentingnya menjaga suhu tubuh manusia di keadaan normal. Di katakan normal jika Suhu mereka antara (36,8-37,8)oC. Oleh karena itu dibuatlah suatu alat berupa sleeping bag penghangat suhu tubuh dengan menggunakan kontroler PID berbasis Arduino untuk mengatasi masalah Hipotermia saat tidur di alam terbuka. Pada penggunaan kontroler PID didapatkan nilai parameter Kp= 101.5, Ki= 25.35, dan Kd= 10, sehingga dapat mempercepat sistem untuk mencapai keadaan steadystate sesuai dengan setpoint yang telah ditentukan berupa suhu 38oC . Kata Kunci: Sleeping Bag Penghangat, Solusi Hipotermia, Kontroler PID, Ziegler Nichols 1
MONITORING RUANGAN BERBASIS IOT Bagus Ari Prabowo; Adharul Muttaqin; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang dalam kesehariannya selalu terhubung dengan lingkungan sekitarnya. Keadaan lingkungan akan mempengaruhi setiap aktivitas yang dilakukan seseorang. Untuk memperoleh kinerja yang optimal maka dibutuhkan ruang yang mendukung aktivitas orang di dalamnya. Pengaturan kondisi ruangan diperlukan untuk mencapai kondisi ideal untuk melakukan aktivitas. Penggunaan peralatan untuk melakukan pengaturan ini menyebabkan meningkatnya konsumsi energi pada suatu bangunan. Penggunaan peralatan yang tidak diperlukan akan menambah konsumsi energi sehingga terjadi pemborosan. Untuk mengurangi tingkat pemborosan energi pada sistem pengatur kondisi ruangan maka diperlukan sebuah sistem monitoring kondisi ruangan yang realtime. Pada artikel ini akan dibahas mengenai sistem monitoring kondisi ruangan berbasis IoT sebagai alat monitoring realtime. Data monitoring ditransfer ke server layanan web ‘thingspeak.com’ melalui media internet dalam jaringan Wi-Fi.  Kondisi ruangan meliputi suhu, kelembaban dan intensitas cahaya dibaca menggunakan sensor dan diolah menggunakan mikrokontroler kemudian ditampilkan dalam bentuk grafik data melalui web browser.  Hasil pembacaan sensor suhu, kelembaban dan cahaya memiliki error 0,63 % dan 3,51 % dan 1,12 % Terhadap alat ukur referensi. Kata Kunci : Kondisi ruangan, monitoring, IoT, Wi-Fi
PENGONTROLAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA BUDIDAYA SEMUT RANGRANG MENGGUNAKAN KONTROL LOGIKA FUZZY Puguh Sasi Rizky Ramadhan; Erni Yudaningtyas; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin berkembangnya teknologi saat ini memberikan dampak positif pada perkembangan dunia elektronik khususnya di bidang sistem kontrol.Pada saat  ini banyak teknologi yang  telah  menggunakan alat  otomatisasi kontrol.Hal tersebut disebabkan oleh  keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan mendapatkan fasilitas kemudahan dan efisiensi dalam berbagai macam hal.Semut rangrang (Oechophylla smaragdina) merupakan semut dengan ukuran cukup besar yang memiliki kemampuan dalam membentuk anyaman untuk sarangnya. Serangga ini bersifat teritorial sehingga biasa dimanfaatkan sebagai pengendali hama, selain sebagai agen pengendali hayati semut rangrang juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, yaitu sebagai penghasil kroto (larva semut rangrang) yang digunakan para penghobi burung sebagai pakan ternaknya. Selama ini kebutuhan kroto masih mengandalkan tangkapan secara tradisional di alam bebas. Pencarian kroto di alam tidak selamanya memenuhi kebutuhan masyarakat terutama saat musim penghujan sedangkan permintaan di pasaran sangat tinggi, dengan demikian tidak salah jika permintaan sangat banyak dan jumlah kroto yang ada di pasaran habis dengan cepat. Selama ini banyak peternak kroto yang mengalami kegagalan panen karena cuaca yang tidak menentu, maka penulis merancang sebuah alat pengontrol suhu dan kelembaban pada budidaya semut rangrang dengan menggunakan control logika Fuzzy.Pada pengujian keseluruhan sistem ditentukan nilai setpoint sebesar 250C dan didapatkan parameter kontrol Time Delay (Td) = 4,5 menit, Time Rise (Tr) = 7,2 menit, Time Peak (Tp) = 9 menit, Time Settling (Ts) = 11 menit. Kata Kunci—Semut Rangrang, Fuzzy, Suhu, Kelembapan.

Page 1 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue