Articles
13,824 Documents
Analisis Kebijakan Ketengakerjaan Kota Madiun : Pendekatan AHP
Bagus Suryo Nugroho;
Tyas Danarti Hascaryani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.982 KB)
Dalam pembangunan ekonomi pada hakekatnya adalah serangkaian usaha kebijaksanaan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat memperluas kesempatan kerja dan mengarahkan pembagian pendapatan secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif kebijakan yang tepat terhadap masalah ketenagakerjaan seperti tingkat pengangguran terbuka yang masih terjadi di Kota Madiun, melalui key person yang ahli dibidangnya antara lain : Bappeda, Disnakersos, Disperindag dan civitas akademi perguruan tinggi Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan melihat ketenagakerjaan dibidang ekonomi, sosial budaya, regulasi, pendidikan, akses dan informasi. Hasil empiris menunjukkan bahwa terdapat tiga kebijakan yang disarankan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan yang terjadi di Kota Madiun yaitu pelatihan softskill dan hardskill dalam bekerja dan berwirausaha, pembangunan dan peningkatkan iklim investasi melalui regulasi, serta penyediaan dan penyebarluasan media informasi. Kata kunci: Pengangguran Terbuka, Pertumbuhan Ekonomi, Tenaga Kerja
DESENTRALISASI FISKAL DAN EFISIENSI BELANJA PEMERINTAH SEKTOR PUBLIK (Studi Kasus: 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur 2006-2010)
Puguh Hermawan;
Candra Fajri Ananda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.93 KB)
Kajian ini meneliti tentang desentralisasi fiskal dan pengaruhnya terhadap efisiensi belanja pemerintah sektor publik dengan studi kasus pada 38 kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2006-2010. Dengan menggunakan rasio total belanja pemerintah sektor pendidikan dan kesehatan terhadap total APBD sebagai variabel input dan indikator sosial ekonomi serta indikator standar Musgravian sebagai indikator kinerja, penelitian ini menganalisis efisiensi alokasi belanja pemerintah daerah dengan pencapaian sasaran-sasaran pembangunan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini menghasilkan analisis kinerja yang bervariasi pada masing-masing daerah dan indikator kinerjanya. Dari hasil skor efisiensi yang diperoleh dengan menggunakan analisis DEA dapat ditarik kesimpulan bahwa secara keseluruhan, efisiensi alokasi belanja Pemerintah sektor publik di Provinsi Jawa Timur selama tahun 2006-2010 cenderung mengalami peningkatan. Kata kunci: Desentralisasi Fiskal, Efisiensi, Belanja Pemerintah Sektor Publik , Data Envelopment Analyis (DEA),.
ANALISIS KONSISTENSI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN DI KABUPATEN TULUNGAGUNG (STUDI PADA BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TAHUN 2010-2012)
Siti Imroatus Solichah;
Moh. Khusaini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.196 KB)
Planning and budgeting is an integral process that important in the annual development, especially the development of fundamental sectors such as education and health. That complex process produces RKPD, PPAS and APBD. RKPD is a document that capture aspirations of local communities through “musrenbang”. Furthermore, the work plan and funding RKPD used as guidelines in preparing PPAS and APBD later. PPAS bridge between planning (RKPD) with policy and the draft budget based on the availability of budget. APBD reflects the budget allocation to implement priority programs and activities that have been agreed in the document PPAS and became the basis for the implementation of regional financial year budget. This study aims to assess the consistency between the documents. The data used in this study is a secondary data, there are programs, activities and budget plan in the document RKPD, PPAS, and APBD Tulungagung 2010 to 2012. Consistency of programs and activities were analyzed using MKPP for linkage between RKPD and PPAS and between PPAS and APBD. While the budget consistency is analyzed with correlation. Furthermore, the authors also conducted interviews with the Regional Development Planning Board (Bappeda) to determine the cause of the inconsistency between the documents. During the period 2010 to 2012 in Tulungagung, still occurs inconsistency between RKPD and PPAS or between PPAS and APBD. Overall, higher consistency found between PPAS and APBD. Factors suspected to affect this because PPAS is a mutual agreement between the executive and parliament, so if there is a change in the budget is not too big, while RKPD is an only executive decision product. Keywords: Consistency, Planning and Budgeting, RKPD-PPAS, PPAS-APBD
ANALISIS EFISIENSI BELANJA DAERAH DI JAWA TIMUR ( STUDI KASUS BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TAHUN 2009-2011)
Lestari, Triyanti;
Khusaini, Moh.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.297 KB)
Fiscal decentralization in Indonesia is more focused on the expenditure side. Region are given considerable authority to spend the funds. And in almost all regions in Indonesia, including East Java has increased spending every year. With the increase in the expenditure should be followed by an increase in output, but not necessarily as it happens. Spending efficiency  is an important issue in the public sector policy, expenditure which efficient is believed can encourage an increase in the welfare. The purpose of this study is to analyze the efficiency of public spending in East Java, especially education and health spending. This study uses the data on period 2009-2011, covering 10 districts / cities in East Java and uses Data Envelopment Analysis. Input variables used are education spending and health spending. Output variables for education using the number of schools, number of teachers and number of students, and for health use a number of puskesmas (health centers), the number of health workers in puskesmas (health centers)  and number of immunization. Based on calculations by the DEA found that the efficiency score varies in each region and in general there are many region which their spending have not been efficient. Education spending is still better than health spending. And Malang is the most efficient and Surabaya is the most inefficient among the ten regions studied. Some improvement in each variable is still required for areas that have not been efficient.  Kata Kunci : Efisiensi, Belanja Pendidikan, Belanja Kesehatan, Data Envelopment Analysis
THE ETHICAL PERCEPTION OF ACCOUNTING STUDENT: REVIEW OF GENDER, RELIGIOSITY AND THE LOVE OF MONEY
Sahril Julianto;
Ari Kamayanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (417.045 KB)
This research aims to analyze whether there is a relationship between the level of religiosity, and the love of money on ethical perceptions of the accounting student. It also aims to find out if there are differences in the level of religiosity, the love of money and the ethical perception of accounting students based on gender. The discovery of the religiosity indicators is taken from the empirical studies with a qualitative approach on boarding schools Darul Muttaqin. The sample in this study is taken by using the data collection method called the purposive sampling. The number of samples that are used as many as 80 respondents. The Data obtained were analyzed using PLS (Partial Least Square) analysis technique via SmartPLS software. The results of this research show that there is a relationship between the level of religiosity and the love of money on accounting students with their ethical perception. The higher degree of religiosity of the students will be increasing the higher levels of perception of their ethical perception. The higher of the student’s love of money, then the lower level of their ethical perception will be. So does gender significantly influence the levels of religiosity, the love of money and the level of ethical perception of the accounting student. Key words: gender, religiosity, love of money, ethical perception and P
ANALISIS KAUSALITAS PERTUMBUHAN EKONOMI, TINGKAT INFLASI, DAN PENGANGGURAN JAWA TIMUR (Studi Kasus Kota kabupaten se- Jawa Timur tahun 2006 - 2010)
Perdana Kranti Rizki
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (296.593 KB)
Terjadi beberapa hubungan antara tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi dan tingkat pengangguran.Dimanainflasi merupakan salah satu indikator penting dalam perekonomian yang tidak bisa di abaikan, karena dapat menimbulkan dampak yang sangat luas baik terhadap perekonomian maupun kesejahtaraan masyarakat. Bagi perekonomian, inflasi yang tinggi dapat menyebabkan timbulnya ketidakstabilan, menurunkan gairah menabung dan berinvestasi, menghambat usaha peningkatan ekspor, menyebabkan melambatkan atau merangsang pertumbuhan ekonomi , maupun bisa berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan data panel, sehingga dapat menjawab rumusan masalah pada penelitian. Dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa terjadi hubungan searah antara tingkat pertumbuhan ekonomi dan inflasi yaitupertumbuhan ekonomi mempengaruhi indeks, sedangkan indeks inflasi tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.Hal ini berlaku juga untuk uji selanjutnya yaitu uji antara variable pertumbuhan ekonomi dan pengangguran, dimana dalam pengujian tersebut bisa di lihat bahwa antar ke dua variabel terjadi hubungan searah yaitu tingkat pengangguran mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi. Sedangkan kenaikkan atau turunnya pertumbuhan ekonomi tidak akan berpengaruh terhadap tingkat pengangguran. Dan untuk persamaan yang ketiga terjadi perbedaan yaitu terjadi hubungan dua arah antara tingkat pengangguran dan indeks inflasi di mana antar ke duannya saling berpengaruh atau terjadi hubungan kausalitas. Kata kunci: hubungan kausalitas, tingkat pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi,tingkat pengangguran
DAMPAK VARIABEL INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI INDONESIA
Adhi Yunanto Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (682.962 KB)
Pasar modal saat ini memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, dimana pasar modal berperan sebagai lembaga yang mewadahi dana dari pemilik dana yang disalurkan kepada pihak yang membutuhkan dana. Penyaluran dana tersebut dapat meningkatkan produktivitas perekonomian melalui investasi. Penelitian ini bertujuan melihat dampak variabel internal (inflasi dan pertumbuhan ekonomi) dan variabel eksternal (Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) dan harga minyak dunia) terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama periode 1997 – 2012. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM)/koreksi kesalahan umum. Dengan menggunakan metode ini, dapat dianalisis dampak jangka pendek dan jangka panjang antara variabel dependen dengan variabel independennya disertai teknik analisis untuk mengoreksi ketidakseimbangan jangka panjang (speed of adjusment). Hasil penelitian ini, dalam jangka pendek hanya variabel Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) yang berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sedangkan untuk pengaruhnya, inflasi berpengaruh positif terhadap IHSG, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap IHSG, DJIA berpengaruh postif terhadap IHSG, harga minyak dunia berpengaruh negatif terhadap IHSG. Untuk hubungan jangka panjang diperoleh hasil, Inflasi berpengaruh negatif, pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif, DJIA berpengaruh postif, harga minyak dunia berpengaruh positif. Kata Kunci : IHSG, Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, DJIA, Harga Minyak Dunia, Model ECM
HUBUNGAN PRESTASI DAN KONDISI KLUB TERHADAP MINAT BELI MERCHANDISE (Studi pada Suporter Klub Arema Indonesia di Kota Malang)
Isa Whisnu Yudistira;
Arif Hoetoro
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.001 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui apakah terdapat hubungan antara prestasi dengan minat beli konsumen dalam hal ini supporter klub Arema Indonesia. (2) mengetahui apakah terdapat hubungan antara kondisi klub dengan minat beli konsumen dalam hal ini supporter klub Arema Indonesia. Hipotesis yang dapat ditarik dari dalam penelitian ini adalah diduga terdapat hubungan antara prestasi dan kondisi klub dengan minat beli merchandise. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan melihat ada atau tidaknya hubungan antara dua variabel atau lebih. Data yang diperoleh didapat melalui pengisian kuisoner dari para responden, dokumentasi dan observasi. Dalam penelitian ini teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel diambil dari supporter klub Arema Indonesia yang berjumlah 56 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tabel tunggal untuk mengemukakan karakteristik responden dan analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik para responden dari pertanyaan pada kuisoner. Kata kunci : Perilaku Konsumen, Minat Beli, Merchandise
VARIABEL-VARIABEL YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN DAYA BELI RUMAH (Studi Pada PT. Jamsostek, Kota Malang)
Tunggul Prayuda;
Sasong ko
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (231.671 KB)
Kebutuhan akan perumahan atau tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan dasar setiap manusia. Namun adanya peraturan pemerintah terkait besaran minimal uang muka sebesar 30%. Atas dasar ini PT. Jamsostek sebagai salah satu BUMN di Indonesia mengeluarkan program Pinjaman Uang Muka Kerjasama Bank (PUMP-KB) sebagai salah satu kegiatan tangung jawab sosial. Disamping itu variabel lain seperti sumber uang muka lain, pengalaman kerja, jumlah keluarga dan beban ketergantungan dalam keluarga. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah mencari faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membeli rumah peserta PT. Jamsostek (Persero) Kota Malang.penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan 5 variabel yaitu PUMP-KB, sumber uang muka lain (X1), pengalaman kerja (X2), jumlah keluarga (X3) dan beban ketergantungan dalam keluarga (X4). Variabel PUMP-KB dijelaskan secara deskriptif sedangkan variabel X1, X2, X3, dan X4 dianalisa dengan analisa regresi linear berganda metode stepwise. Didapatkan hasil penelitian bahwa variabel pinjaman PUMP-KB PT. Jamsostek (Persero), sumber uang muka lain, rasio ketergantungan dalam keluarga berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membeli rumah pada peserta PT. Jamsostek (Persero) Kota Malang. Kata Kunci: PUMP-KB, PT. Jamsostek (Persero), perumahan, kredit kepemilikan rumah (KPR)
EFFECT OF MOTIVATION ON THE WORK PERFORMANCE AND DISCIPLINE OF GOVERNMENT EMPLOYEE (Study at : BAPPEDA Malang)
Yoga Arsyenda;
Abidin Lating
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.103 KB)
Motivation and discipline is directly related to the performance of employees. Motivation and discipline are felt directly by the employee performance can degrade or improve employee performance. Employees feel motivated and disciplined to work obtained will result in increased overall performance of an institution. The study was conducted at BAPPEDA Malang. This study aimed to determine the effect of work motivation, work discipline, and which of the two factors that greatly affect the performance of employees. The research method used is quantitative research. Data obtained from the interviews using questionnaires. The results showed that work motivation and work discipline has effect on employee performance. Where the results can also be seen that the work discipline greater influence on employee performance at BAPPEDA Malang. Keywords: work motivation, work discipline, and employee performance