cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PENJADWALAN DAN OPTIMASI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PROYEK PERUMAHAN UNTUK RUMAH DUA LANTAI Kevin Sugianto; Edwin Shiady; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah proyek konstruksi tentu membutuhkan sumber daya manusia dalam pelaksanaannya. Namun, sumber daya manusia yang tersedia dalam proyek tentu bersifat terbatas, sehingga diperlukan penjadwalan yang dapat memanfaatkan sumber daya manusia yang tersedia dengan baik agar tidak terjadi masalah akibat fluktuasi alokasi sumber daya manusia. Penelitian ini akan bertujuan untuk melakukan optimasi terhadap sumber daya yang tersedia dalam sebuah proyek perumahan. Proyek yang menjadi objek penelitian adalah proyek rumah tinggal 2 lantai dengan jumlah sampel sebanyak 5 unit dengan kontrak penyelesaian berdurasi 365 hari kalender.Pada penelitian ini, akan dilakukan proses optimasi sumber daya manusia dengan berdasarkan time-cost trade-off. Tahapan penelitian yaitu dilakukan penjadwalan proyek dengan metode Critical Path Method (CPM) untuk 1 rumah. Kemudian, penjadwalan proyek dilakukan dengan metode Line of Balance (LOB) untuk 5 rumah. Tahapan terakhir yaitu optimasi dengan metode linear programming.Hasil yang didapat dari penelitian adalah penjadwalan proyek dengan alokasi sumber daya manusia yang optimal dan jumlah biaya yang minimal, beserta perbandingan biaya sebelum dan setelah optimasi, dimana terdapat penghematan biaya sebesar 12,7% dari biaya total untuk upah pekerja. Diberikan dua macam alternatif penyelesaian optimasi yang dapat dipilih. Perbedaannya ialah alternatif 1 mempertahankan waktu penyelesaian berdasarkan kontrak, sedangkan alternatif 2 mempertahankan handover rate sesuai dengan kontrak.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI KERJA PADA STAF PERUSAHAAN KONTRAKTOR DI SURABAYA Angelina Tjandra Santosa; Ailani Dewi Winarto; Herry Pintardi Chandra; Suhendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi kerja merupakan prioritas utama dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Jika organisasi memiliki staf yang memiliki prestasi kerja yang tinggi, maka tujuan dari organisasi akan tercapai dengan cepat. Ada 3 faktor yang mempengaruhi prestasi kerja seorang individu yaitu effort, ability, dan organizational support. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh effort, ability, dan organizational support terhadap prestasi kerja staf perusahaan kontraktor di Surabaya. Data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang disebarkan pada staf perusahaan kontraktor di Surabaya yang menempati posisi middle level management. Contoh staf yang menduduki posisi middle level management yaitu mereka yang memiliki jabatan di bawah project manager dan diatas mandor. Penelitian ini menggunakan metode PLS dengan bantuan program Smart-PLS. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa effort, ability, dan organizational support terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja. Pada variabel effort indikator yang paling mempengaruhi yaitu motivasi. Pada variabel ability indikator yang paling mempengaruhi adalah bakat. Dan pada variabel organizational support indikator yang paling mempengaruhi yaitu manajemen.
STUDI KASUS PEMANFAATAN IDEAL FLOW NETWORK UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEMACETAN JALAN BERDASARKAN DATA GPS: KOTA SURABAYA Felix Giovanni; Wendy Cahyadi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan yang sudah lama terjadi di kota-kota besar Indonesia. Untuk mengatasi masalah kemacetan ini, diperlukan perencanaan sistem transportasi yang tepat. Perencanaan lalu lintas biasanya menggunakan metode tradisional yang membutuhkan biaya mahal. Pada penelitian ini diusulkan untuk menggunakan pemodelan Ideal Flow Network untuk menganalisa tingkat kemacetan jalan. Penelitian dilakukan pada jalan-jalan di kota Surabaya menggunakan data Global Positioning System (GPS). Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem yang mampu mendapatkan data GPS, mendesain sistem yang mampu membersihkan dan mengolah dari ponsel, memberikan analisa kemacetan lalu lintas berdasarkan data yang sudah diolah dan dibersihkan. Penelitian dilakukan dengan merancang aplikasi dan program pendukung, mengumpulkan data dari sukarelawan, dan mengolah data ynag telah dikumpulkan. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi pelacak GPS pada ponsel. Pengolahan data yang dilakukan antara lain pembersihan data, pencocokan peta, proyeksi data GPS, serta analisa kemacetan menggunakan Ideal Flow Network. Hasil dari penelitian tersebut adalah aplikasi berbasis Android yang mampu mendapatkan titik koordinat melalui sensor GPS pada ponsel pintar, program yang mampu dapat membersihkan, mencocokan, mengolah, dan memproyeksi data GPS, dan tingkat kemacetan yang didapat menggunakan pemodelan Ideal Flow Network.
PERBANDINGAN KINERJA SISTEM RANGKA TERBREIS EKSENTRIS DENGAN SHORT LINK PADA KONFIGURASI V DAN MULTI-STORY X MENGGUNAKAN 3 BENTANG BREISING PADA BANGUNAN 12 DAN 18 LANTAI Michael Susanto; Rivaldo Rivaldo; Effendy Tanojo; Hasan Santoso
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sering mengalami gempa bumi karena terletak pada kawasan ring of fire. Gempa bumi dapat menimbulkan kerusakan struktur yang dapat memakan korban jiwa. Oleh karena itu, dalam mendesain bangunan perlu memperhatikan gempa yang dapat terjadi, khususnya pada bangunan tinggi. Pada bangunan terdapat berbagai macam penahan lateral untuk menahan gaya lateral dari gempa bumi, salah satunya adalah breising. Pada penelitian ini akan ditinjau pengaruh breising pada bangunan 12 (48 meter) lantai dan 18 (72 meter) lantai menggunakan sistem tunggal. Sistem breising yang diteliti adalah Sistem Rangka Terbreis Eksentris (SRTE) menggunakan breising hollow. Bentuk breising yang akan diteliti adalah bentuk V dan multi-story X dengan 3 bentang. Performa dari setiap bangunan akan ditinjau menggunakan analisis nonlinear time history. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa SRTE dengan breising bentuk multi-story X lebih unggul dari SRTE dengan breising bentuk V dalam aspek berat struktur, tingkat kerusakan bangunan, displacement dan drift ratio yang terjadi.
ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI DENGAN METODE CONE PENETROMETER TEST (CPT) PADA KONSTRUKSI PABRIK DAN GUDANG AURATARO MANDIANGIN Antonius Hartono; Bryan Kristanto; Johanes Indrojono Suwono
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahapan dalam proses pembangunan suatu konstruksi dimulai dari perencanaan yang mendetail, yang dikerjakan sebaik mungkin sejak awal pembentukan pondasi bangunan. Oleh karena itu, diperlukan untuk melakukan analisis daya dukung tanah yang matang. Analisa daya dukung pondasi pada konstruksi pabrik dan gudang AuraTaro merupakan analisa perhitungan daya dukung pondasi memanfaatkan data dari Cone Penetration Test (CPT). Analisa daya dukung dari pondasi berguna untuk mengevaluasi hasil uji laboratorium pada proyek konstruksi pembangunan pabrik AuraTaro serta menarik kesimpulan perbandingan antara hasil perhitungan dan hasil laboratorium. Pekerjaan penyelidikan mencakup 2 titik pengetesan, yaitu titik S1 (titik uji pertama) dan S2 (titik uji kedua). Data dari tes sondir (CPT) diolah dengan menggunakan rumus umum yang diturunkan dari rumus Meyerhof (1956). Dari hasil pengamatan didapatkan daya dukung pondasi pada titik S2 memiliki perbandingan yang tidak terlalu signifikan antara perhitungan dengan hasil laboratorium, namun daya dukung pondasi yang bernilai kritis untuk dijadikan dasar desain pondasi adalah daya dukung berdasarkan bahan.
ANALISA DURASI WAKTU PELAKSANAAN PROYEK DI RUMAH SAKIT ROYAL DAN PROYEK X DENGAN METODE EARNED SHCEDULE Kenneth Eugene Chung; Kenny Estevan Prayogo; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam setiap proyek konstruksi tentu memiliki waktu pelaksanaan dari awal hingga akhir, yang dimana proyek diharapkan agar tepat waktu dan sesuai dengan rencana. Tetapi faktanya masih banyak terjadi keterlambatan waktu atau tidak sesuai dengan waktu pelaksanaan yang telah dibuat. Oleh sebab itu diperlukan Metode Earned Schedule untuk dapat menganalisa keterlambatan proyek konstruksi, dengan adanya Metode Earned Schedule yang dapat memprediksi suatu proyek agar dapat mengatasi keterlambatan. Metode earned schedule dapat menunjukan early warning sehingga bisa langsung dilakukannya recovery pada proyek yang mengalami keterlambatan. Jika keterlambatan terus berlanjut dapat dilakukan reschedule agar dapat mengatasi keterlambatan sebuah proyek.
PANDANGAN HARAPAN DAN REALITA KONTRAKTOR TERHADAP PERANAN OWNER DALAM KESELAMATAN KERJA PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT DI SURABAYA Yusuf Brotorahardjo; Yongki Chandra; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seringkali keberhasilan suatu proyek dikaitkan dengan faktor biaya, mutu/kualitas, dan waktu. Namun disamping itu, faktor keselamatan kerja merupakan hal yang tidak dapat dilupakan begitu saja. Selain kontraktor, owner juga turut berpartisipasi dalam manajemen keselamatan kerja. Owner dapat berperan aktif dalam keselamatan kerja pada tahap pemilihan kontraktor, kontrak, prakonstruksi, dan konstruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui harapan, realita serta perbandingan harapan dengan realita daripada peranan owner dalam keselamatan kerja menurut pandangan kontraktor. Digunakan metode penyebaran kuesioner dengan target 100 responden dari 15 proyek yang diberikan ke kontraktor pada proyek gedung bertingkat di Surabaya. Hasil analisa menunjukkan bahwa nilai harapan pada keseluruhan tahap sudah tinggi, sehingga kontraktor menganggap bahwa peranan owner dalam keselamatan kerja penting. Sedangkan pada analisa terhadap penilaian realita juga memperoleh nilai rata-rata yang tinggi dimana menunjukkan bahwa kontraktor sudah puas terhadap peranan owner dalam keselamatan kerja. Analisa perbandingan dilakukan untuk mengetahui apakah peranan owner dalam item tersebut diperlukan suatu perbaikan atau tidak dengan melihat pada hasil selisih antara nilai harapan dengan realita serta dengan menggunakan kuadran perbandingan. Hasil rata-rata harapan maupun realita sudah tinggi. Nilai realita pada sebagian besar item keselamatan kerja lebih rendah daripada nilai harapan sehingga diperlukan peningkatan
PENGARUH PERLAKUAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KARAKTERISTIK DAN KEKUATAN COCONUT FIBER REINFORCED SELFCOMPACTING CONCRETE Tomy Andrea Gunawan; Michael Moreno; Handoko Sugiharto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Self-Compacting Concrete (SCC) mulai meningkat karena hanyamemerlukan jumlah pekerja yang sedikit dibanding dengan beton biasa dalam pengecoran. Melihattingginya angka limbah sabut kelapa Indonesia yang mencapai 2.811.954 ton dalam tahun 2020, ditelitipengaruh serat sabut kelapa dan perlakuannya terhadap setiap sampel SCC dalam fraksi volume 0%,0,5%, dan 1% terhadap volume semen. Serat sabut kelapa diberi 2 jenis perlakuan, yaitu perebusan danpencampuran dengan silica fume. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari kesesuaian karakteristikCoconut Fiber Reinforced Self Compacting Concrete (CFRSCC) sebagai SCC. Kuat tekan dan tarikbelah CFRSCC diiuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa filling ability,flowability, dan passing ability CFRSCC akan memburuk, namun beberapa masih memilikikarakteristik SCC yang baik. Kuat tekan dan tarik belah beberapa CFRSCC akan meningkat, dan SCCdengan 0,5% fraksi volume serat sabut kelapa yang dicampur silica fume memberi peningkatankekuatan yang optimal
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIME OVERRUN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PROJECT DELIVERY PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Gabriella Purwanto Puteri; Verrensia Lovenza; Suhendro Ratnawidjaja
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Time overrun adalah persoalan umum yang terjadi pada tahap pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Adanya time overrun pada suatu proyek konstruksi akan memperpanjang durasi proyek. Ada 3 faktor yang mempengaruhi time overrun yaitu faktor stakeholder, faktor material, dan faktor eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor stakeholder, faktor material, dan faktor eksternal terhadap project delivery melalui time overrun pada proyek konstruksi di Surabaya. Data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang disebarkan pada sejumlah staf perusahaan konstruksi di Surabaya yang menempati posisi middle level management. Data diperoleh melalui hasil pengisian kuesioner yang disebarkan ke 17 perusahaan konstruksi di Surabaya. Pengolahan data untuk penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS. Metode analisis data yang digunakan pada program SPSS adalah analisis jalur dengan tingkat signifikan sebesar 5%. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa faktor stakeholder, faktor material, dan faktor eksternal memiliki pengaruh terhadap project delivery melalui time overrun.
HUBUNGAN RESPON PILE INTEGRITY TEST DENGAN BESARNYA RETAK PONDASI TIANG Nicolas Santoso; Andre Leonardo; Gogot Setyo Budi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu solusi keterbatasan lahan adalah bangunan tinggi. Pondasi dalam pada umumnya digunakan untuk mendukung bangunan tinggi sehingga integritas/keutuhannya perlu diuji (Quality Assurance). Pile Integrity Test (PIT) adalah salah satu metode yang mampu memprediksi lokasi dan potensi kecacatan pondasi tiang. Pada penelitian ini dibuat reduksi penampang buatan pada tiang beton kemudian dilakukan pengujian PIT dengan tujuan memperoleh interpretasi respon hasil gelombang PIT. Reduksi buatan bervariasi dari 5 cm, 10 cm, dan 13 cm dengan jarak dari sensor 0.75 m, 1.5 m, 1.8 m, 2.8 m, 4.62 m, 6.12 m, dan 6.87 m. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, besarnya pantulan (respon) pada reduksi buatan dan pantulan awal hasil pembacaan tidak sama persis dengan rasio reduksi penampang terhadap penampang total. Lokasi reduksi penampang dengan sensor PIT pada jarak 75 cm memberikan hasil pembacaan yang menyimpang dari jarak aktual, hal ini mungkin disebabkan akibat jarak reduksi yang terlalu dekat dengan sensor PIT. Penempatan sensor PIT yang sebidang dengan reduksi penampang memberikan hasil pembacaan yang lebih akurat dibandingkan dengan penempatan sensor di bidang yang berseberangan.