cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Kenyamanan Spasial dan Visual Pada Jalur Pedestrian Di Kawasan Pecinan Kota Malang Auliantania Amandra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Pasar Besar adalah koridor jalan yang selalu ramai dan selalu dilewati oleh berbagai macam orang. Beragam aktifitas yang terdapat di koridor jalan Pasar Besar ini juga karena fungsi bangunan  yang merupakan kawasan komersial (perdagangan dan jasa). Koridor yang padat, ramai, dan terdapat berbagai aktifitas ini sangat perlu diperhatikan pada  kenyamanan spasial dan visual ruang jalur pedestrian pada koridor jalan Pasar besar ini. Metode yang digunakan merupaka metode kualitatif dan metode kuantitatif. Analisisi kualitatif pada penelittian ini menggunakan deskripsi kulitas fisik kawasan. Analisis kuantitatif dilakukan dengan membagikan kuisioner yang kemudian diolah menggunakan SPSS dan dengan mencari nilai mea. Kemudian di sandingkan antara metode kualitatif dengan karakter fisik dengan hasil kuisioner. Kenyaman spasial dan visual pada kawasan Pecinan ini dinilai masih kurang dilihat dari hasil mean yang dihasilkan lebih banyak yang negatif dan disesuaikan dengan karakter fisik kawasan. Sehingga kawasan Pecinan ini memiliki kenyamanan yang rendah.   Jalur pedestrian, kenyamanan spasial, kenyamanan visual, Pecinan
Peran Kunjungan Ziarah terhadap Place Attachment di Makam Bung Karno Jundi Muhamad sidiq abdillah; Susilo Kusdiwanggo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ziarah di Makam Bung Karno termasuk dalam kegiatan wisata religi di Kota Blitar yang melibatkan pengunjung dari wisatawan nusantara maupun mancanegara. Pengunjung Makam Bung Karno berdatangan dengan motivasinya yang beragam. Antusiasme pengunjung yang datang menunjukan bahwa adanya relasi pengunjung-tempat. relasi tersebut terjadi hingga membentuk place attachment. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana peran kegiatan ziarah terhadap place attachment di Makam Bung Karno. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan penalaran induktif melalui observasi, wawancara dan fotografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, peran kunjungan ziarah terhadap place attachment di Makam Bung Karno adalah sebagai pembentuk. Place attachment yang dibentuk adalah melalui (1). Aspek perilaku, dan (2). Aspek waktu. Aspek perilaku berupa kebutuhan dan keinginan ziarah yang dilakukan bersama-sama, sedangkan aspek waktu berupa komitmen keberlanjutan kunjungan diwaktu yang akan datang. Sebagai sebuah tempat, fasilitas ziarah yang dilakukan pengunjung di Makam Bung Karno mampu mendorong terbentuknya ikatan tempat.Kata kunci: keberlanjutan, Keterikatan tempat, Wisata, Ziarah,
Konsep Desain Akustik Pada Aula SMAN 8 Malang Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Akustik Uqiek Widyastono Trisoenoe
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Malang sebagai kota pelajar merupakan salah satu kota yang menjadi tujuan para pelajar untuk menuntut ilmu dan berkarya. Sehingga menuntut sekolah saling berupaya untuk meningkatkan kualitasnya di bidang akademis maupun non-akademis. SMAN 8 Malang merupakan salah satu sekolah yang memiliki banyak kegiatan non-akademis yang berpusat di aula sekolah. Aula SMAN 8 Malang yang awalnya di desain untuk aula olah raga mengalami peralihan fungsi sebagai aula serbaguna sehingga kualitas akustiknya perlu dievaluasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif-eksperimental menggunakan software Ecotect Analysis 2011 dengan tujuan mempelajari, mengevaluasi, dan memberikan rekomendasi konsep desain akustik pada aula SMAN 8 Malang. Ruangan tersebut masih memiliki masalah pada tingginya waktu dengung sebesar 2,26-5,52 detik. Dengan merekayasa penggunaan material dan merubah layout ruangan berhasil menurunkan waktu dengung hingga mencapai 1,7-1,8 detik sebagai upaya meningkatkan kualitas akustik ruang di aula SMAN 8 Malang.Kata Kunci: Konsep desain akustik, aula, waktu dengung
Pola Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Taman Aloon Aloon Tulungagung Savitri, Andriadini; Wulandari, Lisa Dwi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang publik merupakan suatu fenomena yang menarik dalam kawasan kota. Sebagai ruang publik di Kota Tulungagung, Taman Aloon-Aloon Tulungagung diharapkan untuk mampu mewadahizberbagai macam aktivitas sosial-rekreatif. Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan tujuan untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan ruang pada Taman Aloon-Aloon Tulungagung. Pola pemanfaatan ruang tersebut dipengaruhi oleh elemen fisik ruang yang ada. Metode observasi menggunakan teknik placed-centered mapping untuk mengetahui pola, intensitas, dan kecenderungan pemanfaatan ruang dan elemen fisik bagi macam aktivitas yang ada. Pengamatan dilakukan pada pagi hari, siang hari, dan malam hari pada hari kerja, hari ibadah (jumat) dan hari libur. Penelitian ini menunjukkan sintesis bahwa tata lingkungan fisik pada Taman Aloon-Aloon Tulungagung sangat berpengaruh dalam pemanfaatan ruang yang ada pada taman. Kata kunci: pola ruang, pemanfaatan ruang, ruang publik, behavior mapping
KINERJA TERMAL PELAPIS DINDING BAMBU SEBAGAI MATERIAL SELUBUNG BANGUNAN PADA KAMPUNG LAYUNG Glenn Calvin; Andika Citraningrum
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terjadinya pemanasan global menuntut adanya sikap kritis dalam memilih bahan bangunan yang ramah liongkungan. Bahan bambu dipilih dalam penelitian ini sebagain bahan alternatif ramah lingkungan karena kelebihannya yang murah, kuat, mudah dikembangiakkan, dan kecepatan tumbuh yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kinerja bahan bambu dalam menjaga suhu dalam bangunan pada batas nyamanan termal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang didapat berupa pengukuran suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin pada lingkungan luar dan bagian dalam bangunan. Pemilihan objek berdasarkan beberapa kriteria seperti jumlah bangunnan dalam satu kawasan yang memiliki kesamaan fungsi dan bahan pelapis bangunan. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya lapisan bambu pada dinding dapat menjaga suhu udara dalam ruangan stabil pada suhu nyaman apabila bangunan tidak dipengaruhi oleh pergerakan angin dari luar. Suhu ruang dalam menghangat saat suhu luar ruangan berada dibawah batas nyaman dan sebaliknya. Karena itu bahan ini terbukti baik digunakan sebagai bahan pengganti pada dinding.
Museum Klimatologi di Malang dengan Pendekatan Arsitektur Simbolis Oni Wibisono; Herry Santosa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKlimatologi atau ilmu iklim adalah ilmu yang mempelajari tentang iklim. Iklim memiliki banyak pengaruh dalam aktifitas manusia, seperti pada pertanian, industri penerbangan dan lain-lain. Sayangnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang klimatologi masih sedikit, jadi perlu adanya wadah untuk mempelajari ilmu iklim yang edukatif dan rekreatif sehingga dibangunlah museum klimatologi. Lokasi tapak museum klimatologi dipilih di Malang karena Malang memiliki potensi wisata pendidikan yang bagus. Metode yang digunakan dalam mendesain museum klimatologi adalah dengan arsitektur simbolis berupa arsitektur metafora dan analogi. Penerapan bangunan simbolis dapat menarik pengunjung untuk datang ke museum. Perancangan Museum Klimatologi dengan Pendekatan Arsitektur Simbolis diharapkan dapat menyumbangkan fasilitas wisata pendidikan, khususnya dalam pengetahuan iklim.Kata kunci: Museum, Klimatologi, Arsitektur Simbolis
Pengaruh Void Terhadap Suhu Udara Pada Bangunan Rumah Susun Sederhana Sewa Rawa Bebek di Jakarta Timur Cynthya Dyah Budirahayu; Jono Wardoyo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah susun merupakan alternatif yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi kurangnya lahan pemukiman akibat dari pertumbuhan penduduk yang makin meningkat di Ibukota DKI Jakarta. Pembangunan rumah susun sendiri selama ini hanya difokuskan pada penataan massa, sehingga kondisi termal dirumah susun sendiri kurang menjadi perhatian pemerintah. Hal tersebut berpengaruh pada perletakan ruang sebagai sirkulasi udara vertikal pada rumah susun, rumah susun sendiri menggunakan void tangga ataupun lift sebagai tempat sirkulasi udara vertikal pada tiap lantainya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan metode eksperimental dengan simulasi untuk mengevaluasi pengaruh vodi terhadap suhu udara pada ruang hunian pada rumah susun tersebut, simulasi tersebut dilakukan menggunakan software Ecotect Analysis dan Autodesk Flow Design. Berdasarkan hasil dari pengukuran suhu eksisting dari lima lantai hunian pada rumah susun, suhu udara yang palin rendah terdapat pada hunian yang berada didekat lokasi void. Sedangkan suhu udara yang paling tinggi terdapat pada unit hunian yang letaknya jauh dari lokasi void. Dari dua rekomendasi desain yang telah disimulasikan dengan software Ecotect Analysis, penambahan jumlah void dengan dimensi ruang yang lebih besar pada bangunan rumah susun mampu menurunkan suhu udara sebesar 3°C.   Kata kunci: Suhu udara, void, rumah susun
Perubahan Ruang Dalam Pada Rumah Usaha Sentra Kerajinan Rotan Balearjosari Malang Muhammad Firdaus; Rinawati P Handajani
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKerajinan rotan merupakan salah satu kerajinan asli Kota Malang, sehingga banyakterdapat usaha kerajinan rotan. Usaha kerajinan rotan tersebut berkembang di rumahrumahpenduduk Kelurahan Balearjosari Malang menjadi Usaha Berbasis Rumah Tangga(UBR). Kegiatan produksi kerajinan rotan tersebut menyebabkan adanya perubahanruang dalam pada rumah yang sebelumnya berfungsi sebagai hunian menjadi fungsiproduktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan ruang dalampada rumah usaha Sentra Kerajinan Rotan Balearjosari Malang. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikangambaran pada objek yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruhsampel melakukan perubahan ruang dalam pada rumahnya. Sejumlah 60% pemilikmemindahkan fungsi produktif ke ruang baru, sedangkan sejumlah 40% pemilikmerubah fungsi ruang hunian menjadi ruang produktif. Perubahan ruang produktifberdasarkan letaknya, sebanyak 4 rumah merupakan tipe rumah yang berimbang dan 1rumah merupakan tipe rumah yang terpisah. Tidak ada rumah yang bertipe campuran.Kata Kunci : UBR, ruang dalam, perubahan ruangABSTRACTRattan Handicraft are one of the original handicraft in Malang City, so there are manyrattan handicraft businesses. The rattan handicraft business developed in residential housesat Balearjosari Malang to become a Home Based Enterprises (HBEs). The productionactivity of rattan handicraft makes a spatial change which previously accommodatehousehold activities into production function. The purpose of this study to determinespatial change of a business house in Balearjosari Rattan Craft Center Malang. The methodthat’s being used in this research is descriptive qualitative methods that aims to providedepiction of objects. The results of this research indicate that all samples made spatialchanges in their homes. 60% owners move their productive function to new spatial room,40% of owners change the function of residential space to productive space. The productivespatial change is based on its location, 4 houses are balance types of houses and 1 house is aseparate type of house. There are no mixed-type houses.Keyword : HBE’s, spatial room, change room
Impresi Wisatawan Nusantara dan Mancanegara terhadap Elemen Buatan Kawasan Monkey Forest, Ubud, Bali Aurelia Karen; Jenny Ernawati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Monkey Forest, Ubud, Bali merupakan hutan wisata yang dikelola oleh wargaDesa Adat Padangtegal, Ubud. Daya tarik utama kawasan Monkey Forest adalah monyetyang berkeliaran di dalam hutan. Kawasan Monkey Forest terdiri dari hutan alami yangberada di tengah kabupaten Gianyar, Bali, yang di dalamnya ditambahkan elemen-elemen buatan oleh warga setempat dengan tujuan keagamaan dan tujuan pariwisata. Keberadaan elemen buatan ini dapat memberikan kesan yang berbeda bagi wisatawan, baik positif maupun negatif. Terdapat tujuh atribut kesan yang diukur menggunakan semantic differential dengan tujuh skala interval. Pengambilan data diawali dengan observasi lapangan dan penentuan stimuli yang menggunakan participant photography. Analisis menggunakan metode kuantitatif yang memanfaatkan software statistik, yaitu SPSS. Hasilpenelitian diolah dengan metode mean score, analisis faktor, analisis t-test, dan analisis regresi. Penelitian menghasilkan bahwa wisatawan nusantara dan mancanegara cenderung memberikan kesan positif terhadap elemen buatan yang mengandung unsurbudaya di dalam kawasan Monkey Forest, terutama elemen buatan patung. Berdasarkanhasil analisis faktor, didapatkan dua dimensi pokok kesan, yaitu attractiveness dancoherence. Atribut kesan rasa suka dijadikan salah satu dimensi pokok kesan. Kesancoherence, dan rasa suka wisatawan nusantara dan mancanegara terdapat perbedaan yangsignifikan. Sedangkan kesan attractiveness kedua ketegori wisatawan sama.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KENYAMANAN SPASIAL DUSUN SUMBERWANGI DALAM UPAYA PENGEMBANGAN EKOWISATA UB FOREST Made Mardika Dwi Parnadi; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Sumberwangi merupakan salah satu dari dua dusun yang berada di kawasan UB Forest. Dusun Sumberwangi terletak di lereng Gunung Arjuno. Dusun Sumberwangi memiliki potensi pengembangan Ekowisata sekaligus sebagai area singgah pengunjung yang melakukan aktivitas hendaknya memiliki kualitas fisik yang memadai. Kenyamanan spasial penting untuk diteliti agar dapat memberikan masukan atau rekomendasi dalam upaya pengembangan Ekowisata UB Forest. Metode umum yang digunakan pada penelitian ini yaitu mix method deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode analisis deskriptif dilakukan dengan melihat dan mengobservasi langsung lokasi studi, mengumpulkan data yang terdapat di lapangan sesuai dengan variabel yang telah ditentukan. Metode analisis kuantitatif pada penelitian ini menggunakan mean score analysis, analisis faktor, dan regresi. Tingkat kenyamanan yang diperoleh berdasarkan mean score dibagi menjadi tiga kategori yaitu baik, cukup baik, dan kurang baik. Variabel kenyamanan spasial terbagi menjadi sembilan faktor yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat. Faktor kemudahan akses memiliki pengaruh paling tinggi terhadap kenyamanan spasial Dusun Sumberwangi. Sedangkan faktor naungan memiliki pengaruh yang paling rendah dalam upaya pengembangan ekowisata Dusun Sumberwangi.   Kata kunci: kenyamanan spasial, ekowisata, kualitas fisik

Page 63 of 150 | Total Record : 1492