cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
DESAIN DAN SIMULASI DC-DC CONVERTER DENGAN BUCK CONVERTER UNTUK APLIKASI PADA BEBAN 7W Yudhistira Rizal Firmansyah; Lunde Ardhenta; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada era modern ini hampir semua sistem perangkat elektronik membutuhkan sumber tegangan DC. Tegangan DC banyak digunakan pada sistem elektronika yang bertegangan rendah hingga sistem kelistrikan bertegangan tinggi. Termasuk untuk motor listrik DC, penjejak dayamaksimum (MPPT), pengisian baterai, dan lain sebagainya. Oleh karena itu penggunaan sistem catudaya DC memerlukan sistem yang mampu mengkonversikan tegangan DC dari suatu tingkat tegangan DC ke dalam bentuk tingkat tegangan DC yang lain. Pada dunia industri sistem konversi DC banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi sistem. DC-DC konverter memiliki masukan tegangan DC dan keluaran berupa tegangan DC. Tegangan keluaran dapat lebih besar atau pun lebih kecil dari tegangan masukannya. Buck converter digunakan untuk menurunkan tegangan masukan yang besar menjadi tegangan keluaran yang lebih kecil. Konverter jenis ini digunakan untuk memberikan tegangan pada suatu beban yang membutuhkan tegangan yang lebih kecil dari sumber DC yang dimiliki. Rangkaian buck-converter yang disimulasikan dan diuji secara eksperimental pada penelitian ini didesain menggunakan perhitungan matematis untuk bekerja pada mode CCM, dan memenuhi kebutuhan beban 7W-12V, dengan tegangan masukan DC sebesar 18,4V. Hasil uji eksperimentaldengan memberikan tegangan DC konstan 18,4 dan sinyal PWM dengan duty cycle sebesar 65% akan menghasilkan nilai tegangan, arus,dan daya keluaran yang nilainya mendekati hasil simulasi. Sehingga, rangkaian yang didesain bisa diterapkan untuk aplikasi beban 7W-12V.Kata Kunci :DC-DC converter, Buck-converter, Step-down converter.AbstractMost electronic devices systems require DC voltage source. DC voltage is widely usedin low-voltage electronic systems to high-voltage electrical systems. This includes DC electric motors, maximum power tracking (MPPT), battery charging, and so on. Therefore, the use of DC powersupply system requires a system capable of converting DC voltage from one DC voltage level intoanother DC voltage level. In the industrial world, DC conversion systems are widely used to increase efficiency.The DC-DC converter has a DC voltage input and a DC voltage output. The output voltage canbe greater or less than the input voltage. Buck converter is used to reduce a large input voltage to a smaller output voltage. This type of converter is used to provide a voltage to a load that requires a smaller voltage than the DC source it has. The buck-converter is simulated and tested experimentally in this study. The converters is designed using mathematical calculations to work in CCM mode, and fulfills the load requirement of7W-12V. DC input voltage of 18.4 V and PWM signal with duty cycle of 65% applied for experimental testing. It will produce voltage, current, and power values ​​that are close to the simulation results.Thus, the designed buck converter circuit can be applied to 7W-12V load applications.Keywords : DC-DC converter, Buck-converter, Step-down converter.
PENGONTROLAN SUHU AIR KOLAM PEMBUDIDAYA BIBIT IKAN PATIN MENGGUNAKAN FUZZY LOGIC CONTROL DENGAN METODE MAMDANI Alvi Kusuma Wijaya; n/a Rahmadwati; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKElement heater chromalox pada alat kontrol suhu air kolam berfungsi untuk memanaskan suhu air kolam sehingga suhu kolam dapat berubah sesuai dengan yang diinginkan. Menyalakan heater secara langsung dapat menyebabkan tidak akuratnya suhu air kolam yang dipanaskan. Pengontrolan tegangan yang digunakan oleh element heater chromalox pada alat pengontrol suhu kolam bertujuan agar suhukolam dapat sesuai dengan yang diinginkan. Digunakanlah kontrol logika Fuzzy untuk mengurangi kesalahan pemanasan air kolam pada alat kontrol suhu air kolam. Kontrol logika Fuzzy yang digunakanadalah metode mamdani dengan beberapa tahap, yaitu fuzzifikasi, kaidah atur (Rule-Base) dan inferensi, dan defuzzifikasi. Metode fuzzifikasi yang digunakan adalah metode max-min sedangkan pada defuzzifikasi menggunakan metode center of gravity. Hasil dari respon secara keseluruhan sistem adalah suhu air kolam sesuai dengan yang diinginkan.Kata Kunci: Kontrol Logika Fuzzy, Alat Kontrol Suhu air, Sistem Pengontrolan panasABSTRACTThe chromalox heater element on the pool water temperature controller functions to heat thepool water temperature so that the pool temperature can change as we want. Turning on theheater directly can cause inaccurate temperature of the heated pool water. The control of thevoltage used by the chromalox heater element on the pool temperature controller aims to makethe pool temperature as we want.Fuzzy logic control is used to reduce pool water heating errors on pool water temperaturecontrollers . The Fuzzy logic control used is mamdani method with several stages, namelyfuzzification, rules (Rule-Base) and inference, and defuzzification. The fuzzification method usedis the max-min method while the defuzzification method uses the center of gravity. Result ofresponse the overall system is the pool water temperature as desired.Keywords: Fuzzy Logic Control, Water Temperature Control, Heat Control SysteM
RANCANG BANGUN MOODLEBOX BERBASIS RASPBERRY PI SEBAGAI MODUL BELAJAR DARING PADA DAERAH TERTINGGAL Muhammad Naufal; Sigit Kusmaryanto; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—-Jurnal ini berisikan tentang perancangan sistempembelajaran daring Moodlebox berbasis Raspberry Pi yangmenggunakan Apache JMeter, Homedale dan iPerf3 untukpengujian. Sistem ini dapat digunakan untuk daerah yangtidak memiliki koneksi internet dan listrik. Parameter-parameter jaringan yang dianalisa yaitu bandwidth,throughput, persentase error, RSSI WiFi, waktu respon,besar pengiriman dan penerimaan data.Kata Kunci—Raspberry Pi, Moodle, Moodlebox, WiFi, E-LearningAbstract--This journal contains the design of the Raspberry Pi-based Moodlebox online learning system that uses Apache JMeter, Homedale and iPerf3 for testing. This system can be used for areas that do not have internet connection and electricity. The network parameters analyzed are bandwidth, throughput, error percentage, RSSI WiFi, response time, the amount of data sending and receiving.Keywords—Raspberry Pi, Moodle, Moodlebox, WiFi, E-Learning 
DESAIN DAN IMPLEMENTASI ALGORITMA PENGONTROLAN PERCEPATAN DAN PERLAMBATAN PADA ROBOT STERILISASI RUANGAN BERBASIS SINAR UV Naufan Rikza Ahmada; Waru Djuriatno; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKVirus SARS-CoV-2 sudah meluas penyebarannya hingga menginfeksi tenaga medis yang merupakan garis depan dalam penangananan virus ini. Hal ini memotivasi penulis untuk membuat sebuah karya CDP dengan judul “ Robot Sterilisasi Ruangan Berbasis Sinar UV sebagai Pencegahan Penyebaran Covid-19” yang sudah mencapai tahap implementasi dan uji coba. Salah satu uji coba yang dilakukan adalah uji coba percepatan robot. Hasil uji coba menunjukan bahwa terjadi kenaikan percepatan secara signifikan hingga 1,9 m/s2 dan perlambatan hingga -0,76 m/s2 dalam waktu yangcukup singkat. Kenaikan percepatan dan perlambatan yang sangat signifikan ini disebabkan oleh penggunaan kontrol On Off untuk mengatur nilai duty cycle PWM pada motor sehingga terjadi perubahan kecepatan secara drastis Hal tersebut dapat memicu terjadinya momen inersia yang cukup besar yang dikhawatirkan akan menyebabkan robotter guling. Penulis merancang dan mengimplementasikan algoritma untuk mengontrol percepatan dan perlambatan pada robot. Algoritma memiliki spesifikasi seperti: Menyesuaikan dengan perubahan nilai duty cycle maksimal yang sewaktu waktu dapat diubah oleh pengguna melalui Web app, Algoritma mampu mengambil data array dan mengkoonversi nilai setiap 10 ms, Mampu melakukan pemetaan duty cyle PWM dengan bentuk sigmoid, Mampu mengurangi nilai percepatan dari keadaan diam atau dutycyle 0% menuju kecepatan maksimal atau dutycycle maksimal, dan Mampu mengurangi nilai perlambatan dari bergerak dengan dutycycle maksimal menuju keadaan diam atau dutycyle 0%. Hasil pengujian menunjukan bahwa Algoritma dapat rancang dengan cara: menentukan persamaan sigmoid, menentukan waktu interval pengambilan data, melakukan pencarian nilai – nilai persamaan sigmoid, menentukan persamaan konversi nilai array menjadi dutycycle pada pengontrolan percepatan dan perlambatan, menetukan persamaan perhitungan nilai k, dan terakhir dilakukan implementasi menggunakan bahasa pemrograman. Algoritma juga mampu memetakan nilai dutycyle dalam bentuk sigmoid untuk pengontrolan percepatan dan sigmoid terbalik untuk pengontrolan perlambatan. Waktu pengambilan data dan pengkonversian sudah berjalan setiap 10 ms sekali. Algoritmajuga mampu mengurangi nilai percepatan hingga 0,98 m/s 2 , serta mengurangi nilai perlambatan hingga -0,582 m/s 2 .Kata kunci: percepatan, perlambatan, persamaan sigmoid, timer, dutycycle, algoritmaABSTRACTThe SARS-CoV-2 virus has spread to infect medical personnel who are at the forefront of handling this virus. Thismotivated the author to create a CDP work with the title " UV Light-Based Room Sterilization Robot as Prevention ofthe Spread of Covid-19" which has reached the implementation and trial stage. One of the trials conducted was therobot acceleration test. The test results show that there is a significant increase in acceleration up to 1.9 m/s2 and adeceleration up to -0.76 m/s2 in a fairly short time. This very significant increase in acceleration and deceleration iscaused by the use of the On Off control to adjust the PWM duty cycle value on the motor so that there is a drasticchange in speed. The author designs and implements an algorithm to control the acceleration and deceleration of therobot. The algorithm has specifications such as: Adapting to changes in the maximum dutycycle value which can bechanged at any time by the user via a Web app, The algorithm is able to retrieve array data and convert values ​​every 10ms, Able to perform PWM duty cycle mapping in sigmoid form, Able to reduce acceleration values ​​from rest or 0% dutycycle to maximum speed or maximum duty cycle, and Able to reduce the deceleration value from moving with maximumduty cycle to rest or 0% duty cycle. The test results show that the algorithm can be designed by: determining thesigmoid equation, determining the time interval for data retrieval, searching for the values ​​of the sigmoid equation,determining the conversion equation for the array value into a dutycycle for controlling acceleration and deceleration,determining the equation for calculating the value of k, and finally doing this. implementation using a programminglanguage. The algorithm is also able to map the duty cycle values ​​in the form of sigmoid for acceleration control andinverted sigmoid for deceleration control. The data retrieval and conversion time is running every 10 ms. The algorithmis also able to reduce the acceleration value to 0.98 m/s2, and reduce the deceleration value to -0.582 m/s2 .Keywords: acceleration, deceleration, sigmoid equation, timer, dutycycle, algorithm
PEMODELAN MOTOR UNIVERSAL AC DENGAN POLA BEBAN MESIN CUCI Binastya Prayogo Gumelar; Moch Rusli; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPemodelan merupakan cara yang dapat digunakan untuk mengetahui, menganalisa, dan membantu menentukanperlakuan paling tepat, serta memungkinkan untuk mencari celah rekayasa terhadap benda yang dimodelkan. Padakasus yang diangkat dalam dokumen ini digunakan untuk menentukan perlakukan serta mengetahui karakteristikmotor universal AC yang digunakan pada mesin cuci. Proses pencucian pada mesin cuci otomatis memiliki banyaktahapan contohnya: wash dan spin. Wash merupakan proses pencucian dimana pakaian dengan air dan deterjenkemudian tabung diputar pelan. Proses ini menyebabkan pembebanan pada motor universal disebabkan oleh pakaiandan air, yang digambarkan sebagai beban konstan pada simulasi MATLAB. Proses spin merupakan proses pemerasan air dari pakaian yang diolah setelah suatu proses cuci selesai untuk mempersiapkan proses berikutnya dengan caramemutar tabung cuci dengan kecepatan tinggi, memanfaatkan gaya sentrifugal yang terjadi pada benda putar. Tentu,pada proses pencucian diperlukan kecepatan konstan untuk mendapat hasil terbaik. Namun pada penelitian ini,kecepatan tidak akan dipertahankan pada level tertentu tetapi, tahanan luar motor diaplikasikan untuk menjagategangan tetap pada nilai tertentu untuk diamati perubahan kecepatan, torsi, dan arus pada motor universal AC tersebut.Kata kunci : Pemodelan, motor universal, pola beban mesin cuciAbstractModeling is a way that can be used to find out, analyze, and help determine the most appropriate treatment, and itis also possible to find engineering gaps in the object being modeled. In the case raised in this document, it is used todetermine the treatment and determine the characteristics of the universal AC motor used in washing machines. Thewashing process on an automatic washing machine has many stages, for example: wash and spin. Wash is a washingprocess where clothes are washed with water and detergent then the tube is rotated slowly. This process causes a loadon the universal motor caused by clothing and water, which is described as a constant load in the MATLAB simulation. The spin process is a process of squeezing water from processed clothes after a washing process iscomplete to prepare for the next process by rotating the washing tube at high speed, utilizing the centrifugal force thatoccurs on the rotating object. Of course, the washing process requires a constant speed to get the best results.However, in this study, the speed will not be maintained at a certain level, but the external resistance of the motor isapplied to keep the voltage at a certain value to observe changes in speed, torque, and current on the AC universalmotor.Keywords : Modelling, universal motor, washing machine load variation
SISTEM IOT PADA ROBOT STERILISASI RUANGAN BERBASIS SINAR UV Bram Ainur Rochman; Waru Djuriatno; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKCOVID-19 merupakan virus yang berbahaya dan dapat mengifeksi siapapun tidak terkecuali tenaga medis. Penularan COVID-19 tidak hanya melalui udara tetapi juga melalui droplet yang menempel pada permukaan benda mati. Oleh karena itu pada penelitian ini telah dirancang sistem IoT Robot Sterilisasi Ruangan. Sistem ini diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran COVID-19 pada tenaga medis karena bersentuhan langsung dengan droplet pasien COVID-19. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32-CAM dan menggunakan protokol komunikasi websocket. Protokol komunikasi websocket merupakan protokol komunikasi full-duplex sehingga sistem yang dibuat memiliki latency yang relatif kecil. Dari hasil pengujian didapatkan nilai delay transmisi data rata- rata waktu tercepat adalah 227ms dan rata- rata waktu terlama adalah 270ms.Kata kunci : Robot,Sterilisasi, Websocket, Internet of ThingsABSTRACTCOVID-19 is a dangerous virus and can infect anyone, including medicalpersonnel. The transmission of COVID-19 is not only through the air but also throughdroplets attached to the surface of inanimate objects. Therefore, in this study, the RoomSterialization Robot IoT system will be designed. This system is expected to be able toreduce the spread of COVID-19 to medical personnel due to direct contact with dropletsof COVID-19 patients. This system uses an ESP32-CAM microcontroller and uses awebsocket communication protocol. The websocket communication protocol is a full-duplex communication protocol so that the system created has a relatively small latency. From the test results, the fastest time data transmission delay is 196ms and the longesttime is 458ms.
RANCANG BANGUN JARINGAN HOTSPOT PADA MUSHOLLA BABUL HIDAYAH DESA JAMBEARJO, KEC. TAJINAN KAB. MALANG Hilmi Setyawan Aji; Sigit Kusmaryanto; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPandemi COVID-19 yang terjadi selama setahun terakhir ini mengganggu kegiatan aktivitas masyarakat Desa Jambearjo, Kabupaten Malang. Salah satu pihak yang terdampak yaitu siswa dan siswi di Desa Jambearjo. Ditutupnya sekolah mengharuskan untuk dilakukannya pembelajaran secara daring. Keterbatasan jaringan seluler pada daerah ini diyakini menghambat para siswa dalam mengakses internet, pembelajaran daring, video streaming, dan akses informasi lainnya. Dengan adanya pembangunan Jaringan Hotspot sebagai infrastruktur jaringan internetdapat membantu siswa dan siswi untuk melakukan belajar dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancang bangun jaringan hotspot pada Musholla Babul Hidayah serta dilakukannya pengujian performansi jaringan tersebut serta dapat dijadikan referensi untuk pengembangan lebih lanjut.Kata Kunci: Musholla Babul Hidayah, Desa Jambearjo, HotspotABSTRACTThe COVID-19 pandemic that has occurred during the past year has disrupted people activities inJambearjo Village, Malang Regency. One of the parties affected were students in Jambearjo Village. With the closure of this school, students are learning online from home. The limitation ofthe cellular network in this area is believed prevent students from accessing the internet, onlinelearning, streaming video, and accessing other information. With the development of the Hotspot Network as an internet network infrastructure, it can help students and students learn from home.This study aims to design a hotspot network at the Babul Hidayah Musholla and to test thenetwork's performance and can be used as a reference for further development.Keywords: Babul Hidayah Mosque, Jambearjo Village, Hotspot
RANCANG BANGUN PENGENDALI MOTOR UNIVERSAL PADA MESIN CUCI FRONT LOAD BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO DENGAN METODE PENCACAHAN GELOMBANG AC Chandra Abet Nego Wibawa; Mochammad Rusli; Tri Nurwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKUniversal Motor merupakan salah satu jenis motor induksi satu fasa yang sering digunakan pada berbagai peralatan rumah tangga seperti mesin cuci. Universal Motor dapat dicatu dengan sumber tegangan AC atau DC. Pengendalian kecepatan putar Universal Motoryang dicatu dengan sumber tegangan AC dapat menggunakan berbagai macam metode, salah satunya dengan mencacah sumber tegangan AC yang menyuplai Universal Motor tersebut. Pencacahan ini dilakukan dengan cara mengubah waktu pemicuan Triac yang akan mengubah nilai tegangan keluaran pada Triac sehingga daya pada Universal Motor akan berubah-ubah sesuai sudut penyalaan Triac. Sudut penyalaan Triac ini mengacu pada persilangan antara sumber tegangan AC yang berbentuk sinusoida dengan titik nol yang dideteksi oleh rangkaian Zero Crossing Detector. Pada penelitian ini digunakan mikrokontroler arduino uno sebagai pemrosesan algoritma pemrograman. Dalam pemrograman arduino uno terdapat perhitunganwaktu tunda penyalaan Triac yang menentukan besar sudut penyalaan Triac. Berdasarkan pengujian dengan rentang persentase sudut penyalaan 0% hingga 100% dapat dihasilkan rentang tegangan keluaran 0V hingga 230V dan kecepatan putar universal motor berbanding lurus dalam rentang 0 rpm hingga 22016 rpm. Ini menunjukan bahwa alat bekerja mengatur kecepatan putar universal motor.ABSTRACTUniversal Motor is one type of single-phase induction motor that is often used used in various household appliances such as washing machines. Universal Motor can supplied with an AC or DC voltage source. Universal Motor rotation speed control which is supplied with an AC voltage source can use various methods, one of which is The other is by chopping up the AC voltage source that supplies the Universal Motor. This count is done by changing the Triac's triggering time which will change the the value of the output voltage on the Triac so that the power on the Universal Motor will vary according to the Triac ignition angle. The ignition angle of this Triac refers to the cross between AC voltage source in the form of a sinusoid with a zero point detected by the circuit Zero Crossing Detector. In this study, the Arduino Uno microcontroller was used as a controller programming algorithm processing. In Arduino Uno programming there are calculations Triac ignition delay time which determines the Triac ignition angle. Based on testing with a percentage range of ignition angle of 0% to 100% can produce a range of output voltage 0V to 230V and motor universal rotation speed is directly proportional in range 0 rpm to 22016 rpm. This shows that the tool works to regulate the rotational speed universal motors.
PENINGKATAN INSTENSITAS MEDAN LISTRIK UNTUK OZONISASI UDARA MENGGUNAKAN AIR SULING Rexy Ramadhan Wijayanto; Moch Dhofir; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMedan listrik adalah suatu dareah (ruang) disekitar muatan yang masih dipengaruhi oleh gaya elektrik. Medan listrik tinggi yang dulunya jarang diaplikasikan karena berbahaya, namun kini sudah banyak diaplikasikan Sebagai contoh, medan listrik tinggi dapat digunakan untuk menghasilkan gas ozon (O3) melalui proses ionisasi pada udara. Maka perlu dilakukan sebuah penelitian tentang peningkatan pembangkitan medan listrik tinggi menggunakan dielektrik cair yaitu air suling. Untuk membangkitkanmedan listrik yang tinggi dengan permitivitas dielektrik cair yang besar, sehingga hasilnya yang diharapkan berupa konsentrasi gas ozon yang besar dibutikan dengan pengujian terhadap larutan berwarna. Sebelum pembuatan alat diharuskan memperhitungkan intenensitas medan listrik sesuai bahan dielektrik yang digunakan, pada menelitian ini menggunakan dielektrik air suling, udara dan mika. Kemudian desain dielektrik berlapis tersebut harus mampu menampung air suling yang tidak mudah bergelombang jika tertiup pompa saat proses prosuksi gas ozon. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan pengujian terhadap penjernihan larutan berwarna untuk membuktikan teori yang ada, pengujian dilakukan di Laboratorium Tegangan Tinggi Universitas Brawijaya. Dari hasil pengujian menunjukan bahwa semakin besar celah udara yang digunakan maka semakin kecil medan listrik yang terbentuk, dan pada penelitian ini, perbedaan celah udara berpengaruh lebih besar dari pada perbedaan ketebalan dielektrik cair.Kata Kunci – Medan Listrik, Generator Ozon, Dielektrik Berlapis, Air Suling.ABSTRACTAn electric field is an area (space) around a charge that is still affected by an electric force. Highelectric fields that were previously rarely applied because they are dangerous, but are now widely applied. For example, high electric fields can be used to produce ozone gas (O3) through the ionization process inair. So it is necessary to do a study on increasing the generation of high electric fields using a liquiddielectric, namely distilled water. To generate a high electric field with a large liquid dielectric permittivity, so that the expected result is a large concentration of ozone gas, it is necessary to test colored solutions. Before making the tool, it is required to take into account the intensity of the electric field according to thedielectric material used, in this study using distilled water, air and mica dielectrics. Then the layereddielectric design must be able to accommodate distilled water which is not easily corrugated if blown by apump during the ozone gas production process. Furthermore, it will be continued with testing on thepurification of the colored solution to prove the existing theory, the test is carried out at the High VoltageLaboratory of Brawijaya University. The test results show that the larger the air gap used, the smaller theelectric field formed, and in this study, the difference in the air gap has a greater effect than the difference inthe thickness of the liquid dielectric.Keywords – Electric Field, Ozone Generator, Coated Dielectric, Distilled Water.
ANALISIS EFISIENSI SOLAR CHARGE CONTROLLER TIPE PWM PADA STASIUN PENGISIAN SEPEDA LISTRIK TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BRAWIJAYA Galih Ismoyo; Eka Maulana; n/a Soeprapto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKebutuhan pengunaan energi tidak terbarukan seperti energi fosil masih menjadi penyuplai utama energi di dunia ini, selain karena penggunaan energi fosil banyak menghasilkan berbagai macam polusi dan kondisinya akan semakin berkurang dan menipis seiring berjalannyawaktu, Oleh karena itu dibutuhkan sumber energi alternatif yang melimpah dan tidak banyak mengandung polusi dan dapat menggantikan penggunaan energi fosil sebagai energi utama. Sebagai upaya pengembangan energi alternatif, pemanfaatan energi matahari di indonesia merupakan salah satu alternatif yang paling potensial untuk dikembangkan di wilayah indonesia mengingat bahwa secara geografis sebagai negara tropis, melintang garis katulistiwa berpotensi energi surya yang cukup baik. Energi matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukanyang tidak menimbulkan polusi dan merupakan sumber energi yang jumlahnya tidak terbatas. Sel surya merupakan suatu sumber energi listrik yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi. Jumlah energi yang begitu besar yang dihasilkan dari sinar matahari membuat sel surya menjadi alternatif energi masa depan yang sangat menjanjikan. Penggunaan sel surya sebagai penyedia energi listrik untuk menggantikan penggunaan energi fosil terus berkembang. Panel surya adalah perangkat yang terdiri dari bahan semi onduktor yang mengubah sinar matahari langsung menjadi arus dan tegangan. Arus dan tegangan listrik yang dihasilkan dari panel surya membutuhkan sebuah alat pengendali yang disebut solar charge controller (SCC) merupakan peralatan elektronik yang biasa digunakan untuk mengatur arus searah yang mengisi baterai bank. SCC bisa menerapakan teknologi pulse width modulation ( PWM ) atau Maximum Power Point Tracking ( MPPT ). Kontroler ini berfungsi sebagai alat pengatur tegangan baterai bank agar tidak melampaui batas toleransi dayanya. Disamping itu, alat pengontrol ini juga mencegah pengaliran arus dari baterai bankmengalir balik ke panel sel surya ketika proses pengisian sedang tidak berlangsung sehingga baterai bank yang sudah dicas tidak terkuras tenaganya. Bedasarkan hasil pengujian dan analisis, pada pengujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai keluaran daya, tegangan, dan arus dari SCC tipe PWM dan menggunakan panel surya polycristalline 275 WP serta baterai bank 24V. Data pengujian tegangan dan arus panel suryadiambil di lapangan dari pukul 11.30 – 13.50. Nilai daya rata-rata dari yang dihasilkan dari SCCPWM yaitu 146,4W lebih tinggi dibandingkan daya yang dihasilkan panel surya yang hanya 137W yang dimana SCC PWM ini menunjukkan nilai efisiensi yaitu 93,57% dalam mengkonversi daya. Nilai tegangan rata-rata yang keluar dari SCC ke baterai bank lebih kecil yaitu 24,6Vdibandingkan dengan tegangan dari panel surya yaitu 26,51V. Untuk nilai arus rata-rata yang keluar dari SCC ke baterai bank lebih rendah yaitu 5,59A dibandingkan dengan arus dari panelsurya menuju SCC yaitu 5,86 A.Kata Kunci: Solar charge controller, SCC, PWM.ABSTRACTThe need for the use of non-renewable energy such as fossil energy is still the mainsupplier of energy in this world, in addition to the fact that the use of fossil energy producesvarious kinds of pollution and the condition will decrease and deplete over time, therefore alternative energy sources are needed that are abundant and not plentiful. contains pollution andcan replace the use of fossil energy as the main energy.As an effort to develop alternative energy, the use of solar energy in Indonesia is one ofthe most potential alternatives to be developed in the territory of Indonesia given that geographically as a tropical country, across the equator, the potential for solar energy is quitegood. Solar energy is a renewable energy source that does not cause pollution and is an unlimitedsource of energy. Solar cells are a source of electrical energy that utilizes sunlight as an energysource. The large amount of energy produced from sunlight makes solar cells a very promising alternative energy future.use of solar cells as a provider of electrical energy to replace the use of fossil energycontinues to grow. A solar panel is a device consisting of a semiconductor material that convertsdirect sunlight into current and voltage. The electric current and voltage generated from solar panels requires a controller called a solar charge controller (SCC) which is an electronic devicecommonly used to regulate direct current. which charges the battery bank. SCC can apply pulsewidth modulation (PWM) or Maximum Power Point Tracking (MPPT) technology. Thiscontroller functions as a voltage regulator for the bank battery so that it does not exceed thepower tolerance limit. In addition, this controller also prevents the flow of current from thebattery bank from flowing back into the solar cell panel when the charging process is not inprogress so that the battery bank that has been charged does not drain its energy.Based on the results of testing and analysis, this test was carried out to determine thevalue of the output power, voltage, and current of the PWM type SCC and using a 275 WPpolycristalline solar panel and a 24V battery bank. The solar panel voltage and current test datawere taken in the field from 11.30 – 13.50. The average power value generated from SCC PWMis 146.4W, which is higher than the power generated by solar panels which is only 137 W, wherethe SCC PWM shows an efficiency value of 93.57% in converting power. The average voltagevalue that comes out of the SCC to the battery bank is 24.6V compared to the voltage from thesolar panel, which is 26.51V. For the value of the average current coming out of the SCC to thebattery bank is 5.59A lower than the current from the solar panel to SCC which is 5.86 A.Keywords : Solar charge controller, PWM .

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue