cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 25982397     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil yang diterbitkan 2 kali dalam setahun pada bulan Februari dan Agustus. Jurnal ini pertama kali terbit pada bulan Agustus 2012. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan hasil penelitian bersama dengan dosen pembimbingnya dalam bidang keilmuan dan penerapan di bidang teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 899 Documents
PENENTUAN MODEL PENILAIAN PRIORITAS RISIKO PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT SAAT PANDEMI DI SURABAYA Ricky Christian Chandra; Aland Kane Ujuto; Doddy Prayogo; Willy Husada
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan alamiah proyek konstruksi yang dinamis dan kompleks menuntun proyek konstruksi menjadi penuh ketidakpastian dan dapat mempengaruhi performa dari perusahaan konstruksi apabila ketidakpastian tidak segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prioritas risiko agar dapat membantu pengambil keputusan mengidentifikasi dan mengelola risiko kritis yang memengaruhi proyek konstruksi gedung bertingkat di Surabaya pada saat pandemi COVID-19 yang telah memunculkan banyak risiko dan ketidakpastian yang baru. Data penelitian diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada kontraktor, manajemen konstruksi, tim owner/developer, dan akademisi di Surabaya. Metode pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan tradisional (analisis deskriptif mean) dan pendekatan berbasis monte carlo simulation yang mendukung prioritas risiko dan bisa mengidentifikasi risiko dengan probabilitas dan dampak yang rendah hingga tinggi. Hasil penelitian menunjukkan hasil data memiliki nilai yang kurang lebih sama dan tidak ada risiko yang terletak di zona eksposur berisiko tinggi. Namun, usulan penentuan model direkomendasikan menggunakan pendekatan metode monte carlo simulation karena memiliki keuntungan yang lebih baik menggunakan simulasi dalam menguji data sehingga hasilnya jauh lebih mendekati keadaan sesungguhnya dan tidak dapat menyebabkan beberapa risiko kritis terabaikan.
ANTISIPASI KETERLAMBATAN PROYEK DENGAN METODE PENJADWALAN CPM Christian Wijaya; Lionel Goldie Song; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjadwalan aktivitas – aktivitas proyek merupakan prioritas utama dalam proses pelaksanaan proyek. Dalam proyek konstruksi pelaksanaan pembangunan sering kali tidak sesuai dengan rencana yang telah dijadwalkan pada saat perencanaan proyek. Keterlambatan proyek sering kali terjadi karena hal- hal yang tak terduga. Penjadwalan dengan metode CPM dapat menjadi salah satu cara perencanaan yang dapat mengantisipasi keterlambatan karena ada jalur kritis yang ditunjukkan pada penjadwalan CPM tersebut, sehingga seorang projek manajer dapat lebih fokus pada jalur kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk antisipasi keterlambatan yang akan terjadi. Data yang didapatkan diperoleh dari bar chart yang sudah ada milik proyek rumah tinggal 2 lantai tipe 70 yang akan diolah menjadi bentuk penjadwalan CPM. Dari diagram jaringan CPM yang telah dibuat menggunakan program primavera, jalur kritis bisa didapatkan dan dilakukan analisa “What If” pada aktivitas kritis. Dengan analisa “What If”, percepatan durasi menjadi salah satu cara antisipasi keterlambatan proyek. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa dengan adanya keterlambatan pada aktivitas di jalur kritis, perlu dilakukan percepatan durasi pada aktivitas pengikut yaitu dengan menambah jumlah jumlah jam kerja beserta biaya penambahannya
FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK CHANGE ORDER TERHADAP INDIKATOR PERFORMA PROYEK Matthew Geraldo; Franklyn Ariesto; Sentosa Limanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Konstruksi merupakan kegiatan untuk membangun infrastruktur dalam batasan waktu, biaya, kualitas dan safety. Change order berarti perubahan pekerjaan pada proyek konstruksi. Change order pasti terjadi pada proyek konstruksi dan memberikan dampak negatif sehingga dapat merugikan pihak yang terlibat pada proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh pada indikator performa proyek serta dampak yang paling terpengaruh akibat change order terhadap 4 indikator yaitu biaya, waktu, kualitas dan safety. Pengumpulan data dilakukan dengan mendistribusikan kuesioner kepada kontraktor secara online dan offline, khususnya pada proyek bangunan. Metode yang digunakan adalah RII, uji normalitas, serta uji friedman.Dari data yang didapat, faktor yang paling berpengaruh terhadap indikator waktu, biaya dan kualitas pada proyek skala kecil, menengah dan besar adalah “Perubahan Desain” sedangkan pada indikator safety pada proyek skala kecil, menengah dan besar adalah “Perubahan Metode Kerja”. Kemudian dampak akibat change order pada proyek skala kecil,menengah dan besar adalah “Change Order Menyebabkan Progress total proyek menjadi lebih lambat” (waktu), “Change Order Menyebabkan Biaya total bertambah” (biaya), "Ketertiban pekerja menjadi tidak diperhatikan” (safety). Sedangkan untuk indikator kualitas pada proyek skala kecil adalah “Metode pengerjaan yang digunakan menjadi tidak efektif” serta pada skala menengah dan besar adalah “Volume pekerjaan menjadi bertambah”.
PANDUAN PENGGUNAAN EKSKAVATOR BERDASARKAN PERATURAN K3 DAN PENGALAMAN KECELAKAAN KERJA DI PROYEK Andrian Adi Wibowo; Oktavianus Candra Christianto; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja pada penggunaan ekskavator di sektor jasa konstruksi mengakibatkan kerugian keterlambatan pekerjaan, finansial, dan moral. Dalam meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja penggunaan ekskavator pada proyek konstruksi, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebab dan jenis kecelakaan kerja pada penggunaan ekskavator serta merangkum program K3 yang berlaku pada beberapa negara antara lain Indonesia, Hongkong, Inggris, dan Amerika yang digunakan dalam membuat panduan K3 pada penggunaan ekskavator. Data pendukung diperoleh dari survei berupa penyebaran kuesioner dan wawancara. Survei tersebut dilakukan kepada kontraktor yang memiliki pengalaman dalam penggunaan ekskavator dan penyedia jasa persewaan ekskavator di Semarang dan Surabaya. Hasil penelitian ini adalah panduan K3 penggunaan ekskavator untuk tiga personel di-lapangan, yaitu Teknisi, Safety Officer, dan Operator. Poin dalam panduan tersebut diklasifikasikan terhadap tahap pengoperasian dilapangan dan berdasarkan sumber kecelakaan yang terdiri dari manusia, alat, dan lingkungan. Hasil panduan K3 tersebut dapat digunakan untuk monitor dan evaluasi disisi keselamatan kerja guna untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja dalam penggunaan ekskavator.
ANALISIS PERSENTASE JUMLAH, MINAT, DAN DASAR PENERIMAAN STAF WANITA UNTUK BEKERJA PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI DI SEMARANG Eduardo A. Rahardjo; Hansen R. Lestyana; Paul Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya era globalisasi, kebutuhan pembangunan infrastruktur negara pun ikut meningkat. Kondisi ini menuntut tiap negara untuk meningkatkan kualitas SDM di sektor konstruksi. Meski demikian, peran wanita dalam sektor konstruksi masih tergolong minim. Budaya dan pandangan masyarakat turut berperan dalam mempengaruhi minat dan dasar penerimaan wanita untuk bekerja di sektor konstruksi. Di lain sisi, jumlah wanita yang menempuh pendidikan yang berhubungan dengan jasa konstruksi terus meningkat setiap tahunnya. Namun kenyataannya di Indonesia, khususnya di Kota Semarang, perusahaan konstruksi masih didominasi oleh pria. Maka dari itu, dilakukan penelitian mengenai wanita di dunia konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu minat dan dasar penerimaan staf wanita untuk bekerja di perusahaan konstruksi serta perbandingan persentase jumlah staf wanita dan pria pada beberapa perusahaan konstruksi di Kota Semarang. Melalui penelitian ini, harapannya bisa membuka pandangan masyarakat bahwa wanita berpotensi untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur negara
TRAFFIC CONGESTION INDEX OF THE TOP 300 LARGEST CITIES IN THE WORLD BASED ON UNCALIBRATED IFN Yanky Hermawan; Gabriel Bryan Lirungan; Andi Andi
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode Ideal Flow Network (IFN) merupakan salah satu metode baru yang dapat digunakan untuk mengestimasi indeks kemacetan. Metode IFN berbeda dengan traditional traffic assign methods karena tidak memerlukan OD-Matrix dalam perhitungannya. Dalam menggunakan metode IFN, jaringan jalan haruslah bersifat strongly connected network dan jumlah arus yang keluar sama dengan yang masuk. Hal ini menyebabkan IFN bersifat irreducible dan premagic. Pada penelitian ini, metode IFN akan digunakan untuk mengestimasti angka kemacetan 300 kota besar di dunia berdasarkan GDP, jumlah populasi, dan luas area. Hasil yang dicapai akan disajikan dalam bentuk ranking sebagaimana meranking kota menggunakan metode IFN belum pernah dilakukan di dunia. Selain itu, angka kemacetan dibandingkan dengan berbagai indikator untuk mengetahui hubungan angka kemacetan dengan indikator tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kemacetan hampir tidak berhubungan dengan GDP, jumlah populasi dan luas area suatu kota. Hasil tersebut kemudian diunngah ke situs web agar dunia dapat mengenal metode IFN sebagai alat bantu dalam mengestimasti angka kemacetan.
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KERUSAKAN BANGUNAN GEDUNG APARTEMEN PADA MASA OPERASIONAL BANGUNAN Ryo Alvin Suritiono; Albert Fortinno Roshan; Ratna Setiawardani Alifen
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan tingginya harga lahan di Surabaya berdampak pada meningkatnya kebutuhan hunian baru seperti apartemen. Selama masa operasionalnya, bangunan gedung apartemen tidak terhindar dari kerusakan bangunan. Kerusakan bangunan bisa disebabkan akibat umur dan pengabaian pemeliharaan. Agar umur ekonomis bangunan bisa tercapai perlu dilakukan manajemen risiko kerusakan bangunan pada gedung apartemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui level risiko dan mencari respon risiko kerusakan bangunan gedung apartemen di Surabaya. Penelitian ini diawali dengan studi literatur untuk mengidentifikasi risiko-risiko kerusakan bangunan gedung apartemen. Setelah itu, dilanjutkan dengan membagikan kuesioner kepada pihak pengelola gedung apartemen di Surabaya. Pengolahan dan analisis data menggunakan metode severity index dan matriks probabilitas-dampak untuk mendapatkan level risiko. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat 1 variabel kerusakan force majeure, 5 variabel kerusakan arsitektural, dan 4 variabel mekanikal, elektrikal, & plumbing (MEP) dengan level risiko medium. Variabel risiko dengan nilai Severity Index tertinggi adalah angin kencang (force majeure). Respon risiko untuk variabel kerusakan angin kencang adalah dengan memiliki asuransi bangunan. Mayoritas dari variabel risiko dengan level risiko medium terjadi pada kerusakan arsitektural dan MEP, seharusnya kerusakan tersebut belum terjadi karena belum mencapai usia komponen. Artinya kerusakan tersebut disebabkan oleh cuaca, instalasi, penggunaan, pemeliharaan, dan kualitas bahan yang kurang baik.
OPTIMASI FONDASI DANGKAL SETEMPAT PADA TANAH PASIR DENGAN METODE METAHEURISTIK Dani Nugraha Limantono; Ronaldo Richard Gunawan; Doddy Prayogo; Y.T. Teddy Susanto
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengertian fondasi adalah bagian bawah struktur bangunan yang terhubung langsung ke dalam tanah yang berguna untuk menahan berat bangunan pada bagian atas struktur bangunan. Fondasi dangkal biasanya digunakan untuk bangunan sederhana bertingkat rendah dan tidak membutuhkan galian tanah yang dalam. Setidaknya ada tiga syarat yang perlu diperhatikan dalam desain fondasi yaitu Ultimate Limit State (ULS), Serviceability Limit State (SLS) dan ekonomis. Penggunaan metode optimasi dapat membantu menghasilkan dimensi fondasi beserta tulangannya yang optimal dan ekonomis namun tetap aman. Pada penelitian yang dilakukan menggunakan metode metaheuristik Particle Swarm Optimization (PSO) dan Symbiotic Organisms Search (SOS) dalam menyelesaikan masalah terkait optimasi fondasi dangkal setempat. Studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bangunan Rumah Toko (Ruko) dua lantai dan tiga lantai. PSO dan SOS akan bekerja untuk menemukan biaya konstruksi termurah tetapi tetap memenuhi persyaratan yang berlaku. Melalui optimasi, metode metaheuristik dapat memberikan hasil yang optimal. Secara umum, performa dari algoritma SOS lebih unggul daripada algoritma PSO.
ANALISIS PERSENTASE JUMLAH, MINAT, DAN DASAR PENERIMAAN STAF WANITA UNTUK BEKERJA PADA PERUSAHAAN KONSTRUKSI DI SEMARANG Eduardo A. Rahardjo; Hansen R. Lestyana; Paul Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya era globalisasi, kebutuhan pembangunan infrastruktur negara pun ikut meningkat. Kondisi ini menuntut tiap negara untuk meningkatkan kualitas SDM di sektor konstruksi. Meski demikian, peran wanita dalam sektor konstruksi masih tergolong minim. Budaya dan pandangan masyarakat turut berperan dalam mempengaruhi minat dan dasar penerimaan wanita untuk bekerja di sektor konstruksi. Di lain sisi, jumlah wanita yang menempuh pendidikan yang berhubungan dengan jasa konstruksi terus meningkat setiap tahunnya. Namun kenyataannya di Indonesia, khususnya di Kota Semarang, perusahaan konstruksi masih didominasi oleh pria. Maka dari itu, dilakukan penelitian mengenai wanita di dunia konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu minat dan dasar penerimaan staf wanita untuk bekerja di perusahaan konstruksi serta perbandingan persentase jumlah staf wanita dan pria pada beberapa perusahaan konstruksi di Kota Semarang. Melalui penelitian ini, harapannya bisa membuka pandangan masyarakat bahwa wanita berpotensi untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur negara.
ANALISA KOMPETENSI BEBERAPA MANDOR PADA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA Antonio Erson Raharja; Arthur Lawrence; Paulus Nugraha
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan proyek konstruksi di Surabaya dan sekitarnya menuntut peningkatankualitas dan kompetensi sumber daya manusia yang terlibat. Mandor yang memimpin tenaga kerjadiharuskan memiliki kompetensi kerja yang baik untuk menunjang keberhasilan proyek. Penelitian inidilakukan untuk menentukan sejauh mana tingkat kompetensi mandor menurut mandor dan kontraktor,mengetahui indikator kompetensi mandor mana yang dianggap paling penting menurut mandor dankontraktor, dan menentukan apakah terdapat perbedaan tingkat kompetensi antara mandor yangmemiliki sertifikasi dan belum memiliki. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesionerkepada mandor dan kontraktor di beberapa proyek di Surabaya dan sekitarnya. Analisa data yangdilakukan adalah uji validitas, reliabilitas, mean dan independent T Test. Hasil penelitian menunjukkantingkat kompetensi mandor menurut mandor dan kontraktor di Surabaya sudah baik. Indikatorkompetensi yang dinilai paling tinggi menurut kontraktor adalah pengetahuan tentang jenis dan lingkuppekerjaan, sedangkan menurut mandor adalah membaca dan memahami gambar kerja dengan teliti dantepat. Mandor yang memiliki sertifikasi menunjukkan tingkat kompetensi yang lebih tinggi padabeberapa indikator kompetensi, yaitu memiliki keinginan untuk mengajar kemajuan orang lain,mengawasi pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan metode kerja, spesifikasi teknis dan jadwal kerja,memiliki pengetahuan tentang jenis dan lingkup pekerjaan, memiliki pengetahuan tentang K3, sertamengukur dan menghitung hasil kerja tepat sesuai kenyataan.