cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
STUDI AWAL PEMBUATAN HIGH VOLUME LIGHT WEIGHT SIDOARJO MUD CONCRETE BRICK R. Susanto; A. S. Goey; D. Hardjito; , Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.622 KB)

Abstract

Penelitian ini menggunakan kadar lumpur Sidoarjo yang tinggi dan bertujuan untuk menganalisa perbandingan dari penggunaan pasir dan semen dalam pembuatan batako. Untuk mengetahui kandungan lumpur dilakukan tes XRF (X-Ray Flouresence). Lumpur yang digunakan diproses terlebih dahulu dengan memasukkan lumpur ke dalam oven selama 1 hari dan kemudian dibakar selama 5,5 jam dengan suhu 680 oC, kemudian digiling dengan Bar-Mill selama 8 jam agar lolos ayakan 63 μm. Penelitian ini menggunakan persentase kadar lumpur 65%, 70% dan 75% dengan perbandingan semen pasir 1:7, 1:8, dan 1:9. Selain itu juga digunakan foaming agent untuk mencapai densitas yang ringan. Pembuatan sampel tanpa foaming agent dicetak dengan bekisting 5x5x5 cm3, sedangkan untuk sampel dengan foaming agent dengan ukuran 10x10x10 cm3 dan menggunakan variasi pozzolan 50%-65%. Kadar 65% dengan perbandingan semen pasir 1:7 menghasilkan kuat tekan 3,72 MPa pada umur 28 hari. Untuk penggunaan foaming agent, kadar 50% dengan perbandingan semen pasir 1:7 menghasilkan kuat tekan 3,51 MPa dan densitas 1692 Kg/m3.
KINERJA SISTEM TUNGGAL STRUKTUR BAJA RANGKA TERBREIS EKSENTRIS BERBENTUK V TERBALIK PADA MID RISE BUILDIN Kevin Wijaya; Alberto Orson Ongkowidjojo; Effendy Tanojo; Hasan Santoso
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.664 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terkena gempa, sehingga bangunan di Indonesia harus didesain tahan terhadap gempa. Dalam penelitian ini, bangunan didesain menggunakan sistem tunggal dengan menggunakan Rangka Terbreis Eksentris (RTE). Sistem tunggal memilki batasan ketinggian dalam SNI 1726:2012 tabel 9, untuk Kategori Desain Seismik D adalah 48 m (12 lantai). Namun, batasan ketinggian tersebut boleh ditinggikan menjadi 72 m (18 lantai) dengan mengikuti persyaratan sesuai dengan SNI 1726:2012 Pasal 7.2.5.4. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan menggunakan mid-rise building, yaitu 12,15, dan 18 lantai, dengan bresing bentuk V terbalik dan dengan menggunakan dua jenis bentang yaitu bangunan 3 bentang dan bangunan 5 bentang. Hasil penelitian menunjukkan seluruh bangunan mengalami kegagalan pada balok link, ini seusai dengan hirarki desain daripada RTE. Dengan semakin tinggi bangunan maka performa bangunan semakin buruk. Ini bisa dilihat dari hasil displacement dan drift ratio. Pada bangunan 3 bentang menghasilkan nilai displacement yang lebih baik namun menghasilkan menghasilkan nilai drift ratio yang lebih buruk dari bangunan 5 bentang. Namun seluruh bangunan masih dalam satu kategori klasifikasi kerusakan bangunan yaitu collapse prevention. Sendi plastis yang terjadi pada semua bangunan menghasilkan lokasi dan jumlah yang relatif sama sehingga disimpulkan seluruh bangunan memiliki kinerja yang relatif sama.
ANALISA PONDASI PILE RAFT PADA TANAH LUNAK DENGAN PLAXIS 2D Andelina B. Kananlua; Jansen Kadang; Paravita S. Wulandari; Januar Buntoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.659 KB)

Abstract

Permasalahan penurunan menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi para perencana pondasi bangunan dikarenakan oleh kondisi tanah yang lunak. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, banyak perencana menggunakan pondasi raft atau pondasi rakit, karena dianggap mampu memberikan faktor keamanan yang memadai dalam menghadapi kegagalan daya dukung ultimate. Namun diperkirakan pondasi raft ini akan mengalami penurunan yang besar. Permasalahan tersebut mungkin dapat berkurang jika adanya penambahan pile pada pondasi raft sehingga menjadi pondasi pile raft. Dengan penambahan pile pada pondasi raft diharapkan perencanaannya mempertimbangkan segi ekonomis. Dengan menggunakan beban merata 6 t/m2, dilakukan penelitian pada pondasi pile raft dengan memvariasikan tebal raft yakni 80 cm, 100 cm, 120 cm dan 140 cm. Untuk panjang pile divariasikan dari panjang 5 m, 7 m, 9 m, 13 m dan 15 m. Analisis penurunan dilakukan dengan menggunakan software Plaxis 2D dan Metode Poulos. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penambahan jumlah pile pada pondasi raft menghasilkan profil penurunan yang berkurang namun pada suatu keadaan tertentu penambahan pile tidak memberikan kontribusi yang lebih signifikan. Begitupun dengan perhitungan Poulos, pada konfigurasi pile tertentu tidak memberi kontribusi lagi. Sehingga desain yang ekonomis pada penelitian ini adalah dengan menggunakan tebal raft 80 cm dengan panjang pile 13 m dan konfigurasi pile 7x7.
OPTIMASI PENGGUNAAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PLTU SURALAYA DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK MUTU TINGGI Aldwin Ivan Gan; Henry Sutikno; Antoni Antoni; Djwantoro - Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.556 KB)

Abstract

Fly ash dan bottom ash merupakan limbah hasil pembakaran batu bara yang dapat dimanfaatkan dalam bidang konstruksi. Pemanfaatan bottom ash masih sangat jarang, sehingga pada penelitian ini bottom ash dan fly ash dimanfaatkan untuk menggantikan sebagian agregat halus dan semen dalam pembuatan paving block. Untuk menghasilkan paving block dengan kuat tekan yang optimal, perlu dicari kepadatan tertinggi dari kombinasi agregat halus yang digunakan. Selain kuat tekan, penyerapan air dan ketahanan aus juga menjadi kualifikasi dalam penentuan mutu paving block.Dari hasil pembuatan paving block, kuat tekan tertinggi yang bisa didapat dari penambahan bottom ash yaitu 41.60 MPa dengan kode C1BA3 yang masuk dalam kelas A. Namun untuk uji penyerapan air dan ketahanan aus, paving C1BA3 hanya masuk dalam kelas B dan C. Dengan penambahan fly ash, kuat tekan maksimum yang dihasilkan hanya mencapai 26.80 MPa yang masuk dalam kelas B. Akan tetapi penambahan fly ash berdampak pada ketahanan aus yang pada awalnya hanya memenuhi kelas C, kini bisa mencapai kelas A. Secara keseluruhan, paving block yang menghasilkan mutu paling bagus dan ekonomis yaitu paving dengan kode C5F5B30, dengan komposisi 50% semen : 50% fly ash dan 100% bottom ash.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BAN KARETMESH #80 PADA CAMPURAN LASTON UNTUK PERKERASAN JALAN RAYA Gavin Gosali; Hendra Jaya; Paravita Sri Wulandari; Harry Patmadjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.517 KB)

Abstract

Pertumbuhan jumlah kendaraan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dalam kurun satu tahun pertumbuhan kendaraan naik 10% atau sekitar 10 juta kendaraan dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah kendaraan merupakan faktor utama kerusakan pada jalan, karena semakin meningkatnya jumlah kendaraan maka beban yang diterima oleh jalan akan melebihi beban rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran serbuk ban karet mesh #80 terhadap nilai kekuatan stabilitas pada campuran aspal serta menentukan kadar aspal optimum campuran aspal dengan campuran karet. Penelitian ini memanfaatkan ban bekas dalam bentuk serbuk untuk di jadikan bahan tambah (aditif) dalam campuran laston dengan menggunakanaspal Pen. 60-70. Penelitian ini menggunakan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, dan 6,5% dengan variasi serbuk ban karet 0%, 1%, 2%, dan 3% dari berat aspal. Hasil penelitian menunjukkan nilai Void Filled dan VMA semakin kecil, sedangkan nilai VIMdan MQ semakin besar. Namun, untuk nilai flow tidak memberikan hasil yang konstan. Penambahan serbuk ban karet juga dapat mengurangi penggunaan aspal dalam campuran laston.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUASAN DAN LOYALITAS PENGGUNA BUS TRANS SIDOARJO Stefanus Vincensius; Rudy Setiawan
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.014 KB)

Abstract

Peluncuran BTS merupakan salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan di Kabupaten Sidoarjo. Kepuasan dan loyalitas pengguna dapat dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilannya BTS. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas pengguna BTS. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pengguna BTS dengan hasil yaitu 328 responden. Penyebaran kuesioner dilakukan setiap hari pada jam sibuk pagi, siang dan sore hari. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini bahwa on board amenity¸ crew’s attitude dan operational performance memberikan dampak positif namun tidak maksimal terhadap kepuasan (satisfaction) pengguna BTS. Namun bila ketiga variabel tersebut ditambahkan dengan service value, maka akan memberikan dampak positif dan signifikan terhadap satisfaction dengan nilai SLF = 0,93 dan P-value < 0,05. Loyalitas pengguna dipengaruhi oleh kepuasan pengguna BTS. Dari hasil penelitian, persepsi pengguna BTS terhadap satisfaction memberikan dampak positif dan signifikan terhadap loyalitas pengguna (passanger loyalty) dengan nilai SLF = 0,75 dan P-value < 0,05.
MACAM – MACAM EPOXY DAN POLYURETHANE BASED FLOORING SYSTEM BESERTA KINERJANYA Brian Christopher Sutandyo; Evan Sutantu Putra; P. Sudjarwo; Januar B.
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.886 KB)

Abstract

Cat lantai Epoxy dan Polyurethane merupakan sebuah alternatif bagi konsumen yang membutuhkan tempat yang hygienis. Tidak adanya nat pada lantai dan terdapat banyak variasi warna merupakan suatu kebutuhan wajib bagi pemilik industri pangan, rumah sakit, dll. Pengamatan based flooring system ini dilakukan pada lantai yang memiliki umur bervariasi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari based flooring system seperti perubahan warna, ketahanan kimia, dan kerusakan yang mungkin terjadi. Selain itu pada skripsi ini akan dibahas macam – macam jenis Epoxy dan Polyurethane Based Flooring System sesuai pengklasifikasiannya. Bila dilihat dari umur lantai, maka kinerja terbaik ada pada umur lantai yang masih baru. Dalam pengaplikasian based flooring system mutu beton yang digunakan minimal K – 300 dengan tujuan agar ikatan antara Epoxy maupun Polyurethane dengan beton dapat terikat dengan kuat atau monolit. Kendala dari penggunaan Epoxy dan Polyurethane Based Flooring System yang sering muncul adalah munculnya bubble, crater, dan pinhole. Penyebab adanya buble, crater, dan pinhole dikarenakan proses pengaplikasian cat primer yang buruk.
OPTIMASI DESAIN STRUKTUR RANGKA BATANG BERSKALA BESAR DENGAN METODE METAHEURISTIK Reinard Eka Putra; Jan Joseph; Wong Foek Tjong; Doddy Prayogo
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.846 KB)

Abstract

Studi ini menulusuri performa algoritma metaheuristik dalam mengoptimasi struktur rangka batang baja yang berskala besar. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini termasuk particle swarm optimization (PSO), differential evolution (DE), teaching–learning-based optimization (TLBO) dan symbiotic organisms search (SOS). Struktur yang akan dianalisa adalah rangka batang berbentuk kubah dengan 120 batang. Struktur tersebut diberi pembebanan dan batasan-batasan yang sesuai dengan yang diinginkan. Hasil optimasi dibandingkan dengan studi yang telah dilakukan sebelumnya untuk memastikan validitas program yang telah dibuat. Lalu struktur tersebut diberi batasan sesuai dengan peraturan Indonesia, SNI 1729:2015, dan dibandingkan dengan hasil optimasi dari program SAP2000 v18. Tersimpulkan bahwa hasil optimasi algoritma jauh lebih optimal apabila dibandingkan dengan optimasi dengan fitur SAP2000 v18. Hasil eksperimen yang didapat juga menunjukan bahwa SOS adalah algoritma yang paling efisien dan bisa diandalkan dalam mengoptimasi struktur berskala besar. SOS meraih berat struktur minimum dengan standard deviasi terendah dan konvergensi tercepat untuk struktur berbentuk kubah ini.
PROGRAM DESAIN PERKUATAN KOLOM DENGAN MENGGUNAKAN FRP CONFINEMENT SESUAI ACI 440.2R-17 Rikson Kurniawan Tandelilin; Steven Sanjaya; Pamuda Pudjisuryadi; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.561 KB)

Abstract

Untuk memperkuat suatu struktur bangunan dari beton bertulang ada berbagai macam cara. Memperbesar dimensi, memperpendek bentang, hingga menggunakan FRP adalah beberapa metode untuk memperkuat kapasitas elemen struktur. Seiring berkembangnya teknologi, nilai ekonomis FRP menjadi semakin tinggi. Hal inilah memacu permintaan terhadap alat bantu untuk merencanakan FRP. Akan tetapi, program untuk perhitungan perkuatan dengan FRP mayoritas dibuat oleh para produsen FRP, sehingga penggunaanya dibatasi pemakaiannya hanya untuk produk tertentu. Oleh karena itu, dibuat sebuah program desain FRP confinement yang umum, mudah untuk digunakan, serta memiliki hasil output yang cukup lengkap seperti memunculkan hasil titik ФPn-ФMn, menggambar hasil titik ФPn-ФMn pada diagram interaksi serta menghitung dan membuat diagram tegangan-regangan yaitu pada saat kondisi sebelum diperkuat maupun sesudah diperkuat dengan FRP dan juga memunculkan notifikasi – notifikasi yang sekiranya dapat membantu para pengguna program untuk mengoptimalkan perhitungan perkuatan aksial-lentur pada kolom beton bertulang dengan menggunakan FRP. Program telah terverifikasi terhadap berbagai kemungkinan kasus sehingga terbukti mempunyai perhitungan yang sesuai dengan ACI 440.2R-17. Program yang dibuat dengan basis Visual Basic 2015 cocok untuk digunakan sebagai sarana edukasi maupun untuk kepentingan profesional karena mudah digunakan nantinya oleh user yang akan menggunakan program ini
PERBANDINGAN PPC DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA DUA PROYEK APARTEMEN Jonathan Jonathan; Anton Anton; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.346 KB)

Abstract

Dalam perkembangan dunia konstruksi yang semakin komplek, sering terjadi pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal perencanaan yang ada pada action plan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai suatu perencanaan proyek dengan menghitung Percent Plan Completed dan juga mendapatkan faktor-faktor penyebab tidak tercapainya rencana pekerjaan (Reason Not Complete). Hal ini dilakukan dengan menerapkan kontrol aliran kerja yang berkesinambungan agar perencanaan menjadi lebih handal. Selain itu juga akan diteliti mengenai penggunaan kontrol aliran kerja sistem last planner pada suatu proyek konstruksi. Penelitian ini telah dilakukan selama 19 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata PPC (Percent Plan Completed) sebesar 61,15% dan 57,32%, kemudian faktor penyebab dominan tidak terselesaikannya pekerjaan dalam proyek ini adalah faktor predecessor. Selain itu proyek yang diamati ini sedikit melakukan kontrol aliran kerja sistem last planner. Dimana aliran kerja yang dilakukan yaitu action plan2 mingguan dan daily meeting yang dilakukan seminggu sekali.