cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2026): Februari" : 8 Documents clear
Pengaruh Pengendalian Gulma Mekanis dan Kimiawi dengan Waktu Aplikasi Berbeda pada Rumput Bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers) Miladya, Navilla; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.02

Abstract

Rumput bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers) merupakan salah satu jenis turfgrass atau tanaman penutup tanah yang berupa rumput-rumputan. Rumput bermuda banyak dibudidayakan karena memiliki keunggulan seperti tumbuh dan menyebar dengan cepat, memiliki kanopi yang sama, serta toleransi terhadap kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan rumput bermuda terhadap pengendalian gulma mekanis dan kimawi dengan waktu aplikasi yang berbeda serta untuk mengetahui kombinasi dosis dan waktu aplikasi herbisida yang terbaik dalam mengendalikan gulma pada rumput bermuda. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit rumput bermuda, herbisida metil metsulfuron, herbisia 2,4-D, surfaktan, pupuk kandang, dan pupuk NPK. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2024 di Kebun Arboreal Kanopi Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kombinasi perlakuan dosis dua herbisida dan waktu aplikasi herbisida yang diberikan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan rumput bermuda dan berpengaruh nyata terhadap skor visual daya racun pada rumput bermuda serta bobot kering gulma total. Perlakuan herbisida juga berpengaruh nyata pada persentase penutupan rumput, jumlah tunas, panjang akar, bobot segar dan bobot kering rumput. Perlakuan kombinasi herbisida metil metsulfuron 15 g/ha + 2,4-D 600 g/ha dan waktu aplikasi 3 MST memberikan skor visual daya racun dan hasil bobot kering gulma total terhadap tanaman utama yang paling rendah daripada perlakuan yang lainnya.
Aplikasi Konsentrasi AB Mix dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada Sistem Hidroponik Sumbu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.) Pratomo, Rafli Yusuf; Nurlaelih, Euis Elih
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.01

Abstract

Hidroponik merupakan salah satu sistem pertanian modern yang dapat digunakan pada kondisi tanah yang kritis, hama dan penyakit yang tinggi, dan musim yang tidak menentu. Tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L.) atau yang dikenal dengan nama Tatsoi berasal dari Asia. Tantangan yang dihadapi petani yaitu kekurangan nutrisi tanaman atau pengaturan pertumbuhan yang tidak tepat sehingga pertumbuhan tanaman yang tidak merata. Untuk mengoptimalkan aspek pertumbuhan dan memaksimalkan hasil panen salah satu solusi yang potensial untuk mengatasi permasalahan ini dengan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) berasal dari bahan organik herbal mengandung hormon tanaman unggul seperti giberelat, kinetin, dan zeatin yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman dalam proses fisiologis seperti pembentukan akar, pembungaan, dan pembuahan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi AB Mix dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian ini dilaksanakan greenhouse SMKN 1 Plosoklaten Karang Nongko, Sumberagung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor diulang sebanyak 3 kali. Apabila terdapat hasil berbeda nyata akan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi AB Mix dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) tidak berinteraksi terhadap jumlah daun, panjang akar diameter tajuk, bobot segar, dan berat kering. Perlakuan konsentrasi AB Mix 1100 ppm merupakan perlakuan terbaik terhadap bobot segar dengan rata-rata 131,98 gram sedangkan perlakuan ZPT 4 ml/l merupakan perlakuan terbaik terhadap panjang akar dengan rata-rata 22,58 cm.
Pengaruh Pupuk Anorganik dan Organik terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Triyanggodo, Satrio Bagus; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.03

Abstract

Peningkatan kebutuhan konsumsi cabai rawit tidak diimbangi dengan peningkatan kesuburan tanah. Upaya mengatasi permasalahan tersebut dan meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai rawit dapat menggunakan kombinasi.pupuk anorganik dan pupuk organik. Pupuk organik antara lain pupuk kandang kambing, pupuk kandang sapi, dan.pupuk kandang ayam. Penelitian.ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara macam pupuk organik dan dosis pupuk NPK Phonska 15:15:15 yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian dilaksanakan di Desa Kampungbaru, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada bulan Januari hingga Mei 2024 menggunakan Rancangan Petak Terbagi. Petak utama berupa macam pupuk organik dengan tiga jenis, yaitu pupuk kandang kambing, sapi, dan ayam masing-masing 10 ton ha-1, sedangkan anak petak berupa dosis NPK Phonska 15:15:15 dengan empat taraf, 100 kg ha-1., 200 kg ha-1., 300 kg ha-1, dan 400 kg ha-1. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah bunga, jumlah buah, persentase fruit set, bobot buah per tanaman, dan bobot segar buah. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA) taraf signifikansi 5% dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara perlakuan macam pupuk organik dengan dosis pupuk NPK Phonska 15:15:15 pada variabel pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yaitu tinggi tanaman dan luas daun umur 42 HST, jumlah bunga per tanaman, dan jumlah buah per tanaman. 
Optimalisasi Hasil Sukini dengan Penggunaan Mulsa Plastik Hitam Perak dan Dosis Pupuk Fosfor Fathurrahman, Muhammad; Saitama, Akbar; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.04

Abstract

Sukini termasuk ke dalam salah satu jenis tanaman hortikultura yang memiliki berbagai macam kandungan vitamin yang baik untuk kesehatan, dalam 100 g sukini memiliki 9 mg kandungan vitamin C, 205 B-karoten, 250 mg kalium, 22 mg magnesium. Permintaan pasar akan komoditas sukini akan terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk serta berkembanganya trend makanan Jepang dan Korea. Teknik budidaya yang baik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sukini yang optimal, teknik budidaya tersebut mengacu pada penggunaan mulsa dan penambahan pupuk fosfor untuk menyesuaikan iklim mikro dan memastikan kebutuhan unsur hara fosfor dapat tercukupi pada lahan budidaya sukini, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan mulsa plastik hitam perak dan dosis pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil sukini, mengetahui interaksi antara penggunaan mulsa plastik hitam perak dengan dosis pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil sukini. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Petak utama yaitu perlakuan penggunaan mulsa terdiri dari 2 taraf yaitu TM = Tanpa Mulsa dan MP = Mulsa Plastik Hitam Perak. Anak petak yaitu perlakuan dosis pupuk P2O5 terdiri dari 5 taraf yaitu P120 = 120 kg ha-1 P2O5, P170 = 170 kg ha-1 P2O5, P220 = 220 kg ha-1 P2O5, P270 = 270 kg ha-1 P2O5 dan P320 = 320 kg ha-1 P2O5. Interaksi antara penggunaan mulsa plastik hitam perak dan pemupukan fosfor dengan dosis 320 kg ha-1 menghasilkan peningkatan hasil sukini, meliputi peningkatan bobot segar total tanaman, bobot kering total tanaman dan bobot segar buah.
Evaluasi Hasil Biomassa Beberapa Calon Varietas HibridaTanaman Jagung Pakan (Zea mays L.) di Nusa Tenggara Timur Fadilah, Ahmad Irfan; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.08

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan utama di dunia, termasuk di Indonesia, dengan pemanfaatan yang meluas dari biji, tongkol, hingga biomassa tanaman. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), produksi jagung pipilan kering mengalami penurunan dari 750.166 ton pada 2021 menjadi 648.305 ton pada 2023, yang berdampak pada sektor peternakan akibat keterbatasan pakan berkualitas. Biomassa jagung memiliki kandungan nutrisi seperti protein kasar (7,4%) dan serat kasar (27,8%), sehingga potensial untuk digunakan sebagai pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil biomassa pada beberapa calon varietas jagung pakan dan memilih dengan hasil biomassa tinggi. Penelitian dilakukan pada Juli-November 2024 di Desa Oesao, Kupang Timur, NTT, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan (10 calon varietas hibrida dan 2 varietas pembanding) dan 3 ulangan. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Variabel yang diamati meliputi parameter morfologi, biomassa, dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon varietas UB7 memiliki rata-rata hasil biomassa lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding (Nusa 01 dan AR-21). Calon varietas tersebut direkomendasikan untuk dikembangkan pada tahap seleksi pemuliaan berikutnya.
Kajian Berbagai Mulsa Terhadap Efisiensi Konversi Energi (EKE) dan Produksi Padi Gogo (Oryza sativa L.) Varietas Inpago 13 Pratama, Ardin Rakha; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.06

Abstract

Indonesia mengandalkan sektor pertanian sebagai mayoritas mata pencaharian, dengan padi sebagai komoditas utama. Padi menjadi fokus utama pertanian karena menjadi tanaman pangan utama. Budidaya padi gogo umumnya dilakukan di lahan kering, yang merupakan lahan marginal dengan tantangan utama di lahan kering dan ketersediaan air yang rendah, yang dapat diatasi dengan menggunakan varietas padi toleran kekeringan yaitu Inpago 13 dan penggunaan mulsa yang menjadi solusi untuk menurunkan risiko kehilangan air dari tanah akibat penguapan. untuk mempelajari metode penggunaan berbagai macam mulsa dalam meningkatan Efisiensi Konversi Energi matahari (EKE), pertumbuhan tanaman dan hasil tanaman padi gogo varietas Inpago 13. Penelitian ini dilakukan Agustus hingga Desember 2024 di Kebun Percobaan Jatimulyo, yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Alat yang digunakan antara lain traktor tangan, meteran, cangkul, alat penyiang, timbangan analitik portable Ohaus Scout Pro dengan tipe SP 601, alat tulis, label, LAM (Leaf Area Meter) dengan tipe LI-3000C, oven pengering Memmert tipe 21037 FNR, dan kamera. Bahan yang dibutuhkan seperti mulsa jerami, mulsa plastik perak perak, mulsa plastik geowoven, mulsa plastik hitam perak, mulsa plastik hitam putih, pelubang mulsa, benih padi varietas Inpago 13, serta pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK 15-15-15 dan Urea, serta data intensitas radiasi matahari dari data BMKG. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Perlakuan mulsa geowoven mempunyai nilai Efisiensi Konversi Energi (EKE) yakni 4,27% yang lebih tinggi dibandingkan semua perlakuan mulsa.
Dampak Olah Tanah dan Aplikasi Mulsa Organik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Putih (Allium sativum L.) di Dataran Medium Ariano, Aldivinota; Setiawan, Adi
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.07

Abstract

Produksi bawang putih di Indonesia menurun meski permintaan meningkat, diduga akibat menurunnya kualitas lahan bekas sawah yang keras dan padat. Untuk mengatasinya, diperlukan teknik olah tanah yang tepat dan penggunaan mulsa organik seperti jerami padi dan arang sekam untuk menjaga kelembaban tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak olah tanah dan aplikasi mulsa terhadap pertumbuhan bawang putih di dataran medium. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni – September 2024 di kebun percobaan Pertanian Universitas Brawijaya, yang terletak di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari: T1M1: tanpa olah tanah dan tanpa mulsa, T1M2: tanpa olah tanah dan mulsa jerami, T1M3: tanpa olah tanah dan mulsa arang sekam, T2M1: olah tanah minimum dan tanpa mulsa, T2M2: olah tanah minimum dan mulsa jerami, T2M3: olah tanah minimum dan mulsa jerami, T3M1: olah tanah maksimum dan tanpa mulsa, T3M2: olah tanah maksimum dan mulsa jerami, dan T3M3: olah tanah maksimum dan mulsa jerami. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA taraf 5% dan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan olah tanah minimum secara konsisten meningkatkan bobot umbi segar per tanaman, jumlah siung per umbi, bobot segar umbi per petak panen dan berat kering angin umbi bawang putih dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Pada kombinasi perlakuan olah tanah minimum dan mulsa jerami menghasilkan bobot umbi segar sebesar 710,03 gram per petak panen dan 4,26 ton ha-1. Sehingga perlakuan kombinasi olah tanah minimum dan mulsa jerami memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik dan dapat diterapkan pada penanaman bawang putih pada dataran medium.
Respon Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Tapak Dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don) terhadap Konsentrasi Eco-enzyme dan Dosis Pupuk NPK Abdussalam, Mu'azzam; Sitawati, Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.05

Abstract

Tapak dara (Catharanthus roseus (L.) G. Don) merupakan tanaman hias yang populer dan memiliki banyak manfaat seperti dapat digunakan sebagai tanaman pagar, lanskap, dan termasuk sebagai bahan obat. Pemeliharaan bibit tapak dara perlu dilakukan dengan tepat karena tapak dara termasuk tanaman yang memerlukan unsur hara yang minim dan mampu beradaptasi dengan cekaman lingkungan yang tinggi. Penggunaan pupuk anorganik pada pemeliharaan bibit tapak dara dapat dikurangi dan diimbangi dengan penggunaan fermentasi bahan organik, seperti eco-enzyme. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon pertumbuhan dan pembungaan tapak dara terhadap konsentrasi eco-enzyme dan dosis pupuk NPK. Penelitian dilaksanakan di green house yang berada pada ketinggian 450 meter diatas permukaan laut (mdpl) di Kecamatan Sukun, Kota Malang, mulai dari bulan Desember 2024 hingga Februari 2025. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial dengan dua faktor: konsentrasi eco-enzyme (0 ml l-1, 15 ml l-1, 30 ml l-1) dan dosis pupuk NPK (2 g tanaman-1, 3 g tanaman-1, 4 g tanaman-1). Aplikasi konsentrasi eco-enzyme 15 ml l-1 dan dosis pupuk NPK 2 g tanaman-1 menunjukkan interaksi dan meningkatkan indeks klorofil dan luas daun. Konsentrasi eco-enzyme 15 ml l-1 dapat meningkatkan jumlah daun, jumlah cabang, bobot kering total, mempercepat waktu muncul bunga dan meningkatkan jumlah bunga per tanaman. Dosis pupuk NPK 2 g tanaman-1 juga memberikan jumlah daun dan jumlah cabang yang lebih tinggi dibandingkan dosis 4 g tanaman-1.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue