cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
RANCANG BANGUN PEMANTAU BATERAI PADA BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) MELALUI FASILITAS SMS Agwin Fahmi Fahanani; Ponco Siwindarto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1952.736 KB)

Abstract

Baterai pada BTS adalah salah satu bagianterpenting dalam di dalam perangkat BTS. Baterai digunakanuntuk cadangan energi apabila sumber dari PLN mati. Makadari itu maintenance dan pemantauan pada BTS jugamencakup pengecekan baterai. Pemantauan mengharuskandatang ke BTS untuk mengecek baterai masih dapat berfungsidengan baik atau tidak, belum lagi masalah yang ditimbulkanketika letas BTS jauh dari kantor pusat. Untuk mengatasimasalah yang ada terkait pengecekan baterai, makadiperlukan suatu alat dengan sistem pemantauan baterai jarakjauh yaitu dengan memanfaatkan fasilitas SMS. Dengan alattersebut kita bisa memantau kondisi tegangan suatu bateraitanpa harus datang ke BTS. Selain itu, dengan alat tersebutbisa mendeteksi baterai yang mengalami gangguan sejakdini.Alat ini juga dapat memantau tegangan baterai saatdischarge secara periodik. Perancangan alat menggunakanrangkaian pembagi tegangan sebagai sensor tegangan yangnantinya masuk pada ADC mikrokontroler sebagai pengolahdata. Alat ini juga menggunakan Modem GSM WavecomFastrack sebagai modul komunikasi seluler GSM. Hasilpengujian keseluruhan sistem menunjukkan bahwa sistemdapat mengirimkan peringatan bahaya apabila teganganbaterai kurang dari 11V. Sistem juga dapat mengirimkan datakondisi tegangan baterai melalui pesan SMS kepada user.Selain itu sistem juga dapat memantau tegangan bateraiselama discharge secara periodik setiap 10 menit selama satujam.Kata Kunci—Baterai, BTS, Pemantauan, SMS
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN KECEPATAN KOMUNIKASI DATA PEER-TO-PEER DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PLASTIC OPTICAL FIBER Ira Ayu Martasari M., Ayu Martasari M.; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.78 KB)

Abstract

Komunikasi data telah menjadi kebutuhan untuk bertukar data antar pengguna dalam suatu jaringan komputer. Dengan menggunakan Plastic Optical Fiber (POF) sebagai media transmisi data, diharapkan tundaan waktu dalam bertukar data menjadi semakin kecil dan reabilitas jaringan komputer juga terjamin. POF dipilih karena kemudahan dalam proses instalasi dan terminasinya. POF membutuhkan perangkat transceiver agar dapat digunakan pada jaringan komputer. Transceiver optik dapat menggunakan berbagai jenis antar muka, salah satunya RS232. Antar muka RS232 dapat digunakan untuk membentuk jaringan peer-to-peer. Pada penelitian ini akan dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh kecepatan dan besarnya data yang dikirim terhadap performansi jaringan peer-to-peer dengan media POF. Berdasarkan hasil penelitian, kecepatan yang digunakan memberikan pengaruh terhadap delay, thoughput, dan parameter eye pattern. Dengan semakin tingginya kecepatan yang digunakan, nilai delay semakin turun dari 836 detik ke 24 detik, nilai throughput semakin naik dari 1.196 bps ke 29.412 bps, nilai noise margin semakin turun dari 89,505% ke 81,248%, nilai timing jitter naik dari 1,654% ke 48,580%, dan nilai bit rate naik dari 1.196 bps ke 37.369 bps.Kata Kunci — Kecepatan, throughput, RS232, dan POF.
ANALISIS PERUBAHAN JUMLAH KANAL DAN VARIASI NOISE TERHADAP PERFORMANSI SISTEM TIME DIVISION MULTIPLEXING (TDM) DENGAN MEDIA TRANSMISI PLASTIC OPTICAL FIBER (POF) Imam Junaedi; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.274 KB)

Abstract

Time Division Multiplexing (TDM) merupakan sebuah proses pentransmisian beberapa sinyal informasi yang hanya melalui satu kanal transmisi dengan masing-masing sinyal di transmisikan pada periode waktu tertentu. Pada sistem TDM terdapat beberapa faktor yang dapat mempegaruhi performansi sistem, salah satunya adalah karakteristik kanal yang digunakan. Pada penelitian ini akan dikaji pengaruh banyaknya jumlah kanal yang digunakan dan variasi noise terhadap kinerja sistem TDM dengan media transimisi Plastic Optical Fiber (POF). Parameter kinerja yang diamati adalah Bit Error Rate (BER) dan Eye Pattern. Metode peniltian yang digunakan meliputi penentuan jenis dan cara pengambilan data, variabel dan cara analisis data, serta kerangka solusi masalah. Data yang diperlukan dalam penelitian ini ada dua, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil eksperimen, sedangkan data sekunder diperoleh dari referensi. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan Advance Fiber Optic Communication Lab dari Falcon Electro-Tek. Hasil penelitian ini adalah semakin banyaknya kanal yang digunakan dan semakin rendah nilai SNR, mengakibatkan semakin besar nilai BER yang terjadi. BER mulai muncul pada 1 kanal dengan SNR 5,937523dB dengan nilai 5,468x10-6. Nilai BER tertinggi adalah 4,33594 x 10-5 yang terjadi pada 6 kanal dengan SNR sebesar 4,069095 dB. Semakin banyak kanal yang digunakan dan semakin rendah nilai SNR, mengakibatkan semakin rendah nilai noise margin. Nilai noise margin terendah yang dapat terbaca adalah 49,09952607% yang terjadi pada 6 kanal dengan SNR sebesar 8,929856 dB, sedangkan nilai noise margin tertinggi yang dapat terbaca adalah 85,82240161% pada penggunaan 1 kanal dengan SNR 26,73931dB. Semakin banyak kanal yang digunakan dan semakin rendah nilai SNR, maka semakin besar nilai timing jitter. Nilai timing jitter terbesar yang dapat terbaca adalah 9,973396091% yang terjadi pada 6 kanal dengan SNR sebesar 10,16804 dB, sedangkan nilai timing jitter terendah yang dapat terbaca adalah 5,390361199% pada penggunaan 1 kanal dengan SNR 26,73931 dB. Nilai SNR eye pattern lebih besar jika dibandingkan dengan nilai SNR perhitungan. Hal ini dikarenakan pada sistem TDM sinyal informasi lebih tahan terhadap noise. SNR terkecil pada 6 kanal yang terbaca pada eye pattern adalah 7,182690089 dB sedangkan SNR hasil perhitungan adalah 4,4649 dB.Kata Kunci — TDM, POF, noise, kanal
ANALISIS PENGARUH MACROBENDING LOSSES TERHADAP PERFORMANSI SISTEM TIME DIVISION MULTIPLEXING DENGAN MEDIA TRANSMISI PLASTIC OPTICAL FIBER Mahendra Wishnu Buwana; Sholeh Hadi Pramono; Sapriesty Nainy Sari
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.717 KB)

Abstract

Time Division Multiplexing (TDM) sering digunakan pada sistem komunikasi serat optik karena sinyal informasi disajikan secara digital, sehingga efisiensi bandwidth dan kualitas sinyal menjadi lebih baik. Dengan pengunaan serat optik jenis Plastic Optical Fiber (POF) maka sistem dapat diimplementasikan dengan biaya rendah karena seluruh pengolahan data dilakukan dalam rangkaian terpadu. Salah satu permasalahan yang tidak dapat dicegah pada jaringan serat optik adalah adanya macrobending. Macrobending menyebabkan perubahan penjalarahan cahaya di dalam serat optik dan memberikan dampak terhadap performansi sistem komunikasi optik dengan TDM. Pada penelitian ini dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh macrobending losses terhadap Bit Error Rate (BER) dan eye pattern pada sistem TDM dengan media transmisi POF. Besar macrobending losses dipengaruhi oleh diameter dan jumlah bengkokan yang tersusun dalam bentuk lilitan. Pada penelitian ini digunakan 1 sampai 6 channel sumber sinyal informasi. Hasil penelitian menunjukkan pada 1 sampai 6 channel macrobending tidak berpengaruh secara signifikan. Pengaruh macrobending pada 6 channel dengan diameter bengkokan 12 mm adalah rendah, yaitu nilai macrobending losses adalah 1,0523 dB, nilai BER adalah 3,08x10-5, noise margin sekitar 62%, timing jitter sekitar 11,5%, dan SNR sekitar 14,528 dB. Hal ini disebabkan pada sistem TDM terdapat modulasi, yang memungkinkan sinyal informasi akan lebih tahan terhadap noise, sehingga penjalaran cahaya tidak terpengaruh secara signifikan oleh macrobending.Kata Kunci—TDM, POF, Macrobending Losses
ANALISIS RUGI-RUGI DAYA SISTEM DISTRIBUSI DENGAN PENINGKATAN INJEKSI JUMLAH PEMBANGKIT TERSEBAR Rizki Tirta Nugraha; Hadi Suyono; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.312 KB)

Abstract

Faktor-faktor seperti krisis energi dan resiko teknis yang juga mempengaruhi tarif dasar listrik (TDL) telah memaksa kita untuk mencari solusi baru terkait diversifikasi energi. Salah satu Upaya teknis untuk mengurangi penurunan tegangan dan rugi-rugi daya pada sistem, yaitu dengan membangun pembangkit tersebar (Distributed Generation) bersifat renewable energy di titik-titik yang jauh dari pusat pembangkitan dan dekat dengan pusat pembebanan.Dari hasil analisis dan pembahasan mengenai injeksi pembangkit tersebar dengan lima (5) skenario pada penyulang dampit kabupaten Malang menunjukkan dampak yang signifikan terhadap naiknya profil tegangan untuk semua bus dan mengurangi rugi-rugi daya yang terjadi pada penyulang Dampit. Dampak pada level tegangan; Skenario injeksi Pembangkit Tersebar yang diterapkan menunjukkan hasil terbaik pada skenario-5 yaitu level tegangan naik dari -10% menjadi -1% atau dari 0.90 p.u menjadi 0.99 p.u. Dampak pada rugi-rugi daya; Skenario injeksi Pembangkit Tersebar yang diterapkan menunjukkan hasil terbaik pada skenario-2 yaitu besarnya rugi-rugi daya menurun dari 0.040 + j0.078 MVA atau dari 4.37% menjadi 1.05% untuk daya aktif (P) dan 10.98% menjadi 1.98% untuk daya reaktif (Q).Kata kunci: Distributed Generations, analisis rugi daya, photovoltaic, PLTMH.
PERANCANGAN ELECTRONIC LOAD CONTROLLER (ELC) SEBAGAI PENSTABIL FREKUENSI PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) Erdyan Setyo W.; Mochammad Rif'an; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.57 KB)

Abstract

Demi berkembangnya suatu pemerataan pembangunan suatu wilayah, maka diupayakan pemerataan ketersediaan tenaga listrik di semual wilayah dalam suatu negara. Hal itu ditunjang dengan pengembangan sumber – sumber tenaga listrik terbarukan, misalnya dalam PLTMH. Suatu sistem membutuhkan pengelolaan yang efisien. Dibuatlah suatu alat penunjang sistem PLTMH tersebut, salah satunya electronic load controller yang berfungsi menjaga stabilitas dan ketahanan sistem pembangkit akibat berbagai perubahan yang terjadi p[ada sisi beban. Perancangan ini bertujuan untuk merancang electronic load controller sebagai penstabil frekuensi pada PLTMH. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah melalui pendekatan perubahan frekuensi yang didapat berdasarkan perubahan tegangan yang terjadi akibat kondisi beban yang berubah pula. Pengujian menunjukkan pengendalian beban menggunakan elc mampu menjaga nilai daya beban pada kisaran nilai daya nominal dengan nilai error yang masih dapat ditolerir, yaitu rata – rata sebesar 1%.Kata kunci: Electronic Load Controller, frekuensi, Beban Utama, Beban Komplemen
Identifikasi Model Fuzzy Pada Proses Distilasi Vakum Bioetanol A. Zaky Balya Anggara; Muhammad Aziz Muslim; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.976 KB)

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. Pada penelitian ini dikembangkan pembuatan bioetanol dengan distilasi vakum pada suhu dan tekanan tertentu. Awal pengembangan yang dilakukan adalah mengidentifikasi plant suhu pada proses distilasi vakum. Struktur model yang digunakan untuk identifikasi sistem adalah ANFIS.Penelitian ini menggunakan sensor suhu PT100 untuk mendeteksi suhu bahan baku. Data dari sensor diproses dan diakuisisi menggunakan mikrokontroler Arduino Mega. Data terkontrol dikirim ke dimmer circuit sebagai driver aktuator elemen pemanas. Sinyal uji yang digunakan sebagai masukan sistem adalah Pseudo Random Binary Sequence (PRBS).Dari pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pelatihan ANFIS dengan RMSE 0.22527 dan pengecekan ANFIS dengan RMSE 0.2253.Kata Kunci: Bioetanol, Distilasi Vakum, ANFIS, PRBS, plant suhu, Arduino Mega, PT100, dimmer circuit.
STUDI ANALISIS PEMBANGKIT LISTRIK HYBRID (DIESEL-ANGIN) DI PULAU KARIMUN JAWA Ditto Adi Permana; Unggul Wibawa; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.709 KB)

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negeri seribu pulau. Situasi inilah menyebabkan penyebaran sistem tenaga listrik yang tidak merata disetiap wilayah dan memaksa pulau-pulau terpencil untuk menggunakan generator diesel guna memperoleh sumber daya listrik, sebagai contoh pulau Karimun Jawa. Dengan memanfaatkan sumber energi lain seperti energi angin dan menghibridkan kedua sumber energi listrik tersebut guna membantu suplai daya dan juga pengurangan penggunaan bahan bakar fossil yang semakin lama semakin menipis, maka dengan bantuan software HOMER dapat dilakukan pengoptimasian konfigurasi PLTHybrid (Diesel-Angin) di Pulau Karimun Jawa. Didapat konfigurasi PLTHybrid dengan penggabungan tipe cycle charge/battery storage dengan satu buah generator diesel 400 kW dan 72 turbin angin 800 W dengan melakukan pembagian suplai daya dan pola operasi generator guna mengurangi pemakaian BBM. Besar nilai Net Present Cost (NPC) yang menurun sebesar 56,91% dari PLTD existing. Tetapi konfigurasi ini memiliki Capital Cost sebesar $3563 serta dalam pengadaan komponen PLTHybrid dan biaya perawatan sebesar $213.326 per tahunnya.. Konfigurasi ini pun juga dapat mengurangi pemakaian BBM sebesar 67,69 % dari PLTD existing.Kata kunci : energi terbarukan, Hybrid System (Wind-Diesel), pulau karimun jawa, HOMER.
Analisis Model Kanal Propagasi COST 231 Hata Pada Jaringan Mobile Worldwide Interoperability for Microwave Access (WIMAX) Firmansyah, Rizky; Yuwono, Rudy; Dahlan, Erfan Achmad
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 5 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.922 KB)

Abstract

Pathloss adalah penurunan kekuatangelombang elektromagnetik karena menyebar melaluiruang bebas. Pada sistem komunikasi nirkabel, sepertiteknologi mobile WIMAX diperlukan adanya analisisperhitungan pathloss. Model propagasi pun digunakanuntuk analisis perhitungan pathloss tersebut. Modelpropagasi yang digunakan pada penelitian ini adalahmodel empirik, yaitu COST 231 Hata. Performansisistem yang diamati meliputi signal to noise ratio(SNR) dan bit error rate (BER) yang kemudiandibandingkan dengan model propagasi lain, yaituECC 33. Perhitungan juga mensimulasikanpergerakan pengguna dengan kecepatan 5 km/jam, 60km/jam, dan 100 km/jam serta jarak antara basestation dan user equipment yang berubah dari 1000 m -2500 m.Hasil analisis membuktikan bahwa semakincepat kecepatan pengguna maka semakin besarbandwidth sistem yang didapatkan. Nilai bandwidthsistem terbesar adalah pada laju data total 14.26Mbps pada kecepatan 100 km/jam, yaitu 2.7204 MHz.Nilai. Nilai SNR sistem dipengaruhi oleh kecepatanpengguna dan jarak base station dan userequipment. Nilai SNR terbesar didapat ketikamenggunakan model COST 231 Hata denganmodulasi 64-QAM pada laju data total 9.5 Mbpsuntuk kecepatan 5 km/jam dan jarak 1000 m yaitu124.8716 dB. Sedangkan nilai BER dipengaruhi olehjarak base station dan user equipment serta teknikmodulasi yang digunakan. Nilai BER terkecildiperoleh ketika menggunakan modulasi QPSKuntuk laju data total 3.17 Mbps yaitu 0.0020 denganmodel COST 231 Hata.Kata Kunci: Mobile WiMAX, model kanal propagasi,COST 231 Hata, OFDMA, performansi
SISTEM KEAMANAN PINTU PAGAR OTOMATIS MENGGUNAKAN VOICE RECOGNITION Ashar Seppiawan N; n/a Nurussa'adah; Ponco Siwindarto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.734 KB)

Abstract

Keamanan pada pintu merupakan halyang sangat penting bagi manusia. tidak jarang pintuberperan sebagai akses terhadap tempat atau barang yangbersifat privasi. Oleh karena itu kunci sebagai pengamanberperan penting dalam sistem keamananya. Denganmaraknya tingkat kejahatan dan semakin canggihnyasistem dalam membobol atau merusak sistem keamananyang berupa kunci konvensional, menjadi imajinasi untukmengambangkan sistem keamanan yang lebih bersifatprivasi. Dengan menggunakan sensor pengolah suaraEasyVR diharapkan mampu menjadi pengaman berupapassword yang lebih menguntungkan.Dari pengujian, dengan modul easyVR dengan diujidengan orangyang berbeda didapatkan tingkatkeberhasilan cukup rendah dengan presentasese 10,4%.Dari hasil pengujian tersebut, maka dapat disimpulkanbahwa modul sensor EasyVR sendiri kurang baik dalammenangkap suara yang diberikan dari orang yangberbeda. Tetapi dari kelemahan yang ada dalam modultersebut dapat menjadi keuntungan dalam alat ini karenamembutuhkan tingkat keamanan privasi yang tinggi.Kata kunci - sistemvoice recognition, EasyVR

Page 25 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue