cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PENERAPAN KONSEP SUSTAINABLE PADA RUMAH TINGGAL DARI SEGI MATERIAL Allan Subrata Ottong; Felix Yuwono; Ratna S. Alifen; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.942 KB)

Abstract

Pembangunan rumah tinggal di Indonesia adalah salah satu kegiatan konstruksi yang turut menyumbang kerusakan lingkungan. Secara global, sektor konstruksi mengkonsumsi 50% sumber daya alam, 40% energi, dan 16% air. Konstruksi juga menyumbangkan emisi CO2 terbanyak (45%). Dampak lingkungan tersebut memerlukan solusi agar kegiatan konstruksi dapat terus terlaksana denganupaya mengurangi dampak lingkungan tersebut. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan sistem pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable construction.Penelitian ini membahas penerapan konsep sustainable pada rumah tinggal dari segi material, dan juga membahas mengenai contoh penerapan alternatif material sustainable pada rumah tinggal. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa deskriptif untuk pemenuhan poin-poin MRC (Material and Resources Cycle) dari Greenship Homes dari elemen dan subelemen dari contoh permodelan rumah tinggal, dan analisis deskriptif terhadap siklus material dan konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Hasil penelitian ini adalah berupa contoh penerapan alternatif material pada rumah tinggal yang memenuhi konsep sustainable dari segi material. Dari konsep 3R, konsep reduce adalah konsep yang paling sering dipenuhi. Dari siklus materialnya, penerapan konsep sustainable paling banyak terjadi pada tahapan transportasi dan pemrosesan. Dari pemenuhan poin MRC, poin yang paling banyak terpenuhi adalh poin yang berkaitan dengan material yang diproses secara ramah lingkungan dan penggunaan material lokal.
PENGARUH STEEL FIBER PADA KEKUATAN TEKAN PIPA BETON Yulius Nico Sasmita; Susanto Hutomo; Gogot Setyobudi; Hurijanto Koentjoro
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.225 KB)

Abstract

Banyak penelitian telah dilakukan dengan tujuan meningkatkan kekuatan beton seperti penambahan fiber ke dalam campuran beton. Terdapat beberapa tipe fiber dan salah satunya adalah steel fiber. Kelebihan dari steel fiber adalah variasi bentuk dan ukuran yang beragam. Banyak penelitian telah dipulikasikan mengenai efek penambahan steel fiber pada silinder beton pejal, tetapi belum banyak penelitian mengenai penambahan steel fiber pada pipa beton yang dipadatkan dengan metode spinning. Penelitian ini menganalisa pengaruh penambahan steel fiber terhadap kekuatan tekan pipa beton dan regangannya saat pembebanan. Diameter luar dan panjang dari pipa beton adalah masing-masing 15 cm dan 30 cm sedangkan diameter lubang di tengah pipa yang terbentuk dari proses spinning sekitar 5 cm, rencana mutu beton fc’ = 24 MPa, steel fiber yang digunakan tipe hooked end dengan panjang 3.5 cm, kadar steel fiber dalam penelitian ini bervariasi dari 0% hingga 0.30% dari volume beton.Hasil penelitian menunjukkan, penambahan steel fiber dapat meningkatkan kuat tekan pipa beton. Semakin tinggi kadar steel fiber semakin besar kuat tekan pipa beton tersebut. Penambahan steel fiber sebanyak 0.3% meningkatkan kuat tekan pipa beton hingga 27%.
STUDI ELEMEN DISCRETE-KIRCHHOFF MINDLIN TRIANGLE (DKMT) UNTUK ANALISIS STATIK PELAT LENTUR DAN PENGEMBANGAN UNTUK ANALISIS DINAMIK GETARAN BEBAS Erwin Tirta Winata; Charles Julius Salim; Wong Foek Tjong
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.364 KB)

Abstract

Pengembangan analisis pelat lentur berbasis teori Reissner-Mindlin dengan menggunakan metode elemen hingga telah berkembang sejak lama. Salah satunya adalah elemen Discrete-Kirchhoff Mindlin Triangle (DKMT) yang dikemukakan oleh Katili (1993). Adapun kesimpulan yang diberikan mengatakan bahwa elemen ini lolos patch test, bebas shear locking, tidak sensitif terhadap distorsi geometri, tidak ada extra zero-energy modes, dan memiliki konvergensi yang baik. Berdasarkan hasil tersebut, maka penelitian kali ini ditujukan untuk melakukan re-evaluasi terhadap performa elemen DKMT dalam analisis statik serta mengembangkannya untuk analisis dinamik getaran bebas. Batasan yang diberikan berupa analisis linear dan material yang bersifat isotropik. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kesimpulan yang dinyatakan oleh peneliti sebelumnya benar adanya akan tetapi terdapat hasil yang kurang tepat pada permasalahan rhombic plate. Sedangkan untuk analisis dinamik getaran bebas, nilai frekuensi natural dan mode shape sudah cukup akurat namun membutuhkan jumlah mesh yang cukup banyak.
PENGARUH KOMPOSISI ALKALI ACTIVATOR DAN URUTAN PENYAMPURAN TERHADAP KARAKTERISTIK MORTAR GEOPOLIMER HIGH CALCIUM FLY ASH Kristella Nathania Lairenz; Ricky Surya; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.339 KB)

Abstract

Karakteristik beton geopolimer dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya ialah karakteristik material dasar, komposisi alkali activator, mix design, mixing procedure, dan prosedur curing. Penelitian ini berfokus pada komposisi perbandingan alkali activator dan urutan penyampuran yang diterapkan pada high calcium fly ash. Alkali activator yang dimaksud adalah perbandingan larutan sodium silikat dengan larutan NaOH. Perbandingan alkali activator yang digunakan sebesar 0.5, 1.0, 2.0, 2.5 dan 3.0. Konsentrasi larutan NaOH ditetapkan 8M. Pengujian yang dilakukan yaitu initial setting time pasta geopolimer dan kuat tekan mortar geopolimer. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa initial setting time dipengaruhi oleh variasi perbandingan alkali activator dan urutan penyampuran. Urutan penyampuran prosedur dengan menyampurkan alkali bersama dimana larutan sodium silikat dicampur terlebih dahulu dengan larutan NaOH, mengakibatkan flash setting untuk seluruh perbandingan alkali dan kuat tekan tertinggi pada perbandingan alkali activator sebesar 1.0. Sedangkan, prosedur dengan menyampurkan alkali terpisah dapat mengatasi flash setting dengan perbandingan alkali activator yang kecil, serta hasil kuat tekan kuat tekan tertinggi pada perbandingan alkali activator sebesar 0.5. Hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin besar perbandingan alkali activator, maka kuat tekan cenderung menurun.
PEMBUATAN AGREGAT RINGAN GEOPOLIMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO DENGAN PEMBAKARAN SEBAGAI TAHAP AKHIR A. I. Wijaya; B. K. Sudiarto; D. Hardjito; Antoni .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.642 KB)

Abstract

Bencana lumpur Sidoarjo ini merupakan permasalahan Bangsa Indonesia yang tidak kunjung selesai, berbagai upaya yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil sehingga menyebabkan sampah lumpur yang tidak berguna. Makalah ini melaporkan upaya pemanfaatan terhadap sampah lumpur tersebut, sebagai agregat ringan buatan dengan proses geopolimerisasi. Hasil penelitian menunjukan lumpur Sidoarjo mengandung bahan-bahan dasar yang dipakai dalam proses geopolimerisasi, syarat geopolimer adalah lumpur Sidoarjo harus bersifat reaktif (amourph) agar dapat digunakan sebagai pengikat dengan alkali kuat yaitu dengan cara dibakar dalam suhu yang tinggi. Tetapi sebelum itu lumpur dicampur dengan Alkali aktivator dan katalisator yaitu NaOH dan sodium silikat, hal ini berfungsi agar mereaksikan unsur-unsur Aluminium dan Silika yang terkandung pada lumpur. Untuk konsentrasi Molaritas larutan NaOH dan jumlah sodium silikat akan dibuat dengan beberapa variasi yang berbeda dalam sampel kubus 5x5x5 cm3 dan dalam bentuk pelet berdiameter <1cm. Lalu setelah dibakar benda uji akan diuji berat jenis ,stabilitas, ketahanan terhadap asam, dan absorbsi pada pelet, sedangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada sampel kubus 5x5x5 cm3. Hasil terbaik adalah dengan berat jenis 1,06 gr/cm3 dan kuat tekan 6 MPa. Ketika diterapkan sebagai agregat didalam beton, kuat tekan Beton menjadi 26 dengan berat jenis 1510 kg/m3.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PEKERJA DALAM BIDANG KONSTRUKSI DI SURABAYA Philander Ivan; Sampurna Sampurna; Herry Pintardi; Soehendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.783 KB)

Abstract

Pembangunan dalam bidang konstruksi di Indonesia semakin berkembang. Hal ini membuat persaingan kontraktor menjadi semakin ketat. Oleh karena itu kontraktor perlu memperhatikan produktivitas pekerjanya untuk mewujudkan pembangunan seefisien mungkin. Produktivitas yang perlu diperhatikan antara lain meliputi faktor teknik, faktor manusia, faktor manajemen, dan faktor luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa yang paling mempengaruhi produktivitas pekerja dalam bidang konstruksi. Selain itu, penelitian ini juga berujuan untuk mengetahui faktor produktivitas pekerja yang paling berbeda pada proyek High Rise dan Low Rise building. Dalam penelitian ini, dilakukan penyebarkan kuesioner untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Kuesioner dibagikan kepada para mandor pada proyek High Rise dan Low Rise building. Setelah mendapatkan data dari para responden, dilakukan pilot study untuk mengecek kelayakan kuesioner dilanjutkan dengan pengolahan data dengan metode Independent-Sample T Test. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keahlian tenaga kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh pada produktivitas pada pekerja proyek High Rise building dan pengalaman tenaga kerja pada pada pekerja proyek Low Rise building. Kedua sub-faktor tersebut merupakan bagian dari faktor manusia. Sedangkan faktor yang paling berbeda terdapat pada faktor produktivitas pekerja antara proyek High Rise dan Low Rise building adalah letak gudang yang tidak sesuai dari kelompok faktor manajemen
PENGARUH DENSITAS ARUS LISTRIK TINGGI DENGAN KADAR GRAFIT TERHADAP EFEKTIFITAS CATHODIC PROTECTION BETON MUTU TINGGI Nathaniel Evan Wijaya; Calvin - Limantoro; Daniel - Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan masalah yang sering terjadi pada tulangan baja pada struktur beton bertulang. Bila dibiarkan, beton akan mengalami retak (crack) dan menyebabkan kegagalan struktur. Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan metode perlindungan Impressed Current Cathodic Protection (ICCP) dengan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) laminate sebagai anoda sekaligus menambah perkuatan struktur (dual system). Korosi awal diberikan, setelah itu CFRP laminate ditempelkan pada spesimen beton bertulang menggunakan epoxy dengan kadar grafit 10% dan 12,5%. ICCP dengan 2 macam densitas arus (70 mA/m2 dan 106 mA/m2) diberikan pada spesimen dengan mutu beton fc’ 50 MPa. Dalam pelaksanaan, dilakukan half cell potential test untuk monitoring korosi pada spesimen dan pengamatan visual pada tulangan baja dan CFRP laminate diakhir pelaksanaan. Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peluang terjadinya korosi pada variasi mutu beton. Beda potensial pada beton mutu tinggi sangat kecil karena beton mutu tinggi memili resistivity yang tinggi. Perubahan beda potensial yang paling signifikan ditunjukan pada kadar grafit 12,5% dengan densitas arus 70 mA/m2, yaitu sebesar 191,12 mV pada fc’ 50 MPa. Namun meskipun hasil yang didapat memiliki nilai yang positif, perbedaan beda potensial pada grafit 12,5% dan 10% yang menggunakan densitas arus 70 mA/m2 tidak terlalu signifikan bila dibandingkan dengan densitas arus 10 mA/m2.
EFEK DINDING BATA PENGISI TERHADAP KINERJA SEISMIK RUMAH SEDERHANA David Immanuel Santoso; Jonathan Susanto; Pamuda Pudjisuryadi; Benjamin Lumantarna
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dunia konstruksi, seringkali dinding bata pengisi hanya dianggap sebagai beban, namun pada kenyataannya memiliki kekakuan dan kekuatan yang dapat menahan beban lateral. Sebagai komponen struktur, dinding bata pengisi mempunyai kekuatan pada bidangnya atau in-plane (IP) maupun tegak lurus bidangnya atau out-of-plane (OOP). Dalam analisis nonlinear time history, tantangan yang dihadapi adalah membuang dinding bata yang mengalami kerusakan. Pada penelitian ini, difokuskan untuk meneliti permodelan dinding pada fase pasca elastis dengan menggunakan fitur element removal yang diimplementasikan pada program OpenSees. Penelitian dilakukan pada struktur rumah sederhana dengan beban gempa yang dianalisis menggunakan time history nonlinear direct integration. Perbandingan antara struktur tanpa dinding atau bare frame dan struktur dengan dinding bata pengisi atau infill frame, dilakukan untuk mengetahui pengaruh dinding bata pengisi terhadap kinerja seismik struktur rumah sederhana. Kedua struktur bangunan diberi beban gempa, dua arah (sejajar dan tegak lurus dinding). Hasil dari penelitian ini, momen yang terjadi pada balok dan kolom struktur infill frame, cenderung lebih kecil dibandingkan struktur bare frame. Selisih momen maksimum antara kedua struktur, yang terjadi pada setiap balok dan kolom saat dinding belum hancur, rata-rata 24.5%. Hal ini menyebabkan balok dan kolom struktur infill frame memiliki waktu gagal yang lebih lama dibandingkan struktur bare frame.
PENGARUH LUAS PERMUKAAN CONDUCTIVE EPOXY TERHADAP EFEKTIVITAS CATHODIC PROTECTION Kevin Jonathan Santoso; Jessica Agustine Widjaja; Daniel - Tjandra; Gunawan Budi Wijaya
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengatasi masalah korosi pada beton bertulang, metode yang umum digunakan adalah Impressed Current Cathodic Protection (ICCP). Adanya korosi pada beton bertulang membuat serviceability dan kekuatan ultimit struktur menurun. Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) merupakan salah satu material yang dapat digunakan sebagai anoda untuk ICCP sekaligus berfungsi sebagai perkuatan struktur (dual system). Pada penelitian ini, variabel yang digunakan untuk mengetahui pengaruh efektivitas sistem ICCP selama 30 hari adalah pengaplikasian luas permukaan pada campuran epoxy dengan grafit pada CFRP. Sebelum dilakukan perlindungan terhadap korosi, setiap spesimen beton diberikan korosi awal yang tinggi (kehilangan massa teoritis 18%). CFRP yang ditempelkan pada spesimen beton bertulang menggunakan campuran epoxy dengan kadar grafit 10%; 12,5%; 15%. Sedangkan, variasi pengaplikasian luas permukaan epoxy pada CFRP adalah 10x130 mm2, 20x130 mm2, dan 30x130 mm2. Half cell potential test dilakukan selama lima hari sekali untuk mengetahui peluang terjadinya korosi pada beton. Dengan variasi pengaplikasian luas permukaan campuran epoxy, didapat bahwa luas permukaan 30x130 mm2 menjadi luas pengaplikasian yang lebih efektif dibandingkan dengan 10x130 mm2 dan 20x130 mm2 ditandai dengan adanya kenaikan beda potensial hingga 31% dari sebelum ICCP diberikan
EVALUASI BIAYA PROYEK PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI PABRIK X Jemmy Christian Tanian; Benny Gondo Suwito; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan evaluasi biaya suatu proyek, perlu dilakukan estimasi yang baik agar evaluasi dapat dilakukan dengan baik dan efisien. Pembangunan suatu proyek perlu direncanakan biaya pembangunannya. Dalam membuat rencana angaran biaya, diperlukan pengelompokkan data pekerjaan dan perhitungan rencana anggaran biaya harus benar-benar teliti dan diharapkan biaya tersebut sesuai dengan biaya proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perhitungan anggaran biaya berdasarkan SNI 2008 dan HSPK Semarang 2017 pada pabrik X, mengetahui harga per m2 pekerjaan pabrik X dan menghitung persentase bobot tertinggi pekerjaan pabrik X.Hasil dari perhitungan didapatkan melalui pengolahan data dengan menggunakan aplikasi spreadsheet. Data yang didapatkan berupa gambar dan anggaran biaya yang sudah dihitung oleh kontraktor, kemudian penulis menghitung volume pekerjaan berdasarkan gambar tersebut dan anggaran biayanya menurut SNI 2008 dan HSPK Semarang 2017. Kemudian didapat persentase komponen anggaran biaya dan perbedaan anggaran biaya menurut SNI 2008 dan HSPK Semarang 2017