cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Evaluasi Kesesuaian Fungsi Ruang pada Ruang Baca Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Shofy Afina; Indyah Martiningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.563 KB)

Abstract

Ketidaksesuaian fungsi dasar ruang pada sebuah ruang baca ditemukan di Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya. Ketidaksesuaian ini didasarkan pada sebuah fenomena yang menunjukkan pengguna ruang baca tersebut lebih memilih melakukan kegiatan baca di tempat lain serta lebih memanfaatkan ruang tersebut sebagai sarana untuk melakukan aktivitas lain daripada kegiatan baca itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk secara ilmiah merinci ketidaksesuaian pada elemen-elemen aspek ruang yang terjadi di ruang baca Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya sebagai penyebab ketidaksesuaian fungsi ruang pada ruang baca tersebut. Metode yang digunakan merupakan metode analisis deskriptif kualitatif. Setelah variabel penelitian ditentukan dari rumusan masalah, analisis dilakukan dengan membandingkan data hasil observasi dengan standar yang ada. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian pada fasilitas layanan ruang baca, dimensi dan tata letak perabot, elemen pembentuk ruang, serta area penunjang ruang baca yang diteliti. Dari analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa elemen yang secara dominan menyebabkan ketidaksesuaian fungsi ruang pada ruang baca Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya adalah ketersediaan fasilitas ruang baca. Kata kunci: perpustakaan perguruan tinggi, ruang baca, fungsi dasar ruang
Kualitas Walkability Jalur Pedestrian Pada Koridor Jalan Permindo, Padang Berdasarkan Persepsi Masyarakat Ashiddiqy Adha; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.224 KB)

Abstract

Pada tahun 2016, Pemerintah Kota Padang menerapkan konsep inklusif yang ramah huni, salah satu perwujudan dari konsep tersebut adalah dengan melakukan desain ulang jalur pejalan kaki di Jalan Permindo. Konsep kota inklusif ramah huni yang diterapkan pemerintah Kota Padang sesungguhnya memiliki kemiripan konsep dengan kota walkability, yaitu konsep meyediakan ruang yang nyaman bagi pejalan kaki. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas walkability jalur pedestrian pada koridor Jalan Permindo, Padang. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap: tahap pertama merupakan observasi lapangan dan tahap kedua adalah meminta penilaian persepsi masyarakat mengenai kualitas jalur pedestrian di Jalan Permindo melalui kuisioner, yang melibatkan 200 responden di dua sisi jalur pedestrian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat menilai kualitas jalur pedestrian pada jalur baru sudah memenuhi aspek walkability dengan relatif baik, dibanding jalur pedestrian lama. Meski demikian, masih terdapat beberapa kekurangan, sehingga perlu dilakukan peningkatan kualitas pada jalur pedestrian lama agar koridor Jalan Permindo dapat menjadi kawasan ramah pejalan kaki. Kata kunci: pedestrian, walkability, persepsi.
Perubahan Pola Tata Ruang Unit Hunian pada Rusunawa Bayuangga di Kota Probolinggo Damianus Andrian; Chairil Budiarto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.934 KB)

Abstract

Hunian vertikal atau rumah susun merupakan salah satu solusi terhadap masalahpermukiman kumuh saat ini.Rusunawa Bayuangga ini adalah satu – satunya rusunawayang menyediakan dua twin block yang ada di Kota Probolinggo. Banyak ditemukanperubahan fungsi ruang yang terjadi pada masing – masing blok hunian. Perubahanyang terjadi adalah perubahan fungsi ruang pada unit hunian rusunawa menjadi tempathunian usaha ataupun perubahan fungsi ruang yang seharusnya tidak difungsikansebagai fungsi lain terkait dengan peraturan pola tata ruang pada unit hunianRusunawa Bayuangga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif.Variabel penelitian diambil dari tinjauan studi terdahulu dan teori. Analisis dilakukandengan membandingkan data observasi dan data kuisioner dengan teori dan peraturanyang ada. Dari hasil pengamatan dan analisis dapat disimpulkan bahwa terjadiperubahan pola tata ruang unit hunian terkait dengan fungsi ruang, zonasi ruang,organisasi ruang serta kondisi fisik ruang yang terjadipadaarea selasar, ruang keluargaserta ruang jemur. Dimana perubahan pola tata ruang yang terjadi tidak sesuai denganperaturan yang ada. Kata kunci: Pola tata ruang, Perubahan, Unit hunian, Rusunawa.
Geometri Ornamen pada Fasade Masjid Jami’ Malang Nita Tria Pitasari; Abraham Mohammad Ridjal
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1344.994 KB)

Abstract

Fasade merupakan wajah bangunan yang pertama kali dilihat. Salah satu hal yang menarik pada fasade adalah ornamennya. Ornamen merupakan elemen visual yang berfungsi sebagai unsur estetika guna memperindah bangunan serta memiliki fungsi lain tertentu. Pengungkapan karakter suatu bangunan dapat diidentifikasi dari ornamen serta fasadenya. Selain ornamen, geometri juga merupakan elemen arsitektur yang bernilai estetis. Masjid Jami’ Malang terletak di kawasan alun-alun kota Malang yang juga berfungsi sebagai landmark. Arsitektur Masjid ini masih tetap hidup walaupun telah mengalami renovasi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari fungsi ornamen serta karateristik arsitektur pada fasade Masjid Jami’ Malang. Metode yang digunakan adalah deskripsi-analisis. Kajian ini menghasilkan tentang fungsi dan karakter pada ornamen yang terletak pada fasade Masjid Jami’ Malang. Kata Kunci : Geometri, Ornamen, Fasade, Masjid
Evaluasi Fire Protection pada Apartemen Soekarno Hatta Malang Anisa Setya Ayu Gunawan; Heru Sufianto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.679 KB)

Abstract

Bahaya kebakaran merupakan ancaman yang serius bagi penghuni gedungbertingkat. Terutama pada bangunan apartemen, dimana ruang yang terdapat padabangunan berpotensi dalam memicu munculnya percikan api. Resiko dari terjadinyakebakaran akan bertambah ketika penghuni maupun pengelola gedung kurangmemiliki kesadaran tentang isu bahaya kebakaran dan minim pengetahuanmengenai sistem proteksi kebakaran. Kesadaran yang cukup dari para penghuniakan berguna untuk menghindari kepanikan bahaya kebakaran, sehingga penghunidapat segera di evakuasi. Kajian Apartemen Soekarno Hatta Kota Malang, inimenggambarkan kelengkapan dan kelayakan sistem proteksi kebakaran apartemendengan panduan Peraturan Menteri no 26 tahun 2008 dan untuk mengetahuisejauhmana kesadaran penghuni terhadap kebakaran bangun dikaji dengan datahasil kuesioner dari penghuni. Kata kunci: Sistem Proteksi Kebakaran, Apartemen
Pelestarian Bangunan Masjid Al Aqsa Manarat Qudus (Masjid Menara Kudus) Jawa Tengah Rohadatul Aisy; Antariksa Antariksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.837 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji karakter bangunan Masjid Al Aqsa Manarat Qudus (Masjid Menara Kudus) yang meliputi karakter visual, spasial dan struktural bangunan, serta menentukan strategi pelestarian yang dapat digunakan pada bangunan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan tiga macam pendekatan, yaitu metode deskriptif analisis, metode evaluatif dan metode development. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa karakter bangunan Masjid Menara Kudus ditentukan oleh beberapa elemen, yaitu antara lain elemen karakter visual memperhatikan keseluruhan elemen yang membentuk fasade eksterior maupun interior dari Masjid Menara Kudus, seperti gaya bangunan, pintu, jendela, dan dinding. Karakter spasial yaitu organisasi ruang dan orientasi bangunan, dan karakter struktural dengan menganalisa susunan struktur bagian atas yang ada pada Masjid Menara Kudus. Dari hasil analisa ketiga karakter tersebut, nantinya dapat ditentukan hasil berupa arahan pelestarian yang sesuai dengan setiap elemen-elemen bangunan yang ada di Masjid Menara Kudus. Kata kunci: masjid, karakter bangunan, strategi bangunan
Konsep Tri Mandala pada Pola Tata Ruang Luar Pasar Tradisional Badung di Kota Denpasar Ni Ketut Irma Pradnyasari; Antariksa Antariksa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.808 KB)

Abstract

Kota Denpasar merupakan ibu kota dari Provinsi Bali dan menjadi pusat kegiatan masyarakat Bali. Kota Denpasar mengalami peningkatan jumlah penduduk yang sangat cepat sehingga berpengaruh pada meningkatnya aktifitas dan kebutuhan masyarakatnya. Peningkatan tersebut juga akan berdampak pada pembangunan khususnya dalam pola tata ruang yang mewadahi aktifitas dan kebutuhan tersebut. Di Bali khususnya Kota Denpasar, memiliki konsep dasar pembangunan yang dipercaya dapat menciptakan kehidupan yang harmonis salah satunya dalam konsep pola tata ruang tradisional yaitu Konsep Tri Mandala yang berlaku tidak hanya pada tempat suci melainkan pada rumah adat hingga bangunan publik lainnya seperti pasar tradisional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis Konsep Tri Mandala pada pola tata ruang luar Pasar Tradisional Badung di Kota Denpasar. Pasar Tradisional Badung merupakan objek yang diteliti dikarenakan pasar tersebut merupakan pasar tertua (didirikan tahun 1977) dan terbesar di kota Denpasar yang beberapa kali melaksanakan perluasan lahan dan renovasi (tahun 1984, tahun 2001 dan tahun 2016). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seiring perkembangan waktu yang didukung dengan meningkatnya jumlah penduduk, aktifitas dan kebutuhan penduduk maka, akan berpengaruh pula pada konsep pola tata ruang yang diciptakan yaitu Konsep Tri Mandala berkembang menjadi Konsep Sanga Mandala. Kata Kunci: Konsep Tri Mandala, Konsep Sanga Mandala, Pola Tata Ruang Luar Tradisional Bali.
Integrasi Sistem Pencahayaan Alami dan Buatan pada Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya Ellysa Bella Sukma Ramdhani; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.916 KB)

Abstract

Pencahayaan merupakan salah satu aspek yang penting dipertimbangan dalam perancangan suatu ruang termasuk pada ruang baca perpustakaan yang mana dalam aktifitasnya lebih banyak menggunakan kinerja visual. Terdapat 2 jenis pencahayaan berdasarkan sumber cahaya yaitu pencahayaan alami dan pencahayaan buatan. Integrasi antara pencahayaan alami dan buatan tentunya dibutuhkan untuk mendapatkan kenyaman visual serta efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan strategi desain integrasi sistem pencahayaan alami dan buatan pada perpustakaan pusat Universitas Brawijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitaf-eksperimental menggunakan alat ukur luxmeter serta permodelan pada software dialux 4.12 untuk mendapatkan visualisasi rekomendasi desain. Hasil yang didapat berupa rekomendasi metode integrasi sistem pencahayaan alami dan buatan yaitu dengan strategi pengoptimalan kinerja pencahayaan alami melalui perubahan tata letak, warna dan material perabot, perubahan nilai transmisi kaca bukaan, penambahan light shelves dan shading device serta efisiensi energi dengan pembagian lajur sakelar dan nyala lampu yang disesuaikan dengan respon ruang terhadap cahaya pada waktu tertentu. Kata kunci: Sistem Pencahayaan, Perpustakaan, Kenyamanan Visual, Efisiensi Energi
Perancangan Rumah Susun Buring 2 dengan Aspek Bioklimatik Dian Dwianto; Beta Suryokusumo Sudarmo; Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.972 KB)

Abstract

Setelah pada tahun 2014 yang lalu Rumah Susun (Rusun) Buring 1 yang ada di Jalan Mayjen Sungkono selesai diresmikan oleh Wali Kota Malang H. Moch. Anton, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan membangun rumah susun selanjutnya yaitu Rumah Susun Buring 2. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang, model dan spesifikasi Rumah Susun Buring 2 akan dirancang menyerupai Rumah Susun Buring 1 yang sudah terbangun. Berdasarkan hasil evaluasi secara kualitatif yang telah diteliti oleh penulis, Rumah Susun Buring 1 memiliki permasalahan desain yang berhubungan dengan iklim setempat. Bioklimatik merupakan salah satu aspek dari konsep arsitektur hijau (green architecture) yang mengutamakan wawasan iklim. Dengan demikian, aspek bioklimatik merupakan aspek yang tepat untuk diterapkan dalam perancangan Rumah Susun Buring 2 yang lebih berwawasan iklim. Perancangan ini bertujuan untuk merancang Rumah Susun Buring 2 yang lebih berwawasan iklim dibandingkan dengan Rumah Susun Buring 1 sehingga permasalahan desain Rumah Susun Buring 1 yang kurang berwawasan iklim tidak terulang kembali. Kata kunci: rumah susun, bioklimatik
POLA RUANG PERMUKIMAN INDUSTRI MEBEL BERDASARKAN AKTIVITAS INDUSTRI (Studi Kasus: Industri Mebel Bukir Pasuruan) Arini Anggreini; Lisa Dwi Wulandari; Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1029.369 KB)

Abstract

Industri mebel Bukir merupakan salah satu industri kecil yang dapat membantu perekonomian Kota Pasuruan. Namun keberadaan industri mebel dapat memicu terjadinya perkembangan kawasan Bukir dengan pesat. Peningkatan aktivitas masyarakat baik dari segi perekonomian maupun aktivitas penduduknya, berpengaruh terhadap perkembangan pemanfaatan ruang kawasan. Untuk itu diperlukan penelitian untuk mengetahui bagaimana pola aktivitas industri didalam permukiman yang dapat menunjang perkembangan kawasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif berdasarkan pendekatan keruangan. Hasil penelitian ini berupa analisis mengenai potensi dan permasalahan yang dihadapi pada setiap aktivitas industri mebel, dan mensintesis hasil analisis. Rekomendasi perkembangan pola ruang permukiman berdasarkan aktivitas industri berupa peralihan dan penambahan fungsi penggunaan lahan, perbaikan dan penambahan garis sempadan jalan maupun area pedestrian di sepanjang jalan utama yang dapat dijadikan referensi dalam menentukan arahan perkembangan permukiman industri mebel di kawasan Bukir Kata kunci: industri mebel, pola ruang, aktivitas industri, permukiman.

Page 36 of 150 | Total Record : 1492