cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
Pengaruh Konsentrasi 2,4-Diklorofenoksiasetat Terhadap Pertumbuhanplanlet Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) Klon Jember dan Pasuruan Nurtalitha, Saviera Hayu; Murdiono, Wisnu Eko; Nihayati, Ellis
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1038

Abstract

Temulawak merupakan salah satu tanaman obat herba rimpang yang digunakan sebagai jamu kesehatan sehingga perlu adanya peningkatan kualitas dan kuantitas produk untuk memenuhi kebutuhan pasar. Temulawak merupakan tanaman yang memiliki kromosom triploid (3n) yang menyebabkan perkembangbiakan tanaman ini menggunakan organ vegetatif yaitu rimpang yang menyebabkan sifat induknya akan diwariskan seluruhnya pada sifat anakan. Salah satu cara untuk memperbaiki keragaman tanaman temulawak adalah dengan induksi poliploidi. Oleh karena itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut pada tanaman temulawak klon Jember dan Pasuruan secara vegetatif dengan konsentrasi 2,4-D 1 ppm dan 2 ppm yang dapat mempengaruhi pertumbuhan planlet temulawak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mendapatkan konsentrasi asam 2,4-Diklorofenoksiasetat yang tepatpada tanaman temulawak klon Jember dan Pasuruan guna meningkatkan pertumbuhan planlet temulawak. Penelitian dilaksanakan bulan Februari 2017 – Januari 2018  di Laboratorium Kultur Jaringan, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 kombinasi perlakuan yaitu T1: UB2 kontrol, T2: UB2 + 2,4-D 1 ppm, T3: UB2 + 2,4-D 2 ppm, T4: UB3 kontrol, T5: UB3 + 2,4-D 1 ppm, dan T6: UB3 + 2,4-D 2 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 2,4-Diklorofenoksiasetat pada temulawak klon Jember (UB2) dan Pasuruan (UB3) mampu menekan pertumbuhan planlet temulawak secara keseluruhan yang dapat terlihat pada parameter pertumbuhan.
Efektivitas Persilangan Tanaman Cabai (Capsicum annuum L.) Rentan dan Tahan Penyakit Busuk Batang Phytophthora (Phytophthora capsici Leon.) Putri, R. A. Prita Sari; Adiredjo, Afifuddin Latif
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1039

Abstract

Cabai (Capsicum annuum L.) adalah tanaman sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Hortikultura (2016) produktivitas cabai nasional tahun 2015-2016 mengalami penurunan sebesar 0,18%. Salah satu penyebab penurunan produktivitas tersebut adalah patogen Phytophthora capsici Leon. Patogen tersebut menyebabkan penyakit busuk batang Phytophthora. Varietas tahan merupakan salah satu solusi alternatif untuk mencegah penurunan hasil akibat patogen P. capsici. Sampai saat ini, belum ada varietas cabai dengan produksi tinggi dan tahan terhadap P. capsici. Penelitian ini diperlukan untuk mendapatkan kombinasi persilangan antara tetua rentan dan tetua tahan yang efektif untuk pengembangan varietas cabai yang memiliki produksi tinggi dan tahan terhadap penyakit busuk batang Phytophthora. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2017 hingga Oktober 2017 di Kebun Percobaan PT BISI International Tbk, Ngroto, Pujon, Malang. Bahan yang digunakan adalah dua aksesi cabai rentan TB1.10.2.27 dan CJ19 dari PT BISI International Tbk serta tiga aksesi cabai tahan CM334 dari AVRDC serta PR10.3.3.6 dan PR10.3.4.24 yaitu hasil induksi haploid ganda PI 201238 dari PT BISI International Tbk. Efektivitas persilangan dinilai berdasarkan beberapa variabel pengamatan meliputi: keberhasilan persilangan dan jumlah biji per kombinasi persilangan serta skrining ketahanan yang meliputi: kejadian penyakit, keparahan penyakit, RAUDPC, heterosis dan heterobeltiosis. Hasil penelitian ini didapatkan kombinasi persilangan antara tetua rentan TB1.10.2.27 sebagai tetua betina dan tetua tahan PR10.3.4.24 sebagai tetua jantan yang mampu menghasilkan buah dan biji dengan jumlah banyak serta tidak memiliki pengaruh tetua betina dan mempunyai sifat heterosis terhadap ketahanan penyakit busuk batang Phytophthora.
Pengaruh Tingkat EC dan Populasi Terhadap Produksi Tanaman Kale (Brassica oleracea var. Acephala) pada Sistem Hidroponik Rakit Apung Wulansari, Atikah; Baskara, Medha; Suryanto, Agus
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1040

Abstract

Permintaan akan komoditas sayuran terus meningkat tiap tahunnya. Tanaman kale merupakan sayuran yang mengandung banyak vitamin dan gizi. Lahan pertanian semakin terbatas sehingga pemanfaatan ruang dapat dilakukan disekitar pemukiman yaitu memanfaatkan rooftop untuk menanam tanaman. Hidroponik merupakan suatu kegiatan bercocok tanam tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam contohnya yaitu sistem rakit apung. Pengaturan populasi tanaman dilakukan untuk menghemat nutrisi lebih efisien. Tujuan percobaan adalah untuk mendapatkan tingkat EC larutan nutrisi yang efisien dan populasi tanaman yang sesuai untuk tanaman kale dalam sistem hidroponik rakit apung. Bahan yang digunakan adalah benih kale Nero de Toscana, air dan larutan nutrisi AB Mix Goodplant. Percobaan dilaksanakan di rooftop Perumahan Permata Jingga, Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari 2 faktor yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah tingkat EC meliputi 2,0 mS/cm, 2,5 mS/cm, 3,0 mS/cm dan 3,5 mS/cm. Faktor kedua adalah populasi tanaman meliputi 4 tanaman, 6 tanaman dan 8 tanaman. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terjadi interaksi pada parameter luas daun tanaman. Tingkat EC 3,0 mS/cm memberikan pengaruh yang nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar total tanaman, bobot kering total tanaman, dan bobot segar konsumsi tanaman. Sedangkan populasi tanaman memberikan pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot kering tanaman.  Tingkat EC 3,0 mS/cm dengan populasi 8 tanaman memberikan nilai R/C rasio lebih besar yaitu 1,45.
Pembungaan Kembali Tanaman Krisan Pot (Chrysanthemum sp.) dengan Pengaturan Fotoperiodisme dan Konsentrasi Paklobutrazol Syamrusdianti, Fetrisari; Sitawati, Sitawati
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1041

Abstract

Krisan (Chrisanthemum sp.) merupakan tanaman yang populer dikalangan masyarakat Indonesia dan disajikan dalam bentuk bunga potong maupun bunga pot. Krisan merupakan tanaman short day plant yang membutuhkan panjang hari dengan batas kritisnya berkisar 13,5-16 jam. Untuk menghambat pertumbuhan tanaman krisan, perlu diberikan ZPT agar dapat memenuhi tinggi tanaman yang diharapkan. Tujuan penelitian yaitu mengetahui interaksi fotoperiodisme dan pemberian berbagai konsentrasi paklobutrazol terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman krisan dalam pot. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2017 di Kebun Bibit Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur dengan ketinggian tempat 600 mdpl. Bahan yang digunakan adalah tanaman krisan yang telah layu, Cultar: 25% paklobutrazol, cocopeat, arang sekam, pupuk NPK 16:16:16 dan aquades. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari 2 faktor, faktor pertama yaitu fotoperiodisme (fese gelap) meliputi 10, 12, 14, dan 16 jam. Faktor kedua adalah konsentrasi paklobutrazol meliputi 0, 100, dan 200 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi fase gelap 14 jam dan konsentrasi paklobutrazol 100 ppm mampu mempercepat umur panen 0,9% dari kontrol serta paklobutrazol 100 ppm mampu menghasilkan tingi tanaman yang ideal yaitu 24,33 cm dan mampu mempertahankan vase life sebesar 31,4% dari konsentrasi paklobutrazol 0 ppm.
Pengaruh Rasio Baris Induk Jantan dan Betina Dua Varietas Jagung (Zea mays L.) Terhadap Hasil dan Kualitas Benih Hibrida Pratama, Naufal Abiyasa; Purnamaningsih, Sri Lestari
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1042

Abstract

Peningkatan permintaan benih jagung hibrida setiap tahunnya merupakan alasan penting dibutuhkannya peningkatan produktivitas lahan secara periodik, baik melalui potensi tanaman maupun optimalisasi lahan. Salah satu teknik budidaya yang digunakan untuk meningkatkan optimalisasi lahan produksi benih jagung hibrida F1 adalah dengan memodifikasi rasio baris tanam antara induk jantan dan induk betina dalam suatu lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh rasio baris dan varietas yang berbeda terhadap hasil dan kualitas benih panen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang pada bulan April-Agustus 2017. Bahan yang digunakan yaitu dua pasang induk varietas Syn01 dan Syn02 yang menjadi faktor pertama. Faktor kedua yaitu rasio baris betina : jantan dengan taraf 4:1, 5:1, dan 6:1, diulang sebanyak tiga kali. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Tersarang dengan faktor rasio baris tersarang dalam varietas dan dilanjutkan dengan uji BNJ dan BNT pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, pasangan induk varietas Syn01 memiliki produksi paling baik pada rasio baris 6:1, dan varietas Syn02 pada rasio baris 4:1. Varietas Syn01 menunjukkan kemampuan penyerbukan yang lebih baik dibandingkan Syn02, menjadikan efisiensi pemakaian lahan dan hasil per hektar yang lebih baik. Dari segi kualitas benih, varietas Syn02 lebih diminati karena ukuran dan bobot per benihnya yang lebih besar.
Pengaruh Waktu dan Persentase Pengurangan Daun Bagian Bawah pada Tanaman Brokoli (Brassica oleracea L.) Di Dataran Menengah Agustin, Rema Ruska; Suminarti, Nur Edy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1043

Abstract

Di Indonesia pengembangan brokoli masih terbatas pada wilayah dataran tinggi. Untuk menjaga ketersediaan dan permintaan di berbagai wilayah perlu adanya pengembangan pada dataran menengah. Salah satu usaha untuk peningkatan hasil tanaman brokoli perlu diusahakan cara budidaya yang lebih tepat diantaranya melalui proses pengambilan daun bagian bawah pada tanman brokoli.Penelitian yang bertujuan untuk menentukan kombinasi waktu dan persentase pengurangan daun bawah yang tepat pada pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli yang telah dilakukan di lahan Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan petak utama yaitu waktu pengurangan daun W1: 30 Hst, W2: 40 Hst, dan W3: 50 Hst. Sedangkan persentase pengurangan daun ditempatkan pada anak petak, P0: kontrol, P1: 20%, P2: 40% dan P3:60%.  Uji F taraf 5% digunakan untuk menguji pengaruh perlakuan, untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan menggunakan nilai BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara waktu dan persentase pengurangan daun pada peubah bobot curd ekonomis dan hasil panen per hektar. Pada waktu pengurangan daun 30 hst hasil tertinggi didapatkan pada kontrol, yaitu sebesar 37,60 ton ha-1, pada waktu pengurangan daun 40 hst hasil tertinggi didapatkan pada pengurangan daun 20%, 40%, dan 60% dibandingkan dengan kontrol, sedangkan pada waktu pengurangan daun 50 hst hasil paling tinggi didapatkan pada pengurangan daun 60% yaitu sebesar 39,05 ton ha-1.
Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman ZPT Sintetis Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Mawar (Rosa multiflora L.) Fadhillah, Siti; Aini, Nurul
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1044

Abstract

Mawar merupakan salah satu tanaman hias yang mempunyai manfaat yang sangat banyak. Pada tahun 2010 produksi mawar mencapai angka 82.351.332 tangkai, namun pada tahun 2011 menurun hingga mencapai 74.319.773 tangkai. Salah satu kendala dari budidaya tanaman mawar sendiri adalah penanaman bibit stek batang bawah mawar yang membutuhkan waktu lama hingga siap disambung dengan batang atas yang berasal dari berbagai jenis bunga mawar. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pemberian ZPT. Pengaplikasian ZPT dengan waktu perendaman tertentu pada metode perbanyakan diharapkan dapat mempersingkat waktu pertumbuhan stek mawar hingga siap tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman ZPT Rootone-F terhadap pertumbuhan stek tanaman mawar. Penelitian dilaksanakan pada Mei – Juli di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kali ulangan. Perlakuan P0= Kontrol, P1= Rootone-F 50 ppm dengan lama perendaman 1 jam, P2= Rootone-F 50 ppm dengan lama perendaman 2 jam, P3= Rootone-F 50 ppm dengan lama perendaman 3 jam, P4= Rootone-F 100 ppm dengan lama perendaman 1 jam, P5= Rootone-F 100 ppm dengan lama perendaman 2 jam, P6= Rootone-F 100 ppm dengan lama perendaman 3 jam, P7= Rootone-F 200 ppm dengan lama perendaman 1 jam, P8= Rootone-F 200 ppm dengan lama perendaman 2 jam dan P9= Rootone-F 200 ppm dengan lama perendaman 3 jam. Hasil menunjukkan perlakuan ZPT 200 ppm dengan lama perendaman 1 jam dan 3 jam meberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan stek tanaman mawar.
Evaluasi Varietas Kacang Panjang Ungu (Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) Hasil Pemurnian Genetik Santosa, Wahyu Puji; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal Produksi Tanaman Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1045

Abstract

Kacang panjang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Salah satu varietas kacang panjang adalah kacang panjang berpolong ungu. Penampilan polong berwarna ungu pada kacang panjang menunjukkan adanya kandungan zat antosianin. Saat ini varietas kacang panjang berpolong ungu telah dilakukan kegiatan pemurnian genetik sebelumnya dan telah ada dalam penyimpanan selama 1 tahun dalam jumlah yang terbatas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi hasil kemurnian genetik kacang panjang berpolong ungu. Penelitian ini berlokasi di Agrotechnopark Universitas Brawijaya Desa jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang ± 330 mdpl yang dilaksanakan pada bulan Mei-Agustus 2017. Bahan yang digunakan meliputi 6 varietas kacang panjang berpolong ungu yaitu BU1, BU2, BU3, BU4, BU5 dan BU6. Hasil dari penelitian ini keenam varietas kacang panjang ungu diketahui keenam varietas telah murni secara genetik, berdasarkan hasil pengamatan dengan perbandingan deskripsi Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) telah sama atau seragam. Pada karakter kuantitatif didapatkan nilai KK rendah hingga sedang yang membuktikan tingkat keragaman varietas tersebut sempit.
Regenerasi Kedelai (Glycine max L. Merr) Hasil Iradiasi Sinar Gamma Nisa, Masayu Nessya Khoirun; Lestari, Endang Gati; Ashari, Sumeru
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 12 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1046

Abstract

Produksi kedelai masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat di Indonesia. Salah satu upaya meningkatkan produksi kedelai adalah dengan penggunaan varietas unggul dan ekstensifikasi pada lahan kering. Pemuliaan mutasi in vitro merupakan salah satu cara mendapatkan varietas unggul melalui perbaikan sifat yang diinginkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui media terbaik guna meregenerasi planlet kedelai hasil iradiasi sinar Gamma 4. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Agustus 2017 di laboratorium biologi sel dan jaringan dan rumah kaca Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Bogor. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan iradiasi sinar gamma 4 Gray. Dari hasil analisis data kombinasi media MS+BA 0,5 mg/l+Kin 0,1 mg/l merupakan media regenerasi terbaik. Terdapatpengaruh dari perlakuan iradiasi sinar Gamma 4 Gray terhadap penurunan pertumbuhan kedelai varietas Grobogan, Wilis dan Dering 1. Serta didapatkan 14 planlet kedelai yang berhasil diaklimatisasi.
Pengaruh Komposisi Pupuk Urea dengan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) Rohman, Moh. Fa’khur; Wicaksono, Karuniawan Puji
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 12 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/1047

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) ialah tanaman jenis sayur yang termasuk keluarga Brassicaceae yang mudah diperoleh dan cukup ekonomis. Badan Pusat Statistik (2015) menyatakan bahwa produksi sayuran pakcoy di Indonesia mengalami fluktuasi. Produksi pada tahun 2011-2015 secara berurutan ialah 580.969 ton, 594.934 ton, 635.728 ton, 602.478 ton dan 600.200 ton. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan upaya-upaya perbaikan dalam teknik budidaya pertanian, diantara-nya ialah penggunaan pupuk organik yang komposisikan dengan pupuk anorganik serta sebagai usaha dalam keberlanjutan pertanian. Tujuan penenlitian ini ialah untuk mempelajari pengaruh komposisi pupuk urea dengan pupuk kandang ayam terha-dap pertubuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei - Juli 2017 di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur dengan ketinggian 150 meter diatas permukaan laut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan diulang 3 kali. Pengamatan terdiri dari non destruktif yaitu tinggi tanaman dan luas daun. Pengamatan panen yaitu bobot panen  per petak dan produksi per hektar. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa perlakuan 50% pupuk kandang ayam dengan 33% urea, 50% pupuk kandang ayam dengan 67% urea, 50% pupuk kandang ayam dengan 100% urea, 100% pupuk kandang ayam dengan 0% urea, 100% pupuk kandang ayam dengan 33% urea, 100% pupuk kandang ayam dengan 67% urea dan 100% pupuk kandang ayam dengan 100% urea menunjukkan hasil tidak berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman, luas daun, bobot panen per petak panen (kg) dan bobot panen per hektar (ton).

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue