cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 9 (2017)" : 22 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN URIN KELINCI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS STROBERI (Fragaria sp.) Laili, Nur; Sudiarso, Sudiarso; Soelistyono, Roedy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/521

Abstract

Stroberi merupakan komoditas hortikultura yang dikonsumsi oleh banyak masyarakat di Indonesia, Konsumsi Stroberi yang terus meningkat dari waktu ke waktu namun belum diimbangi dengan produksi yang meningkat pula. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman  Stroberi adalah dengan penggunaan varietas unggul dan penambahan input berupa bahan oraganik yang berasal dari kotoran ternak berupa urin kelinci. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian urin kelinci dan tiga varietas stroberi pada pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang dirancang dalam Rancangan Acak Kelompok yang terdapat 12 perlakuan dengan 3 ulangan sehingga didapatkan 36 satuan percobaan. Penelitian dilaksanakan di Desa Pandanrejo Bumiaji, Batu pada bulan Maret-Juni 2015. Hasil Penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemberian urin kelinci dan tiga varietas stroberi pada dan belum mampu meningkatnya pertumbuhan tanaman stroberi yang dicerminkan jumlah daun,  jumlah stolon, umur berbunga serta berat kering tanaman dan parameter hasil tanaman stroberi antara lain jumlah buah, bobot buah per tanaman bobot per buah dan diameter buah, Perlakuan pemberian urin kelinci hanya berpengaruh terhadap parameter pertumbuhan seperti panjang tanaman dan umur berbunga, Secara umum pemberian urin kelinci yang diaplikasikan belum menunjukkan perbedaan yang nyata. Sedangkan pada perlakuan varietas California tidak menunjukkan perbedaan dangan varietas Earlibrite. Penggunaan varietas dapat meningkatkan hasil tanaman  stroberi seperti Jumlah buah per  tanaman dan bobot buah per tanaman, bobot per buah.
PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG DAN JARAK TANAM PADA PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Y, Welly Setyawan; Sumarni, Titin
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.609 KB) | DOI: 10.21776/522

Abstract

Kurangnya perhatian petani terhadap pemupukan organik dan pengaturan jarak tanam menyebabkan tingginya tingkat pertumbuhan gulma di lahan budidaya dan rendahnya produktivitas jagung manis di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari interaksi dosis pupuk kandang dan jarak tanam berbeda dalam menekan pertumbuhan gulma dan upaya peningkatan hasil tanaman jagung manis, untuk mengetahui dosis pupuk kandang yang tepat dalam meningkatkan hasil tanaman jagung manis, dan untuk mengetahui jarak tanam yang tepat dalam menekan pertumbuhan gulma. Penelitian dilaksanakan dari bulan April–Juni 2015 di Dadaprejo, Junrejo, Batu. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi dengan perlakuan jarak tanam sebagai petak utama, terdiri dari 3 macam yaitu: 70 cm x 25 cm, 60 cm x 29 cm, dan   50 cm x 35 cm. Perlakuan berbagai dosis pupuk kandang sebagai anak petak, terdiri dari 4 macam yaitu: 0 ton ha-1, 5 ton   ha-1, 15 ton ha-1, dan 25 ton    ha-1. Berdasarkan hasil analisis, jarak tanam 50 cm x 35 cm dan 60 cm x 29 cm menghasilkan bobot kering gulma lebih rendah sebesar 1,49 g dan 1,76 g. Perlakuan dosis pupuk kandang 15 ton ha-1 dan 25 ton ha-1 memberikan hasil panen lebih tinggi sebesar 10,94 ton ha-1 dan 11,34 ton ha-1 dibandingkan dosis 0 ton ha-1dan 5 ton ha-1 sebesar 9,63 ton ha-1 dan 9,93 ton ha-1.
PENGARUH PERENDAMAN AIR PANAS PADA BATANG ATAS, TENGAH DAN BAWAH TERHADAP PERTUMBUHAN BUD CHIP TEBU (Saccharum officinarum L.) VARIETAS BULULAWANG Wijayanti, Mia Rajib; Sebayang, Husni Thamrin; Sumarni, Titin
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/523

Abstract

Bud chip adalah sistem pembibitan tebu dengan menggunakan satu mata tunas. Bahan tanam yang akan dijadikan bud chip dibagi menjadi 3 yaitu batang atas, tengah dan bawah, tetapi yang umum digunakan adalah batang tengah, sedangkan batang atas dan bawah kurang dimanfaatkan. Hal ini disebabkan ketiga bagian batang tidak mampu tumbuh dengan seragam. Upaya yang dapat dilakukan agar pertumbuhan dapat menjadi seragam adalah dengan perendaman air panas. Perlakuan tersebut mampu mempercepat imbibisi air pada mata tunas sehingga dapat mempengaruhi perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menentukan lama waktu perendaman yang tepat pada batang atas, tengah dan bawah agar pertumbuhan seragam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2015 di Pusat Penelitian Gula Jengkol, PTPN X, Kediri. Penelitian ini menggunakan metode RAK faktorial. Pengamatan dilakukan pada umur 1 hingga 15 HST untuk pengamatan fase perkecambahan serta 30, 45, 60, 75 dan 90 HST untuk fase pertunasan. Hasil penelitian menunjukkan perendaman air panas pada batang atas selama 15 menit, batang tengah 45 menit dan batang bawah 60 menit nyata mampu meningkatkan pada parameter persentase perkecambahan, saat berkecambah, jumlah daun, tinggi tanaman serta berat kering total tanaman dibanding dengan perlakuan kontrol (tanpa perendaman).
EVALUASI POTENSI DAN DESKRIPSI DELAPAN GENOTIP KECIPIR (Psophocarpus tetragonolobus L.) Laras Sukma, Dyah Ayu; Kuswanto, Kuswanto; Ardiarini, Noer Rahmi
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.228 KB) | DOI: 10.21776/524

Abstract

Indonesia memiliki keragaman kecipir terbesar sehingga perlu untuk diketahui potensinya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan mendeskripsikan delapan genotip kecipir. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu delapan genotip kecipir lokal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015-Juli 2015 di Kebun Percobaan Jatikerto Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian disusun menggunakan petak tunggal dengan metode pengamatan tanaman tunggal (single plant). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan genotip kecipir yang berpotensi dikembangkan di Indonesia. Salah satu yang, memiliki potensi terbesar dan disukai konsumen adalah genotip Semarang 2. Semarang 2 memiliki ciri-ciri rasa manis dan renyah, serta
EKSPLORASI ANGGREK EPIFIT DI SEKITAR WATU ONDO KAWASAN TAMAN HUTAN R. SOERJO MOJOKERTO Nusantara, Adil Balada; Kendarini, Niken; Saptadi, Darmawan
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/525

Abstract

Anggrek adalah tumbuhan yang dikenal sebagai tanaman yang mempunyai bunga indah, mempesona, dan menakjubkan. Watu Ondo kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo (disingkat TAHURA R. Soerjo) merupakan kawasan pelestarian alam yang wilayahnya meliputi beberapa kawasan hutan yang berada di dalam kelompok Gunung Arjuno-Lalijiwo yaitu sebagian wilayah Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Batu (Jawa Timur). Tujuan penelitain ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan keragaman tanaman anggrek. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2015 sampai dengan bulan Maret 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survey, yaitu dengan mendapatkan informasi mengenai jenis-jenis anggrek yang ada. Pengumpulan data mengenai karakter morfologi anggrek dan setiap anggrek epifit yang ditemukan diidentifikasi sampai tingkat marga, didokumentasikan dengan kamera, data  habitat anggrek. Hasil dari penelitian eksplorasi ini anggrek epifit berhasil di temukan sebanyak 258 individu yang termasuk dalam 36 spesies dalam 18 marga.
PENGARUH PENGGUNAAN JARING PADA TIGA VARIETAS TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Firdaus, Mohammad Nur; Hariyono, Didik; Suryanto, Agus
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/526

Abstract

Pentingnya bawang merah bagi masyarakat tidak diimbangi dengan kemampuan produksi yang optimal. Sistem budidaya dan pemilihan varietas mempengaruhi hasil dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh jaring (net) dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah dan untuk memperoleh kombinasi jaring dan varietas yang tepat pada tanaman bawang merah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni 2015 di Desa Sumberbulu, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-plot) dengan dua perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan petak utama adalah jenis penggunaan warna dan perlakuan anak petak ialah varietas bawang merah. Perlakuan jaring secara mandiri tidak memberikan pengaruh nyata pada semua parameter pengamatan. Perlakuan varietas secara mandiri memberikan pengaruh pada panjang tanaman. Interaksi jaring dan varietas memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah daun. Penggunaan jaring putih dan jaring biru memberikan pertumbuhan vegetatif yang sama dan tidak menurunkan produktivitas bawang merah. Varietas Super Philip, Thailand, dan Biru Lancor rata-rata mampu menghasilkan produksi 11 – 12 ton per hektar.
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN PADA SUHU RENDAH TERHADAP FERTILITAS POLEN JAGUNG KETAN (Zea mays ceratina KULESH) Indraswari, Rizqi Laili; Sugiharto, Arifin Noor; Soegianto, Andy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/527

Abstract

Jagung ketan mulai dibudidayakan di Indonesia karena pada jagung ketan mengandung amilopektin sebesar 100%, lebih banyak dari jagung biasanya. Produksi jagung dapat diukur melalui jumlah biji pada tongkolnya yang dipengaruhi oleh tingkat keberhasilan penyerbukan bunga jagung. Dalam rangka meningkatkan efektivitas fertilisasi jagung yang berbeda umur berbunganya, upaya yang dilakukan adalah dengan mempertahankan fertilitas polen. Oleh karena itu, penelitian mengenai pengelolaan polen yang mencakup pemanenan, penyimpanan dan pengujian fertilitas bertujuan untuk mempertahankan kemurnian dan fertilitas tetap tinggi sehingga menjamin ketersediaannya sewaktu diperlukan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - Juni 2015 di Kelurahan Dadaprejo, Batu. Alat yang digunakan adalah kertas pembungkus, stapler, spidol, ayakan, pinset, cawan petri, spatula, plastik, kulkas, timbangan digital, gelas ukur, erlenmeyer, kompor listrik, botol, pipet, kaca preparat, cover glass, penggaris, meteran, jangka sorong, alat tulis, mikroskop, dan kamera digital. Bahan yang digunakan adalah polen jagung ketan dan larutan YKI (Yodium Kalium Iodida). Penelitian ini memiliki kombinasi 2 perlakuan suhu dan 4 lama penyimpanan dengan jumlah sampel masing-masing 5. Data diolah dengan menggunakan uji t. Pengamatan dilakukan pada parameter panjang tongkol, diameter tongkol, berat tongkol, jumlah baris, jumlah biji, berat biji, berat 100 biji, persentase keberhasilan persilangan dan fertilitas polen. Hasil pengamatan fertilitas polen jagung ketan masih tinggi pada suhu penyimpanan 5 °C dan bertahan selama 8 hari. Penyimpanan polen pada suhu rendah dalam jangka waktu yang pendek mempengaruhi nilai fertilitas polen dan jumlah baris pada tongkol. Nilai keberhasilan persilangan, panjang tongkol, diameter tongkol, berat tongkol, jumlah biji, dan berat biji tidak dipengaruhi oleh penyimpanan polen pada suhu rendah.
PENAMPILAN 6 GENOTIPE TOMAT (Solanum lycopersicum L.) PADA BUDIDAYA ORGANIK DAN ANORGANIK Selviana, Lila; Purnamaningsih, Sri Lestari; Damanhuri, Damanhuri
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/528

Abstract

Upaya untuk meningkatkan produksi tomat yang baik dan tidak mudah terserang hama dan penyakit sudah dilakukan. Namun, cara budidaya yang tepat belum banyak diketahui oleh para petani, sehingga mampu tanaman tomat mampu tumbuh optimal pada lingkungan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui hasil tanaman tomat yang ditumbuhkan secara organik dan anorganik. Penelitian dilaksanakan  pada bulan April sampai bulan Juli 2015 di Desa Surat Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan adalah Rancangan Tersarang dengan dua faktor. Faktor pertama genotipe tomat (G1, G2, G3, G4, G5, G6) dan faktor kedua cara budidaya (organik dan anorganik). Penelitian dilakukan pada polybag. Penelitian menggunakan rancangan tersarang dengan  3 ulangan dan terdapat 36 petak percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 6 tanaman. Total populasi tanaman tomat 216. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan genotipe menunjukan hasil tidak berbeda nyata, sehingga semua genotip menunjukan hasil yang sama pada budidaya organik, maupun anorganik. Sedangkan pada perlakuan budidaya, budidaya anorganik memiliki hasil yang lebih tinggi (166,65 g /tanaman) dibandingkan budidaya organik (96,33 g/tanaman).
PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK DAN WAKTU APLIKASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) Nurcahya, Athariq Ozzy; Herlina, Ninuk; Guritno, Bambang
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.8 KB) | DOI: 10.21776/529

Abstract

Produksi jagung manis di Indonesia mengalami penurunan sehingga pemerintah mengimpor jagung manis. Usaha untuk meningkatkan produksi jagung manis nasional dapat dilakukan dengan budidaya yang tepat, salah satunya dengan penambahan bahan organik dan waktu aplikasi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui interaksi antara jenis pupuk organik dan waktu aplikasi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis. 2) mengetahui jenis pupuk organik yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis. 3) mengetahui waktu aplikasi yang tepat dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2015 di desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan yaitu percobaan factorial yang dirancang menggunakan rancangan  acak kelompok (RAK), dengan 2 faktor. Faktor petama adalah macam pupuk organik (P) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : P1 = Pupuk kandang sapi, P2 = Pupuk kandang ayam, P3 = Pupuk kandang kambing. Faktor kedua adalah waktu aplikasi (W) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : W1 = Pada saat tanam, W2 = 2 minggu sebelum tanam dan W3 = 4 minggu sebelum tanam. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terjadi interaksi antara macam pupuk organik dan waktu aplikasi terhadap semua variable pengamatan, demikian pula dengan perlakuan waktu aplikasi. Pupuk organik memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, indeks luas daun, panjang tongkol, dan bobot segar tongkol per ha.
PENGARUH PEMBERIAN KAPUR PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA TIPE KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Sukmana, Ari; Nugroho, Agung; Guritno, Bambang
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 9 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/530

Abstract

Penurunan produksi kacang tanah mengakibatkan ketersediaan kacang tanah nasional menjadi menurun. Guna menyediakan kacang tanah setiap tahunnya dapat dilakukan dengan budidaya tanaman kacang tanah yang baik misalnya pemilihan benih yang tepat dan pengapuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui interaksi antara kapur dan tipe kacang tanah pada pertumbuhan dan hasil kacang tanah 2) mengetahui pengaruh dosis kapur dan tipe kacang tanah pada pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Agustus 2015 di Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Malang. Metode Penelitian menggunakan RAK faktorial. Faktor pertama, dosis kapur (K) terdiri dari 5 taraf, yaitu K0 = tanpa kapur, K1 = 50 kg ha-1, K2 = 100 kg ha-1, K3 = 150 kg  ha-1, K4 = 200 kg ha-1. Faktor kedua, Tipe Kacang Tanah (V) Terdiri atas 2 taraf, yaitu V1 = Tipe Valensia (Varietas Domba), V2 = Tipe Spanish (Varietas Takar 1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi nyata antara dosis kapur dan tipe kacang tanah terhadap semua variabel pengamatan. Kapur berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah ginofor 35 HST. Tipe kacang tanah berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun, indeks luas daun, jumlah ginofor, jumlah polong per tanaman, bobot biji per tanaman, hasil panen per hektar.

Page 1 of 3 | Total Record : 22


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue