Articles
52 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 4 (2017)"
:
52 Documents
clear
Revitalisasi Kawasan RW 06 Kelurahan Penanggungan sebagai Kampung Wisata Kerajinan Gerabah
Rendy Utama;
Subhan Ramdlani;
Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1407.608 KB)
Adanya indikasi dari kemunduran vitalitas kawasan pada Pusat Kerajinan Gerabah Kelurahan Penanggungan ditandai dengan menurunnya aktivitas bahkan jumlah pengrajin kerajinan gerabah. Adanya kejadian tersebut secara tidak langsung dapat mengancam identitas kawasan sebagai sentral kerajinan gerabah di Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan revitalisasi kawasan pada Kelurahan Penanggungan RW 6 sebagai Kampung Wisata berdasarkan variabel dan kriteria revitalisasi kawasan dengan pendekatan kampung wisata. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif serta pada objek penelitian menggunakan pendekatan kampung wisata yang dijadikan variabel penelitian dari berbagai sumber seperti buku, jurnal peraturan pemerintah dan penelitian terdahulu yang terkait dengan kampung wisata. Tahapan analisa yang dilakukan yaitu terlebih dahulu mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kemunduran vitalitas menggunakan pengukuran dengan sistem scorring. Setelah itu menganalisa kawasan kerajinan gerabah dengan pendekatan kampung wisata melalui tiga komponen kampung wisata yaitu aksesibilitas, atraksi dan fasilitas. Hasil analisa tersebut kemudian dilakukan proses sentesis sehingga menghasilkan rekomendasi desain yang layak untuk dilakukan revitalisasi.Kata Kunci : Revitalisasi, Kampung Wisata, Kerajinan gerabah
Optimalisasi Rumah Murah Tipe 36 Menjadi Rumah Sehat (Studi Kasus Perumahan Bulan Terang Utama malang)
Fifi Nur Alfrida Rahmad;
Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1075.838 KB)
Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, setiap orang memiliki hak mendapatkan tempat tinggal. Rumah sederhana sehat sangat dibutuhkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kota Malang memiliki laju penduduk mencapai 1,56% setiap tahun, sehingga membuat kebutuhan akan hunian meningkat. Perumahan Bulan Terang Utama merupakan salah satu perumahan yang menyediakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dengan rumah tipe 36 di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini membahas evaluasi terhadap rumah tipe 36 di Perumahan Bulan Terang Utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksisting rumah tipe 36 memiliki penilaian 53,25% sebagai hunian yang sehat. Pengoptimalan pada desan rumah tipe 36 mendapatkan penilaian 83,12% sebagai hunian yang sehat.Kata Kunci: rumah murah, rumah sehat
Ekspresi Sakral Arsitektur pada Bangunan Masjid Sunan Ampel Surabaya
Nurin Aldina;
Antariksa Antariksa;
Wulan Astrini
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (505.23 KB)
Masjid Sunan Ampel merupakan salah satu bukti sejarah perkembangan Islam diPulau Jawa oleh peran Wali Songo, yaitu Sunan Ampel. Bangunan Masjid SunanAmpel pada awalnya didirikan untuk kepentingan dakwah dan tempat belajar,sehingga tercermin budaya dan ekspresi sakral pada elemen bangunannyaberdasarkan pemahaman mengenai sakral oleh Sunan Ampel. Renovasi danperluasan Masjid Sunan Ampel mengalami penyesuaian terhadap kondisilingkungan akibat ketersediaan lahan dan perkembangan sosial-budaya. Penelitianini bertujuan untuk menganalisis ekspresi sakral pada Masjid Sunan Ampel yangtelah mengalami pengembangan secara fisik dan spasial. Metode penelitiandeskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis objek dan mesintesis analisisobjek berdasarkan parameter ekspresi sakral sehingga dapat diketahui unsurpembentuk ekspresi sakral berdasarkan elemen spasial, elemen visual, dan elemennon-visual bangunan masjid.Kata kunci: Ekspresi Sakral Arsitektur, Masjid Sunan Ampel
Pengaruh Bukaan Terhadap Kenyamanan Termal pada Ruang Hunian Rumah Susun Aparna Surabaya
Anisa Budiani Arifah;
Muhammad Satya Adhitama;
Agung Murti Nugroho
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1054.281 KB)
Kota Surabaya memiliki cuaca yang panas dengan suhu rata-rata dapat mencapai 35 oC.hal tersebut dapat berpengaruh pada kurangnya kenyamanan termal dalam bangunan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mendukungterciptanya kenyamanan termal pada bangunan yang berada pada daerah tropis adalah dengan meningkatkan kecepatan angin dalam ruang melalui desain bukaan. Bangunan Rumah Susun Aparna Surabaya telah menerapkan sistem penghawaan alami dengan double loaded corridordan cross ventilation. Akan tetapi kondisi udara pada ruang hunian belum memenuhi kenyamanan termal dengan suhu rata-rata 31 oC dan kecepatan angin rata-rata 0,2 m/s. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja bukaan serta pengaruhnya terhadap kenyamanan termal pada ruang yang berlanjut pada perancangan bukaan dengan menyesuaikan kebutuhan kenyamanan termal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan validasi data dengan simulasi software Ansys Workbench CFX Fluid Flow yang berlanjut pada rekomendasi desain. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 2 ruang yang berbeda orientasi pada tiap massa bangunan. Hasil penelitian menunjukkan kinerja bukaan jendela dapat meningktakan kecepatan angin serta perluasan persebaran angin dalam ruang dengan mengganti tipe bukaan menjadi jendela geser vertical dan jendela nako dan menambah dimensi bukaanmenjadi 21%.Kata kunci: Kenyamanan termal, bukaan jendela, rumah susun
Pengaruh View terhadap Peningkatan Harga Jual Apartemen di Kota Malang
Fajar Hanin Setyadi;
Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (759.469 KB)
Bangunan apartemen merupakan jenis bangunan komersil sangat erat kaitannya dengan harga jual yang ditawarkan. Salah satu faktor yang memengaruhi perbedaan harga jual adalah pada faktor view. Setiap jenis view memiliki kualitas dan pengaruh yang berbeda terhadap harga jual. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh setiap jenis view yang dimanfaatkan oleh apartemen di Kota Malang terhadap peningkatan harga jualnya. Penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan objek studi tiga bangunan apartemen di Kota Malang dikaji menggunakan analisa studi kasus, analisa regresi linear, dan analisa regresi log-linear berdasarkan data primer data sekunder yang telah dikumpulkan. Penelitian dilakukan pada variabel view didukung dengan variabel fisik untuk memeroleh pengaruh terhadap peningkatan harga jual. Sehingga ditemukan bahwa pada apartemen di Kota Malang terdapat beberapa view yang dapat dimanfaatkan seperti pada Apartemen Malang City Point view ke arah bangunan apartemen dapat meningkatkan harga jual sebesar 0%, view kota meningkatkan 7,9%, view gunung 13,8%, view dengan tambahan fasilitas sebesar 16,6%, pada Apartemen Soekarno Hatta view ke arah makam menurunkan harga jual sebesar -2,7%, dan pada Apartemen Taman Melati variabel view tidak berpengaruh secara signifikan. penerapan.Kata kunci: apartemen, view, harga jual
Aplikasi Green Building pada Kantor AMG Tower Surabaya
Irfan Afrandi;
Ary Deddy Putranto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1197.328 KB)
Saat ini konsep bangunan ramah lingkungan menjadi isu yang banyak dikaji di Indonesia. Kantor AMG Tower dipilih sebagai objek penelitian karena berdiri pada lahan yang disediakan untuk area komersial, berlantai banyak karena memiliki 23 lantai, memiliki luas lebih dari 2500m2 yang menjadi syarat untuk penilaian, bangunan masih baru dan objek ini berdiri di Kota Surabaya yang akan segera menerapkan peraturan mengenai bangunan gedung hijau. Penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif, dengan melakukan penilaian kondisi eksisting gedung berdasarkan perangkat penilaian dari GREENSHIP versi 1.2 untuk bangunan baru. Hasil penilaian akan dijadikan acuan untuk memberikan rekomendasi yang bisa diaplikasikan. Hasil penilaian GREENSHIP kantor AMG Tower pada kondisi eksisting adalah 30 poin dan tidak mendapatkan sertifikasi paling rendah GREENSHIP yaitu BRONZE dengan nilai minimal 35 poin. Setelah mendapat hasil tersebut, peneliti memberikan total 15 rekomendasi dari kategori Tepat Guna Lahan, kategori Efisiensi dan Konservasi Energi, kategori Konservasi Air, kategori Kesehatan dan Kenyamanan dalam Ruang, dan Kategori Manajemen Lingkungan Bangunan.Kata kunci: Green Building, GREENSHIP, Aplikasi
SMK Pertanian & Perkebunan di Taman Jeru Tumpang
Slamet Kristiawan;
Sri Utami;
Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1468.285 KB)
Indonesia adalah negara agraris, namun masih belum bisa memenuhi swasembada pangan dan menggantungkan dengan impor bahan makanan. Padahal lahan pertanian di Indonesia sangatlah luas. Untuk itu perlu suatu wadah yang bisa meningkatkan dan mengembangkan daya saing petani dan hasil pertanian Indonesia. maka wadah pendidikan yang tepat untuk meningkatkan & mengembangkan pertanian adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian. Bupati Malang berencana untuk mendirikan SMK Pertanian dan Perkebunan baru di Taman Jeru Tumpang. Perancangan SMK Pertanian & Perkebunan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan programatik. Perancangan SMK Pertanian dan Perkebunan diawali Menganalisa kondisi eksisting tapak terkait potensi pertanian, vegetasi tapak, kondisi ikim, topografi tapak dan kondisi bangunan eksisting. Pada tahap perancangan SMK Pertanian & Perkebunan Menggunakan Standar Sarana Dan Prasarana Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (Smk/Mak) menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 40 Tahun 2008.Kata kunci: Fasilitas Pendidikan, SMK Pertanian, Taman Jeru Tumpang
Karakteristik Fasade Bangunan Kawasan Pasar Besar Malang
Retno Ulvi Setiamurdi;
Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1267.525 KB)
Pada masa kolonial gaya Arsitektur bangunan di Pasar Besar Kota Malang adalah arsitektur Pecinan/Tionghoa, hal ini terjadi karena kawasan studi merupakan daerah tempat tinggal etnis Tionghoa. Pada awalnya di kawasan terdapat asimilasi budaya Tionghoa, Kolonial, dan lokal. Lokasi penelitian berada di Jl. Pasar Besar, Jalan Kopral Usman, Jl. Kyai Tamin, dan Jl. Sersan Harun. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan memahami karakteristik fasade bangunan perdagangan dan jasa di kawasan Pasar Besar Kota Malang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purpossive sampling yaitu mengkategorisasikan bangunan berdasarkan langgam arsitekturnya, kemudian sample diidentifikasi berdasarkan teori mengenai ciri-ciri langgamnya. Proses analisis selanjutnya ialah analisis mengenai elemen fasade, komposisi fasade dan profil bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jumlah langgam bangunan yang diperoleh dapat diketahui bahwa citra kawasan yang dahulu terkenal sebagai kawasan Pecinan saat ini sudah tidak terlihat. Untuk tetap dapat mempertahankan karakteristik fasade bangunan yang khas di kawasan studi dapat dilakukan dengan cara menjaga gaya arsitektur kolonial antara tahun 1916-1940 yaitu arsitektur nieuwe bouwen yang masih cukup banyak ditemukan di kawasan studi. Sehingga kawasan studi tetap dapat menjadi kawasan bersejarah yang memiliki karakteristik tersendiri dan dapat menjadi ikon kawasan tersebut.Kata kunci : karakteristik, fasade, langgam arsitektur
Perancangan Kembali Pasar Tawangmangu di Kota Malang
Setyawan Wisnu Wardana;
Tito Haripradianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (951.396 KB)
Pasar tradisional mempunyai peran penting di dalam suatu kota, yang tidak lain adalah sebagai tempat bagi masyarakat yang mencari barang sandang maupun pangan bagi pemenuhan kebutuhannya dalam sehari-hari. Masyarakat punya kecenderungan untuk lebih memilih pasar modern dalam membeli semua kebutuhan pokok yang memberikan pelayanan lebih baik, nyaman, tertata rapi dan bersih. Untuk menjaga perananan pasar tradisional pemerintah berusaha untuk meningkatkan kualitas dari pasar tradisional dengan dikeluarkannya undang-undang untuk standar perancangan pasar tradisional Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern dan Standar Nasional Indonesia tentang Pasar Rakyat. Objek perancangan yang dipilih adaah Pasar Tawangmangu Kota Malang yang dimana pengmbangannya sudah direncanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Malang. Fokus yang diambil adalah penataan tata ruang dan pengelompokan area dagang sesuai dengan komoditi yang dijual.Kata Kunci: pasar tradisional, perancangan, tata ruang
Persepsi Pengunjung terhadap Tingkat Kenyamanan Bnagunan Pelayanan Kesehatan (Studi Kasus : RSIA Melati Husada Kota Malang)
Astried Kusumaningrum;
Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (663.362 KB)
Sebuah bangunan dirancang untuk dapat mengakomodasi aktivitas danmemberikan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi penggunanya. Penelitian inimembahas tentang aspek-aspek kenyamanan bangunan dalam sebuah desainarsitektur dan pengaruhnya terhadap kenyamanan penggunanya. Penelitian inidilakukan pada RSIA Melati Husada Kota Malang, Jawa Timur. Kenyamananbangunan diukur berdasarkan 4 aspek utama yaitu kenymanan ruang, kenyamananvisual, kenyamanan termal dan kenyamanan audio. Pengumpulan data dilakukandengan observasi langsung dan kuesioner yang disebarkan pada 2 area amatan(fasilitas rawat jalan dan rawat inap). Data dianalisis dengan menggunakan metodecampuran kuantitatif-kualitatif untuk menghasilkan tingkat kenyamanan aspekaspekkenyamanan bangunan. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan bahwavariabel-variabel amatan berada dalam kondisi baik atau mendapatkan nilai baikoleh penggunanya. Hasil lainnya menunjukkan bahwa pada 2 area amatan terdapatperbedaan variabel yang mempengaruhi kenyamanan pengguna secara signifikan.Tujuan dari studi ini adalah untuk melihat tingkat kenyamanan bangunanberdasarkan persepsi pengunjung dan faktor kenyamanan bangunan yangmempengaruhi kenyamanan pengunjung pada RSIA Melati Husada Kota Malang.Kata kunci: kenyamanan bangunan, kenyamanan ruang, kenyamanan visual,kenyamanan termal, kenyamanan audio