cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi Publik
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25497456     EISSN : 25033867     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan, serta menyebarluaskan kajian Administrasi Publik, sekaligus sebagai wahana komunikasi di antara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah dan praktik Administrasi Publik.
Arjuna Subject : -
Articles 2,676 Documents
Efektivitas Program Surabaya Single Window (SSW) dalam Pelayanan Publik : Perspektif E-Government (Studi Tentang Perijinan Online Di Kota Surabaya) Gati, Rindri Andewi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effectiveness of the Surabaya Single Window (SSW) Program in Public Service: Perspectives of E-Government (Study of Online Licensing in Surabaya). Information and communication technology are rapidly growing affecting the bureaucracy to use it as a means of improving performance as a public servant. One of the practice can be found in Surabaya. The new licensing service called Surabaya Single Window (SSW) is one of the steps taken by the government of Surabaya within the framework of the implementation of e-Government and make it easier to take care of all the licensing application. The results showed that the implementation of this program has not been effective SSW to tackle licensing issues that occur in Surabaya. Online service perceived could not be accessed by all citizens with different levels of technological mastery. So did the problems in the field of human resources and organizational culture that is still difficult to change. Although the program has some problems but its existence is able to convince the public that the new licensing process is more faster, easier, and transparent. Keywords: effectiveness, public service, e-government, SSW   Abstrak: Efektivitas Program Surabaya Single Window (SSW) dalam Pelayanan Publik : Perspektif E-Government (Studi tentang Perijinan Online di Kota Surabaya). Teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang dengan pesat mempengaruhi birokrasi untuk memanfaatkannya sebagai salah satu sarana meningkatkan kinerja sebagai pelayan publik. Salah satu prakteknya bisa ditemui di Kota Surabaya. Pelayanan perijinan baru bernama Surabaya Single Window (SSW) merupakan salah satu langkah yang diambil Pemerintah Kota Surabaya dalam rangka pelaksanaan e-Government dan memudahkan semua pihak untuk mengurus permohonan perijinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program SSW ini belum efektif untuk menanggulangi permasalahan perijinan yang terjadi di Surabaya selama ini. Pelayanan secara online dianggap tidak bisa diakses oleh semua masyarakat dengan tingkat penguasaan teknologi yang berbeda. Begitu pun permasalahan di bidang SDM serta budaya organisasi yang masih susah diubah. Meskipun program ini memiliki beberapa kendala namun keberadaannya mampu meyakinkan masyarakat bahwa proses perijinan yang baru lebih cepat, mudah, dan transparan. Kata kunci: efektivitas, pelayanan publik, e-government, SSW
Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik (Studi pada Dinas Koperasi dan Umkm Kabupaten Bangkalan) Solehah, Nurul
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Local Government In Empowering MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) Sector Batik (Studies in Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan). One of the local government's efforts in developing batik MSMEs is through empowerment. Empowerment is one way to provide power or ability to someone who is done through the provision of knowledge, strengthening of capital and human resources and the protection of the product. MSMEs  made ​​efforts to foster a healthy, resilient and capable of competitiveness. Therefore, the role of Bangkalan’s local government through the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan become very important in empowering Tanjungbumi’s batik MSMEs. The results showed that the role of the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan empowering MSMEs sector batik less effective and have not been successful in answering the problems and challenges faced by batik MSMEs in Tanjungbumi. This can be seen from the steps of empowerment that is less relevant to the issues and challenges faced by batik MSMEs and empowerment uneven and less innovative. Keywords: Role of Local Government, Empowerment, MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik). Salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan UMKM batik adalah melalui pemberdayaan. Pemberdayaan merupakan salah satu cara untuk memberikan daya atau kemampuan kepada seseorang yang dilakukan melalui pemberian pengetahuan, penguatan modal dan sumber daya manusia serta perlindungan atas produk. Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dilakukan untuk menumbuhkembangkan usaha yang sehat, tangguh dan mampu berdaya saing. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan menjadi sangat penting dalam pemberdayaan UMKM batik tulis Tanjungbumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan dalam pemberdayaan UMKM sektor batik kurang efektif dan belum berhasil dalam menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM batik di Kecamatan Tanjungbumi. Hal tersebut dapat dilihat dari langkah pemberdayaan yang kurang relevan dengan permasalahan dan tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM serta pemberdayaan yang tidak merata dan kurang inovatif. Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Pemberdayaan, Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)
Strategi Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Dalam Meningkatkan Keberdayaan Masyarakat Nelayan (Studi Pada Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi Trenggalek) Purnomo, Arie Dwi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Developmental Strategy of Nusantara Prigi Fishery Harbor to Improve The Empowerment of Fisher Community (Study at The Office of Nusantara Prigi Fishery Harbor of Trenggalek) The study was based on issues less helpless fishermen in the Gulf Prigi in utilizing and optimizing the resources of fish. This study used a descriptive research with a qualitative approach. Based on the results of the study found that in improving the empowerment of fishermen in the Gulf Prigi of PPN Prigi active role in developing the fishing community empowerment through five components: (1) Optimizing the utilization of fish resources, (2) Supply of facilities that meet international standards, (3) Maintenance and repair operational facilities, (4) institutional capacity building, (5) Development of fishing effort and economic empowerment of fishermen and other actors. To analyze the development of the five components used SWOT analysis is expected to know the strategies used in increasing the empowerment of fishing for the future in utilizing and optimizing the existing fish resources. Keywords: Empowerment, SWOT analysis. Abstrak: Strategi Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Dalam Meningkatkan Keberdayaan Masyarakat Nelayan (Studi Pada Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi Trenggalek). Penelitian ini didasarkan pada permasalahan kurang berdayanya nelayan di Teluk Prigi dalam memanfaatkan serta mengoptimalkan sumber daya ikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dalam meningkatkan keberdayaan nelayan di Teluk PrigiPPN Prigi berperan aktif dalam mengembangkan keberdayaan masyarakat nelayan melalui lima komponen yakni (1) Optimalisasi pemanfaatan sumber daya ikan, (2) Penyediaan fasilitas yang memenuhi standar Internasional, (3) Pemeliharaan dan perbaikan fasilitas operasional, (4) Peningkatan kapasitas kelembagaan, (5) Pengembangan usaha perikanan tangkap dan pemberdayaan ekonomi nelayan dan pelaku lainnya. Untuk menganalisis kelima komponen pengembangan tersebut digunakan analisis SWOT yang diharapkan dapat mengetahui strategi yang digunakan dalam meningkatkan keberdayaan nelayan untuk masa mendatang dalam memanfaatkan serta mengoptimalkan sumber daya ikan yang ada. Kata kunci: Keberdayaan, analisis SWOT
Implementasi Rencana Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (RPPSDM) dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai (Studi Di Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia) Elfandani, Refika Dwina
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The Implementation Program of Human Capital Development Plan (HCDP) to Improve Employee Performance. The Ministry of Finance in overcoming problems of redistribution employee to minimize competency gaps,in support with the implementation of Human Capital Development Plan based on KMK 51/KMK.01/2012 Program Plan Human Resource Development Ministry of Finance. This KMK was a device to support the Reformation of Bureaucracy which had  implemented by one of the first echelonunits, the General Directorate of Treasury, with the changes in tasks and functions of the vertical unit based PMK 169/PMK/01/2012 which having seven employee competency gaps for new tasks and functions that are not compatible. This research uses descriptive analysis with a qualitative approach. Research aims to describe and to analyze the implementation of HCDP which consists of three programs and the factors supporting and constraining the implementation of HCDP Program. Result of the implementation of HCDP in 2013 has shown relatively good result and has supported the overall performance improvement through NKO 2013 reaching 105.22% which includes the high category. Keywords: RPPSDM Implementation, Employee Development, Employee Performance ImprovementAbstrak:Implementasi  Rencana Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (RPPSDM) untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai. Kementerian Keuangan dalam mengatasi permasalahaan mengenai pemerataan kompetensi pegawai untuk meminimalisir  gap kompetensi di dukung dengan pelaksanaan Rencana Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (RPPSDM)  didasari pada KMK 51/KMK.01/2012 tentang Rencana Program Pengembangan Sumber Daya Manusia KemenKeu. KMK ini adalah perangkat untuk mendukung Reformasi Birokrasi yang telah dilaksanakan oleh salah satu unit eselon satu, yakni Direktorat Jenderal Perbendaharaan dengan perubahan tugas dan fungsi unit vertikal berdasarkan PMK 169/PMK.01/2012 yang memiliki tujuh gap kompetensi pegawai berupa tugas-tugas baru dan fungsi yang tidak sesuai. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa pelaksanaan RPPSDM yang terdiri dari tiga program, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Program RPPSDM. Hasil pelaksanaan RPPSDM tahun 2013 telah menunjukkan hasil yang relatif baik dan telah mendukung peningkatan kinerja secara keseluruhan melalui NKO 2013 mencapai 105,22% yang meliputi kategori tinggi. Kata Kunci: Implementasi RPPSDM, Pengembangan Pegawai, Peningkatan Kinerja
Analisis Triple Loops Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Study Pada Pengelolaan Sampah Kecamatan Sukun, Kota Malang) Rachmad, Alifandi
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Analysis of Triple Loops in Waste Management Base on Society (Case Study on Waste Management Sukun District of Malang). Waste problem today is a major problem in big cities like in Malang. This is due to the assumption of many people who think that waste management is the task of the government, so many of them who do not care to waste problem in their neighborhood. Supposedly this waste problem can be solved not only by governments, but also public and private institutions. So it is necessary to change the assumptions in society in order to care about the garbage problem in the city of Malang, especially in the District of Breadfruit. This study is a descriptive qualitative research based on case studies in Malang. In the standard implementation is not appropriate ,government though it uses the transport system of door-to-door at some point are still many areas that have not felt the existing facilities. Using Loops Triple analysis, can help solve the garbage problem in the city of Malang. For people who consider the assumption of waste to be managed by government can be changed. In addition, people can be self-sufficient in managing its waste without relying on the government.   Keywords : Triple Loops, Waste Management, Society   Abstrak : Analisis Triple Loops Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Studi Pada Pengelolaan Sampah Kecamatan Sukun, Kota Malang). Permasalahan sampah hingga saat ini merupakan permasalahan utama di Kota-kota besar seperti di Kota Malang. Hal ini disebabkan masih banyak asumsi dari masyarakat yang menganggap bahwa pengelolaan sampah adalah tugas dari pemerintah, sehingga banyak diantara mereka yang tidak peduli dengan persoalan sampah di lingkungan mereka. Seharusnya permasalahan sampah ini dapat diselesaikan tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga masyarakat dan juga pihak swasta. Sehingga diperlukan adanya perubahan asumsi dalam masyarakat agar dapat peduli terhadap permasalahan sampah di Kota Malang khususnya di Kecamatan Sukun. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif  berbasis pada studi kasus di Kota Malang. Dalam pelaksanaannya belum sesuai standart pemeritah, meskipun sudah menggunakan sistem pengangkutan secara door to door masih banyak di beberapa titik wilayah yang belum merasakan fasilitas yang ada.  Dengan menggunakan analisis Triple Loops, dapat membantu menyelesaikan permasalahan sampah di Kota Malang. Sebab asumsi masyarakat yang menganggap sampah harus dikelola oleh pemerintah dapat dirubah. Selain itu masyarakat dapat mandiri dalam mengelola sampahnya tanpa bergantung terhadap pemerintah.   Kata Kunci : Triple Loops, pengelolaan sampah, masyarakat
Sistem Transportasi di Kota Kediri dalam Rangka Menunjang Aksesibilitas Antar Wilayah (Studi pada Dinas Perhubungan Kota Kediri) Hermawan, Frendy Puji
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Tranportation System in Kota Kediri in Order to Support Inter-Regional Accessibility (Studies In Dinas Perhubungan Kota Kediri). there is no doubt that transport is a vital requirement in which all activities use. A city that requires transportation system to support the mobility of society, including Kota Kediri. Because Kota Kediri located at the crossroads between several districts, it makes government of Kota Kediri through Dinas Perhubungan should create a transportation system design. Where the transport system is expected to provide ease of access for Kota Kediri and access to other areas. This study raises the issue of how the Transportation Department held a transportation system to provide facilities and infrastructure to support accessibility between regions and to identify factors that will be driving and inhibiting Dinas Perhubungan in the implementation of the transportation system in Kota Kediri. Keywords : transportation, Kota Kediri, accessibility Abstrak: Sistem Transportasi Di Kota Kediri Dalam Rangka Menunjang Aksesibilitas Antar Wilayah (Studi Pada Dinas Perhubungan Kota Kediri). Dalam Kehidupan sehari-hari tidak dapat dipungkiri bahwa transportasi merupakan suatu kebutuhan yang vital dimana seluruh kegiatan menggunakannya. Untuk itu sebuah kota memerlukan sistem transportasi untuk menunjang mobilitas masyarakatnya termasuk Kota Kediri. Karena Kota Kediri yang terletak di persimpangan antara beberapa wilayah kabupaten, hal tersebut membuat Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan Kota Kediri harus membuat sebuah rancangan sistem transportasi. Dimana sistem transportasi tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Kota Kediri dan akses bagi daerah lain.  Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang bagaimana Dinas Perhubungan Kota Kediri menyelenggarakan sistem transportasi Kota Kediri dalam menyediakan sarana dan prasarana  dalam menunjang aksesibilitas antar wilayah serta mengidentifikasi faktor apa saja yang menjadi pendorong dan penghambat Dinas Perhubungan dalam penyelenggaraan sistem transportasi. Kata kunci: transportasi, Kota Kediri, aksesibilitas
Evaluasi Kebijakan Transportasi Dalam Rangka Mengurangi Kemacetan di DKI Jakarta Atmodjo, Idrus Chairiansyah
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 8 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Evaluation of Transportation Policies In Order To Reduce traffic jam in Jakarta (Study of TransJakarta Busway bus). This study is based on the relationship Transjakarta policy with traffic jam problem that has been happening in Jakarta. This study used a descriptive research with a qualitative approach, focusing on the input evaluation, process evaluation, output evaluation, and outcome evaluation. Based on the results of research found that a TransJakarta bus transportation policy is still not significant in reducing traffic jam problems in almost all the roads in Jakarta. This happens because there are still many weaknesses that occur in the TransJakarta bus. These weaknesses is, a shortage of the fleet, the services provided by the officer is still not good, the minimal number of SPBGs, the arrival frequency (headway) uncontrolled when TransJakarta bus operates that makes passengers are not feel safe and comfortable. However, although there are still many problems, TransJakarta bus passenger numbers have increased in the last two-three years until 2013.Keywords: Policy Evaluation, Transportation, Traffic jam, JakartaAbstrak: Evaluasi Kebijakan Transportasi Dalam Rangka Mengurangi Kemacetan di DKI Jakarta (Studi tentang Bus Transjakarta Busway). Penelitian ini didasari pada hubungan kebijakan bus Transjakarta dengan permasalahan kemacetan yang selama ini terjadi di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, fokus pada evaluasi input, evaluasi proses, evaluasi output, dan evaluasi outcome. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kebijakan transportasi bus Transjakarta masih belum signifikan dalam mengurangi masalah kemacetan di hampir seluruh ruas jalan di DKI Jakarta. Hal ini terjadi karena masih banyak kelemahan yang terjadi di dalam bus Transjakarta. Kelemahan tersebut yaitu, kekurangan jumlah armada, pelayanan yang diberikan oleh petugas masih belum baik, minimnya jumlah SPBG, frekuensi kedatangan (headway) yang tidak terkendali saat bus Transjakarta beroperasi membuat penumpang tidak merasa aman dan nyaman. Meskipun masih terdapat banyak masalah, jumlah penumpang bus Transjakarta mengalami peningkatan dalam dua-tiga tahun terakhir sampai tahun 2013.Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Transportasi, Kemacetan, Jakarta
Pengaruh Perilaku Birokrasi Terhadap Kualitas Pelayanan Publik (Studi di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Malang) Parasian Siahaan, Romual
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Influence the Behavior of the Bureaucracy to the Quality of Public Services (Studies in Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Malang). The Government is a government organization which has authority in the provision of public services and perform the duty of meeting the needs of the community that needs service. The purpose of the establishment of the Government is to provide service to the community. Services provided to the community should reflect a sense of Justice for all members of society. This research uses a type of research quantitative approach with eksplanatory. Free variables in this study was a bureaucratic behavior (X) with indicators of civility, discipline, and caring. Variables bound in this research is the quality of the public service (Y) with certainty the time indicators, cost of service, access, and equality. Based on the analysis of the test t known t-count = 3,677, where the t-table = 1,652, then it can be inferred Ho denied and Ha received, It means there is a positive and significant influence between the behavior of the bureaucracy to the quality of public services in BP2T Kota Malang. Then, R square (coefficient of Determination) of 30,7%., indicates that the behaviour of the influential bureaucracy of 30,7% of the quality of public services. Then the value amounted to 69,3% more influenced by factors other than the variable X (a bureaucratic behavior). Keywords: behavior bureaucracy, quality, public services Abstrak: Pengaruh Perilaku Birokrasi Terhadap Kualitas Pelayanan Pubik (Studi di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Malang). Pemerintah merupakan sebuah organisasi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam pemberian pelayanan publik dan melakukan kewajiban memenuhi kebutuhan masyarakat yaitu kebutuhan pelayanan. Tujuan dibentuknya pemerintah adalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat seharusnya mencerminkan rasa keadilan bagi semua anggota masyarakat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku birokrasi (X) dengan indikator kesopanan, kedisiplinan, dan kepedulian. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan publik (Y) dengan indikator kepastian waktu, biaya pelayanan, akses, dan kesamaan hak. Berdasarkan analisis uji t diketahui t-hitung = 3,677, dimana t-tabel = 1,652, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara perilaku  birokrasi terhadap kualitas pelayanan publik di BP2T Kota Malang. Kemudian, R square (Koefisien Determinasi) sebesar 30,7%., menunjukkan bahwa perilaku birokrasi berpengaruh sebesar 30,7% terhadap kualitas pelayanan publik. Kemudian nilai sebesar 69,3% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel X (perilaku birokrasi).   Kata kunci: perilaku birokrasi, kualitas pelayanan publik
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Hutan (Studi Pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan Podang Wilis Desa Durenan Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun) Wiyonoputri, Jestika Orlanda
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack: Community Empowerment by PHBM programme to increase the income of the villagers who live around the forest (Study on LMDH Podang Wilis Durenan Village, Kecamatan Gemarang, Kabupaten of Madiun). This research focused on basic problems such as the community empowerment, as well as the pro- and inhibitors factor in human resources as the PHBM in Durenan village. This research uses descriptive research methods with qualitative approaches. Factors that support in the implementation of community empowerment through programs in General are PHBM cohesiveness among the villagers, the LMDH Podang Wilis and stakeholders so that the whole community empowerment activities can be run properly. The potential of nature which is contained in the village of Durenan also supports the community empowerment activities in the Durenan village. However, the barrier that slows the implementation of community empowerment through PHBM is the poor quality of the human resources in Durenan village. As a result, the influx of moneylenders or owners of capital pawn systems could easily inhibit the growth of the economy of the community. Key word: community empowerment Abstrak: Pemberdayaan Masayarakat Melalui Program PHBM Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Hutan (Studi Pada LMDH Podang Wilis Desa Durenan Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun). Penelitian ini bertitik tolak pada permasalahan pokok yaitu bagaimana pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, serta faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pemberdayaan masyarakat melalui program PHBM yang ada di Desa Durenan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Bedasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh suatu gambaran bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program PHBM di Desa Durenan telah berjalan dengan baik. Faktor-faktor yang mendukung dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui program PHBM secara umum adalah kekompakan antara masyarakat desa hutan, LMDH Podang Wilis, dan stakeholder sehingga seluruh kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik, potensi alam yang terdapat di Desa Durena juga mendukung kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Durenan. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui program PHBM adalah rendahnya kualitas sumberdaya manusia (SDM) masyarakat Desa Durenan yang masih rendah serta masuknya rentenir atau pemilik modal dengan sistem gadai yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.   Kata kunci: pemberdayaan masyarakat
Implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) Berbasis Community Development (Studi Tentang CSR PT Greenfields Indonesia di Desa Babadan Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang) Putra, Ade Maulana
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of Corporate Social Responsibility Program (CSR) Based Community Development. Implementation of Good Corporate Governance (GCG) by the company should make a positive contribution to the stakeholder. Companies generally carry out social responsibility known as Corporate Social Responsibility (CSR). PT Greenfields Indonesia are well aware of it. During PT Greenfields Indonesia implement CSR programs as a form of their responsibility to the surrounding community. One is shaped CSR program partnerships with the community are realized through Community Development. This study seeks to analyze the implementation of CSR programs based Community Development and the factors driving and inhibiting program. Implementation of CSR undertaken by PT Greenfields Indonesia has been running well. It is seen from the high commitment to continue to make a positive contribution to society. So far the villagers of Kurt felt the impact of the CSR program. However, in practice there are several factors that affect the driving and inhibiting the implementation both from internal and external companies. Keywords: Corporate Social Responsibility (CSR),  Cattle Farmer Partnership, Community Development   Abstrak: Implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) Berbasis Community Development. Penerapan Good Corporate Governance (GCG) oleh perusahaan haruslah memberikan kontribusi  positif terhadap stakeholder. Perusahaan umumnya melaksanakan bentuk   tanggung jawab sosial yang dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). PT Greenfields Indonesia, perusahaan yang beroperasi di bidang produksi susu sapi menyadari betul akan hal itu. Selama ini PT Greenfields Indonesia melaksanakan program CSR sebagai bentuk tanggung jawab mereka kepada masyarakat sekitar. Salah satunya adalah program CSR yang berbentuk kemitraan dengan masyarakat yang diwujudkan melalui Community Development. Penelitian ini berusaha menganalisis implementasi program CSR berbasis Community Development dan faktor  pendorong dan penghambat program. Pelaksanaan CSR yang dilakukan oleh PT Greenfields Indonesia sudah berjalan baik. Hal ini dilihat dari komitmen tinggi dari perusahaan untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sejauh ini masyarakat Desa Babadan merasakan dampak dari program CSR PT Greenfields Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya ada beberapa faktor pendorong dan penghambat yang mempengaruhi pelaksanaannya baik itu yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan.

Page 45 of 268 | Total Record : 2676


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 4 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 7 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 6 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 5 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 4 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Administrasi Publik (JAP) Vol. 5 No. 7 (2022): DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): JAP: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): JAP: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): JULI 2022 Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol. 4 No. 12 (2016) Vol 4, No 12 (2016) Vol 4, No 11 (2016) Vol. 4 No. 11 (2016) Vol 4, No 10 (2016) Vol. 4 No. 10 (2016) Vol. 4 No. 9 (2016) Vol 4, No 9 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 12 (2015) Vol 3, No 12 (2015) Vol 3, No 11 (2015) Vol. 3 No. 11 (2015) Vol 3, No 10 (2015) Vol. 3 No. 10 (2015) Vol 3, No 9 (2015) Vol. 3 No. 9 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 2, No 12 (2014) Vol. 2 No. 12 (2014) Vol 2, No 11 (2014) Vol. 2 No. 11 (2014) Vol 2, No 10 (2014) Vol. 2 No. 10 (2014) Vol. 2 No. 9 (2014) Vol 2, No 9 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 10 (2013) Vol 1, No 10 (2013) Vol 1, No 9 (2013) Vol. 1 No. 9 (2013) Vol. 1 No. 8 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol. 1 No. 7 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue